9.11.2011

Sinopsis A Thousand Kissess Episode 3




Joo Young sampai didepan rumah,lagi-lagi pikirannya sedang kacau karna ucapan Joon Hee tentang suaminya,Woo Bin melamun sambil memegang amplop putih berisikan uang dari Joo Young,rekan kerjanya masuk dan bicara apakah Woo Bin sudah menerima uang nya kembali.Woo Bin mengiyakan.Namun Woo Bin berpikir akan mengembalikan uang itu lagi,karna ia pikir Joo Young pasti sedang masa sulit karna setelah ia berpisah,ia melihat Joo Young diluar menangis.Rekan kerjanya komentar mungkin saja bukan karna masalah uang 300 dolar tersebut mungkin saja masalah ia menghadiri kursus memasaknya.Woo Bin tetap berkeras berpikir bahwa itu pasti karna uang,karna ia menangis didepan jalan saat dirinya menerima uang dari Joo Young.
Joo Young masuk kedalam rumah,mertuanya langsung keluar kamar dengan marah-marah mengatakan darimana saja Joo Young,hingga dia pergi tanpa menyelesaikan pekerjaan rumah,dan ia juga marah karna Joo Young juga belum memasak makan malam,baginya Joo Young tidak takut mati kelaparankah?,Joo Young kesal karna mertua nya lebih memperdulikan makan malam ketimbang dirinya.ia marah mengatakan makan apa.Mertua nya mengerti bahwa menantunya ini sedang memiliki masalah berat,karna Joo Young membentak dirinya .Joo Young sadar ia salah,ia mengatakan tidak ada masalah,dan meminta maaf.
Joo Young masuk kekamar,mertuanya membuntutinya terus menanyakan kenapa ia pulang telat,dan apakah ia salah jika megkhawatirkan hal seperti itu tadi.Joo Young minta maaf karna perasaan nya sekarang sedang buruk,Mertuanya tetap kesal karna Joo Young yang baru saja keluar rumah dari mana saja tiba-tiba pulang dengan marah-marah padanya.Joo Young melemah,mengatakan akan memasak sekarang.Mertuanya komentar bahwa ia sudah mau mati karna marah.

Joo Young mencuci beras sambil menangis,Chan Noh masuk menanyakan pada ibunya apakah  Ahjussi tersebut tidak menelpon?,Joo Young bilang bahwa tandatangan tersebut ada didalam tas,tas nya sekarang ada ditempat tidur.Chan Noh berteriak kegirangan mendengar bahwa ia telah menerima tandatangan.

Chan Noh berlari masuk kamar mengambil kaos tanda tangan tersebut,ia melompat dan bolak-balik ditempat tidur merasa senang menerimanya.ia merasa seperti mimpi.
Chan Noh keluar dengan memakai kaos tersebut,ia mengatakan pada ibunya ia sangat senang menerima kaos nomer 9 tersebut,ia ingin menelpon ahjussi tersebut.Joo Young bilang nanti saja.Chan Noh bilang bahwa ia perlu mengucapkan terima kasih jadi dia meminjam ponsel ibunya dan akan bicara sendiri pada ahjussi tersebut.Joo Young bilang mungkin ahjussi tersebut sedang sibuk,jadi nanti saja.
Tae Kyung pulang kerumah dengan membawa sebuket mawar putih,ia masuk kedalam melihat Chan Noh sedang memakai kaos Klub sepak bola seol dengan tandatangan asli,Tae Kyung tanya dari mana,Chan Noh bilang ia bertemu dengan ahjussi tersebut distadiun sepak bola,dia tahu bahwa Chan Noh penyuka sepak bola,makanya memberikan itu padanya.
Ibu keluar kamar melihat Tae kyung dan bertanya Bunga untuk siapa karna ia merasa hari ini bukan ulang tahunnya,Tae Kyung bilang bahwa bunga ini bukan untuknya.ia lalu masuk kebelakang menemui Joo Young yang sibuk memasak dengan memanggil Honey untuk memberikan bunga tersebut.Joo Young sama sekali tidak menghiraukan Tae Kyung dibelakangnya yang berharap mau menerima bunganya.Ibu heran kenapa Tae Kyung begitu baik memberikan buket mawar putih untuk istrinya.

Ibu duduk dikursi sambil mengeluh,Tae Kyung mendekatinya bilang bahwa ia memberikan bunga itu karna istrinya sedang sedih karna mereka ada sedikit pertengkaran kecil,Ibu bilang pantas saja kemarin Joo Young pulang kerumah dengan perasaan kacau dan marah.

Joo Young masuk kekamar sambil membawa buket bunga tersebut lalu melemparkannya ke tong sampah.Tae Kyung masuk dan melihat itu.
Hae Bin menelpon sahabatnya bicara bahwa ia tidak akan pergi keparis karna ia sekarang tidak memiliki uang,Woo Bin masuk kekamar hae Bin.Hae Bin menutup telponnya,Woo Bin datang meminta uangnya dikembalikan karna uang itu hasil kerja keras nya bekerja diperusahaan dan Hae Bin menghabiskan uang tersebut untuk minum-minuman.Hae Bin bilang kalau sekarang ia tidak punya uang.

Woo Bin curhat pada hae Bin apakah untuk uang 300 Dollar bukan 3000 dollar,apakah Hae Bin pernah mempunyai perasaan aneh seperti ini atau punya pengalaman seperti itu?Hae Bin bilang kalau Woo bin Nonton Tv seperti diafrika mereka akan menangis karna kehilangan uang,bisa-bisa kelaparan.Dan Hae Bin juga akan menangis seperti apa yang diceritakan Woo Bin.
Woo Bin pun marah pada Hae Bin,lalu bagaimana dengan uang yang ia pinjam darinya untuk minum,ia tetap akan meminta kembali.Woo bin keluar dari kamar Hae Bin.
Hae Bin duduk bersama keluarganya,asisten dari ayah Woo Jin/paman Woo Jin bilang pada Woo Jin bahwa bibinya( Ibu Woo bin) ingin bertemu dengan nya.Woo Jin bilang ia sudah dengar,Ibu Woo Bin mengatakan apakah Woo Jin ingin bertemu dengan seseorang agar bisa segera menikah?,ia ingin sekali memperkenalkan putri dari sahabatnya.Ibu Woo bin bilang kalau ia memiliki perusahaan bernama NJ.Woo Jin tahu perusahaan tersebut.Ibu Woo bin mengatakan kalau dia adalah putri kedua pemilik perusahaan tersebut yang kuliah diuniversitas besar diluar negri dalam musik,mengajar diuniversitas dan tentunya sebagai instruktur,ia berumur 31 Tahun,4 Tahun beda umur dengan Woo Jin .

"Bukankah umurmu sudah 35 Tahun,kau harus segera menikah!,jika terlalu lama menikah,kau akan sulit memiliki anak,mengapa kau tidak coba bertemu?mendengar semuanya dari nya,kupikir kalian berdua sangat cocok"Ujar Ibu Woo Bin.
"Hyung,bukankah kau menyukai wanita yang suka belajar musik?Bukankah kau tidak pemilih?"Tanya Woo Bin.
"Menikah itu bukan hal gampang,tapi kau harus menikah dengan seseorang yang sesuai dengan takdirmu"Ujar Ayah Woo bin
"Tapi bukankah tidak harus butuh waktu yang lama untuk itu bukan?kau harus segera bertemu dengannya"Ujar Woo bin
"Tapi tentu saja kau harus butuh waktu untuk bisa bertemu,bukan seperti orang-orang yang hanya bertemu dan bicara saja."Ujar Ayah Woo bin
"Dia juga cantik setahuku"kata Ibu Woo bIn
"Itu harus salah satunya.."Sahut ayah Woo bin
"Hyung,apakah kau sudah punya pacar?"Tanya Woo Bin
"Baiklah....tapi aku tidak terlalu percaya diri untuk itu."Jawab Woo Jin singkat.

Namun Woo Jin mengatakan apakah ia tidak tahu kelak akan membahagiakan wanita tersebut nanti,karna ia pikir ayah nya juga tidak bisa membuat ibunya bahagia baik ibu kandungnya atau ibunya yang sekarang.Ayah Woo bin berpikir kalau Woo Jin salah,karna keduanya memiliki kehidupan yang berbeda.
Woo Jin pulang kerumah saat ayah nya sedang santai,dimana ibunya sedang memijit-mijit kaki ayahnya.Ayah Woo Jin tanya apakah ia dari rumah paman,Woo Jin mengangguk.Ayah Woo Jin tahu bahwa bibinya mencoba mencarikan pasangan untuk nya agar bisa segera menikah.Woo Jin bilang kalau ia sendiri yang akan mengurus masalah pernikahan.Ayah berkeras kalau setelah mereka bertemu,ia akan bicara.
Woo Jin masuk kekamarnya dengan perasaan dilema.Sepertinya ia menyimpan kesedihan.
Chan Noh mengajak bermain tebak gambar pada Joo Young,Joo Young masih saja bungkam dan melamun sedih,saat Chan Noh tanya berkali-kali siapa nama pemain ini,Joo Young jawab Ronaldo.Chan Noh senang,karna ibunya menjawab benar.
Tae Kyung dikamar bersama ibunya,ia meminta agar ibunya membujuk Joo Young untuk tidak marah lagi dengan mengatakan bahwa ia tahu kalau dirinya salah.Ibu bingung karna ia sendiri tidak tahu pokok permasalahannya,Ibu akhirnya tahu kalau Tae Kyung lagi-lagi membuat kesalahan dengan selingkuh.Ibu memukul Tae Kyung karna kesal,karna hal itu sudah pernah terulang.
"Kau,kenapa kau seperti itu lagi!apakah kau masih ingat saat ia mengatakan jika kau melakukan hal itu lagi,maka ia akan meninggalkanmu"rutuk ibunya.
"Ibu...itulah kenapa aku mengatakannya ini padamu"Ujar tae Kyung memelas.

Joo Young menidurkan putranya,Tae Kyung masuk dan mengatakan kalau ia sangat merasa senang karna telah membuat putranya bahagia.Joo Young hanya bungkam.Joo Young lalu membaca kan cerita pada Chan Noh agar tidur,Tae Kyung pun keluar kamar.
Hati wanita mana yang gampang terobati setelah melihat perselingkuhan suaminya?sakit dan terluka,begitu juga Joo Young,ia melamun dihadapan Chan Noh yang sudah tidur.ia menatap langit malam dengan perasaan hancur dan sedih *(Mungkin Joo Young sedang berpikir tentang rumah tangganya akan kemana jika terus begini?).
Kali ini Marathon pagi Joo Mi beruntung,ia bisa melihat Woo Jin yang juga berolahraga pagi.Joo Mi mendekati dan memberitahukan namanya,Woo Jin bilang minggir dari hadapannya,Joo Mi mencoba mengajar bicara dan terus berlari ,begitu juga Woo Jin,namun tiba-tiba Joo Mi jatuh kedalam air,Woo Jin yang sudah berlari sedikit jauh saat menoleh kebelakang melihat Joo Mi  jatuh mencoba tidak menghiraukannya,namun akhirnya ia kembali ketempat Joo Mi dan membantu.
Woo Jin pun menyelam membawa Joo Mi keluar dari situ,Joo Mi rupanya pingsan karna terlalu banyak menelan air sungai.
"Hey,buka matamu!"Ujar Woo Jin.
Karna Joo Mi pingsan akhirnya Woo Jin membopong Joo Mi.
Joo Young membersihkan tempat tidur masih dengan pikiran yang teringat ucapan Joon Hee tentang hubungan nya dengan tae Kyung tiba-tiba bibinya menelpon.Mertua Joo Young memanggil Joo Young,Mertuanya mengira Joo Young pergi tanpa memberitahu dirinya.
Joo Young keluar kamar dan langsung memberikan ponsenya,ibu Tae Kyung tanya dari siapa,Joo Young bilang dari Bibi Nenek alias neneknya bernama Pok-Ju,ia berasal dari seoul.
Pok Ju bilang kalau dirinya masih hidup,keduanya saling tertawa bercerita kabar.Pok Jo mengatakan kalau ia akan datang kesana.Pok Jo dan Ibu Tae Kyung saling menutup telpon,Ibu tae Kyung bilang kalau saat Joo Young menikah ia tidak melihat Pok Jo.Joo Young bilang kalau ia baru tiba beberapa hari yang lalu diseoul.

Joo Young hanya diam,Ibu Tae Kyung bilang ia tahu kalau Tae Kyung salah,tapi cobalah berubah pikirannya karna ia hanya bermain sebentar,bukankah Tae Kyung sudah menunjukan maaf nya dengan membawa sebuket mawar putih?,Joo Young hanya diam.
Joo Mi akhirnya sadar ,Dokter mendekatinya bilang kalau Joo Mi pingsan saat tercebur kesungai Han pada saat jogging pagi.Dokter mengatakan kalau seorang pria yang mengantarnya dan memberikannya kartu Nama.Joo Mi membaca kartu nama tersebut :Manajer Departemen perencanaan Jang Woo Jin,KJ Resort.Joo Mi tanya bagaimana pria itu? Dokter bilang kalau dia tinggi dan tampan,dan kembali tanya apakah Joo Mi mengenalnya?,Joo Mi mengangguk iya.
"Aku pikir kau harus berobat anemia"Ujar Dokter
"Oh,lalu bagaimana dengan pembayaran disini?,aku sedang tidak bawa uang"Ujar Joo mi
"Ia sudah membayar semuanya"Jawab Dokter.
Joo Mi pulang kerumah,Nenek dan Pokja akhirnya tahu kalau Joo Mi tercebur kesungai Han dan seorang pria tampan datang membantunya,Joo Mi masuk kekamarnya untuk mengganti pakaian,ia memegang kartu nama Woo Jin,ia berpikir kalau Woo Jin membantunya karna terkejut saat ia jatuh,Namun Joo Mi tetap tersenyum.
Woo Jin masuk kekantor dan bicara dengan pamannya,ia mengatakan minta maaf karna datang terlambat.Woo Jin bilang dikarenakan ada kecelakaan kecil saat ia jogging pagi didekat sungai Han,dan ia mengantar wanita tersebut kerumah sakit.
Joo Young pagi itu pergi kesuatu tempat,ia mengambil selembar formulir permohonan cerai.Didalam bus ia melihat lembaran itu sekali lagi.Ia teringat masa lalu saat ia sedang mengandung Chan Noh,ia dan Joo Mi pergi nonton bersama ke bioskop tanpa sengaja melihat suaminya juga berada disitu dengan wanita lain,tiba-tiba saja saat Joo Young berdiri dari kursinya perutnya mulai kontraksi dan ia melihat suaminya tengah brkiss ria dengan wanita lain.
Dan Saat Joo Young sedang mencoba berjuang melahirkan putranya ditemani Joo Mi,Tae Kyung sulit sekali dihubungi,tentu saja ia sedang bersenang-senang dengan wanita lain.
Dan saat Chan Noh mulai balita,Joo Young tengah memandikan putranya tiba-tiba ia menerima video sms dari seorang wanita yang mengirimkan kedekatan dirinya bersama suaminya Park Tae Kyung disuatu kolam renang dengan bermesraan.
Hal inilah yang membulatkan tekad Joo Young untuk menggugat Tae Kyung bercerai.Omo...sakit banget digituin....
Joo Young sampai dirumah,Chan Noh mendekatinya dan tanya dari mana,ia lalu meminta ibunya memberikan ponselnya agar ia bisa menelpon ahjussi untuk mengucapkan terima kasih.
"Hallo..."Ujar Woo Bin
"Ahjussi,ini Chan Noh!"
"Oh,,,Chan Noh...apakah kau sudah menerima dari ibu mu kaos tandatangan asli itu?"
"Ya,terima kasih paman.Sungguh,benar-benar terima kasih padamu!"
"Apakah kau menyukainya?"
"Tentu saja,aku sangat menyukainya,ahjussi sekarang aku sedang mengenakan kaos tandatangan itu"
"Bukankah sangat besar untuk mu?"Ujar Woo Bin tersenyum senang
"Ya,ahjussi...apakah kau akan datang menonton sepak bola nanti?"
"Ya,kita akan pergi bersama"
"Benarkah!Kau janji kan.Ahjussi tapi kau harus janji padaku,jika kau bohong kau akan datang sebagai tumpukan sampah"Ujar Chan Noh Senang.Woo bin tertawa ngakak mendengar kepolosan Chan Noh.
"Chan Noh,tolong berikan ponsel itu pada ibumu"Ujar Woo bin,Chan Noh pun memberikannya.
Woo Bin bilang pada Joo Young bahwa mereka akan bertemu nanti ,saat itu Mertua Joo Young masuk dan langsung kebelakang untuk minum,tanpa sengaja ia melihat selembar kertas milik Joo Young,form Pengajuan perceraian.Ibu Tae Kyung keluar dengan membawa surat tersebut menanyakan pada Joo Young,apakah dengan begitu mudah Joo Young mengajukan cerai.hal itu didengar oleh Woo bin yang memang belum menutup ponselnya,Ibu tae Kyung langsung menyobek kertas tersebut didepan Chan Noh dan Joo Young.

Woo bin terus bertanya hallo,hallo...kemudian menutup ponselnya,ia akhirnya tahu masalah Joo Young sekarang,perceraian???

Ibu Tae Kyung bilang,bukankah anaknya sudah minta maaf dengan membawakan buket bunga padanya,Joo Young jawab kalau ia sudah ditipu,tiba-tiba Pok Ju datang dan tanya siapa yang sudah ditipu?


Pok Ju akhirnya berantem dengan Ibu Tae Kyung,karna merasa bahwa keponakannya teraniaya,dan ibu Tae Kyung tetap berpikir bahwa putranya tidak salah.
Pok Ju pulang kerumah dan melaporkan masalah Joo Young pada nenek,Nenek langsung menelpon Joo Young dengan mengatakan kalau ia tidak ingin melihat Joo Young menangis lagi,apapun yang ia dengar,ia akan baik-baik saja kalau Joo Young baik.Joo Young bilang kalau dia tidak ingin hidup seperti ini lagi,dia sudah lama berpikir dan tanya bolehkan ia melakukan semua itu?,nenek bilang Joo Young tidak boleh terburu-buru memberi pilihan,karna ia percaya pada Joo Young.
Joo Mi datang keperusahaan Woo Jin,ia mencoba menelpon Woo Jin dengan mengatakan kalau dia wanita yang jatuh kesungai tersebut,namun Woo Jin mematikan ponselnya.Woo Jin mencoba bertanya pada resepsionis agar bisa bertemu dengan Woo Jin dan mengeluarkan kartu nama Woo Jin,Joo Mi dipersilahkan masuk kekantor Woo Jin.
Joo Mi masuk kekantornya dan mengucapkan salam,Joo Mi bilang ia datang kesini sendiri untuk mengucapkan terima kasih karna Woo Jin telah menyelamatkan hidupnya,Woo Jin bilang tidak masalah dan dengan cuek berdiri dari kursinya hendak keluar,Joo Mi menghadang dengan memberinya selembar amplop untuk Woo Jin.
"Ini uangmu atas biaya kesehatanku itu.."Ujar Joo Mi
"apakah kau tidak dengar dengan apa yang sudah aku katakan.."Jawab Woo Jin dingin kemudian pergi.Joo Mi keluar dengan menggerutu bahwa Woo Jin adalah pria jelek dan buruk.
Seperti biasa Tae Kyung bicara didalam mobil dengan Joon Hee selingkuhannya,ia meminta untuk berhenti bertemu mulai sekarang,Joon Hee tanya kenapa.Tae Kyung bilang kalau dia tidak ingin diceraikan oleh istrinya,Joon Hee bilang kalau dirinya tidak pernah bicara masalah perceraian,dia tidak pernah mengatakan hal itu pada istri Tae Kyung.Tae Kyung bilang kalau dia ingin menjaga keluarganya.
"Jika kau selalu seperti itu padaku,bagaimana bisa aku menjaga hubungan ku dengan keluargaku?aku tidak bisa melakukan ini lagi"Ujar Tae Kyung kesal
"Apakah masalah ini selesai jika aku pergi?aku tidak ingin membuat suara lagi,dan aku ingin hidup sebagai nyonya dari Tuan Park Tae kyung"
"Tidak terima kasih."
"Apakah kau tidak percaya dengan janjiku?"
"Aku ingin kembali pada keluargaku."
"Dengar,aku berharap sesuatu"
"Apa itu?"
"Kau harus memberiku hadiah terakhir"
"Apa itu?"
"Perjalanan pemisahan"
"Apa maksudmu?"Tanya Tae Kyung kaget
"Aku hanya meminta sedikit hanya 1hari 2malam,aku akan janji padamu memberikan keinginan mu setelah hadiah terakhir itu"Ujar Joon Hee
Tae kyung menolak,karna jika seperti itu akan semakin sulit baginya untuk kembali pada keluarganya,Joon Hee bilang ia akan putus hari itu.
Tae Kyung sampai dirumah dan masuk kebelakang melihat istrinya sedang memasak,ponsel nya berbunyi ibunya memanggilnya bertemu.Ibu mengatakan pada Tae Kyung kalau istrinya membawa file untuk permohonan perceraian.Tae Kyung kaget,ia lalu berlari menemui istrinya yang sudah dikamar sedang duduk termenung,Tae Kyung duduk dibawah sambil memohon pada istrinya untuk tidak melakukan hal itu,ia janji untuk tidak melakukan hal itu lagi.
"Sayang,aku tahu kau tidak akan percaya lagi dengan apa yang aku katakan sekarang.Sungguh didalam kamus ku tidak ada seorang pun wanita lagi kecuali dirimu,aku janji"Ujar tae Kyung,Joo Young hanya diam.
"Sayang,untuk ku kau adalah takdirku,kau adalah matahari yang terbit bagiku,dan kau adalah bintangku..Yang tulus."Ujar tae Kyung,Joo Young mendongak karna sudah biasa menerima rayuan gombal dari suaminya.
"Kumohon ,sekarang nenekmu tahu apa masalah kita hadapi..."Ujar tae kyung.Joo Young melepaskan tangan suaminya dan keluar.
Woo Bin menyemangati sahabat nya yang hendak bertanding,sahabatnya meminta tolong agar Woo Bin mengunjungi ibunya karna ia tahu kesehatannya kurang baik.Sahabatnya bilang kalau ibunya memiliki masalah penyakit pada tulang belakang,Woo Bin setuju akan pergi menemuinya.

Woo Bin pulang kerumah dan kembali memegang amplop putih uang dari Joo Young,ia teringat ucapan mertua Joo Young "Apakah kau ingin mengajukan perceraian?itu adalah nama anjing tetangga? Bagaimana kau dengan mudah mengatakan nya?apakah kau mengatakan cerai?siapa yang kau katakan ingin mengajukan perceraian?"

Woo Bin simpatik dengan keadaan Joo Young ia mencoba menghubungi Joo Young.
Joo Young tipe ibu rumah tangga yang baik,keduanya kompak bersama bersikat gigi...aku iri......
Saat Joo Young sedang menggosok gigi bersama Chan Noh,suara ponselnya berdering.Woo Bin mengirim sms meminta nya untuk mengangkat telp,ia mengatakan kalau dirinya tidak jadi membeli pottery yang baru dan berniat akan mengembalikan uang Joo Young.Woo Bin meminta nomer rekening Joo Young untuk dikembalikan.
Ibu Woo bin datang kerumah Woo Jin memperbincangkan masalah perjodohan untuk Woo Jin.
Sementara itu Joo Mi semangat untuk datang lagi menemui Woo Jin,ia berniat untuk mengembalikan uang pada Woo Jin yang ditolak nya kemarin.
Joo Mi datang kekantor,Woo Jin tanya kenapa kemari.Joo Mi bilang kalau ia ingin mengembalikan uang Woo Jin karna kemarin Woo Jin menolak menerimanya.Woo Jin bilang apakah Joo Mi seorang penggali emas,dan bilang berikan uang itu.Joo Mi syok mendengar ucapan Woo Jin yang mengejeknya.

"Aku akan mengambil uangmu dan aku harap kau tidak pernah datang lagi kemari."Ujar Woo Jin dingin.
Joo Mi gemetar saat hendak memberikan amplop putih tersebut,Woo Jin segera menarik uang tersebut dan menaruhnya diatas meja.
"Aku bukan penggali emas!"ujar Joo Mi sedih ,air matanya jatuh.Woo Jin melihat mata Joo Mi memerah,Joo Mi keluar dari kantor Woo Jin.semua rekan kerja Woo Jin melihat sikap Woo Jin yang kasar dan dingin.
Woo Bin mengantarkan ibu teman sahabatnya kerumah sakit untuk berobat,ahjumma tersebut tanya apakah Woo Bin juga membantu anaknya,Woo bin mengangguk.Ahjumma bersama suaminya mengucapkan terima kasih karna Woo Bin membantu mereka.
Joo Young menemani putranya bermain sepak bola ditaman,Joo Young tersenyum melihat putra nya begitu antusias bermain sepak bola.Woo Bin yang baru saja pulang mengantar ahjumma dari rumah sakit melihat Chan Noh bersama Joo Young ditaman tengah bermain sepak bola.
"Anak itu.."Gumam Woo bin didalam mobilnya,Woo Bin kemudian memarkirkan mobilnya dan turun melihat.Saat keluar mobil,ia lagi-lagi teringat ucapan Mertua Joo Young pada Joo Young.

Woo bin melihat Joo Young menendang bola kiriman dari Chan Noh,dan bola tersebut berhenti tepat dihadapan Woo Bin.Chan Noh teriak pada Woo bin"Ahjussi tolong beri bola itu kembali",dan Chan Noh akhirnya tahu kalau ahjussi tersebut pria yang memberikan hadiah tandatangan padanya.

Chan Noh berlari mendekati Woo Bin,dikejauhan Joo Young melihat nya.Chan Noh tanya pada Woo bin apakah ia paman itu,Woo bin bilang iya,Chan Noh mengucapkan salam,keduanya tersenyum.Woo Bin menyapa Joo Young,
"Aku lupa namamu,namamu siapa?"
"Namaku Chan Noh!"
"Maaf,sekarang aku baru ingat.."Ujar Woo Bin,keduanya tersenyum lagi
"Apakah kau tinggal disini?"
"Tidak,tapi hanya ada seseorang saja disini yang kukenal.kenapa kau bermain sendiri,bukankah lebih enak bermain bersama.bisakah aku ikut menendang bola bersama?"
"Tentu saja.."Ujar Chan Noh,keduanya pun berjalan bersama mendekati Joo Young.


Joo Young tersenyum melihat keakraban keduanya bermain bola .(Aku rasa ayahnya Chan Noh jarang melakukan ini??).
Tae Kyung sudah berada didepan rumah Nenek Joo Young,ia kebingungan bagaimana harus menjelaskan dan meminta semua nya baik-baik saja pada Nenek.Tae Kyung keluar mobil dan gugup untuk masuk,ia mencoba memberanikan dirinya.
Bagaimana kelanjutan Hubungan Joo Young dan Tae Kyung,apakah Nenek akan berada dipihak Tae Kyung agar Joo Young tidak jadi mengajukan perceraian?ataukah sebaliknya.
Bagaimana kelanjutan Woo Jin dan Joo Mi  kelak?? zzzz...aku penasaran...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.