11.12.2011

Sinopsis It's Me Grandmother Episode 1

Drama Mini Seri :It's Me GrandMother
Detail :

  • Title: 나야, 할머니 / Naya, Halmeoni
  • Genre: Family
  • Format: Best Theater
  • Episodes: 1
  • Broadcast network: MBC
  • Broadcast date: 2010-Sep-26
  • Air time: Sunday 23:35
Sinopsis : Kisah mengharukan dari seorang nenek dan cucu palsunya.
Pemain :
  • Na Moon Hee as Grandmother
  • Nam Ji Hyun as Eun Ha
  • Lee Ah Hyun as Aunt
  • Jo Hee Bong as Nephew.
Produksi :
  • Producer: Park Sung Soo
  • Director: Jung Dae Yoon
  • Screenwriter: Jung Hae Ri (정해리)
Sinopsis It's Me GrandMother :
Alasan pertama buat nonton drama ini karna kangen sama nenek ^_^ yang udah bahagia disana.Happy Reading ^_^.
Seorang Wanita tua menuliskan pengumuman kecil dipapan pintu rumahnya untuk mencari orang yang bisa merawat anjing kesayangannya.Ia lalu masuk kedalam menemui Jin Dol anjingnya.Melihat Jin Dol tidak begitu semangat ,ia lalu bicara pada anjingnya .
"Jin Dol,apakah kau sangat malas karna merasa bahwa seseorang akan membawamu pergi segera?kenapa kau tidak makan?"
Nenek lalu masuk kerumahnya,ia menatap lama brosur "[Informasi rumah sakit kurang mampu,khusus untuk perawatan medis pasien kanker tahap akhir].Ia lalu menulis huruf "Keinginan terakhir dan surat wasiat" namun ia sendiri bingung menulis apapun dilembaran kertas itu.Nenek meremukan kertas yang ditulisnya ia tersenyum menatap sebuah fhoto anak kecil bernama Ji Yoon.
Nenek bergumam pada dirinya apakah Ji Yoon tidak penasaran apa yang dilakukan oleh Jin Dol anjingnya sekarang?Jin Dol baik-baik saja,dia benar-benar anak anjing milikmu.Aku tidak menginginkan memiliki dia tapi kau bersikeras menginginkannya jadi kita memiliki dia.Ji Yoon apakah kau tahu sesuatu?jika Jin Dol tidak disini,mungkin sekarang aku sudah tidak ada.


Nenek merasa sedih mengingat sesuatu yang terjadi pada Ji Yoon cucunya,ia menutup wajahnya lama dan terhenti saat telpon rumahnya berdering keras.Nenek lalu mengangkat telpon dari seorang wanita.
"Halo..?"Sapa Nenek.
"Ini aku nenek"Ujar si Penelpon
"Siapa?"Tanya Nenek
"Ini aku,apakah kau tidak tahu aku?"
"Bagaimana aku bisa tahu dengan kau?Siapa ini?"Tanya Nenek
"Aku mengatakannya,aku?aku?"Ujar penelpon.
"Ah ,ini membuat ku gila.katakan siapa kau?"Teriak nenek kesal.
"Anda tidak mengenali suaraku?Ini aku cucuk nenek.Apakah anda tidak benar-benar mengenali suara saya nenek?"Tanya penelpon.Nenek kaget tak percaya.
"Apakah ini kebetulan?apakah ini Ji Yoon ku?"Tanya Nenek tak percaya.
"Yah,itu aku Ji Yoon,nenek."
"Benarkah ini Ji Yoon?"Tanya Nenek tak percaya 
"Bukankah aku sudah mengatakannya?"Ujar Penelpon
"Ji Yoon,apakah kau baik-baik saja?"Tanya Nenek sedih bercampur senang.
"Ya,aku baik-baik saja,apa yang kau lakukan sekarang"Ujar penelpon yang menyebut namanya Ji Yoon.Nenek tidak menjawab ia sebaliknya menangis menangis haru .


Nenek lalu menghentikan tangisnya karna Ji Yoon bertanya-tanya ada apa?,Nenek mengatakan dirinya baik-baik saja,dan tanya apakah Ji Yoon menelponnya karna sangat khawatir akan dirinya?Tentang dirinya yang hidup sendiri.?.Ji Yoon membenarkan ucapan nenek.
Ji Yoon lalu melanjutkan ucapannya,bertanya apakah ia bisa bertanya sesuatu pada nenek?.Nenek bertanya apa itu?.Ji Yoon mengatakan kebetulan kalau nenek bisa membantunya untuk mengirimkan uang sebanyak 200.000 won (200 dollar),namun Ji Yoon merubahnya mengatakan 100.000 won saja,ia beralasan sangat membutuhkan uang itu dan penting dan berharap nenek akan segera mengirimkan uang pada dirinya.


Nenek meletakan gagang telpon tanpa menutupnya,ia kaget atas ucapan cucunya yang baru saja menelpon untuk pertama kalinya bertemu dengannya namun segera meminta uang..
Keesokan harinya.
Pagi itu seorang gadis berjalan dengan cepat keluar rumahnya menuju sekolah.sesampainya disekolah,ia langsung duduk dibangku kelas.seorang gadis menatap tajam kedatangan Eun Ha.Ia berjalan mendekati Eun Ha dan menanyakan kapan Eun Ha akan membayar uang makan siang bulan ini?karna hanya dirinya saja yang belum membayar.Eun Ha menatapnya tajam dan langsung memberikan amplop berisikan uang dengan cepat.
"Bukankah kau sudah memiliki semuanya"Ujar Eun Ha kesal
"Apakah kau ingin membuat masalah denganku?Dan juga kenapa kau menuliskan nomor untuk keadaan darurat disini!Kau satu-satunya orang yang belum memberikan nomor telpon disini"Seru temannya.


Eun Ha tidak menggubrisnya,ia lalu mengatakan pada teman kelasnya itu bahwa ia akan pergi kekamar mandi jika guru bertanya tentang dirinya.Teman kelasnya teriak saat kepergian Eun Ha,ia mengatakan jika dirinya nanti akan dimarahi oleh guru karena Eun Ha.
Seorang gadis gendut yang duduk dibelakang kursi Eun Ha teriak pada temannya mengatakan jika ia berpikir Eun Ha sama sekali tidak mempunyai ponsel.


Bel berbunyi untuk pergantian jam pelajaran,siswa yang berada diluar berlari segera masuk kekelas mereka .Sementara itu Eun Ha bersama temannya masih berada dikamar mandi.
Temannya mengeluh jika mereka akan terlambat masuk dan akan mendapatkan masalah besar.


"Dari mana kau mendapatkan uang?apakah kau tidak ingin memberitahu sesuatu yang engkau lakukan?Bukankah sudah aku katakan,jika kau mengatakan dirimu sebagai cucunya pada nenek.Tentu saja dia akan percaya tentang hal itu."Tanya Teman Eun Ha
Lalu Eun Ha dan temannya duduk diatas atap gedung sekolah.Teman Eun Ha merapikan rambutnya dan mengatakan jika Eun Ha membutuhkan sesuatu ia harus memberitahunya segera jika membutuhkan nomor yang lain.
"Kau tahu ibuku menjual lemari pakaianku.Aku harus mendapatkan nomor telpon dan alamat wanita tua setiap saat"Ujar Temannya
"Tak perlu"Jawab Eun Ha singkat
"Kenapa?bukankah itu lebih baik dari pada harus bekerja distasiun gas.Kau sendiri mengatakan bahwa pemilik tersebut gila karna memecatmu tanpa membayar apapun.Sebenarnya ada cara yang lebih mudah untuk mendapatkan uang.Disana ada ruang Chat Room"


"aku tahu itu,tapi aku sudah bilang padamu jika aku tidak akan melakukan hal-hal seperti itu."Ujar Eun Ha.Ia lalu berjalan pergi meninggalkan temannya sendirian.
"Hei apa perbedaan antar menipu dengan chatting online?"Teriak temannya .


Eun Ha rupanya tidak pulang sekolah langsung kerumah,ia hingga malam masih berada diluar.Ketika Eun Ha berjalan didepan gedung Diskotik tanpa sengaja ia menabrak seorang pria yang berjalan mabuk sempoyongan.
Eun Ha kaget melihat siapa wanita bersama pria itu,namun ia hanya diam dan meneruskan jalan kakinya menuju rumah.Ya,wanita berdandan seksi yang bekerja didiskotik bersama pria hidung belang itu adalah bibinya.
Eun Ha masuk kekamarnya menatap fhoto dirinya bersama bibinya dengan tatapan benci,ia tanpa mengganti pakaian apapun segera berbaring dikasur.Eun ha sangat kesal mengingat hal tadi,saat ia melihat bibinya menjadi wanita malam.
Dan Scene berganti Eun Ha telah tidur nyenyak dengan pakaian yang telah ia ganti.

bibi Eun Ha diam-diam berjalan masuk kerumah,ia menatap Eun Ha dan memperbaiki selimut Eun Ha.bibi ingin membelai rambutnya namun ia menahan diri karna takut Eun Ha bangun.
Keesokan harinya,
Setelah Jam pelajaran usai ketua kelas dikelas Eun Ha menuliskan sesuatu dipapan tulis.
Eun Ha menatap tulisan itu ."Mulai hari Senin berikutnya,semua siswa wajib membayar Iuran dan juga Iuran tambahan untuk ketua kelas,jika kalian menolak,kalian semua akan mati! Dan mereka yang belum membayar tersisa satu orang!"



Eun Ha segera merapikan bukunya dan berjalan keluar kelas lebih dulu.
Eun Ha berhenti tepat didekat telpon umum.Ia menatap lama telpon umum tersebut.
Ketika nenek sedang mempersiapkan  makan siang dirinya,ia menerima telpon.Nenek lalu mengangkat telpon tersebut.
Eun Ha menelpon dengan telpon umum yang biasa ia gunakan.Eun Ha mengatakan jika dia adalah Ji Yoon pada Nenek.Nenek mengatakan jika ia tahu hal itu.Eun ha mengucapkan terima kasih pada Nenek karna sebelumnya telah mengirimkan uang padanya,hal itu sangat membantu dirinya.
Nenek kemudian tanya kenapa Ji Yoon hari ini menelpon dirinya lagi.Eun Ha terbata-bata bingung mengatakan sesuatu.Eun Ha berbohong jika ia jatuh dari Sepeda saat ini,pengendara motor yang menabraknya melarikan diri tanpa membayar biaya pengobatan dirinya pada Dokter.


Nenek kaget dan marah,itu artinya Ji Yoon ingin meminta uang lagi darinya,Nenek heran kenapa Ji Yoon berkeras menggunakan sepeda bukankah lebih baik berjalan kaki saja sebelumnya.
Eun Ha terbata-bata mengatakan dengan cepat kalau dia sekarang sedang terluka dan memiliki kondisi yang buruk,lututnya terasa sakit,dan Eun Ha berpikir jika pergelangan kakinya sekarang retak.


"Aku dirumah sakit sekarang,mereka mengatakan bahwa perawatan itu dikenakan biaya 200.000 Won (200 dollar)"Ujar Eun Ha
"Benarkah?"Tanya Nenek tak yakin
"Iya"Jawab Eun Ha yang mengaku pada nenek jika dirinya adalah cucu nenek yang bernama Ji Yoon.
"Baiklah,kalau begitu cepat berikan telpon nya pada perawat"Ujar Nenek
"Huh?Tapi ,tapi nenek mereka semua begitu sibuk sekarang"Ujar Eun ha beralasan.
"Apakah kau bicara jujur padaku?apa yang kau rencanakan untuk uang itu?katakan sekarang!kau sedikit pembohong.Bagaimana bisa kau berbohong pada Nenek seperti itu?"Ujar Nenek sangat marah.


"Nenek,kumohon jangan salah paham seperti itu,dan dengarkan ucapanku"Ujar Eun Ha.
"Dengarkan apa?Kau benar-benar mengerikan,benar-benar gadis kecil yang mengerikan!Ji Yoon kau tidak boleh hidup seperti itu.Apakah kau benar-benar menggunakan trik lama seperti ini pada nenek?"Seru Nenek marah.
Eun Ha terdiam sejenak bingung untuk mengatakan apapun karna dia benar-benar sedang berbohong.
lalu Eun Ha pun mengakui jika ia memang sedang berbohong.
"Kau benar nenek,aku berbohong!aku memang mengerikan,aku memang benar-benar gadis yang mengerikan!Kau benar itu bohong! kau ingin tahu kenapa aku butuh uang itu?Aku harus membayar uang disekolah,ada uang makan siang,iuran sekolah,pajak iuran dan biaya kegiatan lain...Apakah kau tahu cara pergi kesekolah tanpa membayar semua itu?Jika kau tidak memberikannya ,biarkan aku melakukan seperti yang kau katakan padaku.Tidak apa,aku tidak akan membutuhkan uang mu lagi."Ujar Eun Ha melepaskan emosi dan beban pikirannya dengan sedih.


Eun Ha segera menutup telpon tersebut dan berjalan keluar.Nenek masih terdiam atas ucapan Ji Yoon palsu ditelpon.
Eun Ha lalu berjalan keKafe Internet,ia menatap seorang gadis bersama teman-temannya yang begitu dia kenal.Ya dia teman dekat Eun Ha yang mengajarkan dirinya untuk menipu dengan chatting Online.Saat itu teman Eun Ha sedang asyik menelpon.
Sepertinya ia mendapatka korban baru untuk ditipu.Mereka janjian bertemu di Stasiun Kang Nam jam 7 Malam.Dia adalah Jin Hee,Jin Hee mengatakan pada korbannya jika dirinya saat ini bersama teman-temannya bolehkah ia mengajak mereka.Dan persetujuan pertemuan mu berhasil.


Eun Ha yang awalnya hendak memanggil sahabatnya perlahan mengurungkan niatnya,Saat Jin Hee bersama teman-temannya berjalan keluar dari kafe internet.
Eun Ha diam-diam bersembunyi dibalik kursi tak jauh dari Jin Hee.(Heran banget,jika memang ini benar-benar nyata dikorea,masak begitu hebatnya menipu disana?).
Eun Ha lalu pergi mengambil uangnya ditempat penarikan uang secara elektrik.
Eun Ha menatap lama buku rekening miliknya,tersisa 200 Won saja.Ia pun mengambil semua uang direkeningnya.
Setelah menerima print Out buku rekening miliknya,ia kaget saat melihat jumlah saldo tertera bertambah.Eun Ha bingung bertanya-tanya kenapa wanita tua tersebut mengirimkan uang padanya?bukankah sebelumnya ia membatalkan untuk meminta uang tersebut.
Sampai dirumah,Eun Ha masih bingung atas kiriman uang dari nenek tersebut.Ia memang sebelumnya meminta uang 200.000 won padanya.
Diluar bibi Eun Ha baru tiba dirumah,sepertinya pria hidung belang mengantarnya dan ingin masuk kerumah mereka.bibi Eun Ha berkeras mengatakan tidak,beralasan karna disini ada anak kecil.
Bibi lalu masuk kedalam melihat Eun Ha sedang belajar.
"Ah keponakanku ,apakah kau sudah bangun?Apakah kau sedang menunggu bibi?Bibi tahu itu,dan membawakan ayam untukmu"Ujar Bibi Eun Ha dan ingin membelai rambutnya.


Bibi Eun Ha berjalan sempoyongan karna minum soju terlalu banyak,Eun Ha menolak bibinya membelai rambutnya dan sama sekali tidak menolehnya.
"Oh kau terlalu over acting,kau tahu bagaimana aku bekerja keras,dan semua itu untukmu..."Ujar Bibi Eun Ha
"Apakah aku ingin dilahirkan,kenapa kau harus bersusah-susah?"Ujar Eun Ha.
Bibi mendekatkan dirinya pada Eun Ha dan bertanya dengan kaget kenapa mood keponakannya begitu buruk malam ini?Hmm.?.
"Oh Uang,pasti karna itu.Lihat hari ini bibi membawa uang banyak.Ini,simpan uang ini untukmu"Ujar Bibi memberikan uang hasil kerjanya.
"Aku tidak butuh."Jawab Eun Ha
"Ah,tidak ada orang yang tidak membutuhkan uang.Berhentilah bersikap kasar dan cepat ambil uangnya"Ujar Bibi.
"Aku sudah katakan aku tidak membutuhkannya"Teriak Eun Ha keras dan melempar uang tersebut kelantai.
Melihat hal itu,Bibi Eun Ha sangat marah dan hendak menampar Eun Ha.Eun Ha pun menatap tajam padanya.Namun Bibi meredakan emosinya mengatakan kalau ia benar-benar sangat mengantuk,pasti karna ia minum terlalu banyak.
Eun Ha mematung dikursinya ,air matanya perlahan jatuh.Bibi Eun Ha mengambil kembali uang yang jatuh dilantai,ia lalu berbaring dikasur dengan perasaan sedih.Sedih karna hidup yang mereka miliki.
Nenek pergi kebank untuk mengambil kembali uang Deposito yang ia simpan,karna hari itu adalah hari Jatuh tempo pengeluaran uang pada pemiliknya.
Kasir menanyakan apakah Nenek ingin uang tersebut diterima dalam bentuk cek,Nenek menolak mengatakan ia ingin uang tunai.Kasir tersebut meminta tas nenek untuk memasukan uang miliknya.


Nenek keluar dengan uang yang banyak didalam tas hitam miliknya.Saat hendak menyebrang jalan,seorang pria memanggilnya .Bibi!.(Sepertinya pria itu sudah tahu jika hari ini nenek datang kebank).
Lalu keduanya pun pergi kesebuah warung makanan kecil.Pria itu mengatakan jika dirinya sudah lama memang tidak pergi menemui bibi dan tidak pernah meminta apapun darinya.

"Aku senang jika kau mengungkit hal itu lagi,kau bahkan tidak muncul saat semua yang terjadi pada Ji Yoon,dan sekarang akhirnya kau datang menemuiku.Apakah itu untuk meminta uang?"Ujar Nenek

"Aku benar-benar menyesal tentang itu.Aku akan melakukan hal lebih baik mulai sekarang.kau harus percaya denganku saat ini.Kenapa tidak bisa,bukankah kau bisa membawaku sebagai anakmu?"Ujar pria tersebut.


"Bukankah lebih baik kau merekam ucapanmu sendiri"Ujar Nenek
"Maaf?"Tanya pria tersebut tak paham
"Pasti sulit bagimu untuk mengulang hal yang sama dengan berulang-ulang.Aku sudah katakan aku harus melakukan sesuatu dengan uang ini,jadi aku tidak bisa meminjamkannya padamu!"Ujar Nenek


"Ya,tentu saja kau tidak bisa.Karna besok adalah hari ulang tahun Ji Yoon,sehingga kau harus melakukan apa yang selalu kau lakukan.Kau memang terlalu.Kau memiliki uang namun kau membuang-buangnya dan tidak meminjamkan nya padaku."


"Itu sudah cukup tak perlu bicara lagi"Ujar Nenek segera pergi meninggalkan keponakannya.


Sesampainya dirumah,Nenek langsung menyimpan tas hitam yang berisi uang miliknya pada sebuah lemari,ia pun menutupinya dengan kardus-kardus.Terdengar suara telpon berdering.
Nenek bergegas mengangkat telpon.
Telpon itu dari Eun Ha yang mengaku sebagai cucunya.Eun Ha mengucapkan terima kasih pada Nenek mengatakan jika ia menggunakan uang tersebut dengan baik.
Saat Eun Ha segera menutup telponnya,Nenek mengatakan tunggu sebentar.
"Ji Yoon,apakah kau bergaul dengan baik?"Tanya Nenek
"Ya,dan anda?"Tanya Eun Ha balik
"Aku telah melakukan yang besar.Baiklah aku akan menutup telpon,aku hanya ingin tahu tentang hal itu"Jawab Nenek senang.
"Tunggu sebentar nenek"
"Apa?"
"Aku meminta nenek 200.000 Won tetapi kau salah paham dan mengirimkan aku uang sebanyak 300.000 won.Aku ingin kau tahu hal itu."Ujar Eun Ha


"Kau ini seperti anak bodoh saja,aku tidak mengirimkan kau 100.000 won lebih dari yang kau pinta agar kau salah paham.Apakah kau tahu,jika aku mengirim uang itu sebagai uang ekstra?Apakah kau benar-benar tidak tahu?Itu adalah Nenek memberi uang kepada cucunya untuk belanja.Beli apapun yang ingin kau makan dan perlu dengan uang itu.Ji Yoon apakah kau ingat besok adalah hari ulang tahun mu?Apakah ada seseorang yang membuatkan Sup Rumput laut untukmu disana?Jika tidak ada,nenek akan datang melihatmu.Kau mengatakan cinta nenek dengan menggunakan sebagai Sup Rumput laut,apakah kau ingat?"Tanya Nenek.


"Y..Ya.Nenek?"Tanya Eun Ha
"Jangan pikirkan besok,jika sesuatu terjadi segera telpon aku."Ujar Nenek
"Okay,selamat tinggal"Ujar Eun Ha menutup telponnya.
Eun Ha menutup telpon dengan perasaan bingung,ya..bingung karna nenek mengatakan jika besok adalah hari ulang tahun Ji Yoon.
Eun Ha pulang kerumah dengan cepat,Bibi segera menemuinya dan menarik rambut kuncir Eun Ha.Eun Ha teriak kesakitan mengatakan apakah bibinya sedang gila melakukan hal itu.


Bibi Eun Ha menunjukan buku rekening Eun Ha yang berjumlah besar,ia bertanya heran uang apa ini?Siapa Kim Young Choon ?dan mengapa ia mengirimkan uang itu pada Eun Ha?katakan padaku siapa Kim Young Choon?Apakah kau menghabiskan hari-harimu dengan laki-laki?.


Eun ha kebingungan menjawab ia berjalan meninggalkan Bibi,Bibi segera mendekatinya dan berceloteh kesal.Apakah Eun Ha menemui laki-laki yang dilakukan oleh anak-anak saat ini?Bertemu laki-laki di online chatting dan mendapatkan uang dari mereka?Apakah..apakah kau melakukan itu?
Eun Ha melepaskan tangan bibinya ia mengatakan kalau dirinya sama sekali tidak melakukan hal seperti itu.
"Apakah kau mengatakan dengan jujur?jIka tidak aku akan membunuhmu!Apakah kau bertemu laki-laki dan mengambil uang dari mereka?"Tanya Bibi Eun Ha marah .
"Bagaimana jika aku melakukannya,apa bedanya?dari menjual tubuh ku dan alkhol untuk pria.Aku akan menjadi orang sepertimu.Apa bedanya!"Teriak Eun Ha.


Bibi menampar wajah Eun Ha .Eun Ha menatap tajam bibinya mengatakan jadi hari ini bibinya menampar wajahnya.
Bibi yang merasa salah karna tanpa sadar telah menampar keponakan nya merasa tak percaya,Eun Ha pun pergi meninggalkan rumahnya.


Bibi menangis keras dengan semua masalah ini.
Eun Ha benar-benar minggat dari rumah,ia sendiri berjalan tanpa tahu arah kemana ia harus pulang.
Eun Ha menelpon Nenek Kim Young Chun,nenek mengeluh tidak bisa tidur karna diganggu suara telpon yang berbunyi malam-malam.


Young Chun mengangkat telpon.
"Hallo...siapa kau yang menelpon iseng malam-malam!?Tidurlah..."Teriak nenek,namun sesaat ia menyadari siapa penelpon itu,
"Apakah ini Ji Yoon?"Tanya Nenek
"Ya,ini aku nenek"Jawab Eun Ha
"Aigoo....kenapa kau menelponku malam-malam?Apakah kau menangis?"Tanya Nenek
"Tidak,aku tidak menangis"Ujar Eun Ha .Air matanya sudah sejak tadi jatuh.
"Ini adalah nenekmu,jadi bagaimana aku tidak tahu.Katakan padaku apa yang salah?"Tanya Nenek.
"Aku ingin berbicara dengan seseorang.Tapi aku tidak memiliki siapapun untuk diajak bicara,nenek.Bahkan...jika ini adalah hal terakhir,aku ingin mengatakan sedikit,tidak seorang pun disana yang bisa didengar,aku tahu berapa banyak salahku yang telah aku lakukan padamu,tapi...Tolong dengarkan apa yang ingin aku katakan."Ujar Eun Ha.


"Hal terakhir yang ingin kau katakan?Apa maksudmu dengan kata-kata itu?"Tanya Nenek.
"Nenek,nenek...kau pasti tahu bagaimana rasanya jika dirimu telah melakukan hal yang salah,dimana hatimu telah berbohong tentang pikiran mu yang bisa berubah karna dimana engkau tinggal.Aku tidak pernah meminta untuk dilahirkan.Merekalah yang menyebabkan saya disini.Berada disini.Sejak aku lahir,aku tidak bisa melakukan apapun yang aku inginkan bahkan untuk satu menit ataupun satu detik.Jadi setidaknya,aku ingin mengakhirinya...dengan cara yang aku inginkan .Nenek...apakah anda tahu bagaimana rasanya pergi kesekolah?tidak memiliki uang makan siang yang bisa diberikan?Itu...benar-benar terasa buruk.Tapi bahkan terasa lebih buruk...adalah ketika kita harus mengambil uang dari seseorang yang....ingin terbebas dari anda.Aku tahu bagaimana perasaannya,bahkan ketika aku tidur.Aku berpikir jika aku akan menjadi orang seperti dia.Aku tidak punya pilihan,tapi hidup seperti itu.
Tapi aku tidak ingin hidup seperti itu,Nenek...Jika aku hidup seperti itu,lebih baik aku mati."Ujar Eun Ha.


"Apa katamu!?Katakan sekali lagi,kau adalah anak yang mengerikan.Apakah kau ingin bunuh diri?Apakah kau mengatakan bahwa kau ingin mati?Apakah kau berpikir bahwa hidup adalah permainan?Kau Anak Idiot!Apakah kau pikir hanya kau orang satu-satunya yang mengalami hal menderita didunia dengan sedih?Aku tidak tahan mendengarnya,kau harus membutuhkan pemahaman yang baik.Kau harus datang kesini untuk mengubah pikiran busukmu itu...Kau harus datang kesini..."Ujar Nenek marah dan menahan kesedihan,karna emosinya yang memuncak membuat nenek jatuh pingsan.


"Nenek?Nenek?"Tanya Eun ha bingung karna tiba-tiba suara nenek menghilang.Ia pun menutup telpon umum tersebut.Namun ia berpikir sesuatu,dan menelpon lagi...kali ini ia menelpon sahabatnya.
"Jin Hee...bukankah kau mengatakan kau akan memberikan alamat nenek itu?Jangan tanya kenapa"Seru Eun Ha.
Setelah mendapatkan alamat rumah nenek Kim Young Chan,Eun Ha segera bergegas mencari rumah tersebut dengan jalan kaki.Akhirnya ia menemukan sebuah rumah.Eun Ha membaca papan nama tertera didepan pintu [Kim Young Chan].


Eun Ha mengetuk pintu dengan kuat mengatakan apakah Nenek ada didalam baik-baik saja?dan meminta nenek segera membukakan pintu.Eun Ha sendiri merasa khawatir ketika nenek tidak bicara saat ditelpon tadi.


Tiba-tiba suara gonggongan anjing membuat Eun Ha berhenti dan menoleh kedepan,Seorang wanita tua bersama anjingnya menatap dirinya.
"Nenek?"Gumam Eun Ha tak yakin
"Apakah kau Ji Yoon?"Tanya Kim Young Chan.
Eun Ha mundur beberapa langkah takut-takut menatap wajah Kim Young Chan.
Ia hendak melarikan diri,namun tiba-tiba ia terjatuh.


Nenek mendekatinya dan tanya apakah Ji Yoon baik-baik saja?Semua bus sudah tidak ada lagi pada jam segini.Bagaimana bisa kau pergi pada jam ini?Karna kau datang menemuiku,tinggalah disini untuk satu malam.
Nenek mengajak masuk Eun Ha,dan tanya apakah dirinya sudah makan malam?.Eun Ha mengiyakan.
"Apakah kau sudah menelpon rumah?"Tanya nenek lagi
"Ya".
Nenek mencarikan pakaian yang pas dikenakan untuk Ji Yoon menginap hanya saja ia tetap bertanya-tanya apakah pakaian itu cocok untuk dikenakan Ji Yoon?.Eun Ha mengiyakan.
Lalu nenek memberikan celana pendek tersebut pada Eun Ha.
Ia mengatakan jika ia memiliki selimut baru yang akan digunakan Ji Yoon.


Eun ha memanggil Nenek,"Nenek apakah kau memiliki yang lain selain ini?"Tanya nya sambil memperlihatkan celana pendek yang longgar yang diberikan pada Eun Ha.
Malam itu mereka pun tidur bersama,Eun Ha belum bisa tidur dengan nyenyak.


~~~Bersambung Part 2-End~~~

2 komentar:

  1. keren unnie,.....
    penasaran pengen nonton....

    BalasHapus
  2. Dewi : drama miniseri ini,memang khusus ditujukan buat nenek.
    memang salut ya korea bisa membuat setiap karakter menyentuh meskipun sepertinya alurnya mirip kisah biasa .
    ~~ha ha...silahkan nonton ....:)

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.