6.08.2011

Sinopsis City Hunter Episode 4

Kyung-hee bertemu dengan Presiden,Presiden menyambutnya akrab.Presiden mengatakan bahwa ia sudah berusaha untuk mendapatkan nama suaminya untuk diberikan jasa,Kyung hee bingung ia bertanya bukankah ia menghilang?.Presiden terkejut mendengarnya,artinya kyung hee belum tahu suaminya Moo Yeol sudah mati dan masalah 28 Tahun silam.Presiden mengalihkan pembicaraan,ia bertanya tentang Jin Pyo.Kyung hee rupanya ingin menanyakan hal yang sama tentang jin pyo.Kyung hee menambahkan bahwa Jin Pyo telah memberitahu padanya bahwa Moo Yeol sudah meninggal dan anaknya dicuri 28 Tahun silam dibawa Jin Pyo.Saat itu ia sangat gila dan terus menangis,kyung berharap bisa bertemu sekali saja dengan anaknya dan meminta presiden membantu menemukannya.Apa yang sebenarnya terjadi pada Moo Yeool ku?.
Presiden shock mendengarnya Jin Pyo dan anak laki-laki Moo Yeol.Dia berpikir mungkin Jin pyo akan kembali untuk balas dendam.
Tapi Presiden tetap menutupi masalah tersebut itu akan membuka luka lama baginya.
Yon Sung bertemu Jin pyo yang saat itu Yoon sung baru saja melihat dari Jauh ibunya bicara dengan presiden.Jin Pyo marah karna Yon Sung hanya memberikan target No .1 yang dicarinya Lee Kyung wan diantarkan saja kekantor kejaksaan bukan dibunuh.Karna Jin Pyo mengintruksikan pada Yon Sung untuk membunuh.Yon Sung mengatakan itu bukanlah caranya,bahwa dengan membunuh akan terus ada dendam tak berkesudahan.

Yoon Sung :"Ini adalah caraku untuk balas dendam,tapi darah dibalas darah,aku tidak ingin menjadi seperti itu."
Jin Pyo :"Jika kau anakku,jangan biarkan mereka hidup dan menikmati hari mereka."
Yon Sung :"Jika kau benar ayah kandungku,apakah kau akan memberi tahu ku cara membunuh seperti itu.membiarkan aku membunuh untuk balas dendam? ini akan menjadi lingkaran dendam yang tiada akhir jika aku membunuh."

Tapi hati jin pyo terlalu keras dan sudah tidak lagi berpikir tentang itu.

Yoon Sung :"Aku saja melakukan itu karna sudah takdirku !aku akan membuat mereka tahu bagaimana rasa hidup yang menyakitkan!"
Jin pyo tersenyum,kemudian sedikit mengalah sehingga ia mengatakan jika Yon Sung menemukan mereka/target nomor 2 lebih dahulu,Yon sung boleh melakukan sebagaimana caranya tetapi jika Jin Pyo lebih dulu menemukannya,mereka akan mati ditanganku.
Waw,ini akan terjadi adu persaingan balas dendam antar anak dan ayah,semoga pembunuh yang baik yang lebih dahulu melakukan(Yon Sung)^^.
Jin Pyo pun hendak pergi sebelum itu ia mengatakan bahwa Yon Sung sudah pergi sejauh ini,sebaiknya ia bertemu dengan ibunya.

Rasa ingin tahu Yon Sung tentang ibunya sangat besar,Yoon sung kemudian melihat Kyung hee,saat Yon Sung menuruni tangga ia melihat ibunya duduk sendiri dan letih.
Kyung hee mengatakan pada Yon Sung untuk duduk,dan Kyung hee memakai celemeknya kembali,Yoon Sung menatapnya dengan perasaan sedih.
Kyung hee menanyakan pesanan Yon Sung,ia minta mie ramen dan duduk diam seraya menatap terus wajah ibunya yang sedih juga dirinya.Sampai Nana datang menuju meja nya bersama Dae He dan patnernya.
Dae He mengatakan pada Yon Sung bahwa ini salah satu tempat makanan favorit mereka untuk makan,dan keduanya menatap Yon Sung yang diam.Dae-He terus memohon pada Yon Sung untuk menjadi Tutornya.."Professor Lee bisakah kau menjadi tutorku?",ibu nya datang membawa pesanan yang diminta.."Kau dokter,pada usia muda?siapapun orang tua mu pasti akan merasa bangga."
Nana yang memperhatikan dari tadi wajah ibu Yon sung bertanya keadaannya,karna wajahnya terlihat pucat.Ibu Yon Sung mengatakan kalau dia sekarang bertambah tua dan bekerja terlalu lelah.
Yon Sung sama sekali tidak menyentuh makanannya,ia langsung membayarnya dan pergi.Nana  khawatir melihat Yon Sung ,karna wajahnya terlihat sangat marah.Mereka hanya menonton kepergian Yon Sung yang begitu saja.Yon Sung mengndarai mobilnya dengan kecepatan tinggi,ia teringat wajah ibunya yang terlihat sedih,pucat dan lelah.

Saat Makan malam,Nana mendapatkan sms dari Yon sung yang membawa mobil nya untuk segera bertemu disuatu bar.
Yon Sung minum dibar tersebut,ditempat yang sama Yong Ju sedang bertemu dengan seseorang.Yon Sung sedikit memata-matainya.
Rupanya pria tersebut diminta Yong Ju untuk membantunya menemukan city hunter yang telah melakukan penangkapan Lee Kyung wan.Yups,seperti seorang yang bekerja kebaikan/super hero namun diluar kapasitas hukum.
Nana masuk ke bar tersebut dan bertegur sapa dengan Yong Ju kemudian Nana menghampiri Yon Sung yang mabuk.
Yon Sung mengeluh karna Nana datang terlambat.Mereka bertengkar siapa yang mabuk dan siapa yang terlambat.Kemudian Nana hendak membopong Yon Sung dengan lengannya,tanpa sengaja dompet nana jatuh,dan dia membungkuk ketanah untuk mengambilnya,Yong Ju datang membantunya.
Yon Sung pergi meninggalkan mereka dan berjalan keluar.Nana mengejarnya,Yong ju melihatnya dengan rasa sedih.terlihat rasa cemburu ^^.
Didalam Mobil ,Nana yang mengendarai mobil mengatakan bahwa orang tua Yon sung pasti tidak tahu kelakuan anaknya seperti ini.Yon sung menjawab Nana dengan kata Menyetir saja!,Nana langsung bicara apakah Yon Sung akan bicara dengan ibunya dalam keadaan mabuk seperti itu.Menghabiskan hari-harinya Pergi kebar dengan gadis-gadis.
Yon Sung sensitif mendengar kata ibu langsung menjawab bahwa ia tidak punya ibu dan tidak akan menelpon ibunya.
Nana :"Apa kah aku berbicara tentang ibu mu dengan kasar?"
Yoon sung diam :"Aku tidak punya ibu makanya aku bilang begitu.",Yon Sung berpaling,matanya dipenuhi air mata marah dan mengatakan padanya untuk sendiri.
Dia tampak duduk berdua diatas jalan raya dan mengatakan pada dirinya tentang ibunya (seraya bergumam) :"Kau seharusnya bahagia.Seharusnya kau hidup dengan baik.Aku tidak suka melihat kau menderita.Kau sudah berusia ."

Nana mendekati Yon Sung,dan meminta maaf atas kata-kata yang sebelumnya diucapkanya.Nana pikir mereka memiliki kesamaan yang umum sekarang,keduanya tidak memiliki ibu.Yon Sung marah,kenapa dia mencoba menyamakan dengan dirinya.
Nana merasa karna mereka bisa saling memahami.Yon Sung bilang aku tapi tidak seperti kau yang tidak berguna.Nana awalnya marah kemudian diam."Tapi aku tidak seperti kau,karna selama 17 tahun aku hidup bersama ibuku jadi hatiku lebih tebal 3 inchi dari mu,beberapa hari aku selalu merindukan ibuku.jadi aku akan memaafkanmu untuk hari ini."Ujar Nana
"Kalau besok?"Tanya Yon Sung
"Kau akan mati,aku akan memukulmu sampai mati."
Mereka akhirnya tersenyum manis bersama.Nana mengalah "Kupikir kau tidak lebih baik,tapi dengan melihatmu tersenyum kurasa tidak apa-apa."
Dirumah Yon sung mengatakan ayah nya sudah kembali ke kota Seoul.Shik Joong kaget,dan bertanya Mengapa?kapan?Mengapa?bagaimana?mengapa? he he...
Shik Joong merasa aneh,karna reaksi Jin pyo mengetahui bahwa senator Lee Kyung wan bukan dibunuh melainkan hanya dihukum seperti itu."Apakah kau minta maaf dengan ayahmu?Apakah kau sudah memohon padanya?Apakah kau mengaku salah?jika begitu kau dan aku akan mati."

Yon Sung mengatakan dengan senyum kegelisahaan bahwa ayah angkatnya dan dirinya kini bersaing.Hal ini membuat Shik Joong khawatir.Yon Sung bilang ia punya motivasi lain dari ayahnya yang kehilangan sahabat nya sendiri bagai saudara,sementara ia kehilangan keluarganya dan ditinggalkan orang tuanya.Yon sung juga mengatakan jika Shik Joong ingin tidak membantu,dia mengerti.Shik Joong bertanya kenapa dia tidak membunuh senator tersebut?
Yoon Shung :"Setelah selesai ini,aku ingin hidup seperti orang normal.Jika aku terus melakukan pembunuhan yang telah membunuh ayahku,apakah aku akan bisa hidup bahagia untuk menjalani hidup seperti orang-orang lainnya?"
Shik Joong berpikir begitu juga.Cukup Lega,karna Shik Joong yang bertahun-tahun lalu diselamatkan Yon Sung dari kemanusiaan kita masih menyatakan hidupnya untuk berhutang budi dan membantu Yon Sung dan Jin Pyo.
Yon Sung teringat saat ia menjatuhkan dompet Nana malam itu,dan memutuskan untuk membeli nya yang baru untuk menggantikannya.Rupanya Yong Ju melakukan hal yang sama saat itu pergi membeli dompet untuk Nana.
Seakan kontes berebut wanita,mereka berjuang mendapatkan dompet yang sama,akhirnya pelayan toko memberikan keduanya dompet dengan item yang sama persis,dibungkus sama persis dengan cara yang sama pula.
Diluar Kongres banyak publik yang berunjuk rasa,seperti yang diharapkan.Dan mereka mengecam bahwa pemerintah membiarkan anak-anak kelaparan.Lee Kyung wan dijadikan contoh bukti bagi mereka.
Tiga orang yang tersisa masih digedung yaitu Chun Jae Man,Kim Yong Shik dan Seo Yong hak yang berdiskusi mengkhawatirkan posisi mereka yang terancam.

Jin Pyo pergi kelaut,saat itu ada segerombolan laki-laki asyik berfhoto yang mengingatkan dengan sahabatnya Moo Yeol,dari hari pelatihan sepanjang jalan sampai hari tragis itu datang.Saat-saat seperti itu membuat Jin pyo merasa sedih.Karna perasaan hutang budi serta saudara bagianya,sehingga membuatnya haus darah dan melakukan pembalasan dendam!.
Disitu ia bertemu dengan Kim Sang-gook(Jung Joon) seorang polisi yang kebetulan adik dari salah satu orang yang meninggal bersama Moo Yeol 83 silam yaitu Sersan Kim Sang Jin.Jin Pyo tahu bahwa ia sedang mencari kebenaran tentang kematian saudaranya yang masih ditutup tutupi pemerintah (karna hanya dinyatakan hilang seperti yang lain),sehingga Jin Pyo mengajak Kim Sang Gook untuk bekerja sama dan merekrutnya.Jin pyo menceritakan semua kejadian tersebut,bahwa Pihak Korsel  sendiri lah yang melakukan itu.

Dikantor Blu House Yon Sung mencari target kedua selain Lee Kyung wan,begitu juga Jin pyo.Yon Sung dipanggil presiden untuk bertugas menemukan bagaimana city hunter bisa menyusup kejaringan Blu House.
Cukup bagus bagi Yon Sung,karna itu adalah pekerjaan yang dilakukannya sendiri.Meskipun Ki Joon bersemangat menawarkan diri untuk melakukannya.Tetapi Yon Sung lah yang dipilih Presiden.

Dalam Perjalanan keluar kantor presiden,ia berpapasan dengan salah satu dari lima dewan Seo Yong hak,ia membahas tag nama-nama militer yang dikalungkan pada Lee Kyung wan.Ini membuatnya mengingatkan kejadian 83 silam.Presiden menyangkalnya bahwa ia belum mengetahui dengan pasti informasi itu.
Situasi keuangan Nana makin buruk.dan saat ia selesai bekerja ia menerima pemberitahuan resmi bahwa rumahnya akan dilelang ke publik.Yon Sung melihat Nana pergi dengan tergesa-gesa.Yon sung bertanya pada seseorang dan tahu masalah Nana.Kemudian Yon Sung menelpon Shik Joong tentang situasi Nana"Karna kupikir anda harus tahu.",
Shik Joong khawatir dengan Nana.

Shik Joong mengikuti nana kepengadilan yang sedang berjuang menghentikan penjualan rumahnya untuk beberapa waktu.Yon Sung menelponya untuk minta dibuatkan secangkir kopi manis,Nana menolaknya karna saat itu ia sedang sibuk.Shik Joong hanya mampu berjaga-jaga dan tidak bisa membantu Nana melakukan apapun.

Dari Jauh Yoon Sung melihat nana sedang memohon kepada pemilik baru rumahnya,tetapi ia hanya diusir.Yon Sung berdiri didepan trotoar seraya memperhatikannya.Nana menangis,Yon sung menelponya meminta nya datang ketaman sebelum 30 menit,maka ia akan menghapus hutangnya,Nana menolaknya.
Nana tidak paham maksud Yon Sung yang ternyata tahu masalah Nana saat itu.Nana menghampiri Yon sung dan meminta kunci mobil.
Dia menyeka air matanya dan mencoba suaranya terlihat ceria.
Nana menghampiri Yon sung karna ia tahu Yon Sung berkata akan mengaggap hutangnya lunas.Nana mengendarai mobil dengan diam seribu bahasa begitu juga Yon Sung.Sesampainya dirumah Yon Sung,Nana menyerahkan kunci mobilnya dan pergi.Yon Sung memandang Nana yang pergi dan berniat kembali kerumah Nana.
Yon sung diam-diam menaiki tangga rumah dan masuk kerumahnya tanpa diketahui Nana atas kehadirannya.Nana berbicara pada fhoto keluarganya tentang penawaran Yon Sung yang memintanya segera datang agar lunas semua hutangnya,dan ia pun berubah pikiran saat itu,kemudian memikirkan rumahnya yang sudah ada pemilik baru yang akan merenovasinya hingga membuatnya sedikit mahal harganya.Nana sedih karna merasa ayahnya akan pulang dari rumah sakit tahu kabar tsb.Nana berpikir untuk dirinya sendiri "Kau begitu menyedihkan Kim Nana."
Nana :"Tapi bu,aku mengalami waktu yang sulit,tanpa kau semua harus kulakukan sendiri,itu terasa sangat sulit.".Nana menangis sambil memegang fhoto keluarganya seperti seorang yang membawa beban berat dibahunya.
Yon Sung berdiri dibawah memandang jendela ,tapi ia tidak bisa membawa dirinya untuk mendekat bersama Nana.
Dalam perjalanan pulang Yoon sung melihat keributan dijalan,yang marah dengan Soo He/dokter hewan karna setelah operasi hewan nya mati/anak anjingnya.Yon Sung memutuskan kesana dan menelpon polisi.kemudian Yon Sung memegang pergelangan tangan pria tersebut yang hendak memukul dan bertindak kasar pada Soo He.
Soo Hee mengucapkan terima kasih padanya dan mengajaknya berkenalan."Aku tidak melakukannya untuk mu,mobil pri itu menutupi jalan sehingga aku tidak bisa lewat."

Digedung biru,Nana dan Eun Ah ditugaskan ke Kantor Seo Yong Hak,karna dia diketahui sebagai kandidat terkuat untuk calon Presiden berikutnya.Seo Yong Hak saat itu menjabat sebagai Kepala pertahanan Nasional.

Sementara itu Jin Pyo mulai menargetkan dan bicara pada Kim Sang Gook bahwa Seo Yong hak sebagai Target utama ke 2 karna Tanggung jawab Yong hak sebagai menteri pertahanan tentunya juga bertanggung jawab atas peperangan.Seo Yong hak sendiri selama 20 Tahun telah menjadi sekutu Lee Kyung wan/sohib.
Shik Joong memantau gerak gerik Yong Hak,betapa terkejutnya ia karna Nana sekarang bertugas melindunginya.Yon Sung hanya diam seraya melihat fhoto-fhoto Yong hak dan Nana yang ada dikantornya,Yon Sung hanya menatap fhoto nana terus.Shik Joong merasa aneh dengan Yon Sung..Ahjussi :"Katakan sebenarnya ada apa antara kau dan dia,kau aneh saat aku menelpon."
Yon sung kebingungan lalu menjawab ini bukan saat yang tepat membicarakan itu.Shik Jong dan Yon sung berpikiran sama tentang target ke2 ,Yong Hak .ia memiliki kekuasaan dan masih ada hubungan dengan Lee Kyung Wan.Yon Sung khawatir ayah angkatnya akan terlebih dahulu menemukan target kedua dengan Nana sebagai pengawalnya.

Shik Joong mendesah bahwa hal itu bukanlah bukti yang cukup untuk mengatakan Yong hak adalah target.
"Lee Kyun wan.."Ujar Yon Sung."Tapi dia tahu wajah mu.."Jawab Shik Joong.rupanya Yon sung merencanakan Shik Joong yang pergi menemui Lee Kyung wan.Shik Joong menolaknya karna takut,Yon sung bilang ia akan berada diluar mengawasi nya.Shik Jong bilang "tapi kau harus bersikap baik pada Nana."
Komputer Nana mengalami kerusakan hingga tidak bisa bekerja,Eun Ah berinisiatif meminta bantuan Ki Joon memperbaikinya,Nana menggunakan komputer Eun Ah ,Namun Ki Joon sedang sibuk .Yon Sung setuju untuk pergi memperbaikinya mendengar itu Komputer Nana,berpikir bahwa itu kesempatan baik untuk memberikan dompet dan menebus kesalahan.

Yon Sung hanya mendapati Nana dengan salam dinginnya,sehingga Yoon Sung sendiri memperbaiki komputer nana tanpa bicara.Yon Sung dicuekin Nana.Yon Sung mendengar berita dari pertanyaan Eun Ah pada Nana mencari lagu untuk Acara hari perkawinan Seo Yong Hak,dimana Yong hak meminta Nana untuk mencarikan lagunya.Nana menerima paket dari Yong Ju sebuah dompet serta gantungan kunci.Nana merasa senang.
Yon Sung pergi,kemudian Nana datang menghampirinya seraya membawakan kopi untuknya sambil memegang dompet yang diberikan Young Jo.

"Hal membuat kopi seharusnya aku tak perlu mengingatkan mu bukan?"Ujar Yon Sung
"Hanya dengan memperbaiki komputer aku harus membuatkan kopi untuk mu,nanti orang lain akan salah sangka,kemudian dilain hari aku tidak ingin berhubungan lagi dengan dirimu."
Nana kemudian meminta stempel pada bukunya .
Saat Nana pergi,Yon Sung menahannya dan tanpa sengaja melihat Nana memegang dompet tersebut."Dari siapa?"
Yong sung tahu itu Yong Ju yang membelikannya atau mengira Ahjussi nya Shik Joong?,Nana mengatakan "Kenapa,ini bukan dompet yang kotor.Apa menakutimu,ini hadiah seseorang dari orang yang paling kusukai selain ayahku."

Ucapan Nana membuat Yon Sung sedikit cemburu,ia marah-marah dalam dirinya "Aku membeli ini karna aku memikirkanmu.Apa?Orang yang paling kau sukai didunia ini setelah ayahmu?" Yon sung membanting hadiah itu dimeja.
Yon Sung diparkiran luar menunggu Shik Joong,Shik Joong yang mengawasi Lee Kyung wan hari itu akan dipindah tempatkan tahanannya,dan Jin Pyo menyamar sebagai petugas yang membawa Lee Kyung wan masuk ke Mobil tahanan.
Dan dalam beberapa detik Yon sung melihat wajah ayahnya itu dia memutar mobilnya dengan kecepatan mengikuti mobil tersebut.
Jin Pyo menodongkan pistol kepengemudi tersebut dan melemparkan dia keluar disaat mobil tsb tetap jalan dan mengambil kendali sebagai kemudi.Yon Sung mengejar Jin Pyo.
Yon Sung tidak mampu mendekati mobil tsb,karna Jin pyo berusaha menyerempet mobil Yon Sung.Yon sung terhenti kemudian keluar dari Mobil dan menghentikan Jin Pyo didepan jalan.Jin Pyo melihatnya dengan terus mempercepat mobilnya,Yon Sung tidak bergeming.Jin Pyo membanting stirnya sehingga sedikit terkena mobil Yon Sung,Yon sung terpelanting namun tidak terluka.
Yon Sung jatuh dengan kondisi aman,sunggun kemungkinan buruk jika terus begitu Yon Sung akan tergencet mobil.^^
Yon Sung menatap Ayahnya yang terus melaju pergi,menyadari betapa keras nya hati Jin Pyo untuk balas dendam.Jin Pyo memastikan keselamatan Yon Sung baik-baik saja dengan melihatnya di kaca spion .Kemudian Jin pyo berhenti dan mendekati Lee Kyung wan,mengatakan bahwa 28 Tahun yang lalu ia menyaksikan pembunuhan pasukan tentara khusus kemudian pemerintah menyatakan mereka hilang dan menghapus jejaknya begitu saja.
Kemudian Jin pyo mengeluarkan fhoto-fhoto keluarga Lee Kyung Wan,mengancam akan membunuh mereka juga jika ia tidak mengungkapkan 5 Dewan tersebut.
Jin pyo memulainya "Seo Yong Hak?",Kyung wan terkejut .."Bagaimana kau tahu?"
Saat Jin Pyo meraih pistolnya,polisi sudah menemukan mereka dan mereka sudah sampai disana waktu Jin Pyo hendak membunuhnya.Dia pergi tepat pada waktunya.

Yon Sung kesal dengan sikap ayahnya,ia bicara pada Shik Joong bagaimana cara menghentikan ayahnya.Yon Sung pikir ia harus meletakan alat pelacak pada Jin Pyo.Mendengar gagasan itu Shik Joong seperti mendapat serangan jantung "Kalau begitu kita akan benar-benar mati!mari kita berbalik sekarang dan memohon ampun."
Namun Yon Sung tetap bertekad menghentikannya.
Jin Pyo sudah berada tepat ditempat acara peringatan Perkawinan Seo Yong Hak,ia mengawasi Yong hak..(Ssst... mirip James Bond Jin Pyo nya..)
Yon Sung menelpon Jin pyo,Jin pyo mengatakan bahwa Yon Sung patut dipuji karna telah bisa mengejar Jin Pyo.Yon Sung meminta Ayahnya untuk berhenti karna ia lah yang akan melakukan hal itu,namun Jin pyo menegaskan lagi siapa yang terlebih dulu ialah yang melakukannya.
Yon Sung mendengar lagu yang diputar,Jin pyo mengatakan lagu yang cocok dengan ulang tahun perkawinannya.
Yon Sung langsung ingat dimana dia mendengar lagu-lagu saat nana memilih untuk makan malam ulang tahun Seo Yong hak yang juga disebutkan tempatnya sebelum hari itu.Yon Sung khawatir pada Nana.

Jin Pyo pergi kebangunan atas sebelah atas,dan telah siap dengan senapan pemburunya.Dia menunjuk ke Seo Yong Hak,siap membidik dengan jari pelatuknya.
Yon Sung segera kesana,kemudian berjalan kedalam gedung.Jin Pyo kaget namun tetap membidik.Mata Yon sung menangkap bayangan ayahnya yang bersiap-siap menembak.Yon Sung bergegas masuk kedalam.

Seo Yong Hak panik dan nana dengan tenang mengatakan kepadanya untuk bersembunyi dibawah agar mereka terhindar dari bahaya.

Saat Nana berdiri,Target laser penembak jitu milik Jin pyo telah tepat berada didahinya.
Jin Pyo menarik pelatuknya,sebuah peluru melesat tepat menuju Nana.Tapi sebelum menuju Nana,seorang menerjang Nana hingga Nana terjatuh.
Nana Terkejut.
~~~~~Bersambung Episode 5 ~~~~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.