9.12.2011

Sinopsis A Thousand Kissess Episode 4

Mumpung Drama Crazy udah kasih sub untuk episode 4,sedangkan episode 5,6,7 dan 8 masih belum ada sub,jadi harus tunggu keluar....apalagi aku makin penasaran kisah masalah keluarga Joo Young dan Park Tae Kyung.Jadi aku lanjutin dulu Sinopsis A Thousan Kiss episode 4.


Chan Noh mendekati Woo Bin,ia tanya apakah Woo Bin seorang pemain sepak bola yang baik?,Woo Bin bilang iya.Woo Bin dan Chan Noh lalu bermain bola bersama,Joo Young melihat dari kejauhan seraya tersenyum manis melihat putra nya asyik bermain bola.
Setelah bermain,ketiga nya duduk makan es bersama,Woo Bin tanya kenapa Joo Young tidak membalas sms nya yang meminta nomor rekening miliknya karna ia akan segera mengembalikan uang itu.Joo Young bilang,Woo Bin tak usah mengembalikan uang tersebut karna ia tahu kalau ia lah yang memecahkan pottery tersebut.Woo Bin tetap memaksa mengatakan setelah Joo Young usai kursus memasak dan mampir ketempatnya ia janji akan tetap mengembalikan uang tersebut.
Chan Noh mengajak janji bersama pada Woo Bin untuk bermain bersama,namun bagi Chan Noh itu janji kedua antara mereka berdua.Woo Bin kaget kenapa ini janji kedua,Chan Noh beralasan bukankah Woo Bin sudah janji yang pertama untuk mengajaknya nonton bola bersama,dan janji kedua ini adalah bermain bola bersama.
Woo Bin menyetujuinya dengan catatan mereka harus meminta persetujuan ibu Chan Noh dulu.
Woo Bin tanya pada Joo Young bisakah ia membawa Chan Noh kestadiun sepak bola,Joo Young bilang tak usah biar dia saja yang pergi membawa putranya,Chan Noh berkeras tetap ingin pergi bersama Woo Bin.Joo Young bilang bukankah Chan Noh belum mengetahui dengan pasti siapa Woo Bin.Woo Bin jawab kalau dia janji akan menjaga nya dengan baik.Karna ia menyukai Chan Noh yang suka sepak bola,Woo Bin meminta Joo Young membolehkannya mengajak Chan Noh pergi hari sabtu kesana.Woo Bin memberikan kartu nama nya pada Joo Young,ia bilang kalau ia tidak akan menculik Chan Noh dalam hal ini.

Woo Bin bilang Joo Young bisa datang sendiri kekantornya atau ke perusahaan miliknya yang mengatur pemain sepak bola.


Chan Noh bilang Ok,dan Woo BIn kompak mengatakan hal yang sama.Joo Young tersenyum melihat tingkah keduanya.
Tae Kyung sampai dirumah Nenek Joo Young dan Pokja,ia mendekati pelan-pelan untuk bicara masalah pernikahannya,Nenek kesal karna Tae Kyung selalu melukai perasaan Joo Young.Bukan sekali namun telah dua kali hal itu terjadi.Tae Kyung memohon,ia janji sekali ini saja,ia tidak akan melakukan salah lagi.dan memohon pada Nenek untuk membantunya mengatakan hal itu pada Joo Young,ia tidak ingin berpisah karna ia mencintai nya.

Tae Kyung pulang ketempat kerjanya sambil mengeluhkan permasalahannya,rekan kerjanya bilang kalau pacarnya itu seorang penyihir yang menakutkan,rekan kerjanya bilang jika ingin mengembalikan hati istrinya ia harus menyelesaikan urusan dengan pacarnya.
Joo Young masuk kedalam rumah,mertuanya bilang kalau ia tidak ingin makan masakan Joo Young,ia ingin Joo Young membeli makanan untuknya diluar.Ponsel Joo Young berbunyi,rupanya Tae Kyung yang menghubunginya mengatakan ia ingin mengajak Joo Young makan malam diluar bersama ,Joo Young tidak mau,ia bilang kalau Tae Kyung bisa pergi bersama ibu dan Chan Noh saja.Ibu Tae Kyung tanya apakah itu dari Tae Kyung,kenapa ia mau makan diluar dan menghabiskan uang dan lebih baik makan dirumah saja,Ibu Tae Kyung lalu mengambil ponsel tersebut untuk bicara pada Tae Kyung mengatakan hal itu.
Seusai pergi ketoko makanan membeli pesanan mertua Joo Young,dijalan ia duduk sebentar ditaman dan lagi-lagi memikirkan hal yang sama.
Dikafe,Joo Mi curhat pada sahabatnya mengenai Woo Jin,ia mengatakan kalau perilaku Woo Jin seperti seorang pria yang memiliki sifat tak wajar,temannya tanya bagaimana Joo Mi dihina nya dengan mengatakan kalau dirinya adalah seorang penggali emas.Temannya bilang kalau Joo Mi harus bertemu lagi dan ia harus melihat Joo Mi yang sebenarnya.

Bibi menelpon Woo Jin yang sedang menerima tamu,Bibi mengatakan ingin bertemu.Woo Jin menolak karna ia tidak bisa membatalkan pekerjaannya.Bibi terus memaksa,ia bilang ia akan bicara sendiri pada ayahnya untuk hal itu.Woo Jin tetap ingin membatalkan kencan tersebut,Bibi tanya kenapa?karna Woo Jin tidak boleh seenaknya melakukan hal itu.Bibi bilang apakah ada masalah kalau bertemu dan sekedar minum teh saja.Woo Jin akhirnya menyetujuinya.

Hae Bin datang menemui ibunya yang baru saja menelpon Woo Jin ,ia bilang kalau paman dan ayahnya,apakah benar-benar bersaudara.Karna dia ingin tahu apakah benar mereka memiliki ibu yang sama.Bagi hae Bin keduanya begitu berbeda,dan tidak terlihat seperti keluarga,dan begitu berbeda.Hae Bin pikir mungkin paman tahu hal itu,tapi dia akan menutup mulut untuk masalah itu,dimana Ayah dan pamannya memiliki umur yang berbeda begitu jauh.Ibu Hae Bin cuek,dia menelpon ayah Woo Jin.
Tae Kyung makan bersama keluarganya,ibu komentar kalau makanan yang dibeli Joo Young sangatlah enak,Tae Kyung senyum ia bilang pada Chan Noh untuk makan yang banyak,lalu Tae Kyung melihat istrinya dan mencoba memberikan perhatian lebih,dengan mencoba menyuapkan sayuran dari piringnya,Joo Young hanya diam saja.Joo Young bilang jangan berikan itu padanya berikan saja pada ibu,Ibu marah karna Joo Young mengatakan hal itu,baginya Joo Young makan hanya makanan yang ia mau,sedang kan jika tidak suka diberikan padanya apakah dia serakus itu.Joo Young diam saja lalu beranjak dari kursinya menyudahi makan.

Tae Kyung hanya bisa melihat itu,ia lalu meminta Chan Noh untuk bilang pada ibunya untuk kembali makan.Chan Noh mengiyakan ,iya pun berlari kekamar menemui ibunya.
Ibu cemberut,Tae Kyung menjelaskan kalau mereka bercerai dia akan mendapat banyak masalah,bagaimana ibu nya mau mengurus putra nya sendiri,mencuci dan memasak juga untuknya.Ibu tanya apa yang Tae kyung inginkan,Tae Kyung bilang kalau dia tidak ingin bercerai dan itu bukan pilihan yang baik,tapi jika sebaliknya kita membiarkan Chan Noh nantinya ikut bersama Joo Young,apakah Ibu nya akan setuju?Ibu kesal dengan mengatakan kalau Chan Noh tetaplah bagian keluarga park,jika mereka tidak dapat hidup bersama,dia akan lebih memilih hidup sendiri.
"Ibu apakah kau bertengkar dengan ayah?",Joo Young mengangguk.
"Apakah kau dan ayah sedang memiliki hubungan yang kurang baik?",Joo Young juga mengangguk.
"Apakah kau benci ayah?,apakah kau ingin bercerai dengan ayah?"Tanya Chan Noh lagi,Joo Young terkejut karna putranya tahu apa itu perceraian,Chan Noh bilang ia tahu karna temannya Jin Hee memiliki keluarga yang bercerai.Ayah ibunya bercerai dan Jin Hee hidup bersama neneknya,mendengar hal itu Joo Young memeluk erat putranya.
Woo Jin pulang kerumah melihat ayahnya sedang berolahraga,ayahnya tanya kenapa Woo Jin menolak perjodohan yang dilakukan oleh bibinya,karna Woo Jin sudah berumur dan bukankah Woo Jin sudah berjanji mau melakukan hal itu,Woo Jin bilang karna ia tidak percaya diri apakah akan membuat orang itu bahagia.Ayah marah,mengatakan Woo Jin tidak tahu apa-apa,apalagi dia sekalipun belum pernah berkencan.Woo Jin bilang ia tahu,ia tahu karna melihat ibunya sendiri menjalani hidupnya.

Ayah bilang itu karna ibunya menderita sakit,Woo Jin menolak karna ia tahu tubuh ibunya sehat sedangkan hatinya yang sakit itulah yang menyebabkan ia terkena penyakit kanker.Ayah tanya maksud Woo Jin mengatakan hal itu,apakah Woo Jin mengatakan kalau ibunya tidak bahagia hidup bersamanya dan mati karna penyakit kanker karna dirinya.
Woo Jin jawab kalau ayah hanya memperlakukan ibunya sebagai pasien saja,karna ibu takut pada ayah.Karna didepan ayahnya,ibu nya sering menyembunyikan air matanya,dan itulah kenapa lama-lama penyakit kanker tumbuh dengan kuat.Dan ibu tidak pernah mengatakan nya pada ayah.
"Hey,ibumu sudah mati disurga!"Bentak ayah Woo Jin
"Apakah kau mengatakan kalau ibu hidupnya bahagia?ia takut pada mu makanya ia tidak pergi kerumah sakit"
"Apa yang harus kulakukan,membuatnya bodoh keluar dari dirinya?atau melihatnya jatuh?"
"Kau hidup dengan mengabaikan perasaan ibuku.Itulah kenapa dia pergi "
"Kenapa kau mengatakan hal itu!mengapa kau menyeret masalah itu lagi?Mari kita lihat kau marah seperti itu!(Kau tidak akan mempunyai uang)!!"Bentak ayah Woo Jin
"Jika kau ingin tahu apayang ia lakukan?jika ia bahagia,dia tidak akan kelaparan"Jawab Woo Jin memerah
"Pergi!!"ujar ayahnya.


Woo Jin meninggalkan rumah dan pergi kekedai kecil,ia memesan begitu banyak Soju,Joo Mi dan temannya rupanya datang kesana,tanpa sengaja ia melihat Woo Jin ada disitu,Joo Mi bingung apa yang harus ia lakukan.Temannya tanya kenapa Joo Mi begitu bingung,bukankah pria yang membantunya dari air itu hanya seorang ahjussi saja.Pria yang lebih tua darinya.Temannya heran kenapa Joo Mi suka dengan ahjussi tersebut,apakah yang ia lihat dari penampilan ahjussi tersebut.

Woo Jin begitu banyak minum,hingga saat ia meninggalkan tempat tersebut tas nya tinggal,Joo Mi yang sedari tadi terus saja memperhatikannya melihat itu semua.Joo Mi mencoba ingin memberikan tas nya,temannya langsung saja memberikan tas tersebut pada Woo Jin yang berjalan sempoyongan.Joo Mi bilang kalau ia akan pergi duluan pada temannya,dan ia ingin mengikuti Woo Jin karna ia pikir akan berbahaya pergi dalam keadaan mabuk.

Rupanya pertengkaran ayah dan anak membuat ayah Woo Jin terpikir,ibu tahu hal itu,karna ia melihat itu semua,Ibu tanya kenapa ayah Woo Jin belum tidur.Ayah Woo Jin hanya bertanya ulang pada ibu Tiri Woo Jin,apakah ia bahagia hidup bersamanya?.
"Kenapa kau bertanya seperti itu?tak usah pikirkan apa yang dikatakan Woo Jin."Jawab ibu.
"itu bukan jawaban.."Ujar ayah
"Aku sangat berterima kasih banyak,seseorang menyukai diriku...seseorang yang membawaku jauh dari dosa,selama 20 tahun aku disampingmu.itu lebih dari suatu jawaban,kita telah memiliki Soo Ah,putri kita yang cantik."
"Apakah itu jawabanmu? mengapa kau menerima usulanku?aku lebih tua dari mu dan aku adalah pria yang buruk."
"Lalu aku ingin menjadi perawatnya,kau bisa mengusulkan apapun padaku ketika kau sudah lebih baik."
"Apakah itu kasihan?"
"Aku pikir jika kita akan saling mencintai."
"Jika kau tidak bahagia padaku,maka aku akan pergi darimu"
"Aku tidak ,tidak merasa bahagia."
"Tapi kau juga tidak mengatakan kalau kau bahagia."
"Sekarang,aku pikir aku bahagia"Ujar Ibu Tiri Woo Jin menatap nya,Ayah Woo Jin terharu mendengar hal itu.Ia pun sudah merasa ngantuk,ayah Woo Jin beranjak tidur,ibu menyelimutinya,ayah menarik tangan ibu untuk tidur bersama,ibu diam dia bilang dia ingin keluar kamar sebentar.(Sebenarnya ibu Tiri Woo Jin juga merasakan hal yang sama seperti Ibu Woo Jin yang telah meninggal,namun ia mencoba berpikir bahwa ia dan ayah Woo Jin akan mencintai,karna mereka telah memiliki putri dan kehidupan...,sebuah realita kehidupan yang sering aku temui...benar-benar bukan pilihan juga bukan mimpi).

Saat Ibu keluar,Hae Bin tanya kemana Woo Jin,Ibu bilang Woo Jin keluar lagi,Hae Bin mengatakan pada ibunya untuk tidak terlalu memikirkan ucapan ayahnya.

Joo Mi mengabari Neneknya kalau ia akan pulang setelah teman nya sadar,ia mengatakan kalau temannya minum hingga mabuk,Joo Mi tidak mengatakan kalau dia adalah Ahjussi.Nenek bilang kalau ini sudah jam 12 malam,jadi ia harus berhati-hati dan segera pulang kerumah.

Joo Mi mencoba membuat tidur Woo Jin lebih enak,ia menaruh tas Woo Jin dibawa kepalanya,tiba-tiba temannya tadi menelpon tanya dimana Joo Mi,Joo Mi bilang masih ditempat yang sama,temannya komentar kalau Joo Mi lebih baik menelpon Polisi saja,Joo Mi tidak mau ia pikir Woo Jin akan segera sadar.

Joo Mi lalu mencoba membangunkan Woo Jin,namun Woo Jin tidak juga bagun.Soo Ah mencoba menelpon Hyung nya Woo Jin,namun Joo Mi tidak berani mengangkat telpon tersebut.


Akhirnya sampai pagi,Joo Mi pun ketiduran ditempat tersebut,Woo Jin yang duluan sadar kaget kalau dirinya disini,dan lebih bingung melihat Joo Mi tidur dihadapannya,Joo Mi pun bangun ia kaget karna hari sudah pagi.Woo Jin memperhatikan Joo Mi terus.Joo Mi mengucapkan selamat pagi,Woo Jin hanya diam menatapnya.
"Apakah kau sudah merasa baik?"tanya Joo Mi
"Mengapa kau ada disini?Bukan aku,kau?"
"Apa?Kau tidak ingat saat kau berdiri disini?"
"Tidak.."
"Kau mabuk,kau minum disitu,kau minum disitu lalu meninggalkan tasmu diatas kursi,jadi aku mengikutimu melihat dan membawa tasmu,kau pingsan disini.Aku tidak tahu apa isi tasmu,aku hanya khawatir jika itu hilang,kau pasti akan kehilangan barang-barang pentingmu dan aku jadi khawatir.Ah,,aku tidak membuka tas mu!aku hanya menggunakan itu diatas kepalamu.Oh,apa yang harus kulakukan..."Ujar Joo Mi melihat matahari sudah mulai bersinar,Woo Jin terus saja diam dan menatap bingung.Joo Mi pun pergi berlari meninggalkan tempat itu,dan Woo Jin hanya melongo kaget melihat hal itu.
Joo Mi pulang,Pok Ja dan Nenek tanya kenapa temannya minum hingga mabuk dan apakah bangun sampai pagi,Joo Mi bilang tidak seperti itu juga karna ia juga ketiduran dan bangun setelah melihat matahari terbit.Nenek bicara kalau Joo Mi jangan mengulangi hal itu lagi.

Joo Mi tanya kenapa wajah nenek sedih pada Pok Ja,PokJa bilang apakah Joo Mi tidak tahu apa yang terjadi dirumah Joo Young sekarang?Joo Young hanya diam dan merasa sedih.
Pagi itu Joo Young memasak masih dengan perasaan sedih,setelah memotong sayuran ia duduk dikursi makan teringat pertanyaan putranya tentang apakah ia akan bercerai dengan ayahnya,hal itu membuat Joo Young sedih.

Soo Ah berlarian menuju dapur melihat ibunya sedang memasak,ia bilang kalau Hyung Woo Jin tidak pulang kerumah tadi malam dan sampai pagi ini.Ibu jawab kalau Hyung nya pulang meski terlambat dan ia akan segera berangkat kerja.Soo Ah mengerti.Rupanya Woo Jin sedang mandi....zzz....nggak tau apakah ia sudah pulang kerumah atau mandi dihotel.


Woo Jin sampai diperusahaannya dimana ayah Woo Jin mengatakan kepada karyawannya jika Woo Jin sudah datang kekantor segera pergi menemuinya,Woo Jin pun langsung menemui ayahnya.

Tae Kyung dan rekan kerjanya masih saja mengurusi klient kerja mereka yang tak lain seingkuhan Tae Kyung ,Yang Joon Hee.Rekan kerjanya tahu kalau keduanya terlibat affair,ia sedikit memberikan kebebasan untuk bicara dengan berkata kalau ia ingin ketoilet sebentar dan akan segera kembali.

Yang Joon Hee kembali mengingatkan permintaan nya yang terakhir pada Tae Kyung mengenai hadiah terakhir perpisahan,Tae Kyung menolak mengatakan kalau ia sudah mendapatkan masalah besar sekarang.Joon Hee marah dengan mengatakan kalau ia marah ia akan memberitahukan hubungan mereka sebenarnya,Tae kyung ketakutan dan meminta pengertian dari Joon Hee,karna ia tidak ingin bercerai.

Joon Hee bilang kalau ia dan tae Kyung lah yang akan berpisah,dan Tae Kyung tidak akan bercerai dengan istrinya,tapi mereka harus pergi untuk berpisah..(maksudnya pergi keluar bersama yang dianggap perpisahan terakhir...).Joon Hee mengatakan pada Tae Kyung kalau Tae Kyung hanya perlu bicara pada istrinya agar memberinya kepercayaan untuk pergi dalam rangka perjanalan bisnis,karna tae kyung pasti bisa mengatakan hal-hal seperti itu.

Tae Kyung bilang kalau ia sudamengatakan perpisahan secara dingin,Joon Hee mengancam apakah Tae Kyung tidak ingin pergi tanpa hadiah terakhir.Joon Hee bilang ia mencintai Tae Kyung dan terpikir untuk hidup bersamanya,dan mereka akan berangkat sabtu.Tae Kyung bingung dengan berteriak nama Joon Hee...

Woo Bin menelpon Joo Young mengatakan kalau ia akan datang besok keapartemen mereka pukul 02 siang untuk mengajak Chan Noh pergi kestadiun sepak bola seperti yang telah ia janjikan,Joo Young setuju.Setelah menutup telpon,Woo bin senyum sendiri.Rekan kerjanya bilang kalau Woo Bin sebenarnya ingin pergi bersama dengannya juga.Woo Bin bilang mungkin begitu.

Saat Keluarga Tae Kyung sedang sama-sama makan semangka,Tae Kyung menyampaikan maksudnya kalau ia akan keluar sabtu dalam rangka urusan bisnis di Busan,Tae Kyung lalu bicara pada Joo Young bahwa ia akan pergi sabtu nanti,Joo Young hanya diam,Tae Kyung bilang kalau seniornya memiliki rumah yang besar,dia pikir bisa meminjamkan tempat untuknya,Ibu setuju dan meminta Tae Kyung bekerja giat untuk mendapatkan uang.Tae Kyung bilang lagi pada Joo Young kalau ia akan pergi sabtu dan kembali pada hari minggu.Ibu tanya bagaimana pekerjaan Tae Kyung disini,Tae Kyung bilang kalau ada Tae Song yang akan menghandel pekerjaannya.

"Aku akan pergi hari sabtu dan kembali pada hari minggu,aku pikir tidak apa-apa bekerja keras selama satu hari,dan ia juga akan tinggal disana bersamaku,lalu kita akan minum sedikit"Ujar tae Kyung.
"Dia dari tadi bicara padamu,kenapa kau terus saja diam!Bukankah dia sedang meminta jawaban dari mu?"Seru ibu Tae Kyung
"Ibu kenapa kau bicara begitu kasar padanya,aku tahu dia masih sedikit kesal padaku hingga ia masih saja diam."
"Hey,kenapa kau makan sendiri dan tidak mengajak makan ibumu!Beri dia sedikit,dia akan makan jika kau yang memberikannya"Ujar tae kyung pada Chan Noh,Chan Noh setuju lalu memberikan semangka pada ibunya,ibu nya memakannya,Tae kyung tertawa karna ia tahu Joo Young pasti mau jika anaknya yang memberinya.Chan Noh mengatakan kalau ia akan pergi bersama seorang ahjussi untuk nonton kestadiun sepak bola,karna ahjussi tersebut akan membawanya ketempat seorang pemain yang telah memberikan satu tandatangan asli padanya.Tae kyung tanya kapan mereka pergi,Chan Noh bilang mereka janji besok.Tae Kyung tanya apakah Joo Young akan pergi,Joo Young bilang kenapa ia harus pergi.Chan Noh mengatakan kalau dia hanya pergi berdua saja.

Tae kyung bilang kalau ia harus membeli minuman sebagai ucapan terima kasih untuk ahjussi tersebut.Tae kyung bilang pada Chan Noh untuk katakan pada Woo Bin,kalau ia ingin bertemu kapan-kapan.Chan Noh mengiyakan.
Tapi apakah mereka tahu siapa ahjussi tersebut tanya Ibu,Tae kyung bilang kalau mereka sebelumnya sudah bertemu dilapangan tersebut,dan meminta anggukan dari Joo Young,Joo Young hanya menoleh dan menatap kesal.(Tae Kyung mencoba membuat istrinya senyum,,..jangan harap...jika ia memang tidak pernah tobat bermain gila huhuhu....kok aku kesal ya he he emosi penonton!!).

Chan Noh mengatakan kalau sebelumnya ahjussi tersebut telah pernah bertemu dengan ibunya.

Woo Bin pergi ketempat latihan pemain sepak bola korea,ia melihat sahabatnya Hyong soo sedang bermain.
Woo Bin pulang kerumahnya,dikamarnya ayah Woo Bin sedang asyik menonton sepak bola,keduanya pun bicara mengenai sepak bola.Ayah Woo Bin beranjak pergi dari kamar Woo Bin,Woo bin pun kembali menghidupkan tv untuk menonton sepak bola.

Siang itu Woo Bin sudah stand by didepan rumah Chan Noh,Chan Noh keluar bersama ibunya,Woo Bin bilang kalau acara sepak bola akan selesai sampai pukul6 sore,bagaimana kalau ia akan membawanya untuk makan malam.Joo Young bilang tak perlu,Woo Bin tanya kenapa Joo Young tidak pernah membalas sms atau pertanyaan darinya.Karna setiap ia tanya atau tidak Joo Young pun hanya membalas ala kadarnya iya atau tidak dengan ucapan yang sama,jadi Woo bin meminta pada Joo Young mulai sekarang hanya menjawab O dan X saja.Joo Young tersenyum dengan mengatakan setuju.

Chan Noh pun masuk kedalam mobil,Woo bin lalu mengembalikan amplop putih uang Joo Young yang pernah ia terima sebelumnya,Joo Young bilang tidak usah,Woo Bin memaksa mengatakan jika Joo Young tidak menerima uang itu karna ia tahu telah salah dan memecahkan pottery,maka Woo Bin akan meminta uang hasil dari ia menjaga Chan Noh sebagai pembayaran.Joo Young pun menerima uangnya kembali.

Chan Noh melambaikan tangan pada ibunya dari dalam mobil,ibunya tersenyum melambaikan tangan pada putranya.(zz...meski sesakit apa hati ibu,ia pasti akan membuat anaknya bahagia dan ia tidak ingin menampakan kesedihannya didepan anaknya).
Dan Tae Kyung pun pergi bersama Joon Hee ke Busan dalam rangka hadiah terakhir perpisahan mereka.


"Bisakah aku memaafkannya?"Tanya Joo Young pada dirinya sambil memegang bingkai fhoto ayahnya,ia teringat pesan ayahnya ketika ia hendak menikah dengan Tae Kyung.Ayah berpesan padanya untuk selalu memberikan maaf atas semua kesalahan Tae Kyung padanya dan memberikannya maaf disetiap waktu,agar Joo Young bahagia.

Itu bukan tanpa alasan,kenapa selama ini Joo Young bertahan menjaga hubungan pernikahannya dengan suaminya meski telah berkali-kali disakiti,karna janji pada ayahnya serta mencoba untuk menjaga pernikahannya,tapi sekarang Joo Young merasa tidak sanggup lagi memaafkan Tae Kyung yang telah dua kali melakukan hal yang sama menyakitinya.
Lamunan Joo Young buyar saat nenek datang mengatakan kalau Joo Young kenapa belum makan malam,Joo Young bilang kalau ia akan makan setelah Chan Noh Pulang,Nenek duduk mendekati Joo Young dan menatap nya,ia melihat kesedihan pada cucunya.
"Jika kau benar-benar sedang memiliki kesulitan,kau bisa datang kesini,karna ini rumahmu.Jangan biarkan tubuh mu dan hatimu menderita"Ujar Nenek,Joo Young tersenyum.
"Jika kau tidak bisa lagi bersama dengannya,kau juga tidak harus melakukan hal itu.Jika kau ingin mengambil langkah hukum,kau juga harus melakukannya,Dia telah membuatmu menderita sebanyak dua kali,jadi kau harus tetap melakukannya,Ayah Chan Noh mengatakan kalau ia tidak bisa hidup tanpamu jadi dia mencoba meyakinkan itu dan bilang padaku,jadi kau bisa datang saat kau sedang sulit"Lanjut Nenek.


"Aku akan berpikir tentang itu.."Jawab Joo Young.

Woo Bin dan Chan Noh makan bersama direstoran ia tersenyum melihat Chan Noh Makan.
"Apakah kau belum pernah mencoba makan spagethi dengan cara ini (dengan gunakan garpu) dan kau bisa juga makan ini.."Ujar Woo Bin seraya menambahkan satu piring makanan lain kehadapan Chan Noh.
"Aku akan makan ini dengan baik.."Jawab Chan Noh.
"Apakah spageti nya enak?"Tanya Woo Bin seraya melihat Chan Noh begitu lahap.
"Ya.."
"Apakah ibumu pernah membuat itu untukmu?"
"Ya.."
"Sering?"Tanya Woo Bin,Chan Noh mengangguk.
"Ahjussi tapi aku minta maaf bisa kah kau bertanya hal lain saja?"Ujar Chan Noh.
"Oh,ya Maaf..kau bs lanjutkan makan spageti tersebut."
"Ya.."
"Oke,aku mengerti.."
"Terima kasih.."Ujar Chan Noh,Woo Bin tersenyum.

Joo Young sudah dari tadi menunggu kepulangan Chan Noh,Mobil Woo Bin akhirnya datang juga,Joo Young tersenyum melihat itu.
Chan Noh mengucapkan terima kasih pada Woo Bin dan berkata ia ingin pergi lagi bersama Woo Bin,Joo Young bilang Chan Noh....,Woo Bin bilang kalau ia akan senang jika melakukan hal itu,tiba-tiba ponsel Joo Young berbunyi,Joo Young mengambil ponselnya dari kantongnya.Dan itu rupanya telpon dari Joon Hee.

Joo Young langsung ingin menutup telpon ,namun Joon Hee segera mengatakan kalau ia sekarang bersama suaminya di Chong Pyong,Joo Young syok dan meminta Joon Hee mengatakan ulang ia sekarang bersama siapa dan dimana.Joon Hee bilang ia dan Park Tae Kyung bersama di Chong Pyong,Joo Young bilang kalau suaminya ada urusan kerja diBusan.Joon Hee bilang apakah Joo Young percaya kalau suaminya benar-benar pergi urusan pekerjaan.

Joo Young lalu meminta putranya masuk kedalam rumah,Chan Noh bilang ia akan masuk bersama ibunya,Joo Young bilang masuk duluan,Woo bin tahu Joo Young sedang ada masalah ditelpon,ia membujuk Chan Noh masuk duluan kedalam rumah.Chan Noh dengan sopan mengucapkan salam pada Woo Bin dan masuk kedalam.
Joo Young kemudian meminta Woo Bin juga segera pergi,ia lalu melanjutkan telpon dengan Joon Hee.Woo Bin belum beranjak dari tempat itu,Joon Hee mengatakan pada Joo Young kalau Tae Kyung sekarang sedang mandi.
Joo Young kaget,ia tanpa sengaja hampir terjatuh,Woo Bin membantunya berdiri.Joon Hee bilang ia tak masalah kalau Joo Young tidak terluka,Joo Young bilang karna orang nya sedang mandi dan ingin bertemu dengan Joon Hee,dan bilang kalau Joon Hee salah telpon.

Joon Hee tertawa mengejek,mengatakan kalau Joo Young itu terlalu naif ataukah bodoh,karna percaya pada suaminya yang mengatakan kalau ia pergi dalam urusan pekerjaan,dan hal itu telah membuatnya dibodohi.
Joo Young tanya apakah maksud Joon Hee menelponnya?dengan suara keras dan hampir menangis.
Bagaimana kisah selanjutnya???Aku tunggu dramacrazy nyediakan sub English dulu he he....

Preview selanjutnya :
Siapakah Han Yoo Jin?
Dia adalah wanita yang akan datang menemui Woo Bin,dia lulusan dari Amerika serikat.Lalu Bagaimana kelanjutan hubungan pernikahan Joo Young dan tae kyung?apakah Tae Kyung ketahuan selingkuh bersama Joon Hee?Lalu kenapa Woo Jin datang membawa Joo Mi kepada keluarganya dengan mengatakan kalau Joo Mi adalah wanita yang ia cintai.

Woo Bin tersenyum melihat fhoto bertiganya bersama Chan Noh,dia,dan salah satu pemain sepak bola idola Chan Noh.Joo Young pulang dengan terisak sedih,Joo Mi kaget melihat kakaknya seperti itu.

Woo Bin pun bertemu dengan seorang wanita....Jo Young bilang pada Tae kyung "Segel itu.."dan Tae Kyung memohon pada nenek Joo Young untuk membantunya.

seru sepertinya,,,aku suka drama keluarga seperti ini.

7 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Semangat ya Cha_sya buat sinopsis drama ini. I'll wait it ^_^

    BalasHapus
  3. Iya renny...mudah2an ini bisa aku selesain...episodenya panjang nih 50 episode ^_^

    BalasHapus
  4. di tunggu kelanjutannya yach...

    BalasHapus
  5. Haloo__ salam kenal yah?
    Paling suka baca sinop di blog kamu soalnya cepet banget updatenya!!
    Aku hanya bisa bantu doa dan semangat saja dari jauh..Dan terima kasih untuk kerja kerasnya, lumayan buat ngilangin jenuh di tempat kerja..

    Fighting!!

    BalasHapus
  6. @Pinky :halloo juga salam kenal balik,he he..kadang-kadang kalo lagi rajin nya.

    ok..kamsahmanida ^_*

    BalasHapus
  7. sukaa banget pasangan woo jin sama joo mi :3

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.