11.03.2011

Sinopsis Poseidon Episode 7

Sinopsis Poseidon Episode 7 
Sebenarnya waktu Nge-blog sangat dan hampir tidak ada untuk awal bulan.Tapi karna hati sudah mentok ngeblog.Jadi sejatinya tetap ngeblog.
Poseidon Episode : [1],[2],[3],[4],[5],[6]

Jeong Duk Su berlari ketengah hutan.Sementara Jeong Ryul terus mengejarnya.Ia melihat sekelilingnya namun sama sekali tidak menemukan keberadaan Jeong Duk Su.
Jeong Duk Su berbunyi dibalik sebuah perahu tua yang berada disana.


Jeong Ryul menatap kesegala arah didekat persembunyian Jeong Duk Su,namun tetap saja ia tidak bisa menemukannya.Jeong Ryul lalu berlari kearah lain.Merasa aman,Jeong Duk Su turun dari atas kapal tersebut dengan hati-hati.
Namun tiba-tiba dihadapannya Kang Joo Min sudah berdiri menatapnya.
Jeong Duk Su yang semula mengira Kang Joo Min adalah petugas SSAT yang tidak dikenalnya mendadak kaget.
Namun ia terlonjak senang saat Kang Joo Min membuka penutup wajahnya.
Jeong Duk Su meminta Joo Min membantunya.
Namun Joo Min hanya diam dengan tatapan tak lepas pada Jeong Duk Su.Perlahan ia mengarahkan pistolnya pada Jeong Duk Su.
Jeong Duk Su mencoba menyimpan keterkejutannya melihat Joo Min mengarahkan pistolnya,namun ia berpura-pura tersenyum mengatakan "Kenapa kau melakukan ini?Apa kau sedang bercanda?.

Perlahan secara diam-diam,Jeong Duk Su menyiapkan pistolnya.Namun belum sempat ia mengarahkan pistolnya,Joo Min telah lebih dulu menembaknya.
Dorr!bunyi letusan pistol Kang Joo Min terdengar sangat keras dan didengar oleh Jeong Ryul tak jauh dari tempat mereka.
Jeong Duk Su terluka,tubuhnya hilang keseimbangan membuatnya jatuh ketanah bersandarkan pada kapal.Kang Joo Min perlahan mendekati Jeong Duk Su dan mengarahkan pistolnya pada muka Jeong Duk Su.
Jeong Duk Su ketakutan.
"Tidak!!"Seru Jeong Ryul keras.
Dengan Nafas terengah-engah Jeong Ryul mendekati keduanya.Mata Joo Min membelalak kaget,Jeong Duk Su tertawa melihatnya.


Sementara itu,Sun Woo dan Soon Yoon sedang dalam perjalanan kembali kemarkas dengan membawa Kim Joo Young.Soon Yoon menerima telpon dari Jeong Ryul yang memberikan informasi tertangkapnya Jeong Duk Su.
Kim Joo Young yang berada didalam Mobil Sun Woo terdengar kaget setelah mengetahui Jeong Duk Su tertangkap.Soon Yoon merasa ada suatu informasi yang besar yang mereka miliki tentang Kim Joo Young dan Jeong Duk Su.

Sun Woo menatap Kim Joo Young dari kaca mobil.Ia hanya mengangguk pelan.
Sementara itu diMarkas,Komandan Han Sa Goon terlihat begitu tergesa-gesa pergi menemui 
Direktur.
"Terjadi penembakan?"
"Aku rasa triad ular hitam sudah mengetahuinya dan mencoba untuk merebut saksi.Aku menempatkan pasukan khusus untuk berjaga-jaga,dan itu benar-benar terjadi.Dan kami juga menangkap Jeong Duk Su yang buron beberapa hari yang lalu."Ujar Komandan Han

"Tunggu dulu,jadi kau mengatakan bahwa mereka sudah mengetahui informasi tentang investigasi kita,dan mengambil tindakan?"

"Ini memalukan,tapi kami menemukan bahwa ada mata-mata yang menyusup beberapa waktu lalu.Untungnya Kapten Kwon menyadarinya.Jadi ketika kami mengawal saksi,kami menyiapkan beberapa perangkap,dan semuanya berjalan seperti yang kami inginkan."Ucap Komandan Han
"Ada baiknya kita kita mendapatkan banyak hasil,tapi mata-mata.."Ujar Direktur berpikir.
"Ketika saksi sampai disana dengan aman,itu akan banyak mempengaruhi pada keduanya.Mata-mata dan Triad Ular hitam"Ujar Komandan Han.
Direktur mengangguk setuju.
"Baik,dibawah kepala Biro Han,Team Investigasi unit 9 harus sepenuhnya berdedikasi.Dan tentang mata-mata,sampai kita sangat yakin mengenainya.Hal ini tidak boleh diketahui oleh orang lain.Mengerti?"Tanya Direktur.

Komandan Han mengiyakan.
Mobil Team SSAT telah sampai dimarkas,mereka lalu membawa anak buah Jeong Duk Su untuk digiring keruang tahanan,sementara itu Jeong Duk Su segera dibawa ke ruang unit Darurat untuk segera diperiksa.

Jeong Ryul berserta teamnya yang juga datang bersamaan turut melihat Jeong Duk Su dibawa,ia menatap Joo Min,begitu juga sebaliknya Kang Joo Min yang menatap Jeong Ryul sekilas.
Lalu,keduanya pun berpapasan lagi saat Jeong Ryul berada dikoridor rumah sakit,Joo Min mengatakan jika Anggota nya sudah diterjunkan sebanyak 1 unit dan meminta Jeong Ryul untuk tidak khawatir.
Jeong Ryul,"Terima kasih".
Joo Min,"Aku pikir kami hanya mendukung pengawalan saksi,tapi aku tidak pernah menyangka Jeong Duk Su akan datang sendiri."
Jeong Ryul,"Aku takut triad akan melakukan hal ini,tapi kita sudah mendapatkan lebih dari yang kita harapkan"
Joo Min,"Jadi apa yang akan kau lakukan sekarang?Apa kau ingin mengirim kembali Jeong Duk Su kepenjara?"
Jeong Ryul mengatakan tidak tahu.Ia berpikir untuk menyelidikinya namun kali ini dengan langkah sedikit berbeda.

Jeong Ryul,"Ah,sebelum aku lupa.aku ingin memberitahu mu.Kau hampir melakukan kejahatan"
Joo Min,"Apa?"
Jeong Ryul,"Ketika kau mengacungkan pistol kekepala Jeong Duk Su"

Mendengar pertanyaan Jeong Ryul,Joo Min tersenyum mengatakan jika ia mengira dirinya terlalu bersemangat saat menemukan Jeong Duk Su.
Min Hyuk dan Choong Shik berlari mendekati Kapten Kwon,ia mengatakan jika Jeong Duk Su sudah masuk keruang Operasi.Lalu Jeong Ryul segera pergi meninggalkan Joo Min.Min Hyuk dan Choong shik bergegas bersama Jeong Ryul keruang operasi.

Joo Min terlihat menggigit bibirnya kesal.
Jeong Ryul,Min Hyuk,dan Choong Shik berhenti berjalan tepat didepan pintu masuk ruang Operasi.Perwira Oh,sudah berada disana mengatakan jika Jeong Duk Su akan segera melakukan operasi,dan Dokter tidak yakin akan berapa lama operasinya.

Jeong Ryul lalu mengatakan jika ia akan kembali kekantor sekarang,dan meminta setelah Operasi Min Hyuk dan  Choong Shik segera memeriksa ruangannya.Min Hyuk kaget atas perintah itu,Choong Shik sedikit berat melakukan hal itu ,ia berpikir jika sudah banyak pasukan khusus yang menjaga Jeong Duk Su disana.


Jeong Ryul mengatakan dengan tegas jika mereka kehilangan Jeong Duk Su sekali lagi maka semua ini akan menjadi akhir dari tugas team mereka.Sehingga Jeong Ryul akan mengatur orang dari kantor untuk bergantian mengganti tugas Min Hyuk dan Choong Shik mengawasi Jeong Duk Su.


Min Hyuk dan Choong Shik mengiyakan.
Jeong Ryul dan Perwira Oh kemudian pergi.Min Hyuk dan Choong Shik lalu duduk dikursi ruang tunggu.
"Oh lelahnya,rasanya aku ingin mati.Tahun depan aku akan meminta untuk dipindahkan keruang kontrol"Keluh Choong Shik.
"Memangnya mereka akan menerimamu?kau bahkan tidak tahu apapun!"Ujar Min Hyuk
"Ji ah!ji ah"Ucap Choong Shik sambil berbaring diatas paha Min Hyuk.
"Menjijikan,menjauh sana!"ujar Min Hyuk mencoba menggeser tubuh Choong shik dari dirinya.
"Ji Ah"Seru Choong shik.

Perwira Oh dan Jeong ryul berjalan keluar dari ruangan operasi.
Jeong ryul mengatakan rencana mereka selanjutnya,jika mereka akan menggali informasi dari Jeong duk Su dan Kim Joo Yeong,sebagai cara terbaik untuk menemukan mata-mata atau mendapatkan Choi Hui Gon sendiri.Jeong ryul bertekad untuk mendapatkan sesuatu informasi dari mereka.

Perwira Oh berpikir jika hal itu tidak akan mudah,karna bagi mereka mengkhianati choi Hui Gon sama artinya dengan kehilangan nyawa mereka.
Jeong ryul mengatakan jika ia sudah berpikir untuk mengambil keuntungan dari situ.
Sun Woo,Soo Yoon bersama saksi Kim Joo Young telah sampai kemarkas Team Investigasi unit 9.Kim Joo Young telah duduk diruang investigasi dengan perasaan cemas,Sun Woo melihat sikap Joo Young yang sedikit ketakutan.Lalu Sun Woo berjalan keluar ruangan Interogasi menuju meja Soon Yoon.
Saat itu Soon Yoon sedang menerima telpon dari Jeong ryul.
Soon Yoon,"Ya,aku baru saja sampai.Kami akan mencatat pernyataan dia lebih dulu dan menulis laporan,sebelum anda datang.Ya,ok"

Setelah Soon Yoon menutup telponnya,Sun Woo tanya apakah Soo Yoon akan melakukan hal itu sekarang?.Soo Yoon dengan penuh semangat mengatakan iya,dia beralasan apa gunanya melakukan hal itu nanti.
Lalu Soo Yoon masuk keruang Interogasi mencari informasi dari keterangan Kim Joo Young diikuti Sun Woo.
Kim Joo Young,"Aku sudah mengatakan semua pada orang-orang yang datang kekantor ku,tapi saat itu sulit untuk melacak uang yang pergi kecina.Dalam keadaan dimana tidak ada perjanjian penandatanganan pajak,sehingga aku tidak bisa berbuat apa-apa."

Soo Yoon,"Kalau sekarang apa tidak bisa?"
Kim Joo Young tersenyum mengatakan jika uang itu telah hilang dari 7 sampai 8 tahun yang lalu belum ditemukan dan sekarang ingin melacaknya hal itu sangat sulit bahkan sekarang sudah tahun 2011.Ia juga tanya apakah Soo Yoon tahu ,jika mereka sendiri masih belum mengadakan penandatanganan perjanjian dengan Hong kong tentang informasi pertukaran pajak.Pada Tahun 2010,jumlah uang yang dikirim secara ilegal adalah sekitar 5,194 milyar won,dan itu hanya jumlah yang terlacak.
Lalu Soon Yoon memperlihatkan berkas milik Kim Joo Young.
"Ini,adalah alasan kau menyelesaikan penyelidikan atas Lee Jung Woong begitu cepat adalah hanya karna tidak mencapai kesepakatan pertukaran informasi dari Hongkong?"Tanya Soo Yoon.
"Baiklah kalau begitu,ketika aku bekerja sebagai auditor kewenangan aku terbatas,seharusnya aku tetap melacak dan mengambil uang itu.Tapi otoritas aku dan hubungan negara kita dan pemerintah cina saat itu membuatnya tidak mungkin untuk melakukan tindak lanjut."Jawab Joo Young

"Jadi,kenapa?kenapa itu berakhir seolah-olah Lee Jung Woong benar-benar melakukan penggelapan?kau tidak bisa mendapatkan uang itu kembali,dan juga tidak ada saksi.Bagaimana bisa?"Ujar Soon Yoon dengan sedikit emosi

"Bukankah seperti itu bagaimana polisi Pantai bekerja?Jika ada seseorang yang mencurigakan ,kalian memutuskan bahwa itu adalah benar-benar dia.Dan kalian mencoba mendapatkan setiap bukti yang kalian dapatkan,dan melaporkan dia sebagai kriminal.Seperti apa yang kalian lakukan padaku sekarang"Jawab Joo Young dengan tegas.

Melihat suasana sedikit tenang,Sun Woo mencoba mencairkan hal itu.
Sun Woo,"Yah baiklah,mari kita berpura-pura seperti itu.Kau adalah pelaku pencucian uang untuk Organisasi Triad Ular hitam,kau merebutnya dan melaporkan Lee Jung Woong sebagai penjahatnya"

"Apa!?"Teriak Joo Young kaget.
"Sepertinya kau belum menyadarinya,tapi kami sudah tahu bahwa ada seorang mata-mata diunit polisi pantai.Dan kau,Kim Joo Yeoung terkait dengan pencucian uang untuk Triad ular hitam,akan diselidiki.Kami dengan sengaja akan membocorkan informasi ini,jika kau benar-benar terlibat dalam kasus ini.Triad ular hitam pasti akan melakukan sesuatu,seperti yang diharapkan mereka akan mengambil tindakan terhadapmu.Tidak hanya itu,tapi Jeong Duk Su sendiri yang akan melakukannya,Berkat itu aku berhasil memastikan mata-mata.Dan juga,kami telah menangkap Jeong Duk Su yang melarikan diri.Jika kami membiarkan kau bebas sekarang.Apa yang akan terjadi?.Choi Hui Gon dari Triad Ular hitam,apakah dia akan membiarkanmu lepas begitu saja?"Ujar Sun Woo mengancam dengan senyum kemenangan.

Kim Joo Young terdiam,apa yang diucapkan Sun Woo seakan sebuah firasat buruk untuknya dimasa depan,jelas dia tidak akan dibiarkan begitu saja oleh Choi Hui Gon.
Diruang Operasi,Min Hyuk menemui dokter yang melakukan operasi pada Jeong Duk Su.ia menanyakan bagaimana hasil operasinya?.Dokter mengatakan jika Operasi mereka berjalan lancar,untung saja karna tembakan itu melesat pada organ-organ vitalnya.

"Lalu kapan dia akan sadar?"Tanya Min Hyuk memastikan
"Kita harus menunggu dan melihat kondisinya,namun saya kira dia akan segera sadar."Jawab Dokter.
Dokter juga menjelaskan jika Jeong Duk su kecil kemungkinan akan sadar dengan tiba-tiba,karna operasi yang dia lakukan tidak begitu mudah.

Lalu Dokter meminta permisi untuk keluar.
Min Hyuk duduk dikursi sementara Choong Shik menatap Jeong Duk Su yang masih terbaring,ia sedikit takut melihat muka Jeong Duk Su dan menanyakan apakah Min Hyuk membawa borgol?.Min Hyuk mengiyakan,kenapa?.

Choong Shik meminta borgol diberikan padanya ,ia ingin segera memborgol Jeong Duk Su.Min Hyuk bilang jika hal itu terlalu berlebihan dan sebentar lagi dia akan sadar.Choong Shik berpikir jika dia perlu berhati-hati,karna Jeong Duk Su sebelumnya pernah melarikan diri dan tidak ada salahnya untuk berhati-hati.

Min Hyuk tertawa lalu memberikan borgol pada Choong Shik,Choong Shik sedikit segan memborgol Jeong Duk Su dan meminta Min Hyuk yang melakukan hal itu.
Min Hyuk kesal dengan sikap Choong Shik yang benar-benar plin plan,ia lalu memasangkan borgol tersebut pada Jeong Duk Su.
"Kau merasa puas sekarang?Dasar pengecut.Huh"Keluh Min Hyuk pada Choong Shik.
"Dia terlihat benar-benar kuat"Komentar Choong Shik
Min Hyuk menerima telpon dari Jeong Ryul yang menanyakan bagaimana operasinya,Min Hyuk menjelaskan jika Operasinya telah berakhir dengan baik,dan dia akan segera sadar hari ini atau besok.
Jeong Ryul mengatakan agar Min Hyuk terus saja mengawasinya dan jika ia telah sadar agar segera menghubungi dirinya.
Jeong Ryul bersama Perwira Oh berjalan masuk menuju markas mereka,Setelah menutup ponselnya,Perwira Oh mengatakan pendapatnya jika Jeong Duk Su sadar mereka harus segera menanyakan keberadaan Chil Seong lebih dulu.Jeong ryul mengatakan jika ia berpikir sama.
Sesampainya disana,Sun Woo dan Soo Yoon sudah duduk menanti kedatangan mereka.
"Apa yang terjadi?"Tanya Jeong Ryul.
"Kami memberitahukan padanya bahwa Choi Hui Gon tidak akan melepaskannya"Jawab Sun Woo.
"Kami pikir ini akan efektif.Dia meminta waktu untuk berpikir jadi kami meninggalkannya sendirian untuk saat ini"Ujar Soo Yoon menambahkan.
Soo Yoon lalu menanyakan bagaimana keadaan Jeong Duk Su?.
"Petugas Oh dan petugas Lee menjaga disana"Jawab Perwira Oh
"Soo Yoon dan kau pergi kerumah sakit menggantikan tempat mereka.Aku akan mengambil alih introgasi Kim Joo Young."Ujar Jeong Ryul.
"Ya aku mengerti"Jawab Sun Woo.
Lalu Jeong Ryul masuk keruang Interogasi menemui Kim Joo Young.
Kim Joo Young yang sedari tadi hanya diam,mulai angkat bicara.
"Baiklah,aku akan bicara.Lee Jung Wong yang berdasarkan rumor menghilang sebenarnya sudah mati.Aku tahu aku sudah mengatakan ini,tapi aku hanya membantu dengan pencucian uang.Tidak ada yang lain.Aku hanya mendengarnya dari orang yang melakukan pekerjaan itu."Ujar Kim Joo Young.

Jeong Ryul sedikit kaget saat mengetahui jika Kapten Lee Jung Wong telah meninggal.
"Jangan mencoba berpikir untuk keluar dari masalah ini!!Orang yang mendedikasikan hidupnya pada Pasukan Khusus Polisi Pantai pada akhirnya dia dimanfaatkan sebagai kambing hitam dan menanggung semua kesalahan sendiri,menodai reputasi Polisi Pantai,dan kehilangan reputasi dan kehidupannya.Apa itu menggelikan bagimu?"Teriak Jeong Ryul marah.

"Orang yang melakukan eksekusi dipanggil "Chang Gil",aku tidak tahu nama keluarganya,aku bahkan tidak tahu apakah itu nama aslinya.Pria itu menyampaikan Intruksi Choi Hui Gon dan memastikan mereka mengerjakannya."Ujar Joo Young takut-takut.

Jeong Ryul lalu mencatat nama tersebut.
"Jika kau melihat wajahnya lagi,apakah kau akan mengenalinya?"Tanya Jeong Ryul
"Dia tinggi,dan kurus...dia selalu memakai kacamatahitam,jadi aku tidak bisa mengenalinya.Sosoknya sangat mencolok,dan juga...ketika kami menculik Lee Jung Wong,kami mendapat bantuan dari seorang Polisi Pantai.Orang ini dari awal,bekerja untuk triad,itulah apa yang aku dengar"Jawab Joo Young

"Apa kau tahu nama orang yang berada diPolisi Pantai?atau hal lain tentang dia"Tanya Jeong Ryul lagi.Kim Joo Young menggeleng lemah.Jeong Ryul sedikit putus asa.
Sementara itu,Sun Woo dan Soo Yoon dalam perjalanan menuju rumah sakit,ia tersenyum melihat Soo Yoon tertidur.
"Aku tidak sedang tidur,aku sedang bermeditasi"Ujar Soon Yoon
"Siapa yang mengatakan sesuatu?"Tanya Sun Woo balik .
"Tapi ekspresi dimatamu mengatakan bahwa kau berpikir aku sedang tertidur."Ujar Soo Yoon.
"Sejujurnya,ketika aku pertama kali bergabung diteam aku mendengar ada anggota perempuan didalamnya,aku tidak menyukainya.Alasannya kenapa?kau mungkin tahu,kan?Jika ada seorang wanita dalam team,dia akan jadi target Triad Ular hitam.Meskipun aku tidak enak mengatakan itu,satu perempuan bisa melemahkan tekad anggota team.Meskipun aku seorang kolega Petugas Jung Myun,karna kejadian itu aku berpikir tentang meninggalkan polisi pantai"Ujar Sun Woo bercerita.Setelah usai ia bicara ia menoleh melihat Soo Yoon,yang ia baru sadari jika Soo Yoon sudah tertidur dengan nyenyak.
Melihat Soo Yon menggaruk-garukan bibirnya saat tidur membuat Sun Woo tersenyum.Saat lampu merah berhenti,Sun Woo lalu memasangkan jaketnya pada Soo Yoon.
Sesampainya diruang Jeong Duk Su dirawat,Sun Woo dan Soo Yoon melihat Jeong Duk Su telah sadar,ia beberapa kali menggerakan borgol.Choong Shik mengatakan jika hal itu tidak akan bisa melepaskan Jeong Duk Su lagi.

Melihat kedatang Sun Woo.Jeong Duk Su sangat marah,ia teriak memanggil nama Sun Woo.
"Kim Sun Woo!"Teriak nya penuh amarah,ia melemparkan bantal pada Sun Woo,dengan segera Sun Woo menghindar.Jeong Duk Su mencoba berdiri mendekati Sun Woo,namun ia hanya mampu berada ditempat tidur sambil memegang perutnya yang masih terluka.

"Apa yang kau lakukan?"Tanya Soo Yoon kaget melihat tingkah aneh Jeong Duk Su.
"Biarkan saja dia,kau hanya harus menunggu sampai dia kehilangan kekuatannya."Ujar Min Hyuk.

Lalu Perawat rumah sakit yang bertugas merawat Jeong Duk Su berlari masuk keruangan.
Jeong Duk Su menatap tajam pada mereka mengatakan jangan mendekatinya.
Sun Woo tanya suntikan apa yang dibawa perawat tersebut?.
Perawat memberitahu jika itu adalah obat penenang.
"Berikan padaku"Pinta Sun Woo pada perawat tersebut,ia lalu berjalan mendekati Jeong Duk Su.

"Kim Sun Woo!!"Teriak Jeong Duk Su marah dan hendak memukul Sun Woo.
Dengan cepat,Sun Woo mampu menahan serangan dan membuat Jeong Duk Su lemah.
"Mari kita pergi,satu lawan satu"Tantang Jeong Duk Su
"Tidak ada persaingan antara kita"Jawab Sun Woo
"Bahkan jika kau tidak ingin,jika kau memulai sesuatu kau harus pergi hingga akhir..tunggu saja"Ujar Jeong Duk Su tertawa mengancam.
Sun Woo membuka jarum suntik tersebut dan langsung menancapkan suntikan tersebut kebokong Jeong Duk Su.
Jeong Duk Su melemah,dan ia pun tertidur.Choong Shik tersenyum bangga melihat Sun Woo berani melakukan hal itu.


Direstoran Ibu Soon Yoon.
Ibu Soon Yoon bersama adiknya sedang duduk diluar memilah-milah sayuran,keduanya pun berbincang-bincang mengenai Soo Yoon yang akan terus mencari kebenaran tentang ayahnya.
"Berdasarkan karakter Soo Yoon,dia tidak akan melepaskan ini"Ujar Ibu Soo Yoon.
"Kenapa dia melepaskan ini?apakah dia mengatakan sesuatu dia ingin berhenti?"Tanya adiknya.
"Dia tidak melakukan sesuatu yang salah,kenapa dia harus berhenti?dia mengatakan ini,karna dia adalah ayahnya.Dia ingin menangkap mereka dengan tangannya sendiri."Ujar Ibu Soo Yoon.
"Wow,gadis kecil kita sudah dewasa.aku penasaran kapan dia jadi dewasa.Astaga kau masih mengkhawatirkan sesuatu?"Tanya adiknya
"Memangnya apa yang terjadi?apakah kau berpikir kakak iparmu tipe orang yang suka menggelapkan uang?"Tanya Ibu Soo Yoon marah
"Aku tahu dia bukan orang semacam itu.Hei..hei orang bisa terpesona dengan uang."Ujar adiknya
"Itu adalah kau,saat kau melihat orang kaya,kau langsung terpesona dan berbicara omong kosong."
"Kakak!aku tidak melakukan itu lagi.Benar-benar,kau bermulut busuk pagi ini!"Ujar Adik Ibu Soo Yoon yang pergi meninggalkan kakaknya karna kesal.



Sementara itu,Sebuah Mobil Hitam bernomor polisi 234 8746 berjalan dengan cepat disuatu tempat.Dan Mobil itu tepat berhenti disamping seorang pria yang telah lama menantinya.
Ya,dia adalah Kang Joo Min.
"Ada terlalu banyak saksi.Aku tidak punya kesempatan"Ujar Joo Min keluar dari mobilnya.
"Aku sudah tahu itu"Ujar Pria berkaca mata hitam yang disebut Chang Gil.
"Apakah Kim Joo Young tahu terlalu banyak?"Tanya Joo Min
"Meskipun dia tidak tahu banyak,dia sudah cukup mengetahui hingga itu akan memberikan masalah,termasuk cerita tentang mantan Kapten Pasukan Khusus."Ujar Chang Gil.

"Bagaimana aku bisa membantu,meskipun sulit aku bisa membantu Kim Joo Young keluar."Ujar Joo Min
"Tidak,Jeong Duk Su adalah masalahnya."
"Jeong Duk Su?"Tanya Kang Joo Min
"Dia sangat serakah"
"Jadi jika dia memutuskan untuk"Bernyanyi"maka itu adalah akhir buat aku."Ujar Joo Min
"Kita harus memastikan dia tidak bicara"Ujar Chang Gil
"Bagaimana?Kim Joo Young dan Jeong Duk Su sedang dijaga orang banyak.Selain itu Kepala Biro Han San Goon sedang mengawasi Team Unit Investigasi 9.Kita harus mempersempit kegiatan kita"Ujar Joo Min
"Bagaimana kemungkinannya untuk menarik Kepala Biro Han untuk bekerja dengan kita?"Tanya Chang Gil

"Tidak ada kemungkinan,kita bahkan tidak bisa menggerakan dia dengan uang,dia keras kepala bagaikan seekor keledai"Jawab Joo Min
"Untuk saat ini,Aku tidak akan menelponmu.Berhati-hatilah"Ujar Chang Gil.Chang Gil kemudian pergi meninggalkan Joo Min.

Sementara itu dirumah sakit,Sun Woo duduk menjaga Jeong Duk Su yang tertidur.Sementara itu Soo Yoon keluar ruangan untuk menghubungi ibunya.
Ibu Soo Yoon bertanya apakah Team mereka terlalu banyak kasus hingga membuat putrinya jarang merawat diri(kulitnya kasar).Soo Yoon memastikan agar ibunya tidak perlu khawatir,ia akan menjaga dirinya.

Ibu lalu tanya apakah Soo Yoon akan terus bekerja sebagai Team investigasi dan bukan pindah tugaskan seperti Ji Ah yang bekerja diruang kontrol.Soo Yoon mengatakan jika ia sudah berumur 30 Tahun,dan akan membuatnya sakit jika ia selalu berada dikantor.Soo Yoon kurang menyukai duduk dikantor.Ibu kesal dan memberi nasehat putrinya untuk memastikan dirinya harus makan dengan teratur serta berhati-hati agar tidak terluka.

Soo Yoon mengerti,kemudian ia pun menutup ponselnya.Ibu Soo Yoon rupanya menelpon dikamar Soo Yoon,setelah menutup telpon ia menatap Fhoto suaminya bersama putrinya,ia tersenyum lalu mengembalikan fhoto tersebut ketempat semula.

Sun Woo bangun dari tidurnya dan menyadari jika Jeong Duk Su telah sadar dan duduk menatapnya.Sun Woo lalu berjalan mendekati Jeong Duk Su.
"Apa kau tahu?Hal pertama yang harus dilakukan untuk menyergap musuh?"Tanya Jeong Duk Su
"Apa itu?"Ujar Sun Woo.
"Kau harus mengirim seseorang kewilayah musuh.Kau membutuhkan seseorang untuk membuka pintu.Kau juga melakukan ini bukan?Mengirim petugas perempuan sebagai mata-mata"Ujar Jeong Duk Su
"Dari insiden ini telah dikonfirmasi ada mata-mata dalam polisi pantai.Karena itu kami memproses informasi penti dengan ekstra hati-hati."Jawab Sun Woo
"Dengan keahlianmu,bisakah kau menemukan sehelai rambut?"Tanya Jeong Duk Su
"Aku tidak peduli tentang hal itu,jika kau bekerja sama dengan kami .Apa yang Choi Hui Gon lakukan?Itulah yang paling membuatku tertarik"
"Apa yang kau katakan bajingan!"Seru Jeong Duk Su marah.

"Kami akan menyebarkan informasi bahwa kau bekerja sama.Ahn Dong Chul mengatakan bahwa kau juga,tidak pernah melihat Choi Hui Gon sebelumnya.Tapi kau akan segera melihat dia.Bagaimanapun,mungkin...kau akan melihat Ahn Dong Chul lebih cepat dari yang kau harapkan."Ujar Sun Woo.
Jeong Duk Su tertawa dengan khasnya.
"Hidup,akan betapa menyenangkannya itu.Jika berjalan sesuai apa yang kau rencanakan.Berhentilah bercanda Kim Sun Woo,Jika tidak orang-orang disekitarmu akan mati menyakitkan seperti Chil Sheong.Kau sebaiknya bersiap-siap Kim Sun Woo"Ujar Jeong Duk Su mengancam.
Jeong Duk Su tertawa keras lalu kembali berbaring ditempat tidurnya.Jeong Duk Su sedikit menahan sakit pada perutnya saat melakukannya sendiri.

Mata Sun Woo membelalak tajam mendengar hal itu.Sun Woo keluar dari ruangan itu meninggalkan Jeong Duk Su sendirian.Jeong Duk Su terdiam sejenak berpikir akan suatu hal.
Sun Woo menghubungi Jeong Ryul untuk memberi tahu informasi tentang Chil Sheong.Jeong Ryul kaget dan bertanya apakah Jeung Duk Su membunuh Chil Sheong sendiri,Sun Woo mengatakan jika hal itu tidak begitu jelas,karna Jeong Duk Su tidak memberikan rinciannya,namun Sun Woo berpikir dan memastikan Jika Jeong Duk Su adalah pelaku yang membunuh Chil Sheong.

"Baiklah,dia tidak akan memecahkan lelucon seperti itu"Ujar Jeong Ryul
"Sama seperti Kim Joo Young,menggunakan Choi Hui Gon untuk mengguncang dia dan mari menunggu reaksi."
"Kim Joo Young mulai berbicara"Ujar Jeong Ryul
"Apakah dia mengatakan sesuatu?"Tanya Sun Woo
"Ayah Soo Yoon,pembunuh Lee Jung Woong telah dikonfirmasi"Jawab Jeong Ryul
"Aku mengerti"
"Chang Gil menculik dan mengeksekusi orang-orang,tapi itu bukan nama sebenarnya.Itu hanyalah bagaimana dia dipanggil"
"Bagaimana dengan wajahnya?"Tanya Sun Woo
"Aku sudah memikirkan bagaimana menggunakan sketsa gambar pada dia.Ketua Hyun Hae Jung terampil dalam hal ini.Jadi,mari kita bekerja keras"Ujar Jeong Ryul
"Baik"Jawab Sun Woo menutup ponselnya.

Jeong Ryul menatap bukunya tertulis Chang Gil dan memikirkan sesuatu.

Sun Woo berjalan keluar menemui Soo Yoon yang duduk ketiduran dibangku taman Rumah sakit.
Soo Yoon tidur dengan tetap duduk dikursinya ,beberapa kali kepalanya seakan jatuh.
Sun Woo berdiri diam menatap Soo Yoon yang masih tertidur,ia teringat ucapan Jeong Ryul jika Pembunuh ayah Soo Yoon sudah diketahui.
Beberapa saat kepala Soo Yoon hampir jatuh kekanan dan beberapa detik kemudian oleng kekiri.Untuk menahan agar Soo Yoon tidak bangun,Sun Woo mencoba membantu.Namun saat Soo Yoon benar-benar akan jatuh ,Sun Woo dengan cepat menarik jaket Soo Yoon yang tanpa sengaja menarik beberapa helai rambutnya.

Soo Yoon terbangun!
"Apa kau ingin mati?"Tanya Soo Yoon melihat dirinya diperlakukan Sun Woo seperti itu,ia langsung memukul perut Sun Woo yang membuat Sun Woo mengaduh kesakitan.

"Untuk sesaat aku tidak waspada"Ujar Soo Yoon.Mendengar ucapan itu Sun Woo tersenyum.
Lalu keduanya duduk bersama,Soo Yoon menanyakan apakah Jeong Duk Su sudah sadar?Sun Woo mengatakan iya beberapa waktu lalu.

Soo Yoon lalu mengajak Sun Woo segera kesana,namun Sun Woo menahannya mengatakan tidak perlu karna ia akan membutuhkan perlindungan kita saat ini karna dia tidak bisa pergi kemana-mana.
Tiba-tiba Anggota Pasukan Khusus bernama Sang Soo mengatakan Jika Jeong Duk Su mencari Sun Woo sekarang.Soo Yoon menatap Sun Woo dengan penuh tanda tanya.


Lalu Sun Woo berjalan masuk sendirian keruangan Jeong Duk Su.
"Aku tidak mengira kau ingin menemui aku sepagi ini"Ujar Sun Woo
"Penundaan tidak akan menguntungkan untukmu ataupun aku.Dari pada kita membuang-buang upaya kita mari kita bicara syaratnya,kau lebih dulu"Ujar Jeong Duk Su.
"Haruskah aku lebih dulu?"Tanya Jeong Duk Su.
"Tidak,aku akan lebih dulu.Kau pasti sudah mengetahuinya siapa mata-mata dalam Polisi Pantai.Bagaimana kami bisa menangkapnya?Itu yang ingin aku tahu."Jawab Sun Woo

"Haruskah aku mengatakannya?siapa mata-mata itu?Pria brengsek yang menembak aku,aku ingin berbicara dengan dia.Bawa dia,setelah aku menyelesaikan masalah dengan dia.Aku akan memberitahumu.Jangan repot-repot menggunakan saluran,kau lakukanlah sendiri langsung,agar kau bisa mendengarnya sendiri langsung.Apa kau mengerti?"Tanya Jeong Duk Su seolah memberi isyarat siapa pria itu.
Sun Woo lalu keluar dari ruangan tersebut,Soo Yoon berlari kecil mendekati Sun Woo lalu tanya apa yang dikatakan Jeong Duk Su.
Sun Woo berbohong mengatakan jika ia setelah keluar dari rumah sakit,dia ingin diatur membuat tahanan untuk dirinya sendiri.
Soo Yoon,"Dia menemuimu hanya untuk mengatakan hal itu saja?"
Sun Woo,"Iya".
Lalu Sun Woo berjalan mendekati petugas SSAT yang berjaga dipintu masuk ruangan Jeong Duk Su.
"Orang yang menembak Jeong Duk Su adalah Kapten Kang Joo Min Kan?"Tanya Sun Woo.
"Ya,kenapa?"Ujar Sang Soo
"Tidak apa-apa"Jawab Sun Woo.

Lalu ia meminta izin pada Soo Yoon untuk pergi keluar selama 2Jam.Soo Yoon menanyakan Sun Woo akan pergi kemana?,Sun Woo mengatakan jika ia akan memberitahu Soo Yoon setelah ia kembali.
Sun Woo lalu keluar dengan mengendarai mobilnya menuju Markas Team SSAT,ia berpikir sesuatu akan ucapan Jeong Duk Su.Apakah maksud ucapan Jeong Duk Su begitu?
Saat berhenti dilampu merah,Sun Woo telah menemukan siasat baru yang lebih baik untuk mengetahui percakapan Jeong Duk Su dengan Kang Joo Min.Ya,sebuah alat perekam suara yang selama ini ia simpan dimobil.Mungkin bisa membantu.
sesampainya disana ia menemui Kang Joo Min.Kang Joo Min menanyakan maksud kedatangan Sun Woo menemuinya,Sun Woo bilang jika hal ini hanya antara mereka saja yang tahu,jika Jeong Duk Su telah sadar,dan dia telah bersedia untuk memberitahu mereka secara langsung siapa mata-mata dalam polisi pantai.Jeong Duk Su memiliki kesepakatan setelah ia bertemu dengan pria yang menembaknya terlebih dulu.

Joo Min terdiam sejenak.

Joo Min,"Jadi jika dia bertemu aku,dia akan memberitahu kau siapa mata-mata dalam polisi pantai?"
Sun Woo,"Ya"
Joo Min,"Apa yang kau bicarakan,mereka mengatakan aku menggunakan kekuatan berlebihan dan komite disiplin sedang ditunjuk.Apa manfaat yang akan aku terima jika aku bertemu dia?Selain itu,Kim Sun Woo bahkan dalam 3 Tahun kau tidak berubah sedikitpun,melakukan tindakan tanpa melaporkan atasanmu terlebih dahulu.Apa kau masih belum menjernihkan pikiranmu?"


Sun Woo menatap Joo Min.
Sun Woo,"Ya,aku tidak berubah sama sekali,jika ini berakhir dengan mengalahkan Choi Hui Gon dan organisasi triad-nya,aku mampu melakukan apa saja."

Ji Ah datang berkunjung menemui Soo Yoon yang masih bertugas mengawasi Jeong Duk Su dirumah sakit.Melihat Soo Yoon makan dengan tergesa-gesa,Ji Ah memintanya untuk pelan-pelan,karna ia sendiri tidak ikut makan.

Soo Yoon tanya kenapa Ji Ah tidak ingin makan?,Soo Yoon mengatakan jika ia sudah makan sebelum datang kesini.Ji Ah mengatakan jika ia ingin memberikan sesuatu pada Sun Woo.
Soo Yoon merasa heran dan tanya kenapa Ji Ah tiba-tiba perhatian pada Sun Woo?.

"Kenapa?Apa aku tidak diizinkan untuk melakukan itu?"Tanya Ji Ah.
Soo Yoon tersedak sehingga nasi yang ia makan tumpah dimana-mana,Ji Ah mengeluh akan nasi Soo Yoon dimana-mana.
"Kau,sekalipun belum pernah melihat Wajah Sun Woo,kenapa kau tiba-tiba perhatian padanya?"Tanya Soo Yoon heran.
"Aku rasa,aku hanya mencoba untuk bersosialisasi"Jawab Ji Ah.
Lagi-lagi Soo Yoon tersedak dan membuang nasi dari mulutnya kemana-mana (zzzz..Soo Yoon mulai cembokir...aish saingan sama temen sendiri he he).
"Ah,kau menjijikan"Keluh Ji Ah melihat nasi berjatuhan dirambut Ji Ah dan mukanya.

"Hei,kaulah yang pertama mengatakan sesuatu"Taktik cinta".Mengenai apa semua ini?"Tanya Soo Yoon.
Ji Ah tersenyum senang,melihat sikap Soo Yoon yang tiba-tiba kesal.Ia mengatakan kalau ia bercanda dan ia sudah tahu hal itu,namun ia hanya berpikir bagaimana ia bisa membawa makanan hanya satu orang saja dan bukankah Soo Yoon sedang bertugas bersama Sun Woo.

Soo Yoon dan Ji Ah lalu berjalan keluar taman rumah sakit.
Ji Ah,"Jadi karna pria menakutkan itu.Pasukan khusus dan unit 9 mengadakan kemanan dibangsal secara bersamaan?"
Soo Yoon,"Ya,aku terus tertidur,aku lelah sampai hampir mati."
Ji Ah melihat Min Hyuk dan Choong Shik berjalan kearah mereka.
Ji Ah bergumam itu paman Min Hyuk.Min Hyuk lalu menyapa mereka'Hai,Nona cantik,apa kau ada waktu?"

Choong Shik yang berdiri disamping Min Hyuk malu-malu menyapa Ji ah.
"Ji Ah,hi"Ujar Choong Shik PD,namun Senyum Ji Ah yang mengembang saat kedatangan Min Hyuk tiba-tiba hilang membuat Choong Shik salah tingkah.

"Oh,benar..Lee Soo Yoon harusnya kau menjaga bangsal.Bagaimana kau bisa berada disini?"Tanya Choong Shik.
"Oh ya benar,dan juga dimana petugas Kim?"Tanya Min Hyuk.
Soo Yoon menjelaskan jika petugas Kim keluar mengatakan ada tugas yang penting.Lagi pula sudah ada dua orang petugas Pasukan Khusus yang menjaga bangsal.Seharusnya sudah cukup.

Choong Shik membenarkan ucapan Soo Yoon ha ha tentu saja agar Ji Ah ikut simpati padanya.

Min Hyuk,"Kami akan mengambil alih sekarang,jadi kau dan Ji Ah pulanglah sekarang"
Soo Yoon,"Oh,apa itu tidak apa-apa?"
Min Hyuk,"Benar,oleh karena itu kami melakukan perjalanan kesini"

Soo Yoon dan Ji Ah merasa senang mendengarnya.Choong Shik tiba-tiba takut mereka pulang segera dan meminta Ji Ah untuk tinggal sebentar disini.
Ji Ah tidak memperdulikan ucapan Choong Shik lalu bilang pada Min Hyuk jika mereka akan segera pergi.

Min Hyuk mengiyakan,Choong Shik terlihat kecewa akan kepergian Ji Ah.
Sambil dijalan Ji Ah membisikan sesuatu pada Soo Yoon"Dia selalu memakai pakaian yang sama"(ha ha ha....Ji Ah mengatakan Choong Shik tidak pernah ganti pakaian ^^).
Sun Woo bersama Kang Joo Min telah kembali kerumah sakit,Joo Min terhenti saat diluar pintu ruangan Jeong Duk Su,namun ia segera masuk menemuinya.
"Kau datang"Ujar Jeong Duk Su
"Kenapa kau ingin menemui aku?"Tanya Joo Min.
Lalu Jeong Duk Su meminta Sun Woo untuk keluar sebentar meninggalkan mereka berdua berbicara.
Joo Min memberi isyarat agar Sun Woo mengikuti perintah Jeong Duk Su untuk meninggalkan mereka berdua bicara.Lalu Sun Woo keluar ruangan.Senyum khas Jeong Duk Su seketika hilang saat menatap tajam Joo Min.
Diluar Sun Woo bertemu Min Hyuk dan Choong Shik.Choong Shik tanya kenapa Sun Woo berada disini,dia telah membiarkan Soo Yoon pulang dan jika Sun Woo lelah agar ia segera pulang saja.
"Bagaimana Jeong Duk Su?"Tanya Min Hyuk
"Dia bersama kapten Kang Joo Min"Jawab Sun Woo
"Kapten Kang Joo Min?"Tanya Min Hyuk kaget
"Kenapa?"Tanya Choong Shik keras yang didengar oleh dua anggota Petugas SSAT anak buah Kang Joo Min.
Lalu Sun Woo memberikan isyarat untuk jalan sedikit jauh jaraknya didekat petugas SSAT,meskipun kedua petugas tersebut menatap tajam pada mereka.
"Jeong Duk Su meminta itu,jika dia bisa menemuinya.Maka dia akan mengatakan siapa mata-mata itu."Ujar Sun Woo.
"Tunggu,pertemuan dengan Kapten Kang Joo Min,dan memberitahu kepada kita mata-mata,apa hubungannya seperti itu?"Ujar Min Hyuk bertanya-tanya.
"Hei,bukankah sudah jelas,dia ingin melihat sendiri siapa yang menembak dia diperut,dan juga balas dendam?"Ujar Choong Shik menduga
"Haruskah kita masuk dan memeriksanya?"Tanya Min Hyuk.
"Bukan itu,mari kita tunggu saja sebentar.Mari kita dengar alasannya."Ujar Sun Woo
Didalam ruangan,Jeong Duk Su mempertanyakan kenapa Joo Min menembaknya,apakah Joo Min memiliki alasan yang mencoba membunuhnya?.Joo Min mengatakan tidak ada alasan,ia berpikir jika mereka terlalu dekat hingga bidikannya meleset.

Jeong Duk Su berujar tentu saja sebagai Kapten,Kang Joo Min memiliki pengalaman yang banyak tentang hal itu,jadi ia tahu kalau hal itu bukan kesalahan karna ketika kali kedua Joo Min mencoba membidik lagi dirinya,Jeong Duk Su meminta penjelasan itu.

Joo Min,"Apa yang ingin kau dengar?Permintaan maaf untuk menembakmu?"
Joo Min menoleh kedepan dan dengan pelan ia mengatakan apakah Jeong Duk Su sudah gila?.
Tatapan tajam dan ucapan tersebut membuat Jeong Duk Su marah,ia mencengkram leher Joo Min hingga dekat dengan dirinya.
Jeong Duk Su membisikan sesuatu"Apa presdir menyuruhmu membunuh aku?bicaralah,apa kau diperintahkan untuk membunuhku jika aku tertangkap."

Joo Min menoleh kedepan,dengan pelan ia mengatakan jika tidak ada rencana seperti itu,ia mengatakan jika ia menembak Jeong Duk Su karna ada banyak saksi,dan apalagi yang harus ia lakukan.

Jeong Duk Su tanya apakah karna tidak ada pilihan lain,maka Joo Min ingin menembak dirinya dan membunuhnya?.Joo Min menjawab jika seperti itulah kejadiannya.

Jeong Duk Su,"Baik,aku percaya padamu.sebagai gantinya apa yang aku katakan padamu sekarang,sampaikan pada Presdir tanpa meninggalkan sepatah katapun.Aku demi untuk melindungi dirimu,aku akan mengungkapkan siapa mata-mata lainnya."
Joo Min,"Mata-mata lainnya?"
Jeong Duk Su,"Apa kau pikir hanya kau?Dengan posisimu yang tinggi,jika penyamaranmu terbongkar,Presdir akan sedih melihat kau pergi,jika mata-mata lain terungkap.Maka kau akan keluar dari daftar orang yang dicurigai"

Joo Min,"Apa yang kau ingin aku lakukan?"
Jeong Duk Su,"Tidak ada,hanya pastikan untuk Presdir baik-baik semua yang aku katakan.Kau berutang padaku,pastikan kau tidak lupa untuk menyampaikan niat baikku pada Chang Gil kepada presdir.Aku,bahkan dalam mimpiku ,aku tidak pernah mengkhianati Presdir.Apakah kau mengerti?."

Joo Min mengangguk senang,apa yang dia khawatirkan tidak akan terjadi.Ia lalu keluar dari ruangan Jeong Duk Su
"Kim Sun Woo!Masuklah"Ujar Joo Min memanggil Sun Woo.Sun Woo lalu masuk kedalam,dan Joo Min pergi meninggalkan mereka.
Sun Woo berjalan masuk keruangan Jeong Duk Su.Jeong Duk Su lalu tanya apakah sekarang waktunya dia untuk memenuhi janjinya?Lalu ia meminta Sun Woo mendekatkan telinga nya pada Jeong Duk Su karna ia tidak akan mengatakan dua kali apa yang ia katakan.

Sun Woo mendekatkan telinganya,Jeong Duk Su berbisik pelan memberitahu Sun Woo.Mata Sun Woo membelalak tajam seakan tak percaya apa yang ada dibenaknya.

Jeong Duk Su tertawa dengan khasnya.
Kemudian perawat masuk keruangan untuk mengganti saluran infus Jeong Duk Su dan mengambil sampah yang berada disana.Jeong Duk Su meminta perawat agar merubah posisi tempat tidurnya.

Sun Woo menatap pelan pada perawat yang mengambil sampah tersebut.Ia lalu keluar menemui Min Hyuk dan Choong Shik.
Min Hyuk dan Choong Shik segera mengeluarkan pertanyaan siapa orang yang dikatakan Jeong Duk Su.Sun Woo hanya diam,lalu mengatakan jika dirinya sudah yakin maka ia akan mengatakan pada keduanya.Ia lalu meminta ijin untuk pergi dari tempat tersebut.

Tentu saja hal itu sia-sia bagi keduanya ingin tahu petunjuk dari Sun Woo.




Lalu Sun Woo pergi menemui Perawat yang bertugas tadi,perawat tersebut memberikan kotak sampah pada Sun Woo.Sun Woo mengucapkan terima kasih lalu masuk kesebuah ruangan.
Ia lalu mengeluarkan semua sampah yang berada didalam Tong sampah tersebut dan mengambil alat perekam suara miliknya.
Sun Woo lalu menghubungi Jeong Ryul yang berada dimarkas.Sun Woo memberitahukan siapa mata-mata itu karna Jeong Duk Su sudah menangkapnya.
Jeong Ryul,"Sungguhkah?"
Sun Woo,"Ya,akan lebih baik jika memindahkan Jeong Duk Su kekurungan isolasi penjara"
Jeong Ryul,"Siapa dia?"
Sun Woo,"Segera ,setelah aku mengkonfirmasi buktinya aku akan segera melapor padamu."

Jeong Ryul keluar ruangannya.
Perwira Oh"Apakah terjadi sesuatu?"
Jeong Ryul,"Jeong Duk Su mengungkapkan siapa mata-mata itu.Tampaknya kita perlu secepatnya memindahkan Jeong Duk Su keruang tahanan isolasi penjara."
Perwira Oh,"Sekarang?"
Jeong Ryul,"Kita sudah menerima otorisasi dari Kepala Han".
Sun Woo pergi menemui Petugas Polisi yang pada waktu itu mengantar Jeong Duk Su untuk pergi kerumah sakit dan mendapatkan insiden luka-luka ketika Jeong Duk Su melarikan diri.


Sun Woo langsung bicara kepokok permasalahan pada Petugas polisi tersebut.
"Karna aku tidak punya waktu,mari kita tidak berbicara yang tidak jelas dan langsung pada pokoknya.Senjata yang digunakan Jeong Duk Su untuk menyerang Penjaga Penjara diberikan padamu bukan?"Tanya Sun Woo
"Senjata apa ?"Tanya petugas polisi itu tak berpura-pura tidak mengerti.
"Sikat gigi tajam"Jawab Sun Woo
"A-a-aku?itu tidak masuk akal."
"Jeong Duk Su sudah memberikan pernyataan,ini akan sulit untuk keluar hukuman.Dan aku merasa tidak perlu menjelaskan tentang hukuman.Saat ini prioritas ku adalah mengkonfirmasi hal ini denganmu.Orang yang mengintruksikan kau dan membayarmu untuk memberikan senjata,apakah orang ini?Dengarkan aku mengandalkanmu"Ujar Sun Woo memperlihatkan selembar fhoto diatas meja.

Petugas tersebut menutup matanya takut,dan mengangguk membenarkan hal itu.
Pada Hari itu juga,atas permintaan Jeong Ryul dan Otorisasi Komandan Han.Jeong Duk Su dikeluarkan dari rumah sakit dan segera dipindahkan keruang Tahanan isolasi.
Jeong Duk Su menatap Joo Min yang juga menatap padanya.Jeong Duk Su lalu dibawa masuk kedalam Mobil Petugas Pasukan Khusus SSAT.
"Aku mengandalkanmu"Ujar Jeong Ryul pada Joo Min,Joo Min mengangguk.Ia lalu masuk kedalam mobil bersama anggota lainnya.

Team Unit Investigasi 9 kemudian masuk kedalam mobil mereka dan mengikuti mobil Petugas SSAT yang membawa Jeong Duk Su dari belakang.
Didalam Mobil menuju perjalanan kePenjara.Joo Min tidak berhenti sama sekali menatap Jeong Duk Su.
Begitu pun Jeong Duk Su menatap Joo Min dengan tersenyum penuh maksud.
Sementara itu diruang Interogasi Maskar Unit Team 9,Saksi mata sekaligus pelaku pencucian uang mengungkapkan siapa pembunuh Kapten Lee Joong Wong.Ia mengatakan ciri-ciri pria yang disebut bernama Chang Gil.
"Secara keseluruhan,dagunya lancip.Memberikan perasaan yang menakutkan"Ujar Joo Young.

Kapten Hye Hae Jung mulai menggambarkan sosok pria yang disebutkan Kim Joo Young.
"Apakah kau sama sekali tidak pernah menemuinya?bahkan sekalipun?apakah ada sesuatu bekas atau seperti bekas luka?"Tanya Soo Yoon
"Dia menggunakan kacamata berwarna gelap,meskipun aku bertemu dengannya beberapa kali,tapi matanya aku belum pernah melihatnya sekalipun."Ujar Joo Young
Kapten Hye Jung telah menyelesaikan sketsa wajah yang diciri-cirikan oleh Joo Young.Lalu Soo Yoon memberikan file yang berisi pengakuan Joo Young untuk distempel cap jari oleh Joo Young.

Joo Young,"Apakah kita sudah selesai sekarang?"
Soo Yoon,"Ya,kau sudah bekerja keras"
Joo Young,"Mmm,permisi.Kudengar,kau adalah putri Kapten Lee Joong Wong,aku benar-benar,benar-benar minta maaf"

Soo Yoon terdiam,hal itu mengingatkan kembali pada ayahnya.Tentu saja bukan hal yang mudah melupakan kematian ayahnya yang menjadi korban sekaligus dituduh sebagai tersangka,orang yang benar-benar ia sayangi dan mendedikasikan dirinya sebagai Polisi Pantai yang baik harus dicap dengan tuduhan Pelaku pencucian uang.


Soo Yoon duduk dimejanya menatap file berisikan kasus pencucian uang yang dituduhkan pada ayahnya.Soo Yoon menatap sedih fhoto ayahnya yang ada didalam berkas tersebut.Ia memeluk berkas tersebut dengan perasaan sedih.
Sementara itu Jeong Ryul pergi kemarkas pusat menemui Kapten Han.
Jeong Ryul melaporkan hasil temuan mereka jika saksi mengatakan mata-mata yang berada dibawah Choi Hui Gon yang bertugas memberikan informasi pada setiap anak buah Choi Hui Gon.
Komandan Han meminta agar Jeong Ryul harus bertanggung jawab akan hal ini dan tidak boleh melakukan hal itu secara terbuka.

Komandan Han lalu tanya apakah saksi telah mengkonfirmasi tentang adanya mata-mata,Jeong Ryul menjawab Iya.
Team Unit 9 menggeledah markas Polisi Unit2,semua merasa dikagetkan atas kedatangan mereka.Choong Shik meminta agar semuanya tenang.
Lalu Jeong Ryul dan Sun Woo berjalan mendekati kursi kerja Kapten Seo.
Kapten Seo spontan tanya ada apa?Jeong Ryul menjelaskan jika Kapten Seo adalah Orang yang dicurigai sebagai mata-mata yang memberi bantuan rahasia pada Choi Hui Gon.Kau akan ditahan.


Sun Woo menatap Kapten Seo,Pria yang pernah dilihatnya saat Jeong Duk Su melarikan diri.Pria tersebut dengan nada mengancam mengejek Jeong Ryul.Dan dia juga pria yang dibawa Team Unit 9 saat melakukan siasat penangkapan Jeong Duk Su tempo itu.
Segera,kapten Seo dibawa kemarkas Unit 9 dan dilakukan Interogasi.Sun Woo menatap tajam pada Kapten Seo.
Kembali ke Soo Yoon.
Soo Yoon pulang kerumahnya,bibinya kaget melihat Soo Yoon yang akhirnya pulang kerumah,ia berkomentar mengira keponakannya telah lupa pulang.
Soo Yoon meminta pada ibunya untuk bicara sebentar.
Ibu lalu berjalan duduk mendekati Soo Yoon.Soo Yoon memperlihatkan sebuah file kesaksian Kim Joo Young.
Ibu Tanya apa itu?.Ibu lalu melihat file tersebut.
Soo Yoon mengatakan jika kasus ayahnya akhirnya telah ditutup.Dengan mata berkaca-kaca Soo Yoon mengatakan jika ayahnya telah pergi ketempat yang lebih baik (alam baka).

Soo Yoon,"Ini hal yang baik,keyakinan ibu.Dijaga oleh ayah"

Ibu Soo Yoon hanya terdiam menahan perasaan sedihnya mengetahui kebenaran jika suaminya telah meninggal.
Soo Yoon berjalan naik keatap rumah,ia menyenggol alat tinju miliknya dan duduk menatap laut yang terlihat dari sana dengan tenang.
Kembali ke Ruang Interogasi,Kapten Seo berkali-kali menggebrak meja.Lalu mengatakan apa yang ingin dilakukan Jeong Ryul terhadapnya?dan meminta bukti.
Sun Woo melemparkan bukti file tersebut diatas meja dihadapan Kapten Seo.
"Semu ini ditransfer oleh mu pada anggota keluargamu,kau memiliki sebanyak 10 miliar won.Hampir tidak mungkin dari gaji pegawai negeri sipil.Kau harusnya sangat tahu hal itu"Ujar Sun Woo.
"Oh ini,ini warisan.Bukankah kau mengatakannya sendiri.Ini bukan nama aku,itu nama keluarga aku"Ujar Kapten Seo Berdalih
"Gunakan otak kacangmu,semua properti keluarga beralamat diseluruh tempat tapi tagihan pajak properti semuanya tertuju padamu.Apakah kau bahkan membayar pajak untuk mereka?"Tanya Jeong Ryul

"Yah,bilanglah aku melakukannya"Jawab kapten Seo.
"Lalu bagaimana dengan ini?Dimana kau pada tanggal 19 September?"Tanya Sun Woo.
"Hmm,mari kita lihat,apakah aku dikafe internet atau aku disauna.Tunggu sebentar,biarkan aku bertanya padamu,semua detail sepele ini.Bagaimana aku bisa mengingatnya"Ujar kapten Seo.
"Hari ketika ketua Team pasukan Khusus,Kang Eun Chul menghilang dari rumah sakit,ada orang yang melihat kau dirumah sakit itu.Pekerja yang bekerja diruang CCTV menemukan bukti kau ada disana."Ujar Sun Woo.

Kapten Seo Terdiam saat melihat file pengakuan beberapa saksi disitu.
"Dan ini,kami memiliki kesaksian penjaga yang memberi senjata ini untuk Jeong Duk Su.Kami memiliki semuanya,tentu saja kami memeriksa dimana tempat kau bertemu dengan  penjaga penjara.Kami memiliki rekaman CCTV saat kau memberikan uang padanya."Ujar Sun Woo.
"Apakah kau membutuhkan lebih banyak bukti?"Tanya Jeong Ryul tajam.
Kapten Seo terdiam.
"Panggilkan aku pengacara!Mulai sekarang aku tidak akan mengatakan apa-apa"Seru Kapten Seo.
Jeong Ryul tidak bisa menahan emosinya ia meninjunya,Lalu Jeongryul mencengkram leher Kapten Seo sangat kuat.
"Karna perbuatanmu,tak terhitung jumlah orang yang terluka dan korban yang meninggal"Ujar Jeong Ryul marah.
Kapten Seo menantang Jeong Ryul untuk memukulnya,Sun Woo memperingatkan agar Jeong Ryul bisa mengontrol dirinya.
Lalu Min Hyuk dan Choong Shik datang membantu Sun Woo agar Jeong Ryul mengontrol emosinya.
Jeong Ryul lalu mendiskusikan masalah Kapten Seo yang meminta pengacara.Jeong Ryul mengatakan bukti Sun Wo sudah cukup.
Namun Sun Woo menyangkal jika bukti itu belum cukup?bagaimana dia bisa mendapatkan informasi tentang Choi Hui Gon dari Kapten Seo.Karna setelah dia dipindahkan kepusat penahanan tentunya dia akan ada pengacara yang melindunginya tentu saja tidak akan mudah menginterogasi dengan apa yang mereka pikirkan.

Perwira Oh berpikir masih ada jalan untuk hal itu,dengan mengklarifikasi sebagai kasus keamanan Internal darurat,dengan begitu Team akan memperoleh sedikit banyak waktu.tak peduli apakah mereka harus memaksa dia mengatakan tentang Choi Hui Gon.
Petugas Pasukan Khusus menemui Kapten Kang Joo Min untuk memberi tahu informasi tentang Kapten Seo yang meminta pengacara,namun Team Investigasi 9 mengklarifikasi sebagai kasus keamanan Internal,dan team Unit 9 berniat melanjutkan investigasi sendiri.
Mendengar hal itu,Joo Min berpikir sejenak.Lalu ia segera menghubungi Chang Gil.


Chang Gil,"Ya,ada apa?"
Joo Min,"Ini mendesak"
Jeong Ryul sedang berdiskusi bersama Sun Woo dan Perwira Oh.Tiba-tiba Soo Yoon datang memberi tahu untuk keluar melihat sesuatu.
Rupanya,Kapten Seo menghubungi seseorang.Terlihat beberapa orang masuk dan mencoba mengambil alih tugas interogasi Team Unit 9.
Choong Shik mencoba menahannya,"Kalian tidak bisa melakukan ini.Wewenang apa yang dimiliki Departemen Urusan Internal?"
Seorang pria yang berasal dari Departemen urusan internal mengatakan jika Team unit 9 tidak bisa melakukan hal ini.
Jeong Ryul,Sun Woo,Perwira Oh dan Soo Yoon keluar.
Jeong Ryul tanya apa yang kalian lakukan disini?.
Petugas Internal mengatakan jika Interogasi Petugas Seo Jin Yeong akan diambil alih oleh Departemen Urusan internal mulai sekarang.

Jeong Ryul amat sangat marah dengan tanya siapa yang memberi izin untuk melakukan hal ini.
Petugas internal mengatakan jika itu perintah Langsung dari Direktur.

Kapten Seo sepertinya sedang berada diatas angin....tentu saja tidak segampang yang kita pikirkan.Choi Hui Gon yang kita duga-duga bukankah adalah Presdir dari Polisi Pantai,namun kita masih belum mengetahui siapa dia?Aku hanya mengingat jika dia menggunakan cincin dan bersepatu seragam Polisi Pantai.

Jeong Ryul terdiam sejenak membiarkan Petugas Internal membawa Kapten Seo Jin Yeong,semua Team unit 9 merasa kecewa akan hal itu.

Jeong Ryul tentu saja tidak menerima akan hal itu dengan mudah.Ia berjalan keluar ruangan.
Anggota Team Unit 9 mengikuti Jeong Ryul dan bertanya Kapten Jeong Ryul hendak pergi kemana.
Jeung Ryul mengatakan jika ia akan pergi menemui Direktur.
"Aku akan pergi menemui Direktur.Kita tidak bisa melepaskan dia"Ujar Jeong Ryul dengan penuh emosi.


~~~~Bersambung Episode 8~~~~


Komentar ku : Drama Poseidon memang cukup diacungkan jempol,meskipun rating tidak selalu berpihak padanya.Bener Deh,Drama Korea memang tak ada matinya untuk membuat banyak cerita.
Apalagi sekarang lagi ada Drama Romantisnya Flower Boy Ramyun Shop.
Aha....naksir....tapi harus konsisten bukan mengerjakan sinopsis.Tapi aku akan liat dulu,apakah ceritanya buat aku penasaran.

Haha....selama pekerjaan dengan mencuri waktu membuat sinopsis tidak lah gampang,karna aku sendiri dibagian data,ckckc...bukan minta pujian atau apa.Aku harap kalian memberiku inspirasi setidaknya komentar setelah membaca.

~~~~~Happy Reading~~~~~


6 komentar:

  1. Hehe, komen lagi,,
    SMANGAT Nyuri Waktu Cha_Sya, hehe
    Tetep ditunggu lanjutan Poseidonnya, key!!!
    Wah, klo mau bikin recap flower boy ramyum shop, didukung bgt, hehe
    Siapa sih yg ga "melting" liat senyumnya Oppa Jung, hehe
    Udah ah,,, SMANGAT!!! :-D

    BalasHapus
  2. wuiiih cha sya keyeen, TOP dah..
    padahal baru aja b'tanya2 "katanya dede nya lg sakit sering ditinggal2, emang cha sya krja jg ta?"
    eh trnyata beneran krja, nyuri2 wktu lg bikin sinopnya..
    mantabs..
    pengen deh bs bikin sinop jg biar bs share ttg drakor sm yg laen,
    moga dede nya cepet sembuh ya cha sya en ga galau lg..
    fighting..!! ^^

    ~mimu~

    BalasHapus
  3. @Ditwa & @Mimu : he he..emang drama ini keren....yuk ditunggu lanjutannya he he,,,

    Mimu:iya aku kerja say,

    BalasHapus
  4. wahhhh...
    episode 7 da ada yach !!!
    Q da lama nunggunya...
    hehehe...
    Thks bangeeeeeettt ya chasya...
    Q tunggu Episode briktnya..
    SEMANGAT!!!!!

    Nia :)

    BalasHapus
  5. @NIA : mau nya sih lanjutin episode 8..udh simpan capture episode 8.

    tapi masih sibuk he he...
    dirumah ada selamatan juga lagi tambahan kerja karna temen aku istrinya melahirkan.CUti...kepaksa deh harus bantu kerjakan pR dia..he he...

    tapi diusahakn deh scptnya

    BalasHapus
  6. wah.... keren banget!!!
    semuannya keren!!!
    isinya keren trus tampilan blog nya juga keren.....
    disini ada panduannya g buat blog kayak gini???

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.