11.14.2011

Sinopsis Poseidon Episode 8 Part 1

Karna Senyum Siwon akhirnya aku tetap melanjutkan Poseidon Episode 8.
Yah...betapa malasnya aku ketika tiba-tiba lapi ku hang dan postingan Poseidon ku yang hampir seperempat terselesaikan tiba-tiba hilang mendadak.Poor Chasya :( ....
Happy Reading !
Sinopsis Poseidon Episode 8.
Setelah 7 Episode berlalu dimana kerja keras Team Jung Ryul yang dipimpin oleh Komandan Han hampir menemukan sedikit benang halus untuk mencari keberadaan Choi Hui Gon ataupun kaki tangannya Chang Gil,Jung Ryul kini mendapatkan kendala untuk mengorek sedikit informasi dari Kapten Seo yang mereka tangkap.
Ya,Komisaris Jendral memberikan keputusan sepihak menyatakan Kapten Seo Hyun Jun akan segera dipenjara tanpa harus di investigasi.


Jung Ryul datang menemui Komisaris Jendral dan juga Komandan Han yang berada disana.

"Kenapa ini terjadi? Kenapa Anda membuat keputusan seperti itu?"Tanya Jung Ryul penuh emosi.
"Aku juga terkejut.Dalam penyelidikan Choi Hui Gon,bukankah Anda sudah mendukung kami
selama ini, Komisaris Jenderal?"Ujar Komandan Han.
"Selama ini kita selalu gagal karena adanya mata-mata.Kita bisa memulihkan semua kegagalan dengan ini.Tapi kenapa?"Ujar Jung Ryul yang dipotong oleh komisaris jendral.


"Memulihkan apa?Hanya menempatkan Kapten Seo di penjara yang sudah bekerja dengan kita untuk waktu yang lama.Hanya dengan menangkap mata-mata ini.Bagaimana kau bisa memulihkan apapun?Apa ini untuk hilangnya harga diri dari Penjaga Pantai?Hanya karena kita menangkap mata-matanya,kau pikir kita akan mendapatkan penghargaan?"Ujar Komisaris Jendral.

"Komisaris Jenderal.."Ujar Jung Ryul meminta pengertian.
"Kapten Kwon...Aku sudah memperingatkan kau sebelumnya.Cobalah untuk tidak menarik perhatian orang lain.Sebaliknya, selidiki saja kasus-kasus yang belum terpecahkan itu.Setidaknya berpura-puralah melakukan urusanmu dengan benar.Untuk orang-orang yang memperhatikan,buatlah seperti meyakinkan.Mereka memberikan tekanan pada kita"Ujar Komisaris

"Tekanan apa? Maksud Anda?"Tanya Komandan Han.
"Menyerahkan Kapten Seo ke Departemen Urusan Internal.Dan juga, untuk mencari tahu apa ada orang lain yang berhubungan dengan tersangka.Dan juga menerima investigasi ini.Pada awalnya,Aku menolaknya.Resminya...Aku hanya mengatakan bahwa kita akan melanjutkan
dengan penyelidikan internal kita,karena ada orang yang mengawasi kita.Putuskan sekarang.
Sekarang sudah ada rumor,sekarang baik itu kita melawan Choi Hui Gon,
atau kita berhenti disini"Ujar Komisaris Jendral.

Komandan Han keluar bersama Kwon Jung Ryul dari kantor Komisaris Jendral.
Komandan Han berpikir jika melihat dari ekspresi wajah Komisaris jendral tentunya ia pun mendapat tekanan yang lebih keras dari pihak atas.Jung Ryul mengiyakan.
Komandan Han juga berpikir itu artinya mereka yang memiliki jabatan lebih tinggi ada yang tidak ingin mengejar Choi Hui Gon dan termasuk orang yang lebih tinggi pangkatnya dari Komandan Han dan Jung Ryul akan tetap mengawasi Team Unit 9.


Jung Ryul,"Beri aku satu hari saja.Tolong biarkan kami menginterogasi Kapten Seo hanya untuk satu hari saja.Tentunya...kami akan membuatnya menyerah dan mengaku bersalah.


Komandan Han,"Tentu akan bagus jika kita bisa membuatnya mengaku.Tetapi bagaimana jika tidak bisa?Hanya karena satu hari itu...Kapten Seo akan bisa mengambil keuntungan dari itu.Meski begitu, kau akan tetap melakukannya?"


Jung Ryul mengangguk iya.

Atas Persetujuan Komandan Han,akhirnya Kapten Seo dibawa dari Departemen Urusan internal kemarkas Unit 9 untuk diinvestigasi.Min Hyuk bersama Choong Shik membawa sedikit paksa Kapten Seo.
Saat berjalan Choong Shik berkomentar kesal pada Kapten Seo,karna ia yang sama sekali memiliki pekerjaan yang bagus kenapa sama sekali menghancurkannya dengan melanggar hukum.Kapten Seo tersenyum sinis.
Ji Ah dan Dae Sung yang kebetulan sedang berada disana melihat hal itu.
Sesampainya disana,Kapten Seo langsung dibawa keruang Interogasi.

"Kenapa?Ingin menghajar aku lagi?Lagipula aku sudah merasakan pukulanmu."Ujar Kapten seo mengejek.
"Itu adalah kesalahan aku.Seharusnya aku tidak mengotorkan tanganku sendiri ketika berurusan dengan sampah sepertimu."Ujar Jung Ryul yang kemudian memperlihatkan sketsa wajah Chang Gil padanya.Mendengar ucapan Jung Ryul kapten Seo sedikit emosi.


"Orang ini,Pernahkah kau melihat dia sebelumnya?"Tanya Jung Ryul.
"Aku menginginkan pengacara."Jawab Kapten Seo.
"Seorang pengacara akan ditugaskan untukmu.Karena itu mari kita bicara tentang orang ini."Ujar Jung Ryul .Namun Kapten Seo segera mengambil sketsa itu dan meremukannya.


Jung Ryul tersenyum sinis akan sikap Seo yang tidak kooperatif.

"Tidakkah kau merasa menyesal terhadap keluargamu?Hyun Soo dan Hyun Jung..bangga untuk berpikir bahwa Ayah mereka adalah polisi yang baik."Ujar Jeong Ryul.
"Tidak apa-apa.Dibandingkan dengan seorang ayah yang polisi,anak-anak aku lebih suka seorang ayah yang kaya."Jawab Kapten Seo.
"Darimana uangnya datang.Ini hanya masalah waktu.Kami akan mampu mengetahuinya.Sama seperti kasus di mana Kapten Lee Jung Woong sudah dijebak."Ucap Jung Ryul.
"Coba saja .Aku akan menunggu"Tantang Kapten Seo.


Didepan layar monitor ruang interogasi Soo Yoon bersama Sun Woo ikut memperhatikan interogasi kapten Seo.Melihat sikap kapten Seo ,Soo Yoon bertanya-tanya kenapa perilakunya begitu buruk seperti itu?Sun Woo menjawab Singkat.Karna Uang.


Soo Yoon tak mengerti apa hanya karna uang?Soo Yoon mengira jika keluarga Kapten Seo pasti menerima ancaman atau mungkin ada alasan lain.Sun Woo mengatakan hal itu akan segera ditemukan karna mereka sedang melakukan interogasinya.Sun Woo berharap semoga Kapten Seo cepat menyadari kesalahannya.
Dae Sung mengikuti Ji Ah yang keluar dari kantor,ia menawarkan ji Ah untuk berjalan bersama dirinya.
Ji Ah sangat kesal dan bertanya pada Dae Sung kenapa ia terus mengikutinya?.Dae Sung berkilah jika ia sama sekali tidak mengikuti ji Ah tapi hal ini karna mereka selalu bertemu satu sama lain yang disebut takdir.Dimana Dae Sung merasa antara dirinya dan Ji Ah sama-sama memiliki perasaan saling berbagi.
Ji Ah menutupi rasa kesalnya dengan tertawa .
"Perasaan?Perasaanku seperti...aku sama sekali tidak menyukaimu.Hentikan omong kosong ini!Ah! Sungguh. Popularitasku ini."Jawab Ji Ah sambil memainkan rambutnya  yang berlalu meninggalkan Dae Sung.
Menatap Ji Ah,Dae Sung sangat terpesona dan terus menatap Ji Ah yang berjalan meninggalkannya tanpa sadar Won Taek sedari tadi yang datang memperhatikan dia.
Masih dengan scene terpesona,mulut Dae Sung menganga lebar.Won Taek membisikan nama Dae Sung ketelinganya.
"Dae Sung"Ujar Won Taek
"Jiahhhh...kau mengagetkanku"Ujar Dae Sung kaget saat mengetahui tiba-tiba Won Taek sudah berada disampingnya(ckckc...padahal udah agak lama disitu he he^_^).
"Kau cukup tidak tahu malu"Ujar Won Taek
"Seon-nim! (Seon-nim=senior)!"Seru Dae Sung kesal.
"Siapa itu?Dia sangat cantik."Tanya Won Taek
"Dipindahkan ke departemen ini,aku bisa melihat wanita cantik.Aku bilang aku baik-baik saja,tapi dia terus mengikuti aku.Sangat mengganggu...."Ujar Dae Sung tersenyum.
Mendengar omong kosong Dae Sung,Won Taek tertawa.
"Berhentilah narsis!Kemudian kau akan segera menikah?"Ujar Won Taek.
"Kenapa kau datang?"Tanya Dae Sung.
"Ah iya,Aku ingin menemui Sun Woo."Jawab Won Taek.
"Petugas Kim?Sepertinya itu tidak mungkin."Ujar Dae Sung.
"Kenapa? Apa ada yang terjadi?"Tanya Won Taek kaget.
"Departemen tempat Petugas Kim bekerja,sekarang dalam kekacauan."
"Kenapa?"Tanya Won Taek.Dae Sung mengisyaratkan agar telinga Won Taek mendekatkan pada nya.
"Jaga rahasia ini baik-baik"Ujar Dae Sung berbisik.
"Kau mempermainkan aku ya!"Seru Won taek yang tertipu oleh candaan sahabatnya.
Kemudian Won Taek menyerahkan kantung berisikan sesuatu pada Dae Sung dan memintanya untuk memberikan itu pada Sun Woo.Dae Sung tanya apa itu?.Won Taek mengatakan tidak tahu,ia hanya diberikan oleh ayah Sun Woo yang memintanya untuk memberikan itu.


Dae Sung bingung karna ia sangat mengenal sahabatnya Sun Woo yang sangat membenci ayahnya.Dia sangat membenci orang yang menyebutkan tentang ayahnya.
Won Taek kebingungan dan tanya apa yang harus ia lakukan kalau begitu?apakah ia akan membawa itu kembali?Lalu Won Taek meminta Dae Sung untuk memberikan itu pada Sun Woo pada waktu yang tepat.Won Taek kemudian pergi meninggalkan Dae Sung.


Namun Dae Sung menahannya.
"Seon nim,sebentar lagi aku selesai bekerja.Mau traktir aku BBQ?"Ujar Dae Sung
"Simpan saja laparmu itu! Simpan saja.Aku ada janji di Seoul jadi aku tidak bisa hari ini.
Aku akan meneleponmu lain kali."Ujar Won Taek.


Sementara itu ditempat yang berbeda,Kang Joo Min menemui Chang Gil ditempat pertemuan rahasia mereka.Chang gil mengatakan karna ada suatu hal yang mendesak itulah sebabnya ia memanggil Joo Min menemuinya.
Chang Gil memberitahukan jika Seo Hyun Jung telah dibawa kembali ke Unit 9.
"Aku tahu itu"Jawab Joo Min
"Meskipun dia tidak akan mengaku dengan mudah,Namun, ada risiko dari dirinya
mengungkapkan informasi tentang aku."Ujar Chang Gil.
"Itu tidak mungkin.Jika dia melakukan itu,seluruh anggota keluarganya akan berada dalam bahaya.Dia memahami itu lebih dari orang lain."Ucap Joo Min.
"Hal yang terbaik adalah membuat dia menyadari itu sekali lagi.Jika dia terus menutup mulutnya dan tetap di penjara untuk sementara waktu,keluarganya akan selamat."Lanjut Chang Gil.
Kang Joo Min menarik baju Chang Gil "Sebenarnya seberapa jauh aku harus terlibat dalam hal ini?"Ujar Joo Min dengan tatapan tajam.
"Ini adalah keinginan Presdir"Jawab Chang Gil
"Dalam waktu sesingkat mungkin,biarkan aku bertemu Presdir langsung.Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi."Ujar Joo Min.Ia kemudian pergi meninggalkan Chang Gil dan masuk kedalam mobilnya.
Chang Gil merapikan kacamatanya sambil menatap Joo Min yang berlalu dengan tatapan penuh awas.
Kembali kemarkas Unit Team 9.
Jung Ryul melemparkan lembaran berkas masalah Kapten Seo.
"Saksi yang melihatmu di rumah sakit dan juga bukti dari kau memberikan senjata mematikan untuk Jung Deok Soo.Berdasarkan dua ini saja, sudah cukup untuk menghukummu."Ujar Jung Ryul
"Jika itu cukup,aku hanya akan perlu untuk menghabiskan beberapa tahun di penjara.dan itu saja, huh?"Tanya Kapten Seo dengan tatapan sinis pada Jeong Ryul.


Kemudian Choong Shik masuk kedalam ruang interogasi tersebut dan meminta Jung Ryul untuk keluar sebentar.
Jung Ryul kaget setelah mengetahui siapa yang ingin menemuinya,Kang Joo Min.
Jung Ryul menanyakan kenapa Joo Min disini?,Joo Min mengatakan karna Kapten Seo.
"Ini sudah jadi pembicaraan umum.Kita harus segera mencari bukti"Ujar Jung Ryul.
"Apakah kau sudah mendapatkan informasi apapun dari dia?"Tanya Joo Min
"Belum,Dia benar-benar tidak mau bekerja sama."Jawab Jung Ryul.
"Apa mungkin... aku bisa menemui Kapten Seo sebentar?"Tanya Joo Min.
"Kau?Untuk apa?"Ujar Jung Ryul .
"Aku sudah melihat laporan Kapten Lee Jung Woong.Tampaknya Kapten Seo juga terlibat
dengan insiden Lee sunbae."Ujar Joo Min.Jung Ryul mengangguk.
"Itu mungkin saja"Jawab Jung Ryul.
"Itu sebabnya aku ingin mengajukan beberapa pertanyaan."Ujar Joo Min.
"Tidak,untuk sekarang tidak diizinkan.Kami tidak memiliki banyak waktu.Karena itu, tidak boleh melakukan kontak dengan orang luar."Ujar Jung Ryul.
"Begitu?"Tanya Joo Min tersenyum.


Jung Ryul kemudian keluar,Sun Woo memanggilnya dan meminta agar ia bisa melihat interogasi Petugas Seo.Jung Ryul menanyakan apakah Sun Woo memiliki ide bagus agar Kapten Seo mau membuka mulut?.
Sun Woo mengiyakan.
Lalu Sun Woo masuk keruang Interogasi untuk menginvestigasi Kapten Seo.Kapten Seo berkomentar kesal karna Sun Woo giliran menginterogasinya.Ia berpikir jika Sun Woo akan melakukan hal itu dengan sia-sia belaka.


Diruang Layar monitor Interogasi,team Sun Woo turut memperhatikan mereka.
Sun Woo membuka file pengakuan dari Jeong Duk Su.Kapten Seo bertanya apa itu?.Sun Woo mengatakan jika sejujurnya orang yang membeberkan tentang dia adalah Jeong Duk Su.Sun Woo mengatakan jika sebelumnya ia telah melakukan kesepakatan dengan Jeong Duk Su.
Sekarang Jeong Duk Su telah berada diruang sel terpisah dengan tahanan lain.
Dan sebelum dibebaskan ia akan tetap berada disana.Sun Woo mengatakan itu agar Kapten Seo sedikit mencerna maksudnya. (Ya,itu artinya Jeong Duk Su sementara aman akan posisinya dari Choi Hui Gon,dan tentu saja tinggal kapten Seo yang berada dalam bahaya ).
Kapten Seo panik dan sangat terlihat gugup,ia  meneguk air dalam botol minuman hingga habis.
Sun Woo melanjutkan ucapannya,ia mengatakan jika menurut Jeong Duk Su bahkan tanpa mengkhianati Choi Hui Gon sekalipun selama ia tertangkap,orang tersebut/Kapten Seo akan menjadi target untuk disingkirkan.Dan itu juga kemungkinan bagi Jeong Duk Su akan berakhir seperti Ahn Dong Chul.Choi Hui Gon sendiri pasti takut jika rahasianya akan dibeberkan.Pasti dia akan sangat khawatir.
"Hentikan kata-katamu!"Seru Kapten Seo yang panik setelah mendengar ucapan Sun Woo.
"Kau pernah dengar tentang "Plea Bargain" (Permohonan pembelaan)?Meskipun di negara kita belum diotorisasi secara legal.Namun ini sudah dilaksanakan secara diam-diam di bawah kebijaksanaan pengacara.Jung Deok Soo bekerja sama dengan kami,dan dia menerima pengurangan hukuman dan penekanan identitas.Kapten Seo, selain dari dua itu,ada satu hal lagi yang akan Anda butuhkan....."Ujar Sun Woo


"Apa yang kau bicarakan?"Tanya Kapten Seo cepat.
"Kami menemukan bahwa seseorang sudah melakukan beberapa pengecekan...informasi keluarga Anda.Tentu saja, itu terjadi sesudah Anda tertangkap."Ujar Sun Woo.


Kapten Seo terdiam sejenak mendengar hal itu,ia lalu memperlihatkan sketsa wajah Chang Gil pada Kapten Seo.
"Aku percaya,itu diperintahkan oleh orang ini.Bagaimana menurut anda?Tidak peduli apa yang terjadi,Anda tidak ingin melihat keluarga Anda terluka, kan?"Ujar Sun Woo sambil mengangkat sketsa wajah Chang Gil kehadapan Kapten Seo.


Kapten Seo terlihat sangat bingung ia khawatir akan keluarganya.
"Bukankah Anda berpikir begitu, Kapten Seo?"Tanya Sun Woo yang melihat wajah Kapten Seo begitu cemas.


Kapten Seo benar-benar merasa terpojok,ia kembali mengambil botol minuman tersebut dan mencoba menghabiskan air tersebut kembali,namun karena telah habis ia melempar botol tersebut dengan penuh emosi.Kapten Seo stress,ia menutup raut wajahnya memikirkan hal itu,Kapten Seo sepertinya menangis dengan wajah tertunduk lesu.
Jung Ryul dan Perwira Oh Yong Gap merasa senang karna akhirnya Sun Woo berhasil membujuk Kapten Seo .


Kemudian,Soo Yoon masuk dan mencatat semua laporan informasi dari Kapten seo berikan.
Kapten Seo mengatakan mungkin Team Unit 9 sudah mengetahui bahwa tanpa orang itu tidak ada jalan lain untuk menangkap Choi Hui Gon.Kapten Seo mengatakan meskipun mereka menyebut nama pria itu Chang Gil namun itu bukanlah nama aslinya.


Kapten Seo menyebutkan jika ia baru pertama kali bertemu dengannya dan pernah melakukan pengecekan,hanya sayang hal itu tidak berhasil.
Sun Woo menanyakan apakah sketsa wajah itu sangat mirip dengannya?.Kapten Seo mengatakan sketsa tersebut sangat mirip,ia sangat terkejut saat melihat sketsa itu.


Soo Yoon kemudian tanya apakah jika dengan menggunakan ponsel Kapten Seo yang mereka sita apakah mereka bisa menghubungi Chang Gil?.
Kapten Seo bilang hal itu sulit untuk mengatakannya,karna ia sama sekali tidak tahu tentang hal itu.
Kapten Seo mengatakan pada Sun Woo jika ia ingin bicara secara pribadi dengannya.Sun Woo mengatakan agar Kapten Seo bicara disini saja,ia akan mencatat semua yang diucapkan Kapten Seo,tidak peduli apapun itu.
Kapten Seo mengatakan jika petugas Jung Mi Won juga dibunuh oleh Chang Gil.


Mendengar hal itu,Spontan mata Sun Woo membesar.Ia teringat jelas kejadian masa lalu atas kematian rekan kerjanya anggota SSAT yang ditemukan tewas didalam mobil olehnya.
Ditubuh Jung Mi Won terdapat tato ular hitam milik triad Choi Hui Gon.
Soo Yoon melihat Sun Woo dengan tatapan takut,Sun Woo menarik sketsa itu dan memperhatikan wajah Chang Gil dengan seksama.


Sun Woo menatap tajam pada Kapten Seo,kapten Seo menunduk dengan wajah takut.
Interogasi selesai,Kapten Seo diantar kembali menuju Departemen Urusan internal.
Sebelum masuk kedalam mobil,Kapten Seo meminta maaf telah mempersulit Team Unit 9,ia meminta mereka melindungi keluarganya.
Jung Ryul kemudian pergi menemui Komisaris Jendral dan Komandan Han untuk saling berdiskusi.
Komandan Han terlihat sangat senang mengatakan jika ia telah membaca hasil laporan Jung Ryul.
"kau telah melakukan banyak hal.Kau sudah bekerja keras,Kapten Kwon!"Seru Komandan Han.
"Tidak,itu semua adalah kerja team"Jawab Jung Ryul
"Jadi apa yang akan kita lakukan selanjutnya?Segera menangkap Chang Gil?"Tanya Komisaris Jendral pada Kwon.
"Kita harus melakukannya.Dia yang sudah membunuh Kapten Lee Jung Woong dan Petugas Jung Mi Won..."Ujar Komandan Han cepat.
"Aku akan segera memeriksanya."Jawab Jung Ryul.
"Sesuai dengan pernyataan Kapten Seo...dia-lah satu-satunya mata-mata.Apa kau yakin mengenai itu?"Tanya Komisaris Jendral.
"Setelah membandingkannya dengan kenyataan di keadaan sekitar, sepertinya memang benar.Tapi kami tidak bisa yakin. Jadi kami akan tetap menjaga keamanan informasi."Jawab Jung Ryul.
"Bagus.Sekarang, aku merasa kita sedang menuju ke arah yang benar."Ujar Komisaris Jendral.Komandan Han tersenyum bersama Jung Ryul.
Sun Woo berdiri diatas atap gedung sendirian,ia terlihat sedang memikirkan sesuatu.Soo Yoon kemudian datang dan bertanya apa yang dipikirkan Sun Woo?.
Sun Woo menoleh.
"Oh,...Seorang pria yang begitu keras kepala,sekali keluarganya disebutkan.dia langsung menyerah.Bagaimanapun, darah memang lebih kental dari air."Ujar Sun Woo.
"Bagaimana tentang keluargamu, petugas Kim?Setelah aku ingat-ingat, rasanya kau tidak
pernah menyebutkan apapun tentang mereka."Tanya Soo Yoon.


"Aku hanya sendiri."Jawab Sun Woo.
"Jika kau sendirian, apa kau yatim piatu?Kau sungguh tidak memiliki orang tua atau saudara?"Tanya Soo Yoon.Sun Woo tidak menjawab dan mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Aku perlu mengerjakan beberapa data,jadi aku akan pergi dulu."Ujar Sun Woo yang kemudian pergi meninggalkan Soo Yoon.

Sementara itu Jung Ryul pergi menemui Yang Tae Su dipelabuhan.Yang Tae Su bekerja sebagai buruh nelayan disana.
Jung Ryul berdiri diatas kapal memperhatikan sebuah kapal yang baru saja menepi.Terlihat beberapa nelayan saling bahu membahu membawa hasil ikan tangkapan mereka.
Merasa diperhatikan oleh seseorang,Yang Tae Su menoleh.Ia pun mengenali siapa pria itu.Jung Ryul.
Kemudian Yang Tae Su duduk disamping Jung Ryul dengan perasaan tidak suka,lalu Jug Ryul mengeluarkan kertas yang berisikan data mengenai Chang Gil.

Classified Investigation Material
Nama: (Alias) Chang Gil
Umur: sekitar 30-40 tahun
Fitur: memakai kacamata


Yang Tae Su membaca data tersebut,matanya membelalak lebar.Ia benar-benar terkejut.
"Pernah lihat dia sebelumnya?"Tanya Jung Ryul.
"Pernahkah aku melihat dia?Kau bertanya apa aku pernah melihat bajingan ini sebelumnya?Apa sebenarnya yang kau inginkan?"Tanya Yang Tae Su tertawa keras,ia amat sangat marah menatap sketsa wajah chang Gil.Yang Tae Su pun merobek kertas tersebut.


"Kau sudah mengatakan sebelumnya...jangan datang mencarimu sampai reputasi Kapten Lee Jung Woong dipulihkan.Sekarang namanya sudah dipulihkan.Dan juga Kapten Lee Jung Woong terbukti tidak bersalah.Bajingan ini membunuh Lee Jung Woong.Dari informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber .Bajingan ini dan Choi Hui Gon memiliki hubungan yang sangat dekat.Harap bekerja sama agar kita bisa menangkapnya."Ujar Jung Rul.


Yang Tae Su mengangguk paham.


Dae Sung pergi menemui Sun Woo yang ternyata masih menyendiri diatas atap gedung.
"Petugas Kim... Bikin orang sibuk saja.Ini yang kau minta"Ujar Dae Sung yang memberikan kaset hasil rekaman Sun Woo atas percakapan Jeong Duk Su dan Kang Joo Min.


"Terima kasih."Ujar Sun Woo.
"Hei apa itu?"Tanya Dae Sung yang sama sekali tidak tahu isi Drive yang ia berikan.
"Kau sungguh tidak melihatnya?"Tanya Sun Woo.
"Lihat apa? Aku sibuk dengan kerjaanku!"Jawab Dae Sung.
"Jangan bilang kau sibuk menggoda Petugas Hong."Ujar Sun Woo.
"Siapa yang mengatakan itu?"Tanya Dae Sung
"Terima kasih.Sampai nanti, di rumah."
"Jangan pulang terlambat."Ujar Dae Sung.


Soo Yoon dan Sun Woo pulang kerumah bersama,Soo Yoon mengajak Sun Woo untuk makan.Sun Woo menolaknya beralasan ingin naik keatas dan segera istirahat.
Sun Woo segera menyalakan laptop dan membuka rekaman drive yang diberikan Dae Sung.
~"Apa yang kau ingin dengar?Permintaan maaf karena telah menembakmu?Melalui Chang Gil~~"
Sun Woo mencatat hasil rekaman tersebut.Namun tiba-tiba suara itu sedikit terdengar tidak jelas.Sun Woo mencoba mengulangi rekaman saat mereka mengucapkan melalui Chang Gil,namun tetap saja...Sun Woo belum dapat mendengar rekaman tersebut dengan jelas.
Sun Woo mulai memikirkan ucapan yang menyebutkan chang Gil.
Pagi itu,Keluarga Soo Yoon bersama Sun Woo dan Dae Sung sarapan pagi bersama.Dae Sung bersemangat untuk makan karna mencium bau makanan yang sangat enak.Bibi Soo Yoon mengatakan jika mereka memasak makanan ini karna ada tamu.
What's Tamu?Bagi Soo Yoon kedua temannya adalah tamu yang tidak diundang.


Dae Sung hendak menjawab namun Spontan Sun Woo mengisyaratkan Dae Sung untuk diam saja.Ibu Sun Woo mengajak semuanya untuk segera makan dan lekas pergi bekerja.


Bibi Soo Yoon bergumam jika dirumah seorang gadis,datang dua orang pria muda dan membuat hal itu sedikit tenang bagi bibi Soo Yoon.Bukan begitu Oenni?"Tanya Bibi Soo Yoon pada kakaknya.
'Aigooo...aku mengerti..ayo kita makan"Jawab Ibu Soo Yoon.
Setelah makan,Soo Yoon masuk kekamar ibunya diam-diam.Ibu ketika itu sedang merapikan rambutnya.
"Ibu..."Sapa Soo Yoon.Ibu Soo Yoon kemudian menoleh.
"Kau tidak terlihat terlalu baik bahkan ketika kita makan.Ada apa?"Tanya Ibu.
"Laporan tentang ayah yang aku berikan pada Ibu...Ibu sudah melihat semuanya?"Tanya Soo Yoon.
"Aku sudah melihatnya.Bukan berarti aku tidak pernah membayangkannya.tapi dibandingkan dengan sebelumnya,sesudah melihatnya suasana hati aku jadi sangat berbeda."Jawab Ibu


"Itulah kenapa aku berpikir,Yang Bibi Yeong Nan katakan tentang menanam pohon. Bagaimana pendapat Ibu?"Ujar Soo Yoon.
"Berbicara tentang itu lagi?"
"Akhir-akhir ini...Daripada sebuah makam,di pemakaman alam,mereka menanam sebuah pohon yang tertera nama."Ujar Soo Yoon tersenyum
"Dia juga mengatakan kepada aku tentang itu."
"Hanya saja..aku ingin melakukan sesuatu.agar Ayah bisa selalu dikenang.Bagaimana menurut Ibu?Jika Ibu tidak menyukainya,maka kita tidak akan melakukannya."Ujar Soo Yoon.
Ibu terdiam sejenak,matanya mulai berkaca-kaca.
"Baiklah...Jika kau benar-benar menginginkannya,lakukan saja"Jawab Ibu
"Benarkah?Kalau begitu, aku akan pergi memberitahukan bibi."Ujar Soo Yoon.
"Ya"
"Aku akan segera kembali ibu"
"Hati-hati dijalan"
"Baik"


Ibu menahan tangisnya,Soo Yoon tersenyum dibalik pintu karna mereka akan pergi kepemakaman ayahnya dengan menanam sebuah pohon.Ya,kasus yang merusak reputasi nama ayah Soo Yoon kini telah dibersihkan.


Sementara itu,Setelah mendengar hasil rekaman Jeong Duk Su dengan Kang Joo Min dirumah sakit,Sun Woo lalu pergi menemui Jeong Duk Su dipenjara.

"Apa kau sudah membuat keputusan tentang tawaran aku?"Tanya Jeong Duk Su.
"Belum,aku tidak bisa mempercayaimu."Jawab Sun Woo
"Tidak bisa mempercayaiku?Aku membantumu menangkap mata-mata di Penjaga Pantai,dan kau masih tidak bisa percaya padaku?Aku tidak bisa mempercayai ini."Ujar Jeong Duk Su.

Sun Woo lalu menaruh alat perekam suara yang ia gunakan untuk merekam pembicaraan Jeong Duk Su dengan Kang Joo Min dirumah sakit diatas meja.
Sun Woo kemudian memutar perekam tersebut.
~Mari kita dengar alasannya.Apa alasan kau untuk mencoba membunuhku?Aku tidak melakukan itu.Kita terlalu dekat hingga bidikan aku meleset.Sebagai kapten, kau pasti
memiliki banyak pengalaman.Aku tahu itu bukan kesalahan.Kali kedua kau membidik kepalaku dan mencoba menarik pelatuk Bagaimana kau menjelaskan itu?.Apa yang kau ingin dengar?Permintaan maaf karena telah menembakmu."~


"Kau menangkapku kali ini.Jadi, kau dan aku..2 - 1?"Ujar Jeong Duk Su.
"Tidak, 3 - 1."Ujar Sun Woo membenarkan,ia lalu mengeluarkan sketsa wajah Chang Gil kehadapan Jeong Duk Su.
"Jika Kang Joo Min juga tertangkap,maka akan jadi 4 - 1.Aku mengatakan sebelumnya padamu, kan...Aku tidak tertarik berkompetisi denganmu.Kau tidak akan mengalahkan aku.Agar aku percaya padamu...kau perlu memberikan aku informasi lebih lanjut.Jika kau menipuku satu kali lagi...maka aku akan...menyerahkanmu pada Choi Hui Gon.Dengan catatan di dahimu yang mengatakan "pengkhianat".Ujar Sun Woo.


Jeong Duk Su tersenyum.
"Bagus...aku kalah.Aku mengakui hal itu Kim Sun Woo.Dengarkan baik-baik,jangan sampai kau menangkap Kang Joo Min untuk saat ini.Jika tidak,fakta bahwa kita berdua bergabung akan disadari oleh pihak lain dan kau akan kehilangan kesempatan untuk menangkap Choi Hui Gon untuk selamanya,Apa artinya itu...kau pasti sudah tahu"Ujar Jeong Duk Su.


Lalu Jeong Duk Su menuliskan alamat  Pembangunan Kota Kunsan.Mi Sungdong 3750-1 dan memberikannya pada Sun Woo.Jeong Duk Su menjelaskan jika alamat tersebut adalah tempat organisasi penyelundupan terbesar kedua.
"Sekarang kau mulai percaya padaku kan?Aku ulangi sekali lagi.Jika kau menangkap Kang Joo Min sekarang,sejauh itulah yang bisa kau dapatkan.Kau akan merasa menyesal.Apa kau mengerti?"Tanya Jeong Duk Su dengan senyum manisnya.
"Apa alasanmu melakukan ini?"Tanya Sun Woo.
Jeong Duk Su tersenyum dan tidak menjawab hal itu.
Jung Ryul telah lama menunggu kedatangan Hye Jung direstoran.Dan akhirnya Hye Jung datang,ia menanyakan apakah Jung Ryul sudah makan?Jung Ryul mengiyakan.
Hye Jung tahu jika Jung Ryul berbohong,ia lalu mengeluarkan sebuah ponsel untuk Jung Ryul.


"Apa ini yang kau inginkan?"Tanya Hye Jung sambil memberikan ponsel tersebut.
"Apa kau yakin?"Tanya Jung Ryul memastikan.
"Bahkan  jika kita menggunakannya di laut dalam,juga bisa mengirimkan data setiap saat.Di mana kau akan menggunakan ini?"Tanya Hye Jung.
"Itu...Dalam beberapa hari, tolong persiapkan untuk Ruang Kontrol juga."Ujar Jung Ryul.
"Hubungi aku kapan saja."Jawab Hye Jung
"Terima kasih"
"Mungkin ketika kau punya waktu...kau harus menghubungi ibu mertuamu dan Ha Na.Mereka khawatir bahwa kau mungkin akan terluka."Pinta Hye Jung.
"Aku akan melakukannya.Aku akan pergi sekarang."
"Baik."
Kemudian Jung Ryul pergi menemui Yang Tae Su,Yang Tae Su keluar dengan sembunyi-sembunyi untuk mewaspadai anak buah Choi Hui Gon mengikutinya.
Lalu Jung Ryul memberikan ponsel tersebut pada Yang Tae Su.
Yang Tae Su sedikit agak ragu menerimanya,namun akhirnya ia mau.
Soo Yoon,Ibu bersama Bibi Yeon Nae pergi menanam sebuah pohon yang didekasikan mengenang ayahnya.
Bibi meminta pekerja agar memastikan menaman pohon tersebut dengan kokoh.
Kemudian Ibu Soo Yoon mengambil beberapa tanah dan menaruhnya disamping pohon dan kemudian bergantian dengan Soo Yoon.
Kemudian Soo Yoon memasang papan nama diatas pohon tersebut bertuliskan :

[Suami yang baik - ayah yang penyayang]
[Lee Jung Woong 2011/10/11].


Soo Yoon bergumam pada ibunya,jika Hari ini adalah hari dimana Ayah pergi pertama kali.
Ibu mengiyakan.Bibi Yeon Nae mengatakan jika Kakak iparnya telah pergi ketempat yang lebih baik Jadi mari kita mengirimnya dengan senyum.
"Berhenti membuat Eonni menunggu begitu lama.Pergilah ke tempat yang lebih baik...
Hidup dalam kemewahan dan kebahagiaan.Kakak ipar... Aku mencintaimu."Ujar Yeon Nae.
"Kau sudah menderita selama ini.Istirahatlah dalam damai, ayah Soo Yoon."Ujar Ibu Soo Yoon.
"Sudah hentikan, Eonni.Kakak ipar sudah pergi ke tempat yang lebih baik.Tidak perlu khawatir lagi.Jangan menangis.Aigoo... sungguh..."Ujar Yeon Nae kemudian membawa Ibu Soo Yoon pulang lebih dulu.


Tinggal Soo Yoon sendirian menatap pohon tersebut.
"Ayah...Sekarang...suasana hati aku...tidak begitu baik.Aku mengira bahwa sesudah kasus Ayah dipecahkan,Aku akan merasa lega.Tapi...itu tidak terjadi.Dimana sebelumnya aku hanya merasa sakit,sekarang aku merasa sangat tertekan.Putri ayah, Lee Soo Yoon...orang bodoh, kan?"
Ujar Seo Yeon dengan menangis.

~~Bersambung Episode 8 Part 2~~


2 komentar:

  1. meskipun dramanya udah tamat, dan udah tamat juga nntnnya, tp masih bulakbalik ke sini ngecek sinopsisnya :D
    semangat! :D

    BalasHapus
  2. momon
    SEMANGAT,,aku menunggu sinopsis selanjutnya & juga yang lainnya..menyenangkan membacanya,,FIGHTING!!!^^

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.