11.14.2011

Sinopsis Vampire Prosecutor Episode 3 Part 2

Tentu saja alat pembersih cat kuku digunakan agar penjahat tidak meninggalkan sidik jari mereka.Ya,mereka menghapus sidik jari tersebut dengan mengecat lapisan jari mereka.
Jung In semakin bingung dengan kasus ini.Detektif hwang semakin memojokan dirinya mengatakan bukankah dia mendengar jika Jung In sebelumnya telah menginterogasi Pria yang benar-benar meninggalkan sidik jari semuanya diTKP,jadi Son Bum memastikan bukan pria itu pelakunya.
"Jaksa kecil kita menyia-nyiakan semua usahanya"Keluh Son Bum pada Jung In.
Jung In menunduk sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal,ia meminta Dong Man untuk memeriksa semua situs internet tentang situs porno untuk mencari sesuatu hal berkaitan dengan kasus kematian Kim Yi Eun.Ia meminta agar Dong Man menemukan sesuatu yang berkaitan dengan kualitas kamera.

Dong Man lalu pergi untuk melakukan perintah Jaksa Jung In.
Detektif Hwang menerima telpon dari Tae Yon yang meminta mereka untuk pergi bersama kesuatu tempat.
Tae Yon menyetir mobil,sementara dibelakang Son Bum dan Jaksa Jung In.
Son Bum mengolok-olok Jung In mengatakan apakah ini yang dimaksud Jung In dengan Investigasi Gaya korea?Ko-S-I (Seperti dalam CSI).Kau perlu memastikannya untuk mengerjakannya seperti aku.
Jaksa Jung In yang merasa disepele kan oleh Bum kemudian tanya .
"Detektif Hwang,apa seorang Jaksa menjadi lelucon bagimu?Mulai sekarang jangan mencampurkan pembicaraan secara hormat dan kasualmu.Aku akan menghancurkanmu.Apa kau mengerti.Hwang Son Bum.De-tek-tif?"Ujar Jung In.

Son Bum merasa tidak enak dengan ucapan Jung In yang tegas mengatakan hal itu,ia pun berdehem dan seolah tidak menoleh Jung In.Dari kaca spion,Tae Yon melihat raut wajah Son Bum karna mendengar ucapan Jung In yang bersikap tegas menyatakan ketidaksukaannya Son Bum terus memperolok dirinya.Tae Yon pun tersenyum.
Tae Yon berhenti disebuah gedung apartemen.Son Bum marah dengan seorang pria yang sebelumnya telah ditugaskan oleh mereka untuk menginterogasi diam-diam tempat tersebut.

Seorang wanita yang berada didalam apartemennya terlihat sedang membaca sebuah majalah dan minum air dari sebuah botol.air tersebut sepertinya telah tercampur dengan ketamin.
Wanita itu merasa pandangannya sedikit buram.Ya,dia adalah sahabat Kim Yi Eun yang pada awal Episode 3 menjadi saksi atas kematian Yi Eun,Lee Jung Yi.
Seorang pria yang menggunakan penutup wajah diam-diam mengintip wanita tersebut.Tae Yon,Son Bum dan Jung Min kemudian naik lift menuju lantai 14 Apartemen itu.
Pria mencurigakan memastikan sedang menunggu wanita tersebut lengah.
Suara ponsel Ji Young kemudian berdering,ia pun mengangkat telpon tersebut.
"Yah Jin Sook,aku dirumah.Aku bekerja malam minggu ini,jadi aku sedikit terlambat"Ujar Lee Ji Young menerima telpon dari temannya.
Sementara itu Tae Yon bersama teamnya perlahan mulai diam-diam mencari sesuatu yang mencurigakan,tanpa sengaja saat Bum membuka apartemen seorang wanita,wanita tersebut kaget dan bertanya siapa Bum?Bum memberi isyarat agar wanita tersebut memperlambat suaranya dan mengatakan jika dia adalah seorang Polisi.
Tae Yon berhenti tepat didepan apartemen Ji Young.
Saat itu Ji Young masih menerima telpon,ia mengatakan pada Jin Sook untuk bicara nanti saja,karna tiba-tiba ia merasa sangat lelah.Tae Yon memberi isyarat bum untuk mendekatinya.Bum bergegas berjalan kesana.

Setelah Ji Young menutup ponselnya,Pria misterius yang menggunakan topeng berjalan perlahan dan menyerang Ji Young.Ia hendak memperkosa Ji Young.
Segera Tae Yon dkk masuk kedalam apartemen tersebut.
"Apa yang kau lakukan brengsek?"Tanya Bum yang menangkap tangan Pria pencuri tersebut memegang sebuah kardus besar yang tanpa sengaja ia jatuhkan.
"Aku seorang pencuri"Jawab pria bertopeng tersebut.(Ha ha dalam drama ada yang pencuri mengaku ^_^).
Pria itu mengakui jika ia benar-benar seorang pencuri.Ia pun membuka masker yang menutup wajahnya.
Tae Yon kembali kekantor bersama Son Bum,ia mengatakan tidak ada lagi yang bisa mereka lakukan untuk kasus ini hanya saja tetap menunggu telpon dari Ji Young.
"Apa kau pikir kita akan mendapatkan telpon dari dia?"Tanya Bum memastikan.
Dong Man tiba-tiba masuk keruangan melaporkan jika mereka mendapatkan insiden lain.

Sementara itu Jung In masih berada diapartemen tempat Ji Young berada,ia mencoba memberanikan diri untuk masuk.Perlahan pintu yang tidak terkunci ia buka,Jung In lalu masuk kedalam secara pelan-pelan.
Perlahan Jung In membuka kamar mandi dan menatap Ji Young yang sedang mandi dengan menangis dikamar mandi.
Lalu Jung In kembali kekantor menemui Tae Yon.
Tae Yon sangat marah mendengar laporan Jung In.
"Apa kau sudah gila?Aku bilang bahwa bukti yang berada ditubuh korban telah hilang setelah dua hari.Bagaimana kau berencana menangkap pembunuh dengan kerangka pikiran seperti itu?"Tanya Tae Yon marah

"Wanita itu terlihat sedang menangis,seseorang yang lukanya masih merah apakah kita benar-benar harus menyodok dan menusuk-nusuknya?
Tae Yon menerima sebuah pesan dari seseorang,setelah membaca pesan tersebut Tae Yon bergegas hendak pergi.Namun sebelum itu ia bicara pada Jung In.
"Jika pembunuhnya berlanjut hingga kekorban lainnya,apakah kau akan mengambil kesalahan seperti itu?Luruskan pikiranmu Yoo Jung In"Ujar Tae Yon dan kemudian berjalan pergi
Jung In bergumam kesal atas Tae Yon,Apakah kau bukan manusia?.
Ternyata Detektif Hwang yang mengirim sms pada Tae Yon untuk menyelidiki seorang pria.Mereka berdiri diatas gedung yang tinggi.Bum mengatakan pada Tae Yon untuk menatap kebawah.
Bum mengatakan jika Tae Yon harus memberikan penghargaan pada pria itu (ketua pemilik Ketamin yang awalnya dikalahkan Tae Yon),karna dia sekarang benar-benar datang,dan harusnya Tae Yon mengajak pria itu untuk makan bersama.Tae Yon menambahkan jika setelah semua kejadian ini berakhir maka pria itu akan segera dibawa kekantor polisi.

Bum tertawa.
"Kau marah bukan,karna kau tidak bisa makan makanan?kenapa tidak pergi saja mengambil darah.Kau bisa mendapatkan double shot untuk dirimu.Menyenangkan dan menyegarkan,glek,glek,glek"Ujar Bum.Tae yon tertawa mendengar ucapan Bum.

Bum lalu menambahkan jika ia akan mengungkap kasus pria ini dengan jalan legal/hukum.
"Lakukan sesukamu,tapi jangan melukai dirimu sendiri dalam mencobanya"Jawab Tae Yon.
Lalu seorang pria lain berjalan mendekati bos besar penjual Ketamin secara diam-diam,ia menyodorkan tangannya.
Dan dengan cepat Bum memasangkan borgol pada pria itu.
Bum memastikan jika pria itu adalah pembunuh Kim Yi Eun,ia mengejek pria yang kehilangan satu jari dengan mengatakan bagaimana caranya ia mengorek hidungnya.
Bum juga melihat kuku jari tangan pria itu,ia memastikan jika pria itu melukis dengan kuku dan menghapusnya dengan aseton (penghapus cat kuku),Yah Cat Kuku Aseton.

Perlahan Bum mengajak pria itu untuk ikut bersamanya,namun pria itu tiba-tiba menyerangnya dengan memukul kantung sampah yang berada tak jauh didekat mereka.
Tae Yon melihat hal itu dari atas gedung,ia melihat pria itu mencoba melarikan diri.Bum mencoba mengejar dan menangkap kembali pria itu.Kejar-kejaran pun terjadi.Bum dengan sekuat tenaga mengejar pria tersebut.Sementara itu Tae Yon berjalan cepat menuju arah lain yang memastikan pria tersebut akan melewati jalan itu.

Tanpa sengaja Bum menabrak seorang ibu-ibu yang sedang membawa makanan,ia hendak mengejar Pria itu namun kembali mendekati ibu itu dan tanya apakah dia baik-baik saja.
Ibu itu tidak menjawab apapun hanya saja ia melemparkan makanan yang jatuh dibawanya kewajah Bum.
Bum harus menerima hal itu,ia menoleh keatas,Pelaku yang ia duga telah berlari jauh meninggalkan dia.
Bum mengeluh kesal.
Tae Yon tahu,Pelaku tersebut akan berhenti sampai didepan ruang parkir mobil.
Pelaku tersebut duduk diatas tumpukan barang bekas dan kemudian mengambil sesuatu dari kantung celananya,ia berjalan sedikit sempoyongan keluar.Tae Yon menghalangi jalan Pelaku tersebut.Pelaku tersebut mencoba menyerang Tae Yon.
Namun dengan cepat Tae Yon menangkisnya dan mengembalikan serangan itu pada pelaku.
Dengan sekali pukul,tubuh pelaku terpental cukup jauh dan terlempar jatuh diatas tumpukan kardus.Pria itu pun pingsan.
Lalu Bum membawa Pelaku tersebut yang bernama Kang Chul Wan keruang Interogasi,dia adalah supir bus yang biasa Yi Eun pergi.Pria itu selalu mengikuti penumpangnya saat mereka berhenti.
Dong Man tiba-tiba masuk mengatakan ia ingin bicara sebentar pada Jaksa Jung In.
Jung In tanya kenapa?,Dong Man hanya mengisyaratkan untuk keluar dari ruangan itu.
Sementara itu diruang Interogasi Tae Yon memberikan pertanyaan-pertanyaan pada Kang Chul Wan.
"Apakah kau menyukai hidup dengan cara seperti itu?"Tanya Tae Yon
Chul Wan tertawa dengan menatap kukunya.
"Pikirkan tentang hal ini jaksa,jika kau bertanya pada seorang yang suka daging "apakah kau akan bertanya pada dia apakah dia suka akan daging?Apa kau akan berpikir mendengar hal apapun selain "tentu saja aku suka"yang keluar dari mulutnya?"Ujar Chul Wan tersenyum.

"Kenapa kau membunuh Kim Yi Eun?"Tanya Tae Yon.Chul Wan menggeleng mengatakan jika ia belum pernah membunuh siapapun.
"Kau pergi untuk memperkosa Lee Jung Yi,tapi seorang pria dan wanita asing datang.Jadi sementara pria itu keluar,kau membunuh wanita itu.Bukankah begitu?"Ujar Tae Yon.

"Bahkan bagi orang-orang seperti kami,kami memiliki aturan seperti itu.Apa itu..oh benar aturan,kami tidak pernah membunuh seseorang.Tentu saja tidak,Ayolah...Pembunuh dan Pemerkosa berada pada tingkat yang berbeda."Ujar Chul Wan
"Apa malam itu kau disana atau tidak?"
"Tentu saja aku disana,ya..aku disana"Ujar Chul Wan mengingat kejadian itu,ia diam-diam memotong terali jendela dan menerobos masuk kedalam apartemen Kim Yi Eun.Ia lalu mencampurkan ketamin pada botol minuman Kim Yi Eun,namun ia sama sekali tidak membunuhnya,seorang pria yang memukul Yi Eun hingga mati.
"Tapi kau masih mengatakan jika kau bukan pembunuhnya"Ujar Tae Yon.
"Aku juga memiliki dosa,apa itu..percobaan pemerkosaan?Pria itu..pembunuh"Ujar Chul Wan.

Tae Yon tersenyum mengartikan maksud Chul Wan dengan kata Pria itu?Siapa?.
Chul Wan tersenyum mengingat kejadian siapa pelaku pembunuh itu.
"Masalahnya adalah...minuman yang aku buat untuk Nona Lee,dia meminumnya sekaligus.Dan sementara nona Lee dikamar mandi,ah..apa itu benar,dia menyembunyikan kamera dibalik pot bunga.Tapi dia tertangkap"Ujar Chul Wan tertawa terkekeh-kekeh.

Flashback kematian itu seolah terbayang lagi,Kim Yi Eun keluar dari kamar mandi dan menemukan kamera yang dipasangkan atas dirinya ketika mandi.
Yi Eun mengambil kamera tersebut dan tanya apa itu?.Pria itu mengatakan bukan apa-apa.Yi Eun lalu teriak mengusir pria itu untuk keluar!,namun pria itu menyatakan kalau kamera itu bukan apa-apa.
"Aku kira dia benar-benar marah saat itu.Dia meraih lensa itu,dan dia menghancurkan kepala Nona lee seperti...dia menghancurkan kepalanya sendiri.Minuman yang aku buat sangat manjur,sekali kau mengambilnya,kau akan mendapat desakan seperti ini,kau bahkan ingin membunuh seseorang.Dia bisa saja memukulnya hanya sekali atau dua kali,tapi dia tidak mau berhenti,Dengan efek dari obat...mata pria itu seolah berputar dibelakangnya.Dia terus memukulnya,aku sendiri mempertimbangkan untuk keluar dan menghentikannya.Tapi aku cukup takut dengan barang itu.Kaki wanita itu terus gemetar"UJar Chul Wan dengan panjang lebar dan tertawa terkekeh-kekeh.

Tae Yon ikut tertawa namun tawanya adalah tawa lucu karna Chul Wan mampu bicara omong kosong dengan panjang lebar.
"Perhatikan,apakah kau melihat wajahnya?"Tanya Tae Yon.
"Aku melihatnya,tentu saja aku melihatnya,meskipun aku terlihat seperti ini,namun penglihatan mataku masih 20/20"Ujar Chul Wan.
Merasa kesal Tae Yon meninju Chul Wan dan tanya siapa dia?
"Jadi dia terlihat seperti,dia memiliki kulit pucat yang bersih"Ujar Chul Wan mengungkapkan ciri pelaku.
Ya,dia adalah Fhotografer Oh Min Ho yang membunuh Kim Yi Eun.

Sementara itu Jaksa Jung In yang telah lebih dulu menemukan siapa pelaku sebenarnya atas Kim Yi Eun mengambil inisiatif pergi menangkap Oh Min Ho sendirian,ia pun pergi menemui Oh Min Ho kestudio fhoto miliknya.


Memang benar-benar terkecoh jika kita lihat penampilan Oh Min Ho yang nyaris seperti seorang pria manis dan baik dengan style kacamatanya.
Oh Min Ho keluar dari ruang tersebut menemui Jung In yang menatap kamera-kamera miliknya.
"Aku mendengar bahwa jika kau men-set-nya ke auto,lubang lensa tetap terbuka.Kalau begitu kedalaman kamera menjadi dangkal.
Jika kau menghitung sudut kamera,mereka mengatakan kau bisa mengetahui kamera apa yang digunakan.Itulah apa yang dikatakan tim analisis video kami."UJar Jung In panjang lebar.
"Benarkah?aku tidak mengetahui hal itu."Ujar Min Ho berpura-pura terkejut.
Jung In berjalan kedepan sambil berbicara yang tanpa memperhatikan jika Oh Min Ho yang mengikutinya dari belakang sedang merencanakan sesuatu terhadapnya.
"Kami melihat-lihat di beberapa situs porno internet.Beberapa gambar yang diambil dengan Koni7s muncul.Set yang tidak asing muncul."Ujar Jung In .


Jung In berhenti tepat disebuah kamar studio milik Min Ho dimana ada sebuah ranjang disana.Jung In memperkirakan jika diitempat tersebutlah Min Ho melakukan perkosaan pada Yi Eun.
Yah,dalam ketidaksadaran Yi Eun yang diikat dengan sebuah tali,Min Ho dengan begitu mudah memperkosa Yi Eun.Lidahnya seakan tergiur akan keindahan tubuh gadis itu.
Min Ho sadar jika Jaksa Jung In telah menemukan bukti siapa pelaku sebenarnya pemerkosa sekaligus pembunuh Nona Kim Yi Eun.Dan hal itu membuatnya berada dalam bahaya,diam-diam Min Ho mengambil saputangan dan obat dari kantung celananya kemudian meneteskan dalam sapu tangan tersebut.

"Katakan saja.Aku membunuh dia.Aku bilang, katakan."UJar Jung In menyipitkan matanya kemudian menoleh kebelakang dan telah bersiap-siap melawan Min Ho dengan sebuah botol minuman dari tasnya yang hendak membius dirinya dengan saputangan yang telah diberi obat.
Jung In memukul Min Ho beberapa kali serta menendang bagian bawah Min Ho yang membuatnya terjerembab,lalu Jung In bergegas melarikan diri.Hanya sayang,Min Ho telah lebih dulu menarik kaki Jung In.Dan dengan cepat Min Ho menutup mulut Jung In dengan saputangan yang telah diberi obat.

Jung In bereaksi keras mencoba melawan namun obat tersebut begitu kuat dosisnya hingga membuat Jung In segera pingsan.
Distudio Lock Milik Oh Min Ho,Jung In kemudian sadar jika dirinya dalam keadaan kaki dan tangan terikat dengan mulut yang ditutup dengan sapu tangan.Ia sendiri berada diatas tempat tidur tersebut.
Min Ho merekam apa yang dilakukan Jung In yang mencoba melawan ikatan tali tersebut,ia tersenyum dan mulai mendekati keberadaan Jung In dengan terus merekamnya.
Min Ho kemudian duduk disamping Jung in.
"Bukan ini apa yang aku inginkan,Kau yang melakukan ini sendiri.Apa kau mengerti?Kau tahu apa yang terjadi?Kau tidak akan pernah bisa berjalan dengan kepala terangkat tinggi.Kau akan terlalu malu.Ini akan selesai dengan cepat.Akan lebih baik jika kau menikmatinya."Ujar Min Ho yang perlahan mulai membuka pakaian Jung In.


Namun tiba-tiba lampu penerangan ruang studio pecah dan keadaan menjadi gelap.
Min Ho dan Jung In kaget melihat hal itu.
Min Ho mencoba memeriksa ruangan dan berjalan perlahan.Sebuah bayangan hitam tiba-tiba melintasi dirinya,Min Ho segera mengambil kamera miliknya dan merekam bayangan hitam tersebut.

Dengan cepat Tae Yon mencengkram leher Min Ho dan membawanya pergi dari kamar tersebut.Namun Kamera Min Ho yang masih dalam keadaan menyala terjatuh diatas tempat Jung In diikat.

Jung In melihat hal itu dari kejauhan serta gelapnya cahaya.
Lalu Jung In memastikan hal itu dengan baik dengan kamera Min Ho yang menyala melihat dengan samar-samar seorang pria melukai tubuh Min Ho.
Beberapakali Min Ho menyerang Tae Yon,namun dengan cepat Tae Yon mampu mengalahkannya,Jung In melihat hal itu dan terus memperhatikan dua bayangan mereka.
Pemantik Tae Yon jatuh kelantai dan ia pun mengambilnya,hal itu akhirnya terlihat dengan jelas oleh mata Jung In.

Tae Yon pun segera keluar dari ruangan studio.
Beberapa waktu kemudian,suara sirene mobil polisi telah berada distudio Fhoto milik Oh Min Ho .Min Ho sebagai pelaku kini telah ditangkap.

Dari kejauhan Tae Yon memperhatikan Min Ho yang digiring oleh polisi dan Detektif Hwang masuk kedalam mobil sambil memainkan pemantik api miliknya.
Sementara itu Jung In duduk bersama Dong Man tak jauh dari luar Fhoto studio.Jung In menanyakan pada Dong Man,bahwa siapa orang yang telah diberitahu Dong Man jika dia kesini?.
"Jaksa Min bertanya kau pergi kemana.Aku mengatakan kepadanya bahwa kau mungkin mencari fotografer setelah analisis video."Jawab Dong Man
Jung In terdiam sejenak menatap Tae Yon yang sedang berceloteh riang bersama Bum.
Mungkinkah Jung In merasakan ada sesuatu yang aneh pada Tae Yon?
Sidang Kasus kematian Kim Yi Eun hari itu resmi dibuka.Kedua terdakwa mendapatkan hari mereka dipengadilan.
"Kang Chul Wan menggunakan obat penenang ilegal untuk memperkosa sampai dengan 20 korban perempuan."Ujar Tae Yon .

"Apa benar bahwa kau telah meng-upload gambar itu ke Internet?"Tanya Jung In pada Min Ho
"Ya"Jawab Min Ho

"Kejahatan Kang Chul Wan tidak bisa diabaikan.Jaksa berpendapat bahwa Kang Chul Wan dan Oh Min Ho layak berada di penjara tidak kurang dari 25 tahun."Ujar Tae Yon dan Jung In bersamaan.
Akhirnya sidang pun berakhir dengan sukses.Kini kasus kematian Kim Yi Eun telah terungkap dengan baik.
Malam itu,Jung In bersama Tae Yon saling berdiskusi .Mereka berdiri diatas atap gedung.
"Ini tidak akan mudah untuk menutup video yang di upload Oh Min Ho.Jika aku menghentikan satu kebocoran, aku menemukan kebocoran lain.Ketika aku menghentikan yang lain, kemudian yang lain bocor lagi."Ujar Jung In
"Apa kau tahu bedanya antara orang baik dan buruk?"Tanya Tae Yon

Jung In menoleh menatap Tae Yon.
"Apa mereka berhenti dengan pikiran mereka,atau apa mereka melaksanakan tindakan.Setiap orang memiliki keinginan untuk menjadi voyeuristik.Hanya saja tidak semua orang berjalan melaluinya."Ujar Tae Yon.Tae Yon lalu tersenyum dan berjalan meninggalkan Jung In.
"Jaksa Min"Panggil Jung In.Tae Yon pun berhenti dan menoleh kearah Jung In.
"Lupakan saja.Terima kasih untuk kerja kerasmu."Ujar Jung In yang hendak menanyakan sesuatu namun ia membatalkan pikirannya.
Tae Yon mengangguk-angguk.
Malam itu,Tae Yon menatap dinding aneh artikel pembunuhan,memikirkan vampire yang membunuh adiknya.
Agen darah juga berada disana.
"Pria pada malam itu,kau tahu siapa dia?"Tanya Tae Yon .
Pria itu pun tersenyum pada Tae Yon.Tae Yon lalu berjalan menatap artikel-artikel tentang pembunuhan .
Tae Yon terpaku pada sebuah artikel kematian adiknya,ia teringat jelas akan wajah vampire tersebut yang sama sekali tidak terlihat,hanya gigi taring yang panjang terlihat sangat jelas ketika dia mulai menancapkan itu pada leher korban.
Dan korban yang digigit oleh Vampire tersebut adalah adik Tae Yon.
Ia teringat jelas saat vampire tersebut menggigit adiknya.Mata Tae Yon berkaca-kaca.

~~~~Bersambung Episode 4~~~~

9 komentar:

  1. Semakin Seru...

    ayo lanjutkan unnie :)

    BalasHapus
  2. @Devi :he he...iya...memang drama ini seru...makanya suka nonton :)

    BalasHapus
  3. bagusss bangettt drama ini.. nomuomu choa :))

    ditunggu episode selanjutnyaa :))

    BalasHapus
  4. kl diliat2 kyaknya si penyuplai/agen darah itu vampire nya ya ?pas akhr ep6 mncurigakan bgt tu org...mnurut eon gmna?

    BalasHapus
  5. pada episode 7,dia malah ngebantu taeyon saat terluka ketika dihunus oleh tersangka.

    dia teman taeyon kok,dia dulu dokter...juga vampire.tapi bukan yang ngebunuh adiknya

    BalasHapus
  6. enakan klo setiap epi ganti cerita, jd g bosenin, dan harap2 cemas.oh ya aq baru tahu ada chanel tv nie, selain memproduksi vampire prosecutor, apa lg yg diproduksi stasiun tv nie ya (yg terkenal maksutku)

    BalasHapus
  7. @nevi
    ha ha...aku jarang nonton OCN,gara-gara liat nih cerita vampire (ngarep spt cerita edward cullen) makanya nonton,jadi mianhe aku nggak tahu...
    TEN juga bagus,tapi ampun downloadnya lama..........ha ha...jadi malas nonton ....

    BalasHapus
  8. wooalllahh jebule krn akang edward cullen, krn bertemakan vampire.....

    BalasHapus
  9. aku pembaca baru disini :)
    mau nanya, hehehe
    apa yang jadi adeknya tae yong itu bora? yang main di jungle fish 2? makasih :)

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.