6.10.2011

Sinopsis Good Life~Arigato, Papa. Sayonara (Japanes Drama) Episode1


Deskripsi :

Hidup sebagai seorang ayah single Father,Daichi Sawamoto (Takashi Sorimachi), sedang mengalami kesulitan, selain masalah finansial, anak laki-lakinya pun menderita leukimia. Sawamoto lalu mengambil keputusan untuk menjual salah satu organ tubuhnya agar anaknya bisa mendapatkan operasi transplantasi. Ketika Sawamoto mengetahui kenyataan pahit bahwa ia sendiri ternyata menderita sebuah penyakit, ia mengirim anaknya untuk hidup dengan ibunya tanpa memberitahu alasannya.

Drama dibuat berdasarkan sebuah Novel berjudul Kashikogi oleh seorang penulis Cho Chang-in,yang telah terjual sebanyak 2 juta kopi yang pertama kali diterbikan pada Tahun 2000 .Novel ini sendiri sudah diadaptasi dalam sebuah drama televisi dan sebuah drama panggung di Negeri Jepang.

Pada Tanggal 04 Februari Shogakukan menerbitkan buku diJepang dengan Judul Good Life.Sorimachi sendiri berperan sebagai Daichi Sawamoto,seorang wartawan surat kabar yang selalu memprioritaskan kerja diatas keluarganya.Ketika istrinya tiba-tiba meninggalkan dia akhirnya menerima berita bahwa istrinya telah melahirkan seorang putra untuknya.Ternyata hal yang sama ia terima,Anaknya menderita Leukimia.Igawa sendiri berperan sebagai Istri Sawamoto,Eikura sebagai Spesialis Pediatri,dan Ihara berperan sebagai Doktor


Judul Film: Good Life ~Arigatou, Papa. Sayonara~
Bahasa: Good Life ~Arigatou, Papa. Sayonara~
Japanese: グッドライフ~ありがとう、パパ。さよなら~
Sutradara:
Writer: Jo Chang-In (novel)
Network: Fuji TV
Episode: TBA
Rilis: 19 April 2011 - Juni 2011
Runtime: Tuesday 22:00 - 22:54
Bahasa: Jepang
Country: Japan
Theme song: Mata Ashita by JUJU

Cast :
Takashi Sorimachi - Daichi Sawamoto
Amon Kabe - Waku
Haruka Igawa - Daichi Sawamoto's wife
Nana Eikura - pediatrician
Tsuyoshi Ihara - doctor
Jung Woo-Sung - doctor (ep.6+)
Takashi Ito
Lebih rincinya karakter para pemain lainnya :

Nana Eikura sebagai Konno Nanami
Seorang yang bekerja sebagai spesialis anak (CLS) di departemen pediatrik Meisei University Hospital's. Dia seorang yang sangat rajin bekerja tetapi cita-citanya terlalu tinggi,menjadi seorang yang kepala pertam dibidangnya.
Semakin keras ia mencoba, semakin semangatnya membuktikan ia akan sia-sia dan kadang-kadang menyebabkan masalah. Dia tumbuh sebagai pribadi yang baik saat ia mulai bersahabat dengan anak-anak ,serta Sawamoto Daichi dan Waku dalam berbagai situasi.

Igawa Haruka sebagai Sawamoto Kaori
Istri dari Sawamoto Daichi dan ibu dari Waku. Karena ia bekerja sebagai kurator museum, dia mulai mengelola perencanaan dan penyelenggaraan pameran dan sering pergi keluar daerah, sekitar domestik dan internasional. Namun, dia mulai berhenti kerja dan menjadi ibu rumah tangga setelah hamil dan memiliki waku.

Kabe Amon sebagai Waku Sawamoto
Putra Sawamoto Daichi .Dia  berumur 6 tahun dan memiliki julukan "Wakkun". Karena ia merasa malu untuk menyebut dirinya sebagai "bijih" dan "boku" (yang berarti "saya" atau "saya"), dia sering diejek oleh teman-teman sekelasnya untuk juga menyebut dirinya "Wakkun".

Ihara Tsuyoshi sebagai Maruyama Minato
Seorang dokter anak yang sedikit memiliki sikap kurang baik di Meisei University Hospital. Dia telah bercerai sekali. Keluarga nya pun berantakan, Terkadang ia lebih memilih tidur di rumah sakit ketimbang pulang kerumah. meja-Nya ditutupi dengan sampah dan ia sangat sering melakukan pelecehan seksual terhadap para perawatnya. Namun, ia sebenarnya adalah seorang dokter anak terkemuka yang mampu menghadapi anak-anak dengan ketulusan.

Kaga Takeshi sebagai Yukimura Shinpei
Seorang profesor universitas seni. Dia bertemu Sawamoto Kaori secara kebetulan dan merupakan satu-satu nya orang terdekat Kaori yang mulai jatuh cinta padanya. Dia telah memprakarsai lokakarya seni untuk anak-anak dan mendedikasikan dirinya pada upaya menumbuhkan bakat Waku di gambar individualistis. Dia dipuja oleh Waku yang menyebutnya "pesen".

Sinopsis Good Life~Arigato, Papa. Sayonara (Japanes Drama) Episode1

Cerita dimulai dengan seorang wanita yang baru saja melahirkan seorang putra,Waku kecil.
"Aku masih ingat saat aku dilahirkan,bulan Maret dihari yang cerah.Sangat Indah.Saat Ayahku turun dari mobil perlahan ia membersihkan sepatu nya yang kotor karna hujan.ayah masuk keruangan itu,Ibuku tersenyum hangat dan memberikan aku pada ayahku,dengan takut-takut  ia mulai menggendongku.Ia menatap wajahku serta memegang tangan kecilku.Senang bertemu denganmu Ayah!silahkan rawat aku,aku akan menjadi anak yang baik untukmu.Disitu aku masih ingat sesuatu saat ia menggendongku karna saat itu ayahku menangis terharu."

Enam Tahun kemudian.
Waku kecil tengah mengintip dari dijendela,kemudian mengambil plester dari dalam kotak dan pergi menemui ibunya.Sawamoto sedang tertidur lelap.Ia memasangkan plester koyo pada bahu ibu yang tidur dengan duduk diatas tempat tidur.Waku memeluk ibunya.

Dua Minggu kemudian.
Sebuah Konferensi perusahaan pada pihak wartawan,Sawamoto tengah duduk menatap jam nya,kemudian ia bertanya pada salah seorang yang berpidato diluar bahwa apakah ada isu sebenarnya tentang cidera kecelakaan menimpa salah satu karyawannya.
Pihak perusahaan membantah keras.
Sawamoto berdiri sambil memegang sebuah kertas laporan internal perusahaan dimana ada demonstrasi yang mencederai 13 orang,Sawamoto mengatakan ini terjadi 10 Tahun yang lalu.Pihak Perusahaan tiba-tiba terdiam mendengar kata-kata Sawamoto.Sawamoto heran kenapa Pihak perusahaan hanya diam,dan memandang Managemen mereka sangat tidak adil.Ia juga mengatakan bahwa itu akan segera diusut tuntas.Bisahkah kau memberi alasan itu?.
Pihak Perusahaan tersebut diam tak berkutik mendengar ucapan Sawamoto.
Disekolah Waku kecil senang sekali membaca berita surat kabar.Apalagi artikel-artikel yang dibuat oleh ayahnya.Gurunya mendekatinya dan mengatakan bahwa ayah waku sangatlah hebat karna itu ia menjadi seorang jurnalist yang terkenal.Waku kecil mengangguk.
Ia menatap seorang gadis kecil disampingnya,gadis tersebut tersenyum mengatakan apa kau ingin ikut membaca buku tentang hewan bersamanya.Waku mengagguk.Ia berlari cepat dan duduk mendekati gadis kecil tersebut.
Waku begitu pintar,ia mampu memberi tahu jenis dan nama binatang yang ada dalam buku tersebut.
 Ia pun kemudian membelai kepala waku dan memujinya waku pintar
Rupanya teman-teman waku disekolah ada yang mengintip dibalik lemari,menatap persahabatan mereka.
Dikantornya,Sawamoto mendapat penghargaan atas kerjanya.ia akan ditempatkan sebagai editor surat kabar.

Ibu Waku sedang memasak,ia ingat bahwa sekarang jam pulang sekolah anaknya.Saat Waku baru saja keluar dari gedung sekolah,teman-temannya mengambil gantungan lucu dari tas waku dan mengoloknya.Ayo ...ini punya siapa?siapa?punya siapa?,waku hanya diam...,teman-temannya terus mengolok dan mengatakan punya siapa?punya siapa.Waku pun menjawab itu milik Wak-kun!,teman-temannya mengejek waku dengan ejekan Wak-kun darks,karna pengecut dan seperti wanita.
Teman-temannya lalu berlari pergi setelah melemparkan gantungan tas waku ketanah.
Waku menangis sambil mengambil gantungan tas nya,kemudian membersihkannya.Waku pun berjalan pulang menuju rumahnya.
Waku pulang dengan menekan tombol rumahnya seraya memanggil ibunya."Ibu,wak-kun sudah pulang kerumah" ,tapi tidak ada jawaban.Wakkun kemudian membuka pintu rumahnya dengan kunci yang menggantung pada lehernya.Pintu dibuka,Wak-kun masuk kedalam.Ia tidak melihat ibu nya dan seseorang pun disitu.Wak-kun menatap baju memasak(celemek) ibunya.

Sawamoto pulang kerumah dengan langsung kembali bekerja,ia berkata pada dirinya bahwa ia akan bekerja lebih keras.Sawamoto baru sadar,bahwa istrinya hari ini tidak membuka pintunya,Ia berjalan kedalam kamar mandi dan ruangan lainnya,namun istrinya tidak ada disitu.
Sawamoto masuk kedalam ruangan Waku yang sedang belajar.Sawamoto menanyakan dimana ibu Waku.Waku menggeleng tidak tahu.
Sawamoto kembali ke meja makan,ia melihat sebuah amplop dan kertas berada disitu,ia pun membuka amplop tersebut dan membacanya.Istri Sawamoto rupanya mengajukan surat cerai yang sudah ditandatanganinya.
Waku berjalan masuk dan menatap ayah nya yang tengah membaca surat.Sejak saat itu ayah menjadi seorang Single Father yang menjalani kebersamaan dengan putranya.
Pagi itu Waku bangun dengan menggunakan piyama,ia membuka lemari dan mengambil tumpukan koran dan membawa nya keluar jalan.Saat itu tidak ada seorang pun yang lewat.Waku masuk kedalam dan menaruh koran tersebut diatas meja.Sawamoto sedang sibuk menelpon seseorang,tapi tetap tidak ada jawaban,ia nampak sedang kebingungan.
Waku kemudian mengambil kursi kecil dan berdiri diatas nya sambil membuka lemari es,Waku pun mulai mengaduk makanannya sendiri "Nato...mix...mix...mix..".
Waku menatap ayahnya yang masih duduk kebingungan menanti telpon seseorang,kemudian Sawamoto memintanya untuk bersiap siap pergi kesekolah.Waku menanyakan dimana pakaiannya sekolahku?,Ayah waku kemudian mengambil pakaian waku dalam lemari.
"Kausnya ayah.."Ujar Waku.Sawamoto sedikit kebingungan mencari nya.

Mereka kemudian sarapan pagi bersama.Meskipun makanan nya kurang enak,karna makanan praktis.Waku tetap saja mencoba untuk makan.Ia melihat ayahnya sarapan sambil membaca koran.
Saat hendak berangkat kerja,dan waku kesekolah.Waku berteriak bahwa kaos kakinya tidak sama panjang.
Ayahnya bingung kemudian menurunkan kaus kaki waku yang panjang dengan membuat nya sama ukuran,Waku menolaknya.Tetapi tetap saja ia harus mengenakannya.Ayah memberi waku ponsel untuk menghubunginya.
Waku diam,Ayah mengerti bahwa waku sedang menanyakan ibunya.
Ayah mengatakan bahwa ibu nya sedang dalam perjalanan pulang kerumah,nanti dia akan kembali.Tunggu saja.
Ayah pun pergi meninggalkan waku untuk kerja.(Aish jepang tega banget,anak sekecil itu nggak diantar pulang).

Waku berlari mengatakan bahwa ibu nya pernah bilang ia akan pergi bekerja lagi di Kuraetor Museum,dia akan mengadakan pameran.Sawamoto mengabaikannya dan langsung naik kedalam taxi.Waku terdiam sedih.

~~~~Bersambung ~~~~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.