11.17.2011

Sinopsis Mee Too,Flower Episode 1 Part 1


Pemain Utama :

Chart :






Sinopsis Drama korea terbaru Mee Too,Flower Episode 1 
-Untuk OSTnya dari Dramabeans.com -> Have a Tea – “가끔 이런 ” (Days like this) [ Download ]

Happy Reading ^_^.
Aku suka drama ini karna menantikan kembalinya aktor Yoon Shi Yoon dalam Drama Korea terbarunya.
Diluar kantor polisi,seorang polisi berdiri sendirian dengan mengenakan papan berisikan tuntutannya dan menggunakan pengeras suara untuk memprotes kinerja kantor Polisi.
Dia secara khusus memprotes evaluasi kinerja yang dinilainya tidak adil dan tidak masuk akal.
Dia adalah Cha Bong Sun (Lee Ji-Ah).
Papan protesnya ia tuliskan :
-=Perjuangan,membangunkan!.
Siapa yang akan bertanggung jawab untuk ini?
Penilaian Personil bertanggung jawab=-

Cha Bong Sun bersemangat protes terus bicara dengan pengeras suara .
"Penilaian personil dengan tidak ada patokan,Revisi itu sekaligus!Revisi itu sekaligus!Revisi itu sekaligus!Penilaian perorangan tanpa prinsip,Penilaian perorangan tanpa prinsip,Penilaian perorangan harus adil.Cabut itu sekaligus!cabut itu sekaligus!Cabut itu sekaligus!Kemenangan!kemenangan!kemenangan!"Ujar Bong Sun.

Melihat beberapa anggota team polisi khusus keluar dari dalam,membuat Bong Sun sedikit panik.Ia mencoba melarikan diri dengan susah payah atas "aksesoris"yang berada ditubuhnya.



Namun dugaan Bong Sun meleset,team khusus polisi diterjunkan keluar bukan untuk menangkapnya.
Bong Sun dengan nafas terengah-engah kembali bicara.
"Tanpa prinsip...."Ujar Bong Sun yang tiba-tiba mulutnya ditutup rapat dan dibawa oleh dua rekannya menuju Team leader Kim (diperankan oleh Lee Byung Joon).



"Aku belum bahkan mengatakan 3kata!Lepaskan aku!"Teriak Bong Sun
"Tidak ada kesempatan lain untuk Promosi.Jadi jika kau berhenti,tidak akan ada kesempatan lain untuk promosi,Berhati-hatilah agar tidak kehilangan pekerjaan,Petugas Cha!"Seru rekan Bong Sun.
Team Leader/Kapten Kim memberi isyarat pada dua rekan Bong Sun tersebut untuk segera membawanya kedalam mobil.
"Siapa yang berani mengambil pekerjaan ku?Siapa?"Tanya Bong Sun tak percaya.
"Bagaimana jika komisaris mendengarnya?Apa yang akan kau lakukan?Kita akan terseret ke dalam kekacauan ini."Ujar Rekan Bong Sun memperingatkan.
Bong Sun dibawa masuk kedalam mobil,Bong Sun bingung apa-apaan ini?aku tidak mau pergi!Tidak mau pergi!Teriaknya.
Bong Sun melihat atasannya.
"Apakah anda kapten Kim?Apakah anda yang memberikan aku nilai nol?"Tanya Bong Sun.
"Kau disini sudah bertahun tahun.Masih belum mengerti kah?Bukan aku yang menilai personel.Direktur dan kepala departement yang melakukan itu."Ujar Kapten Kim.


"Kapten Kim kau pasti mengatakan sesuatu yang aneh bukan?Biasanya mereka menyukai ku?"Seru Bong Sun.
"Tentu! Mereka menyukai mu sampai ingin mati!Cepat! Masukkan dia ke mobil!"Perintah Kapten Kim.
"Aku tidak mau pergi,sakit!"Ujar Bong Sun menolak.
"Cepat masuk!"Perintah Kapten Kim membantu dua rekan Bong Sun yang memasukan Bong Sun secara paksa kedalam mobil.


Didepan kantor Kepolisian,tiba-tiba mobil Kepala departemen Lee datang,Kapten Kim mencoba menyembunyikan wajahnya kedalam mobil agar tidak terlihat,namun Bong Sun segera mengambil pengeras suara sambil meneriakan Yel-yel  miliknya,Perbaiki!Perbaiki!perbaiki!.
Kepala departemen Lee  yang hendak masuk kedalam gedung tanpa sengaja mendengar teriakan Bong Sun.
Ia membuka kaca matanya dan menoleh kearah kegaduhan tersebut.
Mereka pun segera memberi hormat.

Bong Sun dan Kepala Kim terpaksa harus berurusan dengan  Kepala departemen Lee.Kemudian Kepala Departemen Lee  melihat file kinerja Cha bong Sun .
Kapten Kim,"Aku akan membawanya kembali dan mengajarinya.Anggap saja dia seorang anak yang tidak biasa."


Cha Bong Sun,"Dari semua pelajaran, Aku hanya melakukan satu kesalahan.Meskipun nilainya tidak tinggi khususnya pada pelajaran menembak dan bela diri,walaupun begitu  nilainya masih rata rata.Bagaimana mungkin aku tidak mendapatkan promosi menjadi sersan?Aku benar benar tidak mengerti."


Kapten Kim,"Diamlah!Tidak ada kecurangan disini,semuanya telah sesuai.Kau tidak tahu apa apa."
Bong Sun," Aku bukannya lancang.Aku melakukan ini sendiri.Ini bukan perkumpulan ilegal.Jika ada sesuatu yang perlu dikatakan,setiap orang diizinkan untuk bicara kan?Aku juga bagian dari bangsa negara ini."


Kapten Kim,"Bangsa?Bangsa seperti apa kau ini?Kau seorang polisi wanita.Polisi wanita, kau tahu itu.Masih saja, kau berani bertindak dengan lancang."


Kapten Kim,"Memang benar!Aku seorang polisi wanita."Anda" yang bukan.".


Kemudian Kepala Departemen lee membacakan file kinerja Bong sun,ia mereviewnya: Melalaikan kewajiban,Sikap yang tidak ramah terhadap orang orang.Menolak melaksanakan tugas.Kemampuan komunikasi yang rendah.


Bong Sun heran dengan kata-kata melalaikan kewajiban,ia tanya kapan ia melakukan hal itu Pada Kapten Kim?
Sebuah kilas balik menunjukan betapa cepat menunjukan pada kita bahwa dia merupakan Petugas yang kurang sabar atau hal yang telah disebutkan oleh Kepala Departemen lee.
~~FlashBack~~
-Pada Waktu itu Musim Panas 2011,Dua orang anak sekolah melapor kekantor Polisi karna kehilangan ponsel,ia melaporkan karna hal itu adalah kasus pencurian.Saat Itu Bong Sun yang bertugas mengurus kasus tersebut,dengan sikap enteng Bong Sun mengatakan hal itu sulit ditemukan.Bong Sun mengingatkan pada keduanya bahwa polisi bukanlah alat pelacak yang sangat mudah menemukan benda tersebut,bahkan Bong Sun menyebutkan Apakah kedua anak tersebut terlalu percaya pada alat pelacak?Hal itu sangat tentu tidak mungkin karna mereka pun tidak tahu lantai berapa tempat kejadian kehilangan ponselnya.


"Bahkan toko seluler tidak akan tahu itu handphone curian,saat kau melepaskan memori dan tukar simnya hal itu akan terlihat baru."Ujar Bong Sun.
"Mereka mungkin akan melakukan bisnis terbuka."Keluh siswa tersebut.
"Tidakkah kalian yang mengatakan bahwa pencurinya tidak lagi menjawab telepon?Maka jangan pernah berpikir untuk itu."Ucap Bong Sun
"Jadi apa yang harus kami lakukan?Aku sangat takut dengan ibuku."
"Kau ingin aku yang dipukul demi kau?Karena kau disini,tulis laporan pencurian."Ujar Bong Sun memberikan form laporan kasus pada siswa tersebut.
Melihat Sikap Bong Sun yang kurang menyenangkan ,serta tidak simpati dan uring-uringan.Membuat Kapten kim ikut bicara.


Kapten Kim,"Kalian murid-murid,Pulanglah jika sudah selesai isi untuk laporan permasalahan.Pergi dan cari website [Investigasi dari Tuhan] Polisi di website itu,
selama waktu luang akan membantu kalian mencari handphone yang dicuri,kamera atau notebook."


Siswa 1,"Tapi, bukankan kakak ini seorang polisi?"
Bong Sun,"Lalu apakah aku seperti Miss Korea?"
Kapten kim tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Bong Sun.
-Pada Ujian Nasional 2010.Ketika itu Bong Sun bersama Petugas polisi yang lain sedang menjaga seorang gadis(kemungkinan anak atasan Bong Sun).
Lee Young Hee mengatakan jika ia ingin menjadi seorang polisi.Ia pun berpikir sebagai ujian tambahan untuk Ujian Tertulis Nasional apa yang harus ia persiapkan.Apakah Hal-hal atau seperti rasa tanggung Jawab dan rasa kewajiban.


Bong Sun ikut berkomentar.
""Rasa tanggung jawab" adalah sesuatu yang dibutuhkan hanya jika seorang pria menghamili wanita.Dan masalah kewajiban, kau harus bertanya pada kedutaan pajak.Jika sudah menjadi pekerjaan,akan terasa membosankan"Ujar Bong Sun.
"Aku rasa oenni bukan polisi yang baik."Ujar gadis kecil.
"Peserta ujian memakai bedak setebal itu di wajahnya.Kau juga bukan peserta yang baik"Ujar Bong Sun tak mau kalah.Mendengar hal itu gadis kecil yang sibuk berdandan merasa kesal.
"Oenni juga bukan polisi yang baik"Keluh gadis kecil yang ketika itu telah sampai didepan sekolah.
~~Flashback End!~~
Mendengar kilasan balik tentang semua keburukan Bong Sun,Bong Sun membela diri.


Bong Sun,"Memang benar, mereka menjelaskan beberapa masalah tertentu, Maka dari itu aku menjawab seperti itu.Tapi pimpinan...anda tahu apa itu kondisi yang sebenarnya?sembilan puluh delapan persen dari tugas itu berurusan denang orang mabuk yang
mencari gara gara atau membantu orang memindahkan mobilnya.Bisakah anda bayangkan menghadapi orang sebanyak itu setiap hari?Rasa tanggung jawab?Rasa kewajiban?".


Kapten kim mencoba menenangkan Bong Sun dan menarik tangannya untuk duduk,namun Bong Sun yang terlalu emosi mengibaskan begitu saja tangan Kapten Kim.Kapten Kim hanya diam saja dengan sikap petugasnya.Namun setelah begitu panjang lebar Bong Sun berkilah atas semua perilakunya,Kapten kim merasa emosi.Ia berdiri dan teriak mengingatkan Bong Sun.
"Dengar... Petugas Cha!Kau tahu tempat apa ini? Jangan lancang!"Seru Kapten Kim.
"Kenapa kita harus ramah terhadap orang mabuk?Kenapa hak- hak pembuat masalah itu
lebih besar daripada polisi?Orang orang yang punya kekuatan yang besar adalah mereka yang mabuk dan membuat masalah.Mungkin anda tidak tahu karena anda hanya duduk disini sepanjang hari.Jika menghadapi orang orang seperti itu sepanjang hari,hanya masalah waktu sebelum pekerjaan ini menjadi suram dan tidak menarik."Ujar Bong Sun.


Petugas Kim emosi,tanpa sadar ia pun menampar Bong Sun dengan teriak memintanya Diam!,Kepala Departemen Lee kaget ,begitu juga Bong Sun yang telah menerima tamparan.
"Anda memukul ku?Apakah aku baru saja dipukul?"Tanya Bong Sun tak percaya pada Kapten lee.Kapten lee diam,seolah tidak mendengar.
Bong Sun begitu marah,ia teriak sekencang-kencangnya membuat gedung Polisian sedikit bergoyang aaarghhhhhhhhhhhhhhhhhhh.Semua staft dan karyawan dalam ruangan keluar dan bertanya-tanya suara apa itu?.




Bong Sun keluar dari kantor dengan berjalan kaki menuju klinik TH pengobatan Psikologis,ia teringat atas ucapan Kapten lee yang memberikannya pilihan.
"Kantor polisi kita baru saja mendirikan program pengobatan psikologis.Apakah kau menerima hukuman atau kau setuju untuk menjalani pengobatan psikologis.Kau pilih salah satu"Ujar Kepala Departemen Lee.
"Bertemu dengan pimpinan sebaik itu adalah keberuntungan mu"Ujar Kapten Kim menambahkan.Bong Sun menolak ia mengatakan apakah ia adalah kelinci percobaan untuk itu. Namun Bong Sun akhirnya setuju,karna Kapten kim mengancam Bong Sun dengan mengadakan rapat komite disiplin.
Dokter yang bertugas di Klinik TH Pengobatan Psikologis adalah Dr.Park Tae Hwa (Diperankan oleh Jo Min Ki).
Dokter Park kemudian menanyakan apakah Bong Sun datang menemuinya karna Bong Sun memiliki alasan sendiri yang ingin ia ceritakan atau masalah.Dokter Park merasa itu adalah kesalahan.Bong Sun meminta agar Dokter Park tidak usah membelanya dengan berkata seperti itu.Namun Dokter Park menyatakan kalau ia tidak membela bong Sun sama sekali,ia mengatakan ini bisa disebut dengan hampir saja kena,dengan melakukan kesalahan sebesar itu dan tidak menerima hukuman apapun.Dan Kini bong Sun harus bertemu dengannya.

Dokter Park kemudian berpikir jika pimpinan sangat tertarik dengan Pengobatan Psikologis yang baru saja didirikan,Bong Sun malah berpendapat berbeda ia merasa Pimpinan menawarkan Pengobatan Psikologis dengan keinginan agar namanya tercatat dalam sejarah.

"Ya, kau bisa bilang ini adalah percobaan."Ujar Dokter park.
Bong Sun kaget,ia bingung dengan ucapan Dokter Park yang mengatakan hal ini adalah Percobaan.Ia menoleh kebelakang dan bertanya meyakinkan dirinya pada Dokter Park.
"Apakah disini pusat pengobatan psikologis Dr. Park Tae Hwa?"Tanya Bong Sun.
"Aku sendiri Park Tae Hwa"Ujarnya.
Bong Sun menatap rambut Park yang berbeda dengan Dokter kebanyakan yang dibuat sengaja berantakan,ia bergumam tapi model rambut anda? Dokter park tersenyum mengatakan jika Siswanya kebanyakan mengatakan bagus (tampilannya trendi dikalangan pemuda) dengan rambut yang ia miliki.Bong Sun akhirnya tahu jika Dokter Park Juga menjadi seorang Dosen dengan mendapat gelar PHD.
Dokter park sedikit keukeh bersikap bahwa untuk apa ia memiliki gelar PHD kalau bukan untuk mencari uang dan bekerja?.Kemudian Dokter Park memuji jika Bong Sun memiliki wajah yang cantik,dan ia kemudian tanya apakah Cha bong Sun memiliki wajah cantik itu sejak kecil.
Dr.park,"Anak seperti apa kau ini?"
Bong Sun,"Anak anak tetap saja anak anak.Apa keistimewaan mereka?".
Dr Park,"Ah...Lalu, seperti apa orang tua mu?".

Bong Sun akhirnya pergi meninggalkan Dokter park diKliniknya,sambil berjalan Bong Sun menggerutu kesal akan semua pertanyaan Dokter Park.
"Berhentilah bercanda!Sudah seberapa tua aku ini masih saja ditanya soal orang tua?Kelihatan sekali.Apa harapan terpendam masa kecil mu?Tidakkah ini tipuan dasar?Benar benar!Aku tidak akan pernah kesana lagi sekalipun."Gerutu Bong Sun.Ia melihat jam tangannya,sepertinya ia terlambat untuk kesuatu tempat.Bong Sun mempercepat jalannya.


Tiba-tiba dari arah yang berlawanan seorang pengendara motor melaju dengan sedikit kencang.Dan Bong Sun hampir saja tertabrak,Dia segera meminta maaf.
Bong Sun tidak menjawab apapun ia segera mengambil tasnya yang terjatuh.
"Disana...Kau menjatuhkan sesuatu."Ujar Bong Sun menunjukan sesuatu pada pengendara motor.
Pria itu melihat sekeliling dan bingung.Kemudian Bong Sun menjelaskan maksud ucapannya.
"Pasang mata mu dan gunakan dengan baik.Lain waktu perhatikan jalan!"Ujar Bong Sun kemudian berjalan pergi.
Pria pengendara motor itu adalah Seo Jae Hee (Diperankan oleh Yoon Shi Yoon),dan bukannya tersinggung atas ucapan Bong Sun malah ia membungkuk dan memungut sesuatu dan memanggil Bong Sun kembali.
"Permisi...kau menjatuhkan sesuatu!"Ujar Jae Hee seraya menunjukan sesuatu padanya yang ia ambil.
Bong Sun berhenti sejenak dan tergoda ucapan Jae Hee.
"Itu bukan milikku.Ini milikmu,kemarilah dan ambillah!"Ujar Jae Hee.
"Berhenti bercanda"Ujar Bong Sun mencoba berjalan kembali tanpa memperdulikan ucapan Jae Hee.
"Kau akan menyesalinya!"Teriak Jae Hee.
Bong Sun bergumam jika Jae Hee sedang mempermainkan dirinya,itu tidak akan terjadi,ia berpikir jika ia tidak akan terpancing dengan ucapannya.


Jae Hee merasa terpancing dan berlari kembali kearah Jae Hee ,setelah mendengar ucapan Jaee Hee yang hendak menyimpan barang tersebut.Jae Hee yang telah siap pergi dengan motornya tersenyum.
"Tuan,apa itu.Biar kulihat?"Ujar Bong Sun yang hendak memintanya kembali.Bong Sun mengulurkan tangannya,kemudian Jae Hee merogoh kantung celananya mengambil sesuatu dan saat ia menggengam dan memberikan ketangan Bong Sun,tidak ada sesuatupun.
"Orang ini!"Gerutu Bong Sun kesal merasa dipermainkan.
"Keajaiban,kau menjatuhkan keajaiban disini"Ujar Jae Hee.Kemudian Jae Hee seolah meniup sesuatu yang berada ditangannya dan menyeringai senang.
"Kau pikir aku punya waktu untuk ini.Kau tahu siapa aku?Kenapa kau bicara padaku secara tidak formal?"Keluh Bong Sun kesal.
"Tunggu..."Ujar Jae Hee yang seolah menunjukan sesuatu pada rambut Bong Sun,namun tak berapa lama Bong Sun lengah,Jae Hee menjentikan jarinya kedahi Bong Sun.
Bong Sun mengaduh kesakitan dan terheran-heran bertanya bagaimana bisa ada orang seperti itu?.Bong Sun teriak meminta Jae Hee yang telah mengendarai motornya agar berhenti.Bong Sun terus mengejarnya..namun ia terlalu lelah.
"Kau tahu siapa aku?kau pasti mati!"Teriak Bong Sun.
Bong Sun kembali kekantor dengan wajah lesu.Seorang Petugas yang bernama Jong Ma Ru menyapa Bong Sun apa yang bisa ia bantu.Bong Sun hanya diam dan berjalan menemui Kapten Kim mengatakan kalau ia sudah menerima pembelajaran tersebut,ia mengaku jika pembelajarannya tidak terlalu buruk.Namun ia dengan tegas mengingatkan jika perlakuan kasar Kapten Kim tidak akan ia lupakan.


Kapten Kim mengatakan jika ia telah meminta maaf,bukannya dia dengan menampar bong Sun agar ia tidak mendapat potongan gaji selama dua bulan atas kesalahannya.
"Kau harusnya berterima kasih padaku"Ujar Kapten Kim.
"Sebenarnya campur tangan kakak ipar malah membuat keadaan lebih buruk"Sahut Bong Sun.


Kemudian ia pindah kemeja lainnya menghadap Pimpinan Bong Sun (diperankan oleh Kim Joo Bong).
Bong Sun,"melalaikan kewajiban,tidak ramah terhadap masyarakat,kemampuan komunikasi rendah...Pimpinan, jika anda memandang aku seperti itu.Aku benar benar minta maaf."


Pimpinan,"Lakukan tugasmu dengan baik di masa depan."
Bong Sun,"Tapi anda tahu...Sudah 6 bulan sejak anda datang kemari, pimpinan.Tapi waktu bertemu kita bisa dihitung dengan satu tangan.Jika anda ingin menilai orang,setidaknya anda harus bertatap muka dengan orang itu sesering mungkin.Seperti saat ini."
Bong Sun kemudian pergi,Kapten Kim menutup muka atas sikap Bong Sun pada pimpinan mereka,sedangkan petugas lainnya hanya menggeleng-gelengkan kepala.
Bong Sun pergi keruang ganti,ia mengganti pakaian nya dengan pakaian polisi.Seorang Petugas baru yang bernama Joo Ma Roo (Diperankan oleh Lee Kwi kwang) tanpa sengaja melihat Bong Sun berganti pakaian.Ia menutupi wajahnya takut-takut.
Bong Sun tanya apakah dia adalah petugas yang baru disini?.
Joo Ma Roo balik bertanya apakah dia adalah petugas Cha Bong Sun Sun bae(Senior)?
Joo Maa Roo segera memberi hormat memperkenalkan dirinya sebagai Petugas baru rekan Bong Sun sejak 1 November 2011,ia juga akan bekerja dikantor polisi daerah.
Bong Sun,"Sekali Lagi"
Joo Ma Roo,"Lagi?Lapor!Petugas baru Jo Ma Ru,disini untuk menerima perintah.sejak 1 November 2011.akan memulai melaksanakan kewajiban di kantor polisi daerah.Secara khusus melaporkan pada anda.".
Seo Jae Hee pergi menemui Manajer Pelayanan sebuah hotel,untuk mencari pekerjaan.Manajer Kim Do Gyon (Diperankan oleh Jeong Man-Sik) cukup bersemangat membaca resume Jae Hee.Ia menatap wajah Jae Hee dan menyebutnya tampan.

Jae Hee mengatakan jika ia sering mendengar ucapan seperti itu padanya.
Manajer Do Gyun,"Jawab saja yang aku tanya.Umur...?"
Jae Hee,"Kau bisa katakan aku kemana saja."
Manajer Do Gyun,"Hei,jangan memotongku!Dikeluarkan ketika SMA.Kenapa? Membuat masalah?"

Jae Hee,"Tidak. Aku terlalu sibuk bertahan hidup.Aku mengambil syarat lulus ujian SMA."
Manajer Do Gyun,"Karena terlalu sibuk bertahan hidup, Maka kau tidak pernah kuliah ya?"
Jae Hee,"Tidak,aku kuliah"
Manajer Do Gyun,"Benarkah? Mengapa tidak kau tulis disini?Jadi kau lulusan universitas mana?"
Jae Hee,"Universitas Ivy Perserikatan Pekerjaan tinggal-di-Rumah."
Manajer Do Gyun,"Kau tidak sopan!Lalu bagaimana kau menghidupi dirimu saat ini?"
Jae Hee,"Aku hidup dengan makan"
Manajer Do Gyun merasa dipermainkan dengan ucapan-ucapan Jae Hee,ia sama sekali tidak terlihat mengesankan dan tidak benar-benar terlihat serius mencari pekerjaan.
Manajer Do Gyun kesal bertanya apakah Jae Hee sedang bercanda dengannya.Jae Hee minta maaf dengan alasan bahwa karna ia sudah terlalu banyak yang ia lakukan.
Maksudmu?Tanya Manajer Do Gyun tak paham.


Jae Hee,"Apa yang orang lain kerjakan,Aku sudah mencobanya juga.Sejak berumur 13,Aku mulai sebagai tukang kertas, membagikan pamflet,bekerja sebagai pengantar di restauran cina,tukang cuci piring..diupah per jam di toko pengemasan pakaian,membeli bahan dan menjahit boneka,mendorong gerobak, menjual kue kenari,membeli dan menjual aksesoris...."


Manajer Do Gyun,"Aku mengerti, aku mengerti, aku mengerti.Lalu, apa pekerjaan terakhirmu?"
Jae Hee,"Aku menggunakan uang yang aku kumpulkan sebelumnya dan pergi berwisata.Aku juga beristirahat sebentar."
Manajer Do Gyun,"Berwisata?"
Jae Hee,"Ya,wisata keliling Dunia"
Manajer Do Gyun,"Jadi ini yang kau maksud Universitas Perserikatan Ivy Pekerjaan Rumah tangga,cukup unik"
Jae Hee,"Aku lulusan pertama dikelasku"
Manajer Do Gyun akhirnya mengalah dan memberi Jae Hee pekerjaan.

Jae Hee pergi keruang ganti pakaian,ia mulai mengenakan pakaian kerja berwarna Biru dengan memasang papan namanya.
Sebelumnya Manajer Do Gyun menjelaskan jika Sepuluh Persen tamu mereka berasal dari kalangan atas.Juga disini bukanlah Hotel atau restoran yang biasa saja.Manajer Do Gyun menanyakan apakah Jae Hee pernah melihat Petugas Parkir Hotel sebelumnya?.


Jae Hee kemudian diberikan tugas sebagai petugas Pelayanan Parkir,ia mengingatkan jika model rambut Petugas tersebut haruslah rapi dan tidak diperbolehkan memakai aksesoris atau juga anting.


Jae Hee kemudian keluar dan belajar dengan petugas Senior lainnya cara memberi salam pada setiap tamu yang datang.
"Selamat datang, disini PERCHE."Ujar Jae Hee sambil menunduk dan menirukan ajaran seniornya.


Beberapa menit kemudian ,sebuah mobil putih berhenti tepat didepan hotel mereka.Jae Hee yang hendak memberi salam dengan terburu-buru tiba-tiba terjatuh.
Ia pun mengambil kunci mobil dari tamu tersebut sesuai peraturan dengan kedua tangannya.
Namun Jae Hee tidak mengingat ucapan berikutnya yang mengatakan Jae Hee tidak boleh menyetel tempat duduk,karna akan kembali ketempat semula.
Ia pun kena batunya,kursi tersebut berbalik seakan memukul kepala Jae Hee.


Dan ketika seorang Tamu keluar dari Hotel menuju mobilnya,Jae Hee diingatkan akan peraturan 037 yaitu harus mengingat kunci setiap pemilik kendaraan.
Dan betapa kagetnya tamu tersebut saat Jae Hee mengeluarkan mobil lain dari dalam parkiran,Jae Hee yang memberikan kunci pada Tamunya keheranan.
Untung saja,pria pemilik Mobil sebenarnya telah dengan cepat keluar dan mengatakan bagus pada Jae Hee.
Manajer Do Gyun yang sebelumnya telah mengajarkan peraturan itu terhadap Jae Hee hanya bisa menggeleng melihat hal sembrono yang dilakukannya.
Kemudian Jae Hee duduk mengingat-ingat setiap pemilik Kunci kendaraan.


Kim Dal (Seo Hyo Rim) bersama dua temannya berhenti tepat diparkiran,mereka menuju Butik desainer hosting penjualan koleksi VVIP.
Kim Dal terlihat kaya dengan berpakaian baik dan fashionista.
Salah satu teman Kim Dal menunjuk barang yang diberikan diskon,mereka terlihat sangat senang.Kim Dal mengingatkan jika barang tersebut sudah ketinggalan jaman,dan akan terlihat memalukan jika mereka mengenakannya.Kemudian Kim Dal bersama dua temannya naik keatas tangga,dilantai tersebut merupakan barang impor dari Inggris.
Pelayan mengucapkan salam atas kedatangan mereka" Selamat datang di pesta jamuan
 tamu VVIP PERCHE's FW 2011"
Kim Dal menunjukan bukti keanggotaannya dengan sebuah gambar diponselnya.
Mereka melihat pertunjukan rancangan model yang berkelas saat ini.
Salah seorang teman Kim Dal bernama Lee Young Hee menceritakan jika saat ia pergi ke Milan ia telah membeli beberapa lembar pakaian dan sekoper besar,dan ia berpikir jika ia ingin kembali kesana karna disini harganya dua kali lipat lebih mahal.


Mendengar keluhan Lee Young Hee,Kim dal mengatakan beli saja ,kenapa harus dengan menghemat uang dan pergi kemilan sekali lagi,tentunya akan merepotkan.


Young Hee,"Bagaimana kalau yang ini?"Ujarnya seraya menunjukan pakaian.
Kim Dal,"Harga tiruan baju ini 3500 won di internet shopping.Kau terlalu cepat memutuskan."


Saat hendak melihat beberapa koleksi pakaian lainnya,Kim Do Mi kaget,ia teringat jika gaun itu adalah pakaian yang pernah digunakan oleh aktris Shin Min Ah.Tentu saja,Kim Dal telah memiliki beberapa koleksi pakaian yang terpajang disana.
"Ini cukup seksi."Komentar Young Ah melihat gaun tersebut.
"Bagaimana bisa semahal ini?"Tanya Kim Do Mi tak percaya
"Lalu apa kau pikir Shin Mi Ah akan memakai barang murah seharga 1 juta won?"Ujar Kim Dal yang mengagap harga itu adalah harga standar.
"Tapi ini berlebihan.Ini kan hanya rok."Keluh Kim Do Mi.
Kemudian pelayan yang bertugas disana menyapa.
"Nona...Merk ini adalah barang kami yang paling laris diantara produk produk kami yang sedang berkembang.Terutama barang yang ada di tangan anda.perwakilan kami secara pribadi mendesainnya.Bahan bahan dan aksesorisnya adalan buatan Italia dan Swiss."Ujar Pelayan.


Dan beberapa menit kemudian Kim dal telah menemukan pakaian yang ia inginkan.(Bener-bener deh konsumtif,penikmat barang-barang premium).
Sementara itu Bong Sun bersama Petugas Ma Roo berada didalam mobil melakukan patroli.
Petugas Ma Roo diberikan pekerjaan pemula untuk bermitra dengan Cha Bong Sun.
Ma Roo mengulangi kata-kata laporannya pada Bong Sun dan tanya apakah hal itu sudah benar?.Bong Sun mengiyakan.
Ma Roo terlihat sangat lega dengan menarik nafas panjang.Bong Sun kemudian menambahkan jika kata-kata tersebut harus dipisahkan dari satu kata menjadi dua kata agar terlihat baik.
Ma Roo komentar kenapa Bong Sun tidak mengatakannya sejak tadi?dan berpikir jika Bong Sun tadi mempermainkan dirinya.Bong Sun mengiyakan jika hal itu memang benar.
Ma Roo kaget namun menjadi datar berpikir jika Bong Sun cukup jujur.
Ma Roo kemudian tanya bisakah dirinya cukup jujur untuk bertanya sesuatu pada Bong Sun.
Bong Sun dengan nada santai mengatakan terserah.


Ma Roo,"Anda terlalu santai ketika sedang berbicara, sunbae.Juga...Anda sangat cantik."
Bong Sun menoleh.
Bong Sun,"Sedikit makeup dan merubah pakaian maka aku akan bertambah cantik."
Ma Roo,"Benarkah?Aku sangat menyukainya."


Bong Sun menjelaskan pada setiap tempat yang ia lewati,beberapakali Ma Roo tersenyum menatap wajah Bong Sun.Sepertinya Ma Roo menyukai Bong Sun.(Ehem-ehem).
Bong Sun bertanya apakah Ma Roo sudah selesai melihat dia?ia meminta Ma Roo melihatnya dengan hati dan jangan menatapnya secara langsung karna akan berakibat juling.


Ma Roo,"Bolehkah aku bertanya umur anda?"
Bong Sun,"Tidak!"
Ma Roo,"Dimana anda tinggal?"
Bong Sun,"Dirumahku"
Ma Roo,"Bolehkah aku memanggil Noona?"
Bong Sun,"Ada dua kata yang aku sangat benci.Noona dan Oppa.".
Ma Roo kemudian tanya apakah Bong Sun memiliki pacar?Bong Sun menyatakan tidak,namun ia mengancam Ma Roo akan mati jika menawarkan posisi itu padanya.
Ya,Ma Roo segera patah hati dengan ucapan Bong Sun yang menyatakan jika ia tidak menyukai orang pendek seperti Ma Roo.Poor Ma Roo :(
Saat Patroli,Bong Sun menerima panggilan untuk menangani keributan di Parkiran Perche,yang bertempat digedung yang sama tempat Jae Hee bekerja sebagai Tukang parkir.
Manajer Dong Gyun bersama Jae Hee bingung melihat kedatangan Polisi (Bong Sun dan Ma Roo) ketempat mereka,Manajer Do Gyun terlihat tidak suka dan bertanya-tanya siapa yang memanggil mereka kesini?
Bong Sun masuk kedalam keramaian tersebut,ia melihat seorang wanita sedang mengamuk dan berguling-guling dilantai.Wanita tersebut terus teriak jika ia ingin tinggal disini dan mati seperti itu.Ia terus menjerit seperti anak kecil.


"Lihat lingkaran hitam matamu!kau pikir kau panda!"Seru seorang pria yang melihatnya.
"Apa?Apa aku memalukan?"Teriaknya terus menangis.


Seorang wanita yang berada didalam mobil menyaksikan keributan tersebut melalui layar monitornya,ia meminta Supirnya agar pergi menuju Perche.
Wanita tersebut bertanya pada Bong Sun,apakah mereka Polisi?dan siapa yang memanggil mereka kesini? dengan meratap ia mengatakan pada Bong Sun untuk menangkapnya.
"Lihatkan,aku tidak diborgol!Dan kau berani beraninya membuangku?Kau pikir kau itu siapa?"Ujar Wanita tersebut pada pria yang menyebutnya panda.
Sepertinya Wanita tersebut sedih karna pria itu memutuskan hubungan dengannya.
"Tolong berdiri nyonya!Anda tidak bisa bertingkah seperti ini disini."Pinta Bong Sun dengan langkah pertama yang cukup baik dalam mengambil alih tanggung jawab.
"Jangan sentuh aku! Jangan sentuh aku!Jangan sentuh aku!Aku bilang jangan sentuh aku!
Jangan sentuh aku!  Jangan sentuh aku!"Teriak wanita tersebut meradang dan menyerang Bong Sun yang hendak membawanya.


"Anda harus berhenti sekarang!Bahkan jika anda mabuk,Anda harus menghentikan ini sekarang!Aku bisa sangat menakutkan jika aku marah."Ujar Bong Sun dengan nada mengancam.
"Kau pikir kau siapa?lumayan cantik.Kau pikir kau siapa bisa begitu cantik?Siapa namamu?
Apa kau Sunny?Astaga.  mengerikan!"Ujar wanita itu sambil memegang pipi Bong Sun.
Bong Sun melepaskan tangan wanita itu dan berkata agar Wanita itu tidak menyentuh pipinya.Bong Sun tidak memiliki jawaban yang bagus atas semua pertanyaan wanita itu,tapi saat itulah Jae Hee masuk ,serta Kim Dal bersama dua orang temannya dan melihat hal itu.


"Jika anda berani menyentuh polisi,anda menghalangi tugas kami.!"Seru Bong Sun.
"Kau operasi plastik kan?Benar benar sialan!kau gunakan pajak kami untuk melalukan operasi plastik!"Tangis wanita itu.


Bong Sun,"Cukup!Aku akan mulai mencatat"
Wanita,"Baik!  Catatlah!Catat!  Catat!Aku juga ingin dicatat!Oppa, dompet ku!  dompet!"
Pria,"Berikan handphone ku!Benar benar, Aku bisa gila!Bawa dia keluar!"

Mendengar ucapan Pria itu,Bong Sun mengerti kenapa wanita itu begitu bersedih.
Bong Sun berdiri dan kemudian berjalan kearah pria tersebut.Ia menendangnya dengan keras dan bertanya pada wanita itu bukankah dengan menendang nya dengan apa yang ia lakukan seperti ini harusnya telah cukup untuk menyelesaikan masalah.
Pria tersebut melongo bingung,karna Bong Sun sama sekali tidak menyadari siapa yang ia tendang.Yah!Bong Sun menendang salah sasaran,ia menendang Jae hee yang berada disamping pria itu.Jae Hee mengaduh kesakitan.

Kemudian Bong Sun mengatakan pada wanita itu kenapa ia harus berteriak dan menangis?atau ia masih berharap untuk bisa kembali dengannya?mengharapkan hubungan?.
Wanita itu menggeleng tidak.
Bong Sun lanjut menambahkan karna ia telah sadar,maka wanita itu harus tahu betapa memalukan hal yang telah ia lakukan dan memintanya segera berdiri.

Jae Hee terus menahan kakinya yang sakit sambil menonton Bong Sun yang sedang bicara dengan wanita itu.
"Bukan,bukan seperti itu.Di masa lalu, jika aku mabuk dan menangis seperti ini, dia bilang teruskan saja."Ujar Wanita itu dan kemudian kembali menangis
"Benar sekali!Hal apapun akan orang katakan ketika mereka mencoba merayu orang lain?Terus terusan mengatakan kau cantik dan memberimu anggur lebih banyak.Dia pasti sangat bertekad kau akan terpancing.Setiap kata diucapkan dengan sungguh sungguh."Ujar Bong Sun kesal dengan menatap wajah pria tersebut.
"Apa apaan ini?sangat murahan!"Komentar Young Hee
"Kelihatannya seseorang akan mengeluh sedikit.Ayo kita pergi,sangat bodoh!"Ujar Kim Dal menambahkan.
"Tapi...Kenapa dia harus mencari alasan?Si brengsek itu punya wanita lain."Ujar Wanita itu menunjuk mantan pacarnya.
"Jika dia mengatakannya langsung, dia akan mendapat pukulan.Pria mana yang akan mengatakan kebenaran?"Jawab Bong Sun.
"Tapi kenapa dia bosan denganku?"Tangisnya lagi.Mendengar ucapan itu,Bong Sun teringat ucapan nya sendiri akan seorang pria yang pernah ia pikirkan.Namun ingatan itu tak berangsur lama karna Jae Hee kemudian mendekat dan tanya bagaimana wanita itu bisa berpikir seperti itu?
Jae Hee tersenyum menjelaskan bukan jika karna bosan atau karna terlalu baik orang itu.Serta bukan karna wanita itu bertingkah gila setelah minum anggur melainkan karna hatinya telah milik orang lain.Jae Hee juga menjelaskan jika wanita itu tidak harus mengutuk orang lain dan sebaiknya pulang untuk mandi dan tidur.Sampai ia bisa bertemu dengan pria yang lebih baik yang akan menghargainya dan lebih baik.


Wanita itu setuju akan saran Jae Hee.Namun dengan kebiasaannya Jae Hee menjetikan jarinya pada dahi Wanita itu dan mengingatkan Bong Sun pada Pria yang pernah ditemuinya dan serupa melakukan hal itu padanya.


Jae Hee membantu wanita itu berdiri,namun ia meminta untuk dibopong oleh Jae Hee.Jae Hee kemudian mengangkatnya dan mendorongnya pada mantan pacar wanita itu.
Pria itu masih melongo,Jae Hee dengan cepat melemparkan tas wanita itu padanya dan menunjukan arah jalan keluar.


Setelah itu mata Jae Hee dan Bong Sun bertatapan.


Setelah insinden itu berhasil,Bong Sun hendak kembali kemobil Patroli,dan Jae Hee sudah menantinya diluar.
Jae Hee,"Benar benar seperti orang yang berbeda,Tadi kau hanya orang yang lewat.dan wow,sekarang kau benar-benar berbeda!Hanya sebuah perubahan.Sejak kapan kau mulai menipuku?"


Bong Sun,"Siapa yang memintamu berdiri disana?"
Jae Hee,"Jika kau ingin memukul seseorang,pukul saja si brengsek itu.Kenapa memukul ku? kenapa?"
Bong Sun,"Kau ingin pergi ke tempat pelatihan karena kelakuan kasarmu terhadap penduduk?"
Jae Hee,"Aku juga warga negara ini.Haruskah aku mengirim protes tentang mu?"
Bong Sun,"Apa kau lupa secepat itu?Aku mendapat pukulan hari itu."
Jae Hee,"Itu bukan kekerasan, itu rasa pertemanan.Tidak bisa menahan itu?"


~~~Bersambung Episode 1 Part 2~~~

6 komentar:

  1. Unnie... lanjutin donk sinopsis me too flower... pleaaaaaseeeeeee... T_T

    BalasHapus
  2. Unnie... lanjutin donk sinopsis me too flower... pleaaaaaseeeeeee... T_T

    BalasHapus
  3. siiip mantap... gamsahamnida...

    BalasHapus
  4. yang jelas, drama ini bagus. i love it..n_n

    BalasHapus
  5. drama ne,,,lumayan seru....aku merindukan sinopsis east of eden and royal family.......thanks

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.