1.16.2012

Sinopsis The Moon that Embraces The Sun Episode 4 Part 1

Dua orang bersaudara mencintai seorang wanita yang sama?Jelas mereka harus bisa menerima kenyataan jika salah satu dari mereka bisa patah hati.Pada Episode ke4,appa(Raja) bisa jadi dibuat keduanya sakit kepala memikirkan putra-putranya mencintai seorang gadis dan memilih gadis tersebut sebagai calon istri mereka untuk jenjang pernikahan.
Semakin bertambah intrik dimana sebelumnya kematian Pangeran Uisung dan kini intrik pernikahan putranya Pangeran Hwon dimana Ibu Suri yang selalu mencoba menjalankan rencananya sesuai ambisi keserakahan untuk mengendalikan Raja SeungJo serta selalu mempertahankan  kekuasaannya dengan cara menggengam keluarganya.
Yup,saya menikmati kisah manis Lee Hwon dan Yeon Woo serta sikap lucu Putri Min Hwa.


Drama The Moon that Embraces The Sun tetap berada diperingkat atas pada Episode keempat dengan rating 23,4% kemudian Captai 9,8% dan Wild Romance 6,2%.


Sinopsis The Moon that embraces the sun Episode 4 Part 1
Pangeran Hwon dan Yeon Woo akhirnya bertemu kembali,keduanya saling menatap mata masing-masing tanpa menyadari Dua pasang mata lain sedang memperhatikan mereka.




Pada dua sisi yang berbeda Pangeran Yang Myung terdiam patah hati menatap pertemuan mereka dan Bo Kyung terlihat menangis dari kejauhan.(Cha_sya:Poor Yang Myung^^ jangan menangis meskipun engkau terlihat begitu terluka,Bo Kyung : yang lain aja deh,kan masih ada Woon kekekek).
Hwon dan Yeon Woo lalu duduk untuk bicara sambil menatap bunga sakura yang jatuh ketanah.
"jadi arti namamu adalah Hujan gerimis.Tapi itu juga bisa hujan embun"Ujar Hwon
"benar,dalam huruf cina diartikan seperti itu"Jawab Yeon Woo.Hwon mengangguk.
Hwon :"jadi cukuplah untuk menjelaskan arti tentang hujan.Nama yang cukup bagus."
Yeon Woo :"Mohon dimaafkan atas keberanian saya.Bolehkah aku bertanya arti Hwi nama anda Pangeran?"
(Hwi=nama raja,yang jika disebut adalah tabu)

Hwon : "Itu berarti matahari,nama yang diambil dari keputusan beberapa dewan mentri yang diminta secara pribadi oleh raja".
Yeon Woo bergumam menyebut nama "Lee Hwon" dimana berarti Hangat dan ramah. 
Pangeran Hwon lalu bertanya hati-hati pada Yeon Woo.
"Aigoo,kenapa kau selalu menghindari dariku?Apakah kau membenciku?"Ujar Hwon.Yeon Woo gagap menjawab.
"bukan seperti itu.."Ujar Yeon Woo.Hwon tersenyum mengembang mencoba mengulangi pertanyaannya.
"Benar tidak membenciku?"Tanya Hwon.Yeon Woo bingung untuk menjawab,ia menutupi rasa malunya dan mencoba berpaling dari Hwon.Hwon lalu tersenyum lebar melihat sikap Yeon Woo.
Hwon lalu bertanya :"Lalu kenapa tidak ingin bertemu denganku?Dan membiarkan aku mengambil resiko untuk bertemu denganmu lagi.Ooh...masih tidak mau jawab"


"Saya bukan orang yang ada dihati Yang Mulia.Karna sudah ada orang lain"Jawab Yeon Woo.
"Kenapa bicara seperti ini?"Tanya Hwon bingung.
"Belum lama,aku mendengar Yang Mulia bertemu dengan Putri dari Mentri Yoon"Jawab Yeon Woo jujur
"Semua itu kesalahan anda?Jika tidak untuk apa kau berbohong.Aku juga tidak akan membuat kesalahan seperti itu".Ujar Hwon kesal.Yeon Woo bergumam senang.
"Jadi itu hanya salah paham"Ujar Yeon Woo menghela nafas bahagia.
"Aku tidak menyalahkanmu.kau juga mengeluhkan hal itu padaku.Tunggu sebentar...jangan bilang kalau kau..."Ujar Hwon mendelik berpikir sesuatu.Ia mendekatkan wajahnya pada Yeon Woo.
"...Cemburu karna aku bertemu dengannya"Ujar Hwon tersenyum.
"Ah...tidak,bukan begitu"Ujar Yeon Woo memalingkan wajahnya tersipu malu.
Hwon tersenyum.
"Hmm,begini lebih baik..Untuk membuat hati seorang wanita menjadi cemburu sangat mengerikan.Dimasa depan aku ingin menjadi Hujan yang bisa membuat orang cemburu"Ujar Hwon.
"Sudahlah,jangan selalu bilang seperti itu.."Pinta Yeon Woo.
Hwon tersenyum.
"Peraturan larangan menikah akan segera
diumumkan dalam beberapa hari kedepan.Tidak lama lagi Putri Mahkota akan dipilih.Kau mungkin juga akan terpilih sebagai calon.Aku akan menunggu.Kau pasti akan menjadi Putri Mahkota.".Ujar Hwon tersenyum.
Tak lama Kelopak bunga sakura yang jatuh tidak terlihat lagi.Hwon menyadari jika Hyun Sung telah berhenti menaburkan kelopak bunga sakura yang jatuh.Ia berdehem dan membangunkan Hyun Sung yang berada diatas atap untuk kembali menaburkan kelopak Bunga sakura kebawah.
Sebelumnya Hyun Sung ketiduran disana.
Setelah Hwon berdehem,kemudian kelopak bunga sakura jatuh ketanah.Yeon Woo tersenyum.
Pagi itu menjadi hari yang indah bagi Hwon .Hwon tampak berbunga-bunga,tersenyum menatap tanaman yang tumbuh didalam pot.Memperhatikan Pangeran Hwon Hyun Sung lalu berpikir sendiri.
"Meskipun Yang Mulia mengatakan kepadaku untuk membuangnya,tapi aku tahu Yang Mulia pasti akan mencarinya lagi,jadi aku melakukannya dengan baik untuk tidak membuangnya."Ujar Hyun Sung
"kau sudah berpikir baik"Jawab Hwon
"Yang Mulia..."
"Yeon Woo telah memberi saya alasan untuk selada ini.Kau pasti tidak akan pernah tahu alasannya"Ucap Hwon.
"Apakah ini untuk menyampaikan rasa perasaan menunggu pada seseorang dan suatu harapan untuk kebaikan rakyat."Pikir Hyun Sung mencoba menjawab.
Mendengar hal itu Hwon kaget dan menoleh pada Hyun Sung.Hyun Sung lalu bilang jika Hwon selalu menunggu segera tanaman tersebut tumbuh untuk melihat tanaman apa itu.


Namun Hyun Sung berpikir jika dibandingkan dengan Petani yang menanam tanaman yang menunggu tanamannya berbuah.Apakah Hwon menunggu selada ini untuk dijadikan obat kemarahan atas hatinya.Sehingga sayuran ini bermakna sumber makanan dan obat-obatan sehingga dapat menenangkan jiwa seseorang.
"Itu adalah untuk menyampaikan arti dari sebuah harapan dengan harapan dari rakyat kebanyakan.Setiap hari Yang Mulia menunggu untuk melihat bunga seperti apa yang akan mekar.Tapi berapa lamapun Yang Mulia menunggu,itu tidak bisa dibandingkan dengan petani yang menunggu tanaman mereka untuk siap dipanen.Selain itu, selada bisa digunakan sebagai obat.Pada awalnya, proses menunggunya mungkin akan membuat seseorang merasa lelah,tapi, tidak lama setelah itu, selada itu akan membuat orang itu penuh dengan tenaga.Itu bisa meningkatkan kepandaian seseorang dan juga bisa meredakan demam.Pada saat itu, Yang Mulia tidak puas dengan ucapan Yeom.Pesan Nona Yeon Woo kepada Yang Mulia adalah agar anda jangan membuat masalah dengan Yeom lagi dan konsentrasi pada pelajaran anda".Ujar Hyun Sung panjang lebar.


"Bagaimana anda tahu semua itu?"Tanya Hwon


"Yeon Woo hanya mengatakannya padaku.Masalah cerita selada itu,ini sudah ke-14 kalinya saya mendengarnya.Bagaimana bisa anda tidak mengingatnya. Kecuali kepala saya penuh dengan batu.Bagaimana bisa aku lupa"Keluh Hyun Sung
"Apakah aku yang telah mengatakannya padamu??"Tanya Hwon
"Ya.."Jawab Hyun Sung.
"Kapan?"Tanya Hwon
"Sejak saat anda berdua bertemu dan berbicara
mengenai arti selada itu di Eunwolgak.Setiap kali anda bertemu dengan saya atau saat anda punya waktu, anda terus..."Jawab Hyun Sung.Hwon tersenyum senang mengingat hal itu.
"Kalau begitu, kau juga kagum dengan kebijaksanaan Yeon Woo, bukan?"
"Saya memang kagum pada awalnya...Tapi mendengarkan secara berulang-ulang sebuah lagu bagus pun akan..."Ujar Hyun Sung terpotong.
Mendengar ucapan Hyun Sung,Hwon hanya senang atas pikiran cerdas Yeon Woo.Tapi Hyun Sung sedikit mengeluh karna cukup sering dan bosan mendengar Hwon selalu membicarakan Yeon Woo sepanjang hari.Hwon bertanya apakah itu artinya Hyun Sung mendukung Yeon Woo menjadi istrinya juga?tapi sedikit merengek mengatakan kenapa ia selalu menjadi bantuan bagi Hwon tiap kali berbicara tentang Yeon Woo.
Hwon bergumam senang"Tunggu saja,ia adalah gadis yang datang dari Surga.Dimana sepuluh ribu orang yang akan berada diaula istana akan menghormatinya.Dan ia akan menjadi istriku".

Hari itu,Pengumuman dari Raja untuk Pemberitahuan larangan pernikahan untuk para gadis muda (perawan) berusia 12-16 Tahun yang akan ditempatkan sebagai kandidat calon istri Putra Mahkota telah beredar.Yang Myung melihatnya dan matanya sedikit melebar setelah membaca pengumuman tersebut.
Hwon keluar dari kamarnya berlari menuju ruang belajar dengan perasaan bahagia.Dimana ia harus kembali belajar bersama Yeom.Hal pertama yang ia tanyakan pada Hwon adalah daftar para gadis yang menjadi kandidat untuk calon istrinya.Dan apakah Yeon Woo mencantumkan namanya.Yeom berpikir sejenak mengatakan belum.
"Apa ada masalah"Pikir Hwon.
Hwon segera membusur(berlutut) memberi hormat.
"Yang Mulia,hambamu ini meminta dengan sungguh-sungguh bahwa Yang Mulia mendengarkan permintaan hamba."Ujar Yeom
"Permintaan apa?"Pikir Hwon bingung
"Hanya yang diinginkan oleh Rakyat Joseon.Dan melihat semua daftar kandidat para gadis,tetapi tolong biarkan adik hambamu ini untuk tidak diikut sertakan meskipun usianya patut untuk diikut sertakan.Hambamu ini berlutut memohon padamu Yang Mulia"Pinta Yeom
"Bangunlah,kenapa kau bicara seperti ini.Mengapa alasannya kau meminta permintaan ini?"Tanya Hwon.
Hwon berpikir sejenak.
"Aku tanya padamu.Kenapa belum menjawab."Ujar Hwon mengulangi pertanyaannya.
"Yang Mulia dan adik saya tidak bisa untuk bersama-sama"Jawab Yeom.
"Apa maksudmu aku tidak bisa bersama Yeon Woo?Apakah ini nyata"Ujar Hwon sangat marah.
"Hamba-Mu,rela menerima hukuman dari Yang Mulia tapi saya meminta dengan sungguh-sungguh kepadamu Yang Mulia.."Pinta Yeom
"Ini sama saja melanggar hukum,apakah anda rela dihukum oleh para pejabat pengadilan istana"Ujar Hwon kesal.
Yeom mencoba mengemis,tapi Hwon lalu berdiri dan berkata kalau ia tidak bisa melakukan hal itu (menolak) dan tidak akan menerima permintaan Yeom padanya.
"Aku tidak bisa melakukannya.Tidak ada keharusan kenapa aku harus mengikuti permintaan anda.Saya tak ingin kehilangan anda.Itu adalah alasan pertama saya dan kedua saya...."Ujar Hwon.Hwon tiba-tiba terdiam sejenak,dan berteriak keras "Karna aku menyukaimu"ujar Hwon menambahkan.

Yeom terkejut,sementara Hwon terlihat malu dengan menutup kepalanya dan berlari keluar meninggalkan Hwon yang membeku karna kaget.
Sementara para penjaga istana dan dayang lainnya serta kasim Hyun Sung yang berada diluar mendengarkan ucapan Hwon.
"Yang Mulia...Yang Mulia..."Panggil kasim Hyun Sung namun Hwon terus berjalan menuju kamarnya.Hyun Sung mencoba menutupi hal ini (maksudnya menutupi jika Hwon suka Yeon Woo) mengatakan pada penjaga"Bukan seperti itu.Itu hanya karna Yang Mulia begitu menyukai cendikia Yeom".

Para penjaga istana segera berlari mengikuti Hwon pergi.Sementara Kasim Hyun Sung masuk kedalam menemui Yeom.
"Harap tidak ada kesalahpahaman disini,itu bukan anda.Sebenarnya saya tidak bisa memberitahu siapa  orang itu.Tetapi seseorang itu benar terlihat seperti anda,tapi dia perempuan"Ujar Hyun Sung menjelaskan.Sementara Hwon melongo bingung.

(*Cha_sya : Disini Yeom memohon untuk tidak memasukan adiknya sebagai daftar calon istri untuk Putra Mahkota,karna ia khawatir adiknya akan menjalani sisa hidupnya dengan mengenakan pakaian biasa (tanpa status) atau mengacaukan kehidupannya karna ia hidup sebagai orang istana atau juga menjadi selir raja.Sementara Yeom sama sekali tidak mengetahui jika Hwon menyukai adiknya.

Dan Hwon seharusnya tidak boleh menyebut nama Yeon Woo sebagai kandidat terpilih untuk calon istri,hal itu bisa berakibat buruk(sebuah politik).*
Yeom memegang kepalanya sambil menutup mata,ia benar-benar malu atas apa yang ia ucapkan pada Yeom.Hyun Sung segera masuk menemui Hwon.
"Yang Mulia...bagaimana bisa anda pergi keluar dengan perasaan canggung seperti ini.Tidak mengatakan apa yang sebenarnya pada Yeom.Tidak bicara jujur satu sama lain padanya."Ujar Hyun Sung.
"Benar-benar berisik"Ucap Hwon membuat Hyun Sung berhenti bicara.
"Aku sendiri belum mengatakan hal ini sebenarnya pada Yeon Woo.Bagaimana bisa aku mengatakan hal ini pertama kali pada orang lain?"Ujar Hwon
"Tapi Yang Mulia harus mengatakan hal ini pertama kalinya"Ujar Hyun Sung.
"Kecewa,kecewa,kecewa.Pada Orang lain aku mungkin bisa melupakannya.Tapi bagaimana bisa Yeom berbicara tentang permintaan seperti ini?"Ujar Hwon kesal.

Hyun Sung mencoba menjelaskan kenapa Yeom berkata seperti itu.
"Yang Mulia,anda benar-benar tidak tahu alasannya kenapa ia melakukan itu"Ujar Hyun Sung.
"He,Dia mungkin tidak menyukaiku sebagai suaminya"Ujar Hwon cemberut 
"Ia bukan berpikir anda tidak baik untuknya,tapi Yeom memiliki maksud lain."
"Apa maksudmu?"Tanya Hwon.
Orang Tua Yeon Woo berdebat atas masalah yang sama,Ia mengatakan pada suaminya bahwa sebagai Mentri Heo yang menulis pengumuman tersebut sebaiknya tidak mengirimkan nama Yeon Woo disitu,karna ia mendengar nama Putri Mentri Yoonlah yang akan menjadi istri Putra Mahkota.Apa gunanya melakukan hal itu bukan?
Ayah Yeon Woo terus menulis mengabaikan ucapan istrinya.Sehingga Ibu Yeon Woo menarik kertas itu.
"Apa yang kau lakukan?"Tanya Ayah Yeon Woo pada istrinya.
"Dalam kasus Yeon Woo,bukankah kita bisa tidak mendaftarkannya"Ujar Ibu Yeon Woo
"Berikan sini.."Pinta ayah
"Tiga orang akan dipilih dan kemudian kedua sisanya akan terbuang gagal menjadi istri Putra Mahkota.Namun tetap menjadi milik pangeran.Seumur hidup tak bisa menghabiskan waktunya bersama pria lain.Yang Mulia juga tahu hal itu."Ujar Ibu Yeon Woo sedih.

Ibu melanjutkan ucapannya dengan sedih,bahwa apakah Suaminya setuju jika Yeon Woo hidup seperti itu,dimana sisa hidupnya sendirian tanpa pria lain mengenakan pakaian biasa atau menjadi selir.Dan hal itu adalah Nasib paling kejam.
Namun ayah Yeon Woo menolak untuk tidak mematuhi peraturan hukum.
"Tuan,apakah kau tidak ingin seperti ini terus menerus?"Tanya Ibu Yeon Woo yang kemudian meminta agar suaminya melawan hukum seperti itu.Namun ayah tetap mengatakan tidak bisa,karna hal itu sama artinya tidak mematuhi perintah Raja.

"Lalu tuan akan seperti ini dan duduk menonton?"Tanya Ibu Yeon Woo sedih.Yeon Woo tanpa sengaja mendengarkan percakapan kedua orang tuanya diluar rumah.
Hyun Sung menjelaskan pada Pangeran jika Yeom mencoba untuk melindungi adiknya jika dia terpilih sebagai salah satu kandidat calon terakhir,tetapi tidak terpilih untuk menikah dengan Putra Mahkota.Maka gadis itu akan dianggap tetap milik sang Pangeran dengan kata lain tidak bisa menikah dengan siapapun.
Hyun Sung menambahkan bahwa beberapa gadis dibawa keistana yang ditempatkan dengan tingkatan lebih rendah untuk tinggal disana sebagai selir dan Hwon menyadari jika Ibu Yang Myung (Royal Permaisuri Park) adalah salah satu gadis tersebut.Hyun Sung menegaskan bahwa Raja hanya kasihan dan membawanya keistana sebagai selir.

Namun sebagian besar gadis-gadis tersebut akan dilupakan dan disingkirkan.Hwon menyadari jika neneknya (Ibu Suri) bertanggung jawab atas seleksi ini.Dan Hwon ingat jika Bo Kyung adalah putri dari Mentri Yoon Dae Hyung yang disukai Ibu Suri yang tentunya akan memilih Bo Kyung.
Lalu Hwon segera pergi menemui ayahnya (Raja Seong Jo).
Setibanya disana Hwon meminta untuk berbicara berdua dan mendaptkan semua orang untuk keluar meninggalkan ruangan.

"Apa yang ingin kau katakan?"Tanya Raja.
Hwon segera berlutut langsung memohon pada ayahnya untuk melakukan proses seleksi secara adil.
"Ayah.Mengenai keputusan kekaisaran mencari pendamping Putra Mahkota untuk menunjuk seorang pejabat yang dirahasiakan antara para mentri dalam satu hierarki.Sangat menyenangkan jika Ayah mendengarkan permintaan saya. 
Yang Myung pergi menemui Raja.Ia terhenti melihat semua orang berada diluar(terutama Hyun Sung) dan bertanya apakah Putra Mahkota sedang menemui Raja dan lama?.Pelayan mengiyakan mengatakan bahwa tidak ada yang diperbolehkan untuk kedalam saat ini.

Kembali kedalam,Raja lalu mengatakan jika hal ini adalah keputusan Ibu Suri.Hwon meminta proses yang adil.Raja mengatakan kalau hal itu bukanlah dirinya yang memilih melainkan melalui proses pemilihan.Hwon meminta pada ayahnya untuk menemui Ibu Suri.Ayahnya mengatakan hanya karna dia adalah seorang Raja hal itu bukan berarti ia bisa saja bertemu dengan Ibu Suri.
"Bahkan jika aku seorang Raja,aku juga tidak bisa bertanggung jawab atas semuanya.Aku tidak bisa memiliki kewenangan seperti itu."Ujar Raja
"Tapi saya tahu saya memiliki orang tua yang berhak untuk hal itu."Ucap Hwon yang bernada khawatir akan hal itu.Ia mengatakan kalau ia tidak menunjuk hal itu sebagai kecurigaan,ia hanya menginginkan proses pemilihan Ratu secara adil
"Hanya karna keegoisanmu,aku tidak akan mengambil langkah yang salah atau gegabah".Lanjut Raja
"Ini bukanlah keegoisan saya"Ujar Hwon .
"Jika bukan karna keegoisanmu lalu ini apa?"Tanya Raja kesal.
"Ini mengenai istri sah Putra Mahkota.Ini adalah masalah memilih wanita untuk negara ini.
Memilih seorang wanita untuk duduk di posisi ini,Tidakkah seharusnya masalah ini
dipikirkan dengan baik-baik?"Ujar Hwon.
"Bagaimana kau bisa tahu betapa seriusnyamasalah ini dan membuat tindakan yang gegabah?Pernikahan kerajaan ini tidak hanya untuk menyembunyikan skandalmu yang memalukan.Semua masalah ini dimulai karena kau.Kau pikir kau bisa menghindari tanggung jawabmu"Ujar Raja sangat marah.
(Raja kesal mengatakan kalau hal itu adalah karna Hwon sendiri dimana dia bertemu secara diam-diam dengan Bo Kyung).

"Jika saya bisa menyelesaikan semua masalah ini,Bisakah anda menyelenggarakan pemilihan
Putri Mahkota yang adil?"Ujar Hwon mencoba meyakinkan Raja.

Hwon lalu keluar ruangan dan kembali kekamarnya,ia lalu meminta pada Kasim Hyun Sung untuk segera menemukan seseorang yang bertugas untuk menyelidiki pemilihan Putri Mahkota.
"Segera temukan seseorang untuk menyelidiki.situasi di Jae Hoe di Sungkyunkwan,dan rincian siapa yang memegang posisi sebagai Jangui di Sungkyunkwan"Pinta Hwon.
(Jae Hoe: Persatuan Pelajar Konfusius di Sungkyunkwan,semacam perkumpulan pelajar/mahasiswa,Jangui: Ketua Perkumpulan Pelajar Sungkyunkwan ).

"Apa?untuk apa hal itu Yang Mulia"Tanya Kasim.
"Ini adalah keinginanku.Jika hal ini bocol,kepala kita akan melayang"Ujar Hwon mengingatkan.Masalah ini akan membawa keuntungan buatmu juga.Apa kau mengerti?"Tanya Hwon.
"Baik.  Saya akan mematuhi perintah anda".Jawab Hyun Sung

Pangeran Yang MYung lalu menemui Raja,ia mengingatkan permintaannya pada.
"Janji?Apa yang kujanjikan padamu?"Tanya Raja kaget.
"Saat pemilihan istri untuk Putra Mahkota berakhir.anda berjanji bahwa saya bisa menikahi abdi anda,putri Kepala Sarjana dari Kantor Penasihat Khusus"Ujar Yang Myung

" Aku tidak pernah menjanjikan padamu hal itu".Jawab Raja
"Tapi...bukankah anda mengatakan,..."Ujar Yang Myung terputus.

"Aku hanya mengatakan bahwa aku akan memikirkanpermohonanmu. Aku tidak pernah menjanjikan apapun.Jika tidak ada yang perlu di laporkan,tolong pergilah".Pinta Raja

"Kau benar-benar pandai bicara,Apakah karna kau menyukai Putra Mahkota. Mungkinkah permohonan Putra mahkota juga sama dengan permohonan saya?"Tanya Yang Myung.


"Persis seperti antara dua laki-laki.Sebagian ingin menjadi Raja.Sebagian ingin menjadi pejabat.Wanita juga sama.Sebagian ingin berada di dalam istana".Ujar Raja seraya berpikir.
"Dia adalah putri Kepala Sarjana dari Kantor Penasihat Khusus.Apa menurut anda dia akan menjadi ratu?"Tanya Yang Myung kesal.
"Jika anak itu terpilih maka itu mungkin"Jawab Raja
"Jika dia tidak terpilih.Anda bisa memberikannya pada saya."Ujar Yang Myung.


"Wanita yang tidak terpilih juga merupakan wanita Putra Mahkota.Jangan katakan padaku kau lupa undang-undang kerajaan ini".Ujar Raja
"Jadi anda ingin membiarkan abdi anda menyaksikan putrinya yang begitu berharga menderita?"Tanya Yang Myung sedih.
"Apa??"
"Semua orang tahu siapa yang akan dipilih.Itu sudah di putuskan secara internal bahwa dia
yang dipilih untuk menjadi Selir Putra Mahkota.Bagaimana bisa hamba hanya duduk dan melihat saja?"Ujar Yang Myung tak mau kalah.
"Apakah aku harus benar-benar menghukummu agar kau berhenti bicara?Jangan membahas masalah ini lagi.Jika kau melakukannya lagi. Ini...Pemberontakan"Ujar Raja sangat marah.
Yang Myung tak percaya akan ucapan Raja padanya,ia benar-benar tidak bisa menerima keputusan tersebut,ia lalu keluar ruangan dengan perasaan marah.
Tiba-tiba langkahnya terhenti saat melihat dua orang anak sedang bermain dihadapannya.Ia mengigit bibirnya menatap anak kecil tersebut seolah menjulurkan lidahnya padanya.
"Jangan tertawa !..."Gumam Yang MYung seolah bicara dengan Hwon.
Ia terus menatap dua anak tersebut yang sedang bermain serta tertawa dan seolah melihat bayangan masa lalu dirinya sedang bermain pedang bersama Hwon dan ia berbicara pada dirinya sendiri."Satu-satunya hal yang hamba inginkan,satu-satunya orang yang hamba inginkan,pelan-pelan anda mengambil semuanya dengan cara yang halus,Yang Mulia Putra Mahkota.Mohon.., berhentilah tersenyum seperti itu,sehingga saya bisa dengan tenang membenci anda, Yang Mulia.Tolong..."

Dan tiba-tiba langkah kaki anak tersebut terjatuh dihadapannya,Yang Myung segera membantunya dan membersihkan pakaiannya.
Ia berbicara pada dirinya seolah mengatakan hal itu pada anak kecil yang ia bayangkan Hwon.
"Jika itu tidak mungkin,mohon ambil juga penderitaan dan keinginan hamba Yang Mulia"Gumam Yang Myung.
Raja sendiri terlihat sedang bingung atas permintaan kedua putranya.Ia duduk merenung dikamarnya,ia lalu meminta pada pengawal istananya untuk pergi menemui Putri Min Hwa agar ia bisa mendengar tawanya.
Putri Min Hwa terlihat sedang bersembunyi dan menunggu Yeom keluar.Ia tersenyum saat melihat Yeom akhirnya keluar dari ruang belajar.Min Hwa merapikan rambutnya dan menunggu hingga Yeom melewati tempat tersebut.Yeom sendiri berjalan tanpa melihat sekitarnya sehingga ia terus berjalan melewati Putri Min Hwa.melihat hal itu Min Hwa kesal dan buru-buru mengejarnya dan menghentikannya.
Yeom kaget dan segera menunduk " Maafkan saya.  Saya sedang memikirkan suatu
masalah sehingga saya tidak melihat anda"Ujar Yeom meminta maaf.
Min Hwa lalu memberikan gelang persahabatan itu pada Yeom.
"Gelang ini saya berikan untuk anda selanjutnya.Ambilah"Ujar Min Hwa.

"Terima kasih banyak,tapi kenapa anda memberikan ini pada Hamba?"Tanya Yeom bingung
"Kenapa...?Ah...itu karna Yeon Woo."Ujar Min hwa
"Ya,dia baik-baik saja."Jawab Yeom senang.

"Tapi apakah kau sudah menikah?"Tanya Min Hwa malu-malu.
"Saya belum menikah."Jawab Yeom. Mendengar hal itu Min Hwa sangat bergembira.
"Lalu,apa kau punya seorang tunangan?"Tanya Min Hwa lagi.
"Tidak, saat ini saya tidak punya seseorang"Jawab Yeom.
Min Hwa sangat senang mendengar hal itu hingga ia melompat-lompat karna bahagia,Min Hwa lalu menarik tangan Yeom sambil tersenyum malu mengatakan kalau dirinya akhir-akhir ini sedang mempelajari Biografi wanita teladan.
"Apa?"Tanya Yeom bingung.
"Terakhir kali, Yang Mulia Putra Mahkota mengatakan bahwa aku tidak mempelajari Seribu Huruf Klasik,dan itu tidak benar.Aku telah menjawab teka-tekimu dengan benar!Tutup matamu seperti ini, dan seluruh dunia akan menjadi gelap.Buka matamu seperti ini...Lihat padaku.Tutup matamu seperti ini, dan seluruh dunia akan menjadi gelap.Buka matamu seperti ini, seluru dunia...menjadi terang."Ujar Min hwa terhenti.
(Seribu huruf klasik disini diartikan sebagai Puisi abad ke 6 yang digunakan sebagai
pegangan bacaan tradisional).

Putri Min Hwa terpesona oleh senyum Yeom,ia bergumam lembut "Sungguh tampan".Dan Yeom menjadi bingung atas ucapan Min Hwa.Min Hwa malu atas ucapannya ia segera berlari meninggalkan Yeom.

Putri Min Hwa lalu berjalan untuk kembali kekamarnya sambil tersenyum sendiri dan ia melihat ayahnya sedang berjalan .
" Abamama"Teriak Putri Min Hwa (Abamama: digunakan oleh Pangeran/Putri untuk memanggil ayahnya/Raja).
"Putriku..."Ujar Raja senang.
Raja mengulurkan tangannya untuk memeluk putrinya tapi Min Hwa tiba-tiba berhenti untuk berlari kedalam pelukan ayahnya.
"Saya bukan anak-anak lagi."Ujar Putri Min Hwa dengan manis
"Apa?"Tanya Raja heran.
"Saya ingin mengatakan sesuatu pada Yang Mulia.Silahkan masuk keruangan saya.."Ujar Min Hwa memberi hormat.
Mendengar hal itu,Raja tertawa dan bertanya-tanya apa yang ingin dikatakan oleh putrinya.
Putri Min Hwa dan Raja lalu duduk bersama.
"Kau bilang kau ingin ditunangkan dengan Heo Yeom?"Tanya Raja kaget.
"Ya.."Jawab Min Hwa tersenyum malu-malu.Mendengar hal ini Raja Sung Jo segera menempatkan tangannya pada kepalanya.LOL...
"Sejak sang Pangeran akan segera menikah,aku juga ingin..."Ujar Min Hwa terhenti yang segera dipotong kata tidak oleh ayahnya.
"Apa?Kenapa tidak?"Tanya Min Hwa kaget.
"Orang ini akan menjadi tulang punggung negeri ini,orang yang kepandaiannya tidak ada bandingannya yang hanya bisa ditemukan sekali dalam seratus tahun."Jelas Raja.

"Karena itulah dia tidak boleh menjadi suami seorang putri?"Tanya Min Hwa.
"Kau terlalu muda sehingga kau tidak bisa memahaminya.Jika dia menjadi seorang Uibin,
dia tidak boleh menduduki jabatan resmi.Dia juga tidak boleh berperan dalam politik."Jelas Raja.
(Uibin =Suami putri,menantu Raja).

"Oleh karena itu?"Tanya Min Hwa
"Aku tidak bisa membiarkan orang berbakat seperti dia menjadi seorang Uibin"Jawab Raja.
Min Hwa tak percaya atas ucapan ayahnya.
"Apa? Jika begitu,Aku hanya bisa menikah dengan seseorang yang jelek dan bodoh?"Tanya Min Hwa tak percaya.
"Bukan begitu yang kumaksud,hanya Heo Yeom yang tidak boleh kau nikahi bagiku.Dia suatu waktu masih ingin membantu Raja selanjutnya dengan bakatnya untuk memimpin negri ini."Ujar Raja.

Putri Min Hwa menangis sedih.
"Aku tidak mau.Semua orang mendapatkan laki-laki yang tampan.Bagaimana mungkin seorang putri hanya bisa menikah dengan laki-laki jelek dan idiot?"Tangis Putri Min Hwa
" Bukan idiot. Aku akan mencarikanmu pasangan yang sepadan"Ujar Raja.
"Tidak! Aku hanya ingin menikah dengan orang itu!"Seru Min Hwa seraya menangis.
"Aku sudah bilang kau tidak bisa. Min Hwa..Dia adalah tipe orang yang tidak bisa menjadi seorang Uibin..Menggunakan Uibin sebagai alasan untuk mengubur bakatnya,dan mencegahnya untuk mengembangkan kemampuannya yang terbaik.Kita tidak bisa melakukan hal itu kepadanya.Jadi kau harus melupakan Heo Yeom"Ujar Raja.

Tangis Putri Min Hwa semakin tak terbendung mendengar penjelasan ayahnya.Ia menggeleng-gelengkan kepalanya menolak hal itu mengatakan kalau ia tidak mau.

~~~Bersambung Episode 4 Part 2~~~




13 komentar:

  1. Kekekek,draft yang tak sengaja terposting....karna belum selesai...

    BalasHapus
  2. suka..suka...^_^

    draft tambah bikin penasaran.. :)

    *Kayakny karna keinginan putri min wa menikah dgn Yeom berakibat kmalangan Yeon Woo.. >>sok tau mode on


    Makasih

    BalasHapus
  3. Wah yeon woo jdi putri mahkota y? Seneng liat hwon ma yeon woo tersenyum bersama bahagia bgt sayang kebahagiaan mereka hanya sesaat ja kykY episode 5 lebih seru ;-) versi gdenya episode 6 y? Gak sabar liat kim so hyun :-O

    BalasHapus
  4. hahaha ternyata gak sengaja toh ^^
    dira kira baru senin, kaget juga udah ada episode 4nya hari ini...
    lengkap tuh 2 orang yang ngeliat-sampe bo kyung nangis?!!(yah apa boleh buat mbak cha, ke mana hati terarah gak bisa dipaksaiin cielah bahasanya dira -.-)
    tapi langung ketawa brgitu tau ternyata bunga sakuranya sengaja dijatuhin dari atas sama kasim hyun sung XD (nih lee hwon niat amat)
    hmmm, banyak kiasan di sini jadi inget best love dengan bunga azaleanya dan sebangsanya(ahjussi cha hehe ^^)
    kasian juga gak hanya kasim hyun yang sedih di sini, tuh raja sampe bingung 7 keliling (punya 3 anak, permintaanya pada rumit semua ckckckck)
    wah wah, MAKASIH MBAK CHA BUAT PIKU2 tambahan di bawah sukaaaaaaaaaa :)
    siapa tuh anak kecil yang dipeluk sama yang myung, hwon kecilkah? hihihi lucu
    aih, pelajar sungkyunkwan!!!itu menghadap profesor atau raja? :P (dira ngarepnya ada cameo dari skks T.T)
    KEREN! tambah jauh aja rating drama penyaingnya >.<
    makasih mbak...

    BalasHapus
  5. ckcckk,,, ku ngakak pas liat tukasimnya hwon nebar2 bunga di genteng

    BalasHapus
  6. @dira :iya,ni gara2 sikecil yang maenin mouse buat hello (maen telpon2an) sm adekku.
    jd keposting sm dia kekekek..
    kalau udh dirumah susah buat maen lepi...dikerjain mulu sm sikecil.

    @veean:banget,hyun sung selalu jadi sasaran Hwon kalau untuk Yeon Woo.

    BalasHapus
  7. sidedek nya minta biar mamanya jgn main lepi mulu kali mbak :)

    Hwon niat bgt bikin bunga gugur nya, kasian kasimnya hehehhehe

    wahh yang gambar dibawahnya malah bikin penasaran ama jalan ceritanya...

    halo Dira :0

    BalasHapus
  8. wahh..
    mbak cha keren..
    walaupun gk sengaja keposting,
    tapi, fie selalu nunggu sinop ini..
    ngakak pas liat adegan kasim hyun sung ma si min hwa..
    piku2 d bawah lucu2 bgt mbak, makasih y mbak..

    delfi_

    BalasHapus
  9. Oooh,,, ngerti sekarang, karena putri (adiknya Putra mahkota) itu pengen nikah sama Yeom,jd dia akhirnya membunuh yeon woo.. keren bangen deh sinopsis sama yang bikin sinopsisnya ,, makasih yah :))

    BalasHapus
  10. hahaha hayo itu mah gara2 ngeliat mamanya pegang mouse juga ^^"
    he.em repot ya mbak...(sotoy :P)
    btw, baru ngeh dira pp blogernya mbak cha ganti eonni geun young lagi,

    BalasHapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  12. eh, ternyata episode 4 udah terapdet walaupun cuman dikit tp bs melegakn sesaat
    bentar lg memasuki intrik yg menegangkn ya
    kira2 di episode brp kh yeon woo dkabarkn meninggal
    #g sabar liat kim soo hyun

    lailia

    BalasHapus
  13. violin : nanti ku update,
    @dira : ini juga ngesub dari translate bahasa inggris selain 5 blog luar yang buat kok.

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.