12.05.2011

Sinopsis Vampire Prosecutor Episode 7

Dear Jaksa Min yang cute^^.Aku bertanya-tanya kenapa drama Vampire Prosecutor selalu membuatku penasaran dari drama yang lainnya.Bukankah Drama ini terlihat begitu menyeramkan begitu banyak konflik kasus yang ditemui dan masing-masing memiliki karakter yang berbeda?ada perasaan vampire yang bertentangan ketika menjadi benar-benar seorang vampire.Tapi aku suka dirimu yang begitu dingin^^ >,< dan berharap kau bisa memiliki cinta seperti manusia biasanya tentu saja Jaksa Yoo Jung In. ~~~Ha ha...lebay~~~
Tema Episode 7 : Syindrome.
Sinopsis Vampire Prosecutor Episode 7
Happy Reading@@


Scene Pertama diawali dengan Acara Televisi yang dibawakan oleh Choi Wook.Choi Wook sebagai pembawa acara kesayangan yang sangat diidolakan .Acara Choi Wook berjudul "Acara celotehan Choi Wook".


Kemudian Choi Wook membuka acaranya,dengan senyum ramah Choi Wook menyapa pemirsa televisi sekaligus penonton talk show yang berada distudio.Choi Wook bercanda mengatakan jika dirinya berceloteh pasangan yang berumur 80 Tahun sekalipun bisa bertengkar dengan hebatnya.
Semua penonton tertawa terkekeh-kekeh.Lalu Choi Wook memperkenalkan Bintang Tamu acaranya hari itu,Dokter Ok Bohwan.Choi Wook mereferensikan bintang tamunya yang terdengar jauh lebih populer darinya,dan mengclaim dirinya pernah bicara dengan alien.
Choi Wook menanyakan kebenaran bahwan Dokter Ok begitu populer,dan benarkah dokter Ok menyadari hal itu?Dokter Ok berpikir jika kepopularitasan adalah suatu jalan yang sangat dipilih orang-orang.
Dokter Ok meyakinkan Choi Wook,jika orang-orang yang mempercayai jalan yang ia tempuh tentunya orang tersebut akan hidup 10 tahun lebih lama.Dia mengatakan bahwa setiap orang memiliki tanggal kematian yang telah ditetapkan,dan semua harus dilakukan untuk mengatur ulang nomor untuk mengubah tanggal dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.Tentu saja Choi Wook mentertawakannya.


Penampilannya diselingi kisah Dokter Ok yang sedang berada didepan jalan raya.
Seorang supir taksi berhenti dan menanyakan tujuan Dokter Ok pergi.Dokter Ok dengan bahasa anehnya mengatakan hanya taksi biasa yang biasa menangani keinginannya.Oleh karna itu,ia meminta supir taksi tersebut pergi supaya ia bisa hidup lebih baik.


Lalu Dokter Ok menanyakan nomor KTP Choi Wook,Choi Wook menyebutkan angkanya 741229.Dokter Ok mengatakan jika angka tersebut telah memberitahukan bahwa Choi Wook dilahirkan 29 Desember 1974.


Choi Wook menganggap hal itu lelulon ,ia berpikir bagaimana mungkin angka tersebut menyatakan dengan baik tanggal kelahirannya. Choi Wook bertanya tentang pengikut Dokter Ok.Dokter Ok menjelaskan bahwa mereka bukan pengikut melainkan orang-orang yang berbagi ki dengannya.(ki* diartikan jalan).Yang diibaratkan Dokter Ok mereka membagi jalan raya bersama dengannya.


Lalu Choi Wook mengatakan jika Dokter Ok pasti sering berada dijalan raya,dan ia memperlihatkan wawancara dengan salah seorang pengikut Dokter Ok.
Wanita tersebut mengatakan jika Dokter Ok adalah sampah,karna telah meminta 1juta won darinya untuk merubah tanggal kematiannya.Namun apa yang diharapkan benar-benar tidak terjadi.Dokter Ok mengklaimnya terkena penyakit kanker juga.
Lalu wanita tersebut melakukan operasi kanker yang berakhir dengan menderita fistula(gangguan antar organ) akibat operasi yang ia jalani.ia mengclaim Dokter Ok sebagai penipu yang membuat dirinya tidak bisa makan atau membuangnya.


Choi Wook berpikir jika hal itu sangat keterlaluan,bukankah Dokter Ok telah mengambil uang pengikutnya dan seharusnya bertanggung jawab untuk hal itu.Choi Woo menanyakan apa maksud Dokter Ok bertujuan seperti itu dan digunakan untuk keperluan apa uang 1Juta won tersebut?.
Dokter Ok membela diri mengatakan jika ia berpikir datang keacara ini untuk menghilangkan image buruk seperti itu dan berharap tidak akan terjadi lagi hal seperti itu pada setiap orang.


Choi Wook sebagai Pembawa acara menawarkan sebuah tantangan :Dia akan memberikan 1juta won dari kantong pribadinya sendiri,dan meminta Dokter Ok merubah tanggal kematiannya dan membunuhnya jika dia bisa.


Dokter Ok mengatakan jika ia tidak pernah bermain-main dengan kehidupan seseorang dan tidak ingin Choi Woo merasa menyesal dengan ucapannya tersebut.Tentu saja,Choi Wook mengatakan tidak ingin mundur."Dengan 1 Juta won,bunuh saja aku".


Lalu Dokter Ok mengatakan bahwa ia akan membuat prediksi,bahwa orang-orang yang ikut ambil bagian dalam produksi acara tersebut akan mengalami sesuatu yang buruk menimpa mereka.menyatakan bahwa perusahaan penyiaran akan jadi tumpukan abu.Dokter Ok lalu menunjuk mengatakan "Dan pria yang berada disamping Choi Wok (MC) serta Program director yang duduk dibelakang sana akan mengalami bencana besar",dan semua bencana itu akan dimulai dari Choi Wook.


Hal itu diselingi dengan scene Dokter Ok keluar dari taksi dan masuk kekantor polisi .Dokter Ok teriak dan meminta seisi ruangan menatap matanya.


Kembali ke Choi Wook,ia merasa lelah.PD meminta adegan tersebut dipotong namun acara tetap dilanjutkan.Choi Wook menanyakan kapan Dokter Ok akan membunuhnya?Dokter Ok mengatakan jika Choi Wook akan mati kurang dari sebulan terhitung sejak hari ini.
Choi Wook tersenyum mengucapkan kata "mati"pada penonton.
Lalu scene berjalan lagi tentang Dokter Ok yang teriak pada seisi ruangan kantor polisi tersebut."Aku..membunuh seseorang!".Dan gambar Pembawa acara Choi Wook terbaring mati berlumuran darah dibak mandi.
Jaksa Min dan Dong Man sudah berada dirumah Choi Wook untuk memeriksa TKP.Melihat kematian Choi Wook.Tentu saja ini adalah pembunuhan,dimana Choi Wook tewas dengan berlumuran darah.
Jaksa In kemudian masuk dan berpikir jika kunci yang dirusak sepertinya pelaku adalah orang asing.Jaksa In menjelaskan jika jasad Choi Wook ditemukan oleh pembantu rumah tangganya pagi ini.Jung In juga telah menghubungi keluarga Choi Wook.


Lalu Jaksa Min menanyakan pada DongMan perkiraan waktu kematian.Dong Man berpikir sangat sulit memperkirakan kematian tersebut melihat begitu banyak kerusakan ditempat tersebut.Tapi diprediksikan korban meninggal sekitar pukul 04 sampai tengah malam.
Jung In bertanya apakah Jaksa Min berpikir Dokter Ok Bohwan adalah pembunuhnya?


Jaksa Min tidak menjawab hal itu,namun meminta Jung In pergi menemui keluarga korban saja dan pemeriksaan TKP akan diambil alih olehnya.


Diruang Interogasi,Bum bersama Ok Bohwan.Bum menanyakan kenapa Ok Bohwan membunuhnya?Dokter Ok mengatakan ia membunuh Choi Wook karna ia ingin.
Bum kesal karna Dokter ok bicara seperti tidak sopan(menggunakan bahasa banmal).Bohwan malah balik mengclaim jika Bum memberi pertanyaan dengan kalimat-kalimat pendek.


Bohwan mengatakan jika ia akan bicara sopan "padanya'.Bum menanyakan apakah Dokter Ok adalah seorang perantara arwah?Bohwan mengatakan ia seorang peramal.
Bum mengatakan bahwa ia mendengar hal ini begitu cepat terjadi setelah Bohwan bicara hal seperti itu dan bertanya kenapa seorang peramal melakukan hal itu?
Dokter Ok mengatakan jika hal itu tidak terlalu sulit untuk ditulis,ia juga tahu cara untuk terbang keatas sana. Bum Tanya bagaimana caranya?


Bohwan mengatakan jalan menuju surga memang selalu pendek.Dan menganggap semua hal itu adalah peringatan.
Bum mengangguk tertawa seakan menerima maksud Dokter Ok.Bum memperjelas maksud ucapannya yang menanyakan kenapa Dokter Ok menggunakan kekuatan supranaturalnya seperti itu.


Bum,"Jadi kau memang membunuhnya?"
Dokter Ok,"Aku memang membunuhnya tapi bukan aku yang membunuhnya."


Bum berpikir ini hanya lelucon,karna bagaimana mungkin Dokter Ok datang keapartemennya sama sekali tidak menyerang korban.
Bum,"Bagaimana cara kau membunuh korban?"
Dokter Ok,"Aku...berbisik 'padanya'."



Di TKP,Jaksa Min melihat flashback kematian Choi Wook.Choi Wook tercebur kedalam bak mandi ,lalu scene dirinya dibenturkan kekaca.Wajah Choi Wook penuh luka,hal itu dilakukan oleh seorang pria misterius dengan menggunakan topi.
Masih dalam keadaan terluka,pria misterius tersebut melemparkan guci keramik kekepala Choi Wook.Lalu ia mengeluarkan sebuah pisau tajam dan menusuk kedada Choi Wook.
Flashback kematian Choi Wook pun berakhir,mata vampire jaksa Min berserta taringnya kembali hilang.
Kembali keruang Interogasi.Dokter Ok menjelaskan jika ia mengenal Choi Wook melalui situs jejaring sosial.Bum mengolok maksud Dokter Ok yang menyampaikan alienlah yang membunuh korban dengan kekuatan khususnya.
Dokter Ok mengatakan jika Tuan weh sama sekali tidak pernah melakukannya sendiri dengan tangannya.Bum bertanya tuan Weh itu siapa?
Dokter Ok ,"Hwang Soon Bum...Hwang Bum...alien...tuan Weh" mereka adalah orang yang sama".
(Tuan Weh diartikan dengan seseorang yang disebut Dokter Ok dengan*padanya/kenapa.Rada rumit menjelaskan ucapan Dokter aneh ini ha ha~~~).


Dokter Ok menjelaskan jika Tuan Weh menugaskan orang yang tepat untuk melakukan pekerjaan ini,dan tentu saja tuan Weh lah yang dianggap memotivasi orang tersebut untuk melakukannya.Dokter Ok menyatakan ia hanya memberikan informasi "pesan"pada orang-orangnya saja.
Bum segera melompatk ketas meja dan menendang Dokter Ok.Ia tertawa keras (Asli akting Bum super duper menakutkan kadang-kadang,peace bum^^).
Dokter ok terjatuh dari kursinya dan merasa kaget.Bum tertawa mengatakan tentu saja Tuan Weh tidak akan tahu jika Dokter ok ditendang dari meja dan dipukuli.Dokter Ok kaget bertanya-tanya kenapa "dia" tidak memberitahunya terlebih dahulu tentang polisi brutal(Bum).
Kembali ke TKP,Jaksa Min memeriksa darah yang tercecer dilantai.sisa darah Choi Wook yang masih berada disana kemudian dicicipi oleh Jaksa Min sedikit.samar-samar Jaksa Min melihat kaca tersebut pecah dan melihat seseorang dengan tidak begitu jelas sama sekali.
Jaksa Min kembali kekantor dan menemui Bum diruang Interogasi.Bum kaget setelah mengetahui pernyataan Jaksa Min yang sama sekali tidak bisa melihat apapun atau kilasan kematian Choi Wook.Jaksa Min menduga jika mata Choi Wook terluka sebelum kematiannya.
Bum merasa panik mendengarnya dan bertanya apa yang harus mereka lakukan dan apakah kasus ini akan dilimpahkan pada orang lain saja?karna Bum merasa biasanya kasus mereka  telah memegang contekan sebelum ujian(mencari pelaku) dan sekarang dalam kasus ini mereka sama sekali tidak memiliki contekan apapun untuk menemukan jawaban yang sempurna.


Bum dan Jaksa Min yang terus berdiskusi diruang monitor Interogasi tak menyadari jika Dokter Ok turut mendengarnya.Dengan tiba-tiba Dokter Ok bicara meminta menatap wajahnya untuk dapat melihat semuanya.


Bum jelas terkaget-kaget keheranan melihat Dokter Ok bicara seperti itu.Ia benar-benar heran mengetahui Dokter Ok bertingkah seolah-olah mendengar pembicaraan mereka dari cermin satu arah.
Bum,"Apa yang sedang si brengsek ini lakukan?Si brengsek ini bisa mendengarkan pembicaraan kita dari kaca?"


Jaksa Min memperhatikan wajah Dokter Ok,Dokter Ok tersenyum kearah kaca monitor.seolah-olah ketiganya mengadakan kontak mata begitu dekat.
Jaksa Yoo Jung In pergi menemui Istri Choi Wook yang berada dirumah sakit.Jaksa Yoo menanyakan kenapa ia tidak pulang tadi malam.Kim Sun Ah dengan sikap dingin dan tampak tidak marah tentang kematian suaminya mengatakan kalau ia selalu berada disini menjaga anaknya yang sedang sakit kanker perut.Melihat raut wajah Sun Ah yang tidak ada ekspresi,Jaksa Yoo berpikir jika Kim Sun Ah pasti merasakan hidup yang berat saat ini,dimana putranya sakit dan suaminya meninggal.
Kim Sun Ah menyatakan kalau ia akan terus melanjutkan hidupnya untuk mengetahui hal itu berat atau tidak baginya.Namun ia berpikir hidupnya tidak akan seberat itu lagi.
Mendengar ucapan Sun Ah seperti itu,Jaksa Yoo berpikir jika Sun Ah memiliki masalah dengan suaminya.


Kim Sun Ah,"Kau tahu apa kalimat penutup dari acaranya?Tidak memiliki siapapun yang membencimu."
Lalu scene ucapan Choi Wook saat mengatakan hal itu didalam acaranya,"berarti, kau belum merasakan hidup yang keras.Jalani hidup yang keras.Hingga semua orang di dunia ini membencimu."


Kim Sun Ah menyatakan jika tidak ada orang yang ingin hidup terkutuk seperti yang dijalani Choi Wook atau pun orang lain yang ingin menjalaninya cara hidup seperti itu.
Jaksa Yoo kemudian tanya tentang Kim Sun Ah,apakah ia juga sama sekali tidak menginginkan cara hidup seperti itu?
Sun Ah hanya diam,lalu terdengar panggilan Ibu untuk Sun Ah dari dalam .Sun Ah segera masuk kedalam dan memeluk putranya.
Jaksa Yoo melihat hal itu,lalu Jaksa Min menghubunginya dan meminta ia segera kembali keruang Otopsi.
Diruang Otopsi semua team Jaksa Min berada disana.Doktor Seo menjelaskan luka tusukan nya terlihat kecil dan bulat dan memperkirakan senjata pembunuhnya adalah obeng rumahan.Mata Bum dan Dong Man benar-benar tertuju pada bagian dada Doktor Seo yang terlihat.
DongMan melihat Bum menatap seperti itu,untuk menutupinya Bum mengatakan kalau ia sama sekali tidak melihat Obeng diTKP.
Jaksa Yoo berpikir tentu saja seperti itu,mana ada pembunuh yang meninggalkan senjata Pembunuhnya diTKP supaya mereka bisa ditangkap dengan cepat.
Namun Jaksa Yoo mulai mengerti kenapa Bum bicara hal sia-sia seperti itu,ia melihat Dokter Seo dimana belahan dadanya begitu terlihat.Jaksa Yoo merasa jijik akan tingkah Bum dan Dong Man.
Bum menyadari sikapnya,dan mengatakan kalau ia bicara seperti itu karna merasa sedang capek.Bum menyalahkan kedua preman sahabatnya Ok Bonja dan Ok Bong Ji.
Dokter Seo menambahkan jika kasus ini sedikit rumit,karna ia menemukan partikel pemutih pada jasad Choi Wook.Jaksa Min berpikir mungkin pembunuhnya berusaha menghancurkan bukti-bukti yang mungkin tertinggal dijasad korban.


Dokter Seo mengatakan jika pelaku pasti berkelahi sebelum korban tewas,point utama sudah jelas pembunuhan.Namun fakta bahwa pelaku melakukan pemutih untuk menghancurkan bukti keberadaanya masih terlalu menyimpang untuk pembunuhan biasa.


Jaksa Yoo dan Doktor Seo berpendapat sama merasa pelaku memiliki kecerdasan diatas rata-rata melihat pembunuhan yang dilakukan setelah perkelahian ia mampu berpikir jernih untuk menghilangkan bukti-bukti yang tersisa.
Lalu team Jaksa Min keluar dari ruang Otopsi bersamaan.Jaksa Min mengatakan Soon Bum untuk tetap menginterogasi Pelaku/Dokte Ok.Dan Bum memohon untuk tidak melakukan hal itu,ia sendiri takut terjebak dengan kegilaan Dokter ok Bohwan.Lalu Bum mengutip ucapan Dokter Ok yang menyatakan bahwa ia telah bertemu dengan alien dicafe dan saat minum teh.Saat Bum menanyakan alasannya,Dokter ok hanya mengatakan karna bumi itu bulat.
Sebuah alasan yang benar-benar meleset dan tidak masuk akal dari pertanyaan.


Tae Yon tersenyum mendengarnya,ia beralasan tetap menginterogasi Dokter Ok karna memicu hiruk pikuk atas kematian Choi Wook.Bum bingung alasan Tae Yon.Dengan singkat TaeYon meminta Bum menggunakan akal kecerdasannya kenapa berpikir hal seperti itu.


Bum meminta agar Jaksa Min Tae Yon tidak percaya dengan ucapan Dokter Ok.Serta meminta Jaksa Min untuk tidak harus selalu percaya pada dirinya saja,ia mengatakan kalau ibunya saja tidak percaya akan kecerdasan Bum dan akhirnya memilih Bum untuk tidak disekolahkan dan bekerja dipertanian.


Jaksa Min memegang bahu Bum mengatakan kalau ia percaya pada Bum,pada kecerdasan eksentriknya.Bum memanggil Jaksa Min yang terus berjalan pergi diikuti oleh Jaksa Yoo.
(~~Ha ha...Bum niatnya udah kebaca,sejak tahu Jaksa Min nggak dapat bukti kecil dari penglihatan flashback kematian,Bum sudah drop.)


Lalu Bum ditarik DongMan.
Jaksa Min,"Yoo Jung In."
Jaksa Yoo,"Ya apa yang aku lakukan?"
Jaksa Min,"Kau ikut denganku."
Jaksa Yoo tiba-tiba berhenti berjalan.
Jaksa Yoo,"Maaf?"
Jaksa Min,"Kenapa ?Kau tidak mau?"
Jaksa Yoo,"Tidak,aku suka itu...Apa yang akan kita berdua lakukan?"
Jaksa Min,"Kita berdua!?Kita akan menemui mereka.Para tersangka."
~~(Ha ha..Gubrak^^.kirain ada spirit cinta gitu.....atau juga Jaksa Yoo merasa senang karna diajak bekerja team dengan Jaksa Min,kan biasanya ia pergi sendiri mencari bukti^^)~~
Mereka kemudian menginterogasi beberapa orang yang terkait berhubungan dengan Choi Wook.Dimulai dengan seorang wanita yang diwawancarai Choi Wook.Wanita tersebut mengatakan kalau awalnya ia hanya akan mengaku berhubungan baik dengan Tuan K saja,persetujuan sebatas itu disetujui.Namun Choi Wook terus menanyakan siapa Tuan K yang dimaksud.
Lalu Jaksa Yoo menginterogasi wanita yang juga diwawancarai Choi Wook.Wanita tersebut mengatakan kalau ia telah memberitahu Choi Wook sama sekali tidak melakukan operasi payudara,ia meminta Jaksa Yoo untuk memperhatikannya.
Kemudian seorang pria yang diwawancarai terkait dengan ia tidak membayar pajak.Pria tersebut mengeluh karna Choi Wook ia harus mengalami masalah sulit.


Selanjutnya Jaksa Yoo mewawancarai seorang aktris,ia mengelukan sifat Choi Wook yang terus menanyakan tentang sponsor-sponsor yang mendukung artis tersebut.
Dan Seorang Pria yang memberi kesaksian yang sama,bahwa ia juga sama sekali tidak menyukai sikap Choi wook.Setiap kali mereka berpapasan didepan studio toilet,Pria tersebut menghina Choi Wook seperti bau kencing dan kotoran.


Semua wawancara Jaksa Yoo tentang Choi Wook sama sekali tidak menemukan bukti apapun tentang pelaku pembunuhan,tapi mereka hanya mengatakan jika Choi Wook adalah orang yang sangat mereka benci.
Jaksa Yoo kembali kemejanya dan bertanya apakah mereka bisa memperkecil daftar tersangka pada Jaksa Min?
Jaksa Yoo,"Kurasa Tom Cruise juga tidak menyukainya,haruskah kita juga menanyainya?Bagaimana...Apa perlu kita ke Amerika untuk menemuinya?".
Jaksa Min membaca hasil interogasi Jaksa Yoo.
Jaksa Min,"Nomor 37 Lee Inchul.Kenapa dia tak datang?"
Jaksa Yoo,"Pihak stasiun televisi tak dapat menghubunginya."
Jaksa Min kemudian menanyakan apakah Jaksa Yoo sudah mengkonfirmasi rekaman acara Choi Wook dengan pihak stasiun televisinya?Jaksa Yoo mengatakan belum,ia berpikir jika Lee In Chul memiliki masalah rumit dengan pihak studio dan acara tersebut.
Untuk mengetahui masalah yang terjadi antara Lee In Chul dengan Pihak Stasiun Televisi,Jaksa Yoo dan Jaksa Min pergi kestudio tersebut.Lalu PD membuka wawancara Choi Wook dengan Lee Inchul.


Jaksa Yoo mendengar jika Lee In Chul adalah dokter gigi yang terkenal,namun pada Tahun 2001 ia telah membunuh istrinya,seorang konsoler bersaksi menguatkan alib In Chul tentang hal itu dan inchul diputuskan tidak bersalah dalam waktu dua tahun.
PD menjelaskan jika In Chul hanya dinyatakan tidak bersalah melalui hukum saja,dan memutuskan pertanyaan Jaksa Min bahwa kenapa ia bicara seperti itu .Bukankah hal yang terpenting hanya mengetahui bahwa ia diputuskan bersalah atau tidak saja.
Lalu Jaksa Yoo beralih dengan pertanyaan lain yang menanyakan alasan In Chul mengikuti acara celotehan Choi Wok?Jaksa Yoo mendengar acara celotehan bukanlah hal yang bercerita manis jika mengikuti acara ini.


PD menjelaskan jika sebelumnya mereka telah membuat pancingan agar In Chul mengikuti acara ini .PD juga mengatakan memang akan ada olok-olok (seperti ucapan ketus yang meyudutkan) ringan dan akan diakhiri dengan damai dan hal ini disetujui In Chul dengan pancingan studio yang mengatakan akan mendapat pengakuan mutlak bahwa ia bukan pelaku yang bersalah.PD menjelaskan jika mereka telah menulis naskah seperti itu,namun mereka merubahnya.


Jaksa Min tanya apa yang dimaksud orang tersebut adalah Choi Wook?PD menyatakan bahwa ia sama sekali tidak bisa mengatakan hal itu dengan pasti (artinya iya dong??^^)namun ia menemukan rekaman lain Choi Wook dengan lee In Chul.


PD lalu memperlihatkan rekaman tersebut pada keduanya.
Choi Wook,"Apa alasanmu meletakkan jasad istrimu di dalam bak yang terisi penuh dengan air panas?"
In Chul,"Kurasa kau salah paham.Aku telah diputuskan tak bersalah"
Choi Wook,"Apakah untuk memanipulasi waktu kematiannya?"
In Chul,"Semua itu telah diungkapkan di persidangan,bahwa kejadian itu terjadi setelah aku berangkat kerja."
Choi Wook,"Kau tahu dia berselingkuh dengan teman kuliahnya dulu?"
In Chul berdalih jika itu hanya opini penyidik saja,kemudian Choi Wook menanyakan apakah In Chul membunuh istrinya setelah ia mengetahui dirinya berselingkuh dan amarah Inchul memuncak.In Chul mengatakan kalau ia sama sekali tidak pernah melakukan pembunuhan,lalu Choi Wook memberondong pertanyaan tentang alasan istri In Chul berselingkuh mungkinkah karna kesalahpahaman?.In Chul merasa tersudut dan meminta Choi Wook berhenti bertanya tentang hal itu.Namun Choi Wook sama sekali tidak menggubrisnya dan menyebutkan bahwa In Chul adalah suami macam apa hingga bisa seperti itu?


In Chul membela diri mengatakan kalau ia tidak pernah melakukan kesalahan apapun,dan menjelaskan bahwa kata tak bersalah artinya ia sama sekali tidak bersalah.


Dengan sangat marah,In Chul mengecam bahwa orang yang lebih pintar dan sukses dari Choi Wook telah menyatakan kalau ia tidak bersalah,kenapa Choi Woo begitu berani bicara seperti itu terhadapnya.
Choi Wook meminta In Chul menaruh tangannya sendiri didada dan bersumpah bahwa ia tidak benar-benar membunuh istrinya.In Chul merasa marah,ia meminta PD untuk menghentikan acara tersebut.Ia merasa mengikuti acara tersebut sebagai alasan untuk mempermalukan dirinya.
~~Video Choi Wook dan Inchul berakhir~~
Setelah melihat rekaman acara Choi Wook dan In Chul yang dipotong tersebut membuat Yoo Jung In bertanya-tanya kenapa Choi Wook beralasan terus mencecar pertanyaannya pada In Chul?
PD mengatakan sama sekali tidak tahu hal itu,namun ia menduga ada alasan Choi Wook bicara seperti itu.PD merasa scene tersebut begitu berharga untuk tidak ditayangkan.
Jaksa Yoo bertanya akibat yang terjadi setelah pihak Stasiun menayangkan rekaman tersebut.
Tentu saja kasus Lee In Chul akan kembali menjadi pembicaraan lagi,bahkan dipastikan mungkin ada petisi untuk meninjau ulang kasus tersebut.Sungguh senang,hal itu berarti tanggapan positif dari pemirsa televisi,tapi hal itu akan berdampak buruk bagi keluarga Choi Wook.
Jaksa Min,"Apa maksudmu?"
PD menjelaskan jika keluarga Choi Wook terus diteror oleh Lee In Chul yang mengatakan akan membunuh keluarganya.
Bum melemparkan buku yang baru saja diterbitkan oleh Dokter Ok diruang interogasi berjudul,"Aku membunuhnya".
Bum mencoba memahami maksud Dokter Ok yang menyatakan kalau ia membunuhnya namun ia sama sekali bukan yang membunuh,dan Tuan Weh yang dimaksud telah menugaskan orang lain untuk melakukan hal itu.Bahkan Bum menerima ucapan Dokter Ok yang menyatakan telah bertemu alien dicafe.


Bum setuju dan mengabaikan pemikirannya tentang Dokter Ok yang dianggap aneh/gila.Dokter ok meminta Bum dan dirinya bicara dalam level yang sama.Lalu Bum menawarkan makanan pada Dokter ok.
Dokter ok sangat setuju akan hal itu,ia meminta jajangmyun(mie kecap) tapi tanpa jajang(kecap).
Kemudian Bum membawa jajangmyun kemejanya dan makan bersama Dokter Ok.Dokter Ok mencoba mencicipi jajangmyun yang ada dipiring Bum.Segera Bum menahannya,mengatakan bukankah Dokter Ok sendiri yang meminta tanpa kecap.


Dokter Ok menjelaskan bahwa permintaannya bukan seperti itu,ia meminta mie dan kecap disajikan dalam piring terpisah.Bum mengingatkan agar Dokter Ok lain kali jika bicara seperti itu seharusnya meminta saus kecapnya berada dipinggir piring saja.
Dokter Ok mengerti ,ia tidak tahu jika Bum bisa memesan seperti itu.Dokter Ok lalu meminta Bum cemilan makan malam mereka adalah jajangmyun lagi.Bum setuju saja.(Bum bersikap seperti itu supaya ia bisa lebih memahami sikap Dokter Ok yang aneh).


Distasiun Televisi CY media dilaporkan bahwa terjadi pemadaman listrik,dan siaran ditunda selama 4 jam.Dokter Ok menoleh kaget melihat stasiun televisi lain mewawancarai terkait berita tersebut,Bum hanya melihat.Ia segera berdiri dari kursinya menyaksikan wawancara pada salah seorang pria yang menyatakan keanehan yang terjadi distasiun tv tersebut,Pemadaman seperti itu telah terjadi seperti waktu yang lalu.


Lalu Dokter Ok mengatakan pada Bum "Kau lihat? Apa yang kukatakan padamu?Bukankah sudah kubilang perusahaan penyiaran itu juga akan mengalami musibah?PD acara itu, dan MC-nya.Sekarang tinggal 2 orang lagi."
(Siapa kira-kira ya?? ha ha...terkena virus Dokter Ok juga nih^^).
Mendengar berita pemadaman Listrik distasiun televisi CY,dan ucapan Dokter Ok pada Bum.Segera Jaksa Yoo pergi kerumah sakit .
Sesampainya didepan pintu rumah sakit,Jaksa Yoo teriak meminta Kim Sun Ah berserta anaknya untuk segera keluar dari rumah sakit.Namun betapa kagetnya ia menemukan siapa yang berada disana?Ya,rekan kerja Choi Wook yang juga menjadi Pembawa acara.
Jaksa Min pergi kerumah Inchul  melalui pintu belakang,ia melihat begitu banyak berkas bertumpuk diruangan tersebut.
Jaksa Yoo menjelaskan jika Inchul diduga membunuh Choi Wook dan sekarang ia ingin mengincar Sun Ah dan Min Ho.Jaksa Yoo berpikir jika motif dan cara yang dilakukan Inchul sama seperti yang dilakukan pada istrinya dengan Choi Wook.
Dengan pemikiran seperti itu,Jaksa Yoo meminta Sun Ah berserta putranya untuk pindah kerumah sakit lain.


Sementara itu ditempat yang berbeda,seorang pria misterius berjaket diam-diam membuka kamar pasien Choi Min Ho.Ia mendekatinya pelan-pelan.Min Ho saat itu sedang tertidur.
Mendengar ucapan Jaksa Yoo,Sun Ah sangat marah.Ia bahkan telah sangat sering menghadapi orang seperti Inchul dan ditakut-takuti seperti dia.Dengan emosi Sun Ah mengatakan kalau hidupnya seperti seorang penjahat saja karna suaminya dan kini Jaksa Yoo memintanya melakukan hal seperti itu juga.
Jaksa Yoo merasa hal itu benar,karna Sun Ah tentu saja tidak akan bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik dalam keadaan terguncang.Jaksa Yoo meminta Sun Ah mengamankan keluarganya dulu. 
Sementara itu Ditempat In Chul,Jaksa Min masuk kedalam kamar In Chul dan menatap poster Choi Wook yang terpajang rapi disana dengan artikel lain.
Masih Dirumah sakit,Sun Ah mengusir Jaksa Yoo untuk pergi dari sana.Jaksa Yoo menghela nafas berat,karna Sun Ah sama sekali tidak mau menggubris ucapannya.Jaksa Yoo menggelengkan kepalanya,namun merasa ada sesuatu yang aneh pada kamar Choi Min Ho yang terbuka.
Didalam artikel-artikel tentang Choi Wook yang dipajang disitu,Jaksa Min menemukan sebuah catatan kecil yang ditulis In Chul,ya "RS HanJoong kamar 201,Choi Min Ho".
Artinya In Chul pergi kesana sekarang.
Jaksa Yoo membuka pintu ruangan rumah sakit Min Ho tepat saat In Chul mencoba memegang Min Ho.In Chul panik saat Jaksa Yoo menanyakan siapa kau?ia segera melarikan diri dari ruangan Min Ho.
Jaksa Yoo mencoba mengejar In Chul,berkali-kali In Chul menutup jalan Jaksa Yoo dengan menaruh alat didepannya,dan menabrak seorang gadis.


Jaksa Yoo melepas sepatunya dan berlari mengejar In Chul.Kejar-kejaran terjadi (Tapi aneh,sama sekali pihak rumah sakit hanya menonton ya kalau di Drama>,< ).
Saat In Chul berada diruang tunggu,In Chul mencoba melompat dan berlari secepat mungkin.Namun sayang,kakinya menabrak peralatan rumah sakit hingga terjatuh kelantai.Dengan langkah kaki terseok-seok In Chul berlari,dengan cepat Jaksa Min  mengahadangnya dan membuat In Chul terjatuh.
Dengan nafas terengah-engah terbaring dilantai,In Chul diam-diam mengambil pisau kecil yang berserakan jatuh dari peralatan medis rumah sakit,
Jaksa Yoo kaget melihat kedatangan jaksa Min,Jaksa Min mengingatkan kalau Rok Jaksa Yoo terbalik.Jaksa Yoo segera memperbaikinya,dan segera mengikat tangan In Chul dengan peralatan seadanya.Jaksa Yoo mengatakan kalau ia sendiri bisa menangkapnya meski Jaksa Min sama sekali tidak membantunya.
Jaksa Yoo berpikir meski In Chul seorang penjahat yang sudah tua,namun kondisinya tetaplah prima.Jaksa Yoo terus bicara mengatakan kalau ia baru saja mengejarnya,hanya saja ia memang seorang yang sedikit lambat saat memulainya,namun tetep seperti atlet maraton.
Jaksa Yoo tersenyum kegirangan,Jaksa Min balas tersenyum lucu akan sikap Jaksa Yoo yang begitu bahagia menemukan pelaku.(Eit's pelaku?jangan salah..)
Namun diam-diam In Chul hendak menyerang Jaksa Yoo dengan pisau ,melihat hal itu jaksa Min segera berlari dan menjadikan dirinya sasaran tusukan In Chul.In Chul kaget melihat hal itu,begitu juga Jaksa Yoo yang terdorong jatuh kelantai.
Jaksa Yoo teriak memanggil "Jaksa Min"
Darah Jaksa Min terus mengucur deras,Jaksa Min mendorong In Chul hingga terjatuh kelantai.
Jaksa Min mencoba menahan dadanya yang terus mengeluarkan darah.Keinginan menjadi seorang pembunuh dari vampire melintas dari pikirannya.Jaksa Yoo yang panik segera berlari kearah Jaksa Min,ia mencoba menahan darah Jaksa Min agar tidak keluar dan teriak meminta bantuan dokter yang berada disana untuk membantunya.
Jaksa Yoo,"Di sebelah sini! Sebelah sini! Tolong dia!!"
Jaksa Min merunduk menahan sakit,perasaan itu benar-benar terlihat nyata.Taring Jaksa Min tiba-tiba terlihat begitu jelas menatap leher jaksa Yoo.Mata Vampire Jaksa Min tajam,ia berpikir seolah menggigit Jaksa Yoo.Namun keinginan itu bisa ditepiskan Jaksa Min.
Dan saat seorang Dokter berlari datang membantu Jaksa Min yang terluka,dengan cepat Jaksa Min menepiskannya dan berlari meninggalkan rumah sakit.
Jaksa Yoo mencoba mengejarnya,ia benar-benar bingung mencari keberadaan Jaksa Min yang pergi.
Jaksa Min sampai didepan apartemen Bartender Lee,ia menahan luka dadanya yang begitu banyak mengeluarkan darah.Bartender Lee segera membawa Jaksa Min masuk kedalam dan merawat Jaksa Min.
Dua kantung Darah dipecahkan dan dimasukan kembali kedalam tubuh Jaksa Min.
Keesokan paginya,Jaksa Min terbangun saat Bum mengeluarkan suara yang kesal pada minumannya yang sedikit.Ia melihat bagian tubuhnya yang terluka semalam,dan alhasil sama sekali tidak membekas.
Bum melihat Jaksa Min sudah bangun menawarkan 'minuman'untuknya,Jaksa Min bertanya apa yang terjadi denganya semalam.Bum menjelaskan jika Tuan La/Bartender La yang mengobatinya.Bum berpikir jika Bartender Lee benar-benar seorang Dokter karna Jaksa Min saat itu hampir tewas.
Jaksa Min,"Lalu bagaimana dengan Yoo Jung In?"
Bum ,"Dia menangis terus-menerus dan terlihat kacau.Ugh. Dia bersikeras mau ikut kesini, dan aku harus melakukan berbagai cara untuk menghentikannya."
Bum kaget melihat Jaksa Min segera bersiap-siap untuk pergi.Jaksa Min mengatakan kalau ia ingin segera pergi bekerja.


Bum menahannya mengingatkan Jaksa Min untuk tidak melakukannya,karna orang-orang akan berpikir aneh saat melihat jaksa Min tiba-tiba masuk setelah terluka tusuk satu hari yang lalu, Ia meminta Jaksa Min beristirahat saja ditempat tidur dan menghabiskan kantong-kantong darah hingga perutnya terasa mau meledak.
Ssst..apa yang dikatakan Jaksa Min,Ia mengatakan bisakah teamnya bekerja tanpa dirinya?Bahkan Jaksa Min memikirkan Pikiran Yoo Jung In yang saat ini pasti sedang tidak focus.(Aih...aku ngarep lebih nih maksud ucapan ini ha ha...abis,,,scene romantis nggak ada banget jaksa Min.Huhuhu)


Jaksa Min,"Aku harus pergi dan membereskan semuanya."
Bum menahannya.
Bum,"Semua tentangmu menurutku oke,tapi hanya satu masalahmu.Kau terlalu berlebihan menilai dirimu sendiri.Bahkan jika kau tak ada di sana,team kita bisa bekerja dengan baik.Sebenarnya Ketua team, jaksa Jang telah menyetujui untuk membantu team selama beberapa hari."
Jaksa Min kaget mendengar hal itu,Jaksa Jang Ikut membantu??
Diruang Interogasi,Jaksa Jang Chul Oh bersikap tegas mengatakan pada Inchul bahwa ia akan  bersikap keras atas apa yang dilakukan In Chul pada Jaksa Penuntut Republik Korea Selatan mereka(Jaksa Min).
In Chul mencoba membela diri mengatakan hal itu hanya untuk menakuti mereka agar bisa melarikan diri.
Jaksa Jang meminta In Chul menceritakan masalahnya dari awal,karna ia sama sekali tidak mengerti jalan kasus pembunuhan Choi Wook.In Chul mengatakan kalau ia sama sekali tidak membunuh Choi Wook.Mendengar hal itu,jaksa Jang menjawab In Chul mengatakan tentu saja karna saat ini belum ada bukti apapun yang mengarah padanya.


In Chul mengatakan begitu karna ia mengakui sama sekali tidak membunuhnya.
Jaksa Jang,"Kupikir juga tidak ada bukti bahwa kau tidak membunuhnya."
In Chul,"kalau begitu, sekarang apa yang ingin kau ketahui dariku?"
Jaksa Jang,"Kukatakan padamu untuk yakinkan aku.Yakinkan aku sehingga aku percaya bukan kau pembunuhnya."
Sementara itu diluar Stasiun Televisi CY Media,Dokter Ok Bohwan dikejar-kejar beberapa wartawan terkait kasus Pembunuhan Choi Wook.Mereka meminta pendapat Ok Bohwan mengenai kematian Choi Wook,serta pemadaman listrik yang terjadi distasiun Televisi.Wartawan lain juga menanyakan apakah Dokter Ok tahu siapa pembunuhnya?
Kembali Keruang Interogasi,In Chul mengatakan jika beberapa orang gila (termasuk Dokter Ok) membicarakan pembunuhan Choi Wook,dan mereka membicarakannya setelah acara celotehan selesai.Jaksa Jang balik bertanya apakah karna alasan itulah In Chul datang menemui Choi Wook,bukankah dengan begitu In Chul berpikir bisa menggunakan kesempatan ini agar terbebas dari masalah?
In Chul mengiyakan.In Chul menceritakan jika malam itu ia membongkar pintu apartemen Choi Wook dan diam-diam masuk kedalam.Saat itu Choi Wook sedang berada dikamar mandi membersihkan wajahnya,In Chul langsung membenturkan wajah Choi Wook kekaca hingga matanya terluka.In Chul merasakan jika saat itu ia kehilangan akal sehatnya.
In Chul mengakui kalau ia sangat berniat membunuh Choi Wook dan benar-benar membunuhnya,hanya saja saat Choi Wook mengerang kesakitan.In Chul yang berniat menusuk Choi Wook dengan obeng akhirnya membatalkannya.Tangan In Chul gemetar,Obeng tersebut jatuh kelantai.
Jaksa Jang kemudian menanyakan alasan kenapa In Chul sengaja datang kerumah sakit menemui putra Choi Wook dirawat.In Chul mengatakan kalau ia ingin minta maaf,saat itu dirumah sakit In Chul membelai rambut Choi Min Ho yang sedang tertidur pulas.
Ia benar-benar merasa sangat menyesal dan berpikir kalau dirinya lah yang membunuh Choi Wook saat itu.
Jaksa Jang merasa bingung atas niat In Chul yang datang kerumah sakit untuk menemui salah satu keluarga Choi Wook untuk minta maaf,ia akhirnya memutuskan keluar dari ruang Interogasi dan mengatakan tidak bisa memutuskan apakah In Chul bersalah sebagai Pelaku.


Saat Jaksa Jang berjalan keluar,Ia berhenti sejenak dan mengingatkan kalau In Chul akan membayar semua yang telah ia lakukan karena hukum adalah hukum.
Dalam wawancara singkat itu Dokter Ok Bohwan mengatakan jika pembunuhan Choi Wook dilakukan oleh "Tuan Weh",tetapi ia sama sekali tidak melakukan hal itu dengan tangannya sendiri.Dokter Ok menambahkan jika Tuan Weh tersebut memilih orang yang paling sesuai untuk melakukannya dan menghilangkan keraguannya.


Dokter Ok semakin membumbui ucapannya bahwa manusia memiliki akal yang sehat hanya saja mereka memiliki emosi,sehingga pada saat itulah ia mengatakan kalau diri kita harus percaya pada mahluk yang berakal.Semua itu adalah cara Tuan Weh untuk menggerakan hal itu.
Dokter Ok menambahkan jika ramalan bencana segera datang pada acara Televisi Celotehan tersebut dan ia meyakinkan jika tinggal dua orang lagi,PD Jang dan MC pembawa acara rekan kerja Choi Wook.Selanjutnya Dokter Ok semakin membuat wartwan penasaran karna mengatakan Tuan Weh telah memberitahunya siapa pelaku pembunuhan Choi Wook. Wartawan semakin dibuat penasaran atas ucapan Dokter Ok,dimana ia mengatakan akan memberi tahu pelaku tersebut dalam 3 hari.Karna baginya terlalu buru-buru untuk mengungkapkannya sekarang.


Dokter Ok berpikir jika mereka harus memberi kesempatan padanya untuk menyerahkan diri.(Eit's Nih orang aneh...bisa aja nebak ya).
Jaksa Jang dan Jaksa Yoo berdiskusi,Jaksa Yoo mengatakan kalau mereka telah menguji isi makanan didalam perut Choi Wook yang berupa bahan kimia Aspylane serta bahan kimia lainnya.Jaksa Jang bertanya zat apakah itu?


Jaksa Yoo bilang bahwa zat kimia tersebut jika dikonsumsi secara bersamaan akan menjadi obat dengan efek samping yang berbahaya.Jaksa Yoo juga telah mengecek sampel darah Choi Wok,memperkirakan campuran tersebut telah ada sejak lama dengan jumlah kecil dan terakumulasi dalam sistem peredaran darahnya.
Ucapan Jaksa Yoo mengingatkan Jaksa Jang atas kesaksian In Chul yang mengatakan Choi Wook sepertinya mendapatkan gejala gangguan neurologis akibat pengaruh zat-zat kimia diarea intracranial.
Jaksa Jang bergumam jika ada orang lain yang ingin membunuh Choi Wook selain In Chul,karna bukti menguatkan korban meninggal sebelumnya telah diracuni.Jaksa Yoo menduga pelakunya dekat dengan korban.Sehingga ia berpikir bahwa ia akan menginterogasi ulang orang-orang yang dekat dengan korban.
Namun tiba-tiba jaksa Jang mengatakan sesuatu pada Jaksa Yoo.
Jaksa Jang," Hatimu sedang tidak ada di kasus ini, kan?"
Jaksa Yoo,"Maksud anda?"
Jaksa Jang,"Cobalah untuk menangani tiap kasus dengan hati kau miliki saat ini.Aku bisa pastikan semua korban yang kita temui adalah orang yang berharga setidaknya bagi seseorang.Seperti halnya keberadaan jaksa Min Tae Yeon bagimu." (ehem-ehem bener tuh jaksa Jang^^).
Kemudian Dong Man masuk memberitahukan bahwa ia telah menemukan sidik jari orang lain dicermin.
Jaksa Yoo pergi kerumah sakit menemui PD Jang yang mendapat kecelakaan tabrak lari,sambil menonton televisi yang sedang menyiarkan wawancara dengan Dokter Ok terkait kasus Choi Wook.Dong Man bertanya-tanya apakah Dokter Ok benar-benar bisa membaca atau mengetahui hal yang sepertinya ramalan Dokter ok benar-benar menjadi kenyataan.


Jaksa Yoo tanya kenapa PD Jang datang kerumah Choi Wook pada hari itu?Jaksa Yoo memberi tahu PD Jang bahwa mereka telah menemukan sidik jarinya dari cermin kamar mandi.PD Jang mengatakan kalau malam itu mereka minum bersama,dan saat itu Choi Wook benar-benar dalam keadaan mabuk sehingga ia mengantarkan Choi Wok pulang.


Jaksa Yoo kemudian mengatakan bahwa ia sering mendengar korban dan PD Jang sering terlibat pertengkaran.PD Jang mengatakan kalau Choi Wook adalah pria yang mulai merasa lelah dengan semua yang telah dia lakukan.
Lalu Scene malam saat PD Jang bersama Choi Wook dan MC minum bersama disuatu tempat.PD Jang meminta Choi Wook untuk kembali membahas skandal-skandal artis didalam acaranya.PD Jang berharap acara mereka kembali disukai pemirsa setelah acara akhir-akhir ini kurang disukai dan ada juga yang meminta acara tersebut dihentikan.


Melihat sikap Choi Wok hanya diam,PD Jang merasa kesal meminta Choi Wook untuk bicara meskipun suka atau tidak,setidaknya ia harus memberi tanggapan.


~Mendengar cerita PD Jang,Jaksa Yoo bertanya-tanya maksud PD Jang yang mengatakan Choi Wook mulai pendiam.PD Jang mengatakan jika Choi Wook sebenarnya adalah orang yang baik dan menyenangkan.Dia benar-benar jauh dari orang yang suka menyerang seperti ketika membawakan acara,dan sebenarnya karakter itu diciptakan oleh mereka.


Namun sejak Choi Wook tahu jika kata-kata yang dilontarkannya menjadi bumerang dan membuat keluarganya berada dalam bahaya dia mulai berhenti bicara.
PD Jang lalu menceritakan ucapan Choi Wook malam itu,Choi Wook sangat menyesal,ia merasa hal itu menyulitkan keluarganya.Meskipun ia berkali-kali meminta maaf pada mereka,namun mereka menganggap ucapan Choi Wook sama sekali tidak terlihat tulus.


Lalu Choi Wook mengatakan kalau ia sekarang tidak bisa lagi mengatakan apapun,ia merasa sakit karna hanya bisa berdiri dan melihat keluarganya disakiti akibat ucapannya.
Rekan kerja Choi Wook yang juga seorang MC bernama Ahn Jonso mengingatkan Choi Wook untuk tetap mengikuti ucapan PD Jang karna Choi Wook harus memikirkan masa depan Sun Ah dan Min Ho.


Lalu PD jang mengatakan kalau Ahn Jon So adalah teman kuliah istri Choi Wook.Jaksa Yoo melongo kaget maksud ucapan PD Jang.PD Jang mengingatkan Jaksa Yoo yang pernah bertanya padanya kenapa Choi Wook terlihat begitu menyerang In Chul dengan wawancaranya.


Jaksa Yoo balik mengingatkan bukankah PD Jang mengatakan kalau Choi Wook sendirilah yang merubah naskah itu.PD Jang mengatakan kalau Lee In Chul dinilai lebih dari mampu untuk membunuh istrinya yang telah berselingkuh,sejak Choi Wook memutuskan untuk berhenti bicara,hubungan Choi Wook dengan istrinya juga semakin buruk.


PD Jang kemudian tanya pada Jaksa Yoo tentang siapa orang yang menghibur Istri Choi Wook?Jaksa Yoo berpikir sejenak dan tak percaya setelah mengetahui kedekatan istri Choi Wook dengan Ahn Jonso yang menghiburnya.


PD Jang memperjelas bahwa Istri Choi Wook dan Ahn Jonso terlibat dalam perselingkuhan.
Dokter Ok berada dikafe Internet untuk melihat pencarian No.1 Berita diInternet,Ia menemukan kalau dirinya kini sangat terkenal.Tiba-tiba seorang siswa datang mendekati Dokter Ok untuk meminta cara bagaimana ia bisa meningkatkan nilai-nilainya yang telah dekat dengan waktu semester.
Dokter Ok memarahi siswa tersebut mengatakan kalau siswa tersebut lebih baik pulang untuk belajar dari pada bermain-main disini.
Dokter Ok masuk kedalam toilet,ia tidak menyadari seorang pria diam-diam mengikutinya.Pria misterius tersebut menendang pintu toilet dan membuat Dokter ok terjerembab jatuh.
Dokter Ok," Oh,ternyata kau pelaku pembunuhnya"
Pria tersebut mengeluarkan pisau dari sakunya dan menarik Dokter Ok keluar.Ia lalu menghempaskan Dokter Ok kelantai dan hendak menikamnya dengan Pisau.
Dokter Ok meminta Pria misterius tersebut untuk berhenti sebentar dan mengatakan sesuatu"Tunggu dulu,tunggu sebentar. Jika kau ingin membunuhku,setidaknya biarkan aku bersihkan pantatku dulu.Jika tidak kau izinkan, jasadku akan terlalu kotor untuk diperiksa.
Sekarang kau dalam masalah.Kurasa aku bisa membersihkan pantatku dengan tenang sekarang."
Dan seperti sesuatu telah direncanakan tepat saat Pria misterius tersebut menarik pisaunya, Bum beserta kedua anak buah premannya datang .Bum membawa alat pemadam kebakaran dan mengingatkan pelaku untuk meletakan senjatanya.
Dokter Ok tersenyum begitu juga Bum tersenyum yang berhasil atas rencananya.
Lalu Scene saat Dokter Ok melihat berita ditelevisi memberitakan ramalan Dokter ok yang benar-benar terjadi.Lalu Bum meminta Dokter Ok untuk kembali duduk tenang dan mendengarkan rencananya.


Ya,Bum yang memberikan rencana pintar untuk menangkap Pelaku dengan meminta Dokter Ok mengatakan pada Wartawan bahwa ia tahu siapa pelaku pembunuhan Choi Wook dan akan mengungkapnya dalam 3 Hari.
Pelaku segera berlari dan mencoba untuk kabur dengan melompati jendela.Bum melemparkan alat pemadam kebakaran tersebut dan menarik pelaku hingga terjerembab kelantai.Dokter Ok lalu masuk kembali membersihkan celananya.(Ha ha......).
Dan Bum membuka masker penutup wajah Pelaku,Bum kaget setelah mengetahui bahwa Ahn Jonso lah yang membunuh Choi Wook.
Segera Team yang dilakukan Jaksa Yoo dan Dong Man pergi kerumah sakit untuk menangkap Kim Sun Ah.
Jaksa Yoo,"Anda bilang anda selalu di RS di hari meninggalnya suamimu?"
Sun Ah,"Ya. Memangnya kenapa?"
Jaksa Yoo,"Kenapa anda berbohong?Ketika aku memeriksa rekaman keamanan RS,Anda meninggalkan RS ini sekitar 9 malam dengan terburu-buru.Kupikir Anda harus ikut kami,Kim Sun Ah."
Malam itu,segera Kim Sun Ah dan Ahn Jon Soo dibawa keruang interogasi untuk mengumpulkan bukti kuat terkait pembunuhan terhadap Choi Wook.
Diruang Monitor perekam,Bum mengatakan kalau mereka telah menangkap keduanya.Namun sama sekali tidak memiliki cukup bukti untuk menangkapnya.Bum berpikir jika pilihan yang tersisa hanya membuat mereka mengakui perbuatannya.
Jaksa Jang berpikir lain bahwa mengancam mereka agar mengaku itu sangat mudah dilakukan.Tapi ada cara terbaik untuk membuat mereka mengaku tanpa mengancam,yaitu memancing mereka untuk mengakui perbuatannya.


Jaksa Jang bicara pada Bum hendak membagi tugas ia akan menginterogasi Ahn Jon So,dan dengan cepat Bum menolak untuk mengambil tugas menginterogasi Sun Ah tanpa ancaman ataupun kekerasan.Karna ia sama sekali tidak cocok dalam hal itu.(Ha ha...jelas aja bum kan  Bos preman he he..liat aja tiap scene dia marah,sampai ngeri dibuatnya^^).
Jaksa Yoo mengatakan kalau ia yang akan melakukan hal itu.
Jaksa Jang,"Menurutmu kau bisa melakukannya?"
Jaksa Yoo tersenyum,"Aku bersedia mencobanya."
Namun tiba-tiba pintu dibuka,Jaksa Min datang mengatakan kalau ia bersedia melakukannya.Melihat kedatangan Jaksa Min secara tiba-tiba membuat team Jaksa Min terkejut.Jaksa Yoo yang kaget hendak menyapa Jaksa Min .
Jaksa Jang,"Bagaimana dengan cideramu?"
Jaksa Min,"Aku ada di sini karena aku baik-baik saja.Izinkan aku yang melakukannya, Ketua Jaksa."
Jaksa Jang tersenyum .Ia bertanya pada Jaksa Min tentang siapa orang yang akan mengaku lebih dulu.Jaksa Min berpendapat jika tidak ada yang namanya kemenangan pribadi dalam sebuah team,sehingga mereka harus bekerja sama.Jaksa Jang kemudin tanya apa rencana Jaksa Min selanjutnya dengan kata bekerja sama?
Interogasi dilakukan didua ruangan yang berbeda dan pada waktu yang bersamaan,Jaksa Min menginterogasi Sun Ah yang merasa bahwa perbuatan suaminya sangat tercela,dan sangat membencinya.Sun Ah mengiyakan.
Jaksa Min,"Dengan format acara yang sangat menyerang,suamimu sering mendapat ancaman pasti sangat berat bagimu."
Sun Ah,"Aku tidak bisa bilang tidak"
Jaksa Min,"Dan tiap kali, Ahn Joonsoo menghiburmu karena itulah kau memutuskan untuk berselingkuh dengannya?"
Sun Ah,"Iya."
Jaksa Min,"Karena dia terlihat lebih bisa dipercaya daripada suamimu sendiri.Kau begitu percaya diri."
Sun Ah,"Aku harus mengakui apa yang telah kulakukan.Perselingkuhan,Ya.Pembunuhan Tidak"
Jaksa Min,"Kau mengenal suamimu sejak kuliah?"
Sun Ah,"Ya. Kami mentor dan siswa yang akrab"
Begitu juga pertanyaan Jaksa Jang pada Ahn Jong Soo.Ahn Jong So mengatakan kalau membunuh bukan berarti membencinya.
Lalu Jaksa Min menghidupkan pengeras suara yang terdengar diruang Interogasi Ahn Jonso.
Jaksa Jang mengatakan sepertinya diruang Sun Ah sedang membicarakan Ahn Jon So.
Ahn Jong So hanya tersenyum.


Lalu Interogasi yang ditanyakan oleh Jaksa Min terdengar diruangan itu.
Jaksa Min menanyakan mentor seperti apakah dia?Sun Ah mengatakan kalau dia bukanlah mentor yang baik,karena setiap hari dirinya dipermalukan oleh para seniornya seperti orang bodoh dan tidak dihormati para juniornya.Meskipun begitu,Sun Ah mengatakan dia tetap seniornya dan tidak terlihat ingin bersamanya.
Lalu Jaksa Jang mematikan pengeras suara diruangannya.


Jaksa Min lalu menanyakan kenapa Sun Ah mau menikah dengan Choi Wook.Bagi Sun Ah,Choi Wook adalah pria yang jujur.Jaksa Min merasa itu bukan cinta.Sun Ah balik mempertanyakan apa itu cinta?


Lalu Jaksa Jang kembali menginterogasi Ahn Jong So.Ia melihat file tentang Ahn JonSo yang diketahui bercerai setelah 2 Tahun menikah.Jaksa Jang merasa mantan istri Ahn Jonso adalah wanita yang banyak masalah.Ahn Jong So mengatakan iya.


Lalu diam-diam Jaksa Jang menghidupkan pengeras suara diruangannya,Ia mempertanyakan sifat wanita itu.(Ha ha..politik adu domba....^^,Jadi si Ahn Jon So mengira yang dikatakan pria bodoh oleh Sun Ah adalah dirinya,padahal ia menceritakan suaminya Choi Wok sebaliknya).
Ahn Joonso,"Dia terlalu boros,dia sangat suka berbelanja,yang dia inginkan hanya barang-barang bermerk mahal.Dia adalah wanita brengsek yang akan selalu memandang remeh orang lain".
Mendengar suara Ahn Jon So yang bicara seperti itu,Jaksa Min menanyakan apakah Sun Ah adalah wanita yang boros?
Jaksa Jang kembali mematikan pengeras suara,
Ahn Jon So,"Jadi aku menceraikan wanita gila itu.Tapi...kenapa kau menanyakannya?"

Kembali keruang interogasi Sun Ah,Jaksa Min bertanya setelah mendengar pernyataan Ahn Jon So yang didengar oleh mereka apakah Sun Ah sekarang mempercayai dia?dan bertanya apakah Sun Ah mencintainya?.Sun Ah menjawab bahwa ia sudah mengatakan sebelumnya,ia sama sekali tidak mempercayai cinta.
Lalu apa alasannya?Tanya Jaksa Min yang diam-diam menghidupkan pengeras suara.Suara Sun Ah pun terdengar diruangan Interogasi Ahn Jon So.
Sun Ah,"Aku terus menemuinya karena aku merasa kasihan padanya.Dia tak pernah dapat perhatian publik karena selalu berada di bawah bayang-bayang suamiku.Bahkan istrinya menceraikannya.Aku kasihan padanya."

Mendengar hal itu,Ahn Jonso mulai merasa kesal,dari ruang monitor perekam Jaksa Yoo terus memperhatikan interogasi tersebut.Bum tersenyum,ia mulai mengerti maksud rencana Jaksa Min pada keduanya.
Ahn Jon So,"Aku hanya menemuinya di sini dan di sana.Aku tak punya perasaan khusus padanya."
Jaksa Jang tertawa terkekeh-kekeh untuk menambah emosi Ahn Jon So.
Jaksa Jang,"Ternyata kau tidak menceraikan istrimu,tapi dia yang menceraikanmu."
Ahn Joon So berdiri dari kursinya sangat marah pada Sun Ah dan bertanya-tanya apakah dia sudah gila?Jaksa Jang mengingatkan kalau Ahn Jonso kini dituntut kasus percobaan pembunuhan.
Jaksa Jang menjelaskan jika ada perbedaan yang besar antara percobaan pembunuhan dengan pembunuhan,ia yakin Ahn Jong So mengetahui hal itu.
Ahn Jon So,"Seberapa...signifikan perbedaannya?"
Jaksa Jang,"Hmm,Mungkin sekitar 5-10 tahun".Mendengar hal itu Ahn Jonso benar-benar kaget dan senang.
Ahn Jonso,"Aku...dituntut dengan percobaan pembunuhan?Kalau begitu, berapa lama?."
Jaksa Jang,"Baiklah...mungkin sekitar 5 tahun.Jika orang lain yang merencanakan pembunuhannya,mungkin hukumannya akan lebih singkat.Kenapa tidak kau beritahu saja yang sebenarnya?Siapa yang telah membunuh Choi Wook?"


Ahn Jonso akhirnya buka suara mengatakan kalau Sun Ah lah yang membunuh Choi Wook,ia hanya melakukan semua yang diperintahkan olehnya.


Ahn Jonso,"Wanita itu berkata dia tak bisa lagi tinggal dengan suaminya
dan meminta saran padaku bagaimana cara untuk melenyapkannya.Orang yang memutuskan untuk meracuni Choi Wook dan yang menyediakan racun...adalah wanita itu."


Scene malam minum bersama terlihat jelas kalau sebelum kedatangan Choi Wok,diam-diam Ahn Jonso telah menaruhkan sesuatu pada minuman Choi Wook.
Ahn Jonso menunduk lemas,Jaksa Jang mempertanyakan kenapa ia ingin membunuh Ok Bohwan?kalau Ahn Jonso bukanlah orang yang membunuh Choi Wok?
Ahn Jon So,"Itu benar aku ingin mencoba membunuh mereka berdua.Kau tahu bagaimana semua ramalan Ok Bohwan,akhir-akhir ini menjadi kenyataan?Dan dia...juga berkata akan mengungkapkan siapa pembunuh sebenarnya dalam waktu 3 hari.Saat Kim Sun Ah ditangkap sebagai pembunuhnya,apa kau pikir dia akan melepaskanku begitu saja?"


Jaksa Jang,"Kau coba membunuh Ok Bohwan hanya karena kau tidak bisa mempercayai Kim Sun Ah!"
Ahn Jonso,"Bagaimana bisa aku mempercayai wanita sepertinya?Jika ada api yang harus kau padamkan,lebih baik aku melakukannya sendiri.Tapi itu tak lagi penting...karena aku telah
menolongnya melakukan pembunuhan lainnya, tak akan ada bedanya."
Lalu Jaksa Min mempertanyakan kebenaran hal itu pada Sun Ah yang juga mendengar ucapan Ahn Jon So.Ia sangat marah mendengar ketidak tulusan Ahn Jonso.Akhirnya Sun Ah mengakui.
Sun Ah," Orang yang merencanakan semuanya adalah si brengsek itu.Dan yang melakukan pembunuhannya adalah aku."

Lalu Flashback pertemuan Sun Ah dan Ahn Jon So didalam mobil malam itu.Ahn Jonso mempertanyakan apakah Sun Ah tidak ingin lagi hidup bersama suaminya.Sun Ah tidak menjawab.Ahn Jon So mengatakan kalau Choi Wok mati maka setelah itu ia akan menjadi host berikutnya dari acara itu.Ahn Jonso mengatakan dengan begitu,mereka bertiga akan hidup bahagia selamanya.


Sun Ah bertanya maksud Ahn Jonso mengatakan kita bertiga?Ahn Jonso menjelaskan bahwa dia,Sun Ah dan Min Ho.Lalu untuk menutupi rencana pembunuhan Choi Wok,Ahn Jonso dan Sun Ah meracuni Choi Wok berulang kali dalam beberapa bulan.Sun Ah mengatakan kalau Ahn Jonso melakukannya saat mereka minum bersama-sama.Dan Sun Ah memberikan minuman tersebut saat Choi Wook berada dirumah.
Dan hal yang diucapkan Ok Bohwan kemudian terjadi,malam itu Ahn Jonso meracuni Choi Wok ketika mereka bertiga minum-minum diluar.Namun Ahn Jonso mengatakan kalau Choi Wok sering merasa sakit dan pegal pada lehernya.Itulah alasan kenapa malam itu Sun Ah kembali kerumah.


Didalam kamar mandi,ia menemukan suaminya dalam keadaan terkapar penuh darah.Sun Ah dengan tangan gemetar hendak menyentuh suaminya,namun ia sangat takut melakukannya melihat suaminya meninggal.Segera Sun Ah menelpon Ahn Jonso untuk memberitahukan bahwa Choi Wok telah meninggal.
Sun Ah,"Joonsoo...kupikir dia sudah mati.Bukan. Bukan karena racun yang kita berikan untuknya.Tapi seseorang sepertinya telah membunuhnya."
Namun tiba-tiba Choi Wook bersuara memanggil istrinya,
Choi Wok,"Istriku,Kau...ingin membunuhku?"
Mendengar hal itu,Sun Ah sangat panik.Ia melihat sebuah obeng yang berada dilantai.Dengan cepat Sun Ah menusuk perut Choi Wok.


Lalu Jaksa Min kembali bertanya kenapa Sun Ah begitu membenci suaminya sehingga sanggup untuk membunuhnya?Sun Ah beralasan karna acara televisi yang dibawakan oleh suaminyalah,mereka menjadi orang yang tersakiti.
Kau tahu alasan kenapa suamimu berhenti bicara ?
Sun Ah mengatakan hal itu bukannya sudah jelas,karna Choi Wok tidak ingin mendengar terus menerus omelan istrinya.
Lalu flashback saat seseorang menelpon Sun Ah yang mengancam hendak membunuhnya,Sun Ah balik menantang mengatakan kalau ia ingin membunuhnya,silahkan saja.Sun Ah bakan bertanya apa Penelpon tersebut memerlukan alamat rumah mereka.
Sun Ah membalas telpon tersebut dengan sangat marah,"Jika kau ingin bunuh kami, coba saja.Apa perlu kuberikan alamatku?Apa kita perlu membuat temu janji dulu?Jika kau tak punya keberanian untuk melakukannya,
tutup saja teleponmu, brengsek!"


Setelah menutup ponselnya,Sun Ah yang masih kesal bertanya sangat marah pada suaminya yang juga mendengar percakapan mereka.Sun Ah mengatakan kenapa Choi Wok hanya diam saja mendengar hal itu,bukankah Choi Wook mendengar bahwa Penelpon tersebut mengancam akan membunuh Sun Ah dan Min Ho.Sun Ah mengingatkan pada Choi Wok bahwa uang bukanlah segalanya,oleh karna Choi Wok lah yang membuat kekacauan,maka Choi Wook harus bertanggung jawab untuk mengakhiri kekacauan itu!


Sun Ah terus bicara mengatakan kenapa Choi Wok mau menempatkan keluarganya dalam bahaya?Choi Wook seolah sibuk membaca koran yang ia baca tanpa menjawab semua ucapan Sun Ah.Sun Ah memintanya untuk bicara dan menarik koran tersebut serta membuangkannya kelantai,tetapi Choi Wok hanya diam saja.
Scene pun berakhir.
Mendengar penuturan Sun Ah,Jaksa Min merasa kalau Sun Ah pasti sangat terluka oleh kata-kata yang diucapkan suaminya.Namun Sun Ah juga tersakiti dengan sifat diamnya Choi Wok atas masalah itu.
Sun Ah mengangguk mengiyakan.Namun bagi Jaksa Min itu hanya rasionalisasi yang luar biasa egois dilakukan oleh Sun Ah.Sun Ah sama sekali tidak marah,ia mengatakan untuk terserah Jaksa Min untuk bicara apa.


Lalu Jaksa Min menanyakan apakah Sun Ah tahu kalau mayat Choi Wok ditemukan didalam bak kamar mandi,dimana jasadnya berlumuran cairan pemutih terendam dalam air.


Lalu kenapa?Tanya Sun Ah datar.Jaksa Min balik bertanya kenapa Pria yang berada dilantai saat Sun Ah pergi setelah menusuknya bisa ditemukan dibak mandi ?Apakah Sun Ah pernah memikirkan alasannya?.Sun Ah hanya diam.
Jaksa Min menjelaskan bahwa hingga saat terakhir kematiannya,suami Sun Ah mencoba terus melindunginya.Hal itu dibuktikan dari laporan Otopsi bahwa mereka telah menemukan sidik jari Choi Wok telah rusak.
Hal itu bukan karena dia mencoba menghapuskan bukti yang mungkin ditinggalkannya pada orang lain,tapi dia mencoba menghapus bukti yang mengarah pada seseorang dan bahkan sekarat.(Sumpah sedih banget saat melihat pada scene Choi Wok menumpahkan deterjen pemutih dalam bak mandi,dan tubuhnya penuh luka,ia masih saja berjuang melindungi istrinya.)


Jaksa Min,"Bisa sekarang kau pahami perasaan suamimu terhadapmu?"
Sun Ah mengatakan kalau ia tak mau tahu dan peduli atas hal itu.
Lalu Jaksa Min berdiri mengingatkan kalau Sun Ah tidak bisa membedakan sosok suaminya yang bekerja sebagai pembawa acara dengan kepribadiannya.
Jaksa Min,"Selama ini yang kau lihat bukan Choi Wook-suamimu,tapi Choi Wook-pembawa acara Celotehan".
Sun Ah,"Apa bedanya?"
Jaksa Min,"Apakah kau ingin mempercayai segala yang kau lihat,ataukah kau hanya melihat apa yang kau percaya,yang manakah yang sebenarnya kau yakini?Kutukan...ataukah kelebihannya".
Lalu Jaksa Min keluar dari ruangan Interogasi,Jaksa Yoo berada diluar seperti telah menanti kedatangan Jaksa Min.
Jaksa Yoo memanggil Jaksa Min,Jaksa Min lalu berhenti.Bayangan dirinya ingin menggigit leher Jaksa Yoo teringat jelas dipikiran Jaksa Min.Jaksa Min teringat saat Jaksa Yoo begitu panik saat ia terluka oleh tusukan Inchul.
Jaksa Min menyentuh bahu Jaksa Yoo tanpa mengatakan sepatah kata apapun dan berjalan pergi meninggalkan Jaksa Yoo.(Sepertinya adegan ini menjelaskan bahwa Jaksa Min hendak minta maaf atas keinginannya namun ia sulit mengatakan hal itu dan bahkan tidak mungkin.Sedangkan Jaksa Yoo merasa bertanya-tanya akan luka pada tusukan Jaksa Min).
Lalu Team Jaksa Min berserta polisi membawa Sun Ah kembali keTKP(rumahnya) untuk melakukan reka adegan ulang kematian Choi Wook.
Sun Ah mempraktekan cara ia menusuk dengan menggunakan manekin dan Obeng.Petugas mengambil beberapa gambar tersebut sebagai bukti.Namun Jaksa Min merasakan bau darah yang tertinggal dikamar mandi.Ia bertanya pada Bum (Hyung) bukankah petugas mengatakan telah membersihkan semua darah diTKP?
Bum sendiri bingung apakah mereka sudah melakukannya atau memang belum bersih?Bum balik bertanya pada Jaksa Min apakah dirinya mencium sesuatu?Jaksa Min mengangguk.
Bum berpikir jika mereka pasti melewatkan beberapa tetes darah disana.
Namun saat Sun Ah hendak beranjak pergi dibawa petugas,tanpa sengaja ia menabrak gagang besi gantungan.Besi tersebut jatuh kelantai bersamaan dengan obeng senjata pembunuh.
Sun Ah jadi teringat saat setelah Sun Ah menusuk Choi Wok dengan obeng,Choi Wook dengan sisa tenaganya mencoba mengambil obeng tersebut dan menyembunyikannya dalam besi yang berada disana.Perlahan Choi Wook memasukan obeng tersebut karna matanya sama sekali tidak bisa melihat.Sun Ah akhirnya mengerti bagaimana perasaan sebenarnya suaminya.
Ia terduduk kelantai dengan lemah,matanya mulai berkaca-kaca teringat saat suaminya menanyakan apakah Sun Ah ingin pindah kenegara lain karna hal itu?Saat itu Sun Ah hanya mengatakan apakah Choi Wok bercanda.
Choi Wook bilang kalau ia benar-benar minta maaf,Choi Wook terlihat sangat menyesal.


Sun Ah kini menyadari bahwa Choi Wook begitu menyayangi dirinya,tangis Sun Ah memecah.Ia menangis sekuat-kuatnya setelah menyadari bahwa ia begitu egois akan pemikirannya.
Sun Ah benar-benar sangat menyesal,ia memukuli dadanya yang terasa sesak setelah mengetahui kebenaran itu.Kebenaran yang benar-benar sangat menyakitkan dirinya.Bahwa ia begitu tertipu oleh perasaan amarahnya.
Setelah kasus berhasil dipecahkan.Jaksa Min pergi kestasiun Televisi MC dimana Dokter Ok Bohwan sedang berada disana mempelajari script acara celotehan.Jaksa Min membawakan sebotol minuman.
Dokter Ok mengatakan terima kasih dan ia merasa benar-benar tidak bisa menduga hal itu,lalu Jaksa Min duduk disampingnya mengatakan bukankah Dokter Ok hanya bisa berbicara sopan 'padanya'.Dokter Ok mengiyakan.


Dokter Ok,"Terima kasih Jaksa Min."
Jaksa Min,"Siapa kau sebenarnya?"
Dokter Ok,"Orang gila yang percaya alien...Kau tak mempercayainya, ya?"
Jaksa Min,"Apakah menyenangkan?Berpura-pura jadi orang gila?"
Dokter Ok,"Tidak semenyenangkan itu...Tapi orang-orang...menyukainya."
Jaksa Min,"Apa tujuanmu sebenarnya?"
Dokter Ok,"Untuk menampilkan adegan dimana Choi Wook ketakutan...lalu Choi Wook akan terluka..dan aku akan terkenal melalui ramalan yang kubuat di pertunjukan itu.Dan ketika PD Jang terluka,aku akan semakin terkenal.Akhirnya Choi Wook akan dipecat,dan aku akan menggantikan posisinya."
Jaksa Min,"Tapi...Choi Wook benar-benar meninggal dunia?"
Dokter Ok,"Apa yang bisa kulakukan?Tapi jangan salah paham.Choi Wook sendiri yang ingin berhenti dari acara ini,sehingga kami putuskan untuk membuat skenario ini."
Jaksa Min,"Seseorang yang akan pergi, sebelumnya harus menyiapkan posisi itu penggantinya.Siapa yang merencanakan itu semua?Apakah kau?"


Dokter Ok,"Pada mulanya...Choi Wook yang merencanakannya.Dan setelah Choi Wook meninggal dunia..."
Ucapan Dokter Ok tiba-tiba berhenti saat PD Jang datang memanggilnya untuk bersiap-siap memulai acara celotehan."Dr. Ok...bersiaplah"Ujar PD jang mengingatkan.


Lalu Jaksa Min bicara dengan PD Jang mengatakan kalau ia sudah terlihat baik karna sudah bisa berjalan.Lalu Jaksa Min berdiri dari kursinya dengan tersenyum mengucapkan terima kasih atas pertunjukannya yang menyenangkan.
Saat Jaksa Min berjalan pergi,Dokter Ok memanggilnya dengan bahasa banmal.
Dokter Ok,"Min,Jaksa Min!"
Jaksa Min menoleh.
Dokter Ok,"Apa menurutmu yang membuat orang-orang menyukai orang gila sepertiku? Karena aku memberikan mereka sesuatu yang mereka butuhkan.Begitulah cara kau mencuri hati orang-orang."


Jaksa Min tersenyum dengan mengatakan lain kali Dokter Ok harus ikut dalam dunia politik,ia pun memberi semangat Dokter Ok untuk melakukan hal yang terbaik untuk mencuri hati orang-orang.Dokter Ok balas tersenyum.
Setelah kepergian Jaksa Min,Acara celotehan dibawakan oleh Host yang berbeda.Kali ini Dokter Ok sebagai pembawa acaranya.
Disuatu ruangan,Jaksa Min menempelkan artikel-artikel kasus pada sebuah dinding yang sudah begitu penuh dengan artikel kasus pembunuhan.Saat jaksa Min hendak menempelkan artikel tentang Hilangnya Hakim Namgwanwok.Jaksa Min berpikir sesuatu.
Ia pun berada diklub Bartender lee mengatakan kalau Vampire mantel hujan tersebut sepertinya sudah beraksi lagi.Bartender Lee bertanya siapa calon korban berikutnya?
Jaksa Min berpikir pada seseorang yang ia duga akan menjadi korban selanjutnya.
Jaksa Min lalu pergi keapartemen pengacara Yoon Jaehee,ia mengetuk pintu tersebut beberapa kali namun tidak ada jawaban.Lalu Jaksa Min menuliskan nomor telpon dalam kartu namanya dan menaruhnya dipintu apartemen Jaksa Yoon jaehe .Jaksa Min menuliskan catatan kecil untuk segera menghubunginya.


Lalu Jaksa Min berjalan pergi meninggalkan apartemen Yoon Jae Hee.
Namun tiba-tiba kartu nama Jaksa Min perlahan masuk kedalam seolah-olah ada seseorang yang diam-diam mengambilnya dari dalam apartemen.Jaksa Min merasakan ada sesuatu yang aneh.Ia menoleh,dan melihat kartu namanya sudah tidak ada ditempat.


~~Bersambung Episode 8~~
Komentarku : Yay,drama kali ini membekas buatku.Benar-benar terharu akan sikap Choi Wok pada istrinya.Meskipun ia telah mengetahui bahwa istrinya hendak membunuhnya akibat perasaan terluka karna pekerjaannya.Choi Wook menerima hal itu dan bahkan hingga nafas terakhirnya ia mencoba menghilangkan bukti yang mengukuhkan bahwa istrinya sendiri sebagai pembunuh.
Yah...dan sang Istri Sun Ah yang sama sekali tidak pernah mencoba memahami suaminya dengan berpikir terlalu egois akhirnya merasa sangat menyesal.Tapi kalau ditanyakan alasan terkuat ini adalah Kurangnya komunikasi.Tentunya sang suami juga bersalah^^.



9 komentar:

  1. Wow___ pertamax oi oi oi


    Tambah keren saja yah ceritanya??
    Cha_sya, denger-denger si Jaksa vampire ini dibikin hanya 12 episode saja?? Apakah benar??


    Trims yah buat kerja kerasnya

    ^__^"

    BalasHapus
  2. semakin seru ceritanya.....
    ditunggu episode selanjutnya
    -FEBY-

    BalasHapus
  3. @pinky :Iya cuma 12 Episode^^

    BalasHapus
  4. di tunggu episode selanjut na...
    makin seru.. makin penasaran

    BalasHapus
  5. gomawoo . .d'tunggu lanjutannya yah :)

    BalasHapus
  6. annyeong unnie ^^

    wow 1 bulan gak ol ternyata udah mpe episode 11.. wahhh ayoo baca ngebut aku baru nyampe sini..

    BalasHapus
  7. @devi : sama say,aku juga setengah bulan sakit...jadi nggak begitu banyak posting ,....

    BalasHapus
  8. Ikut sedih sama istri yg nggak tau bagaimana perasaan cinta sang suami dan hanya penyesalan yg mereka dapatkan pada akhirnya

    BalasHapus
  9. @duweke gloria :iya sedih banget ,aku juga terharu pas tau endingnya begitu....hmm,tapi ambil makna positifnya aja buat kita ya kan^^

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.