11.26.2011

Sinopsis Vampire prosecutor Episode 6 Part 2

Mang Bae mengeluh jika wajah Ji Sung sama sekali mirip seperti seorang perawat,tapi kenapa ia sama sekali belum ditahan.Karna menurutnya Ji Sung seperti wajah Pria buruk rupa.

Jaksa Min dipanggil keluar sebentar oleh Jaksa In.Jaksa In memberitahukan jika Jarum suntik bersidik jari milik Sa Ji Sung ditemukan disekitar lokasi jasad korban.
Jaksa In menambahkan jika Laboratorium sudah memverifikasi bahwa tetrodoxin telah ditemukan dalam jarum suntik tersebut.Juga informasi tentang Sa Ji Sung yang telah dipecat dari RS Hankook 7 Tahun yang lalu dari pekerjaannya sebagai perawat.(Wew,tebakan Mang Bae hebat juga..melihat dari wajah saja ia tahu Ji Sung adalah perawat).

Jaksa Min kaget mendengar Ji Sung pernah bekerja di Rumah Sakit Hankook 7Tahun lalu,hal itu mengingatkan Jaksa Min pada adiknya yang sedang melakukan pengobatan disana.Ketika itu adik jaksa Min menelpon menanyakan apakah Jaksa Min akan datang menjemputnya setelah ujian selesai.

Jaksa Min,"Apa alasannya dipecat?"
Jaksa In,"Dia mengatakan hal aneh pada pasien-pasiennya.Jadi Jang Myungjin yang tidak menyukai hal itu melaporkannya ke pihak rumah sakit,yang akhirnya membuat Sa Jisung dipecat."
Jaksa Min,"Saat itu apa yang dikatakannya?"
Jaksa In,"Itu cuma cerita omong kosong.bahkan polisi tidak menaruh perhatian apapun."
Jaksa Min,"Langsung saja sebutkan."
Jaksa In,"Dia bilang dia melihat seseorang telah dibunuh di rumah sakit,dan pembunuhnya adalah vampir."

Jaksa Min berpikir jika hal itu terkait tentang kasus adiknya yang meninggal 7 Tahun lalu ,dan pembunuhnya adalah seorang Vampire.
Melihat hal itu,Jaksa In melongo dengan mimik bingung atas sikap Jaksa Min yang bergegas pergi menemui Ji Sung.
Jaksa Min segera keruang Interogasi Ji Sung.Dengan cepat ia menarik kerah Ji Sung dan memintanya untuk menceritakan apa yang ia lihat 7 Tahun lalu dirumah Sakit Hankok!
Melihat sikap Jaksa Min tegang membuat Ji Sung melongo bingung.


Setelah menceritakan apa yang ia ketahui,Jaksa Min mengucapkan terima kasih.Jaksa Min lalu melanjutkan kasusnya kenapa ia bertemu diruang ini dengan Ji Sung,Ya..kasus Jang Myung Jin.Jaksa Min memperlihatkan barang bukti jarum suntik yang terdapat sidik jari Ji Sung.
Ji Sung menggeleng tidak,ia sama sekali tidak membunuhnya.Jaksa Min memberitahukan Ji Sung jika dalam jarum suntik yang ia temukan adalah Racun tetrodoxin.Ji Sung gugup mengatakan ia sama sekali tidak pernah melihat nya.


Jaksa Min menggebrak meja menatap tajam Ji Sung.Akhirnya Ji Sung buka suara mengatakan alasan kenapa ia memberikan jarum suntik tersebut pada Myung Jin.Saat itu Myung Jin terlihat begitu kesakitan,sehingga Ji Sung memiliki ide memberikan suntikan pereda rasa sakit.Ia tahu ada beberapa orang yang tewas akibat pereda rasa sakit tersebut dan ada juga yang tewas karna syok akibat rasa sakit,jadi Ji Sung memberi suntikan agar ia bisa tenang menahan rasa sakit,dan berpikir Myung Jin bisa lebih bertahan.


Jaksa Min,"Balas dendam pada Jang Myungjin.Karena itukah kau membunuhnya?"
Ji Sung,"Kenapa aku harus balas dendam pada orang yang tak kukenal?"
Jaksa Min,"Bukankah korban adalah penyebab kau dipecat dari RS?"
Ji Sung kaget mendengar hal itu,"Jadi maksudmu...yang membuat aku dipecat dari RS adalah orang itu?Si brengsek, kotor, busuk"


Ji Sung sangat marah dan memasukan makanan begitu banyak kemulutnya yang berada diatas meja sambil menyumpahi Jang Myung Jin.
Jaksa Min,"Ya"


Jaksa menerima telpon dari Jaksa In.Ia kaget dan langsung pergi keruangan Jaksa In.
Dong Man juga berada disana.Jaksa Min kesal dengan menanyakan maksud Jaksa In yang menyatakan penyebab kematian Jang Myung Jin berubah lagi.Dengan Cepat Jaksa In menjelaskan jika mereka baru saja mendapat telpon dari Doktor Seo yang baru saja menguji level tetrodoxin dan menemukan jumlahnya cukup untuk membius seseorang (kadar nya sesuai) dan tidak dapat membunuh seseorang.


Jaksa Min tanya bagaimana dengan reaksi kulit Jang Myung Jin?Dong Man menjelaskan jika reaksi tersebut karna alergi penisilin.
Jaksa Min,"Alergi penicilin?"
DongMan,"Tergantung pada orangnya, karena terkadang memang ditemukan reaksi alergi di tubuhnya."
(Dongman jenius juga :))
Jaksa Min,"Jadi apakah dia tewas akibat reaksi alergi penicilin?"
Jaksa In,"Itu...juga bukan penyebab mutlak kematiannya."


Jaksa Min menghela nafas panjang karna lelah menebak penyebab kematian Myung Jin.
Jaksa Min,"Lalu apa penyebabnya?"
Dong Man,"Itu...karena mereka menemukan bakteri E.Coli di dalam darah korban."
Jaksa Min,"Apa itu?"
DongMan,"Itu sejenis bakteri yang sering ditemukan dalam usus.Kau bisa menemukannya dalam makanan yang terkontaminasi dan sangat mematikan.Tanpa penanganan yang sebenarnya."
Jaksa Min,"Jadi maksudmu pada akhirnya dia akan mati?Jadi waktu kematiannya hanya dipercepat 10-20 menit?"
Jaksa In,"Kau benar."
Jaksa Min menghela nafas dan meminta keduanya pergi mengikutinya keruang Interogasi Bum.
Diruang Interogasi,Ha Tae Hoon sudah merasa lelah menulis tangan kesaksiannya,sementara Bum duduk dengan santai .Tangan Tae Hoon mulai bergerak mendekati kimbab yang tersaji diatas meja.Bum langsung menangkap cepat tangan Tae Hoon untuk menahannya melakukan hal itu.
Bum,"Ayo makan setelah kau selesai menulis."
Tae Hoon setuju melakukannya namun ia meminta Bum untuk meminjamkan laptop agar ia menulis menggunakan hal itu,ia merasa tangannya sudah sangat sakit.Bum menegaskan jika menulis tangan itu lebih baik dan meminta Tae Hon untuk berhenti mengeluh serta meneruskan menulis kesaksiannya,Tae Hon setuju.Dengan wajah memohon ia meminta agar Bum berbaik hati membiarkan dirinya mencicipi sepotong kimbab.


Bum melemparkan tusuk giginya dan naik keatas meja menatap tajam Tae Hoon.(Ha ha...kalau seperti ini Bum benar-benar terlihat sangar).Tae Hon pasrah dan melanjutkan menulis.Lalu Bum melemparkan sesuatu padanya mengatakan dengan marah karna Tae Hoon menghilangkan tusuk giginya.Tae Hoon meminta maaf.
Saat Jaksa Min berserta Jaksa In dan DongMan masuk keruangan,segera Tae Hoon merebut kimbab dan memasukan cepat kemulutnya.Mata Bum tajam menatap Tae Hoon yang sedang mengunyah makanan dengan mulut penuh.
Karna takut,makanan tersebut tersembur keluar dan Tae Hoon terbatuk-batuk.


Tae Hoon meminta maaf pada Team Jaksa Min mengatakan ia tidak tahu apapun atas kematian Jang MyungJin.Bum segera menendang tubuh Tae Hoon hingga jatuh kelantai.(Adegan ini buat aku takut sama Bum tapi sekaligus terkekeh-kekeh).


DongMan membantu Tae Hoon berdiri,karna takut akan Bum.Tae Hoon mengatakan ia bisa berdiri sendiri.
Jaksa Min ,"3 hari sebelum kejadian...kau bertemu dengan Jang Myungjin?"
Tae Hoon,"Ya."
Jaksa In,"Kenapa?"
Tae Hoon,"Ada hal yang harus kami bicarakan,dan juga mendiskusikan pelaksanaan rencana."
Dong Man menunjuk Tae Hoon mempragakan sesuatu yang sering dilakukan Bum,"Malam itu kau...."
Jaksa In,"DongMan...!"
Bum,"Diamlah"
Lalu Bum menunjuk Tae Hoon tanya apa yang mereka makan malam itu?Tae Hoon menyatakan kalau ia memiliki Toko Pemotongan Hewan yang tidak begitu besar.Mereka menyantap Daging sapi mentah.Tae Hoon teringat saat ia menyuapi Myung Jin daging sapi mentah hingga habis.
Jaksa In,"Jang Myungjin makan daging sapi mentah?Di tokomu?"
Tae Hoon bingung bertanya-tanya apa ada masalah dengan hal itu?.Bum menunjuk Tae Hoon tanya apakah ia juga ikut memakannya?Tae Hoon mengiyakan karna itu Tokonya.
Bum segera berlari menjauhi Tae Hoon,begitu juga Jaksa In dan Dong Man.Mereka khawatir akan terkena virus bakteri E.coli dari Tae Hoon.

Melihat sikap panik yang berlebihan dari teamnya membuat Jaksa Min tersenyum.Dan kemudian membentak Tae Hoon untuk menulis kesaksiannya itu.
Segera Team Jaksa Min berkumpul diruang rapat.
Jaksa In,"Jadi...jika kita rangkai semua kejadiannya,akan seperti ini.Pertama, korban Jang Muyngjin makan daging sapi mentah di toko Ha Taehoon.Saat itu Jang Myungjin tertular bakteri E.Coli.Selama tiga hari, bakteri itu berinkubasi dan di hari pertarungan, mulai menunjukkan gejala-gejala.Setelah bertarung dengan Jang Myungjin,dia diberikan suntikan antibiotik.Namun korban malah menunjukkan rekasi alergi terhadap penicilin, seperti terlihat pada kulitnya.Dan ketika dia bertarung dengan wanita pengguna Muethai,tulang rusuknya patah, dan patahannya menusuk paru-parunya.Dan tanpa tahu bahwa saat-saat kematiannya semakin mendekat, pukulan akhir dihantamkan.Cidera kepalanya mempengaruhi fungsi organ-organ dalamnya.Dan ketika Sa Jisung menyuntikkan tetrodotoxin
untuk meredakan rasa sakit,dia malah tewas di tempat.Aku benar kan?"


Bum dan Dong Man mengangguk membenarkan pernyataan Jaksa in.Namun Jaksa Min mengatakan mereka tidak bisa menyampaikan kasus seperti itu.Meskipun tidak ada yang terjadi,Jang Myung Jin pada akhirnya akan mati juga.Bum mengerti kemudian menambahkan jika Hal yang hanya berubah adalah kematiannya lebih cepat 10-20 menit.Hanya itu.


Bum berpikir siapa yang harus mereka tuntut atas kasus tersebut?Dong Man berpikir jika mencari siapa pelaku yang paling bersalah tentunya Sa Ji Sung yang memberikan daging sapi terkontaminasi bakteri.
Bum dan Jaksa In segera menatap tajam Dong Man.
Dong Man,"Maksudku...aku kan...cuma mengatakannya."


Jaksa Min,"Pertemuan di 'Klub Petarung' adalah ilegal.Mereka semua bersalah karena terlibat
dalam kegiatan ilegal.Dan karena mereka semua mempertaruhkan uang mereka dalam perjudian ilegal juga,dan walaupun kematiannya hanya dipercepat 10-20 menit, korban tetap saja tewas.Tambahkan 'kelalaian yang menyebabkan kematian' pada tuntutan mereka semua, dan kita proses.Oh..dan si jelek yang punya toko pemotongan daging,daripada 'kelalaian yang menyebabkan kematian', tambahkan 'meracuni makanan' pada tuntutannya, dan kita proses."


Bum setuju akan ucapan Jaksa Min,Jaksa In mencatat semua tuntutan.Saat Jaksa Min hendak naik ketangga.Alarm Jam Ponsel masing-masing Team berbunyi.
Jaksa In bergumam jika tepat jam 9 mereka telah menyelesaikan kasus tersebut.Bum berpikir apa yang harus mereka lakukan sekarang?apa mereka pergi saja setelah menyelesaikan kasus karna telah tepat waktu ?
Jaksa Min menoleh menatap Bum.
Dong Man mengatakan mereka memang harus pergi namun mereka memiliki sedikit masalah.
Bum kaget menanyakan apa masalahnya,bukankah DongMan sudah mereverasi tempat yang akan mereka kunjungi?
DongMan takut-takut mengatakan jika menu tempat yang akan mereka kunjungi juga Daging sapi.
Mendengar hal itu Bum panik,mengatakan mereka baru saja menyelesaikan kasus gara-gara seseorang tewas makan daging sapi.Dan ia tanya apa DongMan ingin mereka semua makan daging sapi seperti itu juga???(Brak...ha ha...).


DongMan membela diri mengatakan ia tidak bermaksud seperti itu.Jaksa Min tersenyum.
Kemudian Jaksa In menanyakan apa lagi menu lainnya setelah daging sapi?DongMan menjelaskan jika menu lainnya adalah usus dan testis.(Ha ha....testis...yang bener saja,Bum segera menutup kepalanya dan Jung In meniup rambutnya menahan kesal).


Jaksa In,"Dan ?"
DongMan,"Dan soshis Daging Sapi mentah"
Gubrak!!segera Bum memukuli DongMan mendengar hal itu.
Jaksa Min kemudian berbalik turun dari tangga dan mengajak semuanya pergi ketempat tersebut karna mereka sudah memesan tempat dan makan malam pertama team mereka.


Jaksa In menggerutu,"Ugh...apa kau pikir setelah kejadian ini kita bisa menelan makan malam kita?"
Bum angkat tangan menyerah dan bertanya siapa yang ingin ikut pergi bersamanya?.Jaksa Min menanyakan mereka akan pergi kemana?


Bum,"Tidakkah kau bilang E.coli sangat mematikan?Kita ke RS saja?Kita makan malam di kafetarianya saja.Kita bisa makan enak di sana."


Segera mendengar ide Bum,Jaksa In dan DongMan bergegas pergi.

Jaksa Min sedang membaca berita koran tentang menghilangnya Hakim Nam Gwanwook,kemudian Bum masuk.
Jaksa Min,"Apa kata lab RS?"
Bum."Mereka belum bisa menyerahkan hasilnya sekarang.Mereka bilang harus menunggu 3-4 hari lagi.Ini adalah pernyataan yang tadi ditulis oleh si pemilik toko daging."
Jaksa Min,"Apa ada alasan khusus aku perlu membacanya?"
Bum,"Sepertinya si toko daging dan korban Jang Myungjin bekerja sama memenangkan turnamen ini.Menolong yang lainnya menang dan membagi uang hadiahnya 50/50."
Jaksa Min tersenyum.
Jaksa Min,"Bagaimana mereka bisa mendapatkan kesempatan itu?"


Bum,"Si toko daging berkata, sementara korban bertarung,dia tidak bertarung sekalipun.Jadi dia hanya mengamati ketika yang lain sedang bertarung.Bagaimana pertarungan itu berlangsung tertulis di sana,kau bisa melihat kejadian sebenarnya."
Jaksa Min,"Satu orang membuat petarung lainnya kelelahan,dan orang lainnya akan menghabisi mereka semua?Menarik sekali."


Bum tersenyum,Tentu saja itukan nyawa orang.
Bum mengajak Jaksa Min untuk pergi dengan mereka minum-minum.Jaksa Min menolak.Bum kesal mengatakan bukankah Jaksa Min mengajak mereka makan dan mereka menolak kemudian mengajak untuk minum.Itu artinya Jaksa Min mencoba untuk kabur dari mentraktir mereka bukan?
Bum,"'Lain kali saja'...kau selalu berkata seperti itu.Jujur saja. Kau bilang mau makan malam bersama,tapi sebenarnya kau mau kabur kan?Kau tak boleh seperti itu.Jika kau mau diperlakukan layaknya manusia,maka kau harus berperilaku layaknya manusia.Bertemanlah dan berkencan...Kurasa berkencan akan...sedikit sulit."


Jaksa Min,"Jika aku bertingkah laku seperti manusia.bisakah aku jadi manusia?"
Bum mengerti maksud Jaksa Min berbicara seperti itu.
Jaksa Min kemudian memberikan kartu kreditnya.
Jaksa Min,"Pergilah traktir anak-anak dengan sesuatu yang lezat."
Bum menolak mengatakan ia juga memiliki uang,Bum berjalan keluar namun ia tiba-tiba terhenti dan berpikir sesuatu.Bum segera menarik kartu kredit Jaksa Min dan mengucapkan terimakasih.Jaksa Min tersenyum dengan tingkah Bum.
Setelah Bum pergi,Jaksa Min membuka pernyataan yang ditulis Ha taehoon.
Surat itu bertuliskan "Aku bergabung dengan 'Klub Petarung' internet awal februari tahun lalu. Myungjin sedang bertarung dengan Jang Myungbae,dan dirinya tertusuk paku berkarat.

Sedangkan pada pertarungan dengan nona Lee Yoonso,karena Myungjin melempari matanya dengan tanah dia menjadi kesal,dan memukul Myungjin dengan batu bata.
Pertarungan dengan Sa Jisung, dia bahkan tak memukulnya. tapi Myungjin mulai terbatuk-batuk,kehilangan kesadarannya dan terjatuh.Aku merasa bersalah karena Myungjin tewas.
Melihat Myung Jin tewas seketika membuat Ji Sung panik.
Setelah membaca pernyata Ha Taehoon..Jaksa Min tersenyum mengerti.
Diatas Atap Gedung Jaksa Min dan jaksa Yoo Jung In berdiri bersama .Jaksa In tanya bagaimana menurut Jaksa Min kenapa mereka bisa berbohong dengan baik seperti itu?.Jaksa Min mengatakan jika mereka memiliki hasrat terlihat baik yang dimiliki oleh semua orang.
Jaksa In pelan menanyakan adakah hubungan kasus Tujuh Tahun lalu dirumah sakit Han Kok dengan jaksa Min?Kasus berhubungan dengan anak kecil dan darah.Jaksa in berpikir jika Jaksa Min begitu terlihat sensitif saat ia menyebutkan tentang Rumah sakit Hankook.
Jaksa Min menanyakan apakah Jaksa In pernah mempunyai trauma?sesuatu yang ingin diulang kembali.Jung In terdiam ia teringat masa lalunya,Jung In kecil mengatakan bahwa ia sangat mencintai ayahnya.Ketika itu Jung In kecil bermain ayunan bersama ayahnya.


Jaksa Min,"Jika kau juga punya waktu-waktu seperti itu,maka kau tak boleh menanyakannnya lagi padaku.Tidak lagi.".Kemudian Jaksa Min pergi meninggalkan Jaksa In sendirian.
Jaksa Min pergi keklub menemui Bartender Lee (Agen Penyuplai Darah dari rumah sakit untuk para vampire lainnya mungkin???).Melihat sikap Jaksa Min yang hanya diam saja membuat Bartender lee bertanya-tanya ada apa?Apakah Jaksa Min ingin bertanya sesuatu padanya?


Jaksa Min mengatakan kalau ia bertemu seseorang yang berasalah dari Rumah sakit Hankok 7 Tahun lalu.
Jaksa Min,"Kau tentu sudah dengar...apa yang terjadi di RS Hankook 7 tahun lalu?"
Jaksa Min lalu teringat percakapan dirinya dengan Ji Sung.
Ji Sung ,"Begitu banyak pasien di hari itu.Aku dengar karena ada serangkaian kecelakaan.Walaupun begitu, aku menyelesaikan giliran jagaku beberapa jam kemudian dan dalam perjalanan pulang ke rumah."
Saat itu Adik Jaksa Min terlihat sedang menelpon " Kenapa oppa belum juga datang?
Pengobatanku sudah selesai...Cepatlah datang."
Ji Sung berhenti sejenak ketika sadar Ponselnya tertinggal dirumah sakit,ia pun berniat untuk kembali.Namun tanpa sengaja ia melihat adik TaeYon digigit oleh seorang Pria.
Ji Sung,"Bahkan saat itu, kurasa gadis itu belum tewas,Dan orang itu bertanya siapa yang membuat tubuhnya jadi seperti itu...karena itulah dia melakukan hal itu..."
Adik TaeYon memohon pada pria tersebut untuk melepaskan dirinya.

Ji Sung kaget setelah melihat taring yang menancap pada tubuh gadis kecil tersebut.
Ji Sung,"Dan berikutnya...aku melihat berita kehilangannya,dan beberapa hari kemudian mendengar jasadnya telah ditemukan."
Mendengar hal itu Jaksa Min menahan emosinya,menanyakan apakah Ji Sung percaya jika didunia ini ada mahluk sejenis Vampire?Ji Sung mengiyakan dengan pasti.
Jaksa Min," Apa yang terjadi di rumah sakit itu diceritakan sebagai kasus yang melibatkan vampir.Kudengar jadi rumor seperti itu karena cerita yang disebarkan di pada pasien-pasien RS tersebut?.Aku bertanya padamu apa kau percaya pada keberadaan vampir."
Ji Sung,"Masalahnya bukan aku percaya atau tidak,karena aku tahu apa yang kulihat saat itu."
Jaksa Min,"Vampir itu tidak ada."
Lalu Jaksa Min meminta Bartender Lee untuk mencari tahu apa yang terjadi dengan Rumah Sakit Hankook saat 7 Tahun lalu.Karna Bartender Lee saat itu adalah Dokter Dirumah sakit Hankok.
Lalu Jaksa Min berdiri dari kursinya mengatakan hendak pergi mengurus sesuatu,ia menaruh berita koran hilangnya hakim Nam Gwanwook diatas meja Bartender lee.
Bartender Lee segera meraih koran tersebut dan membacanya.Ia berpikir sesuatu..(Berpikir apakah Bartender Lee??)
Malam itu Jaksa Min Tae Yon pergi mencari keberadaan Yang Sichul secara diam-diam.Yang Sichul yang sedang berjalan diluar terlihat berjalan santai.Jaksa Min menyamar agar tidak begitu terlihat,ia mengenakan Topi serta jaket hitam dan mengikuti Yang Sichul.


Yang Sichul merasa ada seseorang dibelakangnya yang terus mengikuti,ia menoleh kebelakang untuk memastikan,Namun ia tidak melihat siapapun.Yang Sichul mempercepat langkah kakinya.
Namun saat didekat gang sempit,Jaksa Min hampir saja tertabrak mobil.Suara klakson mobil membuat Yang Sichul menoleh kebelakang,ia pun sadar seseorang sedang mengejarnya.
Yang Sichul kemudian berlari dengan cepat ,melihat Yang Sichul hendak kabur.Jaksa Min ikut berlari mengejarnya,taring vampire Jaksa Min keluar.
Yang Sichul berlari terus masuk kelorong dan bersembunyi.Jaksa Min kehilangan arah.Namun tiba-tiba Yang Sichul ditarik oleh seseorang yang mengenakan mantel hujan.Ia menarik Yang Sichul keatas,gigi taring vampire tersebut terlihat dengan jelas.


Jaksa Min merasa ada sesuatu yang sedang terjadi,ia menoleh kearah manapun.Karna mencium bau darah,Jaksa Min bisa mengetahui Tempat Yang Sichul.Hanya saja,Jaksa Min terlambat beberapa detik saja.Ia hanya menemukan berkas gigitan darah Vampire mantel hujan yang mengigit Yang Sichul.
Jaksa Min mencoba memastikan hal itu dengan mencicipi berkas darah yang bercecer dilantai.Jaksa Min melihat Yang Sichul meregang nyawa .Seorang Vampire berkerudung tertawa dan mengigit Yang Sichul dengan taringnya.
Tubuh Jaksa Min kembali normal,ia merasakan sakit pada tubuhnya.Ia bersandar pada tembok rumah.Dan menatap kearah depan dengan tatapan tajam. 

~~~Bersambung Episode 7~~~

Komentarku :Yay,hari ini aku berhasil menyelesaikan Episode ke6 Vampire Prosecutor.Rasanya tanganku sudah begitu keram menulis.
Menulis adalah sesuatu yang menyenangkan,hanya saja aku menulis ketika aku sedang menyukainya.

15 komentar:

  1. Walaupun fanny bilang drama ini bagus, tapi tetep ga mau download. takut bin serem..
    Nyeremin gak sih? Soalnya aku penakut banget. Level takutnya sampe aku gak mau baca twilight :(
    Nunggu endingnya dari chasya aja deh.. so fighting! sya..

    BalasHapus
  2. Semakin kesini semakin suka nih sama jalan ceritanya Vampire Prosecutor. Lanjutkan Kak lanjutkan.. Semangat :)

    ~ Ayra ~

    BalasHapus
  3. Ayah Jaksa In kayanya juga jaksa, kaya mafia hukum gitu deh....
    argh setiap episode selalu bikin penasaran....

    BalasHapus
  4. @Dee....he he...nggak nyeremin kok.
    @ayra : iya sama aku juga suka
    Iecha..."Oh gitu ya,udah nonton ep9 ya...?aku belum dl..kerjaan masih menumpuk

    BalasHapus
  5. cha_sya , biasa nonton streaming dimana yg gak lemot ??
    kamsahamida :))
    *salam kenal yaa*

    BalasHapus
  6. @princess :Jarang nonton langsung,kalau langsung cuma didramacrazy.tapi biasanya langsung download di Mediumquality.blogspot.com

    BalasHapus
  7. Cha______sya!!! Yak, Lanjutttt!!! Hwaiting!!




    wkwkwkwkwk____ maunya tinggal baca mulu dech gw>>>

    BalasHapus
  8. @pink : hhihi maunya sih...tapi awal bulan kerjaan menumpuk....^_^
    mksh ya,nanti kalau udh ada waktu dikerjakan

    BalasHapus
  9. @Iecha : ayah jaksa in bukan jaksa,tapi bos gangster...ia mendapat masalah dalam lingkungannya demi menyelamatkan putrinya jaksa Yoo Jung In

    BalasHapus
  10. cha sinopsis nha bgus xx ,,,....
    aq sngat ska ...
    oaa lnjut kan eaa sinopsis princess prosecutor ok ....
    jgan smpai berhenti eaa ....

    ^______*

    gomawo ,,....
    cha ..

    BalasHapus
  11. lnjut kan eaa cha sinopsis vampire prosecutor nha ... jgan smpai brhenti dtngah jalan ok ...

    ^____*

    gomawo ....
    cha ... :)

    BalasHapus
  12. @safira :bukan berhenti ditengah jalan,beberapa hari ini banyak kesibukan kerja,net lolet juga saya sedang sakit.

    BalasHapus
  13. Unnie, dewi dah nonton ampe episode 5....
    keren banget un...

    BalasHapus
  14. waahhh...jadi was-was mau makan daging sapi

    BalasHapus
  15. ko crita'ya jd ng'gantung yah??? jd yg ng'bunuh jang myungjin itu syapa yah???

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.