10.13.2011

Sinopsis A Thousand Kissess Episode 8

Sinopsis Singkat A Thousand Kisses Episode 8
Karna tidak bisa tidur Woo Joo Young keluar dari kamarnya,ia berjalan-jalan menyusuri sekitar Resor,melihat pemandangan air yang cukup indah.Dan ia terhenti saat disuatu jembatan kecil memperlihatkan pemandangan alami yang cukup Indah.
Woo Bin melakukan hal yang sama,karna tidak bisa tidur nyenyak ia berjalan diluar sekitar Resort.Dan tepat dijalan yang sama Woo Bin terhenti menatap seseorang yang tak begitu asing baginya.
"Bagaimana kau bisa disini?Malam ini dengan waktu yang sama dan ditempat yang sama?Juga diResort ini.Apakah ada seseorang yang memberitahumu untuk pergi kesini dan mengikuti ku?Ini seperti lelucon,nampak fantastis bagiku "Ucap Woo Bin
"Aku juga awalnya berpikir ini seperti lelucon"Jawab Joo Young tersenyum.
"Cobalah buat seperti itu"Pinta Woo Bin
Joo Young menggengam tangannya seperti berdo'a bilang apakah ini bukan mimpi?,keduanya tersenyum bersama,berkomentar jika mereka yang baru saja bertemu nampak seperti sebuah Drama yang ada ditelevisi.Woo Bin menjawab jika ia baru mengerti kenapa Drama seperti itu memang benar-benar ada,karna dia sendiri kini bisa melihat hal itu dengan jelas.


"Apakah Chan Noh datang juga?"Tanya Woo Bin
"Iya,aku datang bersama Chan Noh juga keluargaku".


Awalnya karna begitu senang bertemu dengan Joo Young,langsung saja Woo Bin menarik tangan Joo Young.Joo Young mematung menatap tangannya yang dipegang erat oleh Woo Bin.Woo Bin sadar akan sikapnya,ia lalu meminta maaf dan mengatakan jika ia ingin mengajak Joo Young melihat tempat yang paling indah di Resort ini,dan memintanya untuk mengikuti.
Keduanya mulai berjalan diatas bebatuan dimana dibawahnya ada air yang mengalir,mereka terhenti disuatu tempat.Joo Young komentar kalau semua pohon disini condong keair.
Woo Bin bilang karna mereka ingin melindungi alam disini.Joo Young mengatakan jika Woo bin terlihat seperti pemilik Resort ini saja.


Woo bin tersenyum,ia bilang jika kata-kata yang ia ucapkan tentang tempat ini juga terdengar dari orang-orang lainnya.


"Tapi nampaknya kau tahu begitu banyak?"Tanya Joo Young
"lumayan,tapi semuanya kudengar dari banyak orang."
"Kedengarannya seperti kau sendiri yang mengatakan hal itu."Ucap Joo young
"Oh,benarkah?Ada ikan disini."Lanjut Woo Bin
"Dimana?"Tanya Joo Young
"Akan aku tunjukan disini kepadamu"
"Wow,aku harus sering datang kesini"Seru Joo Young
Sementara itu,Rekan kerja Woo Bin dikamarnya bangun untuk pergi ke WC,ia melihat Woo Bin tidak berada disana.Ia lalu memanggil nama Woo Bin,namun sama sekali tidak ada jawaban.
Woo Bin mengajak Joo Young berjalan disuatu area ski dimana rumput nampak hijau dan benar-benar indah untuk dilihat.
Joo Young bilang ia baru tahu jika ada tempat seperti ini,ia hanya tahu tempat bermain ski Es.Woo Bin tanya apakah Joo Young sering ketempat Ski Es dan bermain disana.
Joo Young mengatakan jika ia pernah kesana namun sama sekali tidak bisa bermain.


Woo Bin menawarkan bantuan nya untuk mengajari Joo Young bermasin ski,Joo Young mengatakan ia sendiri tidak berpikir untuk bermain ski atau tidak sekarang.


Joo Young menunjuk suatu tempat yang menurutnya sangat indah,Woo Bin langsung mengajaknya untuk kesana.Joo Young komentar jika Woo Bin seolah bersikap sebagai pemiliknya.
Woo bin mengatakan jika area ski ini sebelum dibangun adalah tempat penjualan Ddobokki juga es krim dan hal-hal seperti ini,tetapi sekarang tidak lagi ketika area ski ini telah dibuka.
"Wow,ini akan semakin indah jika turun salju"pikir Joo Young.
"Pikirkan saja jika salju itu benar-benar turun,salju yang jatuh dari langit mengirim warna putih disana sini berjatuhan kemana-mana"Seru Woo bin sambil tetap berjalan bersama menyusuri tempat itu.Lalu Woo Bin meminta Joo Young menutup matanya.
"Mengapa?"
"Aku minta kau tutup matamu dulu!Tunggu dan lihat,sebentar lagi salju turun"
"Tidak mungkin"Ujar Joo Young sambil menutup matanya.
"Aku meminta pada Tuhan agar Salju turun begitu besar disini,karna kau ingin melihatnya"Ucap Woo Bin.
"Apa yang dia katakan?"Tanya Joo Young tersenyum seraya menengadahkan kedua tangannya .
"Tunggu~!"Jawab Woo Bin pelan
Tiba-tiba seperti sebuah keajaiban yang indah,Salju seperti turun didekat Joo Young,Joo Young tersenyum senang merasakan salju yang berjatuhan.
Woo Bin tersenyum menatap Joo Young,pancaran perasaan sukanya jelas terlihat.Namun Joo Young tidak melihatnya,lalu keduanya terus berjalan menyusuri jalan.Joo Young terpesona oleh bunga-bunga yang begitu indah bermekaran,ia lalu berpikir untuk mengambilnya meski khawatir jika akan mendapat masalah dengan pihak Resort.


Woo Bin bilang ia tidak tahu hal itu karna ia bukan pemilik Resort,Joo Young mengatakan kalau ia ingin memetik satu saja bunganya disana.Joo Young berjalan menyusuri bunga berwarna kuning yang indah,ia lalu memetiknya.Woo Bin ikut tersenyum melihat Joo Young melakukan keinginannya itu.
Namun tanpa sengaja kaki Joo Young keseleo,ia tidak mampu berjalan untuk kembali ke Resort.
Woo Bin lalu duduk dan menawarkan bantuan untuk membopong Joo Young.Awalnya Joo Young menolak,ia mengatakan ia bisa berjalan.Namun saat melihat jalan mereka menuju Resort begitu jauh,mau tak mau Joo Young akhirnya naik kepunggung Woo Bin.


Woo bin terlihat senang dengan membopong Joo Young pulang,namun Joo Young hanya mengatakan ia minta maaf karna telah menyusahkan Woo Bin.Woo Bin mengatakan jika Joo Young tidak usah bicara seperti itu,karna tubuh Joo Young tidak begitu berat seperti apa yang ia pikirkan.


Sesampainya didepan Resort,Woo Bin mendudukan Joo Young,ia lalu meminta Joo Young untuk menunggu sebentar,karna ia ingin pergi kemobil untuk mengambil kotak P3k miliknya.
Joo Young berniat untuk jalan,namun kakinya begitu sakit,terpaksa Joo Young duduk menanti Woo Bin kembali.


Ponsel Joo Young berbunyi,Joo Mi menelponnya menanyakan keberadaan Joo Young dimana.Karna saat dia bangun ,ia tidak melihat Joo Young disitu apalagi sekarang sudah pukul -04.00 pagi.
Woo Bin datang membawa kotak P3K,ia lalu mengambil botol salep untuk penghilang rasa sakit dan mencoba mengolesi kekaki Joo Young.Lansung saja Joo Young menolak,mengatakan ia bisa melakukannya sendiri.


Dengan tegas Woo Bin mengatakan bukan waktu nya bersikap segan,ia lalu menyemprotkan botol penghilang rasa sakit ke kaki Joo Young.Lalu membalut luka tersebut dengan perban kain kasa steril.
Setelah usai,Joo Young pamit pada Woo Bin untuk kembali kekamarnya.
"Mimpi yang indah"Ujar Woo Bin seraya menatap Joo Young dengan tersenyum.
Paginya,Pok Ja menikmati secangkir kopi dengan komentar jika kopi tersebut rasanya sangat enak karna udara disana cukup segar.Nenek tanya kapan mereka pulang pada Joo young.
Joo Young mengatakan jika mereka Check out pukul 12.00 setelah makan siang dan memeriksa segala sesuatu baru mereka akan pulang.


Saat Joo Young berjalan dengan kaki perban,Nenek menanyakan ada apa dengan kakinya,Joo Young mengatakan tidak begitu masalah karna sebentar lagi akan sehat,ia terluka saat tadi malam berjalan-jalan diluar Resort.Nenek mengerti.
Ponsel Joo Young berbunyi,Ibu mertuanya menelpon memintanya untuk segera membukakan pintu rumah Nenek Joo Young.Joo Young mengatakan kalau sekarang mereka tidak dirumah.


PokJa tahu jika itu telpon dari ibu mertua Joo Young(Jung Son),Jung Soon berkeras pada Joo Young ia datang untuk bertamu melihat Chan Noh.
Joo Young mencoba memberi pengertian jika ia sekarang benar-benar tidak dirumah,melainkan disuatu pedesaan(Resort) dan tidak bisa pulang dengan cepat.
PokJa langsung menarik ponsel Joo Young dan bicara pada Jung Soon.
"Hey,Jung Soon apakah kau tahu sekarang kami dimana?kau tahu bukan kami sekarang di Resor Korea yang terkenal.Apakah kau tidak tahu tentang Resort?Tentang spa apakah kau tahu?Ini kali pertamanya juga aku kesini"Tanya Pok Ja 
"Aku tidak iri sedikitpun,berikan ponsel itu pada Ibu Chan Noh!Cepat biarkan aku bicara dengannya!"Seru Jung Soon tegas.Pok Ja mengembalikan ponsel Joo Young.
"Ya Ibu mertua?"
"Jadi kapan kau kembali,hari ini atau besok?"Tanya Jung Soon


Dikantornya,Tae Kyung duduk dimejanya dengan lesu,Jung Soon menelpon putranya .
"Ya ibu"Jawab Tae Kyung
"Kau tahu kan jika Joo Young sekarang sedang bersenang-senang setelah bercerai!sekarang apa yang akan kau lakukan"Seru Jung Soon.
"Mengapa ibu seperti ini lagi"Keluh Tae Kyung
"Kau tahu,dia sekarang berjalan-jalan,ia melakukan perjalanan disuatu Resort kata bibinya,yang bagiku sulit untuk dipercaya.Dia menikmati hidupnya,kau sendiri sekarang bagaimana!"Ujar Jung Soon
"Jadi,apa yang kau ingin aku lakukan?pergi keresort sekarang atau besok.Ayo kita pergi sekarang juga!bersama-sama"Ujar Tae Kyung kesal merasa dipanas-panasin ibunya.
Ayah Woo Bin membicarakan proyek Resort mereka,sebuah program area ski juga tempat tur,hal itu semua adalah program yang ditangani oleh Woo Jin sendiri sejak awalnya,ayah Woo bin mengatakan karena itulah ia memutuskan untuk membiarkan Woo Jin merawat Resort.
"Bagaimana dengan Direkturnya sekarang?"Tanya ayah Woo Jin
"Aku telah membuatnya benar-benar bekerja sangat keras sekarang.Jadi aku berencana untuk menelponnya dan mengajaknya untuk kembali kekantor utama"Jawab ayah Woo Bin.


"Apakah kau pikir Woo Jin bisa menangani hal itu?"Tanya ayah Woo Jin
"Dia sendiri akan keluar dari kantor utama dan menangani Resort sendiri.Aku yakin dia baik-baik saja,karna Resort begitu membutuhkannya."
Seketika Woo Jin masuk karna Ayah Woo bin memintanya untuk menemui mereka.
"Pada pertemuan pemegang saham pagi ini,aku memutuskan untuk mengirimmu ke Resort"Ujar ayah Woo Bin
"Bahkan jika kau melakukan hal yang terbaik untuk cara yang berbeda pada konsumen,apakah kau pikir kau bisa melakukannya?"Tanya ayah
"Ini rencana yang sudah diusulkan dengan sumber daya yang ada"Jelas ayah Woo Bin
"Aku tahu"Jawab Woo Jin
Woo Jin mulai minggu depan akan bekerja Di Resort.
Ae-Ja menerima telpon dari sahabatnya,ia tanya kapan temannya kembali dari Hawaii,bukankah hari ini adalah hari ulang tahun cucunya.
"Aku tidak tahu jika suamimu dan anakmu sekarang tidak bisa bersama,Aku tahu apa yang mereka lakukan akhir-akhir ini,aku mengerti.Jadi aku diundang untuk pergi kesana"Tutup Ae-Ja
Ae-Ja mengeluh jika putrinya Hye Bin sudah berumur 34 Tahun belum juga menikah,ia lalu tanya apakah tujuan Hye Bin dalam hidupnya.Hye Bin kesal mengatakan jika ia disini karna ayah dan ibunya juga,ia juga khawatir tentang pernikahannya.Namun ia sangat tidak menyukai pekerjaan rumah tangga.


Ae-Ja kaget,dengan tanya apakah Hye Bin berpikir untuk tidak menikah?Jika Hye Bin belum berpikir menikah maka Woo Bin harus lebih dulu menikah.Hye Bin kesal mengatakan terserah pada ibunya.
Siang Itu,Woo Bin serta rekan kerja dan para pemainnya mulai keluar dari Resort.Salah satu pemain mengatakan jika mereka akan bertemu Woo Bin di Seol nanti,dan mereka akan pulang lebih dulu.Woo Bin kemudian masuk kemobilnya.
Woo Bin menelpon Joo Young menanyakan kapan Joo Young keluar dari Resort.Di Mobil sambil mengendarai,Joo Young mengatakan jika mereka sudah pergi sekarang.
"Bagaimana tentang pergelangan kaki anda?apakah sudah baikkan?"Tanya Woo Bin memastikan.
"Kau tidak usah khawatir tentang hal itu.Aku sedang mengendarai mobil dengan kaki kananku sekarang"
"Itu melegakan,aku akan pergi sekarang.Berhati-hatilah"Tutup Woo Bin ditelponnya.
"Siapa dia?"Tanya Joo Mi
"Aku bertemu dengan orang yang ku kenal di Resort"Jawab Joo Young
"Siapa dia?"
"Orang yang memberikan Chan Noh tandatangan"
"Orang itu disana juga?"Tanya Joo Mi kaget.
Joo Young mengiyakan,Chan Noh marah mengatakan kenapa hanya Joo Young sendiri yang bertemu dengannya karna dia juga ingin bertemu dengan ahjussi.


Joo Young bilang karna saat itu Chan Noh tidur,Chan Noh mengerti.
Joo Young merasakan mobil mereka tampak aneh karna seperti nya berjalan kesatu sisi saja,Nenek tanya apakah ada masalah?.
Mobil akhirnya berhenti sebentar,Joo Young ingin mengecek masalah apa yang terjadi pada mobil mereka.Joo Young melihat salah satu ban ternyata kempis,Nenek kaget terus keluar dari mobilnya untuk memastikan hal itu.Begitu juga PokJa dan Chan Noh,mereka kebingungan apa yang harus mereka lakukan.
Joo Young yakin jika ada ban serep dibagasi namun ia tidak tahu cara mengganti ban yang kempis.
Diperjalanan,tanpa sengaja Woo Bin melihat dari kejauhan seperti Joo Young bersama keluarganya.ia lalu memarkirkan mobilnya dan mendekati mereka.
"Apakah ban anda kempis?"Tanya Woo Bin
"Ahjussi!"Teriak Chan Noh
"Hai Chan Noh!"Sapa Woo Bin.Pok Ja merasa senang karna ada pertolongan dari Woo Bin.
Woo Bin lalu mengganti ban yang kempis milik Joo Young serta meminta Nenek untuk masuk kedalam Mobil Woo Bin karna berbahaya dijalan raya.Joo Young memperkenalkan adiknya Joo Mi pada Woo Bin.


Rekan kerja Woo Bin mencoba mencari tahu keberadaan Woo Bin dimana sekarang,mereka(Ki Tae) lalu menelpon Woo Bin.Woo bin mengatakan jika ia akan datang belakangan.


Setelah usai mengganti ban yang kempis,Joo Young dan Joo Mi hendak kembali masuk kemobilnya.
"Jang Woo Bin,aku tidak tahu kenapa anda berada disana setiap aku mendapat kesulitan.Terima kasih Popeye-Ahjussi!"Seru Joo Young
"Cepat dan pergilah,Olive Ahjumma!"Balas Woo bin
Di Mobilnya,Joon Hee teringat perlakuan kasar Ibu Tae Kyung (Jung Soong) padanya yang mengatakan karna Joon Hee anaknya kini hidup dineraka,ia pun mengusir Joon Hee dengan garam untuk pergi dari rumahnya.Ia lalu pergi kekantor Tae Kyung.
Joon Hee menyapa Tae Sung dan Tae Kyung yang sedang bekerja.
"Kau tahu warnet itu dijual bukan?"Tanya Joon Hee
"Ya"Jawab Tae Kyung acuh
"Kau tahu,tapi kenapa kau tidak menghubungiku?Toko itu sebenarnya terjual karna direnovasi.Apakah kau tahu jika ibu mu telah mengusir ku dengan melemparkan garam padaku?"Tanya Joon Hee lagi
"Jadi maumu apa?"Tanya Tae Kyung dingin
"Haruskah aku keluar dulu?"Tanya Tae Sung merasa tak enak mendengar pembicaraan pribadi keduanya.
Tae Sung lalu pergi keluar dan mempersilahkan keduanya untuk bicara dengan bebas tanpa dirinya.
"Mengapa kau ingin pergi menemui ibu ku?"Tanya Tae kyung
"Aku hanya ingin berkenalan dan menyapanya"
"Menyapanya?"
"Karna kupikir sekarang kau dalam perceraian jadi sekarang lah aku memperkenalkan diri"Jawab Joon Hee.
"Mengapa kau ingin menggantung nasib mu pada kehancuranku?Aku merasa takut saat melihat wajahmu"Seru Tae Kyung kesal.
"Bukankah aku sudah memberitahumu cara hidup yang lebih baik,tetapi kenapa sekarang berantakan?Jadi aku harus membuat balik kehidupan Park Tae Kyung"Pikir Joon Hee .


"Tolong hentikan,Oke!aku sekarang nyaris tidak bernafas,tolong jangan mencekik leherku!"Seru Tae Kyung kesal.
"Aku tidak mencekik leher anda,tapi aku akan menyadarkan nafas anda."Jawab Joon Hee.
"Aku akan mengurus diriku sendiri,dan kau,Urusi dirimu sendiri,pergilah!"Bentak Tae Kyung marah
"Aku tidak akan berhenti semudah itu"Jawab Joon Hee
"Apa katamu!"Seru Tae Kyung semakin panik,Joon Hee tersenyum penuh arti.


Keluarga Jang Woo Bin sedang makan malam,Ayah menanyakan bagaimana perjalanan Woo Bin keresort ,Woo Bin mengatakan sangat bagus.Hye Bin memotong ucapan mengatakan Woo Bin harus segera menikah.
"Omong kosong apa itu?"Tanya Woo Bin marah
"Hari ini ibu marah,karna cucu dari Cheong Dam,ia kesal dan meminta mu untuk segera menikah"Ujar Hye Bin
"Hey,kau adalah anak perempuan.Kenapa kau meminta Woo Bin yang duluan menikah?kau yang harusnya lebih dulu"Tanya ayah.
"Tapi Woo Bin akan lebih mudah untuk menikah"Jawab Hye Bin
"Mengapa kau mengatakan hal-hal seperti itu?"Tanya Woo Bin
"Kau hari ini harusnya memberikan ucapan selamat pada Jang Woo Jin,dia menjadi kepala Departemen"
"Wow,dia telah dipromosikan"Ujar Woo Bin takjub.
"Mengapa ia begitu cepat menjadi kepala departemen?Doa terlalu muda,apakah boleh seperti itu menunjukan kasih karna dia adalah keluarganya"Tanya Ibu kesal.


"Ini bukan perlakukan khusus,Woo Jin diterima karna perusahaan .Otaknya!"Seru ayah
"Ibu kenapa kau marah mendengar woo Jin dipromosikan?"Tanya Hye Bin
"Sekarang umur,bukan masalah tetapi bakat itu penting"Jawab Woo Bin,Ae-Ja kesal atas jawaban putranya.
"Woo Bin,pamanmu adalah ketua Perusahaan,tapi ayahmu adalah orang yang memulai bisnis itu.Haruskah Woo Jin yang mewarisi perusahaan?bukankah umurmu sekarang 29 dan kau harusnya sudah siap untuk itu"Ujar Ibu
Dirumah Nenek Joo Young,mereka sedang melihat potongan-potongan gambar ketika mereka melakukan perjalaan diResort.
Tae Kyung minum soju dikedai bersama Tae Sung.Tae Kyung mengeluh karna hidupnya kini berubah.Tae Kyung bicara dengan berteriak karna lepas kendali oleh mabuk,ia komentar jika dirinya dulu hidup dengan istri seperti dewi,dan seorang anak yang seperti kelinci dan memiliki kehidupan seperti disurga,ia tanya pada dirinya sendiri kenapa kehidupannya kini berubah.


Tae Sung mengatakan hal itu karna diri Tae Kyung sendiri yang merubahnya.
Tae Kyung mengatakan jika hal ini bukan kali pertamanya terjadi,namun semuanya bisa dilewati dengan baik sampai sekarang,ketika ia dipecat oleh perusahaan,Ibu Tae Kyung menggunakan uangnya sendiri untuk menyelamatkan Tae Kyung dari hal itu,Ketika ada masalah wanita Ibu Chan Noh langsung memaafkan dirinya.


Tae Sung bilang itulah sebabnya Tae Kyung tidak pernah berdiri sendiri.Karna jika Tae Kyung bisa berdiri sendiri,tentu saja hal ini tidak akan terjadi.
"Itu mudah dimulai,dan mudah berakhir"Seru Tae Kyung.
Tae Sung jengah merasa bosan menjelaskan pada Tae Kyung.Tae kyung kembali minum dengan perasaan sedih.
Tae Kyung yang mabuk membuka pintu rumah Joon Hee tanpa sadar. 
"Yang Joon Hee,rasanya aku ingin membunuhmu,karna kau muncul dihadapanku!kau sudah menghancurkan hidupku!kenapa kau tidak pergi cepat.Jika bukan karna mu,hidupku tidak akan seperti ini"Teriak Tae Kyung
"Hidup itu misterius,anda tidak akan tahu hal apa yang akan terjadi"Jawab Joon Hee
Pagi itu seperti biasa,Joo Mi jogging pagi seraya menantikan Ahjussi ice,ia menanti Woo Jin  didepan sungai Han.Joo Mi duduk diatas kayu yang menghadap sungai Han.


Selang beberapa menit,Woo Jin mulai kelihatan disana,ia sedang berjogging pagi.Lalu menatap Joo Mi yang duduk sendiri diatas kayu-kayu.Woo Jin pun berjalan mendekati Joo MI.
"Hallo"Ujar Joo Mi
"Apakah kau pulang dengan selamat?"Tanya Woo Jin,Joo Mi mengangguk ia mengatakan kalau ia ingin bertemu dengan Presider untuk mengucapkan terima kasih karna sudah memperbolehkan ke Resort.Woo Jin jawab itu tidak perlu.
"Jangan mencoba mencari simpati ayahku,kalau tidak ia menelpon mu terus"Ujar Woo Jin dingin
"Tapi tetap,aku tidak bisa jika tidak mengucapkan terima kasih padanya"Pikir Joo Mi
"Menjadi kekasih palsuku,apakah kau akan terus melakukan itu?"Tanya Woo Jin.
Joo Mi hanya merunduk sedih.Woo Jin berjalan pergi,namun ia berbelok menatap Joo Mi.
"Apakah tidak ada Proyek No3?"Tanya Woo Jin
"Apa?"Tanya Joo Mi tak paham
"Proyek membuat jang Woo Jin tersenyum"Ujar Woo Jin.
Joo Mi tersenyum lalu tanya apakah Woo Jin menunggu untuk hal itu,Woo Jin mengatakan tidak dan pergi.Joo Mi tertawa senang mendengar hal itu.
"Anda sedang menunggunya kan,aku tahu kalau kau sedang menunggu proyek No.3 itu!"Seru Joo Mi pada Woo Jin yang sudah berjalan jauh meninggalkannya.
Sarapan pagi dikeluarga Jang Woo Bin.Ayah menanyakan kenapa Hye Bin belum turun untuk sarapan.Hye Bin pun segera turun,ayah tanya sudah berapa hari mereka tidak sarapan bersama,Hye Bin bilang sudah 3 hari.Ayah tertawa senang mendengarnya.


Ibu jelas kesal melihat sikap ayah yang tidak marah dengan hal seperti itu,tapi malah sebaliknya,Hye Bin memastikan pada ayahnya jika ia akan melakukan hal terbaik agar kedua orang tuanya merasa tidak buruk.Ayah tersenyum senang dengan mencubit pipi Hye bin mengatakan ia percaya pada Hye bin.


Hye Bin mengeluh jika setiap hari mereka selalu makan dengan menu yang sama,ibu marah meminta Hye bin makan diluar saja.Hye bin bilang jika ia tidak memiliki uang.Ayah tanya apakah kartu kredit hye bin masih diblokir?Hye Bin malah sebaliknya meminta ayahnya meyakinkan ibunya untuk memberikan kembali kartu kreditnya.


Ayah berpikir jika Hye Bin bekerja paruh waktu ia akan lebih baik lagi,dan meminta Hye Bin bekerja diperusaahan.
Dirumah Jung Soon,ia mempersiapkan sarapan dan meminta Tae Kyung bangun,namun tak ada jawaban dari dalam kamar.Jung Soon membuka kamar Tae Kyung,namun Tak Kyung tidak berada disana.Jung Soon lalu menelponnya.
Namun betapa kagetnya Jung Soon ,karna Joon Hee mengangkat ponsel Tae Kyung.Awalnya Jung Soon mengira jika ia memencet nomor telpon yang salah.
"Bukankah ini ponsel ayah Chan Noh?"
"Halo ibu,aku Yang Joon Hee."
"Mengapa kau menjawab telponku?"Tanya Jung Soon kaget
"Tae Kyung datang kesini kemarin malam dan mabuk kemudian tertidur,ibu."
"Apa??Mengapa ia tidur disana,ia harusnya segera pulang!!"
"Dia datang langsung tertidur,jadi aku tidak bisa mengirimnya segera pulang.Dia sepertinya minum terlalu banyak,ini kali pertamanya aku melihatnya begitu banyak minum.Ibu aku sudah memasak sup untuk nya sekarang,aku akan memberi nya makan dan mengantarnya pulang."
"Tidak perlu lagi untuknya pulang!"tutup Jung Soon seraya mengeluh...aigooo karna Tae Kyung tidak pernah belajar dari kesalahannya,dia tidak bisa berpikir apapun kecuali untuk dirinya.
Tae Kyung kesal karna Joon Hee menjawab telpon ibunya,Joon Hee mengatakan karna ia ingin ibu Tae Kyung tidak khawatir pada putranya kalau ia tidak tidur dijalanan.Dan Joon Hee mengira ibu Tae kyung akan mulai mengerti .


Tae kyung sadar,lalu tanya kenapa dirinya tidur disini,Joon Hee tersenyum mengatakan Tae Kyung datang dengan mabuk dan tidur disini.
Joo Young pergi ke Toko Sepatu bermerk,ia mencatat kira-kira sepatu jenis apa yang lagu trendi dipasarkan.Tanpa sengaja,seorang wanita menabraknya dan meminta maaf.
Rupanya,dia adalah teman lama Joo Young ,bernama Myung Hee yang sudah lama sekali tidak bertemu.Keduanya pun melanjutkan perbincangan disuatu tempat.
Joo Young tanya kapan Myung Hee kembali keperusahaannya,Myung Hee mengatakan jika ia tidak lagi diperusahaan yang sama tempat mereka kerja dulu.
Myung Hee pikir mereka kehilangan kontak setelah 2 Tahun sejak dirinya ke Paris,dan mengira pasti anak Joo Young sudah besar.


"Dia sekarang sudah 7 Tahun dan sekolah Tk"Ujar Joo Young
"Apakah kabar Tak Kyung Baik?"Tanya Myung Hee,Joo Young mengangguk.
"Bagaimana dengan ibu mertuamu,dia masih bertanya-tanya kenapa anaknya yang berharga bisa jadi bersamamu?"Tanya Myung Hee
"Tidak"
"Sepertinya dia memiliki aksen yang kuat"
"Apa kau sudah menikah?"Tanya Joo Young
"Jika aku akan menikah,aku pasti menghubungimu dan menerima cincin yang terbuat dari emas"Jawab Myung Hee.
Keduanya saling bertukar telpon,Joo Young meminta bantuan pada Myung Hee.
"Chan Noh sekarang sudah TK,saya ingin kerja lagi,apakah kau pikir aku bisa melakukannya?aku sudah lama tidak bekerja selama lebih dari 7 tahun."
"Mungkin"Jawab Myung Hee
Chan Noh merasa bosan duduk dirumah sendirian,ia masuk kekamar Joo Mi untuk meminjam komputernya,Joo Mi mengatakan dia sangat sibuk dan harus menyelesaikan pekerjaannya sebelum pukul 5 sore,jika tidak ia akan masalah.


Chan noh memelas minta waktu semenit saja untuk meminjamnya,karna ia ingin menonton pertandingan besar sepak bola Park Ji Sung,Joo Mi bilang tetap saja tidak bisa,karna pekerjaannya sangat mendesak.
Chan Noh keluar kamar Joo Mi dengan kesal,lalu Chan Noh mencoba menghubungi ibunya Joo Young.
Joo Young sendiri sedang berjalan pulang,ia teringat ucapan Myung Hee yang berpikir akan sedikit sulit bagi Joo Young untuk bekerja kembali terutama dibidang desain karna sudah lebih dari 7 Tahun tidak bekerja,konsep desain sekarang sudah berubah banyak dan akan membuat Joo Young kesulitan.Namun,kemungkinan Joo Young bisa melakukan hal itu jika Joo Young tetap berkeyakinan mampu melakukannya.


Myung Hee juga memberi semangat Joo Young,mungkin joo Young sendiri tidak tahu jika dia lebih baik dari desainer yang lainnya yang terlalu banyak memikirkan dirinya.
Joo Young menerima telpon Chan Noh,Chan Noh mengadu jika bibi Joo Mi tidak mau meminjamkan komputer padanya,Joo Young memberi penjelasan jika bibinya harus bekerja terburu-buru.Sehingga chan Noh perlu bersabar,bukankah seorang pria harus bersabar.
Mendapat jawaban yang tidak memuaskan pada Ibunya ,Chan Noh lalu menelpon ayahnya Park Tae Kyung.
Dikantornya,Tae Kyung terus-terusan mengeluh akan kehidupan yang ia jalani.Sambil minum obat,Tae Kyung mengangkat telpon dari Chan Noh.
Tae Kyung merasa sangat rindu bertemu dengan Chan Noh,ia tanya apakah ia perlu menjemput Chan Noh hari sabtu?
Chan Noh langsung tanya,bisakah ia pergi kewarung Internet atau seperti itu,Tae Kyung tanya mengapa,Chan Noh menjelaskan kalau ia sangat ingin menonton sesuatu diinternet,hanya saja Bibi tidak meminjamkan komputernya karna dia sibuk menulis.
Lalu Chan Noh tanya apakah ayahnya bisa membelikannya komputer?
Joo Mi sampai dikantor Penerbitan tempat ia bekerja,ia mulai menyetor artikel miliknya,Atasannya mengatakan sangat bagus dan memberi tahu Joo Mi jika bulan depan bagian khusus akan dimulai,ini adalah seri untuk memperkenalkan Resort korea,dan meminta Joo Mi yang melakukannya.


"Anda hanya menangani artikel wawancara sehingga anda memiliki waktu lebih untuk itu bukan?"Tanya atasannya.
Joo Mi setuju untuk melakukannya,atasannya sepakat menghubungi Joo Mi jika Resort nya telah siap.
Diluar kantor,Joo Mi tanpa sengaja berpapasan dengan Woo Jin,Woo Jin tanya sedang apakah Joo Mi disini.Joo Mi rupanya sengaja menunggu Woo Jin untuk memberikan hadiah buat ayahnya sebagai ucapan terima kasih.
Joo Mi beralasan karna Woo Jin tidak memperbolehkan Joo Mi bertemu langsung mengucapkan terima kasih makanya dia memiliki kesimpulan untuk mengirimkan hadiah terima kasih untuk ayah Woo Jin.
Dengan dingin Woo Jin langsung mengambil hadiah tersebut dan masuk kembali keruangannya.


Tanpa basa-basi atau ucapan apapun,Joo Mi hanya menatap sedih kepergian Woo Jin.
"Orang itu hatinya benar-benar dingin,kau bahkan mau menjadi kekasih palsunya? Tapi apa,ia minta kau jangan memberi kesan pada ayahnya.Hei Joo Mi apakah kau masih ingin membuat dia tersenyum?Apa,kau akan tetap membuat sebuah proyek untuk Jang Woo Jin tersenyum?"


"Aku tidak memiliki proyek no.3"Jawab Joo Mi
"Jika kau mampu membuat Ahjussi itu tertawa,aku akan merobek nyaliku sendiri.Kalau dia tertawa aku pasti berkecil hati."
"Ia mengatakan ibunya meninggal ketika ia masih muda"
"Lalu kau apa,kau bahkan tidak tahu keluargamu bahkan saat orang tuamu bercerai?sehingga kau sendiri tidak tahu ibumu seperti apa.Ibu nya meninggal dalam waktu yang lama itu bukan suatu pembenaran"
"Aku akan tetap mencobanya"Ujar Joo Mi yakin
"Tapi dia dingin seperti es,dia seperti itu hanya diluar,tapi tidak didalamnya,apa itu yang ingin kau katakan padaku lagi?Jadi kau yakin kau bisa membuatnya tersenyum begitu!"Seru sahabat Joo Mi tak yakin.
"Ya"Jawab Joo Mi tersenyum
Dikantornya,Woo Jin membeku diam menatap hadiah pemberian Joo Mi yang ia taruh diatas meja.
Ibu Tiri Woo Jin membantu ayah Woo Jin berpakaian.Ibu tanya apakah pendapat ayah mengenai mereka mengundang sudara serta ipar mereka untuk makan malam.Ayah kaget tanya apakah ibu mengundangnya.
Ibu beralasan karna ini untuk merayakan Jang Woo Jin yang dipromosikan menjadi Kepala Departemen.


Ayah menegaskan jika Woo Jin diterima menjadi kepala departemen bukan karna dia adalah anaknya melainkan dirinya sendiri.Ibu beralasan ini karna ia hanya ingin bersyukur,dan sudah lama mereka tidak pernah kumpul bersama untuk makan malam.
Dirumah Jang Hye Bin,Ibunya (Ae-Ja) menerima telpon dari Ibu Tiri Woo Jin untuk mengundangnya makan malam bersama dengan alasan merayakan keberhasilan Woo Jin menjadi kepala Departemen Resort.


Tentu saja Ae-Ja berusaha menolak,mengatakan ia besok tidak ada waktu pergi karna keluarganya mengadakan acara makan malam bersama sebulan sekalinya,Ae-Ja juga bilang jika mereka tidak harus berterima kasih pada keluarga Jang Hye Bin.


Hye Bin merasa aneh,kenapa ibunya harus berbohong tidak ingin pergi.Bukankah masakan ibu Woo Jin begitu enak,tentu saja Ae-Ja bersikeras tidak ingin pergi dengan alasan ia sangat takut jika perusahaan itu beralih tangan pada Woo Jin.Karena Ae-Ja berpikir suaminya lah yang bekerja keras agar perusahaan itu berjalan dengan baik karna dari awal ayah Hye Bin lah yang melakukan nya.
Ibu Tiri Woo Jin duduk terdiam setelah menutup ponselnya menelpon keluarga Jang Woo Bin tadi.
Woo Jin masuk kerumahnya,Ibu Tiri nya tanya kapan Woo Jin menjadi kepala Departemen,Woo Jin mengatakan tunggu dikonfirmasi dan mulai minggu depan kemungkinannya.Woo Jin menjelaskan jika ia sudah bekerja disana,ia akan pagi-pagi sekali berangkat kerja sebelum jam lalu lintas macet.
Lalu ia pun permisi untuk masuk kekamarnya.
Tentu saja seorang Pekerja keras seperti Jang Woo Jin kembali kekamarnya bukanlah langsung untuk beristirahat,melainkan kembali bekerja.
Ia mengambil beberapa file-file yang ada ditasnya serta hadiah dari Joo Mi.Ia berpikir lama untuk itu.
Joo Young pulang kerumah,melihat Pok Ja sedang mencuci piring.Ia lalu tanya dimana Chan Noh.Pok Ja bilang jika Chan Noh sedang bersama Ayahnya.
Joo Young masuk kekamarnya melihat Chan Noh bersama Tae Kyung sedang asyik menonton Bola.Joo Young langsung meminta Tae kyung untuk keluar berbicara sebentar padanya.
Tae Kyung beralasan karna Chan Noh sangat begitu ingin nonton bola makanya ia membelinya,kebetulan bukankah Joo Young membutukannya.
Joo Young marah mengatakan apakah Tae Kyung akan selalu memberi apapun yang Chan Noh minta. 
"Ya,jika aku bisa melakukannya,aku akan melakukan hal itu"Jawab tae Kyung tanpa pikir panjang.
"Jika anak dengan mudah mendapatkan sesuatu,bagaimana lagi dia bisa belajar sesuatu?Jika hal-hal yang sulit ia diajarkan untuk rajin,kau tidak boleh selalu memberikan apapun yang ia inginkan"Ucap Joo Young kesal.
"Kau tidak paham maksud seorang ayah,dia hanya ingin mencoba memahami dan melakukan apapun yang anaknya ingin"Ujar Tae Kyung beralasan.


Joo Young kesal karna Tae Kyung memojokan dirinya Bercerai adalah kesalahannya.Tae Kyung tersenyum mengatakan ini akan menjadi baik jika Joo Young membatalkan perceraiannya.


Joo Young masuk kedalam dengan mengatakan tidak.
"Sayang!"Seru Tae Kyung.


Joo Young kembali kekamarnya melihat Chan Noh begitu senang menonton bola,Joo Young mengatakan ayahnya akan pulang.Chan Noh berlarian keluar.Joo Young terduduk lesu menatap komputer baru.
Di Mobilnya,Tae Kyung merasa sangat kesal dengan sikap istrinya yang tetap bersikeras bercerai.Ia berjalan masuk kerumahnya.
Jung Soon melemparkan koper pakaian milik Tae kyung dan mengusirnya pergi.Jung Soon mengoceh tanya kenapa Tae Kyung pergi kerumah Joon Hee,apakah tidak ada tempat selain itu.


Tae Kyung mencoba meminta pengertian karna saat itu ia sedang mabuk,ia sendiri bingung kenapa berada disana.Jun Soong kesal,karna ia sekarang bingung harus percaya dengan siapa.Ia terus mendorong Tae kyung untuk pergi,Tae Kyung memohon berhenti.
Malam itu,Dirumah Keluarga Jang Woo Bin.
Di kamarnya Woo Bin teringat saat pertemuan mereka yang tidak diduga didepan resort,ia teringat saat-saat itu dimana ia juga menggendong Joo Young yang terluka.Saat Woo Bin meminta Joo Young mengatakan sesuatu.Joo Young hanya bilang ia minta maaf karna ia telah membuat Woo bin kesulitan.


Woo bin meminta tak perlu minta maaf,karna Joo Young tidak begitu berat dengan apa yang ia pikir.


Saat Mobil Joo Young kempis,Woo Bin selalu ada.
Hal ini membuat Woo Bin berniat menelpon Joo young.
Joo Young sendiri sedang mencoba membuat sketsa desain Sepatu.Saat ia menerima telpon Woo Bin yang tanya bagaimana keadaan mereka.Joo Young berseru jika mereka pulang dengan selamat berkat Woo Bin dan mengucapkan terima kasih.
"Bagaimana dengan kakimu?"Tanya Woo Bin
"Aku baik-baik saja,meski kadang terasa sakit"Ujar Joo Young
"Aku ingin memastikannya,tunjukan padaku besok setelah kau kursus memasak"Ujar Woo bIn beralasan untuk bertemu (cie...cie..^_^).Setelah menutup ponselnya,Woo Bin tersenyum sendiri dikamarnya.
Pagi itu Tae Sung kembali bekerja dikantor,ia kaget melihat Tae Kyung tidur dikantor,ia tanya apa yang terjadi dengan Tae kyung.
"Apakah ada sesuatu yang terjadi?"Tanya Tae Sung
"Ibu ku menendangku keluar!"Keluh Tae kyung kesal
Dikamarnya,Woo Jin menatap kembali sms gambar yang dikirimkan Joo Mi padanya,yaitu Proyek ke dua membuat Manajer Jang Woo Jin tersenyum.


Lama sekali menatapnya,Woo Jin berpikir sesuatu.

DiPerusahaan tempat Myung Hee bekerja,rupanya Yoo Kyung bekerja disana sebagai atasan Myung Hee.
"Sudah berapa lama kau bekerja?"Tanya Yoo Kyung pada Myung Hee seraya berjalan masuk kekantor.
"Sudah 5 tahun"Jawab Myung Hee
"Harusnya kau sudah jadi manajer jika sudah selama 5 Tahun itu."Komentar Yoo Kyung
"Aku bekerja diperusahaan lain selama tiga tahun"Ujar Myung Hee
Myung Hee membawa Yoo Kyung masuk kekantornya untuk memperkenalkan kepala pengembangan produk baru yang kini dijabat oleh Yoo Kyung.
"Hallo saya Goo Jin Suk"Ujar karyawan prianya
"Hallo saya Han Na Ri"
Joo Young menunggu Myung Hee yang memintanya untuk bertemu diluar kantor,Joo Young tanya alasan Myung Hee memintanya untuk datang.
"Sebenarnya aku ingin bertemu dengan mu diluar untuk makan siang bersama diluar,namun karna akuharus memperkenalkan kepala Departemen pengembangan produk aku jadi tidak bisa"Ujar Myung hee 
Joo Young mengatakan tidak apa-apa karna dia seorang wanita yang memiliki waktu luang.
Lalu Myung Hee memberi tahu jika diperusahaannya ada kontes desain,dan bisa membaca nya secara online diinternet untuk mengetahui kontes ini dengan jelas.
"Kau bilang kau ingin kembali kerjakan?jika kau menang kontes ini,kau akan dipekerjakan diperusahaan ini secara resmi"Ujar Myung Hee.


Joo Young menerima brosur tersebut dengan senang hati.
Tanpa sengaja saat berjalan keluar kantor Myung Hee dan Joo Young berpapasan dengan Yoo Kyung.Myung Hee mengatakan jika wanita itu adalah Kepala Departemen pengembangan Produk baru yang baru saja ia ceritakan.Dia tinggal di AS,sebenarnya Myung Hee tidak perduli pada Yoo Kyung namun karna ia berhubungan dengannya untuk kontes ini mau tak mau Myung Hee harus kenal baik.
"Halo?"Tanya Joo Young setelah mengangkat ponselnya
"Apakah kau mulai lagi dengan kebiasaanmu?"Tanya Woo Bin
"Apa?"
"Kau membuat seseorang menunggu lama tanpa menghubungiku."Ujar Woo Bin
"Oh,Maafkan aku,ada sesuatu yang tiba-tiba mendesak yang tidak bisa menunggu ku lama"Ujar Joo Young beralasan.
"Lalu apakah kau akan datang?"Tanya Woo bin
Woo Bin sudah menanti sedikit lama kedatangan Joo Young di kafe.
Joo Young tiba-tiba masuk dan tanya apakah ia harus menunjukan kakinya pada Woo Bin,Woo Bin bilang tidak perlu karna ia sudah melihatnya,dan kondisi itu akan segera baik.


"Apa hal yang muncul tiba-tiba.apa alasanku menunggu mu selama satu jam lebih?"Tanya Woo Bin kesal.
"Temanku bekerja di perusahaan sepatu Luni,dia tiba-tiba menelpon dan memintaku untuk bekerja"Jawab Joo Young
"Dia bekerja untuk Luni?"
"Ya,dia mengatakan padaku jika ada kontes desain."
"Kontes sepatu?apakah kau sebelumnya pernah menjadi desainer?"Tanya Woo bin kaget.
"Ya,Sebelum aku menikah.Aku bekerja menjadi seorang desainer Sepatu."Ujar Joo Young
"Desainer sepatu?Kau??"Tanya Woo bin tak percaya
"Iya,kenapa?Apa kau tak percaya padaku?"Tanya Joo Young
"Aku hanya tidak pernah berpikir kesana"Jawab Woo bin
Woo Bin kembali kekantornya,Han Yoo Kyung telah lama menunggunya.Ia duduk menghadap kebelakang,saat Woo Bin kembali ia tahu jika yang berjalan masuk itu adalah Woo Bin.
"Woo Bin!"Panggil Yoo Kyung tersenyum senang kedatangan Woo bin.Ia lalu berdiri tersenyum menatap Woo Bin.

Woo Bin kaget,melihat Yoo Kyung datang kekantornya.
Ia hanya diam menatap Yoo Kyung dengan berpikir maksud kedatangan Yoo Kyung.

~~Bersambung Episode 9~~~

1 komentar:

  1. jang woo bin KOk ganteng banget yaaa......


    Cintya230499

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.