11.01.2011

Sinopsis A Thousand Kissess Episode 10 Part 1

Sinopsis A Thousand Kisses Episode 10
Kangen sama Kim So Eun dan Ryu Jin.Yuk kita ikuti lanjutan sinopsisnya .

Woo Joo Mi ditelpon oleh Jang Byung Doo untuk datang kerumahnya.Woo Joo Mi akhirnya mengakui dirinya adalah kekasih palsu Jang Woo Jin.
Bagaimana kelanjutannya atas pengakuan Jang Woo Jin pada keluarganya?


Woo Jin duduk disamping Woo Joo Mi ,seraya tertunduk ia bicara.
"Aku mengaku salah,aku tidak punya niat apapun untuk menipu kalian berdua.Ketika aku bertemu dengan gadis itu untuk diatur perjodohan,aku saat itu sedang memikirkan jalan keluar dari itu,jadi aku mengatakan pada kalian dan dia bahwa aku mempunyai wanita yang aku cinta.Pada waktu itu bersamaan Joo Mi datang kekafe secara bersamaan untuk wawancara,lalu aku meminta bantuannya untuk jalan keluar ini.Aku tidak pernah berpikir jika ini sampai menyakiti hati kalian."Ujar Woo Jin

"Jadi kau mengatakan ,jika aku tidak memberitahumu untuk membawanya kesini itu sudah berakhir disana bukan?"Tanya Jang Byung Doo
"Ya"Jawab Woo Jin
"Miss Joo Mi pulang lah sekarang"Ujar Byung Doo pada Joo Mi.
"Aku sudah berubah pikiran sekarang,aku sendiri belum meminta persetujuan Joo Mi,jika dia setuju denganku,aku akan menikahinya."Ujar Woo Jin memotong pembicaraan ayahnya.
Semua terkejut mendengarnya.
"Ahjussi?"Tanya Joo Mi kaget
"Apa katamu?Kau telah berubah pikiran?"Tanya Byung Doo kaget.
"Iya,aku sudah memikirkannya"Jawab Woo Jin datar.


Joo Mi mengatakan jika dirinya belum berpikir sampai kepernikahan lalu Woo Jin bilang jika Joo Mi bisa berpikir tentang hal itu mulai sekarang.Byung Doo tanya bagaimana perasaan putranya?kenapa begitu tiba-tiba mengatakan menikah?Bukankah Woo Jin sebelumnya mengatakan tidak pernah berpikir kesana,kenapa sekarang berubah?.


Woo Jin mengakui jika dia sendiri tahu bagaimana pribadinya,bagaimana dia memikirkan hal-hal itu,jika ia menikah seorang wanita itu pasti tidak akan bahagia jika menikah dengannya.
Lalu kenapa kau berubah pikiran!Seru Byung Doo.
Woo Jin mengatakan jika ibunya pernah bicara padanya mengenai ayahnya yang dingin,ayah bukan sama sekali tidak memiliki cinta untuk ibu,namun ia tidak secara terbuka mengatakan hal itu.Woo Jin pikir itu mungkin bisa ia lakukan pada dirinya dan membuatnya sedikit berubah pikiran tentang pernikahan.


Byung Do mengatakan cukup,meskipun alasan apapun tetap saja membohonginya adalah sesuatu yang tidak menyenangkan.
"Aku senang mendengar kau mengatakan memutuskan ingin menikah,Miss Joo Mi berapa kali kita bertemu?aku memiliki perasaan yang baik padamu tapi jika itu semua kearah menjadi pacar Woo Jin saja bukan untuk menjadi menantuku!"Seru Byung Doo.


Lalu Byung Doo melanjutkan jika sekarang yang harus ditanyakan apakah Joo Mi memiliki pikiran yang sama untuk menikah atau tidak?dan berharap Joo Mi akan mempertimbangkan hal ini.
Joo Mi sendiri hanya diam,ia tidak tahu harus menjawab apa?.
Woo Jin mengantar Joo Mi keluar rumahnya,Joo Mi yang merasa aneh dengan sikap Woo Jin lalu tanya bagaimana Woo Jin tiba-tiba melakukan semua ini?.
Woo Jin,"Bukankah aku sudah mengatakan semuanya dirumah ,aku berubah pikiran tiba-tiba."
Joo Mi,"Jadi apakah kau benar-benar ingin menikahiku?dan kau sungguh-sungguh?"
Woo Jin,"Apakah kau pikir aku sedang bercanda?"
Lalu keduanya pergi kekafe untuk membahas masalah ini.
Pelayan menghidangkan dua gelas air pada keduanya.Joo Mi meneguk airnya hingga habis.
Woo Jin tahu jika Joo Mi sangat terkejut dengan ucapannya.


Woo Jin,"Aku minta maaf hal ini sungguh tiba-tiba"
Joo Mi,"Aku sendiri punya mimpi ketika menikah,pria itu mengatakan mencintaiku dan rela melompat dari gedung atau sama seperti hal itu yang keluar dari drama .Dia bermain sambil menyanyikan lagu dengan piano dan mengatakan hal itu padaku tentang hal itu direstoran atau bar yang bagus.Aku sangat ingin menerima pernyataan dengan hal semacam itu! Itu mimpiku!"


Woo Jin,"Aku tidak bisa bernyanyi"
Joo Mi kesal,"Aku ingin menikah dengan orang yang mencintaiku,orang yang rela mati untukku.Tidak sepertimu yang selalu dingin."


Joo Mi lalu pergi meninggalkan Woo Jin.
OST A thousand kisess translateku ^^
♫ Ketika aku menutup mataku,aku hanya ingin melihatmu.
♫ Setelah aku melihatmu yang cantik dan harum.
♫ kau selalu berada dihatiku
♫ Aku sendiri meletakan cinta dan menyakitimu dalam hatiku
♫ Air mata pun jatuh lagi
Joo Mi keluar dari kafe lalu berjalan melewati trotoar,kenangan itu teringat jelas saat pertama kali ia bertemu Jang Woo Jin.
Joo Mi"~Disana aku berlari mundur dan lari kedalam pelukan anda"
Woo Jin"Aku Tahu"
Joo Mi,"ah anda ingat!Namaku Woo Joo Mi!"
Woo Jin,"Tolong minggir dari hadapanku"
Dan tanpa sengaja Joo Mi terpeleset dan jatuh kedalam sungai Han.Woo Jin yang melihat hal itu langsung menyelamatkan Joo Mi,ia menggendongnya hingga kerumah sakit.


Saat pertemuan Joo Mi untuk menjadi kekasih palsunya,Joo Mi memberikan syarat pada Woo Jin agar memberikannya gambar Woo Jin tersenyum.
Joo Mi,"Setiap kali aku bertemu dengan mu aku merasa gugup,dan ini menakjubkan bahwa aku sekarang merasa nyaman."


Woo Jin~"Apakah tidak ada Nomor 3 ?Proyek membuat Jang Woo Jin tersenyum?No.3"
Joo Mi~"Apakah kau sedang menunggu hal itu?"Tanyanya tersenyum senang.
Woo Jin~"Tidak!"
Joo Mi tersenyum akan ucapan itu,ia tahu jika Woo Jin sebenarnya menunggu dan senang.
Joo Mi,"Kau apakah benar sedang menanti hal itu?"Teriaknya setelah kepergian Woo Jin


Semua ini terfokus padamu
♫ Sepanjang Hari aku berharap untuk selalu bertemu denganmu
♫ Hari itu juga aku melihat betapa cinta sangat menyakitkan


Saat Woo Jin kerumah Joo Mi yang tanpa sengaja Oh Book Ja menumpahkan air pada jas Woo Jin,saat itu tanpa sengaja pula tangan Joo Mi yang membantu membersihkan berpegangan dan saling menatap pada Woo Jin.


Woo Jin~"Aku tidak ingin membuat kau terus-terusan menjadi pacar palsuku.
Joo Mi~"Tapi apakah kau tidak ingin aku melihatmu tersenyum sekali?
Woo Jin~"Sebenarnya aku tertawa melihat fhoto itu
Joo Mi~'Benarkah?apakah kau tertawa?"
Tanya Joo Mi tak percaya,Woo Jin pun benar-benar tertawa hari itu juga.
Dan ucapan Woo Jin pada ayahnya tentang ia ingin menikah....


Bahkan hari ini aku melihat senyummu
♫ Jangan takut untuk merasakan cinta lagi.
♫ Percayalah.......




Joo Mi melamun mengingat semua itu,kenangan yang benar-benar membekas dalam hatinya.
Dirumah,Byung Doo masih membahas masalah ini bersama istrinya Yoo Ji Sun.
Jang Byung Doo mengatakan jika ia benar-benar tidak memahami hal ini dan sangat diragukan kebenaran ucapan Woo Jin.
Yoo Ji Sun berpikiran lain jika hal itu bukan lah ucapan bohong semata,Woo Jin tentu telah berpikir sebelumnya.
Tapi dia itu adalah pacar palsu!tegas Byung Doo.
Ji Sun membela Woo Jin bukankah dia sudah minta maaf dengan mengatakan tak ada niat untuk membohongi hal ini?


Tapi bagaimana dia bisa mengatakan menikah tanpa ia bicara sebelumnya apakah Joo Mi setuju?Pikir Byung Doo.
Ji Sun berpikir meskipun tanpa kata-kata mari menikah itu,dia pasti telah berpikir tentang Joo mi dan dirinya berada dalam pikiran yang sama.
Byung Doo tetap mengatakan jika mereka sebelumnya tidak berpikir tentang hal itu! bukankah Joo Mi pada waktu itu sangat terkejut.


Ji Sun malah berpikir sebaliknya,Joo mi telah berpikiran lebih dari hal itu,dia memiliki perasaan pada Woo jin,dan Woo Jin pasti bisa merasakan hal itu itulah kenapa Woo Jin mengatakan hal ini.


Byung Doo terdiam sejenak,dia tahu Ji Sun bicara seperti itu meyakinkan dirinya bahwa Woo Jin tidak berbohong.Ji Sun mengiyakan.


Sementara itu,setelah sampai dirumah.Woo Jin kembali duduk dihadapan kedua orang tuanya.Woo Jin mengucapkan minta maaf karna telah mengejutkan mereka.
Byung Doo bilang ,Woo Jin bukan hanya menikah untuk dirinya sendiri ,bagaimana Woo Jin harusnya memberitahu hal itu pada Joo Mi dan tiba-tiba saja mengatakan bahwa ingin menikah tanpa tahu Joo Mi setuju atau tidak?


Woo Jin berpikir jika Joo Mi tidak akan berpikir untuk mengatakan "Tidak".
Ji Sun mengatakan jika ia bisa melihat Joo Mi menyukai Woo jin.


"Tapi bukankah dia bilang dia tidak bisa menikah tanpa cinta?"Tanya Byung Doo.
"aku yakin dia mulai berpikir tentang hal itu"Jawab Ji Sun
"Bagaimana kau bisa berpikir ingin menikahinya?"
"Karna perempuan itu,aku merasa kecemburuan untuk pertama kalinya.Diperjalanan pulang hari ini,aku telah berpikir arti Joo Mi pada diriku.Aku memikirkannya dalam-dalam."


"Berapa banyak yang kau tahu tentang dia?Jika kau ingin menikahinya,kami perlu mencari tahu tentang keluarganya."
"Aku pernah kerumahnya sekali,dia tidak memiliki orang tua.Dia tinggal bersama neneknya dan kakak perempuannya"
"Kedua orang tuanya tak ada?apakah mereka meninggal?"Tanya Byung Doo
"Ya"Jawab Woo Jin
Tiba-tiba Jang Soo Ah keluar kamarnya mengatakan ia menentang Woo Jin untuk menikahinya.Dia sangat tidak suka dan membenci hal itu!
"Soo Ah mengapa kau mengatakan itu?"Tanya Ji Sun
"Dia sudah menipu kita.Dia terlihat seperti seorang malaikat,tapi dia bisa berbohong seperti itu!?"Seru Soo Ah kesal
"Tapi dia melakukannya bukan karna dia mau,dia melakukan itu untuk kakakmu"Ujar Ji Sun
"Tapi aku tidak berpikir seperti itu"Jawab Soo Ah
"Soo Ah!aku tahu kau kecewa,itu bukan kesalahan Joo Mi"Ujar Woo Jin.


Byung Doo mengatakan ia tahu jika Soo Ah sangat terluka mendengar hal itu,karna dia begitu menyukainya.Lalu Byung Doo tanya bagaimana situasi hidup mereka,seorang nenek yang membesarkan dua cucunya tentunya mereka mengalami waktu yang sulit.
DiKantor Jang Woo Bin.
Rekan kerjanya menerima paket khusus,paket tersebut akan diperuntukan pada pemain sepak bola mereka.
"Apakah kita perlu memberikan ini untuk Hyong Soo bukan?"Tanya Manajer Ko
Woo Bin mengiyakan.
"Mi Jong,yang lain juga mengatakan bahwa mereka memerlukannya segera"
"Tapi bukankah untuk pemain lain,anda bisa mengambilnya besok"Jawab Mi Jong.

Woo Bin berseru memanggil Mi Jong.Mi Jong menoleh.Woo Bin meminta Mi Jong untuk berhenti sebentar,dan bertanya bisakah ia memoto sepatu Mi Jong?.Mi Jong kaget dan mengatakan tidak,kenapa ia mengambil fhoto seperti itu?
Woo Bin segera memotret sepatu Mi Jong dan mengatakan ia hanya memoto sepatunya saja karena baginya fhoto tersebut sangat diperlukan disuatu tempat.
Woo Bin lalu duduk kembali kekursinya,ia mengirimkan mms gambar Fhoto sepatu Mi Jong pada Woo Joo Young.
Saat itu,Woo Joo Young sedang berada dikamarnya berkonsentrasi membuat desain sepatu.Ia melihat ada sms masuk dari Jang Woo Bin.
"Sekarang,saya terus mencari beberapa macam contoh tentang sepatu wanita".


Joo Young tersenyum kemudian membalas pesan Woo Bin "Thank You,Mr Popeye"
Dan Joo Young kembali meneruskan gambar desain sepatunya.
Woo Bin mengajak rekan kerjanya pergi kerestoran,ia bergumam jika sudah lama mereka tidak kesana untuk menikmati kentang dan Sup daging,dan ia ingin makan hari ini.


Woo Bin memesan makanan ,3 Tupeggi dan 1bungkus untuk kam Ja tang.Manajer Ko tanya apakah itu untuk dibawa pulang kerumah?.Woo bin mengiyakan.
Mereka pun menikmati makanan tersebut.


Joo Young terus asyik menggambar,Chan Noh yang berada disamping Joo Young begitu asyik bermain game bola dikomputer mereka.Lalu Joo Young membuka pesan masuk dari adiknya,Joo Mi.
"Oenni,apakah kau ada waktu untuk bicara denganku?"
Joo Young membalasnya iya.Dan Joo Mi memintanya untuk pergi keluar bersama.
Dikamar,Cha Kyung Son sedang melipat pakaian ditemani Book Ja.Joo Young pamit untuk keluar bersama Joo Mi untuk berjalan-jalan.PokJa lalu tanya pada Kyung Son apakah mereka akan keluar untuk membeli makan makanan ringan?.Kyung Son mengatakan jika mereka hanya pergi untuk jalan-jalan saja.
PokJa berpikir lebih ,tentu saja berjalan-jalan dengan makan makanan ringan.Dan PokJa bergegas untuk menyusul mereka.Kyung Son segera menepuk pantat PokJa mengatakan itu tidak baik untuk makan malam hari dan lebih baik untuk tidak ikut.


PokJa terlihat kecewa mengatakan apakah Kyung Son tidak memikirkan dirinya?kenapa ia tidak boleh mengikuti mereka?.
Kyung Son mengatakan jika mereka ingin pergi berdua saja.
PokJa berkeras meskipun begitu,harusnya mereka lebih peduli pada dirinya,bukankah sepupu Kyung Son sepertinya masih muda.
Kyung Son lalu tanya berapa umur PokJa sekarang,kenapa ia masih bertingkah kekanak-kanakan?.


PokJa terlihat ngambek,ia berguling-guling dilantai,Kyung Son memintanya bangun.
Woo Joo Mi dan kakaknya berbincang-bincang disebuah kafe.Mereka memesan minuman dan beberapa makanan.
Joo Mi bilang jika dirinya sedikit merasa sedih akan nasib Joo Young yang telah bercerai,namun ia sedikit terhibur karna mereka bisa memiliki waktu untuk bersama.
Joo Young bertanya bukankah Joo Mi mengajaknya keluar ingin berbicara sesuatu padanya?.
Apa itu?katakan padaku?"Tanya Joo Young
Joo Mi,"Aku tidak tahu darimana aku akan memulainya,Oenni..apakah kau ingat dengan pria yang menyelamatkan aku?"
Joo Young,"Oh,aku tahu".
Joo Mi,"Dia datang kerumahnya dan memintaku untuk menikah dengannya."
Joo Young,"Apa!?"

Dikamarnya,Jang Woo Jin teringat ucapan Joo Mi padanya tentang apa impian pernikahan.
Joo Mi,"Aku sebenarnya memiliki mimpi yang berbeda tentang pernikahanku.Seorang pria yang rela mati melompat dari bangunan,jika ia tidak bisa memiliki aku.Sama seperti dalam sebuah drama,bermain piano,bernyanyi dan mengajakku pergi kesebuah Restoran atau bar yang bagus itu adalah impian yang sangat aku inginkan.Aku ingin menikah dengan orang yang rela mati jika dia tidak bisa menikahiku,bukan seperti dia yang dingin dan keras".


Woo Jin berpikir sejenak akan ucapan itu.


Kembali ke Joo Mi dan Joo Young,
Joo Young tanya apakah Joo Mi setuju akan menikah dengannya,Joo Mi mengangguk.
Joo Young kembali tanya apakah Joo Mi ada suatu ide agar impiannya benar terjadi?.
Joo Mi sendiri bingung bagaimana ia bisa memikirkan pernikahan,bahkan orang yang akan menikah dengannya tidak pernah tersenyum padanya.


Joo Young memberi semangat,jika hal itu akan ada dan memintanya berpikir tentang pernikahan dari sekarang.Joo Mi bingung karna ia sendiri belum pernah memikirkan pernikahannya,dan juga ia masih ragu apakah ia hanya bertepuk sebelah tangan saja.


Joo Young menegaskan bahwa ia telah mengatakan cinta pada Joo Mi.Bukankah dia sudah berubah pikirannya tentang pernikahan dan mencari tahu bagaimana menikah?.


Joo Mi,"Tapi tetap,ia sama seperti biasa .Manusia Es"
Joo Young,"Tapi bukankah dia sudah mengatakan hal itu padamu?Joo Mi,ketika kau pertama kali melihatnya bukankah kau merasakan sesuatu?Dan kau mau menjadi pacar palsunya saat itu"


Joo Mi mengangguk mengakui hal itu.
Joo Young berpendapat Jika Joo Mi sekarang seperti dia,dan kenapa tiba-tiba Joo Mi seperti ini?.
Joo Mi berpikir jika Woo Jin dengan semua cara dan apa yang ia lakukan adalah keren,namun wajahnya begitu tampak memperlihatkan jika ia benar-benar kesepian,itulah alasan kenapa ia ingin membuatnya tersenyum,begitu juga alasan kenapa ia setuju untuk menjadi pacar palsunya.


Joo Young mengatakan bukankah Joo Mi sudah berpikir tentang dia dalam hati.
Joo Mi berkeras jika tetap saja ia belum berpikir untuk menikah.
Joo Young memberi nasehat jika itulah alasan kenapa ia meminta Joo Mi berpikir tentang pernikahan mulai sekarang.Joo Young kemudian memberikan semangat pada Joo Mi,Fighting!Fighting.
Keduanya tersenyum senang.
Joo Young dan Joo Mi berjalan pulang menuju rumah mereka.Joo Young menerima telpon dari Jang Woo Bin.Lewat Ponsel,Woo Bin menanyakan apakah Joo Young telah membuat rancangan sepatu dengan sangat baik?.Joo Young mengatakan tidak.


Woo bin lalu tanya,apakah Fhoto-fhoto yang ia berikan membantu Joo Young?.Joo Young mengiyakan.Melihat Joo Young asyik bicara ditelpon,Joo Mi bertanya siapa dia?.


Joo Young tidak menjawab nya dan terus menelpon Woo Bin dan tanya apa yang terjadi.
Woo Bin yang berada didepan rumah Joo Young mengatakan jika ia ingin memberi sesuatu pada Olive ahjumma.Joo Young bertanya-tanya apa itu?.Woo bin balik tanya memberi tebakan pada Joo Young,apakah ia tahu dia sekarang berada dimana?
Joo Young pun tahu jika Woo bin menelpon nya tepat didepan rumah mereka.
Woo Bin,"Halo?"
Joo Young,"Aku sudah melihat anda".
Joo Young memberi isyarat pada Joo Mi untuk kembali berjalan.
Woo Bin,"Dimana kau bisa melihat aku?"Ujar nya tak percaya.
Namun ia kaget saat Joo Young sudah berjalan tak jauh dari hadapannya.
Joo Mi memberikan salam pada Woo Bin.
Joo Young,"Apa yang membawamu kemari?"
Woo bin lalu masuk kedalam mobilnya dan mengambil bungkusan 1plastik.
"Ini kamja Tang!Aku pergi makan dengan karyawanku,jadi aku pikir aku ingin membelikan satu untukmu"Seru Woo Bin.
"Wow,itu pasti enak"Ujar Joo Mi senang.
"Kau mau juga?"Tanya Woo Bin
"Ya,aku sangat suka"Jawab Joo Mi
"Kupikir kau bisa mengambilnya dan makan bersama keluargamu,dan ambil cepat ini"Ujar Woo bin seraya memberikan bungkusan tersebut.
Joo Young lalu mengambilnya dan mengucapkan terima kasih.Lalu Woo Bin pamit untuk segera pulang.
Saat Woo Bin masuk kemobilnya,Joo Mi bergumam pada kakaknya,mengatakan jika ia melihat Woo Bin sangat menyukai kakaknya.
Joo Young tersenyum mengatakan jika dirinya masih seorang janda yang memiliki seorang anak.
Joo Mi tahu itu,tapi...
Lalu mereka menikmati KamJa tang bersama-sama.PokJa berpikir jika keduanya keluar untuk mencari makanan.Joo Mi mengatakan tidak,ia hanya membawa makanan ini dari pemberian orang yang membantu memperbaiki ban mereka ketika itu.


Kyung Son tanya apakah dia datang kerumah?,Joo Young mengiyakan.
PokJa bertanya-tanya apakah pria tersebut keluarganya memiliki Restoran Kamjatang?
Joo Young dan Joo Mi tertawa lucu mendengar pertanyaan PokJa.Kyung Son menjelaskan bukankah ia menjalankan perusahaan yang bergerak dibidang sepak bola?.Joo Young mengiyakan.


PokJa belum mengerti kenapa Woo Bin membawakan mereka KamJatang?.
Joo Young lalu menjelaskan jika mereka pernah makan itu bersama-sama,dan dia mungkin berpikir untuk membelikan dirinya.


Pokja berpikir apakah dengan memakan KamJa tang mereka memerlukan beberapa SoJu untuk diminum?.Kyung Soon mengeluh...aigooo....
Yang Joon Hee tidur-tiduran dikamar Ibu Park Tae Kyung,ia pun bangun dari tempat tidurnya dan menguping diam-diam.Namun tiba-tiba terdengar suara pintu dibuka.
Joon Hee segera pura-pura tidur.Park Tae Kyung masuk dan meminta Joon Hee untuk bangun dan ingin mengajak Joon Hee untuk pergi kerumah sakit memeriksakan kandungannya.
Park Tae kyung,"Ibu bilang,kau tidak boleh tinggal disini"
Yum Jung Soon masuk ,ia bertanya apa yang dilakukan Joon Hee?kenapa ia terus tidur dan tinggal disini.
Joon Hee lalu bangun dan berpura-pura sangat mengantuk dan kembali tidur.
Tae Kyung kesal melihat hal itu,ia meminta ibunya untuk membiarkan Joon Hee berada dirumah mereka untuk hari ini.


Dengan kesal,Jung Soon berkata jika ia lebih baik menyiramkan air pada Joon Hee agar dia bangun namun ia tidak bisa melakukannya karna ia memikirkan Joon Hee yang sedang hamil.


Joon Hee mendengar hal itu,namun ia kembali berpura-pura tidur dengan lelap.
Dan Terpaksalah dengan berat hati,ibu Park tae Kyung tidur diruangannya bersama Joon Hee.Joon Hee yang sedari tadi jenuh berada didalam kamar dengan berbaring merasa lapar.
Ia lalu pergi kedapur dan mengambil semua makanan yang berada dilemari es.
Pagi itu,Jung Soon masih tertidur nyenyak.Joon Hee telah bangun lebih dulu dan mempersiapkan sarapan pagi didapur.
Ketika Jung Soon bangun,ia sadar jika Joon Hee sudah tidak berada disampingnya,ia segera pergi kekamar Park Tae Kyung untuk melihat apakah Joon Hee tidur bersamanya.
Jung Soon merasa lega melihat Tae kyung tidur sendirian.
Saat ia keluar dari kamar Tae kyung,Joon Hee menyapa ibu Tae Kyung dengan ramah.
"Apakah anda memiliki malam yang indah saat tidur ibu mertua?"Tanya Joon Hee ramah.


Jung Soon melongo kaget dengan sikap Joon Hee yang tiba-tiba datang menganggetkannya.
Joon Hee,"Ibu mertua,aku membuatkan beberapa sarapan.silahkan dicoba"
"Apa?Kau menyiapkan sarapan?"Tanya Jung Soon tak percaya.
"Ya,aku tidak tahu apa yang kau suka.Juga dipasar belum buka,jadi aku menggunakan beberapa bahan makanan dilemari es dan membuatnya.Untuk makan malam,aku akan membuat hidangan yang lezat"Jawab Joon Hee
Jung Soon lalu masuk kedapur dan mencicipi masakan Joon Hee.Ia bergumam enak.Joon Hee mendengarnya merasa senang dan spontan memeluk Jung Soon"Terima kasih ibu".
Pagi itu,Dirumah keluarga Woo Joo Young.Mereka sarapan bersama dan berbincang-bincang.
Lalu Joo Mi tiba-tiba mengatakan ia ingin bicara sesuatu pada Nenek.
Nenek lalu tanya apa itu?.
Joo Mi,"Bisakah saya menikah?"


Melihat sikap Nenek yang tampak terkejut,Joo Mi bertanya pada kakaknya apa yang ia harus lakukan.Bukankah dia sekarang sudah berumur 26 Tahun?.Nenek lalu tanya kenapa tiba-tiba Joo Mi bertanya tentang hal itu?.


Joo Mi mengatakan jika ada seorang pria yang mengatakan itu padanya.Pria itu adalah orang yang menyelamatkannya saat ia jatuh disungai Han.
Jang Byung Shik keluar bersama anaknya Jang Woo Bin dan Jang Hye bin.Jang Hye bin berdiri disana ingin mengatakan sesuatu pada ayahnya.
Ayahnya tanya kenapa Jang Hye Bin berdiri didepan rumah.Hye Bin lalu mengatakan jika ia ingin meminta ayah membuatkan kartu kredit untuknya.Byung Shik mengatakan jika tentang hal itu,Hye Bin lebih baik bicara pada ibunya,ia lalu memberikan 50.000 Won pada Hye Bin.
Hye Bin ngotot jika ia tidak terima jika kartu kreditnya terus diblokir.Byung Shik bilang uang itu sudah cukup untuk keperluannya .
Hye Bin lalu menghitung uang yang ia terima.
Woo bin tersenyum melihatnya dan segera pergi mengendarai mobilnya menuju kantor.
Woo Joo Young pergi menemui sahabatnya Cha Myung Hee.Myung Hee datang terlambat dan minta maaf karna ia selalu membuat Joo Young menunggunya.
Lalu Myung Hee tanya bagaimana hasilnya?
Joo Young menceritakan jika ia benar-benar frustasi sebelumnya,karna sudah lama ia tidak memegang pensil.Namun sekarang sudah jauh lebih baik.


Lalu Cha Myung Hee tanya apakah Joo Young datang dan mengatakan ingin menyerah?
Joo Young mengatakan tentu saja tidak.Ia kesini untuk memperlihatkan desain sepatu yang ia buat.
Joo Young kemudian pergi.Saat hendak keluar dari Perusahaan tersebut dan masuk lift,Joo Young tanpa sengaja bertabrakan dengan seorang pria.
Dan membuat file arsip desain Sepatunya jatuh kelantai.Han Yoo Kyung yang kebetulan berada disana membantu mengambilnya dan melihat sejenak sketsa desain sepatu Joo Young.

Joo Young mengucapkan terima kasih atas bantuannya.Yoo Kyung tersenyum.Namun perlahan ia mulai menyadari siapa wanita yang berada disampingnya.


Dikantornya,Woo Bin menerima telpon dari Joo Young,saat mengetahui siapa yang menelpon.Woo Bin senyum-senyum sendiri lalu mengangkat ponselnya.
Joo Young mengatakan jika ia sedang dalam perjalanan kekantor Woo Bin untuk bertemu.
Woo Bin tanya kenapa?.Joo Young mengatakan jika ia ingin mereka bertemu diwarung kopi sekarang.
Setelah menutup ponselnya,Woo bin terlihat termenung namun senang.
Woo Bin,"Manajer Ko,mulai sekarang aku tidak akan berada dikantor.Tolong urusi semua jadwal untuk hari ini."
Manajer Ko,"Kau akan pergi kemana?"
Woo Bin,"Aku ada urusan pribadi"
Lalu Woo Bin mengedipkan matanya pada Manajer Ko dan keluar.
Manajer Ko bertanya-tanya pada Mi Jeong,apa yang terjadi pada Direktur mereka?.
Manajer Ko bergumam,dia berubah saat ia sudah menerima telpon itu bukan?.
Joo Young sudah berada diwarung kopi(Kafe) bersama Jang Woo Bin.
Joo Young mengucapkan terima kasih atas sup kentangnya.Woo Bin mengira apakah Joo Young mentraktirnya minum teh adalah balasan karna ia membelikan makanan itu?
Joo Young bilang jika ada sesuatu yang ingin ia perlihatkan pada Woo Bin.Lalu Joo Young memperlihatkan sketsa desain sepatu yang ia buat.Ia mengatakan jika ia bisa melakukan hal itu karna Woo Bin membantunya.


Woo bin kaget melihat Desain Joo Young yang begitu bagus,ia berharap Joo Young akan menang dalam kontes desain sepatu tersebut.
Tentu saja Joo Young mengiyakan,apakah dia orang yang selalu melanggar janji.
Woo Bin mengatakan iya,bagaimana dirinya bisa menunggu seseorang dengan begitu lama selama 1 Jam 36 Menit.


Joo Young tersenyum.
"Apakah semua ini kau yang membuatnya?"Tanya Woo bin tak percaya.
Joo Young mengangguk "tentu saja".

Dikantor teman kerja Joo Mi melihat hasil wawancara Jang Woo Bin yang telah diterbitkan diinternet.Teman Kerja Joo Mi terpesona oleh ketampanan Woo Bin,mereka berkomentar jika Woo bin begitu tampan dilihat dari mana saja,dan gelar Direktur Di KJ Resort sangat coock untuknya.
"Ah dia benar-benar tampan"
"Ayo,,,kita coba lihat lagi fhoto-fhotonya"
"Berapa umurnya?36?"Tanya Teman Joo Mi yang lain.



Joo Mi yang hendak masuk menemui atasannya tiba-tiba diminta berhenti oleh teman-temannya untuk menanyakan apakah Jang Woo Jin begitu tampan sesuai dengan kepribadiannya?
"Apa?"Tanya Joo Mi tak paham
"Bagaimana dia secara pribadi?"Tanya temannya.
Namun tiba-tiba ponsel Joo Mi berbunyi,Woo Jin memintanya bertemu disuatu restoran mewah. 

Woo Jin memulai percakapan dengan tanya kenapa Joo Mi hanya diam saja?pernahkah kau berpikir tentang hal itu?.Aku paham jika aku selalu mempertimbangkan persfektif tentang diriku.Bagi seorang pria yang bicara tentang hal itu,aku sangat mengerti perasaanmu.


"Apakah kau benar-benar tahu?"Tanya Joo MI
"Tapi,tapi untuk memberitahumu bahwa aku sangat mencintaimu,itu sangat sulit bagiku.Aku sudah bilang,bahwa aku sudah berpikir untuk menikah dengan Woo Joo Mi,dan itu memang perubahan yang sangat mengejutkan."Ujar Woo Jin
"Aku.."
"Aku tahu.Mawar,lagu,sebuah peristiwa yang kau inginkan.Itu semua impianmu bukan?"Ujar Woo Jin memotong pembicaraan Joo Mi
"Mimpi,harapan,aku tidak ingin menikah tanpa hal itu"Ucap Joo Mi
"Mulai sekarang,aku menjanjikan bahwa orang yang satu-satunya aku lihat adalah Woo Joo Mi,apa masih belum diterima?"Ujar Woo Jin .


"Bukan seperti itu,kau setidaknya menyanyikan lagu untukku"
"Apakah harus seperti itu?"Tanya Woo Jin
"Ya"Jawab Joo Mi
Lalu keduanya pergi ketempat karaoke,Woo Joo Mi menonton Jang Woo Jin menyanyikan sebuah lagu untuknya.Namun,ia benar-benar terlihat kaku,hal itu membuat Joo Mi tertawa.
Melihat Ekspresi Joo Mi yang tertawa terpingkal-pingkal melihatnya bernyanyi,ia pun berhenti bernyanyi .Woo Jin lalu mendekati Joo Mi dan tanya apa begitu yang harus ia lakukan?
Joo Mi tanya apakah Woo Jin belum pernah melihat Park Shin Yang menyanyikan lagu tersebut "Bolehkah aku mencintaimu?",ataupun mendengar dalam suatu drama dimana pemeran pria Protagonis menyanyikan sebuah lagu berjudul"Never ending story?".


Woo Jin mengaku jika ia belum pernah melihatnya.
Woo Jin,"Aku akan belajar bernyanyi untuk mu,aku janji.Mari kita menikah"
Joo Mi,"Jawaban ku adalah....Ya"
Tiba-tiba senyum lega itu berpihak pada Woo Jin.Joo Mi setuju untuk menikah dengannya.
Begitu juga Joo Mi,keduanya tersenyum bersama.
Jang Woo Jin lalu kembali kekantor,ia masuk menemui ayahnya Jang Byung Doo (Direktur).
Rupanya Jang Byung Doo sedang bersama adiknya Jang Byung Shik,Woo Jin masuk dan bertanya bisakah dia bicara sebentar pada ayahnya.Byung Do mempersilahkan dan tanya masalah apa yang ingin diberitahu oleh Woo Jin.


Woo Jin mengatakan jika ini masalah pribadinya dan tentang pernikahan,ia telah mendapat persetujuan Joo Mi untuk menikahinya.


Byung Do bertanya bagaimana bisa Woo Jin tiba-tiba berkata ingin menikah dengannya padahal sebelumnya sama sekali tidak ada berpikir kehal tersebut.Jadi apa yang terjadi?.
Woo Jin berpikir jika ia telah menemukan gadis yang bisa menerimanya.Namun Woo Jin mengatakan jika ia sendiri belum mendapatkan ijin dari orang tua Joo Mi.


Byung Doo berpikir jika pikiran orang tua adalah sama,namun tetap saja mereka tidak mengetahui bagaimana keluarganya dan merencanakan untuk mengadakan pertemuan.


Byung Shik tersenyum berkomentar apakah Woo Jin terlalu berani mengatakan menikah sedangkan dua hal penting itu belum dilakukan,terutama bertanya pada keluarganya?.


Byung Doo membela putranya,bahwa ia pun berpikiran sama dengan Woo Jin.Setahu dia,Joo Mi tidak memiliki orang tua.


Byung Shik melongo kaget.."Apa?Dia tidak punya orang tua?Jadi dia anak yatim piatu?"
Hal itu juga diceritakan Byung Shik pada istrinya Min Aeja saat pulang dari kantor.
Aeja sama kagetnya mendengar calon menantu Byung Doo adalah seorang anak yatim yang tidak memiliki orang tua.


Byung Shik bilang jika ia dengar Joo Mi hanya memiliki nenek.AeJa heran dengan sikap keluarga kakak Byung Shik yang baik-baik saja tentang hal itu.Byung Shik mengatakan tentu saja bisa,apakah tidak bisa menikah jika tidak memiliki orang tua?


Min Aeja,"Tapi tetap,apa kau tidak peduli tentang bagaimana keluarganya?Apa yang keluarganya lakukan,jenis pendidikan apa yang ia miliki.Kenapa mereka hanya bisa menerima saja tanpa mengecek keluarganya?Tapi bagaimana dia bisa datang,bukankah dia tidak memiliki orang tua dan orang tuanya sudah meninggal?"


Byung Shik,"Aku tidak tahu lebih detail,aku yakin mereka akan tahu semuanya setelah mereka mengadakan dua pertemuan keluarga"
Malam itu,diluar rumah.Chan Noh asyik bermain sepak bola ditemani Ibunya Joo Young,lalu Joo Mi datang.
Chan Noh berlarian mendekati bibinya.
"bibi!"Seru Chan Noh
"Chan Noh,apakah kau baik-baik saja?"Sapa Joo Mi
Lalu Joo Mi memanggil oenni dan duduk bersama.
Joo Young tanya apakah Joo Mi sudah memikirkan hal itu?.Joo Mi mengatakan belum,namun ia sudah hati-hati melakukan hal itu.
Bagaimana hasilnya?Tanya Joo Young.
Joo Mi menceritakan bahwa ia sudah mengatakan setuju pada Woo Jin untuk menikah dengannya.Joo Young memeluk adiknya dengan perasaan bahagia.
Joo Mi mengatakan jika Woo Jin sama sekali tidak bisa mengatakan jika ia mencintai dirinya,namun ia sudah berjanji untuk memiliki Joo Mi sendiri dalam kehidupannya,itulah sebabnya Joo Mi memutuskan untuk setuju menikah dengannya.


Joo Young mengucapkan selamat pada Joo Mi.
Pagi itu Woo Jin datang kerumah Joo Mi menemui keluarganya.Woo Jin berpikir jika dia sendiri tidak pernah berpikir jika hal ini terjadi begitu cepat karna dia melakukannya.
Cha Kyung Soon mengatakan jika antara Woo Jin dan Joo Mi memiliki standar hidup yang berbeda.Joo Mi mereka tidak memiliki orang tua,dan tanya apakah orang Tua Woo Jin tahu hal itu?
Woo Jin membenarkan jika kedua orang tuanya tahu akan hal itu,dan mereka baik-baik saja menerimanya.Kyung Soon berpikir jika hal ini terlalu terburu-buru berpikir untuk menikah,jadi meminta Woo Jin sementara waktu untuk berpikir,agar keluarga mereka bisa berpikir secara matang.


Woo Jin mengatakan bukankah kedua orang tua mereka mengatakan setuju saja akan hal itu.
Nenek lalu tanya apa yang disukai Woo Jin terhadap Joo Mi.Woo Jin singkat mengatakan ia menyukai Kepribadian Joo Mi.Joo Mi tersenyum mendengarnya.
Tentu saja,lalu PokJa tanya bagaimana kepribadian Joo Mi menurut Woo Jin?.
Woo Jin mengatakan jika Joo Mi adalah orang yang selalu ceria,dan hangat kepada orang lain.
Pokja,"Aigoo...Joo Mi jadi kau orang seperti itu"
Joo Mi,"Tentu saja,aku seperti itu".
"Berapa lama kau mengenalnya?"
"tidak berapa lama"
Joo Mi mengantar Woo Jin pulang,ia tersenyum senang dan memberi nama panggilan baru untuk Woo Jin.
"Ahjussi,aku akan memanggilmu,ahjussi ice"
"Aigooo.,,,apakah itu sebuah mimpi atau kenyataan?"Tanya Woo Jin tersenyum.


~~~~Bersambung Part2~~~~

6 komentar:

  1. penasaran sama kelanjutan joo mi - woo jin...
    thanks sinopnya ya... ^^

    BalasHapus
  2. Sama-sama vita,iya kmrn nggak bisa buat 1episode karna awal bulan kerjaan menumpuk he he...^^

    BalasHapus
  3. oenni cha cha,,,
    riry penasaran gmn kelajutannya,,,
    :) :),,
    oenni buruan y,,,

    thq :)

    BalasHapus
  4. Akhirnya sinopsis yang ditunggu2 keluar juga.. Lanjutkan Kak part 2 nya, semangat :)

    ~ Ayra ~

    BalasHapus
  5. SENENG BANGET MA CHASYA, DITENGAH KESIBUKAN KERJA K NGURUS SI KECIL TETEP NYEMPETIN BUAT SINOPSIS, BERJUANG Y..SUKA BANGET DG SINOPSIS tHOUSAND KISSES BUATAN CHASYA SINGKAT PADAT JELAS G BERTELE2 PI POINT2 PENTINGX PAS N KENA DHATI JD SUASANA W2 BACAX SERASA MNONTON SENDIRI..DITUNGGU KLNJUTAN TK
    -----------EKA KALBAR----------

    BalasHapus
  6. kok yang part 2 nya gabisa dibuka ya ? . . .

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.