9.15.2011

Sinopsis Scent Of A Woman Episode 16 Final

Perhatian!jika memang tidak menyukai sinopsis ini,karna aku langsung membuat episode akhirnya saja.dengan rasa hormat dan sopan,untuk tidak membacanya saja.Karna intinya blog ini untuk berbagi.Thanks


Mianhe all...karna untuk Scent Of A Woman aku nggak melanjutkannya sinopsisnya,aku memang nggak konsisten....juga nggak benar-benar serius nontonnya...kenapa? karna menurut aku pribadi alurnya sengaja dibuat tarik ulur sehingga aku yang agak payah gini sedikit merasa bosan,dan sedikit menebak endingnya gimana.

Sebagai gantinya sama seperti Sinopsis Miss Ripley yang pernah aku buat,aku akan menulis Sinopsis Scent Of A Woman Episode 16 Final nya saja dan jika nanti mood datang aku akan menulis lanjutan sinopsisnya,tapi nggak janji ya....karna aku sedang jatuh cinta dengan "Drakor" Drama korea yang lainnya.

Untuk Capture gambar nya aku pernah posting disini dan sinopsis Episode 1 disini


Setelah begitu panjang konflik yang dilalui Yeon Jae,dari kisah persahabat Yeon Jae dengan salah satu pasien kanker yang sama dengannya yang kemudian meninggal,serta perjuangan dirinya mencapai mimpinya sebelum meninggal dalam waktu 6bulan.

Yeon Jae pun harus bisa memberikan semangat untuk dirinya bisa bertahan hidup,karna banyak orang yang ia kasihi Ji Wook,serta ibu dan sahabat-sahabatnya Eun Sok,dan lain-lain.

semua itu berakhir dengan Episode 16 Final

Penata Rias telah selesai merias wajah Ibu Yeon Jae menjadi cantik,Yeon Jae masuk menemuinya dan mengatakan apakah dia benar-benar ibunya.
Ibunya tersenyum menoleh padanya .Yeon Jae memegang tangan ibunya dan mengatakan kalau ia sekarang sangat bahagia,Ibu mengelus pipi Yeon Jae dan air matanya jatuh.Yeon Jae mengusapnya memintanya untuk tidak menangis,karna ibunya harus bahagia.Karna itu adalah permintaan nya.


Ibu Yeon Jae (Soon Jung) masuk menemui calon suaminya guru Kim Jaw,Kim Jaw tersenyum melihat Soon Jung yang dia lihat begitu cantik,Ji Wook dan Yeon Jae pun masuk keruangan tersebut.Mereka telah siapberfhoto bersama.

Fhoto mempelai pun sudah,juru Fhoto meminta putrinya untuk ikut difhoto bersama,Soon Jung mengajak Ji Wook untuk ikut berfhoto bersama.

Ya,cita-cita Yeon Jae sebelum mati adalah membahagiakan ibunya dengan menikah dan hidup bahagia bersama orang yang ia cintai,Yeon jae tersenyum menatap fhoto pernikahan ibunya bersama dirinya itu.

Yeon Jae kemudian menuliskan bahwa salah-satu keinginannya sudah terlaksana.
Yeon Jae masuk kedapur melihat kebersamaan ibunya dan ayah barunya,ia tersenyum melihat kebahagian keduanya,Soon Jung menoleh.Yeon Jae langsung mengatakan kalau ia ingin keluar sebentar.Soon Jung tanya apakah Yeon Jae ingin bertemu dengan Ji Wook.Yeon Jae bilang kalau ini adalah privasi nya seperti apa yang pernah ibunya katakan.
Ayah menawarkan untuk meminjamkan mobil pada Yeon Jae,Yeon Jae bilang tak perlu dan meminta keduanya untuk enjoy menjalankan bulan madu mereka.Yeon Jae pun pergi.

Setelah Yeon jae pergi Suun Joong bilang pada suaminya Jika Yeon jae hidup bersama dalam satu rumah bersama Ji Wook adalah ide yang bagus,dan bertanya apakah Yeon Jae pergi kesana?
Yeon Jae menemui Dr.Eun Sook,ia menceritakan kalau dirinya sekarang bahagia dan telah mampu menghapus kebencian itu,ia merasa sekarang hidupnya tenang.Eun Sook tersenyum.Eun Sook Bilang bahwa ini adalah keinginan Yeon Jae yang tertulis dibuku,Yeon Jae tanya darimana Eun Sok tahu hal itu,Eun Sook bilang kalau ia tahu dari Hee Joo.

Eun Sook balik tanya apakah Yeon Jae telah menyelesaikan semua impiannya itu?Yeon Jae menggeleng belum.Yeon Jae merasa karna hal itu tidak mungkin ia lakukan karna tubuhnya sudah hampir saja menunggu kematian.Eun Sook bilang sejak Yeon Jae menjadi doktor pribadinya,menurut pemikirannya hal itu akan mungkin terjadi.
Yeon jae tertawa.

Ji Wook dikamarnya membuka komputer miliknya,ia melihat fhoto kenangan dirinya bersama Yeon Jae,Ji Wook tersenyum namun setelah ia melihat tanggal yang mengingatkan dirinya bahwa hidup Yeon Jae tak lama lagi membuat senyum Ji Wook berubah menjadi sedih.
Yeon Jae datang kerumah Ji Wook untuk membuatkan makan malam untuknya,dan menolak Ji Wook untuk membantunya melakukan itu.
saat Ji Wook memeluk Yeon jae,Yeon Jae mengatakan kalau ini terasa hangat,Ji Wook tanya kenapa Yeon Jae tidak ingin hidup bersamanya?Yeon bilang kalau ia tidak mau melakukan itu,Ji Wook tahu kalau Yeon Jae khawatir pada dirinya,tapi bagi Ji Wook itu bukanlah masalah.Karna baginya hanya satu orang dalam hidupnya yang amat ia cintai dia adalah Lee Yeon Jae.Ia tidak akan membiarkan hatinya diisi orang lain selain Yeon Jae.

Yeon Jae tersenyum,ia mengatakan kalau ia sekarang sangat bahagia karna ia sekarang bersama orang yang hanya mencintainya.Untuk orang yang ia cintai,ia ingin memasak Spagethi untuknya.


Dikantor,Manajer Noh diinterview mengenai kredit tur wando untuk perusahaan,rekan sekerjanya mengomentari kalau ia bertingkah berlebihan seperti seorang Direktur saja.

Yeon Jae menelpon Manajer Noh untuk bertemu,Yeon Jae datang memberikan paket rencana "Perjalanan yang disukai ibu "untuknya,dia berharap Manajer Noh setuju melakukannya .Sebelumnya Manajer Noh meminta maaf lagi dengan mengatakan kalau ia telah menebus kesalahannya dengan pantatnya.Manajer Noh tanya kenapa Yeon Jae mau memberikan itu padanya,Yeon Jae bilang bukankah Manajer Noh pernah bercerita tentang dirinya bekerja  disini saat  ibunya meninggal ,dan menyesal karna tidak pernah membawanya kemana saja.
Yeon Jae memiliki ide ini saat ia bangun dari itu,karna dia pikir meskipun Manajer Noh bekerja disitu dia tentunya tidak akan mampu membawanya tur sebelum kematiannya dan menangisinya.Yeon Jae pikir ini juga menyangkut tentang ibunya juga,itulah alasannya.
Manajer Noh menemui Ji Wook untuk mengajukan proposal rencana turing dari Yeon Jae,Ji Wook setuju dan ingin memulainya,Ji Wook tanya apakah ide bagus itu berasal dari Manajer Noh sendiri?dengan menutup mata ia mengatakan iya.
Namun Manajer Noh diam,Ji Wook tanya apakah ada masalah?,Manajer Noh mengatakan kalau rencana itu datang dari seseorang yang memberikannya dia adalah Lee Yeon Jae.

Yeon Jae mengajak ibu dan ayahnya pergi makan direstoran yang mahal,ia ingin memberikan sesuatu yang spesial untuk ibunya,Sun Joong merasa senang ia bisa makan makanan lobester selezat itu direstoran yang mahal.

SunJong sedikit mengeluh karna mereka terlalu banyak mengeluarkan uang untuk membayar udang besar yang dihidangkan pelayan.Yeon Jae tersenyum berikut ayahnya.Yeon Jae keluar menemui Ji Wook yang menelponnya.Ji Wook tanya apakah rencana yang diterimanya itu berasal dari Yeon Jae,Yeon Jae bilang kalau ia ingin melihat ide itu direalisasikan.Ji Wook Tanya apakah Yeon Jae yang akan melakukan itu,Yeon Jae bilang kalau ia tidak ingin kembali bekerja.
Ji Wook memaksanya untuk kembali keperusahaan ,ia akan menyewa Yeon Jae untuk itu.Bukankah Rencana Tur ke Wando adalah ide dari Yeon Jae.Yeon Jae mengatakan kalau ia telah memikirkan hal itu,namun jika ia memulainya ia tak janji apakah akan bisa menyelesaikannya sampai akhir karna ia sakit,ia tidak ingin membuat orang lain khawatir padanya.
Ji Wook bilang Yeon Jae tetap harus melakukannya,dan ia akan membantu dibelakangnya.

Ji Wook menemui Eun Sook,ia mengatakan kalau ingin mengajak Yeon Jae kembali bekerja karna ia ingin melihat Yeon Jae melakukan apa yang ia ingin lakukan,tapi ia sedikit khawatir dan tanya pada Eun Sook apakah tubuh Yeon Jae masih cukup mampu melakukan hal itu.
Eun Sok bilang tentu saja,asalkan ia tidak memiliki stres yang cukup banyak dikantor.Tapi Eun Sok akan menyuport ide Ji Wook untuk itu,karna menurutnya jika ada sesuatu yang ingin dia lakukan ,maka lakukan saja karna akan membuat dirinya semakin kuat.Ji Wook mengangguk paham.

Ji Wook menemui ayahnya memberikan paket rencana tersebut,ayahnya komentar kalau ide itu sangat bagus dan ia setuju untuk melakukannya,Ji Wook mengatakan kalau itu berasal dari seseorang yang sudah tidak bekerja lagi diperusahaan.Dan Ji Wook bermaksud merekrut orang itu kembali bekerja,Ayah Ji Wook kaget apakah kebetulan wanita yang ia maksud adalah Yeon Jae.Ji Wook mengatakan iya,Ayah marah mendengar hal itu.
Bagi ayah hanya karna ia sedang sakit,dia mengaggap Yeon Jae sebagai seorang pasien dan dia harus menutup mulut untuk semua itu.

Ji Wook mengatakan bukankah ayahnya sudah mengatakan untuk setuju melakukan hal itu,tentu saja ayah tetap marah mengatakan itu berbeda dengan seorang karyawan yang berbakat.Ayah tanya kenapa Ji Wook ingin membawa Yeon Jae dalam bulan ini kembali keperusahaan?Ji Wook bilang benar karna ia ingin melakukan sesuatu.Ji Wook tanya jika ayahnya dalam masalah seperti ini apa yang ia harus lakukan?ayah kaget dengan maksud Ji Wook karna ia merasa tidak akan ada jaminan bahwa Yeon jae akan melakukan hal itu sampai selesai.

Dan dengan keajaiban seolah-olah ada rasa empati/simpati yang masuk kedalam pikiran ayah Ji Wook,ia pun mengalah.

Dan Yeon Jae hari itu kembali bekerja keperusahaan,ibu tanya kenapa Yeon Jae mau melakukan hal itu.Ayah tanya apakah dia tidak mengantar Yeon Jae,Yeon Jae bilang tidak perlu.Yeon Jae berjalan pergi dengan melambai kan tangan tersenyum,Sun Joong bingung dengan apa yang Yeon jae sekarang pikirkan.Ayah Tiri Yeon Jae mencoba meyakinkan Sun Joong bahwa hal itu baik untuk dilakukannya.
Saat suami istri itu masuk kedalam,tetangga Yeon Jae berada disitu,dengan sikap ramah ayah Yeon Jae mengajaknya jika ada waktu untuk bermain catur bersama,Tetangga nya yang biasanya cuek menoleh sepertinya setuju....

Yeon Jae duduk dikursinya,Nam Ri kaget melihat Yeon Jae yang tiba-tiba masuk keperusahaan dan bekerja ia tanya apa yang dilakukan Yeon Jae disini?,Yeon Jae tersenyum.
Manajer Noh rapat bersama Yeon Jae dan rekan kerjanya,Nam Ri dan salah satu temannya sedikit kurang menyukai kehadiran Yeon Jae,yang ia anggap bekerja karna memiliki hubungan dengan Ji Wook,Manajer Noh meminta nya untuk bicara hal seperti itu karna Yeon Jae hanya bekerja sebentar diperusahaan ini.

Yah tentu saja beragam reaksi dari perencanaan tersebut.


Yeon Jae tersenyum dan tanya apakah Nam Ri dan temannya tidak menyukai rencananya itu?dengan sedikit keterpaksaan Nam Ri dan temannya setuju.Yeon Jae mengatakan kalau setelah rapat usai ia akan mentraktir semua nya makan siang,Atasan lama Yeon Jae tertawa dengan mengatakan apakah Yeon Jae akan membuat nya menjadi lebih murah .Yeon Jae bilang kalau ia tidak akan melakukan hal itu lagi.

Yeon Jae kemudian memulai rapat nya dan berbicara tentang rencananya.

Seusai rapat pun semuanya berjalan keluar dengan tersenyum,Hye Won yang mengkhwatirkan keadaan Yeon Jae tanya apakah Yeon Jae baik-baik saja.Yeon Jae tersenyum mengatakan iya meski merasa sedikit gugup saat kembali bekerja.

Saat Lift terbuka Yeon Jae dan rekan-rekan kerjanya tersenyum tiba-tiba berubah ,karna ayah Ji Wook tepat didalam lift.Ayah Ji Wook langsung meminta menutup lift tersebut tanpa membiarkan semua rekan kerja Yeon Jae masuk.

Saat makan siang bersama ,Nam Ri tanya bagaimana hubungannya dengan ketua perusahaan,Yeon Jae bilang ia tidak sama seperti apa yang mereka katakan,karna Ketua menentang dirinya dimana Yeon Jae merasa dirinya kurang sesuai yang ia harapkan.Nam Ri mengerti.Yeon Jae mengatakan kalau ia bertemu dengan Direktur saat ia berhenti bekerja disini dan berlibur.
BongGi (Atasan Yeon Jae) yang juga merupakan guru les tango Yeon Jae tersenyum mendengarnya,Yeon Jae mengatakan kalau ia bekerja bukan untuk berkencan,karna baginya sejak seseorang datang padanya ia berpikir untuk melakukan yang terbaik.

Sae Kyung meminta ayahnya untuk membatalkan kencan buta padanya,dan memohon membiarkan dirinya hidup dengan orang yang dicintainya dan memiliki hidup seperti orang normal.


Dia pergi menemui Ji Wook untuk bekerja.Saat masuk,Nam Ri dan temannya mengatakan kalau wanita tersebut bukankah bernama Sae Kyung yang putus dengan Ji Wook dan kekasihnya mencintai Yeon Jae,Sae Kyung menoleh.
Namri dan sahabatnya buru-buru pergi,Ji Wook mengagetkannya,Sae Kyung mengucapkan terima kasih pada Ji Wook,dan untuk menghemat waktu pertemuan Ji Wook mengatakan meminta maaf atas semua yang lalu.Sae Kyung tersenyum mengatakan kalau Ji Wook tidak perlu mengatakan hal itu,karna baginya sejak ayahnya mulai berencana menjodohkan dirinya dengan Ji Wook ia kini mulai merasa lebih baik,Sae Kyung meminta Ji Wook mengatakan pada ayahnya kalau ia mengucapkan selamat ulang tahun untuk ayahnya.

Sae Kyung mengatakan kalau JiWook harus mengurus ayahnya sendiri pada hari ulang tahunnya,karna ia tidak bisa melakukannya sendiri lagi dan Sae Kyung menawarkan untuk berjabat tangan bersama.Sae kyung sedikit merenung bahwa ini akan berakhir untuk selamanya dan saat mengambil tangannya Sae Kyung pun berjalan keluar dengan tersenyum pahit.
Yeon Jae memberikan hadiah pakaian,Ji Wook membuka dan tersenyum melihatnya mengatakan kalau sweater itu tidak benar-benar gaya tapi dia akan memakainya saat berumur 30 tahun.Yeon jae tertawa dan menjelaskan kalau itu bukan untuknya tapi untuk ayahnya Ji Wook yang berulang tahun.

Ji Wook terkejut,karna dia tahu hari itu adalah hari ulang tahun ayahnya,Yeon Jae mengingatkan kalau dia telah bekerja selama 10 tahun untuk Tours Line.Ji Wook mencoba untuk tidak menerimanya,karna ia merasa bersalah bagaimana cara ayahnya memperlakukannya,tapi Yeon jae menegaskan kalau dia tetap akan memberikan hadiah tersebut.


Yeon Jae masuk kedalam rumah dan berbaring tidur,ibu dengan manis mengatakan pada Yeon Jae untuk tidak resah atas ayah Ji Wook karna dia berkencan dengan Ji Wook bukan ayahnya.Yeon jae meminta istirahat karna dia merasa lelah,dan ibu sedikit merasa khawatir padanya dan bertanya tanya apakah mereka harus pergi kerumah sakit.

Yeon Jae bersikeras kalau dia baik-baik saja,dan ketika ibunya mulai mengomel karna ia kembali bekerja dan melelahkan dirinya keluar,Yeon jae mengatakan kalau ia akan kembali bekerja dan membuat ibunya bahagia.Yeon Jae memeluk ibunya dan memegangnya.

Ji Wook merenungkan hadiah yang ditujukan untuk ayahnya kemudian berjalan membawanya sambil mendekati ayahnya yang minum soju sendirian dihari ulang tahunnya,sedih.Ayah menjelaskan mengapa ia disini sendirian dan bertanya kenapa anaknya datang kesini dan membawakan hadiah Yeon Jae dan menaruh nya diatas meja untuknya .Ia sangat marah dan membuangnya,Ji Wook lalu mengambilnya kembali dan menaruhnya lagi.

Ayah sangat marah karna anaknya mencintai seorang gadis penderita kanker,Ayah mengatakan kalau dia tidak ingin melihat apapun kebaikan dari Yeon Jae,Ji Wook mengatakan kalau ia bahagia saat bersama Yeon Jae.
Ayah mengomel mengatakan kalau anak satu-satunya telah berbalik memusuhinya hanya untuk seorang wanita yang sedang sekarat,dan menawarkan kalau dia harus bahagia.

JiWook:"Ada saat aku sedih dan saat aku menangis,dan ada saat-saat menyedihkan sehingga merobek hatiku.Tapi aku tetap senang.setiap hari digunakan seperti membosankan dan tak berarti.Aku sendiri kadang berpikir kalau aku tidak perduli jika aku mati.Tapi sekarang berbeda...aku ingin hidup sepenuhnya karna perempuan itu."

Ji Wook mengambil secarik kertas dan menaruhnya diatas hadiah tersebut,ia mengatakan kalau ini ia persembahkan untuk ayah ,dan mengatakan kalau itu hadiah terima kasih dari Yeon Jae,itu adalah surat yang ditulis oleh ibu Ji Wook yang berisikan untuk JiWook tidak boleh membenci ayahnya.Ji Wook mengucapkan selamat ultah pada ayahnya kemudian pergi.

Yeon Jae meninggalkan rumah untuk hari terakhir kerjanya,dan ibu gembira dengan mengatakan kalau esok Yeon jae selama 24 Jam berada disisinya.Mereka saling memeluk,Ibu khawatir karna Yeon Jae sekarang sedang demam,tapi Yeon Jae mengatakan kalau itu adalah nervous dirinya.


Peluncuran Rencana Perjalanan tersebut pun berakhir dengan sukses,dan Ji Wook mengajak semua teamnya untuk makan malam bersama merayakannya.Yeon jae permisi keluar dengan langkah tidak enak badan,dan ketika Ji Wook memeriksanya keluar ia terkejut Yeon Jae memiliki demam yang sangat tinggi.

Dia segera membawa Yeon jae kerumah sakit,bahkan dalam keadaan demam,dia meletakan tangannya untuk memberitahu Ji Wook agar mengemudi dengan aman.Para rekan-rekan kerja bertanya-tanya kemana pasanga tersebut pergi,dan Hye Won akhirnya memberitahu kebenarannya bahwa mereka berangkat kerumah sakit.

Eun Sok segera datang keruang gawat darurat dan meliat Ji Wook terdiam,dia meyakinkan Ji Wook bahwa dia akan melakukan apa yang dia bisa.Ibu dan ayah Tiri Yeon Jae telah tiba,dan Eun Sok duduk dan mereka semua datang kesitu untuk mengetahui hasil pemeriksaan Eun Sok,bahwa demam Yeon Jae turun tapi sekarang mereka menghadapi pilihan.

Untuk kemoterapi yang diterima Yeon Jae sekarang sudah tidak bisa bekerja lagi,sehingga mereka memilih untuk menghentikan obat-obatan dimana mereka dapat mengatur hari-hari Yeon Jae agar tersisa dengan baik.

Pilihan lainnya adalah mencoba obat eksperimen sebagai gantinya,yang memiliki hasil yang belum dapat dipastikan dan dengan risiko yang lebih besar (juga tidak dapat diprediksi).

Ji Wook secara pribadi meminta keputusan apa yang tepat pada Eun Sook,Eun Sok mengatakan bahwa ia sebagai dokter,ia tidak dapat mengatakan bahwa yang satu lebih baik dari yang lain.Tapi dia tahu bahwa Yeon jae akan bisa melaluinya,tidak peduli resiko apa yang mereka ambil karna dia bisa melewati trauma terakhir.

Yeon Jae bangun dan bertanya pada ibunya apakah hal itu buruk,dan ibu mengatakan kalau dirinya tidak bisa ikut campur dengan keputusan tersebut.Ji Wook mengatakan kalau dia akan memutuskannya bersama Yeon Jae dan membebaskan ibu untuk berpikir tentang keputusan itu,ia meminta membeinya waktu sampai malam untuk menentukan keputusan tersebut.
Eun Sok datang memeriksa Yeon Jae sementara ia tidur,dan dia teringat tentang kebersamaan dirinya dimasa lalu bersama Yeon Jae.
Semua orang dikantor sangat mengkhawatirkan kondisi Yeon Jae,dan Sae Kyung datang dan bertemu dengan Ji Wook tapi mengatakan kalau ia kesana bukan hal pekerjaan.Ayahnya Ji Wook yang memberitahu pada Sae Kyung bahwa Ji Wook berada dirumah sakit.

Dan Kemudian Sae Kyung pergi kerumah sakit sendirian,dan ia tidak dapat menyembunyikan perasaan cemburunya saat melihat Yeon Jae dan Ji Wook duduk bersama sambil mengenggam tangan.

Sae Kyung meminta izin untuk bicara sejenak sendirian dengan Yeon Jae,dan kemudian dia mengatakan kalau dia datang karna ia merasa bersalah bahwa ia orang yang pendedam,Sae Kyung bahkan meminta maaf atas insiden cincin dengan ucapan sedikit tak mau kalah "Tapi itu logis karna saya sampai pada kesimpulan seperti itu..."Ujarnya.

Bahkan Yeon Jae tertawa karna melihat Sae kyung konsisten,yang katanya mungkin Sae Kyung memiliki sifat yang baik.
Yeon Jae menebak kalau Sae Kyung menyukai Ji Wook,dan Sae Kyung bertanya apa yang akan dia lakukan jika itu terjadi,Yeon Jae tersenyum genit mengatakan padanya.."Menyerahlah ..selama aku disini,kau tidak akan bisa memiliki dia",keduanya tertawa bersama.

Ya Yeon jae yang sekarang ini tertawa seperti sedang menanti kematian dengan suka cita seperti sahabat terdahulunya yang telah tiada Hee Joo yang seperti hidup kembali dimenit-menit terakhirnya.
Seperti keinginan meninggalkan kesan yang baik ,itulah yang saya tangkap dari Yeon jae.Dia meminta maaf pada Eun Sook karna bertemu dengan cara seperti ini bukan pertemuan seperti teman lama.Dia bertanya-tanya kenapa begitu banyak rumah sakit dan dia datang hanya kesatu rumah sakit ini saja.Eun Sok tersenyum dengan mengatakan jika Yeon Jae merasa buruk maka ia harus memenuhi janjinya.

Yeon Jae tanya apakah janji itu untuk hidup?,Eun Sok mengangguk ia.
Ji Wook meminta izin pada Eun Sook untuk membawa Yeon jae keluar sebentar berkencan,dan Ji Wook mengatakan padanya untuk tidak salah paham karna menurutnya tidak akan ada salju natal ini,jadi dia menutupi semua itu pada dasarnya.

Ji Wook mengatakan pada Yeon Jae bahwa ia ingin menyimpulkan enam belas keinginan Yeon jae sebelum mati,dan dia mengatakan kalau dia bisa bertahan untuk itu,dan mereka saling memasangkan cincin,berciuman serta berpelukan.

Saat membawa Yeon jae dikursi rodanya ia terkejut melihat Ayah Ji Wook datang dan berdiri disamping orang tua Yeon jae.Akhirnya ayah Ji Wook memberikan tanda setuju,dia mengangguk dan tersenyum,Ji Wook dengan rasa terima kasih tersenyum padanya.

Malam itu Ji Wook memeluk Yeon Jae dengan tidur bersama disampingnya ditempat tidur rumah sakit,dan mereka akhirnya telah membuat pilihan.JiWook "Aku akan memilih salah satu yang tidak akan kehilangan harapan untuk itu..apakah kau setuju?"Ujarnya

Yeon Jae mengatakan kalau dia tidak apa-apa ,dan tertidur didalam pelukannya.
Dalam gereja Okinawa,Yeon Jae dan Ji Wook berjalan menyusuri lorong,mereka menikah satu sama lain.Itu indah namun hanya mimpi,dan terpotong saat Yeon jae tertidur dipelukan Ji Wook,dalam tidur ia berkata "Ini pasti mimpikan?tapi itu mimpi bahagia,jadi aku akan tidur dengan sedikit lebih lama...".
Beberapa waktu kemudian,ayah tiri Yeon Jae mendapat paket melalui pos,itu kejutan dari Yeon jae.Ayah dan ibu membukanya untuk menemukan kaos pasangan,masing-masing memiliki gambar setengah hati...dari hati yang besar.Mereka tersenyum dan membaca kartu yang mengatakan dia mengirim hadiah kecil untuk orang-orang yang penting dengan dia dalam hidupnya.

Satu persatu orang menerima hadiah darinya dengan catatan.Hye Won mendapat pakaian bayi dan mengatakan dengan catatan itu dia berharap bayinya mirip ibu atau ayahnya.Gadis-gadis dikantor juga kecipratan hadiah Yeon Jae yaitu pakaian dan aksesoris dan catatan mengatakan kalau jika mereka akan lebih baik jika secantik didalam hatinya bukan terlihat diluar saja.
 
Ramses mendapat catatan bahwa dia harus percaya diri ditempat kerja karna dia bekerja distudio tari tango dan didalamnya ia mendapatkan rambut palsu.Untuk veronica dan sisanya temannya dari kelas tari bersama ia mengirimkan sekotak sepatu dansa dan catatan yang mengatakan "Mereka mengatakan sepatu yang baik membawa kebahagiaan.Saya menghabiskan uang untuk ini.Cutekan!"

Manajer noh mendapat stoples gula-gula.
Tetangga Yeon jae yang memiliki anjing marah karna mendapatkan hadiah boneka anjing dengan catatan yang mengatakan "Itu hadiah terbaik dari yang ia ingin berikan,mereka mengatakan Malbokie(nama anjing milik tetangga itu) hidup dengan baik disuatu tempat."

Sae Kyung mendapat cincin Wilson,dan dengan pesan mengatakan bahwa itu cincin beruntung sehingga dia bisa menjerat orang baik.Dan ayah Ji Wook mendapat hadiah dasi,dengan catatan bahwa Ji Wook bersikeras memilihnya untuk itu,dan dia mungkin seharusnya menghentikannya.
Dan untuk catatan yang diterima Eun Sook adalah :Woow Popy Seok(ddong-seok) kini menjadi orang yang hangat!"dan Eun Sook dihadiahkan mantel dokter baru yang telah ia tulis nama "Man Choi Eun Sook"dan dijahit didalamnya.Eun Sok tersenyum saat ia membacanya terima kasih.
terdengar suara yeon Jae berbicara .

Yeon Jae:"Waktu yang saya habiskan dengan kalian semua pada akhirnya itulah hidup saya,terima kasih karna disisi saya.."
Dan dirumah yang ia beli untuk Yeon jae,Ji Wook duduk dimejanya perlahan mengisi buku daftar terakhir keinginan Yeon jae dengan menulis wajah smile,seperti yang Yeon jae lakukan.Dia mendapat nomor 20:"Jatuh tertidur untuk terakhir kalinya dalam pelukan yang saya cintai.."Dan membuatkan icon smile disitu.

Dan Ji Wook kemudian pergi untuk bergabung diluar dengan Yeon Jae?dia tidak mati?.Dia benar-benar tidak mati,Yeon Jae tengah menanam pohon didalam pot.Dia mengatakan kalau sudah waktunya untuk pergi melihat sebuah organisasi untuk mencari donor organ transplantasi,tapi mendapat tolakan karna kondisinya.Ji Wook memulai menjadi pendonor pertama dalam dokumen itu.
Dirumah Sakit Ji Wook dan Eun Sook dudul bersama menonton Yeon jae dari Jauh,Eun Sok mengatakan bahwa sejak pengobatan Eksperimental berkerja,mereka akan terus diatasnya.

Ji Wook mengatakan kalau ia mendapatkan keajaiban bahwa Yeon Jae hidup,Eun Sok bilang kalau itu mukjizat.
Ji Wook :"Ini jarang terjadi,tapi keajaiban yang lain akan terjadikan?"
Eun Sook ;"Tentu saja.."

Yeon jae muncul dan bertanya apa yang mereka bicarakan tanpa dia.Eun Sok :"Kami berjuang atas anda,kau bilang itu fantasimu bukan...?Hahaha..."

Yeon jae dan Ji Wook datang mengunjungi orang tuanya.Kemudian Yeon jae duduk dibawah pohon tempat ibu Ji Wook menanam sebuah catatan .
dan berkata suara ...
Yeon jae :"Sudah lebih dari enam bulan sejak saya didiagnosa menderita kanker terminal.Dan aku sekarang tinggal bulan ketujuh hari kedua.Beberapa banyak waktu akan diberikan kepadaku,aku tidak bisa tahu.Apakah itu hari atau bulan,atau seharipun itu tidak penting,aku hanya harus hidup setiap hari bahwa aku masih hidup,saat ini sekarang...tanpa penyesalan.."

Dia membalik-balik daftar keinginanya dan sampai nomor ke20 ia menemukan tulisan JiWook dengan smile dengan ditambahi tulisan "Ini sedang digenapi setiap hari.karna setiap hari kau jatuh tertidur dipelukanku..."

Dia membacanya lalu tersenyum kemudian membalikan halaman berikutnya dan mulai menulis nomer 21.Ji Wook duduk disampingnya dan bertanya padanya apakah dia akan jauh lebih bahagia jika dia tidak pernah sakit?.Yeon jae diam dan tersenyum.

Yeon Jae:"Tapi sekarang..aku bahagia,..."Dia bertanya apa yang ia harus lakukan besok,mereka duduk bersama dan merenungkan apa yang mereka akan lakukan .Pada bulan ketujuh hari ketiga sejak Yeon Jae mulai benar-benar hidupnya.

Smile ^^ ,Happy Ending deh

9 komentar:

  1. aneh, masa' langsung ep 16
    gak seru.....

    BalasHapus
  2. biar seru,vindya yang buat aja sinopnya he he...mbak lagi malas buat sinop ini....mianhe ya ^_^

    BalasHapus
  3. hahaha...tapi menurut gw drama ini bagus banget...malah kalo gw liat plotnya nanjak terus..masalah tarik ulur itu lumrah karena gw ngerti banget kalo orang yang tahu dia akan berumur pendek..pasti pikirannya kalut banget..gw padahal cowo tapi nangis sesenggukan nontonnya...soalnya ngingetin cewe gw...dia kena kanker usus dan meninggal di usia 28 tahun..gw pacaran cuma 6 bulan, tapi 6 bulan yang sangat berati ..gw salut sama drama ini...

    BalasHapus
  4. buat temen2 yg penasaran ma SOW episode lengkap bisa k blognya dewi-febriana.blogspot.com lengkap dari episode 1-14 kan lumayan chasya udah bbaik hati buat ending episodenya
    ______________ea kalbar______________

    BalasHapus
  5. Aku suka banget sama serial drama korea ini. Menurut aku serial scent of a woman ini bagus..ada lucunya, ada sedihnya, ada romantisnya.. And I like Lee Dong Wook so much ^^

    BalasHapus
  6. ini Ending nya gada cerita di pemakaman kan?
    sykurlah.. u.u

    BalasHapus
  7. aku baru nonton sampe episode 8 :)

    dan perasaan lega saat tahu dia ngk meninggal :)

    BalasHapus
  8. ending this drama is great !!

    BalasHapus
  9. sebenernya sedikit kecewa pas nnton ini drama..
    tp setelah baca sinopsis ini muali tenang...
    alur ceritanya sesuai bayangan pertama pas beli ini drama..
    ngeyakinin juga klo kanker ga 100% bakal ngebunuh klo ternyata lebih besaran semangat hidupnya dibanding penyakitnya..
    nice cerita lahh...

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.