11.19.2011

Sinopsis Mee Too,Flower Episode 1 Part 2

Seo Jae Hee berdalih jika hal itu adalah rasa pertemanan dan bukan hal lain.Tiba-tiba dari belakang Manajer Do Gyun memukul kepala Jae Hee,ia menggerutu kesal atas tingkah Jae Hee dan mengatakan jika pukulan itu juga bukanlah tindakan kasar.

Jae Hee bertanya kenapa dia memukulnya?Manajer Do Gyun marah karna Jae Hee telah membuang-buang waktu pekerjaannya dengan mengurusi pekerjaan yang tidak penting dan  seharusnya bekerja sesuai dengan tugasnya.Seo Jae Hee berkilah bagaimana Manajer Do Gyun bisa tahu tentang samudra fasifik?Manajer Do Gyun yang kesal karna Jae hee langsung memotong ucapannya hendak memukulnya sekali lagi.Tapi Jae Hee telah tahu,dan ia segera mengalihkan hal itu dengan mengatakan "Selamat datang!Aku bantu memarkir mobil" dan kemudian pergi menuju mobil yang datang.

Manajer Do Gyun kesal melihat tingkah Jae Hee ia bergumam jika Jae Hee adalah anak yang benar-benar tidak berguna.
Bong Sun,"Apa pekerjaannya?"
Manajer Do Gyun,"Petugas Parkir"

Kemudian Joo Ma Roo datang menemui Bon Sung yang sendirian,ia mengatakan jika Bon Sung benar benar orang yang luar biasa hebat yang mampu membereskan orang mabuk.Ma Roo mengucapkan pujian tersebut dengan mengangkat kedua jempolnya.
Bon Sung yang merasa kesal pada Jae Hee mengatakan jika ia ingin memaki bajingan.Ma Roo salah sangka memintanya agar Bon Sung memaki dirinya saja.


Mereka kemudian masuk kedalam mobil.
"Benar benar wanita pembuat onar..."Ujar Maa Roo mencontohkan.
"Bagaimana bisa anda mengatakan sesuatu sekeji itu pada ku?Wanita pembuat onar?Orang yang sudah dibayar negara.Wanita pembuat onar.Sebutan seperti apa itu?Wanita pembuat onar.Gunakan bahasa yang baik!Bahasa yang baik, wanita pembuat onar."Keluh Bong Sun yang salah duga.
"Ya, aku mengerti."Jawab Maa Roo bingung.
Saat itu Bong Sun yang sedang memundurkan mobilnya saling bertabrakan dengan Jae Hee yang sedang mengeluarkan mobil seorang tamu dari parkiran.


Maa Roo bertanya apa itu?,Bong Sun kesal karna lagi-lagi Ma Roo mengikuti ucapannya.Keduanya keluar dari dalam mobil.Maa Roo memeriksa bagian belakang mobil sementara Bong Sun mengetuk pintu Mobil Jae Hee.
Jae Hee teringat masa lalunya saat tanpa sengaja seseorang menabrak ,hal itu membuat Jae Hee panik,ia seakan linglung tanpa menyadari Bong Sun yang sedari tadi memanggilnya.
"Hey,Turunlah.Tidakkah kau benar-benar ingin keluar dan menyelesaikan ini!"Seru Maa Roo.
Kemudian Jae Hee keluar dari mobilnya.
"Tidakkah cukup kau menendang kakiku dan kau menabrak mobil ku juga?Kenapa jika kau polisi?"Ujar Jae Hee kesal.
"Hey,brengsek!siapa yang kau bilang merusak?"Tanya Jae Hee.
"Tuan,apakah anda tidak mempunyai mata jika noona ada dibelakang anda?"Seru Maa Roo.
"Apa kau baik-baik saja?"Tanya Bong Sun
"Apanya?"Ucap Jae Hee
"Tadi kau kelihatan kurang baik."Ujar Bong Sun.
Jae Hee ingat jika tadi dirinya kembali teringat masa lalu yang pahit,demi menyelamatkan mukanya didepan Bong Sun ia berpura-pura kesakitan akan lehernya serta lutut.Bong Sun keheranan dengan sikap Jae Hee yang tiba-tiba seperti itu.

Begitu juga Maa Roo bak seekor burung beo yang mengikuti setiap keluhan sakit Jae Hee.Bong Sun kesal berpikir apakah mereka sedang bercanda?ia kemudian teriak Diam!dan meminta Maa Roo segera mengambilkan kamera didalam mobil.

Lagi-lagi Jaee Hee mencandai Bong Sun "Tidakah itu milikmu?".Bong Sun mencari sekeliling namun ia segera sadar dan mengatakan kalau ia tidak akan terkecoh lagi olehnya untuk kedua kali.
Jae Hee kemudian mengambilkan pena Bong Sun yang jatuh dan hendak menaruhnya kembali kesaku baju,Bong Sun menutup dadanya takut.Bong Sun mengatakan apa yang ia lakukan?.Jae Hee tanya kenapa Begitu panik,ia pun memberikan pena tersebut.

Jae Hee,"Cup ukuran 75A, benar kan?"
Bong Sun,"Apa?"
Jae Hee,"Kelihatan seperti Cup B.Kelihatannya terlalu besar.Tidakkah kau melihat ukuran
ketika kau membeli pakaian dalam?Kau mengukurnya atau tidak?"
Bong Sun,"Hey,pria ini..."
Jae hee,"Aku pernah memiliki usaha ini,makanya aku tahu akan hal itu.Wanita di negara kita benar benar tidak perduli.Dengan kata lain...Bagaimana mungkin mereka bisa membeli pakaian dalam tanpa mengukurnya terlebih dahulu.Ada banyak toko yang akan membantu
menyesuaikan ukuran.pergilah kesana dan ukur.Aku yakin kau ukuran B."

Bong Sun melongo terkaget-kaget karna tanpa bicara apapun,Jae Hee langsung bicara tentang pakaian dalam miliknya.
Bong Sun,"Kenapa,Memangnya apa urusanmu jika aku ukuran A atau B?itu milikmu...Jika kau benar benar ingin mengukur,lakukan sendiri!Kenapa? kau merasa tertekan karena punyamu terlalu kecil?Aha! pasti ukuran terkecil ya kan?"

Jae Hee,"Ukuran ku F sebenarnya.Tapi, hal seperti ini tidak perlu terlalu diperhatikan.sama seperti 55 dan 66.ABC juga sama pentingnya.Ketika hutan semakin lebat,kau akan melihat berbagai macam burung.Hey! kenapa terburu buru?Tidakkah kau yang ingin bicara padaku tadi?"

Bong Sun merasa dilecehkan atas ucapan Jae Hee ia pun pergi meninggalkan Jae Hee.
Manajer Do Gyun datang dan bertanya ada apa?ia begitu kaget setelah mengetahui mobil yang diparkirkan Jae Hee menabrak mobil polisi.Manajer Do Gyun panik.
Manajer Do Gyun,"Ini ... Itu ...Apakah kau yang merusak nya sampai seperti ini?"
Jae hee,"Iya"
Manajer Do Gyun menarik kerah baju Jae Hee.
Manajer Do Gyun,"Hei,anak ini.Apa yang kau pikirkan?Kenapa?"
Jae Hee,"Cemaskan orang nya dulu baru mobilnya.Bukan mobilnya lalu orangnya."
Manajer Do Gyun,"Pada masalah ini, mobil lebih penting daripada orangnya.Kau tidak sopan!Ini bukan mobil biasa."

Jae Hee,"Aku bekerja sebagai petugas parkir.Kau bisa meminta ku membayar kerusakannya."
Manajer Do Gyun,"Hei Bocah ini,apa yang kau tahu dengan apa yang kau ucapkan?".

Manajer Do Gyun yang sibuk dengan urusan parkir segera bergegas mengurusi mobil tamu yang baru datang.Seorang Wanita turun dari mobilnya.
Bong Sun yang sedang menerima telpon dari kantor bergumam jika wanita tersebut sangat keren,ia bahkan terpesona dan terus menatapnya.Dia adalah Park Hwa-Yeong (Diperankan oleh Han Go-Eun) adalah pemilik Hotel VVIP tempat Jae Hee bekerja.
Park Hwa Yeong kemudian tanya apa yang sedang terjadi?.Manajer Do Gyun mencoba menjelaskan masalahnya bahwa ada kecelakaan kecil,dimana pekerja baru yang melakukannya.Manajer Do Gyun juga menunjuk siapa pekerja baru yang dimaksud pada Hwa Yeong.
Jae hee menatap Park Hwa Yeong dari kejauhan.Ia tahu jika ia berada didalam masalah,Jae hee kemudian memberikan hormat pada Hwa Yeong.
Park Hwa Yeong,"Jangan biarkan tamu tamu mengeluh.Urus ini dengan baik!Bahkan polisi pun ada disini."
Manajer Do Gyun,"Tadi hanya pertengkaran kecil"
Hwa Yeong,"Aku ke dalam untuk wawancara."

Bong Sun kembali kekantornya menemui Kapten Kim,ia memberikan file fhoto-fhoto tabrakan Bong Sun yang membuat mobil cukup parah.Ia meminta keputusan dari Kapten Kim.
Kapten Kim tanya apakah Petugas Cha hendak menipunya dengan fhoto serta file yang ia berikan?,Bong Sun melotot kesal dan kembali tanya apakah ia sedang terlihat menipu Kapten Kim?.Kapten Kim membela diri jika ia hanya bercanda dan kenapa Bong Sun langsung marah begitu saja.

Bong Sun,"Aku serius,Aku memang suka menipu orang, maka dari itu...apa anda mencoba berbuat kasar pada ku lagi?
Kapten Kim,"Ah kau benar,aku sudah terlalu banyak masalah dirumah.Disini orang-orang berbuat ulah.ambil ini"

Bong Sun menerima kembali file tersebut yang telah ditandatangani oleh Kapten Kim.ia lalu memerintahkan Petugas Sun Gyu untuk pergi kesana mengecek kebenarannya.
Bong Sun mengatakan jika ia memang tidak menipu siapapun,Kapten Kim mencoba pergi.Bong Sun menarik tangan kapten Kim dan mengatakan apakah Kapten Kim akan memberikan masalah baru lagi padanya?

Sementara itu Jae Hee bersama Manajer Do Gyun juga dibawa kekantor polisi.Manajer Do Gyun menyuruh Jae Hee untuk pulang kerumahnya dengan alasan dipecat.Jae Hee tidak mengerti apa alasannya?.Manajer Do Gyun menahan kesal,karna Jae Hee benar-benar orang yang sulit diajak bicara.Jae Hee membela diri,ia mengatakan jika kejadian itu sebenarnya sama-sama salah,dan pemiliknya juga menerima perbaikan utuh atas mobilnya.

Manajer Do Gyun mengatakan ketika pemiliknya marah besar siapa?siapa orang yang merendahkan diri dan meminta maaf?Apa itu Jae Hee?.
Jaee Hee polos mengatakan tidak.Manajer Do Gyun kesal mengatakan memang dia.
Ia beralasan agar tetap bekerja dan tidak dipecat dengan Merendahkan diriku dihadapan orang yang lebih muda,agar anak tertuanya yang sebentar lagi masuk SMA.
Manajer Do Gyun tanya apakah Jae Hee bisa memikirkan jika anaknya melihat apa yang ia lakukan seperti itu demi dirinya?
Jae Hee menggeleng tidak tahu.
Manajer Do Gyun mengatakan kalau begitu bagaimana bisa Jae Hee dengan seenaknya saja bicara tanpa memperdulikan hal itu membuat perasaan orang lain kesal.
Manajer Do Gyun juga mengingatkan biaya kompensasi perbaikan mobil itu jumlahnya cukup besar,jika perusahaan tidak mampu untuk mengganti semuanya,maka Jae Hee lah yang harus bertanggung jawab untuk itu.Maka Manajer Do Gyun menyarankan agar Jae Hee berhenti saja dari pekerjaan ini.


Jae Hee,"Masalahnya ada pada kawasan parkirnya."
Manajer Do Gyun,"Maksudmu?"
Jae Hee,"Tidakkah insiden seperti itu sering terjadi?Tempat parkir adalah dimana kecelakaan akan sering terjadi.Pertama kawasan parkir harus di tata ulang kembali, lalu..."
Belum sempat Jae Hee melanjutkan ucapannya Manajer Do Gyun melemparkan kertas kearahnya dengan sangat kesal.
Manajer Do Gyun,"kompensasi atau perbaikan,kita akan melakukan itu jika memang harus!
Jadi kau, pergilah!".


Jae Hee menolak untuk pergi mengatakan akan pergi setelah melihat laporannya keluar,Manajer Do Gyun yang sudah tidak tahan dengan sikap Jae Hee mengatakan memangnya siapa Jae Hee?yang begitu penting melihat hasil laporannya.


Jae Hee berkeras jika ia akan melaporkan hasil itu sendiri kepada pimpinan,Kemudian Jae Hee keluar hendak pergi menemui atasan mereka.Manajer Do Gyun panik akan hal itu,ia meminta pada anak buahnya mengejar Jae Hee.
Dihalaman parkir Manajer Do Gyun benar-benar merasa jengkel,ia meninju wajah Jae Hee.


Manajer Do Gyun,"Tidakkah kau bercermin sebelum bertindak?"
Jae Hee hanya diam saja,pukulan itu membuatnya teringat masa lalu buruk ketika Jae Hee baru beranjak dewasa,ia menerima pukulan dari sekompok geng yang membuatnya terjerembab.
Mata Jae Hee benar-benar tajam menatap Manajer Do Gyun,ia lalu berdiri dan hendak membalas pukulan Manajer Do Gyun.Jae Hee menahan amarahnya dan akhirnya membatalkan pukulan tersebut.
Lalu Jae Hee tanya pada rekan-rekannya apakah mereka hendak mencoba pukulan darinya?Semua rekannya takut mengatakan tidak.Namun tiba-tiba salah satu rekan Jae Hee memukulnya,Jae Hee oleng dan akhirnyan pingsan.
Kemudian Jae Hee pergi kekantor polisi menemui Petugas Cha.
Bong Sun bertanya dengan sikap lebih baik apa yang bisa ia bantu.Jae Hee tanya apakah Ahjumma tidak dipecat?Bong Sun balik tanya apakah sebaliknya Jae Hee dipecat.

Jae Hee mengiyakan.
Bong Sun," penduduk disini benar- benar tidak punya rasa kemanusiaan."
Jae Hee,"dipecat.rasa kemanusiaan?Aku bahkan tidak punya uang untuk membayar uang sewa ku bulan ini. Apa yang harus aku lakukan?"

Bong Sun,"Kenapa kau tanya aku?Tidakkah ini kesalahan kedua pihak?"
Jae Hee,"Tentu, kedua pihak bersalah.jadi kau bayar uang sewa ku setengah bulan ini.Tidak, carikan aku pekerjaan lain!"
Bong Sun,"kau, menyukaiku?Seperti inikah caramu mengungkapkan perasaan mu.Tidak ada gunanya."
Jae Hee,"Apa yang harus aku lakukan?Ajumma bukan tipe yang aku suka."
Bong Sun,"Ajussi juga bukan tipe ku.Lagi pula, aku bukan ajumma."
Jae Hee,"Aku juga bukan ajusshi!"
Jae Hee,"Untunglah!kita tidak berbeda.Tapi mengapa kau selalu menggunakan "banmal"?"
(Banmal = Bahasa tidak formal).

Lalu Jae Hee mendekatkan wajahnya menatap Bong Sun.
Jae Hee,"Kau cukup cantik,Mukamu memerah.Mungkinkah kau menyukaiku?"
Bong Sun,"Tidak ,karna disini panas"

Jae Hee mengatakan jika begitu Bong Sun harus meminta ruangan yang sedikit efisien,AC yang berada diruangan kerja Bong Sun mampu membuat wajahnya memerah.Hal itu akan membuat masalah.Bong Sun berkipas-kipas menutupi bahwa ia wajahnya benar-benar memerah atas pujian Jae Hee.

Jae Hee mengatakan jika ia akan kembali besok menemui Bong Sun,dan ia meminta agar Bong Sun segera mendapatkan pekerjaan baru untuknya.
Setelah kepergian Jae Hee, bong Sun tertunduk lesu.Ia bergumam pada dirinya jika hal yang dilakukan Jae Hee dengan memandang dengan jarak dekat tentunya membuat wajah memerah.

Kapten Kim kembali kekantor tanpa sengaja melihat Bong Sun bicara pada dirinya dengan menggerutu.
Jae Hee pulang dengan menggunakan motor.Sungguh jauh berbeda dengan pekerjaannya.
Jae Hee tinggal disebuah VIP elite yang bergengsi.Mungkinkah Jae Hee berasal dari keluarga Chaebol?Tentu ia,karna ia sendiri tinggal diVVIP dengan kelas mewah.

Sesampainya diVIP apartemen miliknya,Jae Hee kemudian mandi
Setelah mandi ,ia sedikit kaget dengan kedatangan Park Hwa Yeung.Jae Hee tanya bagaimana Hwa Yeung bisa masuk kesini?Hwa Yeung balik bertanya mengatakan apakah Jae Hee lupa mengunci pintu?
Jae Hee,"Apa karena A In?A In belum datang juga?"
Hwa Yeung,"Besok"
Hwa Yeung menatap wajah Jae Hee sambil bersama-sama minum soju.Melihat tatapan seperti itu Jae Hee balik bertanya ada apa dan apakah Hwa Yeung kecewa?
Hwa Yeung mengatakan ia tidak begitu puas karna Jae Hee adalah rintangan besar baginya.
Jae Hee beralasan jika semua yang ia kerjakan adalah perintah Direktur mereka.

Keduanya menatap dengan begitu dekat.
Hwa Yeung mengajak Jae Hee untuk bertanding badminton.Mereka terlihat seimbang.
Sambil bermain Hwa Yeung tanya kenapa ia tidak mau mendengarkan ucapannya.
Jae Hee beralasan jika ia ingin hidup dengan caranya sendiri,dan meminta Hwa Yeung agar tidak mengganggu.Hwa Yeung tanya apakah Jae Hee tidak bisa mundur dari Perusahaan?.
Jae Hee tidak menjawab apapun,ia fokus pada permainan.Dan Jae Hee pun berhasil menang.
Setelah bermain badminton,keduanya makan bersama.Hwa Yeung mengatakan jika ia akan menyelidiki apa yang dilakukan Jae Hee.Segera Jae Hee mengatakan tidak.Hwa Yeung beralasan ia terlalu lelah dengan hal ini,karna manajer selalu menanyakan pertanyaan yang sama.Ia mengatakan setiap Manajer bertanya siapa Pimpinan Ferche,ia selalu menjawab jika orang tersebut adalah Pimpinan dari desain.Mereka jelas bertanya-tanya tentang Pimpinan mereka sebenarnya,bertanya lulusan dari mana orang tersebut?ataukah mungkinkah dia bersembunyi karna dikhianati desainer luar lainnya?
Jae Hee mengatakan dengan cepat bahwa oleh karna hal itu makanya ia segera kembali.
Hwa Yeung mengatakan jika rencana saat ini adalah meluncurkan kelas Desain Dunia.Bukankah mereka berdua adalah orang yang membangun Perche Bersama?.
Hwa Yeung meminta agar Jae Hee mengambil keuntungan dari pergelaran tersebut dengan menunjukan kreasi Jae Hee dengan menggunakan bahan dasar,Perwakilan Utama dan atas Nama Seo Jae Hee?

Jae Hee mencoba mengelak mengatakan jika hal ini sudah sering mereka bahas dan hal ini sangat menganggunya,Hwa Yeung mengatakan hal itu juga benar-benar menganggunya dengan sifat Jae Hee yang tidak berubah.
Hwa Yeung menyalahkan dirinya,mungkin semua yang dijalani Jae Hee adalah kesalahannya.

Jae Hee,"Hey, Boss Pak!Apakah manusia seperti binatang yang akan mengorbankan hidupnya sendiri karena membayar hutang?Tanpa berpikir untuk meloloskan diri,dan berkorban untuk orang lain.Apakah masih ada orang seperti itu di dunia ini?Kau masih belum mengerti kan?Aku hanya berharap dapat hidup dengan tenang.Hanya itu."

Hwa Yeung,"Tapi apa yang akan kau lakukan jika kembali ke perusahaan?Terlalu banyak bicara mengenai pengorbanan yang tidak masuk akal,apa kau suda memikirkan ide yang bagus?"

Jae Hee,"Apa karena Pak Myeong Su?"
Hwa Yeung,"Yang mana?Direktur Pak Myeung?"
Jae Hee,"Bukan.Pak Myeong Su, komedian."
Hwa Yeung,"Apa??"
Jae Hee,"Acara itu namanya "Undercover Boss".Aku melihatnya tadi.Bahkan CEO nya bertingkah seperti itu.Benar benar menarik.Aku selalu suka dengan hal yang menarik."

Hwa Yeung,"Benarkah karena ini?"
Jae Hee,"Sudah 10 tahun kita jadi partner.Dari posisi yang terendah di perusahaan dan naik ke tingkat paling tinggi."
Hwa yeung,"Benar.Aku hanya pelaksana perintahmu."
Jae Hee,"Hal pertama adalah tempat parkir."
Hwa Yeung,"Aku sudah menulis laporannya."
Jae Hee,"Berapa lama perlu waktu?"
Hwa Yeung,"Waktu kejadiannya belum lewat."
Jae Hee,"Aku sudah memerintahkan. Jadi harus dikerjakan."
Hwa Yeung,"Sampai selesaikan,Jika aku mendengar ini lagi,Aku akan jadi tergesa gesa."

Jae Hee mengatakan apakah Hwa Yeung akan memberinya keuntungan ,dan juga Jae Hee berpikir jika setiap Hwa Yeung datang,semua orang akan berbaris rapi untuk menyapanya.Hal itu terasa aneh bagi Jae Hee.Hwa Yeong mengatakan itu pantas terhadap perlakuan sebagai CEO.

Jae Hee berpikir hal itu sangat kuno,dan ia tidak menyukai hal itu.Hwa Yeung mengatakan ia akan membicarakan hal itu pada Perusahaan.Jae Hee tanya apakah Hwa yeung menyukai Park Myeung Su?

Hwa Yeung tertawa ngakak jika hal itu tidak benar.
Mereka keluar setelah makan malam dan berjalan dipinggir kolam,Jae Hee menari dan hal itu membuat Hwa Yeung tertawa.Jae Hee tersenyum menatap langit.Hwa Yeung tanpa sadar melamun memperhatikan hal itu.Sepertinya Hwa Yeung diam-diam menyukai Jae Hee.

Kemudian dua pelayan tadi datang memberikan ganti jas yang dikenakan Jae Hee yang kotor akibat tanpa sengaja pelayan wanita menumpahkan gelas.Jae Hee menerimanya dengan baik.

Jae Hee mengantar Hwa Yeung sampai diparkiran,kemudian Hwa Yeung pergi dengan mengendarai mobilnya.Ia memperhatikan dari jauh seorang gadis bernama Kim Dal datang mendekati Jae Hee.Hwa Yeung memberhentikan mobilnya dan mencoba menguping pembicaraan.
Kim Dal menanyakan pada Jae Hee apakah ia tahu dengan Pria yang baru turun dari mobil?Kim Dal meminta agar Jae Hee bisa mencari tahukan tentang dirinya dan bagaimana menghubunginya.Kim Dal tahu jika pria itu adalah pelanggan VVIP disini,jadi ia mengira Jae Hee sebagai petugas parkir tahu akan hal itu.
Kim Dal memberikan uang sebagai bayarannya,ia tanya apakah uang tersebut cukup?
Jae Hee meminta waktu sebentar untuk berpikir,ia sedikit bingung kenapa Kim Dal langsung menyebut bahwa dirinya adalah Petugas Parkir,dan Kim Dal memintanya mencari Informasi tentang pria tadi yang diketahui sebagai pelanggan.
Kim Dal senang,karna Jae Hee mengerti maksudnya tapi ia meminta hal itu sedikit rahasia.
Jae Hee mengatakan rahasia itu begitu sulit dilakukan dan Kim Dal hanya memberikan uang sedikit.
Kim Dal ngeh,mau tak mau dia harus merogoh dompetnya lagi dan memberikan tambahan uang untuk Jae Hee.
Kim Dal tanya apakah itu sudah cukup?,Jae Hee menggoda mengatakan jika perlu ditambah namun masih ada cara lain selain memberikan uang.Jae Hee meminta agar Kim Dal menatap wajahnya dan meminta ia memperhatikan bahwa ia juga menarik.

Kim Dal kesal karna Jae Hee berani bersikap begitu.Ia mengatakan jika Jae Hee adalah orang yang benar-benar buruk.Kim Dal berjalan pergi meninggalkannya,Jae Hee memanggilnya.
Jae Hee,"Hey! nona yang baru aku kenal!ketika kau tahu siapa aku,kau akan tahu kalau aku sangat baik.Satu satunya hal yang aku punya adalah uang.Orang orang bilang, Aku..."

Kim Dal,"Orang bilang apa?Apakah kau seorang Chaebol?"
(Chaebol = keluarga kaya generasi kedua)

Jae Hee,"Tidak juga.Apakah harus seorang ahli waris?"

Kim Dal,"Ya! Setidaknya ahli waris tanah pertanian."

Kim Dal berjalan kesal meninggalkan Jae Hee yang tersenyum senang dengan menggodanya.
Kemudian Hwa Yeung yang sedari tadi memperhatikan pembicaraan keduanya pergi dengan mobilnya.

Beberapa menit kemudian Mobil Jae Hee berhenti tepat didepannya dengan seorang Supir.Supir tanya apakah mereka akan pergi lagi ke Changseong-dong?Jae Hee mengiyakan.

Ditempat lain,Bong Sun yang bertugas memerintahkan pada Petugas Parkir agar memindahkan beberapa mobil yang diparkir secara ilegal.Ma Roo mencatat plat-plat mobil tersebut.Bong Sun mengatakan karna ia bukanlah seorang petugas lalu lintas ia tidak akan melakukan apapun,hanya saja memberikan laporan dan menyerahkannya pada Petugas Lalu lintas.Petugas Parkir mengiyakan,ia segera memindahkan mobil-mobil tersebut.

Bong Sun kemudian masuk kedalam mobil Patroli,dan kemudian keluar kembali menemui Petugas Parkir disana.Ia menanyakan berapa gaji jika bekerja disana?.
Bong Sun tiba dirumah,sebelum waktunya ia telah makan.Diatas meja begitu banyak makanan yang tersaji seakan-akan Bong Sun makan dengan beberapa orang.Bong Sun teringat pertanyaan Dr.Park Tae Hwa yang mengeluhkan jawaban Bong Sun jika ia makan sesuai porsi yang orang makan.Kemudian Dr.Park menanyakan bagaimana waktu tidur Bong Sun dan tepatnya jam berapa?.

Bong Sun mengatakan jika ia tidur dengan waktu yang cukup tepatnya lebih kurang pukul 07.00 malam.
Bong Sun tidak bisa tidur ia teringat ucapan Jae Hee pada seorang wanita yang mengamuk,yang mengatakan jika wanita itu segera pulang,mandi dan tidur,ia harus segera tidur dengan baik sampai pria lain datang pada kehidupannya.

Bong Sun tersenyum sendiri dan bergumam pada dirinya"Meskipun aku tidak tahu siapa,
tapi cepatlah datang!"
Bong Sun terus tidur dengan membawa pikiran tentang itu,tiba-tiba gambar Pink Chiken (Seorang aktor) yang dipajang dikamar Bong Sun benar-benar nyata dan tidur bersamanya.Pria itu seakan bingung bisa berada dengan bong Sun.
Pagi itu Bong Sun kembali bertugas,Ia pergi keParkir Perche.Manajer Do Gyun segera mendekatinya dan tanya bagaimana asuransi mobilnya apakah ada masalah?.
Bong Sun mengatakan tidak,ia hanya ingin meminta nomor orang itu.
Manajer Do Gyun heran kenapa Bong Sun memanggil Jae Hee dengan sebutan Orang itu,jelas-jelas dia adalah seorang Ahjussi,dan lebih tepatnya bocah kurang ajar.

Beberapa menit kemudian Jae Hee sudah berada dibelakang Bong Sun dan tanya apakah Bong Sun menanyakan nomornya?.Jae Hee sedikit kaget dengan kedatangannya yang tiba-tiba.

Bong Sun kesal kemudian pergi meninggalkan Jae Hee .Manajer Do gyun bertanya-tanya apa ada hubungan antara keduanya atau ada pihak lain?.
Jae Hee segera mengejar Bong Sun didepan parkir dan tanya apakah Bong Sun benar-benar menanyakan nomornya ?.Bong Sun bilang jika ia mendengar Jae Hee dipecat.

Jae Hee mengatakan jika dirinya adalah Pekerja yang dilindungi,ia kemudian tanya Bong Sun  kenapa menanyakan nomornya?.Bong Sun beralasan untuk memberikan pekerjaan Baru buat Jae Hee karna ia tahu jika Jae Hee bahkan tidak punya uang untuk membayar sewa.Hal itu membuat Bong Sun terpikir jika Jae Hee begitu menyedihkan.

Jae Hee,"Apa kau benar benar pergi dan mencarikannya? Benarkah?"
Bong Sun,"Mungkin. Jangan salah paham!"
Jae Hee,"Kau bahkan membantuku mencari pekerjaan.Kau menyukaiku, petugas Cha?"
Bong Sun,"Bukan seperti itu.Berapa umurmu sehingga bisa menggunakan banmal ketika bicara padaku?Coba lihat ID mu!"

Jae Hee mengambil sesuatu dari saku bajunya dan memberikan angin dari tangannya.
Bong Sun terlihat kesal karna Jae Hee mempermainkan dirinya.Jae Hee bilang dengan Bahasa banmal seperti itu kita terlihat dekat bukan?Bukankah Bong Sun juga menggunakan bahasa Banmal pada dirinya sendiri?.

Bon Sung tak mau kalah ia meminta Jae Hee segera memarkirkan mobil yang terparkir bebas secara ilegal,jika tidak ia akan meminta Petugas lain mendereknya.Jae Hee beralasan jika parkir sedang penuh.

Jae Hee,"Lepaskan aku sekali ini saja.Kita kan tetangga."
Bong Sun,"Tetangga apa?Jika kau tidak memindahkannya sekarang juga,kau akan menderita."

Bong Sun kemudian pergi meninggalkan Jae Hee.Jae Hee bergumam jika Bong Sun adalah wanita yang cute.
Jae Hee membawa secangkir minuman dan datang mendekati Manajer Do Gyun.Ia heran dengan Manajer Do Gyun yang menggosok mobil Presiden dengan begitu bersemangat dan kuat.Manajer Do Gyun tidak mendengarkan dan terus bekerja.
Lagi-lagi Jae Hee usil,ia menaruh minumannya diatas mobil.Manajer Do Gyun menatapnya dengan tajam mengatakan jika Jae Hee tidak perlu khawatir,dia sendiri akan membukakan pintu mobil presiden dan meminta Jae Hee pergi.

Hwa Yeung keluar dari VVIP hendak masuk kemobil,ia mengatakan jika kelakukan pegawai Do Gyun begitu buruk dan memintanya harus banyak dilatih.Ia pun meminta agar kedepan Manajer Do Gyun tidak perlu mengantar dan menjemputnya karna ia memiliki Sopir Pribadi.

Manajer Do Gyun panik dan tanya kenapa?Hwa Yeung menjelaskan jika yang dilakukan Do Gyun padanya ia minta dilakukan pada tamu lain.Jae Hee tersenyum menunduk pura-pura tidak mengenal Hwa Yeung dengan baik.

Tak lama kemudian Manajer Do Gyun terdiam dan menunjuk sesuatu pada Jae Hee.Hey,apa itu!.Melihat hal itu Jae Hee segera berlari pada mobil derek yang mengangkut mobil Jae Hee.Ia terus teriak meminta agar Mobil derek berhenti. (Pasti ulah Bong Sun ^_^).
Jae Hee harus rela menatap Mobil derek tersebut membawanya.

Dikantor Polisi,Bong Sun duduk dimeja kerjanya dengan terkantuk-kantuk.Kemudian Jae Hee datang hendak melaporkan pengaduan tentang mobilnya yang dibawa mobil Derek.

Jae hee,"Bisakah aku melakukan pengaduan disini?"
Bong Sun terbangun atas suara Jae Hee,Jae Hee menatap siapa petugas itu.Dan mengetuk dengan lantang beberapa kali pada meja Bong Sun "Bisakah aku melakukan pengaduan disini?".
Bong Sun mengatakan "tentu saja,Isi formulir dan kembalikan ke kantor polisi".

Kemudian Jae Hee duduk disamping Bong Sun untuk mengisi formulir pengaduan.
Bong Sun,"Nama lengkap?"
Jae Hee,"Seo Jae Hui."
Bong Sun,"Nomor ID?"
Jae Hee,"831101 1047015."

Bong Sun,"Umurku lebih tua.Alamat?"
Jae Hee,"Kota Seoul, Jongnog-gu,Chang-dong , nomor 173-16.

Bong Sun,"Ini di wilayah sini."
Jae Hee,"Lalu?"

Bong Sun,"Nama terdakwa?"
Jae Hee,"Cha-Bong-Seon."




Dengan Ucapan Jae Hee yang menyebutkan jika ia sedang melaporkan hal itu adalah Dirinya membuat Bong Sun kaget,ia melotot tajam kearah Seo Jae Hui.

~~~Bersambung Episode 2~~~

Komentar ku : Drama ini sangat lucu,karna masing-masing saling memenangkan ego dan kemudian jatuh cinta.Wew,lumayan unik kisah petugas Polisi patroli yang kemudian jatuh cinta dengan seorang chaebol yang menyamar.

11 komentar:

  1. Kapan dilanjutnya nieee Cha__sya?? Hehehe___ gua ko main paksa cieehhh....


    xixixixi

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. aduh seruuuu ceritanyaaaaaa
    ko ga ada episode 2 dst
    di dramaload sdh sa,pai 8 episode mhon lanjutkan juga yang ini...ya pleaseeee

    BalasHapus
  4. gomawo.. ditunggu terus recapnya.. lucu..suka liat tampangnya yoos hi yoon

    BalasHapus
  5. Wahh bagus!bagus!
    Episode 2 nya kok gak ada?lanjutin ya unnie
    aja!aja!hwaiting!!

    BalasHapus
  6. Lanjutanx donk plzzzz

    BalasHapus
  7. aku suka dramanya.
    Lanjut dee.. :)

    BalasHapus
  8. sayang penulisnya setengah mau.....lanjutan dinegeri antah berantah........yah ! begitulah !

    BalasHapus
  9. ini drama udah lama tapi baru mampir keini u.u

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.