12.13.2011

Sinopsis Vampire Prosecutor Episode 9

 Sinopsis Vampire Prosecutor Episode 9
Tema Episode ini : Best Freind

Terdengar rekaman suara yang menyala dengan keras diapartemen Ayah dari Jaksa Yoo Jung In (Yoo Won Gok).Suara rekaman pria yang mengatakan kalau tak ada lagi yang harus mereka bicarakan pada bosnya,hanya membagi berdasarkan jasa tiap orang,Namun bos teriak meminta nya untuk membawakan penghianatnya lalu ia akan memberikan tulang terbesar padanya(      jabatan tertinggi).Namun pria itu menjawab kalau bayarannya saat ini tidak lagi cukup untuk hidup.Lalu pria yang satunya mengatakan kalau ia yang akan mengurus penghianatnya dan meminta bosnya untuk percaya.Suara bos pria tersebut terdengar setuju mengatakan akan memberi waktu untuk menangkapnya dalam waktu kurang dari sebulan,dan ia akan dipromosikan dalam jabatan gangster^^.
Lalu Bos memberikan sesuatu pada pria tersebut mengatakan kalau itu hanyalah minuman bukan sesuatu yang mahal.Rekaman suara pun berhenti.
Yoo Won Gok mengenggam tangannya erat setelah mendengar rekaman suara tersebut.Yoo Won Gok tak bisa menahan amarahnya mengatakan ia bisa mengetahui  semua yang diperbuat oleh Jung Kwe So dengan bukti dari rekaman bicaranya.Yoo Won gok,” Kau tahu, waktu...selalu punya cara yang unik dalam merubah dan memperdalam sesuatu. Tergantung dari tujuannya, bagaimana citarasa dan wangi cerutu semakin diperhalus. Begitu juga dengan orang-orang. Kepercayaan dan keyakinannya diperkuat berdasarkan pilihan yang mereka buat. Bagaimana menurutmu? Kurasa aku telah berlaku adil padamu. Apa kau tak setuju? Setelah semua yang kita hadapi, kau tak bisa lakukan ini! Kau pikir siapa yang sedang coba kau lempar ke dalam mulut buaya? Aku? Atau Chi Soon? Walaupun tangan kananmu mungkin tak tahu apa yang dilakukan tangan kirimu. kau harusnya tahu aku pasti mengetahuinya! Rekaman pembicaraanmu ini...! Kau harus bisa mengembalikan kepercayaan kami terhadapmu.”
Jung Kwe So hanya diam tanpa menjawab apapun.Lalu Yoon Won Gok menelpon seseorang memintanya menyelesaikan sesuatu (sepertinya membunuh Jung Kwe So).


Pagi itu Jaksa Min juga Bum bersama petugas kepolisian menemukan seorang pria tewas didepan sebuah toko.Bum kaget setelah mengetahui bahwa korban adalah Jung Kwe So.Bum menjelaskan Jung Kwe So adalah gangster pimpinan Gang Buk (wilayah kekuasaannya Daerah utara sungai Han).

Bum menambahkan jika pria itu bukanlah sekedar gangster sembarangan,karna wilayah utara semua preman dll dalam genggamannya.Bum menjelaskan dengan istilah bahwa mereka akan makan dengan kaki jika tidak hati-hati menyelesaikan kasusnya.Bum meminta agar Jaksa Min melimpahkan kasus ini pada yang lain.Namun Jaksa Min berbalik ucapan mengatakan apakah Dektektif Hwang Son Bum akan bekerja keras dalam kasus ini?Bum meminta agar Jaksa Min mengecilkan suaranya didepan banyak petugas polisi.Bum melemah mengatakan tentu saja ia akan bekerja keras untuk kasus ini.(Aish...Bum gampang banget digertak Jaksa Min^^).Jaksa Min tersenyum melihat tingkah Bum.Jaksa Min lalu menggunakan kaca mata hitamnya (cute^)  untuk melihat jelas flashback kematian Jung Kwe So.

Dari balik kaca mata hitamnya terlihat mata Jaksa Min yang membiru menatap jasad Jung Kwe So.Ia melihat Jung Kwe So disiksa oleh seseorang dengan menggunakan sebuah pisau kedadanya berulang kali.Flashback pun berakhir diakhiri dengan mata vampire serta taring Jaksa Min menghilang.
Jaksa Min mengatakan kalau Jung Kwe So sebelumnya telah dipukuli ditempat lain sebelum dibunuh disini.Jaksa Min melihat saku jas Jung Kwe So dan merasa seperti telah melihat sesuatu benda berada disini.Bum tanya apa itu?Jaksa Min mengatakan kalau itu tugas Bum untuk mencari tahu.Bum kesal bertanya kenapa Jaksa Min bertingkah seperti itu?Bum langsung teriak kesal pada semua petugas polisi menanyakan barang yang berada disaku baju Jung Kwe So.
Jaksa Yoo tiba diTKP dengan tergesa-gesa dan minta maaf karna ia datang terlambat.Jaksa Yoo tanya kasus apa lagi yang akan mereka selesaikan.Jaksa Yoo tiba-tiba terdiam saat melihat jasad Jung Kwe So mati dengan penuh luka.



Jasad Jung Kwe So dibawah keruang Otopsi.Dokter Seo mengatakan kalau korban dipukuli hingga terluka,karna ia terus menemukan benda plastik dalam mulut korban.
Dokter Seo,” Mengenai benda apa ini, dan kenapa benda-benda terus ditemukan di dalam mulut korban... “
Jaksa Yoo,” Sesuatu disumpalkan ke dalam mulut korban, kemudian mulutnya ditutup rapat dengan selotip. Lalu dia dipukuli, dan ditanyai. Benda itu pastilah pecahan sesuatu yang dijejalkan ke dalam mulut korban. Itu adalah ronde pertama dari penyiksaan yang dialaminya. Fakta bahwa kuku-kukunya patah... adalah bukti penyiksaan ronde kedua. Korban yang masih dalam keadaan syok akibat penyiksaan ronde pertama, akan semakin sulit bernapas. Setelah penyiksaan ronde kedua... aku yakin dia mengalami syok akut. Segera setelah itu, ronde ketiga penyiksaan dimulai. Pertama-tama, tutup hidung korban. Metode penyiksaan seperti ini. akan membuat korban seperti sedang ditenggelamkan. Dia mungkin saja menelan potongan lainnya selama penyiksaan. Jika kau belah perutnya, kau mungkin menemukan benda apa sebenarnya yang telah dijejalkan ke dalam mulutnya”.


Dokter Seo..” Kurasa kita sudah menyelesaikan proses otopsi.”
Jaksa Min menatap curiga pada Jaksa Yoo yang begitu tahu tentang hal semacam itu,Jaksa Yoo mengerti namun ia segera keluar dari ruangan Interogasi.Jaksa Min segera mengejar Jaksa Yoo yang berjalan dengan cepat.Ia memanggil Jung In berkali-kali,namun Jaksa Yoo sama sekali tidak menggubrisnya.Jaksa Min menarik tangan Jaksa Yoo untuk berhenti.Bum dan DongMan berjalan dibelakang mereka.Jaksa Min tanya apa-apan tadi?Jaksa Yoo ketus balik tanya maksudmu?.Jaksa Min tanya bagaimana Jaksa Yoo tahu hal-hal semacam itu tadi?



Tema Episode 9 :
Jaksa Yoo,” Aku membacanya di buku.”
Jaksa Min,” Ada buku yang isinya mengajarkan cara penyiksaan?”
Jaksa Yoo,” Kau sendiri yang bilang di waktu lalu... Apa kau punya trauma?”
Lalu scene pada episode sebelumnya dimana Jaksa Yoo mempertanyakan sesuatu hal pada Jaksa Min,jaksa Min balik bertanya apakah Jaksa Yoo juga memiliki sesuatu trauma.Jika Jaksa Yoo memilikinya maka ia tak boleh menanyakan hal yang sama padanya.Lalu Scene berakhir dan Jaksa Yoo mengatakan jadi jangan bertanya lagi tentang trauma/hal itu,kenapa /mengapa.Jaksa Yoo menegaskan bahwa apapun kasus tersebut ia akan mencari pelakunya.Dan meminta Jaksa Min jangan bertanya lagi tentang hal itu.Jaksa Min mengerti dan melepaskan tangan Jaksa Yoo.Jaksa Yoo  berjalan pergi.Bum yang juga mendengar ucapan Jaksa Yoo berkomentar sungguh aneh apakah ia perlu menyelidiki masa lalu Jaksa Yoo?Jaksa Min yang terus menatap kepergian Jaksa Yoo menoleh mengatakan “Jika kau punya waktu untuk itu,lebih baik kau cari pembunuhnya”.Choi Dong Man tertawa mendengar jawaban balik dari Jaksa Min pada Bum.Lalu Jaksa Min meminta Dong Man untuk mengumpulkan semua pecahan yang ada ditubuh korban dan mencari tahunya benda apa saja itu.Dan Jaksa Min juga menugaskan bum untuk bertanya pada Dektektif lain mencari tahu hubungan antar gangster yang menyangkut kasus Jung Kwe So.Bum mengiyakan dengan lemah.


Setelah kepergian Jaksa Min,DongMan bertanya pada Bum kenapa ia bisa bercanda disaat seperti itu hanya untuk diomeli?Apakah Bum sama sekali tidak memiliki empati?Bum kesal hendak memukul DongMan mengatakan “kurasa aku tak bisa bisa jadi detektif sepanjang drama ini”.(cha_sya:ha ha...saya kira Bum benar-benar merasakan hal lucu pada sepanjang drama ini,dimarahin Jaksa Min mulu kekeke).

Sementara itu Bum pergi menemui Seorang dektektif untuk mengetahui hubungan kasus antar gangster.Bum diam memperhatikan Kim Deok Kwan marah ditelpon mengatakan kalau ia adalah Dektektif terkenal dimana 20 Tahun lalu ia telah menangkap salah satu gangster besar Kwang No Seung.Dektektif tersebut menutup telponnya mengeluh anak muda jaman sekarang tidak bisa diandalkan dengan segala kata-katanya.Bum melemparkan permen karet keatas meja dektetif Kim Deok Kwan tersebut yang masih saja mengunyah,Bum mengatakan kalau kecepatan dirinya mengunyah permen karet memang tidak ada tandingannya.Bum berakting kesal bertanya siapa yang menelpon yang membuat gurunya marah! Kim Deok Kwan  tertawa memanggil Hwang Son Bum dan tanya ternyata ia masih hidup.Bum mengatakan permen karet dan jaksa ...dan dilanjutkan ucapan oleh Kim Deok Kwan mengatakan ada untuk dikunyah!.keduanya tertawa bersama(sepertinya mereka sudah kenal baik^^).

Dikantor,Jaksa Min meminum sampel darah Jung Kwe So,lalu ia melihat sekilas flashback kematian Jung Kwe So yang sudah tak berdaya melihat seorang pria mengambil sebuah kunci bernomor 713 dari dompet.ia lalu membuang sesuatu ditempat lain.Dan Flashback pun berakhir.Seperti biasa setelah meminum darah korban yang tewas menyakitkan .Jaksa Min merasa kesakitan.
Kembali pada Bum dan Kim Deok Kwan.Bum dijelaskan olehnya dengan sebuah gambar chart rangkaian hubungan antar bos gangster dimana ada Nama Jung Kwe So,Go Chi Soon dan Yoo Gon Kwok saling terkait satu sama lain.Bum mulai mengerti Jung Kwe So telah didepak(dikeluarkan/diambil kekuasaanya)beberapa waktu yang lalu .Setelah dua bulan lalu Go Chi Soon mengambil alih kursi kepemimpinan Jung Kwe So dan berkembang dengan luar biasa.Dektektif Kim Deok Kwan menambahkan jika Chi Soon dimasa lalu sama sekali tidak memiliki kekuasaan penuh seperti itu.Namun sekarang Chi Soon sangat terkenal bahkan memiliki julukan Nightingale(artinya perawat kematian).Chi Soon selalu menggunakan pakaian serba putih dan dia bisa tertawa saat mengoperasi(menyiksa) musuhnya.
Chi Soon mendapat kursi yang mendepak Kwe So karna ia mendekatkan diri pada Yoon Go Kwok.Bum bertanya apakah Jung Kwe So hanya diam saja saat mengetahui kekuasaannya diambil alih oleh bawahannya Chi Soon?Dektektif Kim Deok Kwan  mengatakan tidak,namun Jung Kwe So sedang terpaku pada masalah lain yaitu tergila-gila pada judi.
Semua bawahan Jung Kwe So akhirny memalingkan muka padanya dan jika Jung Kwe So terus mempertahankan posisinya maka ia akan dengan keras digulingkan paksa oleh bawahannya.Dektektif Kim Deok Kwan menambahkan jika Yoo Won Gok bukanlah orang biasa.



Sementara itu Jaksa Yoo pergi keapartemen ayahnya.Didepan apartemen Jaksa Yoo mencoba masuk kedalam namun salah satu dari empat anak buah Yoo Won Gook menahannya untuk masuk mengatakan kalau bos sedang melakukan pertemuan.Jaksa Yoo memaksa masuk namun tetap saja dihadang oleh anak buah Yoo Won Gook.Kemudian seorang pelacur keluar dari ruangan Yoo Won Gook.Jaksa Yoo bertanya pada anak buah Yoo Won Gok apakah akhir-akhir ini ayahnya memanggil pelacur?
Lalu Jaksa Yoo masuk kedalam menemui ayahnya.Yoo Won Gook mengatakan Jaksa Yoo sebagai orang dewasa harusnya mengkhawatirkan dirinya untuk berkeliaran pada malam hari.Jaksa Yoo ketus mengatakan kalau dirinya sejak kanak-kanak juga sudah tidak bisa tidur nyenyak berkat seseorang.
Yoo Won Gook,” Berapa lama lagi kau akan menyalahkan orang tuamu? Sampai kau menjadi jaksa terkenal? Apa kasusmu yang lalu berakhir dengan baik?”
Jaksa Yoo,” Kau tak perlu tahu. Jung Kwe Soo. Kau tahu dia sudah mati kan?”
Yoo Woon Gook,” Apa aku perlu tahu?”
Jaksa Yoo,” Tak ada alasan kau perlu tahu berita ini. Kecuali, kau...Yoo Won Gook, adalah pembunuhnya.”
Yoo Woon Gook,” Bagaimana bisa kau memanggil ayahmu hanya dengan Yoo Won Gook?”
Jaksa Yoo,” Hanya karena kau meniduri ibuku,tidak otomatis menjadikanmu seorang ayah. Jung Kwe Soo. Apa kau membunuhnya?”


Yoo Woon Gook,” Kedengarannya kau berharap aku membunuhnya.”
Jaksa Yoo,” Saat aku melihat jasadnya,aku teringat masa lalu. Kenangan hangat yang dimiliki anak-anak lainnya mengenai ayah mereka, aku tak memilikinya. Siapa yang telah kau bunuh, Bagaimana kau menyiksa orang-orang, hanya itu ingatan yang aku punya. Jung Kwe Soo. Apa kau membunuhnya?”
Yoo Woon Gok,” Apa kau bertanya sebagai seorang jaksa, atau sebagai seorang anak?”
Jaksa Yoo,” Tentu saja aku bertanya sebagai seorang jaksa.”
Yoo Woon Gok,” Benarkah? Kalau begitu kau akan kuperlakukan seperti seorang jaksa. Jaksa Yoo. Kau tahu berapa banyak jaksa yang coba melawanku di waktu lalu? Jumlahnya... tepat 8 orang. Dari semua orang itu, tepat... separuh dari mereka telah tewas. Dan semuanya.. akibat kecelakaan. Fakta bahwa orang-orang itu tewas... apa kau pikir murni karena kecelakaan? Cuci tanganlah dari kasus ini, Jaksa Yoo. Ini...aku sampaikan sebagai seorang ayah.”
Jaksa Yoo,” Kau bilang sebagai ayah... Aku akan pura-pura tidak mendengarkan perkataanmu tadi. Aku akan menemuimu lagi. Yoo Won Gook.”
Jaksa Yoo keluar meninggalkan ayahnya dengan tatapan kebencian.


Pagi itu,Jaksa Min kembali keTKP mencari sesuatu yang ia lihat dari kematian Jung Kwe So,seorang pria menaruh sesuatu tak jauh dari TKP.Lalu mata Jaksa Min tertuju pada tempat tersebut dan melihat sebuah dompet tergeletak,ia membuka Dompet tersebut dan menemukan sebuah kartu nama beralamat KJ (sebuah tempat judi).
Dikantor,DongMan masih meneliti pecahan benda yang mereka temukan dalam mulut korban.Bum tanya benda apa tersebut?DongMan mengatakan kalau ia sama sekali tidak bisa memastikan hal itu.Sementara itu dimeja kerjanya Jaksa Yoo sibuk dengan pekerjaannya (sepertinya pura^^,namun ia mencuri dengar dan berpikir menyelidiki kasus itu deh).Bum mengatakan kalau ia hanya dengan sekali lihat bisa menebak tulisan itu adalah K-O-R-I-A-H,Dong Man mengatakan mana mungkin tulisan korea bisa diganti dengan Koriah.Keduanya saling berdebat.DongMan merasa tak habis pikir kenapa Bum bisa berpikir begitu dan bertanya-tanya kenapa ia bisa lulus dari kepolisian.Bum membela diri mengatakan sejak kapan I berubah menjadi E sedangkan saat ia masuk kepolisian pertama kali belum ada bahasa inggris.Bum memukul kepala DongMan mengatakan kalau sebagai warga negara korea yang baik ia hanya memerlukan belajar bahasa korea dengan fasih bukan bahasa inggris (ha ha....kalau begitu kami harus belajar bahasa indonesia dengan fasih?wah-wah bisa-bisa ketinggalan jaman^^).


Jaksa Yoo menjelaskan jika tulisan itu adalah Casino dengan huruf C-A-S-I-N-O,ia meminta Bum menyelidiki kasino-kasino ilegal baru akan menemukan kasino yang menggunakan benda seperti itu.Bum dan DongMan terdiam menatap kepergian Jaksa Yoo.

Segera Bum kembali kedektektif yang sebelumnya ia temui,ia membawa benda tersebut dan menyamakan dengan sebuah chip bertuliskan CASINO.Bum merasa chip tersebut mirip dengan benda yang dimasukan kemulut Jung Kwe So.Dektektif Kim Deok Kwan mengatakan kalau chip itu milik Kasino Yoo Woon Gook.Bum bertanya bukankah Yoo Won Gok adalah pimpinan gangster dari wilayah kelompok Gangnam?(Daerah sungai selatan Han,biasanya diGangnam rata-rata penduduknya kaya^^).Dektektif Kim Deok Kwan mengiyakan mengatakan kalau chip tersebut pada mulanya dipelopori oleh mafia rusia yang mendesain sesuatu dengan penggunaan tato sebagai lambang kelompok mereka.Chip yang digunakan untuk menunjukan solidaritas diantara orang-orang dalam kelompoknya.Karena itulah dikasino Yoo Woon Gook menggunakan chip seperti itu.


Jaksa Min pergi kealamat YK (seperti tempat penyimpanan uang,barang,dll ) dengan melihat alamat yang tertera pada kartu nama yang ia temukan.Saat berjalan masuk,Jaksa Min berpapasan dengan seorang pria bertopi dengan berjalan tergesa-gesa keluar dari kasino tersebut.Lalu jaksa Min masuk dan menemukan seorang pria dalam keadaan tangan terikat.Jaksa Min teringat akan pertemuan tak sengaja dengan pria bertopi tersebut,ia lalu keluar dan mencoba mengejarnya.Namun sayang,pria tersebut sama sekali tidak terlihat lagi.
Lalu Jaksa Min masuk kembali kedalam,pria yang tangan terikat tadi lalu keluar dari ruangan memperlihatkan Jaksa Min sebuah kotak .petugas deposit mengatakan kalau pria tersebut tidak mengambil benda apapun ia hanya mengambil benda yang berada didalam kotak deposit itu.Meskipun pria tersebut memiliki kuncinya ia sama sekali tidak bisa membukanya karna harus melewati verifikasi kepemilikan benda,sehingga pria tersebut mengambil dengan paksa.


Jaksa Min bertanya benda apa yang ia ambil?Petugas Deposit mengatakan tidak yakin apa yang ia ambil.Sambil mengingat kejadian,saat ia dalam keadaan tangan terikat ia melihat pria bertopi misterius tersebut hanya mengambil sebuah alat perekam suara.Jaksa Min kaget perekam suara?.Petugas Deposit meyakinkan meski ia hanya melihatnya sejenak tapi itu benar-benar alat perekam suara.Jaksa Min lalu mengambil kunci kotak deposit tersebut dengan sapu tangan.ia mengingat kunci 713 tersebut seperti yang ia lihat sebelumnya pada flashback kematian Jung Kwe So.
Ditempat lain,Bum duduk disebuah permainan anak-anak.Lalu kedua anak buahnya (preman) membawa seorang pria yang bekerja dikasino Yoo Won Gok ,Jae Ddul.Bum kemudian memperlihatkan fhoto Jung Kwe So dan bertanya pada Jae Ddul apakah ia mengenalnya.Jae Ddul mengatakan tidak tahu.Bum memaksanya dengan mengancam,Jae Ddul memberitahu kalau ia merupakan salah satu pelanggan tetap dikasino Yoo Won Gok ,ia selalu datang kesana dan selalu kalah berjudi.Jae Ddul teringat jika Jung Kwe So saat itu menggunakan uang Yoo Won gok untuk berjudi  sekitar 10.000 won setiap harinya (biasanya kalau dikasino kelas berat itu dianggap pinjaman dengan taruhan nyawa tapi kali ini berbeda Yoo Won Gook diperas oleh Jung kwe So).
Mendengar ucapan Jae Ddul bahwa Jung Kwe So selalu menggunakan uang Yoo Woon Gok dengan uang yang jumlahnya tidak sedikit tiap hari itu artinya Jung Kwe So memerasnya karna tahu sesuatu rahasia dari Yoo Won Gok.Bum bertanya rahasia apa itu?Jae Ddul mengatakan kalau ia sama sekali tidak tahu hal itu,ia ingat bahwa beberapa waktu yang lalu Jung Kwe So juga datang kekasino mereka dengan menggunakan uang Yoo Won Gok dan setelah itu ia sama sekali tidak terlihat lagi.Bum tanya kapan kejadiannya?Jae Ddul mengatakan dengan takut sekitar Jum’at yang lalu.Bum akhirnya ingat jika tanggal 25 November Jum’at lalu adalah hari bertetapan Jung Kwe So ditemukan tewas.



Ditempat yang berbeda,Go Chi Son sedang mengawasi anak buahnya bekerja membuat soju yang dibungkus seperti sebuah bubuk.Jaksa Yoo datang kesana.Chi Soon bertanya siapa yang datang dan tahu bahwa itu adalah Jung In anak dari atasannya Yoo Won Gok.
Jaksa Yoo,”Hallo..”
Chi Son,” Hai. Apa kau datang hanya untuk menyapaku? Aku dengar kau menjadi pelayan masyarakat? Di bagian mana kau ditempatkan?Apakah bagian dokumentasi? Kau bukan polisi, kan?”
Jaksa Yoo tidak menjawab dan melihat apa yang diproduksi oleh Chi Soon.Ia mencicipi serbuk yang sedang ditimbang dan bertanya bukankah ini soju(arak korea)?Chi Son hanya tersenyum.
Jaksa Yoo,” Setelah kau mewarnai soju-soju ini dengan warna biru, hingga terlihat seperti sesuatu yang lain... kau melabelinya dengan 'limbah beracun'. Pajak alkohol tak perlu kau bayar... dan kau kirimkan barang-barang ini ke Jepang?”
Go Chi Son.” Wow...Jung In kita ini telah tumbuh dengan sangat luar biasa. Kurasa kau bisa mulai menangani bisnis ayahmu sekarang. Kau bahkan tak bisa menghasilkan banyak uang dari pekerjaanmu sekarang. Jadi apa gunanya bertahan? Bergabung sajalah di bisnis ini.”
Jaksa Yoo,” Aku tak bekerja di pelayanan masyarakat”.
Go Chi Son,” Oh, bukan di pelayanan masyarakat? Lalu di mana? Kau tidak benar-benar jadi polisi, kan?”
Jaksa Yoo,”tentu saja tidak,Aku...seorang Jaksa.”


Go Chi Soon,”Jaksa ,Jaksa seperti apa?”.Jung In tidak menjawabnya dan langsung memborgol tangan Chi Soon,anak buah Chi Soon panik memanggil bosnya dan bersiap menyerang Jung In.Chi Soon meminta anak buahnya menahan diri,dan bertanya apa-apaan yang dilakukan Jung In dengan memborgol tangannya.
Jaksa Yoo,” Kau tak ingin dipenjara untuk pelanggaran seperti ini, kan? Jika kau setuju... aku ingin kau menjawab beberapa pertanyaanku”.


Kembali pada Bum yang duduk bersama Dektektif,Bum merasa Jung Kwe So dibunuh dan disiksa oleh Yoo Won Gok dimana sebelumnya menjejalkan chip pada mulutnya.Dektetif merasa hal itu benar namun Bum merasa ada yang aneh dengan satu hal kenapa Yoo Won Gok yang sukses membunuh Jung Kwe So yang sama sekali bukan menjadi ancaman baginya?Jadi jika menyimpulkan Yoo Won Gok membunuh Jung Kwe So karna judi hal itu terlalu sepele baginya.
Dektektif Kim Deok Kwan ,” Hei. Kau tahu Kwang No Seung, kan? Dia adalah bos besar yang dipenjarakan 20 tahun lalu. Yoon Won Gook, dan Jung Kwe Soo tadinya adalah tangan kanan dan kiri orang itu.orang itu adalah guru Yoo Won Gok.”
Bum,”bukannya kau yang memenjarakan nya?”
Dektektif Kim Deok Kwan,”Aku yang memenjarakannya dan menangkapnya.Tapi kudengar dia akan bebas”


Ditempat yang berbeda Jaksa Yoo juga sedang membicarakan hal yang sama seperti Bum dengan Kim Deok Kwan.seperti satu sama lain saling berdekatan jarak dan bertanya.Jaksa Yoo bertanya tentang hubungan fakta 20 Tahun lalu tentang kasus Kwang No Seung,Chi Soon menjelaskan saat No Seung dikirim kepenjara sebenarnya karna ada yang melaporkannya.
Bum kembali tanya pada Kim Deok Kwan oleh karna ada seorang yang melaporkan ia bisa menangkap No Seung kah? Kim Deok Kwan mengiyakan karna seorang tikus pengadu.Dektektif Kim Deok Kwan menambahkan jika bukan karena tikus tersebutlah ia bisa menangkap No Seung dan memenjarakannya 20 Tahun.
Chi Soon menambahkan walaupun begitu No Seung sebentar lagi akan bebas,dan No Seung mengatakan sesuatu seperti ini sebelum 3 bulan lalu.
Kim Deok Kwan menjelaskan kata yang dimaksud No Seung” Siapapun yang berhasil menangkap tikus yang telah mengadukanku, akan mendapatkan seluruh organisasi.”


Lalu beralih lagi ditempat Jaksa Yoo dan Chi Soon.Chi Soon mengatakan ayah Jung In dan Kwe So lalu akhirnya membagi dua wilayah kekuasaan dan mengurusnya selama No Seung masih dalam penjara,Jaksa Yoo tanya artinya jika No Seung kembali artinya Yoo Won Gok dan Go Chi Son harus mengembalikan kekuasaan itu padanya?Chi Soon mengatakan tentu saja karna itu adalah aturan dan dasar didunia mereka.Karena jika tidak menurut maka akan ada masalah bermunculan.Tiap orang akan mengincar leher rekan-rekannya masing-masing.Jika seperti itu organisasi maka tidak akan bertahan.
Bum kembali bertanya pada Dektetif mengenai setelah No Seung tahu Jung Kwe So ditemukan tewas,apakah ia mengartikan jika tikus itu adalah Jung Kwe So?
Chi Soon mengatakan pada Jaksa Yoo,jika sibrengsek yang memenjarakan No Seung sangat tahu akan sifat No Seung.
Kim Deok Kwan mengatakan tidak tahu atas pertanyaan bum.Chi Soon menambahkan kalau ia tak tahu siapa orang yang dimaksud oleh No Seung Dengan tikus.Jaksa Yoo berpikir bahwa ia tahu siapa yang dimaksud No Seung dengan tikus.
Bum terus memaksa dektektif Kim Deok Kwan tersebut untuk memberitahu siapa tikus tersebut.Karna bum harus mengetahui hubungan antara mereka agar bisa menangkap pembunuh Jung Kwe So.Dektetif Kim Deok Kwan menolak,baginya itu sama saja tidak tahu berterima kasih padanya sampai matipun.Bum bertanya apakah Jung Kwe Soo adalah orangnya?
Chi Soon mengatakan kalau tikus bukanlah Jung Kwe So pada Jaksa Yoo,karna ia sama sekali tidak ada hubungannya.Jung Kwe So mati hanyalah kecelakaan.Jaksa Yoo menyimpulkan artinya Jung Kwe So bukanlah tikus yang dimaksud No Seung,tapi Yoo Won Gok yang sangat mengetahui siapa tikus yang dimaksud.Chi Soon mengatakan kalau ayah Jung In bukanlah orang yang jahat seperti itu.
Jaksa Yoo,” Mendesak tikus seperti Jung Kwe Soo,dan kemudian membunuhnya... dan jika Kwang No Seung dibebaskan, dia akan mengambil alih kelompokmu dan memerintah seluruh Seoul seorang diri. Semuanya terasa cocok.”
Go Chi Soon,” Tidak. Ayahmu tak akan melakukan itu.Dia telah berjanji padaku.”
Jaksa Yoo,”Ahjussi,jangan terlalu percaya pada Yoo Won Gok. Kau tak akan pernah tahu kapan akan dibuang. Seperti ibuku”.



Bum segera kembali kemarkas dan berdiskusi dengan Jaksa Min tentang kasus kematian Jung Kwe So. Bum menjelaskan jika 20 Tahun lalu Kwang No Seung membunuh 4 orang gangster yang mencarinya keseoul secara bersamaan.Saat itu terjadi perang antara gangster.Hingga Jaksa dan Polisi diberi wewenang yang sama,sehingga semua nya benar-benar terobsesi untuk menangkap gangster sebanyak mungkin.Dalam masa-masa itu Kwang No Seung membunuh mereka dan polisi yang bisa menemukan jasad-jasad mayat yang dibunuh Kwang No Seung karirnya akan meroket.Lalu kapten/dektetif teman Bum yang menemukan jasad mereka setelah dia menerima informasi dari orang dalam(tikus yang dimaksud No Seung).


Jaksa Min mulai bosan mendengar penjelasan Bum ia lalu bicara dengan menyimpulkan maksud Bum bahwa intinya pembunuh Jung Kwe Soo adalah Yoo Won Gok.Bum mengangguk-angguk.
Namun Jaksa Min mengatakan sepertinya akan terlihat bagus dalam laporan tuntutan(sebuah ungkapan bahwa ucapan bum terlihat bertele-tele dan tidak bisa digunakan sebagai bukti untuk menuntut Yoo Won Gok).Bum menggeleng dan bertanya bagaimana Jaksa Min hanya menilainya bagus saja.Bum mengatakan semua kartu (laporan yang ia tahu) telah diungkap dan meminta Jaksa Min memberitahu kartunya.
Jaksa Min,” Apa maksudmu dengan kartuku? Setelah pergi ke kasino,kau hanya belajar bahasa preman”.
Bum mempraktekan apa yang biasa dilakukan oleh Jaksa Min,” Ya ampun, kau tahu kan maksudku... Telan darahnya... Buka mata lebar-lebar... Yang seperti itu”.
Melihat ekspresi bum seperti itu,Jaksa Min tertawa.Ia lalu menjelaskan bahwa ia melihat sebuah kunci dimana pelakunya mengincar sesuatu yang dimiliki Jung Kwe Soo.Jaksa Min menjelaskan oleh karena itulah Jung Kwe So disiksa.Ia mencari sebuah benda perekam suara.Jaksa Min meyakini bahwa benda itu adalah kunci kasus yang sedang mereka tangani.DongMan datang mengatakan kalau ia menemukan sidik jari  yang cocok dari kunci tersebut.Jaksa Min segera melihat file sidik jari tersebut sambil bertanya milik siapa?DongMan menjelaskan bahwa sidik jari tersebut milik Yoo Won Gok,gangster yang sangat berkuasa.



Jaksa Min berserta Bum pergi kesuatu tempat untuk menemui Yoo Won Gok.Anak buah Yoo Won Gok yang mengetahui mereka hendak menemui bos mereka semuanya telah bersiap-siap dengan senjata ditangan mereka.Bum tanya kenapa mereka langsung menyiapkan senjata saat seseorang hendak menemui bos nya?Jaksa Min tanya pada Bum apakah Bum akan melarikan diri ?Bum tersenyum mengatakan kenapa ia bicara seperti itu karna saat ini ia datang membawa persiapan.Bum memperlihatkan beberapa borgol yang ia taruh diikat pinggangnya.Jaksa Min tersenyum mengingatkan agar Bum memastikan memborgol mereka dengan baik.


Mulai lah perkelahian,Jaksa Min menghindar dari serangan salah satu anak buah Yoo yang membawa pisau,ia lalu membantingnya kelantai.Dengan cepat bum memborgolnya,selanjutnya Jaksa Min mengalahkan dua orang pria dengan meninju wajahnya lalu beberapa orang lainnya dikalahkan dengan mudah oleh Jaksa Min.Bum satu persatu memborgol mereka yang sudah tidak berdaya.Dan satu lagi hal yang lucu buatku,setelah memukul salah satu anak buah Yoo yang sudah tidak berdaya bum memberikan borgolnya dan meminta anak buah Yoo tersebut memasangkannya sendiri^^.

Tersisa satu orang lagi anak buah Yoo yang mencoba menyerang Jaksa Min,dengan cepat Jaksa Min menodongkan tinjunya kewajah pria tersebut.Darah tersembur keluar dan tanpa sengaja tercium kearah Jaksa Min.Jaksa Min tiba-tiba terdiam,matanya membiru dan taringnya hendak keluar.Jaksa Min hendak menggigit anak buah Jaksa Yoo tersebut.Melihat hal itu,Bum segera menghadangnya mengingatkan bahwa semuanya sudah selesai.

Jaksa Min berserta Bum masuk kedalam ruangan apartemen Yoo Won Gook.Diatas meja fhoto masa kecil Jung In berserta ayahnya tertata rapi mengisi meja.Jaksa Min meminta mencari sesuatu disekitar.Mata Jaksa Min tertuju pada kotak sampah .Ia melihat gulungan kaset rekaman yang sudah rusak.Jaksa Min teringat ucapan Petugas Deposit yang mengatakan pria misterius tersebut membawa sebuah alat perekam suara.Tiba-tiba Jaksa Min menerima telpon dari DongMan.
Dimarkas Team Jaksa Min,Yoo Won Gook datang menemui putrinya Jaksa Yoo.Jaksa Yoo bersikap dingin pada ayahnya.Won Gok tanya apakah putrinya tidak ingin menyuguhkan minuman padanya?Bukankah dia telah membawakan pembunuhnya pada Jaksa Yoo.Jaksa Yoo hanya diam saja.
Bum dan Jaksa Min segera kembali kekantor.Yoo Woon Gok menyambutnya sekaligus menduga kalau keduanya pasti rekan kerja putrinya.Jaksa Min menatap wajah Jaksa Yoo yang diam tanpa ekspresi.Jaksa Min mengerti .
Lalu Jaksa Min dan Jaksa Yoo masuk keruang monitor perekam melihat Bum menginterogasi salah satu anak buah Yoo Won Gok yang mengaku telah membunuh Jung Kwe So.(Pria ini pada Episode 8 pernah melihat JaksaMin berubah menjadi seorang vampire,dan pria ini adalah anak buah kesayangan Yoo Woon Gook,tentu saja tak lain tak bukan ia menutupi pembunuhan Jung Kwe So agar ayah Jung In tidak tertangkap,bener-bener gangster yang setia).Bum bertanya kenapa?ia beralasan karna ia tidak mau membayar hutang-hutangnya.Bum mengatakan motif nya terlalu sederhana.Anak buah Yoo mengatakan apakah alasan sederhana harus dijadikan rumit ketika membunuh seseorang?Bum mengatakan ia tidak akan bertanya hal berbelit-belit dan bertanya tentang senjata pembunuhnya dan dimana ia membuangnya?Pria tersebut memperlihatkan senjata pembunuh pada Bum yaitu sebuah pisau liapt yang penuh darah.Ia mengatakan kalau ia membunuhnya dengan itu.
Mendengar jawaban pelaku,Jaksa Yoo segera beranjak keluar dan tanpa sengaja berpapasan dengan ayahnya.Yoo Won Gok tersenyum,Jaksa Yoo meminta agar ayahnya untuk tinggal sebentar dan berbincang dulu.Yoo Won Gok mengatakan sepertinya hal itu terdengar menyenangkan.(Mungkin dari dalam hati Yoo Won Gok,ia sangat senang bicara dengan anaknya namun tidak dalam situasi kebencian seperti ini).
Jaksa Yoo duduk berhadapan dengan ayahnya Yoo Woon Goo,sementara itu disampingnya DongMan dan Bum yang duduk dimeja kerja.Dari kaca,Jaksa Min ikut mendengarkan percakapan Jaksa Yoo dan Yoo Won Gook.
Jaksa Yoo,” Yoo Won Gook...”
Yoo Won Gook,” Ada apa nona jaksa?”
Jaksa Yoo,” Kau berhasil mendapatkan kambing hitam yang bisa diandalkan”.
Yoo Woon Gook,” Bukan seperti itu. Kau terlalu percaya diri”.
Jaksa Yoo,” Apa kau tahu apa yang dikatakan Kwang No Seung dari balik jeruji penjara?”
Yoo Woon Gook,”Tidak”
Jaksa Yoo,” Siapapun yang berhasil menangkap tikus yang telah mengadukannya, akan mendapatkan seluruh organisasi. Kau tak tahu?”
Yoo Woon Gook,”aku tak tahu. Ini pertama kali aku mendengarnya”.
Jaksa Yoo,” Tikus yang mengirim No Seung ke penjara 20 tahun lalu. apakah Jung Kwe Soo? Karena itukah kau membunuh Jung Kwe Soo. Karena kau ingin mengambil alih seluruh organisasi?”
Mendengar pertanyaan seperti itu Bum dan DongMan berniat pergi (secara takut karna yang ditanyai Jaksa Yoo bukan sembarang gangster sih).Jaksa Yoo teriak meminta keduanya tetap duduk ditempat.Bum dan DongMan kembali duduk.
Jaksa Yoo,” Mereka yang busuk selalu menempelkan kepalanya di bahumu. Oleh karena itu kau memotong kepala mereka lebih dulu. Jika tak kau lakukan...seluruh tubuh mereka akan terlanjur membusuk. Kejahatan ini... siapa yang merencanakannya?”
Yoo Woon Gok,” Aku tak punya hubungan apapun dengan kasus ini.”
Jaksa Yoo,” Kau membunuh sahabat yang telah berteman denganmu hampir 30 tahun... apa kau begitu menginginkan kursi itu? Sebuah kursi yang diperuntukkan bagi preman..apakah posisi yang membanggakan?”
Mendengar ucapan itu Ayah jaksa Yoo terdiam menahan amarahnya.
Yoo Woon Gook,” Jika kau ingin mengalahkan seseorang di atasmu... apa kau tahu apa yang harus kau lakukan? Kau bekerja lebih keras, dan melakukan yang terbaik untuk melampauinya. Bukan... Yang perlu kau lakukan hanyalah menarik turun orang itu... hingga pada titik dia tak dapat lagi kembali. Jatuhkan dengan sangat keras. Seperti itulah aku hidup hingga saat ini. Dan aku akan terus hidup seperti itu. Hanya karena kau keluargaku,bukan berarti itu pengecualian. Jaksa Yoo.”
Jaksa Yoo,” Tiap orang punya tanggal kadaluarsa. Menurutmu kapan tanggal kadaluarsamu? Apa kau tidak penasaran?”
Yoo Woon Gook,” Jika tidak ada lagi yang ingin kau katakan, aku akan pergi sekarang Jaksa Yoo Jung In”.
Saat Yoo Woon Gook berjalan keluar Jaksa Min mengikuti dari belakang dan memanggil namanya.Yoo Woon Gook menoleh,jaksa Min memperlihatkan sebuah kunci.Yoo Woon gok mengatakan ia sama sekali tidak tahu benda tersebut.Jaksa Min tersenyum mengatakan bagaimana bisa ia tidak tahu benda tersebut karna sidik jari Yoo Woon Gook ada disana.
Yoo Woon gok balik tanya apakah ada kaitannya dengan kasus pembunuhan yang dicari Jaksa Min.Jaksa Min mengatakan Woon Gook pasti lebih tahu apa yang ia maksud.Woon Gook berkata kalau ia tak tahu sama sekali ia tidak akan menanyakannya.
Yoo Woon Gok,” Kudengar kau yang telah memukuli anak buahku. Kali ini saja akan aku abaikan. Namun... jika hal seperti ini terjadi lagi,aku tak akan mendiamkannya”.
Didalam perjalanan pulang Yoo Woon Gook menugaskan anak buahnya untuk memanggil Go Chi Soon untuk datang menemuinya.sesampainya disana Woon Gook memukuli Chi Soon berkali-kali dan tanya kenapa ia membuatnya menjadi orang yang dicurigai.Chi Soon meminta maaf mengaku salah.Woon Gook marah kenapa Chi Soon meletakan sidik jarinya dikunci tersebut hingga membuat dirinya menjadi orang yang dicurigai.dan bertanya apakah Chi Soon mengharapkan dirinya tertangkap saat diinterogasi?
Chi Soon,” Bukan itu maksudku, ketua!”
Yoo Woon Gook,” Hei bajingan! Setelah hidup di bawah tanah terlalu lama,dan diangkat ke permukaan, apa sekarang kau mengharap terlalu tinggi? Oh ya ampun... Kau bahkan menyebutkan masalah 'tikus' pada Jung In?”
Chi Soon,” Tidak, ketua. Aku tak pernah...menyebutkan apapun tentang 'tikus'.”
Yoo Won Gook,” Apa maksudmu dengan tidak pernah, bajingan? Hentikan sifat tamakmu itu sementara kau masih bisa melakukannya. Hei, Chi Soon... Ini bukanlah waktunya bagimu untuk melemparkanku ke mulut buaya! Kau harus membuat keputusan bisnis yang cerdas, brengsek! Jika kau tak melakukannya... Kau dan aku akan terkubur di dalam tanah, kau bodoh. Kurasa 'orang' itu mencurigai sesuatu”.Chi Soon terdiam,Yoo Woon Gok mengelap bibir Chi Son yang terluka olehnya.





Jaksa Min pergi menemui Jaksa Jang memperlihatkan berkas kasus pembunuhan Jung Kwe So.
Jaksa Jang,” Untuk melindungi 'tubuh', kau memotong 'tangan'mu. Itu adalah cara untuk melindungi keamanan fisik 'tubuh'. Bagaimana jalannya penyelidikan?”
Jaksa Min,” Saat kasus ini berhasil diselesaikan, Saat kasus ini berhasil diselesaikan”
Jaksa Jang,” Ini adalah kesempatan yang kau raih dengan susah payah. Aku yakin kau akan melakukan apapun yang diperlukan. Tapi... untuk 'tubuh' itu...kau harus bisa menangkapnya. Dengan cara apapun juga”.
Jaksa Min,” Terdengar seperti kau memintaku untuk tak segan-segan menggunakan cara ilegal jika diperlukan”.
Jaksa Jang,” Aku yang akan mengurusnya. Karena organisasi itu akan semakin waspada terhadap
langkah apa yang akan kau ambil”.
Jaksa Min mengingatkan jika penanganan kasus dilakukan secara ekstrim akan berakhir dengan dampak buruk.Jaksa Min mengatakan kalau ia tidak ingin orang lain yang mendapatkan dampak negatif tersebut karna ia akan mengurus kasus itu sendiri.
Kemudian Jaksa Min kembali dan menemui DongMan untuk menanyakan kaset rekaman tersebut.DongMan mengatakan kalau ia bisa memperbaikinya sampai 20% saja.Jaksa Min memintanya dan mengajak DongMan dan Jaksa Yoo keruang meeting.
Suara perekam suara pun didengarkan dan suara pun terdengar diiringi scene pertemuan 4orang,
 : “Apa lagi yang bisa kita lakukan setelah semuanya jadi begini? Kita hanya harus menanganinya tanpa keributan. Menanganinya? Ini bukanlah sesuatu yang akan lenyap hanya karena kau menguburnya dalam-dalam? No Seung tertangkap dan dipenjara. Aku tidak meminta kalian datang untuk berkelahi,jadi hentikan saja keributan ini. Tidakkah lebih baik jika kita bagi saja jadi 3 bagian? Setidaknya untuk pekerjaan,Kwe Soo dan aku akan membaginya. Dan kupikir akan sangat baik jika detektif mengawasi organisasi ini di balik layar.
Kim Deok Kwan”Lalu apa yang akan kudapat?”
Jung Kwe So” 20% keuntungan dari tiap wilayah. Kami akan mengirimkannya padamu melalui rekening bank yang aman.”
Kim Deok Kwan,” Sepertinya bukan tawaran yang buruk.”
No Seung(anakbuah),” Kwe Soo, kau pimpin wilayah utara. Aku akan mengelola wilayah selatan”.
Mendengar beberapa suara tersebut Bum mulai mengenali jika itu suara dektektif yang menolongnya memecahkan kasus Jung Kwe So yaitu Kim Deok Hwan.Mendengar hal itu seorang saksi (Yoo Won Gook) menolak menuruti perintahnya dan bertanya kenapa ia harus menuruti ucapan mereka sedangkan ia hanya seorang saksi saja.Anak buah No Seung tertawa mengatakan kalau karna itulah ia memberikan sebagian wilayah pada dirinya.
Jung Kwe So,” Jika aku pergi memberitahu No Seung yang sebenarnya, kau tahu apa yang akan terjadi padamu, kan? Memangnya salah siapa sampai No Seung dipenjara? Detektif Kim, kau juga sebaiknya berhati-hatilah Memasukkan bos kami ke penjara agar kau menerima bonus tiap bulannya, jika berita ini tersebar, karirmu sebagai polisi akan hancur berantakan”.
Dektetif Kim sambil mengunyah permen karet,” Kau juga berhentilah berakting sebagai pihak yang tak bersalah. Fakta kau duduk bersama kami di tempat ini, bukankah karena sejak semula,kau berpikir untuk melawan No Seung?”
Yoo Woon Gook,” Lalu kenapa...?Salahku No Seung sampai dipenjara? Itu semua kesalahannya”.
Anak buah No Seung,” Tak ada gunanya mengungkit kejadian yang telah lewat, Rahasia ini...harus kalian bawa sampai mati”.
Dan suara rekaman pun berhenti sampai disitu.Bum mengeluh karna kaset rekaman yang sudah rusak harus berhenti begitu saja.Bum akhirnya menyimpulkan dari rekaman tersebut bahwa yang melaporkan No Seung hingga kepenjara .Dan yang dimaksud dengan kata tikus adalah Yoo Won Gook sendiri,Bum bertanya kenapa Yoo Won Gok beralasan membunuh Jung Kwe So?
Jaksa Yoo menjawab jika Woon Gook membunuh karna Jung Kwe So tahu kalau ia adalah tikus tersebut.
Jaksa Yoo,” Detektif Hwang, segera selidiki keterlibatan Detektif Kim dalam masalah ini. Jaksa Min,
segera tangani Goo Chi Soon”.
Jaksa Min hanya diam saja mendengar ucapan jaksa Yoo,ia sangat mengerti bahkan hal itu ada kaitan dengan keluarga Jaksa Yoo.
Dektetif Kim pergi menemui ayahnya,keduanya berbicara didalam mobil.Yoo Woon Gook mengatakan kalau No Seung sendirilah yang memasang perekam itu.dengan begitu,jika masyarkat tahu dan mendengarkannya,maka mereka akan segera tahu suara-suara siapa itu.
Lalu scene Pertemuan Yoo Won Gook menemui Jung Kwe So dengan sangat marah mengingatkan alat perekam tersebut akan disebarkan oleh No Seung hingga masyarakat tahu.Dektetif kim meminta Yoo Won Gok untuk mengurus masalah ini hingga selesai bukankah dia yang merekam alat suara tersebut.Yoo Woon Gook mengatakan kalau ia hanya membuat salinan suaranya saja dari bawahannya.Sedangkan rekaman aslinya ada ditempat lain(Pasti disimpan Dektetif Kim dunk).Dektetif Kim menoleh kaget.Yoo Woon Gook mengatakan kalau orang yang menyimpan rekaman asli tersebut tentunya agar menganggap ia lebih aman untuk posisinya.
Dektektif Kim bertanya-tanya siapa orangnya ?
Seolah-olah Scene berganti dimana Yoo Woon Gook berada diruangan bersama Chi Soon.Lalu Yoo Woon Gook menjelaskan masalah itu pada Goo Chi Soon dengan mengatakan kalau Dektetif Kim tahu rekaman 20 tahun yang lalu.Yoo Woon Gook mengatakan hal itu tidak terlalu penting untuk dia tahu atau tidak,namun ia akan menyerahkan mereka pada No Seung.Chi Soon bertanya untuk apa Dektetif Kim melakukan hal itu?Yoo Woon Gook mengatakan alasan Dektetif Kim tentunya ingin mendapatkan seluruh organisasi No Seung.Chi Soon merasa aneh karna bukankah Dektetif Kim adalah seorang polisi,dan kenapa ia ingin mengambil semua wilayah untuk dirinya sendiri.Yoo Woon Gook menjelaskan dengan ungkapan bahwa Dektetif Kim sudah terlalu lama mengikuti mereka dan menunggu kapan waktu untuk menjatuhkan mereka.Woon Gook mengingatkan Chi Soon untuk waspada.
Mengingat hal itu Chi Soon kesal ditempatnya,ia melemparkan gelas minumannya hingga pecah.Beberapa detik kemudian anak buah Chi Soon masuk dan membisikan sesuatu ketelinga Chi Soon.Chi Soon mengatakan pada anak buahnya untuk menyiapkan operasi karna pasien datang pada sendirinya(Dektetif Kim).
Jaksa Min dalam perjalanan,ia menghubungi Bum menanyakan apakah ia telah menemukan lokasi persembunyian Chi Soon.Bum menjelaskan bahwa Chi Soon selalu menggunakan telepon dengan sekali pakai sehingga sulit untuk mencari jejak keberadaannya.




Malam itu Jaksa Yoo segera pergi menemui ayahnya.Yoo Woon tanya apa yang membuat jaksa Yoo datang menemuinya?Jaksa Yoo diam dan segera menyalakan alat perekam suara .Terdengar suara Dektektif Kim yang berniat menyerahkan alat perekam tersebut pada No Seung.Jaksa Yoo lalu bertanya apakah Yoo Woon Gook adalah orang yang dimaksud dengan tikus pengadu??.
Yoo Woon Gook hanya diam.Diluar Dektetif Kim berserta para polisi lain datang dengan mengendap-endap.Ia mengingatkan polisi tersebut untuk berjaga-jaga dengan menyiapkan pistolnya.
Jaksa Yoo bertanya sekali lagi apakah ayahnya adalah tikus yang dimaksud?Yoo Woon Gook yang sedari tadi diam mematung menatap kaca,berbalik menoleh Jaksa Yoo.Ia mengaku mengatakan kalau ia adalah orangnya.
Ditempat lain,Bum memberhentikan mobil Jaksa Min.Jaksa Min tanya apa yang terjadi.Bum menjelaskan bahwa Yoo Woon Gook tidak ada dikasinonya,Bum menambahkan bahwa ia telah memeriksa semuanya dan menduga jika Yoo Woon Gook saat ini berada di We Gang.
Kembali keJaksa Yoo dan Yoo Won Gook.Yoo Woon Gook mengakui jika seluruh organisasi No Seung akan diberikan pada orang yang menangkap tikus pengadu.Yoo Woon menceritakan bahwa tak lama ucapan No Seung seperti itu Chi Soon menemuinya.
Lalu Scene berbalik saat Yoo Woon Gook bicara dengan Chi Soon yang menceritakan Bahwa Dektetif Kim diam-diam merekam pembicaraan mereka 20 tahun yang lalu.Dan Dektetif Kim menawarkan sesuatu pada Yoon Woon Gook yaitu memintanya membunuh Jung Kwe Soo.setelah itu Dektetif kim berjanji akan menyerahkan kaset rekaman tersebut padanya.Pria bertopi yang ditemui Jaksa Min saat diruang Deposit itu adalah Chi Soon.
Jaksa Yoo bertanya apakah Chi Soon dan Dektektif Kim keduanya sama sekali tidak bisa melihat maksud Yoo Woon Gook sebenarnya.Dan apakah Yoo Woon Gook membunuh Jung Kwe So?
Yoo Woon Gook,” Seperti yang telah kujanjikan,aku membantunya mendirikan bisnisnya. Tapi Chi Soon menusukku dari belakang (menaruh sidik jari Yoo Won Gook pada kunci deposit yang berada diTKP Jung Kwe So)begitu pula Kim Deok Hwan.



Dektetif Kim ternyata salah memasuki ruangan bersama petugas polisinya,ia bertanya-tanya apa yang terjadi pada tempat tersebut.Chi Soon menyambut Kim Deok Hwan dengan memanggil namanya.Chi Soon bersama anak buahnya telah bersiap-siap beroperasi/melakukan perkelahian dengan Dektetif Kim berserta anak buahnya.
Sementara itu ditempat Jaksa Yoo dan Yoo Woon Gook.Yoo Woon Gook menjelaskan jika Chi Soon membocorkan masalah itu pada putrinya dan Dektektif Kim membocorkan masalah itu pada teman polisinya(bum).Keduanya membocorkan rahasia mengenai dirinya.Yoo Woon Gook berkomentar jika keduanya sama sekali tidak bisa dipercaya.
Jaksa Yoo,” Aku tak yakin dia pernah mengatakan kau adalah tikusnya”.
Yoo Won Gook,” Kurasa mereka berdua juga tidak ingin memberitahukan hal yang sebenarnya. Tapi.. aku juga tidak suka seseorang membicarakan kejadian itu”.


Sementara itu Dektetif kim bertanya apakah Chi Soon adalah orang yang membuat rekaman itu?Chi Soon mengiyakan dan bertanya balik tujuan Dektetif kim sebenarnya.Dektetif kim kesal mengatakan kalau Chi Soon seperti orang yang sudah gila karna minta dibunuh olehnya.Ia mengingatkan Dektektif Kim untuk hidup sesuai batas kemampuannya saja dan bertanya apa yang ia inginkan dengan kekuasaan itu?”
Lalu Scene berganti dengan Yoo Woon Gook yang mengatakan kalau Chi Soon dan dektetif Kim keduanya sedang berada dijurang keserakahan yang sama pada Jaksa Yoo.Yoo Won Gok mengatakan kalau keduanya juga tidak ada bedanya dengan Jung Kwe So yang tergila-gila dengan berjudi.
Yoo Woon Gook,” Jika prediksiku tepat, aku yakin dua orang itu sedang berhadapan, dan berusaha membunuh satu sama lain.”
Dan scene berganti dimana Dektektif Kim meminta agar Chi Soon menyerahkan rekaman tersebut padanya.Chi Soon menolak dengan angkuh mengatakan siapa Kim yang berani memerintah dirinya dengan seenak-enaknya.Keduanya saling bertengkar mulut dan mengatakan kalau masing-masing satu sama lain akan mati hari ini juga.
Chi Soon,” Kau yang akan mati hari ini”.Dektetif kim mengunyah permen karetnya sambil memperlihatkan borgol pada Chi Soon.
Dektektif Kim,” Saat penangkapan.. kematian adalah hal yang lumrah! Seorang polisi...tak akan masuk penjara hanya karena membunuh seseorang, dasar bodoh!”
Lalu masing-masing baku tembak dan saling bunuh.Jaksa Min dan Bum akhirnya tiba ditempat perkelahian Chi Soon Dan Bum.
Scene berganti dengan Jaksa Yoo bertanya apakah ayahnya tidak ingin turun dari posisinya hingga mampu membunuh Jung Kwe So yang telah berteman dengannya selama 30 Tahun?
Yoo Woon Gook,” Jangan pernah lupakan ini. Perkataan mereka yang kuat akan jadi kutipan, dan perkataan mereka yang lemah hanya akan jadi alasan. Itu... dunia kami”.
Ditempat lain,Dektektif Kim diam-diam mencari alat perekam tersebut pada sebuah meja.Dan akhirnya ia menemukan alat perekam tersebut.Dektektif Kim menyalakan alat perekam suara tersebut yang memperdengarkan bahwa dirinya diberi wilayah kekuasaan karna membantu memenjarakan No Seung.Chi Soon tiba-tiba datang dan menusuknya dengan pisau ,tubuh Dektektif Kim terluka dan segera menembakan pistol ketubuh Chi Soon.Keduanya tergeletak dikursi tak berdaya dimana suara alat perekam terdengar.Jaksa Min dan Bum berada ditempat dan mendengar dengan jelas rekaman tersebut.



Ditempat lain Jaksa Yoo terdiam menatap ayahnya dan berjalan hendak pergi,namun ia terhenti dan mengatakan pada ayahnya kalau ia pernah bertanya kapan menurutnya tanggal kadaluarsanya.
Jaksa Yoo,” Tanggal kadaluarsamu.. adalah hari ini.”Lalu Jaksa Yoo pergi meninggalkan ayahnya.
Jaksa Yoo kembali kekantor dan bertanya bagaimana kondisi Kim Deokhwan dan Goo Chi Soon saat ini?DongMan menjelaskan kalau keduanya masih dirawat unit gawat darurat.DongMan mengatakan kalau mereka harus menunggu keduanya bisa selamat atau tidak .
Jaksa Yoo,” Goo Chi Soon adalah pembunuh dalam kasus kita ini. Dan Kim Deok Hwan adalah saksi kunci untuk semua hal yang terjadi dalam kasus ini. Minta mereka untuk menyelamatkan mereka dengan segala cara”.
DongMan,”Ya”.Bum tiba ditempat mengatakan pada Jaksa Yoo bahwa saat Chi Soon mengambil rekaman tersebut dari kotak deposit,diam-diam Yoo Woon Gook menyalin rekaman tersebut dan meminta Jaksa Yoo untuk memeriksanya.Bum lalu memberikan salinan rekaman tersebut pada Jaksa Yoo.Jaksa Yoo balik tanya kenapa bukan Bum saja melakkan hal itu.
Bum,” Aku diberitahu untuk menyerahkan tugas ini padamu.”,Bum beranjak pergi meninggalkan Jaksa Yoo.Jaksa Yoo menatap kejauhan Jaksa Min yang bekerja.Ia lalu membuka rekaman tersebut dan mendengarnya.


Suara tersebut terdengar ,” Rahasia ini... harus kalian bawa sampai mati. Semua orang di sini. Bawa sampai mati maumu, Kau harusnya awasi putrimu dengan benar. Saat putrimu itu memberitahu dimana No Seung menguburkan jasad mereka apa yang kau lakukan? Jaga mulutmu. Tikus itu adalah putrinya Yoo Won Gook. Jika No Seung sampai tahu, dia akan sangat murka.Hyung, Bagaimana kau akan menghadapi No Seung nanti?”.
Jung In teringat masa lalunya dimana ia saat itu sedang bermain ayunan,seorang pria yaitu Dektetif Kim datang dan mengatakan kalau Jung In kecil sangat cantik sekali.Jung In kecil mengatakan kalau ia melihat ayahnya dan ahjussi(No Seung) pergi kegunung .Dektetif Kim bertanya apa yang mereka lakukan diatas gunung?Jung In kecil mengatakan kalau ia melihat mereka mengubur sesuatu disana,dan dia memeriksa sesuatu lagi disana dan mengatakan Jung In kecil tidak boleh ikut.Setelah mengingat hal itu dan mendengar rekaman suara tersebut Jaksa Yoo segera beranjak pergi menemui ayahnya.Jaksa Min yang pura-pura bekerja melihat Jaksa Yoo pergi..Jaksa Yoo berlari dan terus berlari,ia teringat percakapan pada ayahnya tentang siapa tikus itu apakah dialah orangnya.


Ayah Jaksa Yoo mengatakan kalau ialah tikus itu karna ia menginginkan kekuasaan.Jaksa Yoo teriak “Appa”untuk memberhentikan ucapan ayahnya yang terus berbohong.
Yoo Woon Gook,” Jaksa Yoo. Aku tak punya putri sepertimu”.Jaksa Yoo terdiam sejenak dengan kesal,karna ayahnya terus memaksa menutupi kebenaran.Jaksa Yoo terus memaksa meminta ayahnya mengatakan kebenaran itu.Yoo Won Gook meminta anak buahnya membawa pergi Jaksa Yoo keluar dari ruangannya.melihat sikap anak buahnya kasar pada putrinya,Yoo Won Gook memukul anak buah tersebut meminta agar mereka memperlakukan putrinya dengan baik dengan sopan.*jelas-jelas hal ini membuktikan bahwa Yoo Won Gok melindungi putrinya dan sangat menyayanginya.
Jaksa Yoo keluar dengan langkah gontai,Jaksa Min sudah berada disana.Jaksa Yoo bertanya kenapa Jaksa Min tidak menanyakan apapun padanya?


Jaksa Yoo hendak menangis,” Seperti, apakah ayahmu adalah bos gangster... Apa hubungan antara kasus ini dengan ayahmu... Kurasa tak sekalipun kau bertanya padaku.”
Jaksa Min,” Aku telah berjanji... aku tidak akan bertanya apapun. Tapi... Yang paling menyakitkan... adalah saat kau tak bisa memberitahu siapapun. Aku juga tahu rasanya”.
Jaksa Yoo menghela nafas panjang kemudian bicara” Dia bukanlah orang baik. Jika itu sekiranya akan menguntungkannya, dia akan memanfaatkan orang itu layaknya sepatu tua. Dan setelah usang, mereka akan dibuang begitu saja. Pada akhirnya mereka dibunuh. Dia memang orang seperti itu. Aku tahu dia bukan orang baik. Harusnya dia kukirimkan ke penjara. Tapi alasan dia melakukan semua perbuatan buruk itu... adalah karena aku. Sekarang aku bahkan tak bisa lagi menyebutnya penjahat. Aku bahkan tak bisa membencinya. Aku tahu dari sudut pandang kepolisian, memenjarakannya adalah perbuatan yang benar. Dan sebagai jaksa... memang itulah tugasku... Tapi aku tak bisa...”.

Jaksa Yoo meneteskan air matanya mengingat hal itu,Jaksa Min mencoba menghiburnya dan berniat menepuk bahunya,Namun ia sama sekali tidak bisa melakukan hal itu.Tangannya terasa membeku dan tertahan untuk menepuk bahu jaksa  Yoo memberikan semangat.

Keeseokan harinya,diluar gerbang pintu penjara No Seung keluar dengan bebas dari hukumannya.Yoo Woon Gook memberi hormat dan mengantarnya masuk kemobil.Keduanya lalu duduk ditepi pantai sungai Han.Yoo Won Gook menjelaskan jika Go Chi Soon dan Jung kwe So adalah tikusnya.Ia menambahkan jika Dektektif Kim juga mengawasi keduanya dan dia sudah membereskan mereka.
Yoo Won Gook,” Sekarang anda bisa beristirahat dengan tenang...”
No Seung,” Won Gook. Bagaimana kabar putrimu?”.Mendengar pertanyaan itu Yoo Woon Gook terdiam panik.Lalu scene beralih berbalik saat Jaksa Yoo menanyakan kebenaran bahwa bukankah Jaksa Yoo sendiri tikusnya.Yoo Woon Gook mati-matian mengakui pada putrinya kalau ia adalah tikusnya bahkan No Seung masuk kepenjara olehnya.
Yoo Woon Gook panik,ia lalu mengambil tongkat dan membunuh No Seung dengan tongkat tersebut hingga mati.


Jaksa Min dan Bum pergi kesebuah telepon umum yang telah rusak.Bum merasa kalau tempat itulah yang digunakan Pengacara Yoon Jae Hee saat menelponnya.Jaksa Min teringat ucapan Pengacara Yoon yang mengatakan Yang Sichul berserta teman-temannya telah tewas.Dan bertanya apa yang harus ia lakukan pada Jaksa Min,karna Pengacara Yoo sedang diincar seseorang.
Gagang telpon sama sekali tidak tertutup dengan rapat,kaca telepon umum pecah tak berbentuk.Bum melihat noda darah tersebut hingga beberapa meter,ia lalu mencicipi darah yang tersisa ditanah.Bum lalu bertanya apakah Jaksa Min melihat sesuatu dan apakah hal itu dilakukan lagi oleh simantel hujan?,
Jaksa Min mengatakan kalau ia tidak bisa melihat apapun.Bum mengira jika orang tersebut melukai mata Yoon Jae Hee sebelum membunuhnya.
Jaksa Min,”Tidak,Yoon Jaehee...masih hidup.”


~~~Bersambung Episode 10~~~


Catatan : Mianhe all,aku akan semakin jarang posting karna tubuh ku sedang sakit^^.

9 komentar:

  1. Sumpah kueRen bgt..penasaRan abz siapa c sbnRe si manteL htm tu..Lnjtn y chasya sinopsisx...
    N bwt chasya smg cpt smbh..semangat...

    BalasHapus
  2. Satu episode lagi ya Kak?
    Semangkaaaa.. Semangat Kakak :D

    ~ Ayra ~

    BalasHapus
  3. Cepet sembuh ya Cha_sya,, kami selalu menantimu___

    BalasHapus
  4. makin seruuh chinguu.....
    penasaraan episode 10 dst...
    aku tetap mnunggu...
    asl jngn lama yaa...
    hmmmmm Sinnayo....ooo

    BalasHapus
  5. @Violin : iya seru....mohon maaf ya,aku masih bener-benar sakit...smpe skrg belum bisa ngeblog dulu.

    BalasHapus
  6. @cha_sya: ooo...klo gitu istirhatlah, jngn lupa minum obt dn makan dngn tratur..
    jngn bgadang trlalu malam/aplgi dipksaiin..
    nnti klu dipksaaiin.. entr nanti butuh drah jg (kyk jaksa min)... lo kooo...
    mianhe... cumn bercanda...
    moga snyum bacanya..hmmmmmm
    sinnayoo..oo.oooo..ooo
    tatp ko nunggu... don't worry..

    BalasHapus
  7. Gomawo sinopnya ka,Sukaaaa banget ,,cepet sembuh ya Ka Cha chi soo (?) *wkwkplaakkk Ka Cha Sya maksudnya ;) SEMANGKA~

    BalasHapus
  8. keren Unnie, wahh appanya jaksa Yoo biar gitu mau melakukan apa aja bwt anaknya :)

    BalasHapus
  9. @devi : memang keren ini drama...aku juga s4 terharu sikap appanya jaksa Yoo..

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.