12.24.2011

Sinopsis Vampire Prosecutor Episode 11 Part 1

Sinopsis Vampire Prosecutor Episode 11
Judul :Finale game Part1.
Ini adalah awal dari akhir Episode Vampire Prosecutor Seasion1,dimana kita akan mulai mendapatkan jawaban siapa pemain antagonis dalam drama ini.Episode ini terlihat menyeramkan karna banyak ketegangan besar yang menumpuk pada tiap scen episode ini.
 
Seorang wanita dengan pakaian berlumuran darah berjalan terseok-seok saat melalui jalan yang ramai,ia terlihat bingung dan takut.Dia adalah Pengacara Yoon Jae Hee,pengacara yang membantu seorang tersangka atas pembunuhan Pendeta Roti yang hilang yang telah dicari oleh Jaksa Min Tae Yon selama ini.SiMantel hitam alias vampire berkerudung terlihat samar-samar mengikutinya dari belakang melewati kerumunan orang yang berjalan lalu lalang.
Sepertinya ia sengaja berjalan lambat,agar mengejarnya sedikit lebih lama.
Yoo Jae he menyadari bahwa dirinya dalam bahaya dan melihat sosok mantel hitam,ia bergegas berlari dengan langkah tergesa-gesa.
Yoo Jae Hee menabrak beberapa orang yang berpapasan dengannya,ia lalu berdiri kembali dan berjalan kedepan namun akhirnya simantel hitam sudah berada tepat dihadapannya.
Saat Mantel Hitam hendak meraih lehernya dengan gigi taring yang mencuat panjang,Yoo Jae Hee teriak histeris.
Tae Yon duduk dirumah sambil memikirkan ucapan Bartender La yang mengatakan kalau ia adalah orang yang menciptakan simantel hitam,yang berpikir ia bisa menyelamatkan nyawa seseorang dengan darah vampire.
Dokter La sebenarnya ingin menutupi masalah ini jika saja pembunuhan atas perawat hankok  tidak terjadi dan menyembunyikan fakta ini sebenarnya.Dokter la mengatakan kalau ada hal lain yang belum ia beritahu pada Tae Yon dan bermaksud menceritakan semuanya setelah menangkap mantel hitam tersebut.
Ia lalu menceritakan bahwa hal ini erat kaitannya dengan peristiwa naas Tae Yon mengejar tersangka pada malam itu,Pada waktu ia pertama kalinya bertemu Tuan Park.
Kilas balik pada waktu Jaksa Min menginterogasi Tuan Park tentang siapa pelaku pembunuhan sebenarnya.Yang menunjukan bahwa Tuan Park juga seorang vampire.


Dokter La mengatakan jika pada hari naas itu ,Tuan Park juga mendatanginya,dimana semua kecurigaan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas pembunuhan dijatuhkan pada Dokter La.
Dan kilas balik Tuan Park mendatangi Dokter La terlihat bahwa Tuan Park sedang mengutak-atik pemantik api yang sama dimiliki Min Tae Yon.Dokter La memberikan gelas cangkir berisi darah pada Tuan Park,Ia mengatakan kalau kasus tersebut sedikit menarik karna Jaksa Min menyelidiki kasus itu,bahwa ia adalah kakak dari gadis yang tewas dirumah sakit Hankok.
Dokter la menambahkan jika Min Tae Yon dan adiknya bukanlah saudara kandung melainkan hanya dibesarkan bersama disatu panti asuhan.Tuan Park merenung jika kasus ini benar-benar akan diselidiki dan bukan hanya sebatas isapan jempol belaka.Dokter la bergumam "Terkadang ada yang lebih kental dari darah."ia lalu bertanya pada Tuan Park tentang menemukan kesamaan kematian para korban?.Tuan Park mengatakan selama seseorang telah menjadi vampire maka pada beberapa waktu ia akan terus membunuh orang yang berada dihadapannya.
Sambil meneguk minuman darah mata Tuan Park bersinar membiru dan balik kembali normal,ia lalu mengatakan bahwa ia mulai menyadari setelah semua itu bahwa ada pola darah yang buruk.
Hal yang sama dilakukan Jaksa Min seperti kilas balik Tuan Park memainkan pemantik api,ia juga memainkan pemantik api tersebut dan bertanya pada Dokter la apa maksud dari Darah yang buruk.Dokter La mengatakan tidak tahu karna hari itulah hari terakhir ia bertemu dengan Tuan Park Hoon dan balik mengatakan jika selebihnya Jaksa Min lebih tahu apa yang terjadi saat itu.Karna saat itu terjadi kejar-kejaran antara Jaksa Min dan tersangka.Dimana ketika itu tuan Park berada disana.
Jaksa Min bertanya-tanya siapa sebenarnya Park Hoon itu?Dokter La mengatakan kalau ia tidak tahu apapun meski sekeras usaha apapun yang telah ia gunakan 
Dokter La mengatakan jika pemantik api tersebut pemilik sesungguhnya adalah Park Hoon sendiri.Air Mata Jaksa Min jatuh dan berdiri berjalan keluar.Dokter La gemetar saat ia bertanya apakah Jaksa Min tidak menyalahkannya atas apa yang dia lakukan,karna ia telah merahasiakan kebenaran darinya.
Tanpa menoleh kebelakang Jaksa Min mengatakan "Hiduplah dengan penyesalan seumur hidup itu,karna keserakahanmu yang egois menimbulkan beban terhadap hilangnya banyak nyawa,Hiduplah dengan penyesalan itu sepanjang hayatmu."


Pemikiran ucapan Dokter La segera berhenti saat jaksa Min menerima panggilan Bum dari kantor kejaksaan bahwa mereka telah menemukan keberadaan Pengacara Yoon Jae Hee.
Taeyon bergegas pergi untuk bekerja,dimana Jaksa Yoo baru hendak menginterogasinya,Bum mengatakan untuk segera kesana dan ia akan membantu menangani Jaksa Yoo.


Tae Yon masuk kedalam ruang Interogasi dan menatap tajam pada Yoon Jae Hee dengan berdiri mematung mengatakan kalau ia akan mengambil semua tugas ini dan meminta Jaksa Yoo pergi.Jaksa Yoo bingung maksud ucapan Tae Yon,karna ia berkeras ingin menyelesaikan hal yang ia mulai.Jaksa Min keras mengatakan kalau ia mengatakan Jaksa Yoo boleh pergi.
Jaksa Yoo keluar dari ruangan Interogasi dan masuk kedalam ruangan rekam dan monitor,Bum berpikir jika Jaksa Min benar-benar terlihat dingin sekali.Jaksa Yoo bertanya-tanya kenapa Jaksa Min bertingkah aneh seperti itu?Bum mengatakan kalau ia berpendapat Jaksa Min seperti itu karna dia sedang lapar hingga gampang marah,apakah dia akan mencicipi,mengunyah,menggigit atau menyantap dan Bum segera merubah ucapannya untuk membiarkan apa yang ingin dia lakukan.
Dan Bum berhasil mengalihkan perhatian Jaksa Yoo dengan penjelasan konyol seperti itu juga mengatakan bahwa Jaksa Yoo terlihat cantik hari ini sehingga mereka harus pergi berkencan minum bersama.
Setelah Bum dan Jaksa Yoo pergi,Tae Yon segera menutup semua kamera dan perekam,yang mencoba untuk menanyakan apa yang terjadi pada Yoon jae Hee.Tapi Ia terlihat begitu buruk dan shock sehingga tidak bisa mendengarnya.
Jaksa Min :"Pengacara Yoon Jee Hee...Bisakah kau mengenali aku?Ini aku, Jaksa Min Tae Yeon.Kau ingat aku, kan?Apa yang terjadi hari itu?Seseorang menculikmu kan?".


Yoon Jae Hee akhirnya mulai berbicara bahwa ia mengakui pada hari itu ia menghubungi Jaksa Min dan mantel hitam tiba-tiba muncul dan menyerangnya.Saat itu Yoon Jae he sudah tak sadarkan diri saat semua yang telah terjadi.Ketika ia sadar ,ia sudah berada didalam mobil,dimana pria misterius tersebut memacu mobilnya sangat lama(perjalanan jauh) yang kemudian mengurungnya kesuatu tempat.
Lalu kilas balik apa yang terjadi saat itu teringat Oleh Yoon Jae Hee,dia terbangun pada sebuah ruangan yang dipenuhi mayat-mayat dari teman-temannya yang terkait hubungannya dengan kasus pembunuhan Pendeta Roti.Dia tidak ingat apa-apa setelah itu,yang tiba-tiba membuat Yoon Jae hee merasa telah hilang ingatannya.


Yoon Jae Hee tiba-tiba memiliki gangguan saraf diruang Interogasi dan terus menyebutkan panggil Jaksa Min berulang kali.Ia lalu merebut pena yang berada diatas meja,Dia menaruh Pena tersebut kelehernya seperti seorang yang sedang dalam keadaan tak waras/gila.
Ia bertanya-tanya kenapa dirinya harus dibiarkan hidup bukankah teman-temannya telah tewas,apakah orang itu mempermainkannya setelah menculiknya.Tae Yon memohon mencoba Yoon Jae hee menenangkan diri berhenti atas tindakan tersebut agar senjata itu tidak menyakiti Jae Hee sendiri.
Tae Yon menarik pisau tersebut dari tangan Yoon jae Hee,Yoon jae Hee menangis terduduk lemah dilantai,meratap bahwa dia menyesal berbicara pada pendeta roti "Ampuni aku pastur,aku sungguh tak ingin melakukannya,kumohon-kumohon jangan bawa aku pastur...".
Yoon Jae Hee menduga hal ini adalah kesalahannya atas pembunuhan Pendeta Roti dan membuatnya harus bertahan hidup setelah mendapatkan trauma yang kejam.
Jaksa Min menatap nanar pada Yoon Jaee Hee yang bersikap seperti itu,matanya terlihat memerah.


Jaksa Min keluar dari ruangan Interogasi dan berjalan bersama Bum,Tae Yon hanya diam.Bum mengatakan kalau ia telah memeriksa kamera keamaan tempat dimana Yoon jae Hee ditemukan.Dimana simantel hitam terlihat seperti bayangan.Ia bertanya-tanya apakah Yoon Jae Hee membayangkan hal itu hingga menjadi sebuah ilusi dan gila dan apa yang akan dilakukan Jaksa Min untuk menunggu hal itu.
Jaksa Min mengatakan kalau ia akan menunggu hal itu hingga kesehatan Yoon Jae hee kembali pulih,Bum berpikir apakah selama itu karna mereka harus menunggu Yoon Jae Hee kembali waras?
Jaksa Min mengatakan tidak karna mereka harus mencari solusi lain atas masalah ini dan sambil mengawasi kesehatan kondisinya mereka akan menangani kasus ini berdua saja.
Bum mengangguk,Jaksa Min mengatakan pada Bum agar tidak menceritakan hal apapun pada yang lain karna akan sangat bahaya bagi mereka.
Jaksa Min dan Bum berjalan masuk kekantor untuk menemui Jaksa Yoo dan DongMan yang sedang menyiapkan kasus untuk diselesaikan dimeja diskusi seperti biasa,Tae Yon dengan kasar memerintahkan keduanya untuk mengambil libur selama 8hari 7 Malam.Ia mengatakan pada DongMan untuk segera pulang kerumah setelah menyelesaikan sidik jari serta semua barang bukti ditaruh diatas mejanya.DongMan mulai menghitung hari libur dengan perasaan senang,sementara Jung In menolak untuk cuti.Jaksa Yoo mengatakan ini bukan permintaan melainkan perintah langsung darinya.Jung In merasa ingin tahu apa yang terjadi pada Jaksa Min atas kasus ini.


Jaksa Yoo bertanya apakah DongMan senang dengan libur?DongMan takut-takut akhirnya mengatakan tidak karna Jaksa Yoo menatapnya dengan tajam.Jaksa Yoo mengatakan kalau ia merasa tidak senang karna libur,baginya saat ia paling bahagia adalah bekerja.DongMan bertanya-tanya benarkah?Jaksa Yoo balik mengatakan kalau begitu mereka harus terus bahagia dan bekerja dan ia akan tetap kembali bekerja.(Aku bertanya-tanya ucapan Jaksa Yoo bahagia saat bekerja?Busyet ...apakah karna ia melihat orang yang ia cintai?bukankah libur terasa sangat menyenangkan he he...tapi ataukah karna begitu penasarannya dengan tingkah bosnya pada kasus ini begitu kuat).
DongMan hanya mendesah,dan itu artinya libur tidak akan ada...


Bum menutup ruangan Jaksa Min ,ia lalu berjalan sambil menggaruk kepalanya berpikir jika hanya satu orang yang terlibat atas kasus kecelakaan beruntun 7 Tahun lalu yaitu mantel hitam.Jaksa Min mengatakan kemungkinan nya seperti itu dan meminta Bum untuk mencari tahu apa saja yang ada diTKP dan apapun yang mereka lakukan.Ia mengingatkan Bum jika ia menemukan suatu hal yang aneh maka ia harus memberitahukan padanya segera.Bum mengiyakan.
Diantara semua bukti,Tae Yon menemukan kartu akses lencana firma hukum diatasnya yang bertuliskan Firma Hukum H,SCD. dan segera teringat bentuk logo tersebut sama persis dengan pemantik api yang berada ditangannya.
Jung In masuk kedalam ruangan mengatakan kalau ada yang ingin ia bicarakan,Jaksa Min bertanya apa itu,Jaksa Yoo mengatakan bukankah Jaksa Min dan Bum bertindak keterlaluan dimana kelakuan mereka sangat mirip saat menangani kasus Yoon Sae Ah dulu.Ia bertanya-tanya kenapa Jaksa Min tidak melibatkannya dalam kasus ini?.Jaksa Min meminta Bum segera melakukan apa yang ia tugaskan tadi.
TaeYon mengalah dan mengatakan apa ia ingin melakukan sesuatu juga tentang kasus ini,Jung In mengiyakan.Ia meminta Jaksa Yoo membawa kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan lalu mengawasinya dan ketika ia sudah sedikit merasa baik akal sehatnya untuk segera menghubunginya.Jaksa Min beranjak pergi meninggalkan Jaksa Yoo,
Jaksa Yoo bertingkah seperti diatas dan segera berpura-pura berhenti setelah Jaksa Min berbalik kembali keruangan mengatakan untuk membawa semua bukti tersebut pada DongMan.Jung In meniup napasnya memainkan poninya sejenak.


TaeYon lalu pergi kebadan firma hukum mencari departemen yang tercantum pada kartu akses tersebut yaitu SCD lantai 7,namun ia terhenti saat penjaga keamanan menahannya untuk masuk dan bertanya ada kepentingan apa,Jaksa Min mengatakan kalau ia mencari bagian SCD untuk bertanya mengenai sebuah kasus kecelakaan.Penjaga keamanan mengatakan bagian SCD telah dibubarkan beberapa tahun yang lalu dan meminta agar Jaksa Min segera pergi.Beberapa petugas keamanan berdatangan dan bertanya kenapa Jaksa Min tidak segera pergi saja,Jaksa Min mengangguk mengiyakan dan pergi tanpa melakukan perlawanan.
Jaksa Yoo Jung In pergi menemui Jaksa Jang untuk kasus ini,dan Jaksa Jang bertanya tentang pengacara Yoon Jae hee yang sama sekali hilang ingatan saat ia disekap atau bagaimana bisa dia melarikan diri.Jaksa Jang bertanya apakah dia benar-benar tidak mengingat hal apapun?
Jaksa Yoo mengatakan kalau pengacara Yoon Jae Hee benar-benar mengalami ingatan yang parah akibat kondisi hantaman kepalanya yang terluka.Namun Dokter mengatakan jika kondisi nya akan berangsur stabil dan mungkin ia akan kembali mendapatkan ingatannya.
Jaksa Jang bertanya-tanya apa yang dilakukan Jaksa Yoo sekarang?kenapa ia menjadi perawat atau pengasuh Pengacara Yoon Jae hee?.
Jaksa Yoo tidak mengerti maksud ucapan Jaksa Jang dan meminta menjelaskan hal itu.
Jaksa Jang mengatakan kalau alasan ia menempatkan dua jaksa dalam team khusus ini dikarenakan ia tidak ingin  memiliki pemikiran yang salah pada satu team dengan kata lain Jaksa Min tidak selalu benar dan bukan berarti Jaksa Yoo selalu salah dalam menangani kasus.
Jaksa Jang mengatakan jika Jaksa Yoo harus memiliki tekad dan keinginan untuk mengungkap kebenaran dan hal itulah yang harus dibutuhkan olehnya sekarang.


Jaksa Yoo menunggu Pengacara Yoon Jaee hee yang sedang berbaring dirumah sakit,Jaee Hee terbangun mengatakan jika ditempat tersebut ada orang lain yang juga berada disana yang juga sedang ditahan,ia meminta Jaksa Yoo segera kesana karna jika tidak orang tersebut akan tewas jika tidak melakukan sesuatu.Tapi ketika Jung In ingin mengetahui lebih jelas ucapan Pengacara Yoon Jaee Hee tentang siapa orangnya,serta ia disekap bersama siapa dan apakah ia melihat wajah pelaku tersebut?
Pengacara Yoon Jae hee kembali bertingkah aneh dan teriak.
DongMan sedang tertidur dimeja kerjanya,ketika tiba-tiba dua tangan muncul dibahunya dan mulai memijatnya hal itu membangunkan DongMan dan ia benar-benar terkejut.Karna ia sangat terkejut siapa pemilik tangan yang memijit bahunya itu,ia berbalik dan melihat Jaksa Yoo tersenyum manis padanya.Dia berdiri segera dan mensalib kedua tangannya didada bertanya apa-apan ini?
DongMan bertanya apa yang terjadi pada Jaksa Yoo kenapa ia begitu baik padanya.Jaksa Yoo mengatakan kalau ia hanya ingin mulai memperlakukan dengan baik DongMan mulai sekarang dengan alasan hanya DongMan lah yang kini berada dipihaknya.
DongMan bertanya-tanya kenapa Jaksa Yoo seperti ini apakah dia dipecat?atau mereka meminta Jaksa Yoo mengemasi barang-barangnya untuk pergi dari sini.
Ha ha...sebenarnya ini trik Jaksa Yoo menggunakan pesonanya untuk meminta bantuan pada DongMan.
Jaksa Yoo mengatakan bukan seperti itu,karna ia berharap meminta Dongman untuk menahan diri mengambil cuti dan membantunya sedikit.Jaksa Yoo segera bertanya tentang pemeriksaan fisik Yoon Jae hee dan pakaian yang ia kenakan,apa ditemukan sesuatu?.
DongMan mengatakan kalau pada baju Jae hee ia menemukan sejenis serat,dan ia telah menganalisa komponen itu dan itu adalah Caragana Koreana Nakai.
DongMan menjelaskan jika itu adalah sejenis tumbuhan yang hanya tumbuh dialam liar,namun tumbuhan tersebut sangat langka tumbuhnya dan hanya ditemukan pada sejumlah tempat sekitar KangWondo.


Jaksa Yoo bertanya-tanya mungkinkah kawasan Kang Wondo adalah tempat Pengacara Yoon Jae hee disekap.Lalu DongMan mengatakan kalau ia menemukan rekaman yang aneh didalam telpon selulernya Yoon Jae hee yang hanya tampak seperti gangguan acak.
DongMan menjelaskan "Kau tahu kan, saat kau tak sengaja menyentuh teleponmu.Hal itu tak sengaja direkam"..
Jaksa Yoo Jung In segera meminta DongMan untuk menyerahkan rekaman tersebut pada bagian audio dan meminta mereka untuk menganalisanya.Tentu saja rekaman saat Yoon Jae Hee diculik,ia lalu meminta DongMan untuk mencari tahu dimana tanamana tersebut tumbuh.


Lalu Jaksa Yoo kembali kediri biasanya ,dia mengancam untuk segera mendapatkan hasil tersebut dengan berkata"Kau akan celaka jika tak bisa menyelesaikannya besok pagi".
Tae Yon menunggu hingga malam tiba .Ia membawa mobilnya menuju Kantor firma Hukum.Bum menghubunginya melaporkan informasi yang ia terima.Ia telah bertanya pada kantor Perhubungan Daerah Gwanal yang mengatakan jika setelah 7Tahun lalu tabrakan beruntun terjadi semua catatan yang mengenai mobil yang menyebabkannya telah dihapus.Sepertinya ada seseorang yang sengaja menghapusnya menghapus rekaman lalu lintas tersebut.
Jaksa Min bertanya apakah Bum tidak mengetahui siapa orang yang menghapusnya?Bum mengatakan kalau ia sekarang sedang mencoba menyelidikinya.Jaksa Yoo bertanya lagi tentang apakah ia telah menemui orang yang saat itu berada diTKP (saksi)?Bum mengatakan selain pemilik mobil yang tidak diketahui keberadaannya yang mana rekaman mobilnya telah dihapus terdapat 9kendaran dengan 15 orang lainnya.Empat orang telah meninggal dunia setelah dilarikan kerumah sakit dan tinggal lima orang yang bertahan hidup,Namun Bum menduga tidak akan banyak mendapatkan informasi dari mereka.
Bum mengatakan jika tinggal orang terakhir yang belum ia temui dan tanyai yaitu pria bernama Yang Sae Yuk yang kini usianya sudah 31 Tahun dan saat kejadian itu ia berusia 24 tahun.Yang Sae Yuk dikenal berprofesi sebagai seorang Jambret bersepeda motor.
Dan Bum mengatakan jika ia telah menemukan orang tersebut maka orang itulah yang bisa dijadikan petunjuk terakhir jika tidak,maka mereka sama sekali tidak bisa menemukan petunjuk apapun.
Jaksa Min tiba didepan kantor Firma hukum dan diam-diam menyelinap masuk dengan menggunakan kartu indentitas H Law Hukum yang menjadi barang bukti.Ia menggunakan kartu akses tersebut untuk naik kelantai 7.Logo untuk departemen tersebut sedikit misterius yang tertulis huruf disekitar bintang-bintang Logo.
Jaksa Min masuk kedalam sebuah perpustakaan dan menemukan fhoto-fhoto lama dari petinggi perusahaan Firma Hukum SDC,diantara mereka pada Fhoto lama tersebut ada wajah Park Hoon yaitu tersangka pada episode 1 yang diketahui juga seorang Vampire.Dan dengan fhoto-fhoto tersebut membuat Jaksa Min menghubungkan dengan suatu hal.Dia adalah perwakilan firma hukum.


Sementara itu Jung In dan DongMan mulai mempersempit pencarian lokasi Pengacara Yoon Jaee hee disekap untuk tiga wilayah yang mereka perkirakan dimana dengan mencari letak tumbuhan Caragan Koreana Nakai yang ditemukan pada tiga titik lokasi KangWando yaitu :Youngwon, Pyungchal,dan Jungseol.Pada salah satu titik tersebutlah lokasi tempat pembunuh berada.
Jaksa Yoo bertanya apakah DongMan menemukan suara penjahatnya pada rekaman tersebut? DongMan mengatakan kalau Petugas yang memeriksa tidak menemukan suara penjahatnya hanya saja menemukan suara latar yang terekam,dan mereka mempersempit suara dengan memfokuskan latar tersebut dan menyelidiki bunyi mesin dan menemukan jenis mobil yang digunakan pelaku.
Jaksa Yoo memuji DongMan jika ia telah bekerja dengan bagus.Dongman tersenyum mengatakan bukan apa-apa.Jaksa Yoo mengatakan agar ia terus bekerja seperti ini.Dongman ngeh maksud Jaksa Yoo mengatakan terus bekerja?maksudnya?kerjaan apa lagi?


Jaksa Yoo mengatakan kalau mereka harus menemukan pelakunya karna Pengacara Yoon jae Hee mengatakan ia melihat orang lain disekap bersamanya.Dongman bertanya-tanya apakah Jaksa Yoo percaya akan ucapannya seperti itu?Jaksa Yoo menjawab dengan pasti bahwa ia percaya Yoon Jae hee tidak mengarang ucapan tersebut.
DongMan merengek bahwa mereka harus melapor hal itu pada Jaksa Min juga Bum atau pihak lain tentang seseorang yang diculik seperti itu.Jaksa Yoo menegaskan bahwa mereka akan melakukan hal itu sendiri.DongMan bertanya bukankah hal itu tidak masuk akal,seharusnya mereka membicarakan kasus ini pada Jaksa Min.
Jaksa Yoo mengatakan kenapa tidak masuk akal,karna bukan dirinya saja yang hanya jaksa didalam team ini.Ia meminta agar DongMan berhenti untuk mengeluh dan segera melakukan perintahnya.
Disuatu tempat biliar Yang Sae Yuk terlihat sedang asyik bermain biliar,seorang dektetif masuk mengatakan jika ada seseorang yang ingin bertemu dengannya.Sae Yuk tersenyum manis mengatakan kalau ia bukanlah seorang gadis cantik yang ingin mereka temui.
Dektetif Jo mengeluarkan borgolnya dan bersiap menangkap Sae Yuk.
Sae Yuk segera kabur dan berlari keluar dimana Bum sudah mempersiapkan rencananya,Ia memberikan helm pada Sae Yuk yang sedang heran melihat seorang pria tak dikenalnya membantunya melarikan diri.
Bum segera membawa Sae Yuk pergi.Jaksa Yoo segera membawa mobilnya menuju tiga titik tersebut,dimana DongMan menemukan suara latar tersebut dari sebuah pabrik,dan kecepatan mobil Jaksa Yoo yang ditentukan dengan suara rekaman tersebut.


Bum memberhentikan motornya didepan sungai dan mengikat tubuh Sae Yuk dengan tali.Sae Yuk bertanya-tanya kenapa Bum melakukan hal ini padanya.Dengan Helm yang begitu kecil bum mencoba melepaskannya.
Bum,"Apa-apaan ini? Kenapa helm ini begitu kecil?!"Ujar Bum kesal tak bisa melepaskan helmnya
Sae Yuk,"Bukan helmnya yang kekecilan.Tapi kepalamu yang kebesaran. Benar-benar besar!"Ujar Sae Yuk tersenyum.
Bum,"Seorang pria...semua bagian tubuhnya harus besar."Ujar Bum membela diri.
Sae Yuk,"Kau sungguh tampan.Aku iri padamu, Pak."Ujar Sae Yuk tiba-tiba memuji karna takut dengan perlakuan bum yang ingin menenggelamkan Sae Yuk kesungai.
Lalu Bum menjelaskan bahwa Sae Yuk adalah orang yang berada dirumah sakit Hankok ketika 7 Tahun lalu yang sedang dirawat karna mengalami kecelakaan lalu lintas.


Sae Yuk ingat hal itu,ia ingat ketika itu dirinya sedang terluka parah dan sering tak sadarkan diri.Ia juga teringat korban kecelakaan lain disampingnya yang juga hampir mati.Sae Yuk mengira dirinya juga akan tewas serta pria itu,namun pria itu tiba-tiba bangun dan sadarkan diri,secara tiba-tiba pria itu menjadi ajaib sembuh.Lalu pria tersebut datang mendekati Sae Yuk dan memperlihatkan gigi-gigi taringnya dan hendak memangsa Sae Yuk.Namun tiba-tiba hal itu tidak terjadi karna Dokter segera masuk kedalam ruangan mengatakan pasien jangan terlalu banyak bergerak,Pria itu lalu berjalan pergi meninggalkan Sae Yuk.
Segera Bum menanyakan apakah Sae Yuk melihat wajah pria itu?Sae Yuk mengatakan iya namun ia sama sekali tidak ingat wajahnya.Ia benar-benar lupa dengan hal itu.


Bum bertanya apakah selain wajah apalagi hal yang diingat Sae Yuk?Sae Yuk mengatakan kalau ia ingat dengan jelas plat mobil pria tersebut yaitu Seoul 32B-3675 dimana mobil tersebut telah menabraknya hingga membuat mukanya rusak.
Hal lucu saat Bum selesai menanyai Sae Yuk,ia sama sekali tidak bisa melepaskan helm tersebut dan Sae Yuk memohon agar Bum jangan pergi sebelum melepaskan tali ikatan dan borgol pada tubuh dan tangannya.
Dirumah,Tae Yon melihat dinding tentang kasus-kasus pembunuhan yang berhubungan dengan Mantel hitam ia lalu mencocokan kasus tersebut dengan  file kasus yang berhubungan dengan firma hukum Park Hoon.Jaksa Min berpikir dengan ucapan Dokter La mengenai pola darah yang buruk yang mengartikan mungkinkah maksudnya Darah penjahat?
Dia menatap terus kedinding tersebut meskipun pikirannya sedang keluar dimana Jaksa Min bertanya -tanya tentang Mantel hitam yang menyelinap diam-diam melalui sebuah wadah hukum.Seperti nya ini maksud arti ucapan Dokter La mengenai Bad Blood ,yah...darah penjahat....tapi apa itu?
~~~Bersambung Episode 11 Part 2~~~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.