1.06.2012

Sinopsis The Moon that Embraces The Sun Episode 2 Part 2


Sinopsis The Moon that Embraces The Sun Episode 2 Part 2
Hwon dan Yeom duduk bersama dipaviliun sambil minum teh.Hwon bertanya bagaimana Yeom berhasil memberi pertanyaan yang benar hingga ia bersedia memberikan posisi tersebut pada Yeom.Yeom mengatakan jika keberanian itu ia dapatkan dari adik perempuannya,yang mendorong Yeom menggunakan ketulusan dan mendapatkan kepercayaan dari Putra Mahkota dalam jangka panjang.Hwon terkesan dengan keberanian adik Yeom dan terkejut mendengar jika adiknya baru berumur 13 Tahun.

Hwon meminta pada Kasim Hyun Sung untuk memberikan Yeom beberapa makanan ringan agar dibawa pulang dan memberikannya pada adik perempuannya itu.
Dalam perjalanan kembali kebiliknya,Hwon bertanya pada Kasim Hyun Sung tentang bagaimana seorang gadis berusia 13 Tahun bisa mengatakan sesuatu yang cerdas dan berani. Kasim Hyun mengatakan jika adik Yeom pasti masih sangat muda dan kemungkinan hal itu adalah Jawaban Yeom juga karna Yeom lulus ujian sebagai sarjana teratas.

Hal ini tiba-tiba terpikir oleh Hwon tentang pertemuannya dengan Yeon Woo saat upacara kelulusan sarjana tersebut yang mengatakan kepadanya bahwa Yeon Woo datang kesana karna ingin menemui kakaknya yang lulus sebagai sarjana tingkat atas.Senyum Hwon mengembang dan terpikir olehnya bahwa ia akan kembali bertemu dengan Yeon Woo.
Malam itu Yeom memberikan hadiah dari Hwon untuk Yeon Woo .Ia menggunakan istilah bahwa oleh-oleh ini sebagai hadiah yang telah menjadikan dirinya sebagai guru baru untuk Hwon.Yeon Woo pikir jika hadiah itu ditujukan pada Yeom.
Tapi Yeom menjelaskan jika Hwon memberikan makanan ringan itu sebagai hadiah untuk Yeon Woo sebagai orang pertama yang telah memberikan Yeom keberanian untuk menentang dia.Yeon Woo tersipu malu dan tergagap-gagap saat memikirkan bahwa Putra Mahkota mungkin tahu bahwa orang itu adalah dirinya.
Yeon Woo keluar sambil membawa kotakmakanan ringan tersebut yang berisi gula-gula,dia duduk didepan halaman.

Ketika ia menatap ke atas melihat bulan,tiba-tiba bunga sakura berjatuhan tepat disekelilingnya,mengingatkan hal itu pada pertemuan pertamanya dengan Hwon.
Dia tiba-tiba membayangkan dirinya berbicara dengan Hwon,yang bertanya pada Yeon Woo apakah dialah orang yang memecahkan teka-tekinya.Yeon Woo bertanya apakah Hwon benar-benar seorang Putra Mahkota.Hwon balik bertanya apa yang dipikirkan.Yeon Woo berharap Hwon bukanlah Putra Mahkota.

Hwon tersenyum mengatakan pada Yeon Woo untuk makan salah satu gula-gula yang ia berikan.Yeon Woo kemudian menggigit gula-gula tersebut dan mengatakan pada Hwon bahwa makanan tersebut lezat.Yeon Woo bertanya padanya apakah Hwon memaafkan dia dengan memberikan makanan tersebut?Atau dia hanya sedang mengejeknya lagi.Hwon tersenyum manis dan Yeon Woo terdiam terus menatapnya setelah Hwon keluar dari lamunannya.Yeon Woo menggengam 3helai kelopak bunga sakura yang jatuh ditangannya.
Menteri Yoon Dae Hyung mengadakan pertemuan dengan rekan-rekan sesama pejabatnya sambil minum-minum.Mereka mengeluh khawatir akan kekuatan baru yang didapatkan oleh Menteri Heo (Ayah Yeom),mengingat perkembangan baru dimana dia mendapatkan kekuatan dari Putranya Yeom sebagai tanda ia mendapatkan kepercayaan dari raja.

Dan tentunya hal itu akan membatasi mereka melakukan apapun.Dae Hyung menenangkan mereka merasa bahwa ia tidak terancam akan hal itu mengatakan jika mereka kalah pada satu posisi maka mereka bisa memenangkan pada posisi lainnya.Dan mereka tidak perlu buru-buru bersikap apapun.

Dae Hyung berjalan pulang dengan kaki terseok-seok karna mabuk,sesampainya didepan rumah istri dan Putrinya Bo Kyung menyambut kepulangan Dae Hyung.
Dae Hyung bertanya pada putrinya Bo Kyung,apakah dia menginginkan masuk keistana,Bo Kyung balik bertanya benarkah?Dae Hyung mengatakan pada Bo Kyung dia bisa tinggal disana jika Bo Kyung mau,dan hal itu dengan mudah ia membuat hal itu terjadi.(Tentu saja bukankah Dae Hyung adalah keponakan Ratu dan sekaligus kaki tangannya,dan hal itu dengan mudah terjadi dimana ia mempunyai kekuatan dari Ratu.)

Dia kemudian menyebut dirinya sebagai bapak mertua dari Putra Mahkota,yang berarti dia menginginkan putrinya Bo Kyung menjadi Ratu berikutnya.



Keesokan paginya,Seol menyertai Yeon Woo pergi ketoko kertas,dimana dia ingin membeli kertas mahal untuk menulis surat permintaan maaf.Seol bertanya-tanya untuk apa kertas mahal tersebut,Yeon Wo mengatakan kalau kertas tersebut akan digunakan untuk menulis surat permintaan maaf.
Seol melongo bukankah Yeon Woo seharusnya meminta maaf secara pribadi.Dan bertanya-tanya kenapa Yeon Woo tidak bisa melakukan hal itu?Yeon Woo menjawab jika hal itu tidak mudah untul dilakukan,dan surat tersebut untuk orang penting.Seol mencemooh,orang penting siapa itu?Apakah itu untuk Ratunya?Yeon Woo mengatakan hal itu tidak bisa dilakukan secara langsung karna ia takut Yeom berada dalam kesulitan.
Seol mendengar suara pandai besi yang sedang bekerja menempa pedang,tang ting tung...dan beralasan pada Yeon Woo bahwa ia ingin keluar sebentar.Seol berlari dengan semangat pergi kearah pandai besi tersebut.Yang Myung tiba-tiba sudah berada ditoko kertas tersebut dan berjalan kearah Yeon Woo,ia bertanya pada Yeon Woo .Apakah Yeon Woo telah melakukan sesuatu yang salah.Yeon Woo kaget atas kedatangan Yang Myung.
Sementara itu Seol yang begitu bersemangat berlari menuju tempat pandai besi tanpa sengaja menabrak Bo Kyung yang sedang berjalan bersama pelayannya.
Pelayan Bo Kyung membantu Bo Kyung berdiri yang mengaduh kesakitan,Seol Segera meminta maaf serta berniat membersihkan hanbook Bo Kyung,segera pelayan wanita Bo Kyung berkata jika tuannya tidak apa-apa serta memarahi Seol berkata jangan menyentuh dengan tangan kotormu dan Bo Kyung terlihat kesal meskipun Bo Kyung berpura-pura bermurah hati dengan permintaan maaf Seol dan membiarkan Seol pergi.
Bo Kyung dan pelayannya lalu mampir pada penjual gelang (aksesoris).Tiba-tiba Pelayan Bo Kyung menyadari bahwa ia kehilangan dompetnya,dan ia mengambil kesimpulan bahwa Seol adalah pencurinya.Pelayan Bo Kyung kemudian pergi mengejar Seol .

Bo Kyung masih ditempat penjual aksesoris dan menemukan bahwa Dompet pelayannya jatuh ketanah dimana pelayannya tanpa sadar menjatuhkannya ditempat ia berdiri.Bo Kyung lalu mengambilnya dan berpikir sesuatu.Ia lalu tersenyum penuh arti.

Seol menyaksikan pandai besi menempa pedangnya ditempat kerjanya,dengan mata terbelalak kagum.Seol bertanya padanya apakah pandai besi tersebut membuat setiap pedang Para Prajurit.
Dan Pelayan Bo Kyung menemukan Seol dan langsung menamparnya,menuntut agar seol mengembalikan Dompetnya segera.
Seol menangis mengatakan bahwa ia sama sekali tidak mengambil dompet apapun darinya.
Bo Kyung tiba disana dan memanggil pelayannya mengatakan kalau mereka sedang ditempat umum,Seol segera berlutut didepan Bo Kyung memohon kasihan pada Bo Kyung bahwa ia sama sekali tidak mencuri dompet tersebut.
Bo Kyung berbisik meminta pada Seol untuk membuktikan hal itu dengan tersenyum penuh arti. 
 
Kembali ketoko kertas,Yang Myung menggodanya tentang kertas surat yang cocok yang ia ingin berikan pada Raja.
Yang Myung menunjukan pad Yeon Woo agar tidak membeli kertas motif bunga untuk surat permintaan maaf.Yang Myung bertanya-tanya apakah surat tersebut diperuntukan pada Raja atau mungkin Putra Mahkota?
Yeon Woo membentaknya mengatakan jika surat tersebut bukan untuk raja,sehingga Yang Myung menggodanya kembali bahwa Yeon Woo ingin mengirimkan surat pada Pangeran,dan ia bisa membantu hal itu.Beralasan bahwa ia adalah Hyung dari pangeran itu,dan tahu apa yang Hwon suka.
Yeon Woo kesal dan keluar meninggalkan Yang Myung sendiri dari Toko kertas.Melihat Yeon Woo pergi Yang Myung tersenyum.

Yeon Woo mengabaikan dia dan terus berjalan keluar.Hujan mulai turun begitu ia melangkahkan kakinya keluar,dan Yang Myung tiba-tiba muncul lagi kali ini untuk melindunginya dari hujan dengan lengan dari bajunya.Yeon Woo melihat kearahnya,kaget dengan kedekatan ini.
Yang Myung tersenyum,ia segera membawa Yeon Woo berlari untuk mencari perlindungan.
Yang Myung membawa Yeon Woo kerumah kaca,dan Yeon Woo melongo terkagum-kagum melihat tempat itu.Ini pertama kalinya ia melihat tempat seperti itu dan Yeon Woo merasa senang.Ketika Yeon Woo bertanya siapa yang membangun tempat ini dimana hanya buku-buku yang begitu banyak berada disini dan tersusun rapi,Yang Myung mengaku bahwa tempat itu adalah hasil karya salah satu kerabatnya yang tidak memiliki apa-apa.Seorang pria yang memiliki kemampuan namun sama sekali tidak memiliki masa depan.
Mendengar ucapan Yang Myung,Yeon Woo merasa simpatik dan ingat ucapan Hwon kepadanya yang dengan sedih mengatakan bahwa ia memiliki kakak yang tidak diperbolehkan untuk membuat sesuatu dari dirinya.Yeon Woo bertanya mengapa Yang Myung  belum pernah berkunjung keakademi belajar dalam waktu yang lama?
Yang Myung sama sekali tidak menjawab pertanyaan Yeon Woo,dan ia segera menunjukan salah satunya bunga favorit Raja yaitu bunga matahari dan mengatakan pada Yeon Woo untuk memberikan itu bukan sebagai permintaan maaf.
Yeon Woo bertanya Raja seperti apa?.Yang Myung tersenyum sedih mulai bercerita.
Yang Myung menggambarkan Raja sebagai seorang yang memiliki otoritas besar yang sangat terhormat dan berpikir keluar untuk rakyatnya.Kita melihat kilas balik dimana Raja menghukum seorang anak kecil (Yang Myung) karna berani membaca buku-buku besar yang disediakan untuk Belajar Raja.Bahkan jika raja memiliki kekuasaan tertinggi seharusnya ia mampu berbuat kebaikan.Ya,pada kilas balik tersebut Raja memperlakukan Yang Myung dengan kasar dan sebaliknya memperlakukan Hwon dengan manis.

Raja memuji Hwon kecil yang telah melakukan dengan baik saat belajarnya dan Yang Myung kecil tampak bersedih.
Yeon Woo bertanya apakah Yang Myung tidak akan kembali keistana,dan kemungkinan orang menunggunya.
Yang Myung bertanya siapa dia?dan Yeon Woo mulai mengatakan padanya pangeran dan dengan cepat mengatakan Pangeran,Yunno,Pangeran,Raja dan semua orang.Yang Myung mengatakan pada Yeon Woo bahwa mereka adalah orang-orang yang sibuk dan mereka tidak akan merasa kehilangan dirinya.Yeon Woo membentak Yang Myung "Dia merindukanmu!".

Yeon Woo berpikir sendiri bahwa Pangeran Hwon begitu ingin bertemu dengannya karna ia merasa begitu buruk hingga memanjat dinding istana.Yang Myung mendekatkan wajahnya dekat dengan wajah Yeon Woo dan bertanya siapa?dengan ekspresi serius.
Yeon Woo cepat memalingkan wajahnya mengatakan pada Yang Myung agar segera kembali keistana.
Yang Myung tertawa,senang bahwa ia bisa berbicara dengan Yeon Woo cukup lama dan bisa melihat langsung wajahnya.Dia mengatakan pada Yeon Woo untuk menjaga dirinya sendiri.
Sementara itu,Seol dipukuli oleh pelayan pria Bo Kyung hingga berdarah dimana Pelayan wanitanya menuntut ingin tahu siapa majikan Bo Kyung agar ia bisa menuntut uangnya kembali.Sementara Bo Kyung tampak tersenyum puas.Dia bergumam pada dirinya sendiri bahwa Seol seharusnya berjalan dengan mata terbuka.Karna dia telah mengotori gaun Bo Kyung dan hal ini tidak akan membuat Bo Kyung membiarkan Seol pergi dengan mudah.

Seol menolak menjawab siapa majikannya ,dan ia terus dipukuli karna hal itu tidak masuk akal.
Yeon Woo dan Yang Myung pergi ketempat pandai besi untuk menemukan keberadaan Seol,dimana Pandai besi mengatakan jika Seo diseret pergi yang dituduh sebagai pencuri.Yeon Woo tiba ditempat Bo Kyung dan menemukan Seol dalam keadan terluka.
Yeon Woo memperkenalkan dirinya sebagai putri dari kepala pengadilan sarjana dan mengatakan padanya bahwa hal ini pasti kesalahpahaman,dan Bo Kyung segera bersikap palsu dan pergi menemui para pelayannya berpura-pura marah bahwa pelayannya salah telah memukuli Seol karna ia hanya menyuruhnya mencari dompet bukan memukul.Namun salah seorang pelayan Pria Bo Kyung bicara "tapi bukankah anda yang mengatakan pada kami untuk memukulinya".

Pelayan wanita Bo Kyung dengan cepat mengambil kesalahan Bo Kyung dengan menutupinya,menyalahkan atas dirinya yang melakukan pemukulan dan meminta maaf kepada Yeon Woo.Bo Kyung berjalan mendekati Yeon Woo.

Yeon Woo menawarkan untuk membayar jumlah uang yang dicuri,namun Bo Kyung menolak mengatakan kalau ia telah memukulinya(mengajari),sehingga mereka bisa mempertimbangkan hal itu.Bo Kyung meminta agar Yeon Woo bisa mengerti bahwa ia merasa sedikit sulit mengajari para pelayan rendahan.

Bo Kyung mengatakan kalau Yeon Woo harus menjual hambanya(seol) sebelum dia menjadi pencuri yang lebih besar.Yeon Woo mengatakan pada Bo Kyung jika seol bukanlah orang yang bisa diperjualbelikan tapi dia adalah teman bagi Yeon Woo juga bagian dari anggota keluarganya.
Dia mungkin tidak tahu berapa banyak Bo Kyung telah kehilangan uang darinya,namun ia merasa tidak tahan melihat rasa sakit Seol yang dirasakannya.

Bo Kyung sangat marah mendengar ucapan Yeon Woo (yang terdengar menceramahinya),dan jelas Yeon Woo telah meninggalkan kebencian pada diri Bo Kyung hari itu.
Yeon Woo kemudian membawa Seol pergi meninggalkan tempat tersebut.
Yeom kembali keistana dengan memberikan sebuah hadiah dari adiknya Yeon Woo,sebagai ucapan terima kasih untuk memberikannya cemilan.Hwon membuka kotak tersebut dengan sangat bersemangat,dan ia menemukan kembali kotak yang sebelumnya ia kirim.
Didalam kotak makanan berisi tanah(seperti pupuk) dan suatu tanaman (yang bisa hidup didalam ruangan).
Hwon bertanya jenis macam apa tanaman itu,ia merasa sangat penasaran dan Yeom mengatakan jika Hwon harus menanamnya untuk tumbuh agar mengetahuinya.
Hwon ingin tahu lebih banyak tentang adik Yeom.Yeom menjelaskan bahwa ia belajar dengan adiknya setiap malam ,ia seperti seorang sarjana sungkyuwnkwan dan mereka sering berdiskusi(bicara).(Cha_sya :Siapa pria yang tidak menyukai gadis yang cerdas memangnya).

Hwon menutupi kekaguman itu mengatakan bahwa dia begitu terkesan memiliki saudara yang gemar membaca,bergumam tentang adik nya sendiri yang berpikir mungkin adik Yeom benar-benar berbeda dengan adiknya Min Hwa.

Putri Min Hwa tiba-tiba datang dan masuk berjalan(mungkin mendengar ucapan Hwon) menemui kakaknya Pangeran Lee Hwon dengan menangis tersedu-sedu ,menuduh Hwon membuat dirinya tampak seperti orang yang tidak berpendidikan.Dia benar-benar meratap melalui air matanya mengatakan "aku benci orabunni (kata formal untuk oppa/kakak)"dengan tangisan histeris.
Ia menangis dengan menghentakkan kakinya ketanah dan dia berjalan kearah Yeom sambil memegang wajah Yeom dengan tangannya.(Wah,ini tangisan beneran apa nggak sih Min Hwa??).Dia menangis bersikeras mengatakan bahwa dia sama sekali tidak bodoh (bukan orang yang tidak berpendidikan) dan dia bersumpah hal itu.
Yeom terkejut,melongo sejenak melihat apa yang dilakukan Min Hwa padanya.Lalu Yeom melepaskan tangan Min Hwa dari wajahnya mengatakan pada Min Hwa bahwa ia percaya hal itu dan meminta padanya untuk tidak menangis karna hal itu akan memperlihatkan wajah imutnya terlihat kacau.
Dia berhenti dengan tangisannya dan mulai tersenyum dan bertanya-tanya pada Yeom apakah dia cantik ."kau...pikir...aku cantik??"Ujar Min Hwa.
MinHwa kemudian dibawa pergi oleh para pelayannya sementara dia terus menatap Yeom saat berjalan keluar dibawa pelayannya.

Hwon memegang kepalanya melihat tingkah adiknya itu.
Setelah usai pelajaran,Hwon kembali kekamarnya.Ia kemudian duduk membuka surat yang ditulis oleh Yeon Woo untuknya,dan ia menemukan kertas surat tercantik yang pernah ia lihat dimana pada kertas surat tersebut terdapat hiasan bunga yang sudah dikeringkan.
Dia terkejut mengakui bahwa seorang gadis berusia 13 Tahun bisa menulis surat dengan karakter yang indah.

Surat Yeon Woo untuk Hwon adalah tentang seorang Biksu/Biarawan yang tinggal dipegunungan yang begitu terpikat pada bulan dimana ia telah meletakan cahaya bulan dibak mandi miliknya. Surat tersebut seperti puisi oleh Lee Kyu Bo.

Kita mendengar Hwon membaca surat tersebut saat ia melihat-lihat lukisan surat tersebut dan terlihat kilas balik saat Yeon Woo membuat surat tersebut bersama-sama dengan Seol yang menaruh bunga-bunga kering saat menulis jawabannya.
Terdengar :"Seorang biarawan yang tinggal dipegunungan"
                  Menginginkan sinar rembulan
                  Ia melihatnya mengambang dibotol air dan mengisinya
                  Tapi setibanya dikuil ia menyadari
                  bahwa Cahaya bulan sdh lenyap
                  Saat ia menuangkan air tersebut
                  Cahaya Bulan keluar dan menghilang".

Ini adalah puisi tentang sebuah renungan dimana hal-hal yang telah terjadi tidak bisa ditentang dari hukum alam.Dia melanjutkan dalam surat tersebut mengatakan bahwa sinar bulan bukanlah sesuatu yang Hwon dapat miliki karna dia menginginkannya,tapi karna dia terlalu tamak dan berusaha untuk memilikinya.Dia mengatakan pada Hwon untuk melupakan apa yang terjadi diantara mereka,karna ia juga berusaha untuk melakukan hal yang sama. Tidak perlu menjaga seorang gadis yang berada dibenaknya.Hwon tertawa bahwa Yeon Woo sama sekali belum bisa melupakannya.

Dia melihat kearah kotak hadiah pemberian Yeon Woo dan tersenyum saat ia berpikir untuk dirinya sendiri,"Bagaimana aku bisa melupakanmu?". 
Putri Min Hwa berjalan untuk menemui Raja(ayahnya) yang berada didalam aula kerajaan,ia meminta pada Raja untuk belajar membaca dan menulis bersama Putra Mahkota dengan guru Yeom.Atau lebih tepatnya belajar dengan guru Yeom.Raja terkejut dan merasa senang mendengar Putri Min Hwa ingin belajar.Ia setuju membiarkan Putri MinHwa belajar namun Raja dengan cepat mengatakan bahwa ia tidak belajar dengan Yeom.
Bagi Raja,Yeom semata-mata dipekerjakan sebagai guru hanya khusus untuk Hwon.
Min Hwa menangis tersedu-sedu meninggalkan ayahnya karna keinginannya ditolak,ia kemudian lari.Di aula kerajaan,Raja berkumpul bersama para pejabatnya memikirkan pendidikan tentang Putri Min Hwa.Dan Mentri Yoon Dae Hyung mengatakan bahwa putri Bo Kyung yang memiliki usia yang sama adalah pilihan terbaik untuk menjaga Putri Min Hwa diistana.
Raja setuju akan hal itu,namun ia menambahkan bahwa anak perempuan Putri Menteri Heo Yeon Woo juga harus bersamanya.
Dirumah Heo Yeon Woo menyampaikan tawaran itu pada Putrinya Yeon Woo,dan meskipun Yeon Woo ragu-ragu ,ia setuju untuk menjadi guru pendamping Putri Min Hwa.Ayah Yeon Woo terlihat begitu khawatir terhadap putrinya tentang nasibnya ketika ia memasuki istana.

Sekarang dua anak yang ia miliki berada ditempat yang berbahaya.Istrinya memberitahu padanya agar tidak terlalu berpikir yang berlebihan dan membiarkan mereka yang hanya anak-anak menjadi anak-anak.
Ibu Yeon Woo mengatakan pada suaminya bahwa seseorang pernah mengatakan padanya tentang Yeon Woo dimasa depan memiliki nasib yang lebih tinggi,dan orang tersebut akan melindungi Yeon Woo tidak peduli hal apapun.
Ayah Yeon Woo bertanya siapa?dan ibunya hanya mengatakan "seseorang"
Jang Nok Young pergi mengunjungi makam sahabatnya-Ari malam itu dan bertanya-tanya apa yang bisa ia lakukan untuk permintaan ari tersebut.Nok Young sekarang menjabat sebagai Kepala Shaman.Dia meminta ari untuk menceritakan siapa anak yang harus ia lindungi dengan hidupnya.

Ratu Han pergi menemui Ratu Yoon(ibu mertuanya) untuk mendiskusikan masa depan Putri Min Hwa karna ia terlihat tidak begitu matang.Tetapi Ratu Yoon meyakinkan bahwa Putri Min Hwa akan memiliki teman-teman sesusianya dan hal itu akan meningkatkan kemajuan bagi dirinya.
Seorang Pelayan datang untuk memberitahukan bahwa Kepala Shaman Nok Young berserta rombongannya telah tiba diistana.Nok Young dibawa melalui paladin,dan gadis kecil pada Episode pertama menjadi muridnya.

Ratu Yoon menginginkan agar Shaman Nok Young melihat wajah kedua gadis yang dipilih untuk menjadi teman bermain Min Hwa sekaligus gurunya.
Selain itu mereka tidak pernah tahu jika istri dimasa Depan untuk Putra Mahkota ada diantara mereka.Dan kemungkinan salah satu dari mereka akan menjadi Permaisuri Raja berikutnya.
Nok Young turun dari paladinnya bersamaan dengan dua orang gadis yang juga keluar dari tandu mereka.Ketika Yeon Woo melangkah keluar.Nok Young menatap Yeon Woo dan tiba-tiba ia terdiam.
Nok Young mengingatk kata-kata terakhir ari yang mengatakan bahwa akan ada seorang anak yang lahir untuk melindungi matahari,bahkan jika dia terlalu dekat akan dihancurkan oleh matahari.No Kyung melihat energi tersebut yang berada ditubuh Yeon Woo,dimana memungkinan ia mengerti apa yang dimaksud ari "mengubah matahari".
Yeon Woo tersenyum saat menatap istana,dan Bo Kyung juga turut keluar dari paladinnya belakangan.dan Nok Young melihat sebuah energi gelap pada Bo Kyung.
Bo Kyung tersenyum saat keluar dan ketika menatap Yeon Woo,ia menyadari bahwa mereka pernah saling bertemu.Dan Bo Kyung menjadi masam.Nok Young membeku saat ia melihat "Dua bulan" berdiri dihadapannya.


~~~Bersambung Episode 3~~~
Komentar : Please teman-temanku yang baik,untuk tidak mengcopas sinopsis yang udah aku buat ya,please sekali lagi dilink aja.Aku pernah jatuh Mood ketika begitu semangat menulis Princess Man pada Episode pertama dan menemukan semua isi Blogku pindah...Hohoho...No...please...Biarkan aku tetap berkarya membagi ceritaku pada kalian.
Aku nggak minta apapun pada kalian,please hargai ya....Karna aku membuat sinopsis ini membutuhkan waktu,tenaga dan pengorbanan selain semangat.Makasih Banyak atas pengertiannya.,Thanks berat atas komentar dan semangat dari kalian.Love U so Much^^


19 komentar:

  1. Gomawo sinopsisnya eon ^_^

    'g sabar nunggu episode 3...

    BalasHapus
  2. iy kak . . semangat y . . mksih sinopsis'y .. keren :))

    BalasHapus
  3. mbak cha_sya..
    salam kenal ni..
    saya suka sekali sinopsis yang mbak buat..
    terutama sinopsis ini mbak..
    I always waiting for sinosis made in mbak cha_sya..
    thanks bgt y mbak..
    dephie_

    BalasHapus
  4. haha, pertama bacanya jujur mbak, dira pikir ini episode 1 part 3 (ternyata udah ada episode 2nya ckckck T.T pantes gak nyambung...
    oh, gitu toh ceritanya-kangen princess mannya mbak cha,
    aih, kalo di episode 1 ada 2 matahari, sekarang ada 2 bukan kereeeeeeeeeeeeeeeen!!! (kecil2 udah rebutan cowok-semoga gak ditiru ya:P
    makasiiiiiiiiiiiih juga mbak cha! dira seneng mbak cha mau berbagi ^^
    love u too mbak cha >__< jangan lupa jaga kesehatan juga,

    BalasHapus
  5. Gumawo sya. . .wat sinopsisnya. . .
    Hmmmmm tapi ep 2 part 1 kok gx da ya??
    Lanjut trus ya....HwaitiNg. .

    BalasHapus
  6. @hye bin : ada kok part 1 episode 2nya coba dilihat say...
    iya,thanks semua koementator...aku suka ini karna ada han ga in,,dikorea aku dengar rating ini menjanjikan naik juga karna popularitas han gain ditambah cowok2 lainnya.
    Tapi utama buat ini karna ga In...Yup...suami istri ini aku suka ^^

    BalasHapus
  7. Bagus juga sinopsis dramanya ya :-)
    eps ke brapa ya mereka smua sudah besar kak?
    Trus ktanya yeon woo nya mati ujung2nya brarti gk happy ending dong.hoalahh :-/
    penasaran juga dgan crita ini.hehe
    oh iya kak,jangan lupa posting sinopsis a thousand kiss dong :-( udah kangen dgn kelanjutannya.
    Makasih :-)

    BalasHapus
  8. @lisa : denger2 mulai episode 6 keatas baru gedenya>....< tapi belum pasti sih.
    Hmm,aku nggak tau...karna baru mulai say ceritanya...

    BalasHapus
  9. Jungmal kamsahamida ^_^


    Te2p semangat y....

    Fighting!!!!

    BalasHapus
  10. Gomawo lagi buat sinopsisnya :)

    BalasHapus
  11. Kalo menurut aku... akankah lebih baik jika tidak dibuat part... Hehehew.... Wah... g sabar nunggu ep 3 dan 4... ^^
    Semangat Chingu,,,
    O iya... "Mode Penyimpanan Energi" sebaiknya dihapus saja... karena sewaktu baca sinopsis sering keluar... dan itu sedikit mengganggu pembaca,,, ^^

    BalasHapus
  12. tak sbr menunggu kelanjutannya
    smngatt unnie

    BalasHapus
  13. @Erni : he he...maunya say nggak pake part,tapi aku buatnya kan sebagai waktu luang.karna aku juga termasuk kerja sebagai "Planing"disuatu perusahaan,kebayang dong harus mengefesienkan waktu kerja dan main2(ngeblog)....
    masalahnya kerja harus utama...jadi pas ada kerjaan terpaksa break sebentar dan kadang belum tau kapan mulai nulis lagi.

    @Rayda & sambenx : iya,tayangnya cuma setiap kamis dan jum'at

    BalasHapus
  14. wahh.. keren!! chasya buat moonsun! Habis drama suaminya, sekarang drama istrinya.. hehehe..
    Harus mulai menghipnotis diri nih untuk ep 7 ke atas. otak masih belum bisa mencerna kalo han ga in main bareng ama kim soo hyun. :)
    moonsun emang keren. anak2 ini mainnya bagus-bagus, ya..

    Fighting ya, sya!

    BalasHapus
  15. @dee : iya mbak dee,aku suka ini karna han ga in,pasangan suami istri ini memang aku suka,meskipun banyak yang kurang suka...
    mksh mbak dee udh mampir...iya memang anak2 ini keren2 mainnya

    BalasHapus
  16. Setelah epsd 1 karakter Yang Myung yg paling membuat'q tertarik trus di epsd 2 karakter Yang Myung Sweet Bgt. . . . sepertinya hatiku telah memilih Yang Myung dibnding Hwon... *lebay*
    aplg kalo udh Besar (il woo oppa) ...mungkin makin makin makin sukaaa... XD
    Semangat mb cha_sya ...!!

    Slm knal
    -Aiyfal-

    BalasHapus
  17. Thank's unni
    ad posting sinopsisnya drama ini hehehe
    aq cari blm ad sinopsisnya di blogg mana pun
    akhirnya ketemu deh blognya unni

    BalasHapus
  18. sista,,,,, tengkiyu yah sinopsisnya... ditunggu2 banget kelanjutannya.... ^^

    BalasHapus
  19. @fatiah : sama-sama mksh udh mampir kemari..iya semangat.....kamis ini episode ke3 udh nggak sabar nonton^^

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.