6.12.2011

Sinopsis virgin stripped bare by her bachelors (오! 수정)

\
Kategori:Film
Jenisdrama

pemain: Lee Eun-ju, Mun Seung-kun, Jeong Bo-seok
sutradara: Hong Sang-soo
produksi: 2000

virgin stripped bare by her bachelor mungkin memiliki judul yang cukup provokatif dan 'mengundang' untuk ditonton. dan yang disuguhkan sendiri memang sangat 'mengundang' terutama bagi yang tertarik melihat persepsi yang berbeda antara pria dan wanita.

judul virgin stripped bare by her bachelors sendiri merupakan sedikit plesetan dari lukisan karya marchel ducamp untuk mengakomodasi judul aslinya, oh! soo jeong (오! 수정) yang berarti fertilitas. ceritanya sendiri berkisah seputar cinta segitiga antara soo-jeong (lee eun-ju), seorang penulis naskah dan asisten sutradara dengan dua pria: young soo (mun seung-kun), sang sutradara dan jae-hoon (jeong bo-seok), pemilik galeri seni yang kaya raya.

plot cerita mengambil jalur yang tidak biasa dengan bermain alur non-linier dan pada dua kesempatan (film ini sendiri dibagi ke dalam lima bagian) penonton diajak melihat cerita dari sudut pandang jea-hoon (di bagian kedua) dan kemudian dari soo-jeong (di bagian keempat). cerita juga disatukan dengan cerita kedua karakter secara bersama-sama pada bagian satu, tiga dan lima. uniknya pula, hong sang-soo memilih untuk mengambil seluruh gambar dalam nuansa hitam-putih.

kisah dibuka oleh hae-joon yang menunggu kedatangan soo-jeong di sebuah kamar hotel di seoul, tempat mereka berjanji akan berkencan. hanya saja, soo-jeong terkesan ragu dan terkesan ingin membatalkan pertemuan tersebut dengan jae-hoon yang terus memaksanya untuk datang. cerita kemudian beralih pada kisah pertemuan pertama kali antara jae-hoon dengan soo-jeong, yang dituturkan melalui persepsi jae-hoon.

pertemuan tersebut terjadi di galeri milik jae-hoon yang terletak diseberang istana kyeongbok, gwanghwamun. soo-jeong datang menemani young-soo, seorang sutradara film independen yang juga merupakan teman sekelas jae-hoon semasa kuliah. maksud kedatangan young-soo sebenarnya ingin meminta kesediaan jae-hoon untuk mendanai film yang sedang ia produksi.

pertemuan yang dilanjutkan dengan makan siang bersama itu kemudian berlanjut dengan pertemuan-pertemuan lainnya, khususnya antara jae-hoon dan soo-jeong. jae-hoon yang kemudian berani mencuri kesempatan mencium soo-jeong, juga berkali-kali membujuk soo-jeong untuk bercinta dengannya. soo-jeong sendiri berkali-kali menolak permintaan jae-hoon sebelum kemudian ia mengatakan bahwa dia masih gadis, sebuah pengakuan yang ternyata cukup mengejutkan jae-hoon. alur cerita yang sama kemudian kembali dituturkan, hanya saja kali ini dilihat dari persepsi soo-jeong.

hal yang menarik dari film ini adalah bagaimana sutradara hong sang-soo berusaha menggambarkan perbedaan persepsi yang sangat subjektif dari dua orang. sehingga saat kita mengikuti sebuah alur cerita yang sama (dari proses pertemuan pertama antara jae-hoon dengan soo-jeong hingga rendezvous di kamar hotel yang membuka cerita), kita juga disuguhi detil-detil yang berbeda, dari yang sifatnya simple (soo-jeong mengingat kebaikan hati jae-hoon yang memberikan tip pada supirnya yang ingin menunggui tuannya sedangkan jae-hoon tidak mengingatnya) hingga begitu drastis (jae-hoon mencuri ciuman pada soo-jeong, sedangkan bagi soo-jeong yang mencuri kesempatan menciumnya adalah young-soo, bukannya jae-hoon atau saat jae-hoon berjumpa kedua kalinya dengan soo-jeong di kyeongbokgung - jae-hoon berpersepsi dia yang mengambil inisiatif dengan pergi ke istana tersebut, sedangkan dari cerita soo-jeong terlihat bahwa soo-jeong-lah yang memiliki inisiatif lebih besar karena berulang kali mendesak tim produksi untuk mengambil film di kyeongbokgung karena tahu jae-hoon kerap makan siang di sana).

bagaimana detil-detil kejadian yang menarik dan diingat, serta persepsi dari jae-hoon dan soo-jeong terhadap satu sama lain juga tergambarkan dengan jelas bahkan bercampur aduk satu sama lain. kadang hal ini membantu kita menangkap cerita secara lebih lengkap (misalkan 'perselingkuhan' young-soo yang sudah berkeluarga justru diungkap oleh cerita dari sudut pandang soo-jeong, sedangkan jae-hoon tidak menangkap kesan jika young-soo dan soo-jeong juga menjalin asmara), terkadang juga membuat kita kehilangan pijakan untuk lebih mempercayai cerita 'versi' mana yang sebenarnya terjadi.

untungnya, versi mana yang benar bukanlah menjadi bagian utama film ini. perbedaan versi cerita di sini tampaknya lebih ditekankan bagaimana persepsi manusia itu bekerja, dengan hanya menseleksi kejadian-kejadian yang memberikan kesan tertentu, juga dipengaruhi oleh persepsi pribadi masing-masing yang membuat memori kita terhadap seseorang atau peristiwa menjadi begitu subjektif. dan inilah yang menjadi tema sentral dari virgin stripped bare by her bachelors.

Thanks to credit : disini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.