1.19.2012

Sinopsis A Thousand Kissess Episode 20 Part 2

Sinopsis A Thousand Kisses Episode 20 Part 2

Myung Hee masuk kedalam kantor.salah seorang karyawannya memberitahukan jika Joo Young sepertinya hari itu tidak masuk kerja.Myung Hee terdiam sejenak berpikir ada masalah apa.Lalu ponselnya tiba-tiba berdering.Dan itu telpon dari Joo Young.

Myung Hee mengatakan kalau ia baru saja berpikir tentang Joo Young yang tidak masuk kerja serta apa yang terjadi.Joo Young meminta maaf mengatakan kalau ia tidak enak badan dan akan kembali bekerja siang nanti.
"Bagian tubuh yang mana?Apa kau sakit?"Tanya Myung Hee.
"Jangan khawatir,pekerjaanku tidak akan tertunda hari ini."Jawab Joo Young
"Jangan memaksakan dirimu. Kenapa kau tidak istirahat di rumah hari ini?Baiklah aku mengerti"Tutup Myung Hee .

Tak berapa lama kemudian Yoo Kyung datang dan melihat Joo Young tidak masuk bekerja.Ia tanya kemana Joo Young?Myung hee menjawab bahwa Joo Young tidak masuk bekerja karna tubuhnya sedang tidak sehat dan ia akan masuk siang nanti.Dan Myung Hee menyuruhnya untuk beristirahat.
Yoo Kyung balik tanya,apakah ia yakin Joo Young sakit?.
"Jangan katakan padaku hanya karena desain pertamanya sukses di pasaran, dia jadi sombong?"Ujar Yoo Kyung tajam
"Jika ada sesuatu, kau bisa katakan padaku langsung."Ujar Myung Hee
"Aku memintanya membeli sepatu hak tinggi 5 cm dengan tipe berbeda tapi tidak ada berita dari dia.Ketika dia datang bekerja besok, minta dia datang menemuiku."Ujar Yoo Kyung.
"Baiklah aku tahu."Jawab Myung Hee.
Yoo Kyung lalu masuk keruangannya.
Woo Bin turun dari kamarnya dan hendak bersiap pergi kerja.Ibunya memanggil Woo Bin memintanya untuk duduk sebentar.
"Aku harus pergi bekerja.."Tolak Woo Bin
"Aku tidak sanggup lagi. Kau harus menjelaskan padaku hari ini."Ujar Min Ae Ja
"Apa yang ingin kau katakan?"Tanya Woo Bin
"Apa menurutmu aku mengajakmu ngobrol?Kau seharusnya membawa pulang wanita yang akan kau nikahi"Jawab Min Ae Ja.
"Kubilang sebelumnya untuk memberikanku lebih banyak waktu"Pinta Woo Bin.
"Berapa umurnya? Dia bekerja sebagai apa?"Tanya Ibu
"Tunggulah sebentar lagi."Jawab Woo Bin singkat
"Kenapa kau tidak bisa mengatakan padaku?Kenapa kau selalu bilang untuk menunggu?Kau bersama dengan wanita itu semalam, kan?"Tanya Ibu tak percaya.
"Kubilang aku dalam perjalanan bisnis karena kompetisi dilaksanakan di luar kota.Aku pergi bekerja"Ujar Woo Bin tanpa basa-basi.
"Woo bin dengarkan aku,aku tidak akan menunggu"Ancam Ibu
"Tunggulah beberapa waktu lagi"Ujar Woo Bin berkeras,ia lalu pergi meninggalkan ibunya dengan kekesalan.
Aeja benar-benar merasa tak tahan mendapat jawaban yang tidak memuaskan seperti itu,ia lalu pergi menemui Yoo Kyung.
Min Ae Ja sudah menunggu kedatangan Yoo Kyung dan meminta maaf karna telah memintanya keluar sebentar.Yoo Kyung bilang tidak apa-apa.Mereka kemudian memesan kopi moka lalu melanjutkan pembicaraan.
"Alasan kenapa aku datang adalah memintamu untuk mengungkapkan identitas wanita yang sedang di pacari Woo Bin.Woo Bin tidak pulang tadi malam.Dia bilang dia pergi keluar kota untuk perjalanan bisnis.Tapi ini sulit dipercaya,Kupikir seharusnya aku tahu tipe wanita apa yang sedang ia pacari.Tolong katakan padaku"Pinta Min Ae Ja.
Mendengar Woo Bin tidak pulang,Yoo Kyung sedikit kaget.
"Jika aku katakan hal tersebut...."Ujar Yoo kyung takut.
"Aku tahu kau pasti berpikir Woo bin akan keberatan.Aku akan merahasiakannya.Jadi tolong katakan padaku."Pinta Min Ae Ja
"Benarkah,kau akan merahasiakannya?"Tanya Yoo Kyung meyakinkan.
"Percayalah,Cepat katakan padaku.."Ujar Ae Ja
"Dia bercerai.."Ujar Yoo Kyung
"Berr..cerai???"Tanya Ae Ja kaget
"Dan dia sudah memiliki seorang anak"Jawab Yoo Kyung.
AeJa benar-benar kaget mendengar hal itu,benarkah apakah Yoo Kyung tidak salah?.
Dikantor Woo Bin sedang membicarakan pekerjaannya dengan Manajer Ko,Manajer Ko meyakinkan jika proyek itu tidak akan merugikan mereka.Woo Bin menerima telpon dan segera mengangkatnya.
Ternyata itu telpon dari ibunya.AeJa teriak marah dengan keras meminta Woo BIn segera pulang kerumah cepat!

Woo Bin menjelaskan jika dirinya saat ini sedang rapat dan akan menghubungi ibunya nanti.Ibu mengancam,jika Woo Bin tak pulang sekarang,maka ia sendiri akan datang kekantornya.Dan meminta Woo bin sebaiknya patuh akan perintahnya untuk pulang sekarang.
Woo bIn melanjutkan rapatnya bersama manajer Ko bertanya apa yang akan mereka rencanakan.
"Mereka berencana melakukan tes di Incheon. Kita harus melihatnya"Ujar Manajer Ko
"Kapan itu?"Tanya Woo Bin
"Minggu depan.Juga, aku akan ke rumah sakit untuk mengunjungi pemain.Kau ingin ikut?"Tanya Manajer Ko.

Woo Bin lalu ikut pergi kerumah Sakit bersama Manajer Ko menemui pemainnya yang cidera.Ia tanya pada pemainnya apakah dia sekarang sudah baikan.Pemain tersebut mengiyakan mengatakan karna cidera ini ia kehilangan berat badan tubuhnya sekitar 10 Kilogram.Woo bin tersenyum mengatakan kalau operasinya telah cukup sukses.
"Berikutnya adalah mengikuti proses rehabilitasi dan pelan-pelan sembuh kembali."Ujar Woo Bin.
"Ya.."Jawabnya.
"Aku senang melihat wajah cerahmu.Kau harusnya cepat sembuh"Ujar Manajer Ko memberi semangat.Woo Bin menerima telpon lagi dari ibunya bertanya apakah ia masih diluar dan belum kembali?Ibu marah mengatakan bukankah dia sudah bilang agar Woo bin segera pulang kerumah.Woo bin menjelaskan jika dirinya sekarang berada dirumah sakit menemui Pemainnya yang masuk rumah sakit.
"Jika ibu ada sesuatu yang ingin dibicarakan,kita bisa melakukannya nanti malam"Ujar Woo Bin.
"Ibumu juga akan masuk rumah sakit!Cepat. Pulang ke rumah segera!Woo Bin!Woo Bin!"Teriak Ibu ditelpon(Haha...LOL).
Woo  Bin sama sekali tidak mau mendengar ucapan ibunya,ia lalu mematikan ponselnya.Ibu teriak keras dan mengeluh pada dirinya bertanya-tanya benarkah wanita itu sudah bercerai dan punya seorang anak?
"
Omo, aku benar-benar tidak bisa berkata apa-apa!"Keluh Min Ae Ja.
Joo Young siang itu telah kembali bekerja kekantor,ia meminta maaf telah datang telat.Myung Hee bertanya-tanya bagaimana Joo Young bisa masuk kerja,bukankah dia sudah mengatakan untuk istirahat dirumah hari ini?
Joo Young mengatakan kalau ia masih ada kerjaan yang harus ia selesaikan.Myung Hee bilang bukankah bisa lewat telpon?
Salah seorang teman kerja berkomentar jika Wajah Joo Young tidak terlihat sedang sehat.Dan tanya apakah dirinya sakit?

Myung Hee mengatakan kalau kepala departemen(Yoo Kyung) mencarinya.
Joo Young segera keruang Yoo Kyung.Sebelum masuk keruangan,Yoo Kyung terlihat sedang berpikir memikirkan ucapan Ibu Woo bin,yang mengatakan kalau Woo bin begadang semalaman,ia tersenyum tak percaya..
"Kupikir kau tidak masuk kerja tapi kau datang juga.Apa kau pura-pura sakit?"Tanya Yoo Kyung.
"Boleh aku tahu kenapa kau mencariku?"Ujar Joo Young .
"Apa kau bersama Woo bin semalam?Woo bin tidak dirumah dari pagi sampai pagi ini.Dan juga kau tidak muncul untuk bekerja tadi pagi.Kau tidak berpikir ini mencurigakan?"Tanya Yoo Kyung .
"Apa perlu aku melaporkan masalah pribadiku padamu?"Tanya Joo Young.
Yoo Kyung tersenyum.
"Untuk menghindar menjawab aku yang kau akui"Ucap Yoo Kyung.
"Sepertinya kau tidak perlu aku menjawab apapun"Sahut Joo Young.
"Aku akan lihat berapa lama kau bisa bangga tentang itu.Aku sudah bilang padamu untuk membeli sepatu hak tinggi 5 cm dengan tipe yang berbeda.Kenapa kau belum melaporkannya?"Tanya Yoo Kyung
"Maafkan aku,aku akan melaporkannya besok."Jawab Joo Young yang kemudian pamit pergi meninggalkan Yoo Kyung.

Yoo Kyung tersenyum pahit mendengar kebenaran itu.Sementara itu Joo Young terdiam sejenak didepan pintu Yoo Kyung.Lalu kemudian pergi kesuatu Toko peralatan sepatu.
Joo Young mencatat semua sepatu hak tinggi yang ia rasa bagus atas permintaan Yoo Kyung.Ia lalu meminta pada pelayannya untuk memberikan semua barang yang ia minta.

Yoo Kyung juga mengunjungi tempat lain untuk mencari jenis yang berbeda,ia benar-benar terlihat lelah.
Hari itu Nenek Kyung Son pergi menemui Yo Ji Sun disebuah kafe.
"Apa semuanya baik-baik saja selama ini, ibu?"Tanya Ji Sun
"Kau sudah mengurus semua hal dengan baik,apalagi yang bisa kulakukan.Aku sudah menerima tonik yang kau kirimkan.Jangan mengirim seperti itu lagi di masa depan.
"Jawab Kyung Son cepat.
"Baiklah aku tahu.."Ujar Ji Sun.
Kyung Son lalu mengeluarkan sesuatu dan memberikannya pada Ji Sun.Ji Sun kaget.
Kyung Son mengatakan kalau ia memberikan mahar untuknya.
"Aku tidak yakin kenapa ada mahar.Kudengar seperti ini.Karena keluargamu sudah mengatakan mereka tidak ingin apapun,setidaknya kita harus menyiapkan ini.
Ini dinamakan kesopanan.Aku sudah memberikan beberapa.
"Tidak perlu ibu.Kau tenang saja,cukup menyerahkan Joo Mi saja dan itu sudah cukup"Ujar Ji Sun.

Kyung Son menggeleng mengatakan bahwa ia tidak mau seperti itu,bahkan sejak semula ia telah menyiapkan mahar untuk Joo Mi.
"Sekarang kau akan mempunyai menantu, kenapa kau tidak mencoba kemeja yang dia belikan untukmu?cepat"Pinta Kyung Son.(Cha_sya :Well,menantu?Kyung Son adalah nenek Joo Mi sekaligus mertua Ji Sun,dan Ji Sun dianggap olehnya sebagai menantu Joo Mi?Bukankah Joo Mi anak kandung Ji Sun?).
"Kau benar-benar ingin aku menerimanya, ibu?"Tanya Ji Sun
"Tentu saja,kau harus menerimanya"Ujar Kyung Son.

Ji Sun mengerti ia pun mengambil mahar tersebut.Segera Kyung Son mengingatkan Ji Sun untuk tidak berpikir mengembalikan mahar tersebut kedepan.Ji Sun mengatakan bukankah ini harus dikembalikan?Kyung Son bilang tidak perlu membahas masalah ini lagi dan meminta Ji Sun untuk tidak melakukannya.
"Untuk pernikahan seperti ini,meskipun membuat orang kehilangan muka,karena Joo Mi mengatakan ini kebahagiaan.bahkan jika aku harus membawa kesalahan dengan pergi ke neraka,akan aku lakukan juga.Dengan kata lain, aku juga yakin kau tidak akan meminta dia untuk menunggumu.Ini yang seorang nenek pikirkan.Mulai sekarang kau akan menjadi Ibu mertua Joo Mi,kau sudah mengatakannya.Anggap Ibu Joo Mi sudah meninggal,dan tidak ada lagi.Jangan terlalu baik pada Joo Mi.Dia akan melihat kau adalah ibu kandungnya.Jangan bilang apa-apa sampai mati."Ujar Kyung Son mengingatkan.

Dengan perasaan bersalah Ji Sun mengiyakan hal itu.Kyung Son lalu menambahkan jika mulai sekarang mereka adalah besan.Dan dimana jika mereka bertemu lain kali,Kyung Son akan memperlakukan Ji Sun sebagai besannya dan bukan sebagai menantunya.

"Di masa yang akan datang, aku tidak akan menggunakan bahasa yang sopan ketika aku berbicara denganmu"Ujar Kyung Son.Ji Sun mengangguk sedih.
Setelah itu mereka pun keluar dari kafe,Ji Sun menawarkan diri untuk mengantar Kyung Son.Kyung Son menolak untuk itu.
"Kenapa kau tidak pulang bersama saja?"Tanya Ji Sun
"Kau pikir aku akan naik mobilmu?Meskipun kakiku patah, aku tidak akan pernah duduk di mobilmu"Ujar Kyung Son.Ia lalu pergi lebih dulu meninggalkan Ji Sun.
Woo Jin telah lama menunggu kedatangan Joo Mi.Joo Mi tiba-tiba datang dari belakang dan menutup mata Woo Jin memintanya menebak siapa dirinya.Woo Jin tersenyum bilang jika hal itu tidakkah terlalu kekanak-kanakan?
Mendengar hal itu jelas Joo Mi kesal lalu duduk dikursi,
"Kau tidak akan menangkapku sebelum bulan madu, kan?"Tanya Woo Jin
"Aku lapar.Aku sangat sibuk hari ini sehingga aku hanya minum segelas susu"Ujar Joo Mi.
Woo Jin tersenyum lalu memanggil pelayan untuk memesan makanan.
Joo Mi lalu memberikan piringnya.
"Karena aku sudah dianggap kekanak-kanakan, maka aku akan melanjutkan untuk bersikap seperti itu.Potongkan untukku"Pinta Joo Mi.
Woo Jin tersenyum lalu mengambil piring Joo Mi dan memotongkan daging tersebut lalu mengembalikan lagi kemeja Joo Mi.
Joo Mi tersenyum dan bertanya-tanya apakah Woo Jin akan menerima sikap kekanak-kanakan pada dirinya?

Woo Jin tersenyum lalu makan sayur-sayuran yang dihidangkan,melihat hal itu Joo Mi bertanya-tanya kenapa Woo Jin tidak makan?
Woo Jin balik tanya apakah Joo Mi tidak ingin menurunkan berat badannya?Joo Mi bingung dengan ucapan itu.Berat badan kenapa?
Woo Jin mengatakan sepertinya itu terlihat diluar dan tidak tahu jika didalam.Joo Mi bingung dan balik tanya "Ajussi, apa kau sedang mencoba menurunkan berat badan?Itu tidak terlihat begitu dari penampilanmu.Jika kau membuka bajumu, apa kau seorang ajussi dengan perut menonjol?"Tanya Joo Mi.

Mendengar hal itu jelas Woo Jin marah,"Bagaimana kau melihat orang?Joo Mi seharusnya kau  mulai berubah dangan berhenti memanggilku ajussi!Ajussi! Ajussi!Kau sudah mengatakan sampai aku benar-benar seorang ajussi.Aku tidak senang mendengarnya"Ujar Woo Jin kesal.

"Apa kau marah padaku sekarang?"Tanya Joo Mi kaget.Woo Jin menyadari sikapnya lalu tersenyum dan merubah alur bicaranya.
"Apa aku harus memotongkan ini juga untukmu?"Tanya Woo Jin lalu memotong dagingnya.
Melihat sikap Woo Jin seperti itu,Joo Mi tersenyum lucu.
Ji Sun membantu melepaskan jas suaminya Byung Do.Ia mengatakan kalau hari ini sudah bertemu dengan nenek Joo Mi.Byung Do tanya kenapa?
Ji Sun mengatakan kalau ia datang membawa mahar.Byung Do kaget,mahar dan tanya apakah Ji Sun menerimanya?.Ji Sun lalu memberikan mahar tersebut pada Byung Do.
"Dia bilang sesuatu tentang perlunya memakai pakaian yang dibeli oleh menantu"Ujar Ji Sun.
"Aku sudah bilang kita tidak perlu.Kenapa dia masih seperti ini?
Min Ae Ja terlihat mondar-mandir didepan ruangan menanti kepulangan Woo Bin.Dan akhirnya Woo bin pulang.Ae Ja marah bertanya-tanya apakah Woo bin ingin membiarkan dirinya mati menunggu?
"Bukankah aku suda katakan aku sedang sibuk"Jelas Woo Bin membela diri.Ae Ja menarik lengan putranya.
"Aku sudah memintamu untuk meninggalkan semuanya.Apa masalahnya berhubungan dengan pekerjaan?Kudengar kau sedang berpacaran dengan wanita yang bercerai.Dia juga memiliki anak.Benarkah itu?Sungguh?dia benar-benar bercerai!?"Tanya Ibunya dengan pertanyaan beruntun.
Woo bin terdiam sejenak lalu membenarkan hal itu.
Ibu kaget dan mengatakan pada Woo Bin apakah dia sudah gila?
"Bagaimana bisa kau bersama dengan wanita yang bercerai dan juga memiliki anak?!Putus dengannya segera!Besok, segera!Kami tidak akan menerima menantu seperti dia.Jadi putus dengannya segera!"Seru Ae Ja berapi-api.
"Aku takut ibu akan seperti ini, itulah kenapa aku tidak ingin mengatakannya padamu."ujar Woo Bin beralasan.
"Ketika kau merahasiakannya,aku sudah merasa aneh.Tapi aku tidak pernah memikirkan ini.Bisa kau serius?!Untuk alasan apa aku harus menerima dia sebagai menantu?!Tidak ada yang perlu dikatakan.Cepat, putusnya dengannya!"Ujar Ae Ja marah.
"Dia wanita yang kusuka.Aku mencintai wanita yang bercerai dengan seorang anak."Jelas Woo Bin.
"Kau masih ingin mengatakan kata-kata itu?"Tanya Ibu marah.
"Ya. Jika itu cinta, tidak ada yang bisa merubahnya."Jelas Woo bin
"Jika kau ingin menikahinya, itu mustahil.Kau!kau ingin putus dengannya sendirian atau aku yang akan melakukannya untukmu!"Ancam Ibu.
"Ibu!"Seru Woo bin
"Jika kau tidak putus dengannya, maka aku tidak punya pilihan."
"Aku tidak akan putus dengannya."
"Apa? Apa kau bilang?!Tidak akan putus?!Tidak akan putus, tidak akan putus?!Kenapa kau tidak mau putus?!Putus dengannya. Apa kau gila?! Apa kau gila?!"Teriak Ibu memukul Woo bin.Ayah Woo Bin baru saja tiba dan melihat hal itu,ia bertanya-tanya apa yang terjadi.Segera Ibu Woo bin mengatakan jika putra mereka telah berpacaran dengan seorang wanita yang telah bercerai dan mempunyai seorang anak.

Byung Sik kaget dan bertanya apakah itu benar?Woo Bin diam.Byung Shik mengulangi pertanyaannya bertanya apakah hal itu benar?.Woo Bin mengangguk.
Suasana sedikit tenang setelah Byung Shik mengajak istri dan putranya duduk bersama membicarakan hal itu.
"Suamiku,tidak ada yang perlu dikatakan.Tidak ada!"Ujar Ae Ja
"Tunggu sebentar,Iba dan kasihan, mungkin itu yang kau rasakan padanya.Apa kau keliru dalam mencintai?"Tanya Byung Shik
"Awalnya aku punya perasan seperti itu.Bagaimanapun juga, perasaan itu sekarang menjadi cinta"Ujar Woo bin menjelaskan.
"Itulah kenapa aku merasa kau aneh ketika kita minum terakhir kali.Kau bertanya padaku tentang apakah aku akan mempertimbangkan latar belakang dan pendidikan untuk calon menantu.Tapi Woo bin!aku menentangnya juga.Aku juga tidak bisa menerima ini. Tolong pertimbangkan lagi."Pikir Byung Shik.

"Aku tahu perasaan ayah,tapi kupikir ayah tidak akan sama.Jika aku benar-benar menyukainya, apakah itu mustahil, ayah?"Tanya Woo bin
"Kenapa wanita itu tidak malu pada dirinya sendiri?Bagaimana bisa dia begitu jahat dan tidak melepaskanmu?"Tanya Ae Ja kesal
"Bukan wanita itu yang mengejarku.Akulah yang mengejarnya.Dia tidak pernah menerimaku."Ujar Woo bin
"Kenapa kau mengejarnya?kenapa!?"Bentak Ae Ja
"Karna dia benar-benar menarik"Jawab Woo Bin
"Woo Bin,ayah juga tidak mengerti.Tolong pikirkan juga..."Pinta ayahnya menutup pembicaraan mereka.

Byung Shik lalu masuk kekamar bersama istrinya,Byung Shik pikir jika putranya nampak sangat mencintai wanita itu dan tidak akan putus dengannya.
Ae Ja yang benar-benar pusing marah mengatakan dia tetap harus putus!dan bertanya apakah suaminya menginginkan menantu seperti itu?

Byung Shik mencoba menjelaskan maksudnya.
"Yang kukatakan adalah berdiri sebagai posisi orang tua, kita akan mengusahakan segala upaya.agar dia tahu kita tidak menentangnya.Kita lihat dulu wanita itu.Aku akan meyakinkan Woo bin"Ujar Byung Shik (Cha_sya :Suka deh dengan ayah Woo bin yang berpikir demokratis meskipun ia sama sekali tidak setuju akan hal itu).

"Menemui untuk apa?kenapa!?"Tanya Ae Ja kesal.
Woo bin benar-benar dilanda kebingungan,hubungan dirinya benar-benar ditentang oleh ibunya.Ia merenung sendiri dikamarnya,lalu menelpon Joo Young.Joo Young mengangkat ponselnya.
Woo bin pikir Joo Young tidak mau mengangkat telponnya.Ia meminta Joo Young agar tidak berpikir macam-macam.
"Joo Young,kau tidak boleh berpikir macam-macam.Karena aku akan sangat lelah.Jadi jangan biarkan aku terlalu lelah.Kau mengerti?Aku mencintaimu!"Ujar Woo bIn lirih.Joo Young mengerti hal itu,ia hanya diam saja tanpa menjawab sepatah katapun ucapan Woo Bin.
Pagi itu suasana sarapan dirumah Woo Bin benar-benar tanpa suara.Hye bin kemudian keluar mengucapkan selamat pagi dan duduk bergabung bersama mereka.
"Masih terlalu pagi, ada ada dengan suasana ini?Bagaimana bisa tidak ada seorangpun yang menjawabku?Aku tidak nyaman.Jarang sekali keluarga kita dengan suasana begini."Ujar Hye Bin bertanya-tanya.

Semua tidak menjawab,Woo bIn cepat pergi meninggalkan meja makan.Hye bin lalu berbisik perlahan bertanya pada ibunya apakah hal ini karna Woo Bin?
"Kau sudah tahu kan."Jawab Ae Ja kesal
"Apa?"Tanya Hye Bin
"Bahwa Woo Bin berpacaran dengan wanita yang sudah bercerai"Jawab Ae Ja
"Bagaimana ibu tahu?"Tanya Hye bin
"Kenapa kau tidak berkata apa-apa?"Tanya Ibu kesal.
"Aku tidak bilang ibu karena aku ingin mencoba mengatasinya.Aku sudah menemui wanita itu dan aku sudah mengatakan hal yang perlu kukatakan."Ujar Hye Bin
Byung Shik marah mendengar keduanya bicara.
"Kau, Hye Bin, kalian berdua lebih baik berhenti.Aku akan meyakinkan Woo Bin"Pinta Byung Shik.
Tae Kyung pergi bersama Joon Hee.Joon Hee terlihat bahagia bahwa mereka baru saja mendaftarkan pernikahan mereka dan meminta Tae Kyung untuk mencabut segera permohonan rujuk pada Joo Young.
"Karena kau secara sukarela untuk mendaftarkan pernikahan kita,Aku tidak akan meminta upacara pernikahan"Ujar Joon He senang.Tae Kyung menghela nafas.
"Aku sangat bersyukur sampai hampir mengeluarkan air mata"Ujar Tae Kyung pura-pura.
"Kita akan punya fhoto pernikahan bukan?Memakai baju pengantin dan berfoto?
"Tanya Joon Hee.Tae Kyung kesal mendengar hal itu.
"Apa kita harus punya foto pernikahan?"Tanya Tae Kyung menahan kesal.
Joon Hee mengiyakan lalu menarik Tae Kyung pergi.
Dirumah,Joon Hee segera mencoba gaun pengantinnya yang sepertinya cukup sempit ia gunakan,ia sedikit kesulitan dalam mengenakannya karna selalu menaruh sesuatu untuk perutnya agar terlihat besar.Tae Kyung teriak meminta Joon Hee untuk segera keluar.
Karna tubuh Joon Hee sedikit melebar,ia lalu mengeluarkan pengikat perut dari tubuhnya.
"Aku tahu,aku akan segera keluar"Jawab Joon He cepat.
Joon Hee keluar dengan mengenakan gaun tersebut.Melihat hal itu Ibu Tae Kyung kaget bertanya-tanya bukankah mereka akan pergi sekarang untuk berfhoto,dan kenapa Joon Hee lebih dulu mengenakan gaun tersebut?
Joon Hee beralasan jika lebih nyaman menggunakannya sekarang dari pada menggantinya distudio fhoto.
Ibu Tae Kyung merasa janggal pada perut Joon Hee.
"Kemana perutmu?Perutmu lumayan besar, tapi aku tidak melihatnya sekarang"Tanya Ibu Tae Kyung.(Cha_sya :Waduh ketauan deh,dia nggak hamil).
"Aku menahan perutku ibu.Ayo kita pergi suamiku"Pinta Joon He cepat.
Tae Kyung meminta agar Joon Hee tidak menahan nafasnya agar anaknya tidak kesakitan.
Joon Hee tersenyum permisi meninggalkan Ibu Tae Kyung sendirian dirumah.Saat sendirian Ibu Tae Kyung mengeluh,bahwa hal ini akan semakin banyak penutup jalan untuk menjadikan Ibu Chan Noh menjadi menantunya lagi.
"Sekarang semuanya membingungkan.."Keluh Ibu Tae Kyung
Dan setibanya disana,Tae Kyung dan Joon Hee bersiap-siap untuk melakukan fhoto pengantin.Melihat sikap Tae Kyung yang terlihat tidak begitu bahagia.Fhotografer bertanya-tanya apakah ada suatu masalah dirumah dan Tae Kyung kenapa tidak terlihat begitu bahagia hari ini?
Tae Kyung berekspresi tersenyum dengan terpaksa,dan Joon Hee terlihat begitu bahagia.
Joo Mi datang kesebuah salon mengajak Joo Young bersamanya.
Seorang karyawan menyambut Joo Mi dan ingat jika Joo Mi adalah mempelai pengantin itu.Tanpa sengaja Min Ae Ja juga berada disana baru saja keluar dari perawatan kecantikan.
Joo Mi menyapanya.Ae Ja balik menyapa Joo Mi dengan tersenyum.
"Kau kesini untuk perawatam wajah?"Tanya Ae Ja
"Ya.."Jawab Joo Mi
Ia lalu mengenalkan Joo Young pada Ae Ja.
"Bibi,ini kakakku.."Jelas Joo Mi
"Ini kakakmu?"Tanya Ae Ja.Joo Young segera memberi salam menyapanya.
"Yang bercerai itu ya?"Tanya Ae Ja.
Joo Young mengiyakan.Joo Mi sedikit kaget atas ucapan Bibi Min Ae Ja pada kakaknya tanpa basa basi sekalipun.
"Kau ada pemotretan pernikahan besok?"Tanya Ae Ja.Joo Mi mengiyakan.Lalu Ae Ja pergi meninggalkan mereka.Joo Young bertanya-tanya apakah itu bibi satu-satunya dari Woo Jin?Joo Mi mengiyakan mengatakan kalau ia memang sering bicara sedikit aneh.
Joo Mi dipersilahkan untuk pergi perawatan,Joo Young terdiam sejenak berpikir tentang Ae Ja yang disebut Joo Mi bibi satu-satunya?
Setelah menemani Joo Mi,Joo Young lalu kembali kerumah.Ia melihat putranya sedang asyik bermain bersama Woo Bin.
Joo Young hanya diam memperhatikan keduanya asyik bermain.Chan Noh menyadari kehadiran ibunya lalu menyapanya.Woo Bin juga menyoba mengatakan halo.Namun raut wajah Joo Young terlihat tidak begitu bahagia.
Joo Young kemudian duduk,Woo bin lalu berjalan mengikutinya dan ikut duduk.Ia mengatakan kalau dirinya sudah membicarakan tentang mereka pada ibu dan ayahnya.Joo Young bertanya-tanya apakah mereka tahu tentang wanita sepertinya?sudah bercerai?sudah memiliki anak?dan kakaknya Joo Mi?

Woo bin menjelaskan jika mereka masih belum tahu hal itu.Joo Young balik tanya apakah menurut Woo Bin mereka akan menerimanya?
"Aku memebawamu ke sana karena aku ingin kau jadi terkenal.Aku ingin mengatakan pada mereka ini wanita yang kucintai."Ujar Woo Bin
"Kenapa kau harus melakukan hal yang tidak berguna?"Tanya Joo Young
"Tidak berguna?"
"Kau tahu mereka akan segera tidak menerimaku.Tapi lebih dari itu,aku tidak mempunyai keinginan menyerah seperti itu Joo Young"Jelas Woo Bin.
"Kita akan bertemu kakakmu pada hari pernikahan Joo Mi.Bagaimana?"Pikir Joo Young bingung.Woo Bin menenangkan mengatakan kalau hal itu tidak akan terjadi apa-apa.

Joo Young mengatakan kalau ia sangat lelah mengetahui kenyataan bahwa Woo bin adalah sepupu dari calon suami Joo Mi.Bahkan ia merasa tidak enak untuk tidak menceritakan hal itu pada nenek dan Joo Mi.Woo bin menggenggam tangan Joo Young.
"Kita baru akan mengetahuinya.Kita akan menceritakan pada mereka setelah pernikahan.Sebelum pernikahan, kita tidak bisa membiarkan mereka khawatir atas masalah ini.."Jelas Woo bin.
Malam itu Joo Mi bertanya pendapat kakaknya mengenai pakaian tidurnya,Joo Young bertanya-tanya apakah itu lebih baik dari menggunakan kain?Joo Mi mengiyakan mengatakan kalau temannya ada yang mengatakan dirinya untuk harus memakai pakaian berenda ketimbang kain.Dengan tali yang transparan ketika bulan madu.

Joo Young mengatakan kalau pakaian tidur Joo Mi jauh lebih baik dan hal itu tidak apa-apa,karna itu tetap terlihat lucu dan cantik.
"Apa ahjussi akan menyukainya?"Tanya Joo Mi
"Dia pasti akan benar-benar menyukainya"Jawab Joo Young.Tiba-tiba terdengar suara seorang pria berteriak keras dari luar mengatakan kalau ada hadiah pertunangan.Joo Young mendengar hal itu berpikir jika sepertinya seseorang diluar sedang menjual hadiah pertunangan dan lebih baik untuk keluar melihatnya.
PokJa keluar lebih dulu melihat seorang Pria mengenakan topeng membawa hadiah pertunangan.Ia bertanya-tanya siapa itu?Ha ha..PokJa mengenali jika itu Woo Jin dan bertanya-tanya kenapa mempelai pria datang kesini membawa hadiah pertunangan?
"Kau bahkan memakai topeng.Belum saatnya dipakai sekarang.Benar-benar.."Ujar PokJa terkaget-kaget.Joo Young bersama Joo Mi juga Kyung Son dan Chan Noh ikut keluar melihat hal itu.Joo Mi tersenyum melihat apa yang dilakukan calon suaminya.

Pokja lalu membantu membuka topeng wajah Woo Jin.
"Bukankah kami sudah mengatakan untuk tidak memberikan hadiah pertunangan?
Apa yang terjadi?"Tanya Kyung Son
"Itulah kenapa aku datang tanpa memberitahu.Silakan beli hadiah pertunangannya."Ujar Woo Jin
"Berapa?"Tanya PokJa cepat
"1000 Won"Jawab Woo Jin.PokJa lalu meminta Woo Jin untuk mengambil uang 1000 won ,Joo Mi tertawa melihat hal itu.Lalu PokJa mengambil mangkuk dan meminta Woo Jin memecahkannya sebelum memberikan hadiah pertunangan itu pada mereka.
Setelah memecahkannya dengan sekali injak Woo Jin lalu dibawa masuk kedalam.Ternyata semua hadiah pertunangan itu dipersiapkan oleh Ji Sun ibu Joo Mi sendiri sebelumnya.
Dimana terlihat scene Ibu Joo Mi merapikan semua hadiah pertunangan dan mengisi beberapa perlengkapan Joo Mi untuk pernikahannya.
Ada juga beberapa perhiasan yang ia berikan disana dan sebuah surat untuk Joo Mi.
Kyung Son membuka surat tersebut dan kemudian membacanya.
Woo Jin dan Joo Mi yang duduk berdampingan tersenyum melihat nenek Kyung Son melihat pemberian Ibu Woo Jin.
Kemudian Nenek menutup lembar surat tersebut.
Malam itu,Nenek Kyung Son sama sekali belum bisa tidur ia memikirkan Joo Mi.Ia bergumam pada dirinya didekat Joo Mi yang sedang tertidur lelap.
"Hiduplah dengan baik, jangan bersedih.Kesehatanmu tidak baik ketika kau masih muda.Ini yang dikhawatirkan ibumu.Dengan ibumu di sampingmu,hiduplah dengan bahagia"Ujar Kyung Son dengan mengeluarkan air matanya.
Ya,Hari itu adalah hari pernikahan Woo Jin dan Joo Mi.Semua orang sibuk dengan penyambutan tamu mereka begitu juga dengan Keluarga Jang Byung Do.
Begitu juga PokJa dan Kyung Son yang berdiri disamping pintu bersebelahan sisi dengan keluarga Jang Byung Do.Mereka juga sibuk menyambut tamu.
Mata PokJa tertuju menatap Ji Sun dan seakan mencibir sikap Ji Sun.
Ji Sun melihat hal itu,namun ia bersikap lebih tenang.
Joo Mi juga menyempatkan diri berfhoto bersama teman-temannya.Joo Young ikut memperhatikan mereka.
"Ahjussi,kau harus mengambl fhoto kami yang terlihat cantik daripada pengantinnya"Ujar teman Joo Mi pada fhotografer sambil bercanda
Joo Young tersenyum menatap adiknya yang kini telah mengenakan gaun pengantin.Ia lalu keluar dari tempat itu.
Tanpa sengaja Hye bin saat itu baru hendak masuk kedalam gedung.Joo Young dan Hye Bin sama-sama terkejut melihat pertemuan mereka.Hye Bin mendekati Joo Young.
"Aku benar-benar tidak bisa berkata apa-apa. Kau pikir ini tempat dimana kau harus disini?
Apa Woo Bin memintamu untuk datang?Bagaimana bisa kau menghadiri acara keluarga kami?
Kau benar-benar kurang ajar!Bagaimana bisa kau tidak tahu malu?"Tanya Hye bin kesal


Joo Young hanya diam saja tanpa berbicara apapun.Ia tertunduk tanpa menatap Hye Bin yang sangat kesal melihat keberadaannya.
Tiba-tiba Min Ae Ja juga berada disana dan bertanya-tanya pada Joo Young bukankah dia juga besan mereka? Joo Young memberi hormat.
Mendengar hal itu Hye bin semakin kaget dengan ucapan ibunya.Besan?
Ae Ja menjelaskan pada putrinya Hye Bin jika Joo Young adalah kakak dari istri Woo Jin.Hal itu benar-benar membuat keterkejutan Hye bin lebih jauh.

~~~Bersambung Episode 21~~~

Well,Ibu Joo Young akhirnya bisa bertemu dengan Chan Noh cucunya,meskipun ia sama sekali tidak bisa menyatakan kalau dirinya adalah nenek Chan Noh.Hugh...Poor Ji Sun.

5 komentar:

  1. jujur awlpertama baca aku udh lupa yng mana2 aj nma pemainny... tp baca2 eh baru ingt lagi pemainnya..
    n mudah2an pernikhnny lanjut... mencemaskan..
    etch.. mbak update terus ya download drma wild romanceny(gbung fileny mudh n bnar2 sngt mmanjakan fans blognya... like this)..trakhir ep 4 park mul yeol lg cri klungny yg ditingglkn d hotel..lucu habis ni drama.. aku tunggu updateny...

    BalasHapus
  2. hai cha...
    aku masih penasaran nih, gmn ceritanya joo mi n woo jin jadi nikah? apa makan malam di rumah woo jin itu terjadi?
    thanks sinopnya... :)
    smg readers menjadi semangat buat km utk nulis N berkarya lagi :)
    fighting Cha!! :D

    BalasHapus
  3. @Violin : ha ha...aku sendiri belum sempat nonton dramanya,

    @Vita : iya ketemu,nah diepisode ini udah jelaskan bahwa si nenek dan ibunya Joo Mi udah sepakat nggak ngebahas tentang ibu Joo Mi lagi,dan dianggap bener sudah mati.ketemuan mereka (Keluarga Joo Mi ) juga dengan kelurga Woo Jin aja.
    Jadi Joo Young nggak ketemu waktu pertemuan keluarga dengan keluarga Woo Bin.

    nah gitu aja...lebih dari itu bertele2 nih drama,jadi kesel juga (terkena sindrome Ohjakgyo...abisnya lebih bagus).he he

    BalasHapus
  4. lanjutin donk sinopsisnya smpe slese..!!!

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.