1.24.2012

Sinopsis Movie You Are My Pet Episode 1 Part 3 -End

Sinopsis You Are My Pet Episode 1 Part 3-End.
Cha Woo Seong berjalan mendekati Ji Eun Yi,dimana ia terlihat sedang menunggu telpon dari seseorang.Woo Seong bertanya apakah ada urusan yang penting?Eun Yi berkata kalau ia sedang menunggu telpon temannya untuk meminta bantuan memberi makan momo,tetapi telponnya tidak dijawab.

Woo Seong pikir jika hewan peliharan Eun Yi tak masalah untuk lapar malam ini,berpikir bukan kah Eun Yi juga pulang besok.Eun Yi bimbang,lalu menyimpan kembali ponselnya.

Woo Seong dan Eun Yi lalu masuk kedalam sambil minum,Eun Yi kaget saat melihat gelas minumannya ada bayangan Momo (Kang In Ho) yang merengek sedih karna lapar.Eun Yi menggeleng-gelengkan kepalanya.
Woo Seong berkata kalau Eun Yi bisa melupakan sejenak dengan Momo jika minum .Woo Seong mengatakan kalau dimasa lalu mereka tidak sempat menjadi akrab.Dan ia sangat beruntung bertemu Eun Yi lagi setelah empat tahun berpisah.

Eun Yi sama sekali tidak konsentrasi berbicara dengan Woo Seong,tangannya terlihat terus memegangi ponselnya,Woo Seong berkata meskipun Eun Yi tidak berpikir dirinya adalah pria idaman namun Woo Seong sangat ingin selalu bersama dirinya.Eun Yi menoleh Woo Seong.Woo Seong lalu mengeluarkan sebuah kotak berisikan cincin.What?Woo Seong melamar Eun Yi.
Tepat pada saat itu Kang In Ho yang baru saja pergi dari suatu tempat sedang berjalan dijalan raya,suara klakson mobil terdengar begitu keras.Argh.....In Ho teriak .BAM...Mobil kemudian menabraknya,dan In Ho tak sadarkan diri .

Tiba-tiba scene telah berganti,dimana Eun Yi sedang dikejar para wartawan yang mengerubunginya mewawancarainya bertanya apakah dirinya menerima cincin pertunangan dari Woo Seong.Disaat ia sedang bersenang-senang dengan seorang pria,dan anjingnya tewas!Eun Yi menutup matanya berkata "Maafkan Aku..."
Dan ternyata itu hanyalah hayalan Eun Yi ,saat itu ia hampir berciuman dengan Woo Seong,Eun Yi menggeser Woo Seong berkata kalau ia minta maaf karna harus pergi mengkhawatirkan Momo.dan Momo belum makan.Ternyata In Ho yang tertabrak hanyalah pikiran Eun Yi saja.

Woo Seong hanya bisa melihat kepergian Momo,dengan penuh kekecewaan malam itu Woo Seong menikmati harinya dengan minum segelas Soju.

Setibanya dirumah,Eun Yi benar-benar khawatir,dia berjalan kesana kemari mencoba menemukan keberadaan Momo.Eun Yi berkali-kali memanggil Momo,namun sama sekali tak ada jawaban.Eun Yi masuk kekamar mandi memanggil Momo...

Momo kaget melihat kedatangan Eun Yi,ia saat itu sedang berendam didalam kamar mandi sambil memakai handsfree.Eun Yi melepaskan Handsfree itu,lalu berdiri mematung.
Momo heran bertanya bukankah Eun Yi ada pesta?


Kembali ke Woo Seong,seorang Pria yang mungkin sahabatnya duduk menemani kesendiriannya.Woo Seong bercerita pada sahabatnya berkata dengan sedih ternyata memberi makan anjing ternyata lebih penting darinya.Sahabatnya berkomentar kalau Woo Seong dikalahkan oleh seekor anjing.

Miss UK berjalan perlahan lalu duduk satu meja bersama Woo Seong,ia tersenyum menatap Woo Seong.

Eun Yi benar-benar bingung dengan perasaannya,ia tidak tahu alasan kenapa ia berperilaku seperti itu.Kemudian Eun Yi pergi kesebuah tempat minuman.Duduk sendirian sambil meneguk minuman.Eun Yi berpikir untuk dirinya berkata "Eun Yi,kenapa kau jadi bingung?Bingung karena dilamar,bukankah kau harusnya merasa senang".
Eun Yi mabuk pulang kerumah ,ia duduk dilantai menatap sebuah bayangan yang terus berganti.
Anjing,kemudian Momo.Eun Yi mencoba menepis pikirannya kemudian berdiri menuju kamar.Momo (Kang In Ho) segera berlari mencoba membantunya berjalan.Eun Yi berkata kalau ia ingin mandi tapi In Ho meminta Eun Yi membersihkan wajahnya dulu.

Tidak aku mau mandi,sudah kubilang bukan kalau aku ingin mandi ya mandi.Aku merasa kedinginan,aku mau mandi."Ujar Eun Yi berjalan terhuyung-huyung kekamar mandi.
Eun Yi kemudian berbaring ditempat tidur,seekor anjing berjalan perlahan didepan pintu menatap Eun Yi.Eun Yi melihatnya kemudian memanggil anjing tersebut "Kesinilah Momo,tidur denganku".Anjing tersebut menurut lalu tidur disamping Eun Yi.Eun Yi kemudian berbicara pada anjingnya Momo berkata tak perduli apapun ucapan semua orang,baginya Momo adalah teman baiknya.

Eun Yi berkata pada Momo kalau ia tidak ingin terus hidup seperti ini sampai tua,karna ia berkeinginan untuk menikah seperti orang lain,yang memiliki keluarga,bertanya-tanya bisakah itu terjadi?jika dirinya tua dan tidak hidup dalam kesepian.

Eun Yi mulai mengantuk,tapi mulutnya terus bicara pada Momo,berkata kalau seumur hidupnya akan terus ditemani Momo,tinggal dengan hewan peliharaannya.Eun Yi berkata sedih bertanya haruskah ia terus begini?
Eun Yi kemudian membuka matanya teriak menyadari In Ho yang kini berada disampingnya.Eun Yi mendorong In Ho turun dari tempat tidurnya hingga membuat In Ho jatuh kelantai.
Eun Yi kesal bertanya kenapa dia ada disini lagi?
In Ho mengeluh kalau bokongnya jadi sakit karna Eun Yi.Ia lalu berdiri mendekati Eun Yi secara perlahan dengan wajah menyeringai.Eun Yi takut meminta In Ho tidak mendekat.Dan Argh....Eun Yi jatuh dari tempat tidur.(Cha_sya :Seri bukan?).

In Ho duduk pada tempat tidur Eun Yi seolah memainkan tangannya untuk membantu Eun Yi tidur,ia kemudian menggerak-gerakan tangannya diatas kepala Eun Yi.Eun Yi lalu menarik tangan In Ho berkata ia tidak perlu hal itu dan mencoba melepaskan tangan In Ho.Ada suatu perasaan yang membuat Eun Yi sedikit bingung.In Ho perlahan mencondongkan tubuhnya mendekati Eun Yi untuk menciumnya,Eun Yi menutup matanya kemudian takut dan pergi dari tempat tidurnya berkata kalau ia ingin tidur diluar.

In Ho benar-benar bingung dengan perasaannya,ia terdiam sejenak lalu kemudian berjalan pergi menyusul Eun Yi.Namun ketika hendak membuka pintu kamar,In Ho melihat selimut yang digunakan Eun Yi masih tertinggal dibawah pintu yang kemudian bergerak keluar.In Ho menyadari jika Eun Yi berada didepan pintu.

Eun Yi menghela nafas berdiri didepan pintu begitu juga In Ho yang berdiri didekat pintu dalam kamar.Semalaman In Ho dan Eun Yi yang tidur terpisah sama sekali tidak bisa tertidur nyenyak.Ada perasaan galau yang menyelimuti dirinya.
Dikantor,Eun Yi bertemu dengan Woo Seong untuk meminta maaf atas masalah ketika itu.Woo Seong tersenyum berkata kalau tak apa-apa,ia lalu membuka sebuah kotak hadiah lalu memberikannya pada Eun Yi.Woo Seong berkata kalau itu hadiah untuk Momo untuk dipakai ketika ia jalan-jalan.
Eun Yi kemudian menerimanya,Woo Seong pikir bukankah Eun Yi bilang umur Momo baru sebulan?Woo Seong lalu berkeinginan untuk datang kerumah Eun Yi bertemu dengan Momo.

Eun Yi bingung,ia tergagap membuat alasan berpura-pura mengatakan kalau Momonya suka berbuat aneh serta suka menggigit orang.Woo Seong sedikit takut,tapi berpikir kalau Momo kan masih kecil jadi tak apa-apa.

Mau gimana lagi,Eun Yi tidak memiliki alasan untuk menolak.Ia lalu pergi meninggalkan Woo Seong.Woo Seong tersenyum senang....bukankah ini kesempatan baik?

Dirumah Eun Yi sibuk membersihkan semua peralatan rumah miliknya,hari itu ia sibuk dengan bersih-bersih mempersiapkan kedatangan Woo Seong dengan sempurna.In Ho melihatnya sambil terus memainkan gitar dan bernyanyi riang.

Eun Yi kesal teriak meminta Momo berhenti melakukannya.."Berisik...!"
Dengan alasan Woo Seong datang kerumahnya,Eun Yi harus berbohong mengatakan kalau Momo peliharaannya adalah seekor anjing,sehingga ia harus membawa anjing kerumahnya.
In Ho mengelus lembut bulu anjing tersebut berkata kalau hal ini adalah hal yang bodoh dilakukan oleh Eun Yi agar membohongi Woo Soeng.

Eun Yi merasa bersalah mengatakan kalau ya,memang dirinya bodoh.Eun Yi lalu bercerita jika Seonbaenya ingin datang bertemu dengan Momo dan hal itu tiba-tiba.

In Ho berbicara pada anjing itu berkata kalau dia menggantikan dirinya sebagai stuntmannya. In Ho bertanya apakah Eun Yi yakin dengan rencananya?Eun Yi kaget melihat jam diponselnya,Ya...In Ho harus keluar sekarang,cepat!karena Woo Seong akan tiba.

Eun Yi mendorong In Ho untuk keluar dari rumah,In Ho mengalah berkata kalau Eun Yi benar-benar bertindak tidak manusiawi.Eun Yi bilang agar In Ho jangan mengoceh terus dan cepat pergi...!

"Iya...Iya.,..sudah tahu!"Seru in Ho ketika Eun Yi mendorongkan tubuhnya tepat didepan pintu.Pintu terbuka,Woo Seong sudah berada didepan rumah Eun Yi.

"Kau ada tamu...?"Tanya Woo Seong pada Eun Yi yang melongo kaget.Eun Yi berbohong mengatakan kalau In Ho adalah saudara sepupunya.In Ho hanya pasrah meskipun dengan mimik tak suka,ia lalu pamit pergi pada Woo Seong mengatakan kalau dia baru saja hendak pergi dan mempersilahkan menemui saudara sepupunya.

Woo Seong mengiyakan.Eun Yi mencoba tidak bersikap grogi berkata kalau ia baru saja mengajarinya bahasa Inggris.
Woo Seong,"Oh begitukah...".Lalu Eun Yi mendorong In Ho berkata sampai jumpa lagi padanya.
Woo Seong diajak masuk kedalam dan diperkenalkan pada Momo anjing.Ia tersenyum memegang anjing tersebut berpikir jika Ini anjingnya Eun Yi yang ternyata bertubuh kecil.
Woo Seong gemas mengatakan kalau ia tidak ingin Momo jadi besar karna lucunya,dan bertanya-tanya apakah dia lapar?
Anjing tersebut tiba-tiba buang air kecil,dan membasahi pakaian Woo Seong,Woo Seong kaget sehingga ia harus melepaskan pakaiannya yang kotor.

Eun Yi kemudian memberikan Woo Seong Kaos In Ho yang berwarna kuning dan membantu memakaikannya.Woo Seong menolak mengatakan kalau ia bisa melakukannya sendiri.Ia bergumam jika kaos itu cukup bagus.

Woo Seong dan Eun Yi tiba-tiba dalam keheningan.Woo Seong memanggil Eun Yi lalu dia mendekatkan tubuhnya pada Eun Yi,dan Eun Yi menutup matanya bersikap hendak menerima ciuman Woo Seong.
Namun hal itu gagal,In Ho datang membuka pintu berteriak memanggil Eun Yi dengan sebutan kakak bahwa ia kembali datang kerumah karna melupakan sesuatu.Dan meminta Eun Yi menterjemahkan nya.Woo Seong kaget tanpa sengaja menabrak boneka mainan yang terletak dilantai,ia teriak kesakitan memegangi kakinya.

Eun Yi bertanya apakah dia baik-baik saja?In Ho menyadari ada suatu benda yang dijatuhkan oleh Woo Seong.Ia lalu mengambilnya,kotak tersebut adalah kotak cincin pertunangan.In Ho cemburu.

Bertanya apakah Woo Seong mau bermain game dengannya?Woo Seong mengiyakan.
Ya,Alih-alih bermain game mengikuti cara bermain In Ho,In Ho ternyata meluapkan rasa kesalnya karna Cemburu pada Woo Seong.Woo Seong sama sekali tidak paham.Melalui sikap dan kata-kata In Ho berteriak sambil bermain berkata pada dirinya untuk Woo Seong.
"Biar aku yang mulai duluan,ayunkan tanganmu,lalu smes....Pergi sana..!"Teriak dengan keras bermain mengikuti game.In Ho dan Woo Seong kelelahan.

Sedangkan Eun Yi hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala melihat keduanya bermain sambil melakukan tugas yang dimiliki In Ho.

Tiba-tiba pintu rumah terbuka,ketiga sahabat Eun Yi datang mengaggetkannya berkata kalau Eun Yi benar-benar gadis nakal karna diam-diam menyimpan dua lelaki tampan dirumahnya dan tidak memberitahu mereka.

Mereka tersenyum menatap In Ho dan Woo Seong yang terengah-engah capek karna bermain,Putri dari Yoon Ah Young melihat In Ho lalu berlari mendekatinya.
"Oppa....aku cinta padamu...!"Serunya.Melihat hal itu,Eun Yi menutup matanya.


Malam itu,Eun Yi bicara pada In Ho berkata agar In Ho memasak makanannya sendiri.In Ho tidak menjawabnya namun berpikir jika Eun Yi menikah,ia harus keluar dari rumahnya.
Eun Yi tak mau dengar ucapan In Ho berkata apakah kita pesan makanan saja malam ini? 
Eun Yi,"Kenapa kau tak jawab?"
In Ho ,"Iya?Tapi aku sayang meninggalkan rumah ini dan pemiliknya.Kau orang yang sungguh ramah.."
Eun Yi tidak mau mendengar ucapan In Ho,ia kembali kekamarnya meninggalkan In Ho yang termenung sendirian.Bergumam kesal berkata In Ho selalu buat gara-gara.
Pagi itu,In Ho bertemu dengan Young Soo bertanya apakah lebih baik dirinya pergi keluar negri?Young Soo kaget tak percaya apa dengan ucapan In Ho berkata mengingatkan kalau penari hebat ingin menemui In Ho,dan terus datang menanyai In Ho.

Young Soo berpikir sejenak dan menyimpulkan kalau In Ho berpikir seperti ini pasti karna tuannya.In Ho mengelak berkata kalau ia bisa pergi dan datang sesukanya bahkan dengan mudah pergi seenaknya dan tak kembali dan meninggalkan masalah.Namun In Ho berpikir jika itu bukanlah seperti dirinya.

In Ho terdiam sejenak lalu berkata kalau ia tidak bisa meninggalkan rumah(Pemiliknya) itu.

Eun Yi sedang berbelanja disupermarket dengan mendorong troli barang belanjaan miliknya,terdengar suara ponselnya.Ia lalu mengangkat telpon tersebut.Itu dari Woo Seong.Woo Seong mengatakan kalau ia baru saja ingin mengajak Eun Yi untuk sarapan bersama.Tapi ia lalu menawarkan untuk makan malam bersama Eun Yi dan bertanya bisakah?.

Eun Yi menolak meminta maaf mengatakan kalau ia masih berada dikantor dan pekerjaannya belum selesai.Berkata kalau ia akan pulang terlambat.Eun Yi menutup ponselnya.
(Cha_sya :Apakah Eun Yi sedang berbohong pada Woo Seong?)
Malam  itu In Ho bersama rekan-rekannya sedang berlatih menari,pelatihnya berkali-kali melihat kesalahan pada tarian mereka dan teriak kesal meminta In Ho harus lebih cepat menari dari yang lain.Ya,In Ho dan rekannya telah berjuang sekuat tenaga berlatih menari hingga mereka kelelahan,namun pelatih tetap marah berkata kalau mereka belum bisa tampil.

Sementara itu Eun Yi berada dirumahnya,ternyata ia membuat alasan palsu agar bisa makan malam bersama In Ho.Eun Yi duduk dimeja makannya dengan semua makanan yang telah ia siapkan agar makan malam bersama In Ho.Namun In Ho tidak ada dirumah.

Eun Yi berkata pada dirinya seolah mengatakan hal itu pada Momo.
"Momo...kemana kau?..".Dan Eun Yi melewatkan makana malam itu dirumah sendirian,tanpa Momo ataupun Woo Seong.

Pagi itu Eun Yi telah menyiapkan sarapan pagi untuk In Ho lalu pergi mengunjungi temannya yang berkerja disuatu restoran.Eun Yi masih saja bingung dan kesal bertanya-tanya mengapa In Ho tidak menjawab telponnya,ada dimana dia?atau jangan-jangan dia tertabrak mobil?atau dia tersesat.

Sahabat Eun Yi berkata untuk tidak terlalu gelisah memikirkan Momo.Dan meminta Eun Yi untuk tenang saja,karna Momo adalah pria dewasa dan sehat,meskpun ia tidak pulang selama 3 Hari Eun Yi juga harus bersikap tenang,karna mungkin Momo sedang melarikan diri dari tuannya.

Eun Yi tetap gelisah berpikir jika Momonya tidak boleh terlambatmakan,dan saat ini ia pergi tanpa membawa uang.Sahabat Eun Yi kesal melihat Eun Yi begitu gelisah dan terus mondar mandir ruangan berkata kalau ia terus begitu setidaknya Eun Yi mencari kemana dia pergi.Eun Yi terdiam,seolah teringat kertas In Ho bertuliskan sebuah group musik ketika Eun Yi membantu menterjemahkan tugas In Ho.

"Kau mau kemana?Kau benar mau mencari dia?"Tanya Sahabatnya yang melihat Eun Yi mengambil tasnya kemudian bergegas pergi.Eun Yi tidak menjawab hal itu dan segera pergi.


Eun Yi pergi kesana,dimana itu adalah tempat latihan In Ho menari.Ia membuka ruangan tersebut yang gelap...dan tanpa menyadari ia menginjak tangan seseorang yang berteriak kesakitan.Lampu kemudian terang dan Eun Yi melihat siapa yang beteriak kesakitan karna tangannya terinjak tanpa sengaja olehnya.
Ya,dia In Ho....,Eun Yi bertanya kenapa In Ho ada disini.In Ho mengatakan kalau ia ada masalah dengan latihan sehingga tidur disini untuk memecahkannya.In Ho lalu bertanya kenapa Eun Yi ada disini?Eun Yi menjawab karna In Ho sendiri tidak mengatakan kalau dia akan menginap disini.Dan kenapa tidak menjawab telpon darinya?

In Ho beralasan karna latihan mereka harus mematikan ponsel,dan saat ini mereka sedang gladi resik hingga tidak boleh pulang.
"Tapi kau...kau mengkhawatirkanku...?"Tanya In Ho
"Khawatir apa...?"Ujar Eun Yi mengelak.
In Ho berjalan merangkak mendekati Eun Yi kemudian memeluk pinggangnya.Eun Yi terlihat begitu senang.
"Tapi...Aku ingin mengatakan sesuatu.."Ujar In Ho
"Apapun itu,katakanlah Momo...!"Jawab Eun Yi
"Perutmu bunyi kruyuk..kruyukk.."Ujar In Ho.
"Apa,,,,,!?"Teriak Eun Yi kesal melepaskan tasnya lalu mengambil bantal yang digunakan In Ho tidur,In Ho segera berlari mencoba menghindari pukulan Eun Yi.Dan Eun Yi pun melampiaskan amarahnya memukul In Ho beberapa kali.
Setelah itu,mereka berjalan pulang kerumah.In Ho bertanya apakah setelah malam ini ia bisa tidur disebelah Eun Yi lagi?Eun Yi berkata pada Momo mengatakan kalau ia tak boleh macam-macam lalu tersenyum menatap In Ho.
Sesampainya didepan rumah,Eun Yi kaget melihat Miss UK berada dirumahnya dengan wajah masam membawa sebuah file untuknya.

Miss UK lalu berjalan mendekati Eun Yi memberikan file tersebut berkata kalau itu untuknya dan telah ia lakukan sesuai permintaan Eun Yi untuk mengeditnya.Miss UK lalu berjalan pergi dan berhenti sejenak lalu tersenyum berkata :"Jadi Momo itu orang ya...?"
Pagi itu,Eun Yi berbicara dengan Woo Seong.Eun Yi kaget mendengar Woo Seong akan pergi meninggalkan korea selama tiga tahun.Woo Seong berkata kalau ia yakin akan mendapatkan pekerjaan yang baik disana begitu juga Eun Yi disana,jika ia ikut bersamanya meskipun Eun Yi tidak bekerja,hal itu tidak menjadi masalah buat Woo Seong.

Eun Yi hanya diam.
"Kulihat,kau ingin mengatakan sesuatu...kau tampak gugup,jangan seperti itu.Aku percaya,jika suatu saat kau akan mengatakannya padaku"Ujar Woo Seong.
Eun Yi hanya diam.

Hal itu kembali ia bicarakan bersama para sahabatnya,sahabatnya berkomentar jika Woo Seong berkata seperti itu ,itu artinya adalah waktu yang penting bagi Eun Yi dan juga Woo Seong .
Sahabat Eun Yi berkata "Kenapa mereka selalu tidak mengerti perasaan kita.Apakah wanita yang harus selalu mengerti ?Tapi...Kenapa kau malah pergi meninggalkannya ?"

Eun Yi,"Aku ingin coba lagi.Tidak ada salahnya kucoba lagi..."
Yoo Ah Young,"Aku,suamiku dan putriku  menurut padaku.Kami tak pernah berselisih pendapat".

Sahabat Eun Yi lain,"Mau jadi teman saja atau jadi teman kencan,kau yang putuskan.dan itu semua tergantung padamu."

Mendengar hal itu,Eun Yi bimbang atas pikirannya.Setibanya dirumah Eun Yi mempersiapkan pakaian untuk  makan malam bersama Woo Seong sebelum mengantarnya pergi meninggalkan korea,ia mengeluarkan sebuah gaun putih dan bertanya pada In Ho apakah Woo Seong akan menyukai gaun ini? In Ho sangat malas berkomentar,ia menjawab malas-malasan sambil menulis tugasnya berkata sepertinya gaun itu kurang disukai Woo Seong.
Eun Yi,"Kau tak membantu.Ya sudahlah,percuma saja aku menanyaimu.."Eun Yi kemudian melipat gaun tersebut dengan rasa kesal.
In Ho,"Itu kependekan. Tak cocok buatmu".Mata Eun Yi menatap tajam pada In Ho lalu ia pergi untuk tetap memutuskan memakai gaun itu.Didepan kaca sambil menatap dirinya ia bergumam menenangkan bahwa lihat saja nanti.

In Ho tak tahan akan rasa cemburunya,ia teriak kesal menancapkan anak panah pada papan bergambar Woo Seong.
Woo Seong baru saja keluar dari kantor dan bersiap untuk bertemu dengan Eun Yi.Namun Miss Uk berjalan tepat dibelakangnya kemudian memanggil.Woo Seong kaget bertanya kenapa ia ada disini?Miss Uk berkata kalau ia ingin bicara.

Woo Seong menolak,berkata kalau ia sangat sibuk hari ini.Miss Uk mengatakan kalau ia ingin menyampaikan hal penting padanya.Woo Seong bertanya bisakah mengatakannya besok dikantor? Miss Uk memohon dan meminta waktu selama 5 menit saja pada Woo Seong.
Eun Yi telah pergi untuk menemui Woo Seong.Dirumah,In Ho telah bersiap pergi untuk latihan,ia melihat ponsel Eun Yi tertinggal dan begitu banyak panggilan disitu.
Kemudian In Ho mengangkat ponselnya berkata apakah Eun Yi tidak tahu kalau ia salah menekan nomor karna ia bukan berbicara pada Woo Seong melainkan dirinya.

In Ho lalu bertanya apakah Eun Yi sama sekali tidak bertemu Woo Seong?.Mendengar bahwa Eun Yi tidak bertemu dengan In Ho,In Ho segera mengayuh sepedanya dengan kencang untuk segera pergi menemukan Eun Yi.

Sementara itu Woo Seong terpekur didalam mobilnya,ia terlihat bingung setelah mengetahui semua kebenaran dari Miss Uk,bahwa Momo adalah seorang pria.Eun Yi mencoba untuk menggunakan nomor telpon restoran tersebut menghubungi Woo Seong,namun ia bingung.
Setibanya disana,In Ho lalu berlari masuk.Namun Eun Yi telah berdiri diluar dengan bingung.Eun Yi mengatakan kalau ia menghubungi In Ho karna tidak tahu dengan apa yang harus ia lakukan.Ia benar-benar merasa serba salah,karna pertunjukan yang akan mereka tonton telah dimulai.Ia bingung berpikir ingin masuk atau pergi.

Eun Yi merasa kalau ia tidak ingin pergi,tapi ia benar-benar bingung dan tak tahu harus berbuat apa,ia takut Woo Seong akan berpikir dia adalah wanita yang tidak sabaran karna dia pergi.Eun Yi pikir ia ingin menghubungi Woo Seong,tapi ia tidak ingat nomor telponnya,karna ponsel Eun Yi tertinggal dirumah.

Eun Yi bertanya pada dirinya ,"Aku menyukai orang itu,tapi kenapa aku tak ingat nomor telponnya?Pikiranku kacau"Ujarnya mondar-mandir.In Ho yang sedari tadi diam mendengarkan lalu mengajak Eun Yi untuk pulang sekarang.

Eun Yi menolak berkata kalau ia tidak mau pulang sekarang dan rasanya ingin menangis.In Ho mengerti lalu ia mengambil tangan Eun Yi berkata kalau hari ini dirinya akan menjadi seseorang yang siap menjadi sandaran Eun Yi menangis.

"Bisa jadi ini,jadi itu.Kau ingin aku jadi apa malam ini?"Tanya In Ho
"Apa saja,asal aku bisa tenang..."
"Ini akan membuatmu gembira"Ujar In Ho tersenyum meyakinkan dirinya.In Ho kemudian mengajak Eun Yi duduk didekat kolam.
Ya,In Ho mengajak Eun Yi untuk membuang rasa sedihnya dengan menikmati indahnya suasana kolam dengan minum.Eun Yi bergumam senang setelah meminum soju.
"Aku pernah baca...Hubungan pria dan wanita adalah..Seperti tarian sepasang kekasih.Saling mendukung.Saling melindungi..satu sama lain,melakukan gerakan yang indah.Tapi aku pernah buat kesalahan,tak mampu mengikuti dan akhirnya jatuh.Begitulah,aku pernah membuat orang lain terluka.Setelah itu,aku tak berani lagi menari berpasangan.Ini karena aku penakut..."Ujar In Ho menceritakan kesedihannya.Eun Yi tersenyum kemudian menarik dasi In Ho."Itu bukan karna kau penakut,kau hanya tidak berhati-hati."Ujar Eun Yi

Mendengar suara musik yang indah serta seorang penyanyi wanita yang sedang menghibur pengunjung taman,In Ho mengajak Eun Yi berdiri.In Ho kemudian menari bersama Eun Yi,sesekali Eun Yi tersenyum melihatnya.Dan mereka terus menari dengan indah hingga sampai kerumah.
In Ho harus bersusah payah membawa Eun Yi pulang,karna Eun Yi benar-benar mabuk.Ia tertawa terus begitu bahagia setelah menari bersama In Ho.In Ho berkata kalau mereka telah sampai kerumah dan menawarkan bantuan untuk melepaskan sepatunya.Eun Yi yang sedang mabuk menggodanya berkata untuk membantunya melepaskan semua(makna konotatifkah?).In Ho kemudian melepaskan semua sepatu Eun Yi berkata kalau ia akan melepaskan semuanya.Dalam mabuk Eun Yi berkata kalau ia hari ini sangat gembira.

In Ho berpikir jika Eun Yi berkata seperti itu adalah hal tidak masuk akal,bukankah harusnya dia sedih hari ini tanpa Woo Seong?ia lalu bertanya apakah Eun Yi bisa menyebut namanya?

"Namamu...adalah..Momo...Momo...kesini...."Seru Eun Yi memainkan tangannya meminta In Ho mendekat.
In Ho tersenyum merangkak menggodanya berkata kalau itu bukan namanya.
Bukan?ujar Eun Yi setengah sadar.In Ho menjawab bukan...Eun Yi tertawa.In Ho menoleh kedepan tersadar seorang Woo Seong sedang berdiri memperhatikan mereka.In Ho terdiam,sambil mabuk Eun Yi bertanya kenapa In Ho diam,bukankah dia ingin melepaskan semuanya?

Woo Seong menahan rasa kecewanya.
Setelah sadar,Eun Yi dan Woo Seong berbicara diluar tanpa In Ho.Woo Seong masih tak percaya dengan apa yang baru ia lihat,ia berkata kalau ia benar-benar terkejut melihat Eun Yi tadi terlihat begitu gembira bersamanya.

Eun Yi diam,bingung apa yang harus ia jawab.Lalu apa artinya aku bagi dirimu?Tanya Woo Seong sedih.Ia memegang kepalanya berkata kalau dirinya tidak bisa menerima hal ini.Lalu Woo Seong pergi meninggalkan Eun Yi sendiri.Eun Yi ingin memanggil Woo Seong mencoba menghentikannya dan memberikan alasan.Tapi itu adalah hal yang tak bisa ia lakukan.Ia benar-benar bingung dengan dirinya.

Sedangkan malam itu In Ho terpekur dikamarnya memikirkan masalah ini.
Keesokan paginya,dua orang pria terlihat sedang bersiap untuk perang.Perang merebutkan hati seorang Eun Yi.Keduanya berjalan saling mendekat kemudian Woo Seong menepuk bahu In Ho berkata kalau ia sebenarnya tidak ingin bersiteru dengannya.
Tapi Woo Seong tidak bisa menerima alasan In Ho tinggal dan bersama Eun Yi,apapun itu alasannya.Woo Seong berkata jika In Ho telah membuatnya marah,dan dia masih terlalu muda tak sebanding dengan dirinya.

In Ho balas menepuk bahu Woo Seong berkata kalau dirinya tidak pernah merasa tidak menghargai orang lain.Juga ia tidak mau membuat keributan.Tapi aku menyukai Eun Yi.

Eun Yi?Tanya Woo Seong menganggap remeh ucapan In Ho.Ia menyiapkan tinjunya untuk memukul In Ho tapi hal itu ditahan olehnya dengan rasa kesal dan mencoba menerima Woo Seong tapi ia mencibirnya berkata :"Baiklah,Eun Yi telah memperlakukan dirimu seperti anjing...sungguh kasihan.."

Woo Seong pergi meninggalkan In Ho.In Ho tak terima dengan hal ini.Ia lalu memanggilnya.
"Ahjussi!,Selesaikan apa yang telah kau mulai"Ujarnya.Woo Seong menoleh dan In Ho berjalan mendekat padanya kemudian memberikan tinju pada wajahnya.
Argh...Woo Seong terjatuh kesakitan,ia lalu berdiri dan bersiap untuk membalas hal itu.Tapi tunggu sebentar...ujar Woo Seong,In Ho ngehe..aneh.Woo Seong melepaskan jaketnya dan bersiap berkelahi dengan In Ho.

"Pukul aku..."Seru Woo Seong yang bersiap untuk menyerang.In Ho melakukan pelemasan otot,dan perang pun dimulai.Keduanya saling tarik menarik..
Para pegawai Majalah Fashion melihat hal itu,mereka menyaksikan kepala Departemen Woo Seong berkelahi dengan In Ho.Melihat situasi yang buruk segera Kim Mi Sung berlari untuk memberitahukan hal ini pada Eun Yi.

Eun Yi tiba dan melihatnya,ia kemudian teriak untuk berhenti.In Ho kaget dan oleng sejenak hingga Woo Seong bisa melepaskan tinjunya kewajah In Ho.
In Ho mengadu kesakitan dan keduanya duduk kelelahan.Eun Yi menatap marah pada keduanya,namun belum sempat ia bicara terdengar suara telpon berbunyi.Pemimpin Redaksi ternyata sedang membicarakan kerugian dengan Eun Yi.Eun Yi bertanya berapa kerugian itu?.Ia benar-benar kaget saat pemimpin redaksi berkata kalau kerugian itu mencapai 50 Juta Won.sebelum menutup ponselnya Eun Yi mengatakan kalau ia akan segera pergi menemuinya.

In Ho dan Woo Seong terdiam mendengarkan hal itu.Tanpa ba-bi-bu atau bicara segera Eun Yi pergi,In Ho mengejarnya dan menarik tangan Eun Yi.
Eun Yi yang sedang dilanda masalah tidak ingin berbicara banyak dan hanya bertanya kenapa In Ho belum pulang.In Ho mengkhawatirkan Eun Yi bertanya apakah dia baik-baik saja? Eun Yi mengatakan kalau In Ho tak perlu memperdulikan dirinya.

"Baiklah.Menjadi hewan peliharaan memang tidak perlu tahu apa-apa.Kau bisa bilang begitu. Tapi..apakah kau tak bisa menyukai..aku sebagai manusia?Bukan sebagai hewan peliharaanmu yang senang kau ajak main dan beri makan. Tak bisakah?Apa kah artinya aku bagimu?"Tanya In Ho
Eun Yi kesal lalu menjawab ucapan In Ho," Kenapa kau jadi begini ?Tinggalkan aku.Jangan kuatir,kita tidak ada hubungan yang seperti itu.Lebih baik kau cepat keluar dari rumahku..".

In Ho benar-benar marah,"Ingat ini baik-baik,Biarpun kau tak memeliharaku, aku takkan mati.Aku bisa tinggal ditempat lain."

Eun Yi,"Oh,ya..kalau begitu pergilah..!Pergilah!Kenapa semua orang selalu membuatku seperti merasa bersalah?"

Eun Yi kemudian hendak berjalan pergi,In Ho benar-benar marah atas semua ucapan Eun Yi ia menarik Eun Yi kemudian menciumnya.Eun Yi melepaskan diri,kemudian In Ho pergi meninggalkan Eun Yi.

Malam itu In Ho tidak kembali kerumah,ia tinggal ditempat latihan menari,dengan menggenggam botol minuman ia lalu melemparkan botok tersebut dengan keras.
Sementara itu,Eun Yi termenung dimeja editor miliknya.Ia terlihat murung.Seo Jeong Min dan Kim Mi Sung memperhatikan stafnya itu,merasa kasihan bahwa Eun Yi terlihat benar-benar sedih ditinggal hewan peliharaan yang benar-benar ia sayangi.

Eun Yi lalu membalikan fhoto anjing yang terus ia tatap.Lalu kembali kemejanya.Jeong Min memberikan sebuah fhoto kucingnya berkata kalau ia juga pernah ditinggalkan oleh kucing peliharaannya,ia meminta Eun Yi untuk memberikan fhoto momo padanya agar bisa segera mencarinya dengan memasangkan fhotonya di halaman iklan mereka.

Namun Eun Yi benar-benar kaget,ia melihat fhoto kucing peliharaan Jeong Min berubah menjadi Momo yang menggemaskan.

Beberapa hari sejak In Ho pergi,Eun Yi tampak menunggu telpon dari seseorang.Hal itu juga tanpa sadar Eun Yi lakukan ketika ia bersama sahabat-sahabatnya menatap ponselnya.Sahabatnya begitu mengenal Eun Yi bertanya kalau Eun Yi melihat ponselnya apakah sedang menunggu telpon dari siapa?
Cepat angkat!Seru sahabatnya.Kemudian Eun Yi mengangkat ponselnya,dan itu telpon dari In Ho.
Semuanya sahabat Eun Yi mendekat,mereka begitu ingin tahu siapa yang sedang Eun Yi tunggu?Dan itu ternyata In Ho.Ia menelponnya melalui ponsel.In Ho seperti berada diluar ditengah hujan yang deras.
In Ho mengatakan kalau saat ini ia minta maaf untuk tidak bertemu dengan Eun Yi dikarenakan ada beberapa urusan yang harus ia selesaikan dan tidak bisa ditinggalkan.Ia mengingatkan pada Eun Yi,berkata bagaimanapun ia suka menjadi Momo bagi Eun Yi.

In Ho mengakui walaupun itu berat baginya,karna momo bukanlah dia tapi ia benar-benar bahagia.Ia berkata pada Eun Yi jika urusannya telah selesai ia akan kembali menjadi momo.

"Karena kau selalu baik dan jujur kepadaku.Ketahuilah,aku menyukai Ji Eun Yi.Oh,ya minggu depan aku akan tampil.Kuharap...kau bisa menyaksikan pertunjukanku?"Ujar In Ho.
Namun seketika ia bersin,dan semua itu hanyalah permainan latar,karna semua itu dari ide sahabatnya.In Ho mengeluh kalau air yang diturunkan seperti hujan terlalu deras.

Young Soo tertawa,bukankah In Ho sendiri yang minta ia melakukan ini.In Ho meminta berhenti karna sudah cukup.Lalu In Ho melanjutkan ucapannya pada Eun Yi berkata "Dan juga terima kasih telah memeliharaku selama ini..."

Semua sahabat Eun Yi yang melihat video telpon dari In Ho merasa iri,berkata kalau hal yang dilakukan Momo sangat lucu,membuat gemas,serta berpikir ingin memiliki juga Momo seperti In Ho.
Yoo Ah Young ikut berkomentar kalau hal itu benar-benar keren.Namun sahabat Eun Yi lainnya mengingatkan agar Ah Young membesarkan anaknya saja.
Pagi itu,Eun Yi pergi menemui Woo Seung diatas gedung.Ia mengembalikan cincin pertunangan yang diberikan Woo Seong untuknya(Cha_sya:Nih,kapan ngasihnya ya??Omo..ini film...aku kan nonton per detik).
Eun Yi meminta maaf pada Woo Seong berkata karna dirinya telah membuat masalah untuk Woo Seong.
"Aku sebenarnya menyukai Sunbae.Dan aku tidak bohong"Ujar Eun Yi.
"Ini...tidak jadi masalah buatku.Apalagi kau sudah minta maaf,aku sudah mengiklaskannya,tidak ada dendam diantara kita.sebenarnya,aku masih tak rela.Kalau kita bertemu dijalan,kita berpura-pura untuk tidak saling mengenal saja.Kau tak perlu menyapaku.Aku pergi..."Ujar Woo Seong.

Eun Yi menghela nafas panjang setelah kepergian Woo Seong.Kemanakah Woo Seong melepaskan kekesalannya karna ditolak cintanya oleh seorang Eun Yi?Ya...bermain game pukul.Woo Seong mampu dengan cepat memukul gamenya,dua orang gadis kecil menonton takjub melihat permainan Woo Seong yang sedang galau.

Hari itu,Eun Yi pergi bersama para sahabatnya untuk menonton pertunjukan In Ho.Didalam panggung In Ho sedikit nervous dengan penampilannya.Acara kemudian dibuka,para penonton memberi tepuk tangan meriah menyambut acara tersebut yang kemudian penari pria dan wanita keluar perlahan-lahan.

Lalu In Ho kemudian keluar,bernyanyi dan menari bersama para penari lainnya.Pertunjukan In Ho sepertinya bertemakan pernikahan dimana mempelai perempuan sedang bingung menanti calon mempelai Prianya yang diperankan oleh In Ho.
Beberapa detik kemudian In Ho bernanyi bersama penari pria lainnya,dan mempelai wanita tersenyum melihat kedatangannya.(keren nih lagunya ^^).Beberapa menit kemudian In Ho bersama para penari pria lainnya menari dengan mengeluarkan setangkai bunga masing-masing sambil menari.
Dan kemudian mempelai wanita bernyanyi dan menari bersama wanita pengiring lainnya.(Cha_sya : siapa yang tahu ya yang jadi lawan menari Jang Keun Suk ini?).

Keduanya pun lalu bernyanyi dan menari bersama.Eun Yi larut dalam pertunjukan menari In Ho,ia seolah berpikir jika mempelai wanita itu adalah dirinya,dimana ia menari bersama In Ho dengan balutan gaun pengantin.Dan pertunjukan pun berakhir dengan sukses semua penonton bertepuk tangan berdiri memberikan ucapan selamat.Hanya Eun Yi yang masih duduk,ia tersenyum lalu memberikan tepuk tangannya.

In Ho dan teman-teman lainnya masuk kedalam panggung,secara diam-diam In Ho mengintip panggung seolah ingin melihat Eun Yi.Ia tersenyum dan kembali kedalam.

Eun Yi ingin memberikan sebuah buket bunga sebagai ucapan selamat pada In Ho,namun ia terhenti saat melihat In Ho begitu sibuk dengan para fansnya yang datang mengerubunginya.
Eun Yi memutuskan pergi.
Malam itu,Eun Yi merapikan semua barang-barang In Ho hingga berjam-jam.Lalu ketika ia masuk kekamar mandi ia menemukan kalung In Ho yang tertinggal disana.Eun Yi mengambilnya,hal itu mengingatkan dirinya ketika ia masih bersama In Ho.Saat dimana ia memandikan In Ho,saat In Ho berguling-guling dilantai karna lapar,dan saat In Ho ingin menciumnya,serta saat ia bernyanyi bersama In Ho ditaman.

Eun Yi mencoba untuk melupakan In Ho,tapi hal itu tetap tidak bisa hilang dari pikirannya.
Ketika ia pergi bersama salah seorang sahabatnya,Eun Yi seolah melihat bayangan sahabatnya berganti dengan In Ho.Eun Yi kesal mencoba melepaskan tangannya berkata kalau ia tidak apa-apa.
Tapi sahabatnya kaget dan bertanya apakah Eun Yi baik-baik saja?Ia heran dengan sikap Eun Yi,karna sudah beberapa hari tidak pernah bertemu dengannya,bahkan telpon Eun Yi sengaja dimatikan.
Sahabat Eun Yi bertanya apakah Eun Yi tahu bahwa berapa banyak sms yang telah ia kirim untuk Eun Yi?namun sama sekali tak ada jawaban dan apakah itu tidak dibuka Eun Yi.Eun Yi mengakui iya,karna ia sedang mendapatkan sedikit masalah.

Ia tahu jika Eun Yi sedang jatuh cinta,ia berkata kalau jatuh cinta memang seperti itu.
"Kalau kau memang menyukainya, nyatakanlah.Ini kesempatan terakhirmu karena hari ini dia akan pergi ke luar negeri"Ujar Sahabatnya.

"Lalu apa yang harus kuperbuat ?"
"Menurutmu, apa yang sudah kau perbuat ?"
"Aku...tidak ada.aku sudah paham sekarang,Terima kasih.Aku sekarang hanya bisa mendoakan agar dia selalu beruntung.meratap dan bersedih"

"Begitulah dirimu,Kau selalu menunggu dan tak berusaha.Bodoh!"Ujar sahabatnya mengingatkan.
Eun Yi teguh pada pendiriannya berpikir membiarkan Momo pergi dan hal itu telah ia biarkan beberapa hari berlalu.adiknya Ji Eun Su telah kembali membantu Eun Yi dalam pekerjaan rumah.Eun Yi seolah bicara pada dirinya.

"Hari ini aku sulit membuka mata.Sejak tidak ada Momo dirumah.Hari-hari ku tidak berubah.Semua berjalan tanpa suatu kejadian yang aneh-aneh.Hari ini sama dengan kemarin.Hari inipun, setelah berhari-hari dalam penyesalan...Aku masih mengharapkan kegembiraan..".
Dan pagi itu,Eun Yi beranjak keluar memberentikan sebuah taksi untuknya,ia hendak masuk bersamaan dengan hal itu.Seorang pria yang juga hendak membuka pintu taksi itu kaget melihatnya.Eun Yi segera menarik kerah In Ho ...In Ho kaget ada apa?Eun Yi kesal berkata heran kenapa In Ho hanya bilang Ada apa,apakah ia tidak tahu Eun Yi begitu kesal setelah beberapa hari In Ho pergi dan tiba-tiba muncul seenaknya karna ia hari ini harus buru-buru pergi kebandara.

Bandara?Tanya In Ho kaget.
"Ya,kau hanya pura-pura kan..."Ujar Eun Yi kesal.In Ho menggodanya seolah tak paham berkata "Apa...?".Eun Yi bingung apa...?Ia lalu sadar dengan ucapannya,ia mengatakan kalau alasan ia kebandara untuk bertemu In Ho ,karna dirinya adalah tuannya.Dan Momo adalah peliharannya.Dan mengingatkan agar In Ho tak perlu tahu apa yang ada dipikirannya.

In Ho tersenyum mengetahui jika Eun Yi berbohong.Eun Yi berdalih jika itu adalah sebuah prinsip hubungan antara hewan dan tuannya,In Ho terus tersenyum.

Eun Yi menyadari kenapa In Ho masih disini?.
In Ho berkata "Aku kembali setelah sebulan keluar negeri.Aku juga ingin bertemu seseorang disini.Ada urusan yang harus diselesaikan.Apa kau tak ingin aku kembali ke rumahmu ?"Tanya In Ho.

Eun Yi marah,berkata:"Bukankah kau sendiri yang minggat dari rumahku.Kenapa kau tak tinggalkan nomor dan alamatmu ?"

In Ho perlahan berjalan mundur seperti takut ingin kembali kerumah.Eun Yi siap-siap memukul dan berjalan mendekati In Ho lalu memukul kepala In Ho dengan tasnya.In Ho teriak meminta Eun Yi berhenti melakukan hal itu,ia berkata agar Eun Yi percaya bahwa mereka telah ditakdirkan untuk bertemu kembali.Dan ini adalah takdir mereka,In Ho menambahkan kalau dirinya sudah tiba dari luar negri sejak kemarin dan mengatakan kalau ia baru akan menghubunginya.

Eun Yi semakin kesal,berpikir jadi In Ho telah kembali sejak kemarin?tanpa menghubunginya?Eun Yi kembali memukul In Ho dengan tasnya.Ia teriak mengejar In Ho yang mecoba melepaskan diri dari pukulan In Ho berkata kalau itu sudah terlambat.
Keduanya lalu duduk diatas jembatan,menatap matahari yang mulai beranjak menghilang.In Ho mencium Eun Yi.Dan mereka berciuman dengan begitu agresif...
Dan kehidupan In Ho bersama Eun Yi layak sebagai seorang kekasih,In Ho mencoba menyuapkan Eun Yi berkata kalau makanan tersebut sangatlah enak dengan memannggil Eun Yi adalah Nicole.
Eun Yi bertanya kenapa ia memanggil dirinya Nicole.In Ho beralasan kalau Nicole kidman adalah artis kesukaannya.berkata kalau artisnya baik dan jujur seperti Eun Yi.

Awalnya Eun Yi merajuk menolak untuk memakannya,namun kemudian ia mau.Tapi...argh..ternyata itu masih panas.Eun Yi berkata kalau In Ho tidak bisa memberi makan,tapi In Ho meminta agar Eun Yi mengikuti permintaannya sebagai Tuannya.
Tuan?Apakah mereka bergantian menjadi Tuan dan peliharaan?

Eun Yi berkata kalau hal itu tidak menyenangkan dan ia ingin mandi.Kalau begitu aku akan memandikanmu jawab In Ho.Eun Yi mengancamnya apakah ia mau mati? Ha ha...setelah Eun Yi mandi,In Ho membantu mengeringkan rambutnya ,dan setelah itu In Ho memanggilnya Nicole mengajaknya bermain diluar.

Mau tak mau Eun Yi yang berbalik menjadi hewan peliharaan menurut,menangkap makanan yang dilemparkan In Ho.Lalu saat mereka berdiri didekat jembatan,In Ho teriak memanggil kakaknya.Eun Yi kaget,kakak?apakah dia punya kakak empat orang itu?

In Ho mengatakan tidak melainkan ada satu orang lagi yang masih berada diluar negri sedang belajar.Eun Yi berpikir apakah semua saudara In Ho akan datang kesini?

In Ho mengiyakan berkata kalau kemungkinan dirinya akan mempunyai satu 'kakak perempuan'lagi.Eun Yi melepaskan pelukan In Ho ia benar-benar marah,jadi diKorea selatan In Ho memiliki 4 orang kakak perempuan dan masih berniat menambah satu kakak perempuan lagi dan masih berani ingin menikah!

Segera Eun Yi menjambak rambut In Ho.In Ho teriak apa yang sedang ia lakukan padanya?dan berteriak kesal.

Ya,hari mereka berganti dengan sebuah kebersamaan yang indah.

~~~Tamat ~~~~

Komentar : Disini,aku begitu suka dengan persahabatan Eun Yi dengan teman-temannya,mereka begitu dekat ketika Eun Yi sedih,senang dan masalah apapun.Mereka selalu bertemu dan saling memberikan pendapat serta komentar yang mendukung.Aku benar-benar berharap memiliki sahabat seperti itu setelah sahabat terbaikku meninggal...
Hmm,well tak apa...bukankah sahabatku juga masih tersenyum disana?

Disini aku juga tidak melihat Miss Uk/Lee Young An berperan terlalu jahat,ia hanya cemburu dan sikapnya nggak terlalu menonjol.Sutradara,drama ini jadi nggak terlalu greget menontonnya.juga terlalu banyak akting yang berlebihan disini..dan terlalu tarik ulur tanpa scene penasaran.
Hmm...tapi jika kalian sedang dimabuk cinta,You Are My pet patut diperhitungkan loh.Kamsahamnida.

4 komentar:

  1. wuhhh jang geun suk memang keren,, aq se7 nian mba,, siapa yg lg jth cinta, tontonlah film ini, bwt yg pth ht jg ckp menghbr,, tp aq agak kcwa ni dg oppa JGS, he really kissed her, pdhl sblmnya dia berkomitmen untk tdk melakukan adegan ciuman, dia bilang dlm slh st wawancara "dr dulu sy tdk mau melakukan adegan ciuman, biasanya sy hanya menempelkan bibir pd lwan main sy, tp untk u ere my pet ini sy ingin memberikan ciuman terbaik sy untk kim ha neul""" hiks,,,hiks,,, sedihny.

    Ana_palembang

    BalasHapus
  2. stelah nonton ini,aku ko ngrasa biasa aja,bisa dibilang kecewa malah..setuju sama mbak Cha ceritanya terlalu tarik ulur,ga da yg bkin pnasaran..sorry to say tdinya pas ditngh2 mau berhti nntn,tp nanggung...pisss ah buat fansnya JGS..@_@

    ^veely^

    BalasHapus
  3. @anonim :he he cemburu ya,,,JGS kiss...hmm,iya nih disini JGS beneran ngelakuinnya .Tapi mungkin dia ingin buat filmnya lbih bagus

    @Velly :iya nih,aku nonton nya kok nggak nemukan dramanya menarik, nggak sesuai dengan teasernya yang kayak heboh bener....huhuuhu..mianhe fans JGS.

    Hampir mau diskip kalau nggak buat nyinopnya he he

    BalasHapus
  4. Jong hoon FT Island diki banget scenenya...sayang banget..

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.