1.27.2012

Sinopsis Movie Always ( Only You ) Part 1

 Sinopsis Movie Only You Part 1


Sudah lama ngedownload,tapi belum sempat nonton,dan ternyata drama ini cukup romantis,abis ngiler nonton sejak liat posternya itu,manis cantik dan tertarik nonton karna sepertinya ada romance sedih gitu....
Buat yang sudah nonton mari kita berkomentar tentang drama ini!
Seorang mantan Petinju bernama Chul Min (So Ji Sub) mencoba melewati hari-harinya dengan bekerja serabutan,masih pagi ia telah bekerja sebagai kuli angkut yang ketika itu bertugas membawakan galon-galon air kesebuah perusahaan.
Setelah semua pekerjaannya usai Chul Min kemudian menerima upah,ia berterima kasih kepada sopir yang memperkerjakannya.Dan ketika malam Chul Min bekerja sebagai petugas Loket Parkir.
Malam itu,udara begitu dingin dengan sedikit hujan gerimis,Chul Min berlarian menuju tempat kerjanya,seorang kakek sedang menantinya.Kakek tersebut menyapanya bertanya apakah dia berlari ditengah hujan menuju kesini?Chul Min mengiyakan.
Kakek tersebut memberikan sebuah majalah horoskop meminta Chul Min melihat keberuntungannya,Chul Min berkata bukankah paman sudah pensiun?kenapa masih harus datang kesini?
Kakek berkata tidak apa-apa dan mengingatkan pada Chul Min untuk berhati-hati dalam pekerjaannya agar tidak membuat kesalahan.
Kemudian Kakek berjalan pergi meninggalkan Chul Min,Chul Min mengiyakan dan mengingatkan pada kakek tersebut untuk selalu menjaga kesehatannya.Ia pun melambaikan tangan kemudian pergi,Chul Min lalu masuk kedalam ruang kerjanya sebagai Petugas tiket Parkir.
Didalam ruangannya terdapat sebuah televisi kecil.Chul Min benar-benar serius menonton pertandingan tinju,dan sepertinya ia mengenal pemain tersebut.Chul Min tersenyum menatapnya,seperti mengingat kenangan masa lalu.

Seorang gadis buta tiba-tiba datang lalu duduk disampingnya tanpa basa basi menyapa Chul Min,ia mengeluarkan beberapa makanan untuknya.Gadis itu bernama Jung Hwa (Han Hyo Joo) mengatakan kalau ia juga tak lupa membawakan makanan yang ia sukai.Min Chul menerimanya meskipun dengan perasaan bingung dan bertanya siapa kamu?
Jung Hwa baru menyadari jika seseorang yang duduk diruang tiket parkir bukanlah paman yang biasa ia kunjungi.Ia bertanya paman kemana? Chul Min  berkata kalau paman tersebut mulai hari ini tidak bekerja lagi disini.Jung Hwa kaget,lalu mengatakan kalau semua makanan buat paman ia berikan saja buat Chul Min.
Buat ku?Tanya  Chul Min  ragu.Jung Hwa tersenyum menceritakan jika dirinya selalu datang kesini tiap hari menemani paman menonton TV,juga makan malam.Ia pikir pasti paman merasa bosan dengannya.

Chul Min masih bingung menatap wajah Jung Hwa terutama memperhatikan matanya sambil berkata kalau paman telah mengatakan padanya bahwa dia ingin kembali kekampung halamannya.Jung Hwa merasa malu dan kembali mengambil beberapa makanan yang telah ia berikan pada  Chul Min  lalu meminta maaf dan keluar dari tempat itu.
Chul Min merasa tak tega melihat Jung Hwa yang notabene adalah seorang gadis buta berdiri diluar untuk kembali kerumah sambil menunggu hujan reda.
Chul Min lalu menghampirinya bertanya apakah dia sedang menunggu seseorang ditengah hujan begini?Jung Hwa sama sekali tidak menjawab apapun.
Namun pada detik berikutnya Jung Hwa duduk menemani  Chul Min  untuk nonton,memungkinkan dia pulang setelah hujan reda. Chul Min  lalu mengganti chanel televisinya,Jung Hwa terlihat begitu serius menonton Drama. Chul Min diam-diam memperhatikan raut wajahnya.
Berpikir bisakah seorang yang buta menonton dengan terlihat begitu bahagia?
Jung Hwa seolah menyadari  Chul Min  yang duduk disisinya sedang memperhatikan dirinya,ia menoleh kearah  Chul Min . Chul Min  panik dan segera memalingkan mukanya lalu kembali menatap Jung Hwa.Berpikir benarkah dia seorang gadis buta atau bukan?

Setelah usai menonton dan hujan telah mulai reda,Jung Hwa kemudian berpamitan pulang,dan sebelum pergi ia kembali menawarkan makanan yang telah masuk kedalam tasnya berkata apakah  Chul Min  mau menerimanya meskipun makanan tersebut sudah dingin?
Chul Minlalu mengambilnya.

Setelah larut malam,dan pekerjaan  Chul Min sebagai petugas Loket telah berakhir ia kemudian pulang dengan berjalan kaki menuju rumahnya,sebelum tiba dirumah ia pergi ketelpon umum untuk menelpon seseorang mengatakan kalau ia ingin bertemu dengan seseorang.

Chul Mintiba dirumah,kemudian segera mandi.Ia mencicipi beberapa makanan dari Jung Hwa dan kemudian menghabiskannya karna makanan tersebut enak.Rumah  Chul Min  tidak memiliki ruangan yang cukup luas,sementara malam hari penerangan juga seadanya.Didalam akuarium miliknya, Chul Min  mempunyai kura-kura sebagai hewan peliharaannya.
Pagi hari,Jung Hwa keluar rumah dan bersiap untuk pergi bekerja dengan menggunakan tongkat sebagai penunjuk jalan.
Jung Hwa bekerja disebuah perusahaan yang bergerak dibidang layanan jasa.Tak jarang ia juga mendapatkan konsumen yang kasar cara berbicaranya didalam telpon saat ia mencoba membantu melakukan permintaan konsumennya.Jung Hwa terus berusaha bersikap ramah dan bersemangat membantunya.Salah satu rekan kerja seprofesi Jung Hwa yang duduk disampingnya berkomentar kalau ia tidak akan mau membantunya jika ia terus bicara kasar meminta bantuan padanya.Jung Hwa tersenyum.

Tiba-tiba atasan Jung Hwa datang dari belakang kemudian berkata seseorang harus menyukai pekerjaannya dengan rasa cinta.Ia menaruh tangannya dibahu Jung Hwa dan bertanya apakah pekerjaannya membuat ia merasa lelah?
Jung Hwa kaget namun bersikap tenang mengatakan kalau ia sudah lebih baik dan bisa istirahat dengan tenang.Kepala Team Ma berkata kalau Jung Hwa adalah calon staf terbaik saat ini .Jung Hwa mengiyakan.

Kepala Team Ma terus memijit bahu Jung Hwa lalu kemudian melepaskannya dan pergi.Jung Hwa kemudian bernafas lega.
Dua orang Pelatih Tinju sedang melatih para petinju mereka dengan lebih keras,Pelatih Bang teriak memberi semangat dengan aba-aba latihan darinya yang mengingatkan bahwa mereka harus lebih serius berlatih.Sementara itu Manajer Tinju Olahrga berdiri Choi berdiri memperhatikan petinju mereka.

Pelatih Bang menemukan bahwa seseorang yang mereka kenal tiba-tiba datang menemui mereka,dan berkata pada Manajer Choi untuk melihatnya.
Chul Min meminta maaf atas kesalahan dirinya dimasa lalu.Namun Manajer Choi seakan dingin,kaku dan tak memperhatikan ucapan Chul Min.Pelatih Bang begitu bersemangat akan kehadiran Chul Min didalam agensi mereka,ia mencoba membujuk Manajer Choi untuk menerimanya kembali.
Manajer Choi cuek,Pelatih Bang bertanya apakah karna Chul Min berbuat kesalahan dimasa lalu hingga Manajer Choi tetap tak mau memaafkannya.Manajer Choi Menggerbak meja,ia benar-benar kesal mendengar ucapan ringan seperti itu berkata kalau ia telah membuat kesalahan dimasa lalu dimana mengambil seorang gelandang dan setelah itu menjadikan dirinya seorang juara yang membuat Chul Min bangga atas kesombongannya itu.

Ia lalu berkata jika Chul Min adalah orang yang tidak tahu malu.Pelatih Bang mencoba menghibur Chul Min.
Sebelum mengantar pergi,Pelatih Bang lalu membawa Chul Min untuk diperkenalkan kepada para petinju mengatakan kalau Chul Min adalah Petinju yang 9 tahun bertarung dikejuaraan dunia.Dimana Chul Min mengalahkan para lawannya hanya dengan beberapa ronde.

Pelatih Bang kemudian berkata jika ronde pertama Chul Min menggunakan sikap dan Mimik wajahnya yang terlihat sebagai petarung yang hendak membunuh mati lawannya.Dan Ronde kedua Chul Min bersiap dengan tiga kepalan lalu ronde ketiga dengan lima kepalan.Pelatih Bang terus memuji mengatakan kalau Chul Min adalah seorang yang tegas dalam pertarungan.

Tak tahan dengan pujian Pelatih Bang terhadap Chul Min,Min Tae Sik berkomentar kalau Pertempuranlah yang menentukan siapa yang berhasil dan Chul Min adalah orang yang membawa nama propinsi Fujian menjadi harum.Tae Shik menyapanya berkata kalau ia sudah lama tak berjumpa dengan Chul Min.

Pelatih Bang berkata agar Tae Shik tahu jika Chul Min sudah lama tidak belatih tinju karna memiliki pekerjaan baru,dan ia memang dikenal petarung tanpa tanding meski sekarang telah menjaid orang baik.Dan kemudian berkata pada Chul Min bahwa Tae Sik adalah Petinju yang sering masuk televisi dan berharap dia menjadi seorang bintang.

Chul Min berkomentar kalau ia sudah melihat kompetisi Tae Shik dan menilai lumayan.
Tae Shik marah berkata kalau Chul Min harus sering datang kesini untuk melakukan latihan.(Mengingatkan kalau Tae Shik ingin mengadu kekuatan dirinya dengan Chul Min).

Chul Min tanpa basa-basi berkata kalau ia pamit pergi.Suara Manajer Choi tiba-tiba terdengar berkata kalau ia ingin melihat siapa diantara keduanya mempunyai Nyali,karna Chul Min telah berani menantang Tae Shik.Chul Min meminta maaf pada Manajer Choi atas sikapnya.

Manajer Choi teriak marah dan kemudian menamparnya bertanya siapa yang mengizinkan dia kembali kesini sebagai seorang Petarung?dan berkata kalau Chul Min harus dibiarkan pergi.
Malam itu Chul Min kembali bekerja sebagai Petugas Loket Parkir,Jung Hwa duduk disampingnya sambil menonton drama.Ia berpikir jika Chul Min pasti habis berolahraga dan bertanya apakah Chul Min sudah berganti pakaian.

Chul Min berkata kalau ia masih berpakaian yang tadi.Ternyata Jung Hwa tidak sama sekali bertanya tentang pakaian yang dikenakan Chul Min melainkan pemain Drama yang sedang ditontonnya,bertanya dia sedang memakai apa?dan antingan apa yang sedang ia pakai?.

Lalu Jung Hwa meminta Chul Min untuk sedikit membukakan jendela ruangannya berkata kalau ia mencium bau sesuatu,Chul Min merasa tidak percaya diri dan mengira jika itu bau dari kaus kakinya.Perlahan ia memasukan kembali kakinya kedalam sepatu.
Seusai menonton Drama Jung Hwa lalu berdiri diluar.Chul Min pergi mencuci kakinya kemudian keluar mengembalikan kotak makanan milik Jung Hwa yang telah ia isi dengan beberapa buah pir.

Jung Hwa tanya apakah enak?Chul Min mengatakan lumayan cukup untuk membuat perutnya menjadi kenyang.Ia kemudian memperkenalkan dirinya pada Chul Min meminta agar mereka tidak saling berucap hey atau apapun.Chul Min menyalaminya,Jung Hwa lalu berkomentar jika tangan Chul Min sangat kasar dan bertanya ia bekerja dimana?
Chul Min segera menarik tangannya kembali dan hanya diam.
Dirumah Jung Hwa duduk sambil memikirkan sesuatu tanpa menyadari jika selang air miliknya mengalir kelantai dan membasahi lantai.Jung Hwa baru menyadari air tersebut telah memenuhi ruangan ketika kakinya merasakan basah,ia mencoba berdiri namun terjatuh.
Chul Min duduk diruangannya,sambil mencoba mencari bau yang dipertanyakan Jung Hwa dan melihat sepatu barunya ,ia kemudian menutup matanya seolah melihat wajah Jung Hwa berjalan kearahnya.

Jung Hwa duduk disebelahnya bertanya apakah Chul Min baru membeli sepatu?karna bau sepatu Chul Min adalah sepatu baru.Chul Min berkata kalau ia baru membeli sepatunya kemarin dan mengingatkan kalau drama yang hendak ditonton Jung Hwa baru saja mulai dan ia permisi untuk kebelakang sebentar.

Jung Hwa dan Chul Min lalu duduk menonton Drama.Jung Hwa mendiskusikan drama tersebut berkata kalau kenapa ia tidak mau pergi?dan tangisan pemain yang berada didalam televisi seolah seperti paman yang menangis.Chul Min masih bingung dengan apa yang diucapkan Jung Hwa,ia terus bengong bolak balik menatap Jung Hwa dan televisi.
Jung Hwa berkata kalau aktornya sedang merasa tertekan.Jung Hwa berkata kalau ia benar-benar tampan.Chul Min berpikir begitu karna bukankah karna aktor tersebut tampan bisa jadi pemain.

Jung Hwa bilang bukan aktor itu maksudnya tapi Chul Min,meskipun ia tidak bisa melihat tapi dia bisa melihat dengan mendengar.Chul Min merasa grogi dengan malu-malu berkata kalau orang lain memang sering berkata tampan padanya.
Setelah Drama usai,seperti biasa Jung Hwa berjalan pulang.tiba-tiba mobil parkir yang baru saja lewat bergerak dengan kecepatan tinggi menyenggol Jung Hwa hingga tanpa sadar dirinya menabrak beberapa minuman yang berada didekatnya.

Melihat hal itu Chul Min segera berlari membantunya berkata kalau Jung Hwa jangan menyentuhnya karna itu pecahan botol.Ia lalu mencoba membantu Jung Hwa berdiri.Chul Min bertanya apakah dia baik-baik saja?namun Jung Hwa merasakan kakinya sedikit sakit.Chul Min mencoba membantu memijitnya.Seorang kakek datang melihat barang jualan miliknya dan bertanya siapa yang telah membuat botol-botol minuman miliknya pecah.

Jung Hwa segera meminta maaf berkata kalau ia akan mengganti semuanya.Kakek tersebut heran dengan Jung Hwa seorang gadis buta yang datang kesini malam-malam dan bertanya kenapa ia pergi keluar rumah?

Chul Min segera memberikan kakek tersebut uang dan memintanya menggantikan dia selama 2 Jam bekerja karna harus membawa Jung Hwa kerumah sakit.Kakek tersebut sangat senang dengan uang yang ia terima lalu menyetujuinya.

Setelah membawa Jung Hwa kerumah sakit untuk mengobati luka pada kakinya keduanya lalu naik bis dan mengantar Jung Hwa kerumah.Dalam perjalanan kerumah Jung Hwa meminta istirahat sejenak.Lalu Chul Min menawarkan bantuan untuk menggendongnya.

Jung Hwa berpikir jika Chul Min tidak bisa,Chul Min berkata tidak apa-apa lalu memberikan bahunya pada Jung Hwa.Jung Hwa berpikir jika Chul Min tidak akan bisa dan bertanya apakah Chul Min yakin sanggup akan menggendong dia?

Kemudian Chul Min berjalan sambil membawa Jung Hwa.Ia tampak mulai kelelahan dan berhenti sejenak bertanya arah manakah setelah mereka berada dipersimpangan?
Ya,Chul Min baru menyadari ucapan Jung Hwa berkata kalau ia tidak akan sanggup untuk mengendongnya,karna jalan menuju pintu masuk Jung Hwa adalah beberapa anak tangga yang panjang.Satu persatu anak tangga mulai dinaiki Chul Min sambil menggendong Jung Hwa berkata kalau jalan ini benar-benar menakutkan dan meminta Jung Hwa berpegangan erat agar tidak terjatuh.

Jung Hwa tersenyum lalu berkata kalau Chul Min juga harus berhati-hati ketika menaiki tangga diatas karna ada seorang anak laki-laki yang berada disana.
Chul Min kemudian melewati seorang anak laki-laki kecil,dan diam-diam anak laki-laki tersebut menusuk pantat Chul Min dengan sebuah kayu.Chul Min mengaduh kesakitan bertanya siapakah dia?
Anak kecil tersebut berkata kalau ia akan mengejar Chul Min sambil menusuk pantatnya,Jung Hwa tertawa.
Sesampainya didepan pintu Chul Min menurunkan Jung Hwa.Ia tahu jika Chul Min pasti merasa lelah,ia pikir meskipun pria tersebut kuat dan besar ia tentu belum mampu naik membawanya sampai keatas seperti ini.

Chul Min berkata bukan,tapi ia ingin mengambil nafas dulu sebelum sampai.Jung Hwa meminta maaf lalu berkata kalau Chul Min memiliki waktu ia ingin meminta bantuan darinya.
Chul Min kaget bertanya apa dengan nafas ngos-ngosan.

Dan alhasil,Chul Min harus mencari lubang lantai rumah yang tertutup oleh beberapa jenis kain yang membuat genangan air tidak bisa keluar.Dan ternyata itu sebuah celana dalam Jung Hwa .tanpa ragu dan malu Jung Hwa bertanya motif apa yang ia temukan?Namun ia segera meminta memberikannya berkata kalau itu hadiah dari temannya.

Ia kemudian bertanya pada Chul Min musik apa yang ia suka? Chul Min menjawab kalau ia suka dengan lagu-lagu baru yang ia dengar diradio.Jung Hwa lalu memberikan tiket konser untuk nonton bersama dia dan mengajak teman-temannya sebagai hadiah buat Chul Min yang telah membantunya.

Chul Min menolak berkata kalau ia kurang suka mendengar musik,dan ia tidak pernah nonton bersama teman-temannya.Mendengar itu Jung Hwa lalu menawarkan diri untuk menemani Chul Min menonton konser musik.
Setelah Chul Min pergi.Jung Hwa duduk dikursinya sambil tersenyum memikirkan sesuatu.
Pagi itu,ia pergi kesalon untuk merapikan rambutnya.Yum Hye Ran si pemilik salon kemudian mendekatinya berkata kalau rambut Jung Hwa cepat sekali tumbuh dan menginginkan model rambut seperti apa kali ini?
Jung Hwa berkata kalau ia ingin rambutnya sedikit keriting.Yum Hye Ran menolak berpikir jika itu bukankah model lama,dan menyimpulkan apakah Jung Hwa ingin janjian dengan seseorang?
Jung Hwa tersenyum malu mengatakan tidak.
Dan rambut Jung Hwa pun ditatan oleh salon Yum menjadi rambut bergelombang,ia kembali kerumahnya dan mencoba merias wajahnya sendiri.
Setelah semuanya siap,Jung Hwa tak lupa memberi wewangian segar pada dirinya dengan menyemprotkan minyak.Chul Min ternyata sudah berdiri diluar menantinya.
Chul Min menoleh kebelakang,Jung Hwa menyapanya meminta maaf kalau ia sedikit agak lama.Chul Min tersenyum melihat sesuatu yang beda pada Jung Hwa.
Ya,Chul Min sedikit kikuk dengan perubahan Jung Hwa yang terlihat begitu cantik.
Keduanya lalu pergi menonton konser musik,terlihat Jung Hwa begitu menikmati aluna suara yang dinyanyikan penyanyinya.Tetapi tidak bagi Chul Min.Ia diam-diam memperhatikan Jung Hwa.
Namun seolah larut dengan Jung Hwa yang begitu menikmati musik,ia pun tersenyum.Tak berapa lama Jung Hwa bertanya pada Chul Min seperti apa wajah penyanyi itu?dan kemudian Chul Min menceritakannya.

seusai menonton Chul Min mengajak Jung Hwa untuk makan,Jung Hwa berkata kalau ia tahu dimana tempat yang bagus dimana ia sering pergi bersama keluarganya.Meskipun ia sendiri tidak bisa memastikan tempat tersebut masih ada atau tidak.
Jung Hwa begitu bersemangat mengambil makanannya dengan sumpit,namun makanannya terlepas tiba-tiba,lalu mencoba mengambil tisue,melihat hal itu Chul Min simpati padanya dan membantunya.
Jung Hwa kemudian bercerita pada Chul Min,andai ia ketika itu lebih berhati-hati pasti hal itu tidak akan terjadi.Dimana ingatan itu setiap kali ia mengingatnya ia semakin sedih.Ia sendiri masih berharap andai ayahnya masih hidup.Lalu Jung Hwa bertanya apa yang dilakukan Chul Min selain bekerja diparkiran?

Chul Min berkata kalau ia setelah bangun pagi mengantarkan galon-galon air tiap kantor.Jung Hwa menyimpulkan itu artinya Chul Min tidak berusia muda lagi bukan?ia berkata kalau dirinya juga sama seperti chul Min tapi ia bisa melaluinya dengan baik.

Chul Min mengeluh berkata kalau andai dirinya bisa sama seperti yang lain.Namun ucapannya terhenti tatkala bertanya kenapa Jung Hwa menanyakan hal itu padanya?

Jung Hwa berkata sepertinya Chul Min salah paham pada dirinya,dan bertanya kenapa ia berbohong padanya?Bukankah ia mengenal siapa dirinya seorang gadis buta dan bagaimana pendapat Chul Min?

Chul Min berkata kalau ia tidak mau tahu hal itu dan tidak perlu Jung Hwa bertanya hal itu padanya setiap hari,karna ia sendiri tidak ingin tahu apapun serta tak perlu bercerita apapun yang ia alami setiap hari padanya.

Jung Hwa terdiam,ia benar-benar sedih akan hal itu,namun meyakinkan dirinya tersenyum berkata kalau ia ingat kalau dirinya tidak pernah bercerita apapun tentang nya.
Sesampainya dirumah,Jung Hwa berkata ia minta maaf karna telah membuang waktu Chul Min,Chul Min menyadari sikapnya terlalu berlebihan.Ia kemudian membuka diri mengatakan kalau dirinya kini berumur 30 Tahun dimana ia adalah seorang mantan petinju dimasa mudanya dulu.

Dengan sedih Chul Min mengakui bahwa dirinya benar-benar buruk.Dan sekarang hidupnya kini tidak menentu.Chul Min berkata pada Jung Hwa kalau Jung Hwa masih terlalu muda,hal itulah membuatnya tidak mampu berbicara apapun padanya.
Jung Hwa mendengar hal itu merasa prihatin.Namun ia tidak berbicara apapun lalu berkata ia akan masuk kedalam rumahnya.
Paginya Jung Hwa kembali bekerja,namun ia merasa lelah memungkinkan hal itu karena ia menonton konser dan pulang begitu larut.Terdengar suara panggilan dari atasannya Kepala Team Ma meminta Jung Hwa datang keruangannya.
Setibanya diruangan Kepala Team Ma memberikan kado untuk Jung Hwa berkata kalau ia lupa kalau dua minggu yang lalu Jung Hwa berulang tahun dan meminta maaf.Jung Hwa berkata tidak apa-apa.Namun perlahan tangan Kepala Team Ma mendekatkan Jung Hwa kesisinya berkata kalau ia ingin mengajak Jung Hwa untuk makan malam bersama besok.
Jung Hwa segera berdiri untuk menghindari sikap Kepala Team Ma berkata kalau ia masih ada pekerjaan lain dan permisi.
Hari itu setelah pulang bekerja,Jung Hwa hanya melewati tempat kerja Chul Min tanpa mampir.
Chul Min melihat Jung Hwa berjalan masuk kesebuah taksi,dan diam-diam ia mengikuti Jung Hwa hingga tiba dirumahnya.
Chul Min menyadari jika hal itu adalah reaksi Jung Hwa setelah mengetahui dirinya ,ia terdiam memikirkan kehidupannya.
Pelatih Bang mencoba mempertemukan Chul Min dengan Manajer Choi.Namun keduanya hanya terdiam tanpa bicara.Pelatih Bang membuka suaranya berkata kalau suasana disini benar-benar panas dan meminta keduanya mencoba saling bicara.
Pelatih Bang meminta Chul Min untuk kembali menjadi Petinju dan tidak mengulangi kesalahan dimasa lalu.Chul Min merunduk meminta maaf.

Manajer Choi mulai bicara dan bertanya apa alasan Chul Min ingin kembali menjadi seorang Petinju?Pelatih Bang mencoba Chul Min menjawabnya berkata kalau dia mungkin bukanlah orang yang penting baginya tapi ia masih berharap banyak dengan kemampuan yang dimiliki Chul Min.

Chul Min tetap diam tanpa mau menjelaskan kenapa alasan ia kembali,melihat sikap Chul Min.Manajer Choi hendak beranjak pergi.Chul Min lalu bicara berkata kalau dirinya selama 4 Tahun yang lalu dipenjara berkata kalau ia telah mengalah untuk masa depannya.Dimana dengan kedua tangannya ia telah membunuh seseorang.
Lalu sebuah scene dimasa lalu dimana pada suatu malam Chul Min sedang menantikan kedatangan seseorang.Ia berkata untuk dirinya bahwa ia akan mengalah untuk masa depan demi membunuh seorang Park Chang Soo.

Namun saat Chang Soo mencoba melarikan diri dari Chul Min,ia tidak bisa mengelak lagi.Chul Min beberapa kali melayangkan tinjunya pada Chang Soo.Chang Soo menangis mengingat semua kesalahan yang telah ia lakukan berkata kalau dirinya mencoba bertahan hidup tapi semuanya tidak berhasil dimana keluarganya hancur serta istrinya minggat dari rumah.
Ia lalu membuang beberapa koin uang pada Chul Min berkata dengan sedih bahwa karna uang itu ia mencoba bertahan hidup.
Chul Min berkata kalau ia tidak peduli,meskipun ia mulai merasa prihatin.Well,tiba-tiba terdengar suara teriakan bertanya siapa itu.Chul Min kaget menyadari bahwa ada orang yang melihat apa yang sedang ia lakukan.
Chang Soo kemudian dibawa kesebuah rumah sakit oleh Chul Min,ia sendiri terdiam tanpa bicara.
Suster Joana mencoba membuat Chul Min tersenyum berkata kalau ia terlihat tampan jika tersenyum.Chul Min tersenyum mendengarnya.Suster Joana mengingatkan agar Chul Min selalu hidup tersenyum seperti itu.

Lalu Suster Joanna memberikan sebuah hadiah pada Chul Min mengatakan kalau itu hadiah dari seorang gadis buta dan mengira jika itu kekasih Chul Min.
Jung Hwa baru saja tiba dirumahnya,saat ia membuka pintu ia mendengar suara langkah kaki seseorang yang berjalan dibelakangnya,ia bertanya siapa itu?Kepala Team Ma ternyata mengikutinya bertanya apakah seorang gadis manis tinggal disini?

Jung Hwa bertanya apakah itu bosnya?Kepala Team Ma mengiyakan berkata kalau Jung Hwa selalu menolak tiap ajakannya ia lalu mencoba masuk kedalam berkata kalau ia meminta Jung Hwa menyediakan teh untuknya.Jung Hwa setengah takut menolak Bosnya yang masuk secara spontan kedalam.
Jung Hwa menyediakan Jus Jeruk untuk Kepala Team Ma berkata kalau ia tidak bisa menghidupkan kompor dan meminta maaf mengganti teh dengan jus.Kepala Team Ma ternyata datang membawa sebotol soju bertanya apakah Jung Hwa tidak takut tinggal dirumah seperti itu sendirian.Ia merasa kasihan dengan Jung Hwa yang mengalami kecelakaan ketika kuliah yang menyebabkan matanya menjadi buta.

Jung Hwa segera meminta maaf berkata kalau bosnya harus pergi sekarang.dan mengingatkan apakah istrinya tahu jika Kepala Ma datang kesini.Kepala Ma tersenyum,lalu ia tanpa sengaja melihat hadiah yang ia berikan pada Jung Hwa tergeletak dibawah kursi.Ia lalu mengambilnya dan berkata sedih bahwa Jung Hwa juga tidak mau membukanya dan berpikir Jung Hwa tidak menyukainya.
Ia mengingatkan pada Jung Hwa kalau dirinya telah bercerai karna istrinya orang yang payah.Kado yang berisi kalung tersebut kemudian dicoba oleh Kepala Ma untuk dipasangkan keleher Jung Hwa.Berkata kalau itu sangat cantik sekali dan pas untuk Jung Hwa.

Kepala Ma semakin mendekat dan seperti hendak mecium Jung Hwa.Jung Hwa lalu mendorong Kepala Ma hingga jauh darinya.
Kepala Ma mengaduh kesakitan dan melihat sebuah luka pada wajahnya.Jung Hwa panik,ia benar-benar takut.Kepala Ma menampar pipi Jung Hwa.Kepala Ma melemparkan gelas berkata kalau ia menyukai Jung Hwa dan ingin melakukan sesuatu padanya.

Ia berkata kalau kecantikan Jung Hwa lah membuatnya semakin gila,Kepala Ma mendekat dan terus mendekati Jung Hwa.Jung Hwa mengambil sesuatu yang mengingatkan dirinya pada Ibu untuk membantunya lepas dari Kepala Ma.

Kepala Ma menamparnya membuat Jung Hwa spontan jatuh kelantai.Kepala Ma berkata kalau ia ingin memperkosa Jung Hwa jika terus berperilaku seperti itu.
Terdengar suara Chul Min yang datang tiba-tiba bertanya siapa itu?Lalu tanpa ampun Chul Min memukului Kepala Ma.Perlahan seolah bayangan pada mata Jung Hwa mulai terlihat meskipun masih kabur.

Kepala Ma terlempar jauh mendekati Jung Hwa,Jung Hwa syok teriak meminta jangan pernah menyentuhnya.Kepala Ma ketakutan,karna Chul Min begitu kuat.Ia berkata kalau dia tidak melakukan apapun terhadap Jung Hwa.Ia datang kerumahnya hanya sekedar minum teh saja.Wajah Kepala Team Ma benar-benar babak belur,darah keluar dari hidungnya.Dan seakan hendak membunuhnya Chul Min bersiap melayangkan tinjunya.

Jung Hwa teriak meminta Chul Min berhenti melakukan hal itu.Chul Min lalu memperingatkan pada Kepala Ma untuk menatap wajahnya mengatakan kalau ia berbuat seperti itu maka dirinya akan membunuh Kepala Team Ma.
Kepala Ma kemudian pergi.Chul Min berjalan mendekatinya bertanya apakah dia baik-baik saja?
Jung Hwa bertanya-tanya pada dirinya apakah dia harus menolak hal itu?dan bertanya kenapa Chul Min selalu menghindar darinya,bukankah dia harus bertanggung jawab akan hal itu,karna ia masih ingin hidup.
Ia benar-benar takut setelah apa yang dilakukan oleh Chul Min pada Kepala Ma,ia takut jika Kepala Ma kembali berbuat jahat padanya.

Chul Min meyakinkan pada Jung Hwa bahwa ia berjanji untuk menjaganya.Jung Hwa berkata kalau tanggung jawab saja itu tidak cukup karna ia butuh pekerjaan atau setiap saat Kepala ma akan memperdayainya.

Jung Hwa sedih ia masih ingin hidup lama,karna Chul Min menganggap dirinya sebagai orang lain dan apakah ia mau membantunya ketika mendapat masalah?Chul Min berjanji akan membantunya.Jung Hwa lalu meminta Chul Min pergi membiarkan dirinya saat ini sendiri.

Chul Min lalu keluar dan meninggalkan hadiah pemberian Jung Hwa untuknya.Setelah Chul min pergi Jung Hwa menangis mengingat ketidakberdayaan dirinya akan hidup.

Chul Min benar-benar galau memikirkan Jung Hwa.Sedangkan Jung Hwa terdiam dikamar mandi sambil memainkan senter pada matanya.
Pagi itu Jung Hwa berjalan dengan menggunakan kacamata hitam sebagai penutup wajahnya yang terluka,tanpa ia sadari diam-diam Chul Min berjalan mengikutinya dari belakang.Chul Min menatap seekor anak anjing yang berada didalam sangkar disebuah toko peliharaan anjing.
Tak lama kemudian Jung Hwa kemudian berjalan menyebrangi jalan,Chul Min tetap saja mengikutinya.Memastikan apakah Jung Hwa baik-baik saja.
Malam itu,Jung Hwa datang menemui Chul Min ditempat kerjanya.Chul Min berkata kalau Jung Hwa sudah lama tidak mampir kesini.Jung Hwa berkata kalau ia baru saja mengundurkan diri dari pekerjaannya,ia benar-benar tidak bisa menerima perlakuan Kepala Team Ma padanya.

Ia lalu menawarkan pada Chul Min untuk pergi jalan-jalan bersamanya minggu depan.Chul Min diam terus memperhatikan wajah Jung Hwa.(Ia tahu kalau Jung Hwa benar-benar terpuruk karna kehilangan pekerjaan).
Jung Hwa bertanya kenapa ia diam?apakah Chul Min lupa padanya?Ia berkata kalau pun cuacanya bagus maka ia akan pergi.Chul Min menyetujuinya.
Pagi itu,ketika waktunya Chul Min akan berjalan bersama Jung Hwa untuk menemaninya jalan-jalan.Chul Min membawakan seekor anak anjing untuknya berkata bukankah Jung Hwa selalu sendirian tiap hari.
Chul Min meminta Jung Hwa membesarkan anak anjing tersebut hingga besar agar ia bisa membantu menuntun Jung Hwa kemanapun.Jung Hwa mengambilnya dan tersenyum mendengar kalau itu adalah anjing penuntun.
Jung Hwa benar-benar menyukainya dan bertanya siapa nama anak anjing ini.Chul Min hanya memberikan namanya sebagai anjing penjaga rumah.
Lalu keduanya pun pergi kesuatu tempat.
Setibanya disana,Chul Min mengatakan kalau dulunya ia dilahirkan ditempat itu,dimana teman-temannya selalu datang kesini untuk menangkap ikan,berenang,namun tiba-tiba tempat itu banjir dan menghanyutkan semuanya.
Dan ketika Chul Min kembali kesini,ia tidak melihat apapun karna semuanya telah hilang.

Jung Hwa meminta Chul Min mencarikan batu kerikil untuknya,lalu mereka berdua bersama sama mencarinya.Jung Hwa berkata kalau rasa yang dirasakan Chul Min itu masih ada ditempat ini,dan ia meminta Chul Min berpikir pada kerikil untuk satu sisi yang berbeda dimana ia bisa melepaskan kerinduannya pada seseorang.

Jung Hwa menggenggam tangan Chul Min yang memegang kerikil tersebut.Chul Min menatapnya dan kemudian bersama-sama menggenggam erat tangan Jung Hwa dan tersenyum.
Pelatih Bang menerima kedatangan Chul Min dimana kali ini ia datang untuk kembali menjadi seorang petinju karna membutuhkan uang.Dan Chul Min diam yang mengartikan bahwa hal itu benar.

Dan mulailah Chul Min kembali menjadi seorang petinju,ia berlatih setiap hari dimana selalu menyempatkan diri bertemu dengan Jung Hwa.
Kali ini ada sebuah harapan dimasa depan dimana Chul Min berpikir meraih masa depan itu bersama Jung Hwa.
Hari-harinya terus berlatih untuk menjadi seorang Petinju yang tak terkalahkan.
Dimana Jung Hwa setia menunggu kedatangannya.Chul Min juga masih bekerja serabutan dimana tiap harinya mengantarkan galon-galon kekantor.Lalu setelah itu kembali berlatih.

Pagi itu,Chul Min begitu bersemangat memperbaiki sebagian isi rumah Jung Hwa yang mulai rusak,ia lalu memperlihatkan hal itu pada jung Hwa.
Lalu Chul Min membawa Jung Hwa ketempat tidurnya berkata kalau ia bisa menaruh apapun disitu sekarang dan cahaya matahari sudah bisa masuk dengan baik.
Jung Hwa mencoba merasakan itu semua,dan kemudian mendekatkan tangannya pada wajah Chul Min.
Chul Min bertanya untuk apa?Jung Hwa berkata kalau ia ingin melihat wajah Chul Min dengan merasakannya,berkata kalau ia mulai bisa membayangkan wajah Chul Min.
Chul Min memalingkan wajahnya.Jung Hwa berkata kalau ia melihat Chul Min menatap wajahnya.Chul Min mengiyakan.Jung Hwa tersenyum berkata kalau ia tahu Chul Min berbohong padanya.
Dan keduanya pun semakin dekat,Chul Min perlahan mencium Jung Hwa.Dan Jung Hwa balik membalasnya.
Hari itu,Pertandingan Chul Min berlangsung beberapa lawan dengan mudah ia kalahkan.Pelatih Bang dan Manajer Choi begitu semangat melihatnya.

Dan beberapa kali ia dengan mudah mengalahkan lawannya.
Kini keduanya hidup bersama,meskipun jelas mereka belum menikah.Jung Hwa terlihat begitu senang mempragakan tarian,dan Chul Min bergantian melakukan hal itu.

Dan hari-hari pun berganti dengan kebahagiaan dua sejoli ini.
Pada malam itu,Jung Hwa memeluk Chul Min berkata kalau ia sekarang tidak menyukai hujan lagi.Chul Min bertanya kenapa?Jung Hwa berkata tidak ada.
Ia lalu meminta Chul Min membalikan badannya dan memijitnya,Jung Hwa sama sekali belum pernah melakukannya,ia hanya mencoba mengikuti panduan buku tersebut.Diatas meja,Chul Min melihat sebuah buku dan bertanya apa itu?Jung Hwa mengatakan kalau itu panduan belajar boiler dan meminta Chul Min berhenti menjadi seorang petinju karna ia tidak ingin melihat wajah Chul Min selalu bengkak setiap hari.
Chul Min berkata kalau ia akan bekerja seperti itu untuk sementara saja setelah memiliki uang ia ingin membuka toko kecil-kecilan sebuah toko makanan atau toko vas bunga.

Jung Hwa memeluknya dan keduanya pun melakukan hubungan.^_^well,aku nggak bisa ceritain...Disini Han Hyo Joo terlalu berani deh.

~~~Bersambung Part 2 End ya~~~

5 komentar:

  1. sya, minta link donlotnya yg udah sama subtitle englishnya punya ga? terima kasih :)

    BalasHapus
  2. admin bleh gak klo sinop'a sya post di fp sya? sya psti cntumin almat blog ini di bag credit. mhon diblas. ditunggu ya. sblumnya trimakasih.

    BalasHapus
  3. min part 2 nya mana??ditunggu yaa penasaran bgt endingnya.. :)

    BalasHapus
  4. min part 2 nya mana??ditunggu yaa penasaran bgt endingnya.. :)

    BalasHapus
  5. Wah min, saya udah nonton nih. Super sedih... Bener-bener bikin mata ga bisa dikontrol, air mata ngucur terus kayak air terjun (kalo saya sih) =''')

    Awalnya indah, tengahnya nyesek, akhirnya....
    Wajib tonton, five stars dari saya =)
    Thx

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.