10.14.2011

Sinopsis A Thousand Kissess Episode 9

Sinopsis A Thousand Kisses :
Episode : [1],[2],[3],[4],[5],[6],[7],[8]
Wallpaper A thousand kisses


Sinopsis Singkat A Thousand kisses Episode 9

 
Setelah Woo Bin bertemu Joo Young,ia lalu kembali ke kantor.Yoo Kyung rupanya telah lama menunggu nya disana.
"Woo Bin!"Seru Yoo Kyung senang mengetahui Woo Bin telah kembali kekantornya.Woo Bin hanya diam dengan tatapan kurang senang akan kedatangan Yoo Kyung.
'Setelah semua ini,kenapa kau masih disini"Ucap Woo Bin
"Kenapa kau selalu memperlakukan aku begitu dingin,aku kesini hanya melihat tempat kerjamu saja.Aku hanya ingin tahu suasananya"ujar Yoo Kyung.
"Mari kita bicara diluar saja"Pinta Woo Bin ketus
Rekan kerja Woo Bin hanya saling berpandangan bertanya-tanya siapa wanita yang datang kekantor mereka menemui Woo Bin.
Dikaffe,keduanya duduk bicara bersama.
"Aku sungguh tidak mengerti apa yang ingin kau lakukan padaku?"Tanya Woo Bin dingin
"Itu benar kita memang benar-benar putus,tapi bagiku Korea adalah Jang Woo bin.Aku tahu waktu telah berlalu,aku juga bukan tidak berpikir jika waktu bukanlah masalah"
"Yang aku ingin katakan padamu sekarang,kita tidak mempunyai hubungan satu sama lain lagi"Jawab Woo bin.
"Aku hanya ingin meminta maaf pada mu dari 3 tahun yang lalu,aku salah telah menyakitimu,kau bisa marah padaku untuk tidak percaya padaku,tapi aku tidak jatuh cinta dengan orang itu,aku dan dia sudah berakhir."
"Aku tidak tahu,dan tidak ingin tahu tentang itu,aku juga tidak tertarik akan hal itu,jadi jangan bicara itu lagi"Ujar Woo Bin ketus.
"Apakah kau punya pacar,jika bukan itu kenapa kau masih membenciku?"Tanya Yoo Kyung.
"Ini sangat menyedihkan,sekarang aku tidak punya waktu untuk mendengarkan kau bicara lagi"Ujar Woo Bin
"Kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku tentang pacar?"Tanya Yoo Kyung penasaran
"Aku rasa kau tak perlu tahu hal itu.Apakah itu ada kepentingan denganmu"Jawab Woo Bin berlalu meninggalkan Yoo kyung.
Joo Young menatap selebaran kertas kontes desain sepatu.Nenek/Cha Kyung Soon datang padanya dengan tanya dari mana tadi.Joo Young bilang kalau ia baru saja bertemu teman lamanya,Kyung Soon menyodorkan makanan Cakka(sejenis cemilan korea),Joo Young terlihat sangat menyukai cakka itu,Kyung Soon bilang itu dari tetangga mereka .


Joo Young memberi tahu jika dia akan kembali bekerja ketika chan noh mulai sekolah,karna  ia yakin butuh uang untuk sekolah dan hal-hal lainnya.Kyung Soon mengatakan kalau dia mampu membuat Joo Young tidak kelaparan.
"Apa kau tidak ingin membelikan kami pakaian ?"Tanya Joo Young
"Pakaian,bukankah kalian masih banyak yang kalian miliki"Jawab Kyung Soon.
"Aku akan bekerja keras untuk membuat Chan Noh kehidupannya lebih baik"Ujar Joo Young.


Joo Young menceritakan jika temannya Myung Hee memberikan selebaran brosur untuk ikut kontes desainer,jika ia menang ia akan medapat pekerjaan baru.Joo Young yakin ia mampu melakukan hal itu.Ia tahu jika saingan Joo Young adalah orang-orang sekolahan,namun ia yakin karna ia sendiri pernah memiliki pengalaman disitu.
Nenek setuju dan mendukung Joo Young.
Jang Hye Bin duduk melihat ibunya/Min Ae-ja sibuk berdandan,Hye Bin komentar jika ibunya terlalu berdandan untuk makan malam seperti pergi kepesta,bukankah ini hanya makan malam antar keluarga mereka saja.
Ae-Ja kesal mendengar Hye bin bicara seperti itu,ia meminta Hye Bin mengangkat ponselnya mengetahui jika ayahnya apakah sudah datang.
Rupanya itu telpon dari Han Yoo Kyung.
Yoo Kyung berniat mengajak Hye Bin untuk minum diluar nanti malam bersamanya,hanya saja karna ada acara keluarga Hye Bin menolak halus.Ae-Ja marah,karna ia meminta Hye Bin menghubungi ayahnya bukan orang lain.
Hye Bin tanya kenapa Yoo Kyung ingin mengajaknya minum soju diluar.Tiba-tiba ayah Hye Bin/Jang Byung Shik datang.Mereka bersiap-siap untuk segera pergi menuju keluarga Jang Woo Jin.
Jang Woo Bin sudah datang duluan kerumah Jang Byung Doo,Byung Doo tanya kenapa dia datang sendiri,kemana keluarga mereka?.Woo bin beralasan jika ia datang dari Resort sehingga langsung menuju kesana.
"Tampaknya kau sering pergi keresort?"Tanya Byung Doo
"Iya,disana banyak sekali permainan resort yang baru"Jawab Woo Bin senang.(Ckckck--aku sebenarnya aneh,pada episode 8.Ibu nya Woo Bin menolak untuk makan malam,tapi episode 9,mereka pergi kesana.Why???).


Byung Doo tanya Bagaimana Perusahaan Woo Bin sekarang,Woo Bin bilang jika perusahaannya sekarang tidak memiliki masalah.Byung Doo mengatakan jika ia mendengar ayah Woo Bin mengatakan Woo Bin sendiri tidak mempunyai kepentingan untuk mencari uang lebih banyak.


Woo Bin tersenyum,ia pikir karna dirinya sekarang tidak membutuhkan uang lagi tapi mungkin pikiran itu akan berubah setelah menikah.
"Bagus,pikiran seperti itu sungguh keren"Komentar Byung Doo
Malam itu juga,keluarga Besar Joo Young bersiap-siap untuk makan malam.Oh Book Ja(aku biasa sebut dia PokJa) bertanya pada Joo Mi apakah mereka bisa pergi KeResort lagi untuk melihat Daun maple yang jatuh.Joo Young tersenyum mengatakan jika ingin melihat hal itu,mereka bisa pergi ke Gunung Rak.
"Aigoo...kalau kesana kita harus membayar,aku suka yang gratisan!"ujar PokJa.ketiganya tertawa bersama.
Keluarga Besar Jang Byung Doo serta Jang Byung Shik makan malam bersama.
"Sudah lama sekali kita tidak berkumpul"Ujar Byung shik.
"Selamat Woo Jin"Ucap Woo bin
"Aku tidak tahu perayaan apa ini,aku memulainya dari Nol,sehingga aku telah menjalani waktu yang sulit."Jawab Woo Jin
"Woo Jin,kau harus berpikir seakan Resort itu berada dibahumu"Ujar Byung Shik memberi semangat
"Iya pama"Jawab Woo Jin.
Ae-Ja mengatakan harusnya Woo Jin mengajak gadisnya untuk datang kesini untuk bertemu dengan mereka,Byung Doo memotong ucapan,jika ini adalah fungsi keluarga maka ia mengatakan putranya memang mencintainya namun tidak berpikir untuk menikah dengannya.
"Paman,tapi dia benar-benar cute"Komentar Soo Ah
"Sangat Cute?"Tanya Hye Bin
"Benar."Jawab Soo Ah
"Aku sangat penasaran"Ujar Woo Bin.
"Apa yang telah kau lakukan Hye Bin?"Tanya Byung Doo
"Aku menjadi seorang pengangguran,aku baik-baik saja"Jawab Hye Bin
"Apakah kau tidak ingin menikah?"Tanya Ibu Tiri Woo Jin/Yoo Ji Sun.
"Dia belum memiliki prianya"Jawab ayah Hye Bin setengah berbisik.
"Mengapa kau mengatakan seperti itu,sebenarnya ada banyak,hanya saja kami belum ada kesempatan untuk bertemu mereka"Jawab Ae-Ja kesal .
Woo bin tersenyum mendengarnya.
"Apakah kau ingin melihat semua nya?"Tanya Byung Shik.Semuanya tertawa senang.
"Onnie,apakah kau benar-benar tidak ada seorang pun?Tanya Soo Ah
"Ya itu benar"Jawab Hye Bin
"Lalu bagaimana dengan Woo bin oppa?"Tanya Soo Ah
"Aku belum ada"Jawab Woo bin cepat.
Ae-Ja heran pada masakan abalon Ji Sun yang benar-benar enak,Ji Sun tersenyum mengatakan kalau begitu ia akan membuatkan lebih banyak untuk Ae-Ja.
Pagi itu,adalah Hari Pertama Woo Jin menjadi kepala Departemen Resort.4 Orang staft telah menyambut kedatangan Woo Jin dimulai dari Park sebagai Admin,juga Ho manajer Team,Lee yang bekerja diDepartemen pemasaran,dan seorang Park yang bekerja diDepartemen manajemen.
Mereka semuanya masuk kedalam kantor untuk mengadakan rapat.Setelah Rapat,Woo Jin berjalan keluar menuju halaman Resort bersama salah satu stafnya tadi.
"Dulu masih 2006 sekarang sudah 2008.Belum lama ini kami telah mengambil perawatan untuk rumput juga"Ujar Park Bagian Departemen Manajemen.



"Bagaimana dengan pelayanan anggota kita,apakah baik-baik saja?"Tanya Woo Jin seraya terus berjalan disekitar halaman yang penuh rumput menghijau.
"Iya"Jawab Park lalu menjelaskan hal-hal lain.
Woo Jin tiba-tiba berhenti berjalan,matanya tertuju kearah depan menatap seorang pria bersama wanita tengah bercanda bersama disana.
"Apa yang mereka lakukan disana?"Tunjuk Woo Jin sekaligus tanya
"Mereka akan menulis tentang resort kita pak.Mereka mengambil gambar juga ingin mewawancarai anda"Jawab Park
Woo Jin terus memperhatikan keduanya dikejauhan yang terus bercanda.Seakan mengenal siapa gadis itu."Apakah anda mengenal mereka?"Tanya Park
"Ya"Jawab Woo Jin.
"Coba lihat disana,ah mungkin itu lebih baik"Pendapat Joo Mi pada temannya untuk mencari gambar.Ia kaget melihat dua orang pria berdiri disana,Joo Mi mengenalnya.


"Ayo sunbae,mari kita pergi ke sana!"Ajak Joo Mi
Joo Mi dan rekan kerjanya mendekati Woo Jin sambil tanya apakah manajer perencanaan ikut juga datang,Park memperkenalkan Woo Jin sebagai Kepala Departemen yang baru diResort mereka.
'Sejak kapan?"Tanya Joo Mi kaget
"Mulai hari ini adalah hari pertamanya.Manajer ini adalah fotografer kita"Jelas Park
"Sekarang dan untuk hari-hari kedepannya adalah waktu yang tepat dimana bisnis dan hal-hal lain bisa eksis bersamaan.Resort kami bukan hanya tempat untuk bermain.Tentu saja,tempat ini adalah sempurna"Ujar Woo Jin dalam wawancaranya bersama Joo Mi dan difhoto oleh Fhotografer rekannya.
Dirumahnya,Joo Young terus membuat sktesa desain sepatu.karna haus,ia pergi kedapur untuk minum.
"Apakah kau masih menggambar?"Tanya Kyung Soon yang datang kedapur.Joo Young mengeluh jika pikirannya belum benar-benar bisa untuk membuat desain yang lebih baik.Tentu saja karna ia sudah lama sekali tidak melakukan hal itu.Nenek menyarankan Joo Young untuk pergi berjalan-jalan keluar agar mendapatkan ide yang baru.
Joo Young akhirnya pergi keluar untuk berjalan-jalan mencari udara segar sekaligus mencari ide yang baru.Ponsel Joo Young berbunyi,Woo bin menelponnya tanya sedang apa Joo Young sekarang.Joo Young mengatakan jika ia sedang pergi berjalan-jalan.
"Jalan-jalan?"Tanya Woo Bin
"Aku mencoba untuk menggambar sesuatu,tetapi tidak ada juga ide yang datang kekepalaku.Aku pikir untuk keluar mencari udara segar"Ujar Joo Young
"Apakah Harus "popeye"membantu mu?katakan padaku!"Tanya Woo Bin.
"Ide,jika anda ada ide yang baik.Tolong beri kepadaku."Ujar Joo Young
Ide??pikir Woo Bin.Tiba-tiba rekan kerjanya memberi tahu sesuatu.
"Direktur Jang,kami mendapat telpon dari Universitas,mereka ingin kita datang untuk mengirim salinan kontrak"
"Apa yang harus kulakukan,kau saja yang mengurusnya"Ujar Woo Bin sembari berpikir tentang ide.
"Anda mau keluar kemana?"Tanya rekan kerjanya
"Aku harus pergi kesuatu tempat"Jawab Woo Bin berdiri dari kursinya meninggalkan kantor.
"Apa yang salah pada dirinya?"Tanya Pria1
"Aku pikir dia memiliki janji yang penting"Jawab wanita1
"Dari siapa?"
"Mana aku tahu,dia hanya bicara ditelpon"
Jang Woo Bin rupanya pergi berjalan-jalan keluar dengan membawa kamera fhoto.ia mulai satu persatu memoto sepatu yang menarik dilihatnya,mulai dari Toko sepatu bermerk,tempat keramain,serta wanita yang menggunakan sepatu cantik.
Woo Bin mengcapture gambar sepatu itu satu persatu.


Setelah berjalan-jalan Joo Young kembali pulang,ia tersenyum melihat putranya Chan Noh sedang asyik bermain sepak bola dengan teman-temannya.
Joo Young lalu kembali menggambar sketsa desain sepatu.Tiba-tiba ponsel Joo Young berbunyi,Woo Bin memintanya untuk datang kedepan rumah mereka yaitu TK.
Disana Woo Bi sudah duduk menanti kedatang Joo Young.Joo Young komentar jika ia tak membutuhkan Woo Bin datang namun ia membutuhkan ide dari Woo bin.Woo Bin diam lalu memperlihatkan fhoto-fhoto sepatu dari kameranya.
"Lihatlah"
Joo Young merasa sangat senang,karna Woo Bin memberinya banyak ide dari fhoto-fhoto sepatu yang Woo Bin capture.
"Apakah kau tersentuh?"Tanya Woo Bin
"Bagaimana kau bisa mengambil semua ini?"Tanya Joo Young heran
"Kenapa kau pikir seperti itu,bukankah aku adalah Popeye!Itu lebih dari yang kau cari dan pikirkan bukan"Seru Woo Bin bangga.
"Bagaimana kau bisa berpikir hal-hal seperti ini?"Tanya Joo Young takjub.
"Terima kasih"Ujar Joo Young
"Belikan aku makan malam,aku sangat lapar"Pinta Woo Bin.Ia lalu memberikan disket potongan hasil fhoto-fhoto dalam kamera tersebut lalu mengajak Joo Young pergi membeli makanan karna ia sangat lapar.
Saat hendak keluar dari Resort tanpa sengaja Woo Jin melihat Joo Mi yang juga hendak pulang.Woo Jin terlihat cemburu menatap kemesraan Joo Mi dengan rekan kerjanya Fhotografer yang terus bercanda riang.Woo Jin lalu meminta pada sopirnya menghentikan mobilnya memanggil keduanya.
"Apakah kalian sudah selesai?"Tanya Woo Jin.
"Ya manajer"Jawab Joo Mi
"Jika kau ingin ke Seol,naik lah kemobil saya"Ajak Woo Jin.
"Dia membawa mobil,kita juga datang bersama-sama"Ujar Joo mi
"Masuk kemobilku"Ujar Woo Jin tajam dengan nada cemburu.
"Sunbae,apakah kau tidak apa-apa"Ujar Joo Mi
"Tak-apa,terserah kamu"Jawab Fhotografer tersebut.
"Baiklah,kita akan bertemu nanti sore"Jawab Joo Mi seraya pergi kemobil Woo Jin.
Dalam perjalanan pulang,di Mobil Woo Jin.Woo Jin memberanikan diri tanya apa hubungan Joo Mi dengan fhotografer tersebut.
"Apa?kita hanya fhotografer dan reporter.Mengapa?"Jawab Joo Mi
"Apakah setiap fhotografer dan reporter saling bermain-main dengan kepala mereka dan melakukan hal itu untuk semua satu sama lain?apakah kau pegulat?"Tanya Woo Jin tanpa menatap menutupi kecemburuannya.
"Tidak!aku dan dia memang benar-benar dekat,dan dia suka bercanda.Itu sebabnya"Alasan Joo Mi.
"Itu memalukan menonton kalian berdua"Komentar Woo Jin.Joo Mi hanya diam cemberut mendengar hal itu.Lalu ia tanya apakah Woo Jin telah memberikan hadiah darinya untuk ayah Woo Jin.Woo Jin mengatakan jika ia akan memberikannya hari ini.
Woo Bin dan Joo Young makan Camja-Tan bersama-sama,Woo bin tanya apakah yang Joo Young dapat jika mengikuti kontes Desain sepatu itu.Joo Young mengatakan ia akan mendapatkan piala serta uang senilai 3.000 dollar.
"Itu saja?"Tanya Woo bin
"Aku lebih ke pekerjaan ketimbang mendapat penghargaan itu."
"Jadi kau melakukan ini,bukan semata-mata karna uang tapi untuk mendapat pekerjaannya?"Tanya Woo bin
"Ya"Jawab Joo Young
"lalu apakah kau sangat membutuhkan pekerjaan itu?"
"Ya tentu saja"


Keduanya mulai makan deodobokki yang lezat itu,Joo Young yang melihat makanannya terlalu banyak memberikan sedikit untuk Woo Bin,Woo Bin dengan senang hati menerimanya dan mereka pun makan bersama(Lapeerrr....aku juga mau-chasya^_^)
Tae Kyung kini hidupnya terkatung-katung tak jelas,setelah diusir tadi malam oleh Jung Soon ibunya,Tae kyung berniat pulang kembali kerumah.
Tae Kyung masuk kembali kerumah,Jung Soon berusaha mengusirnya keluar.Tae kyung meminta pengertian,karna ia sendiri bingung harus melakukan apa lagi.Jung Soon memukulnya terus berteriak kesal dengan sikap Tae kyung.
Jung Soon terus mendorong Tae Kyung keluar rumahnya,aku tidak mau jawab Tae kyung .
Suara bel berbunyi diluar,Jung Soon tanya siapa itu,Tae kyung mengatakan ia tidak tahu siapa,lalu Tae kyung pergi membuka pintu.Tada!! Yang Joon Hee datang kerumah mereka.
"Mengapa rubah wanita itu datang kesini lagi,aigoooo..."Ujar Jung Soon kaget.
Tae Kyung tanya kenapa Joon Hee datang kesini lagi.Joon Hee mengatakan ia kesini untuk memberi tahu sesuatu pada ibu Tae kyung,bahwa ia benar-benar hamil.Jung Soon tidak percaya akan hal itu,Joon Hee lalu memperlihatkan hasil pemeriksaan USGnya dirumah sakit,bahwa ia telah hamil dengan usia kandungan 7 Minggu.
Jelas saja,Jung Soon tidak percaya kenapa Joon Hee mengatakan bahwa itu adalah bayi Tae kyung.Karna ia tidak percaya pada Joon Hee yang berselingkuh pada pria beristri.


Joon Hee berlutut sedih,ia mengatakan memang dirinya memiliki affair dengan Tae kyung,dan dirinya sangat mencintai Tae Kyung.
"Aku tahu,jika kencan dengan pria yang sudah menikah adalah dosa,tapi aku benar-benar mencintainya,jadi apa yang bisa ku lakukan!"seru Joon Hee
"Aku tidak percaya,dan segera pergi dari rumah ku!"Usir Jung Soon.


Jelas saja Joon Hee tersinggung,ia lalu keluar dari rumah Jung Soon.
Jung Soon mengeluh jika Tae Kyung selalu membuat masalah untuknya.Tae Kyung yang merasa bingung.Ia lalu keluar mengejar Joon Hee.
Di Mobilnya Joon Hee terlihat sangat kesal."Tunggu dan lihat saja,aku tidak akan semudah itu mundur.Jangan sebut aku Yang Joon Hee"Gumam Joon Hee pada dirinya.
Joon Hee melihat tae Kyung berjalan mendekatinya,seketika Joon Hee merubah ekspresinya  menjadi orang yang begitu sedih dan depresi.Tae Kyung mengatakan untuk mengantar Joon Hee pulang ,dan memintanya masuk kemobil Tae kyung.
Joon Hee terus berpura-pura menangis dengan hebat,Tae Kyung panik meminta Joon Hee untuk tenang.
Keduanya rupanya menghentikan mobil didepan sungai,karna tak ada jawaban pasti untuk Joon Hee agar Tae Kyung mau bertanggung jawab,Joon Hee seketika berjalan menuju sungai mengancam untuk bunuh diri.
Awalnya,Tae kyung tidak percaya jika Joon Hee akan berbuat hal seperti itu,namun ia lagi-lagi panik.Dan langsung mengejar Joon Hee yang sudah berada didalam sungai.Tae Kyung menarik Joon Hee untuk keluar dari sungai,Joon hee terus saja menolak.
Joon Hee menangis mengatakan kenapa Tae Kyung tidak membiarkan nya mati saja,Tae Kyung sendiri hanya mengeluh kesal dengan apa yang terjadi padanya.
Tae Kyung pulang dengan tubuh basah,Jung Soon tanya kenapa Tae kyung bisa penuh dengan air,ia sendiri tidak akan percaya dengan ucapan Joon Hee.
"Dia pergi kedalam air untuk bunuh diri,aku berhasil keluar saat ia mencoba melakukan hal itu"Ujar tae Kyung
"Apa katamu?dia masuk keair untuk bunuh diri?aigooo.,,,aigooo"Ujar Jung Soon yang tiba-tiba kepalanya terasa sangat berat.Tae Kyung segera memegangi Jung Soon yang hampir jatuh.


Jung Soon meratapi nasibnya ,mendengar ucapan Jung Soon Tae kyung ikut menjadi sedih.
Setelah usai makan bersama,Kedua sejoli ini..oh salah Joo Young dan Woo Bin pergi bermain game memasukan bola basket kedalam ring,dengan semangat Joo Young memasukan bola tersebut,sesekali Woo Bin memasukan bola nya keRing Joo Young,dan akhirnya Joo Young memenangkan game tersebut.Joo Young bersorak senang,Woo bin tersenyum melihatnya.
Woo Bin mengantar pulang Joo Young.
"Untuk disket ini,aku benar-benar bersyukur.Kau bertanya padaku apa yang aku butuhkan,aku berkata hanya ide,tapi sepertinya kau membawa semua ide dikorea ini kepadaku"Ujar Joo Young
"Karena aku popeye itu sebabnya.Pastikan kau menang dalam kontes.Woo Joo Young fighting!"Ucap Woo Bin bangga.
"Fighting!"Seru Joo Young yang kemudian turun dari mobil Woo bin.
Dikamar nya ,Pokja sibuk merawat dirinya mengoleskan fondasi pada wajahnya,Cha Kyung Soon menunggui cucunya Chan noh yang baru saja tertidur.
Joo Young masuk kekamar,Kyung Soon mengatakan untuk membiarkan Chan noh tidur dikamar mereka saja,karna ia sudah terlelap tidur.Joo Young mengerti.
Joo Young membuka disket pemberian Woo Bin dikomputernya.
Joo Mi datang membawakan Teh Camomile untuk Joo Young.
"Apa itu?"Tanya Joo Mi.
"Sepatu."
"Mengapa ada begitu banyak gambar sepatu disitu"Tanya Joo Mi penasaran.
"Aku bersiap-siap untuk ikut kontes desain sepatu.Dia membawanya dan memberikan padaku"Ujar Joo Young
"Siapa?Wow,banyak sekali sepatu disitu"Tanya Joo Mi
"Jang Woo Bin"Jawab Joo Young
"Manajer Perusahaan Sepak bola itu?Orang itu,Oh Tuhan bagaimana dia bisa mengambil fhoto-fhoto sebanyak ini?"
"Beberapa Jam yang lalu di Myong Dong"Jawab Joo Young
"Oenni,orang itu.Apakah kau tidak berpikir jika dia menyukaimu?Bagiku hal ini bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.Kau tahu bukan,bagaimana dia bisa mengambil gambar ini di Myong Dong hanya dengan waktu beberapa jam saja.Apalagi begitu banyak."
"Oenni akan bercerai setelah itu aku mempunyai anak,mana ada seorang pria lajang menyukai nya?Itu hanya ada difilm saja"Jawab Joo Young mantap.


"Jika dia tidak menyukaimu,mengapa ia melakukan pekerjaan sukarela itu?"Tanya Joo Mi heran
"Dia memiliki kisah buruk seperti aku dan merasa buruk jika tidak melihat aku tidak beruntung,jadi dia ingin membantu"Ujar Joo Young
"Apa malang?Kenapa kau yang ingin dijadikannya menjadi orang yang beruntung?Apa karna kau bercerai itu membuatmu sial"Ujar Joo Mi kesal
"Ini bukan ajang bahagia"Jawab Joo Young


Dikamarnya,ketika Woo Bin mengganti pakaian,Hye Bin masuk tiba-tiba.
Hye Bin menanyakan apakah Yoo Kyung tidak menghubunginya,karna kemarin malam Yoo Kyung menelponnya untuk mengajak minum.Sayang karna mereka harus makan malam dirumah paman,Hye bin menolak.


Woo bin mengatakan ia tidak ingin mendengar hal itu dan meminta Hye bin keluar kamarnya.Hye Bin bilang kenapa ia tanya karna Yoo Kyung ingin minum soju karna Woo bin.


"Jang Hye Bin,Tolong aku memohon padamu.Dimasa depan aku meminta padamu jangan menyebut lagi namanya.Aku tidak tertarik,jika kau bertemu dengan nya lagi,lakukan apa yang kau inginkan.Tapi kenapa kau ingin bertemu dengan Yoo Kyung"Ujar Woo bin kesal.


"Aku hanya ingin tahu saja,Jika kau memberi tahu apa yang terjadi sebenarnya tentang dia mungkin tidak akan membuatku penasaran"
"Keluar,aku tidak ingin tahu tentang hal itu!"
"Lalu katakan padaku,kenapa kalian berdua putus,jadi aku tidak perlu lagi untuk bertemu dengannya?"Tanya Hye Bin
"Kenapa kau ingin tahu?"
"Karna kau tidak ingin mengatakannya tentang hal itu,juga kenapa kau begitu kasar ketika membicarakan tentang dia."
"Keluar...."Ujar Woo bin kesal
Pagi sekali,Jang Woo Jin telah bersiap-siap berangkat kerja menuju Resort,Yoo Ji Sun yang sedari tadi membuatkan minuman untuknya menawarkan untuk diminum Woo Jin.


Namun Woo Jin menolaknya lalu memintanya untuk memberikan hadiah Joo Mi pada ayahnya saja.Ia lalu pergi.
Sarapan pagi bersama,Jang Soo Ah menanyakan keberadaan oppa Woo Jin apakah sudah berangkat kerja.Ibu mengatakan ia sudah pergi pagi sekali.


Ji Sun memberitahu jika ada hadiah dari Joo Mi.Sooah Penasaran hadiah apa yang diberikan Joo Mi untuk ayahnya,ia lalu membukanya.Sebuah sarung tangan untuk berolahraga,didalam hadiah tersebut ada sebuah surat dari Joo Mi.Soo Ah pun membacakan hal itu.
"Aku benar-benar sangat bersyukur,nenek ku,juga bibi besarku,kakakku juga keponakanku.Betapa senangnya kami! Terima kasih banyak,jika sarung tangan tersebut tidak cocok untuk anda,silahkan minta saya tukar saja.Woo Joo Mi"


Sarung Tangan tersebut sangat disukai Ayah Soo Ah,ia sendiri sampai lupa melepaskannya ketika ia sedang makan sup.
"Tapi kenapa dia tidak mengatakan disitu tentang orang tuanya?"Tanya Byung Doo
"Mungkin saja ,orang tua nya tidak bisa pergi kesana karna sibu"Jawab Ji Sun
Pagi itu,Joo Young baru saja keluar dari perusahaan Sepatu Luni,ia lalu berjalan kaki ditrotoar jalan.Tanpa sengaja,Woo Bin yang baru saja keluar dari kantor melihat Joo Young disana.Ia lalu menghentikan mobilnya.
"Woo Joo Young!"Seru Woo Bin,Joo Young menoleh.
"Masuklah kedalam,aku akan mengantarmu"Ujar Woo Bin
"Aku baik-baik saja"
"Masuklah,ayo..cepat"Ujar Woo Bin meminta Joo Young masuk kedalam mobilnya.


Hal itu tanpa sengaja dilihat oleh Yoo Kyung yang berada disana yang baru saja pergi kekantor Woo Bin,ia memperhatikan semua itu.Melihat keakraban Woo Bin bersama seorang wanita.Woo bin terlihat begitu senang bertemu dengannya,dan Woo Bin bersikap baik padanya.Hal itu membuat tanda tanya besar pada Yoo Kyung.
Jang Hye Bin bertemu dengan Yoo Kyung dikafe.Yoo Kyung mengajak Hye Bin untuk pergi nonton kebioskop bersama.Yoo Kyung lalu tanya apakah Woo Bin sudah memiliki pacar.Hye Bin mengatakan tidak ada.Yoo Kyung bilang jika ia melihat Woo Bin bersama seorang wanita barusan.
Hye Bin lalu menelpon Woo Bin menanyakan siapa wanita yang berada disampingnya,Woo bin tanya apakah Hye Bin memasang kamera CCTV dimobilnya,Joo Young kaget menoleh kebelakang Jok mobil Woo bin.Woo Bin tersenyum,ia menjelaskan jika adiknya itu selalu ingin tahu tentang nya.Hye Bin mengira itu hanyalah teman biasa Woo Bin,meski Woo Bin mengatakan iya saat Hye Bin tanya apakah mereka sedang berkencan.
"Tapi meski iya mengatakan iya,belum tentu benar ia benar-benar menjawab iya berkencan.Aku sangat kenal dengan Woo Bin.Apakah kau benar-benar sangat ingin tahu?"Terang Hye Bin


"Ini memang terdengar lucu saat aku mengatakan kalau aku tidak bisa melupakan dia.Kukira setelah bertahun-tahun begitu banyak kenangan tersimpan dihatiku"Ujar Yoo Kyung.


Sesampainya diapartemen Joo Young,Woo bin mengantarkan ia pulang lalu mengatakan kalau dirinya akan pergi menjemput keluarga salah satu pemainnya.Pemain tersebut tinggal didekat apartemen Joo Young.

Yang Joon Hee datang kerumah Jung Soon dengan membawa kopernya,ia lalu masuk kedalam tanpa persetujuan Jung Soon.
Jung Soon terus menerus tanya kenapa Joon Hee masuk kerumahnya,Joon Hee kesal mengatakan apa yang diinginkan oleh Jung Soon,bukankah Jung Soon tidak menginginkan dia mati,juga memiliki anak,jadi ia tanya apa yang diinginkan Jung Son?


"Membunuhku atau apa,lakukan saja apa yang kau inginkan!Jika kau ingin membiarkan aku hidup,maka aku akan tinggal disini.Jika kau ingin aku mati,maka aku ingin mati disini"Seru Joon Hee pada Jung Soon
"Apa?"
"Aku ingin tinggal disini,atau aku akan mati disini.Lakukan saja apapun yang ibu mertua inginkan!"Seru Joon Hee lalu duduk berlutut pada Jung Soon.Jung Soon berupaya menarik bangun Joon Hee untuk pergi.
"Keluar,apa kau pikir tempat ini!Ini bukan tempat dimana kau bisa datang seenaknya"Ujar Jung Soon.


Tentu saja Joon Hee berkilah tiba-tiba perutnya terasa sangat sakit,Jung Soon panik tanya apakah begitu sakit,Joon Hee mengatakan iya. 
Sementara itu,Woo Bin menjemput Sepasang suami istri dari orang tua pemain Bola mereka Hyong Soo.Woo bin mengatakan pada keduanya jika putranya Hyong Soo akan datang kesana.
"Sulit untuk datang jika dalam waktu pertandingan"Terang Woo bin.
"Dia benar-benar anak yang berbakti"Ujar keluarganya
Kedua Orang Tua Hyong Soo dibawa masuk keapartemen yang telah dipersiapkan begitu matang.
Sebuah pesta kejutan Ulang Tahun untuk keduanya,Orang Tua Hyong Soo sangat senang akan hal itu.Woo Bin memperlihatkan semua itu pada Hyong Soo melalui Monitor Komputernya.Hyong Soo mengucapkan terima kasih atas bantuan Woo Bin.
Lalu Woo Bin memberikan nya pada kedua orang tua Hyong Soo agar mereka bisa saling bicara bersama,dengan terharu.Hyong Soo mengucapkan selamat ulang tahun pada orang tuanya.


"Hyong Soo kami akan merawat ibu mu dengan baik,jadi kau harus tenang dalam pertandingan"Ujar Woo Bin
Ia sendiri dikamp tempat pertandingan Bola akan berlangsung terlihat akan sedih karna tidak bisa bersama-sama merayakan ulang tahun orang tuannya.
Dirumah,Woo Joo Mi menelpon sahabatnya yang berada disalon sedang menata rambutnya.Jang Soo Ah yang berada disitu tanpa sengaja mendengar pembicaraan keduanya yang terdengar membicarakan kakaknya Woo Jin.
"Oh Joo Mi,aku sedang disalon,aku sedang melakukan perawatan rambut"
"apakah kau ingat jika aku ingin menceritakan tentang Resort?Siapa yang kau pikir disana.Aku yakin kau pasti pingsan"Tanya Joo Mi.
"Siapa yang kau temui hingga aku mau pingsan.Apa?Manusia Es?dari Manajer perencanaan menjadi Kepala Manajer?Kau tidak tahu kapan kau pergi kesana lagi"Tanya temannya.
"Itu adalah hari pertamanya,dan kemarin kami bertemu,lucu ya"Ujar Joo Mi


"Bagaimana kau bisa mengatakan hal itu begitu banyak,Jadi kau mengatakan Jang Woo Jin menjadi kepala manajer.Tapi tak apa-apa bukan,dia adalah anak CEO untuk naik tangga dengan begitu cepat.Ini seperti lelucon,bagaimana kau tahu kemampuannya?hanya karna ia putra CEO,hanya melihat-lihat saja kan?dia adalah anak dari orang Eksekutif tinggi."


"Aku tidak berpikir karna ayah nya seperti itu.Dia jauh lebih menakutkan daripada Es"Ujar Joo Mi
"Ya,kau pacar palsunya bagaimana kau bisa tahu?Aku kira meski kau bukan atau hanya sebagai pacar palsu.Bagaimana kau bisa melakukan terus terusan sebagai pacar palsu hingga terjerat pada keluarganya?"Tanya Teman Joo Mi
"Jangan khawatir,aku mengatakan pada mereka hanya untuk setahun.Kapan dilakukan?"Jawab Joo Mi


Terang saja Soo Ah kesal saat tahu siapa yang mereka bicarakan,ia langsung pergi meninggalkan salon.


Saat itu Byung Doo sedang berolahraga,Soo Ah langsung mengatakan pokok sebenarnya jika Joo Mi adalah pacar palsu Woo Jin.Ji Sun datang dan meminta Soo Ah menjelaskan pelan-pelan tentang hal itu.Tentu saja Soo Ah mengatakan ia mendengar hal itu dengan jelas saat ia disalon tanpa sengaja mendengar seseorang membicarakan Oppa Woo Jin,dan ia tahu jika mereka maksud itu adalah Woo Jin kakaknya.


"Oppa dan Gadis itu benar-benar tidak saling mencintai,mereka hanya berpura-pura.Mereka mengatakan agar Joo Mi tidak terjerat dengan keluarganya karna ia pacar palsu,jadi aku tahu dengan siapa mereka bicara,Joo Mi"Ujar Soo Ah
Byung Doo terdiam sejenak,ia lalu menelpon Woo Jin.Namun Woo Jin saat itu sedang melakukan pertemuan,Byung Doo lalu meminta untuk menyampaikan pada Woo Jin untuk pulang sekarang atau saat ia telah selesai melakukan pertemuan.
Byung Doo lalu menelpon Joo Mi,ia tanya apakah Joo Mi senang diResortnya,Joo Mi mengatakan iya.Byung Doo lalu mengucapkan terima kasih atas hadiah pemberian Joo Mi.Ia lalu meminta Joo Mi untuk datang kerumahnya sekarang.


Joo Mi sendiri kebingungan untuk menolak hal itu,ia mencoba menghubungi ponsel Woo Jin,namun tidak aktif.Ia lalu mengirimkan pesan mengatakan dia diminta datang oleh Ayah Woo Jin.
Seusai Pertemuan,Woo Jin kembali keruang kerjanya,sekretaris Woo Jin mengatakan jika Ketua/Direktur meminta nya untuk pulang sekarang setelah usai pertemuan.Woo Jin mengerti dan meminta asistennya keluar.
Ia duduk dimejanya seraya membuka ponsel .Ia lalu membaca kiriman pesan dari Joo Mi tentang hal itu.Woo Jin bertanya-tanya ada masalah apa?ia lalu menelpon Ji Sun menanyakan hal itu.


"Ayah mu tidak berbicara apa-apa tentang itu,aku sendiri tidak tahu harus mengatakan hal ini atau tidak."Ujar Ji Sun
"Aku akan berpura-pura untuk tidak tahu.Tolong Beritahu aku"Ucap Woo Jin penasaran.
"Aku tidak bisa percaya ini,kau dan gadis itu sebenarnya tidak memiliki hubungan cinta ?apakah kau sedang berbohong pada ayahmu?Mengapa kau melakukan itu?Kau bisa menebak situasi nya apa sekarang ini."Ujar Ji Sun
Woo Jin segera mengendarai Mobilnya menuju Rumah,diperjalanan ia teringat akan pertemuannya dengan Joo Mi,saat pertama kali ia melakukan kencan buta dengan seorang gadis,Woo Ji meminta Joo Mi untuk membantunya sebagai kekasih palsunya.


Lalu saat pertemuan di Sungai Han,ketika itu Joo Mi tanpa sengaja tercebur kedalam sungai Han,Woo Jin pun membantunya,dan saat Woo Jin memperkenalkan Joo Mi kekeluarganya bahwa Joo Mi sebagai pacarnya,mengatakan bahwa dirinya sangat mencintai Joo Mi meskipun tidak berpikir kearah pernikahan.
Dan juga saat Byung Doo tanya pada Joo Mi apa yang Joo Mi sukai dari Woo Jin.Saat Byung Doo menelpon Joo Mi datang dan makan malam bersamanya,serta saat Joo Mi meminta Woo Jin meminta maaf jika Woo Jin berpikiran salah atas sikap ayahnya.Membuat Woo Jin berpikir sesuatu.
Sementara Woo Jin diperjalanan pulang,Soo Ah diminta untuk masuk kekamarnya.Ji Sun menawarkan Teh untuk keduanya,namun Ayah Woo Jin tegas mengatakan tidak perlu,karna mereka hanya bicara sebentar dengan sikap yang marah.

Byung Doo lalu menanyakan perihal kebenaran apakah Joo Mi adalah pacar palsu Woo Jin.

Joo Mi sangat takut akan kesalahannya,namun ia mengakui hal itu dengan terus terang.
"Aku minta maaf,aku salah."Ujar Joo Mi
"Ceritakan keadaannya ,bagaimana kalian bisa berakhir sebagai kekasih palsu?"Tanya Byung Doo
"Soo Ah mendengarnya disalon,ketika teman mu berbicara denganmu diTelpon.Apakah kau bicara dengan temanmu ditelpon?"Tanya Ji Sun
"Ya"Jawab Joo Mi menuduk takut

"Aku tidak tahu jika kau adalah pacar palsunya,aku sudah sangat menyukaimu,aku pikir kau gadis yang baik"Ujar Byung Doo
"Aku salah"
"Jelaskan dari awal apa yang terjadi?"Pinta Byung Doo
Woo Jin telah berada didepan Rumah,ia sendiri bingung untuk menjelaskan semua kebenaran itu.Woo Jin nampak berpikir keras .Ia teringat ucapan Joo Mi pada orang tuanya mengenai dirinya.
"Ia begitu dingin ketika pertama kali aku mengenalnya,dia bahkan memintaku untuk tidak menguntitnya"
Woo Jin juga teringat akan Sikap joo Mi yang sangat ingin membuat Woo Jin tersenyum,ia mengirimkan fhoto-fhoto lucu untuk membuat Woo Jin tersenyum ataupun tertawa.

"Dan..aku ingin sekali saja membuatnya tersenyum.Jadi aku berpikir untuk setuju jika aku bisa membuatnya tersenyum.Dia tidak tersenyum,dia tampak kesepian.Aku tidak menganggap jika ini adalah kemungkinan cinta.Aku salah"Ucap Joo Mi Mengakui kesalahannya.

Woo Jin masuk kerumah,ia duduk disamping Joo Mi seraya menunduk.Dihadapan ayah dan ibunya ,Woo Jin mengaku salah.
"Aku salah,aku tidak bermaksud menipu kalian berdua,aku sedang mencari cara untuk bisa keluar dari pertemuan kencan untuk pernikahan waktu itu,jadi aku berbohong mengatakan aku memiliki seorang yang aku cintai.Dan kemudian Joo Mi datang untuk wawancara tugasnya,jadi aku memintanya untuk membantu ku keluar dari situ.Aku tidak pernah membayangkan bahwa anda akan tahu semua tentang hal ini"Ujar Woo Jin

"Jadi kau mengatakan jika hubungan ini akan berakhir jika aku tidak meminta padamu membawanya kepernikahan bukan?"Tanya Byung Doo
"Ya"Jawab Woo Jin
"Joo Mi pulanglah"Ujar Byung Doo

"Sekarang aku sudah berubah pikiran,jika Joo Mi bersedia memafkan kesalahan saya meskipun ia,jika Joo Mi setuju.Saya ingin menikahinya"Ujar Woo Jin.

Joo Mi sontak kaget,begitu juga Byung Doo dan Ji Sun orang tua Woo Jin.Mereka pun bertanya-tanya dalam hati mereka.



~~~Bersambung Episode10~~~


Preview selanjutnya :

Joo Mi menanyakan perihal keinginan Woo Jin menikah dengannya,apakah hal itu benar?
Woo Jin:"Apakah anda mendengar hal itu sebagai lelucon?"

Jung Soon kaget melihat Joon Hee benar-benar pindah dan tinggal dirumahnya,Tae Kyung pergi menemui putranya dengan sangat rindu.

Dan Joo Mi menceritakan masalahnya jika Woo Jin ingin menikahinya.
Pada saat keluar dari kantor,Woo Joo Young yang sedang menelpon Woo Bin tanpa sengaja ditabrak oleh seorang pengendara motor yang membawa bebar berat.
Joo Young teriak kesakitan,Woo Bin seketika mendengar hal itu dari ponselnya merasa kaget.

Woo Jin melakukan hal yang diinginkan Joo Mi ketika akan menikah,menyanyi dan menari yang sama.
Seusai Woo Jin menyanyi,ia lalu tanya pada Joo Mi "Maukah kau menikah denganku?"


Komentar ku :

Aku sangat suka drama ini,manis dan menyentuh.Awalnya karna menyukai kisah seorang ibu muda yang dikhianati oleh suaminya.Hohoho tertarik karna disini ada Oppa tampanku yang juga pernah main di Drama Baby Faced Beauty.
Hem....aku juga tertarik dengan poseidon.Jadi aku mungkin akan melanjutkan Poseidon dulu setelah ini.Thanks Pembaca yang sudah mampir kesini.

6 komentar:

  1. seneng bgt sinopsis ni film dilanjutin....

    BalasHapus
  2. Lanjutkan kak, suka deh ceritanya :)
    semangat :)

    ~ Ayra ~

    BalasHapus
  3. Good job. Thank you buat sinopsisnya...
    Ga sabar nih nunggu episode 10 nya...:)
    Semangat...!!!

    BalasHapus
  4. waa.. ada unnie kim so eun dcini....
    seneng akhirnya bza lht unnie lagi meskipun tanpa oppa kimbum...
    sangat dinanti kelanjutannya... fighting buat yg ngpost sinopsisnya....

    BalasHapus
  5. ditunggu kelanjutannya yach,,, mks

    BalasHapus
  6. aku paling suka sama woo bin....

    woo bin oppa"FIGHTING"


    cINTYA 230499

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.