5.30.2011

Sinopsis City Hunter Episode 1 Part2

Mian terlambat buat Sinopsis City Hunter,keasyikan nonton Baby Faced^^.
Semua Team militer berenang ,hingga sampai di pelabuhan Nampo.Semua berenang ketengah untuk menunggu kapal selam tersebut.Moo Yoel yang terluka dibawa Lee Jin Pyo.Kapal selam pun tiba.Team pertama memanjat naik menuju dek kapal.Tanpa disangka prajurit Sniper Misterius menembaki mereka yang tiba-tiba keluar dari kapal selam.
Adegan Miris terjadi semua anggota (dari 21 Militer) yang tersisa kemudian ditembaki satu persatu oleh Sniper Misterius.Jin Pyo kaget juga Moo Yeol,kenapa Snipper tersebut menembaki mereka sedangkan pada pihak yang sama.Saat Snipper tersebut mengarahkan tembakan pada Moo Yeol dan Jin Pyo.
Moo Yeol sengaja menjadikan dirinya menjadi tameng,supaya Jin pyo tetap selamat.Moo Yeol mendorong Jin Pyo menyelam kedalam laut .Moo Yeol menjadikan dirinya sasaran empuk Snipper yang mengarahkan tembakan.Setelah Moo Yeol tertembak,dan Snipper tersebut merasakan tidak ada lagi team Tentara yang masih hidup.Kemudian kapal selam pun pergi meninggalkan tempat Jin Pyeo jelas melihat Kapal tersebut kembali Ke Korea selatan.

Jin Pyeo miris melihat semua anggota yang telah berjuang pada misi tsb telah mati ditembakki.
Jin pyo panik,seraya mencoba Moo Yeol tetap hidup.Moo Yeol disisa terakhir hidupnya berpesan pada Jin pyeo untuk menitipkan Kyung Hee (istrinya),dan Lee Yoon Sung.
"Jin pyo,kau harus bisa bertahan hidup,aku titipkan Kyung hee ku dan putra ku.kau harus tetap hidup dan menjaga mereka untukku.."Ujar Moo yeol.
"Moo Yeool,Moo Yeool!..."Ujar Jin Pyo yang tak menginginkan sahabatnya itu pergi.
"i Love you Freind's!"ujar Moo Yeol menghembuskan nafas terakhirnya.Jin pyo menangis melepaskan Moo Yeol yang tenggelam secara perlahan kedasar laut,seraya memberikan penghormatan terakhir untuk Moo Yeol.

Betapa mendendamnya Jin Pyo,dia berenang kembali kepantai Korea Selatan.Negara nya sendiri telah menghianatinya.
Choi Eung Chan baru saja menerima kabar kalau team Militer yang dikirim telah mati semua.Eung Chan sendiri tidak bisa berbuat banyak untuk membantu semua team militer,karna semua Mentri berkeinginan lain.Eun Chang sangat merasa bersalah.Seo Yong hak salah satu Menteri/Pejabat Tinggi Korea selatan (Lee Kyung Hwan) mengatakan bahwa semua dokumen telah dimusnakah.Semua Pejabat Korea meminta choi dan kelima Pejabat yang mengetahui rahasia ini segera melupakan kejadian (dirahasiakan).Semua setuju dan meninggalkan Eung Chan sendirian.
 Tentu saja Jin Pyo yang telah murka segera datang membalaskan dendamnya,saat itu Eun Chang sendirian.Tiba-tiba sebuah pisau sudah berada tepat dileher Eun Chang.Jin Pyo dengan cepat sudah berada disitu.
"Aku melihat banyak bunga-bunga Crysantheum (bunga korsel mungkin??) dimana-mana,jika kau terus menciumnya,itu akan berubah menjadi bunga bangkai.Sepertinya kau punya sedikit kesadaran.,kau juga punya nyali menyimpan tage nama militer mereka?Apa kau pikir kau bisa hidup tenang sekarang,aku datang untuk mengambilnya!"Ujar Jin pyo yang marah
"Aku minta maaf..."Ujar Eun Chang pasrah."Aku tidak punya pilihan lain,aku benar-benar minta maaf.."
"Maaf?21 Orang telah tertembak mati didepan mataku !semua rekanku ditembak mati!kau tahu tidak mudah melawan musuh,Kupikir kalian datang menyelamatkan kami.."

Eun Chang tak berdaya atas semua itu,keputusan ini diambil berdasarkan perjanjian demi 3 Negara.dan itu berdasarkan pihak Amerika.Karna pihak amerika sendiri telah menyatakan dengan keras untuk itu.untuk menyelamatkan hubungan baik itu,jalan tengah diambil dengan melenyapkan 21 Tentara Militer yang diminta pergi untuk misi awal agar tidak adanya bukti untuk rencana awal yang telah jalan .Sehingga Pihak Korea selatan bisa bersama-sama menggunakan Senjata Nuklir.dan Menjaga agar hubungan baik terjalin erat.(Wait's kejam banget...^^hiks)
"Karna Politik?kau ingin kekuasaan yang lebih besarkan!"Ujar Jin Pyo."Kau tahu kami mungkin mati demi Negara tapi tidak untuk mengorbankan diri kami terhadap kekuasan politik,kupikir kalian mendukung kami melakukan misi ini.kau beruntung,kau disini hanya duduk diam dan hanya memberikan perintah dan kami telah mengorbankan nyawa kami.Jadi apa yang kau lakukan setelah 21 Nyawa mati!"

"Bunuh aku.."Ujar Eun Chang.
Namun mendadak suara ketukan terdengar didepan pintu.
"Kepala departemen kau disitu?"Ucap Suara tersebut.
Jin Pyo menyelinap pergi lewat jendela,Suara Angin malam yang terdengar begitu keras masuk kedalam ruangan.
Staft Eun Chang curiga /heran dengan jendela yang terbuka.Eun Chang beralasan bahwa ia sedang mencari angin segar.Eun Chang kemudian berjalan kearah jendela seraya menghela nafas panjang,lalu ia menemukan pesan dengan pisau Jin Pyo yang tertancap dimeja.
Isi pesan tersebut adalah :"20 Orang telah mati dikhianati negaranya sendiri,aku pasti kembali untuk itu..."
Diluar rumah Kyung Hee sedang bersama anaknya,ia sedang menggendong anaknya.Jin pyo dari Jauh mengamati.Kyung Hee yang masuk kedalam mendengar suara anjingnya yang terus menggonggong.Kyung Hee berniat keluar rumah untuk memastikan,ia pun menjadi heran.Jin pyo segera mengambil bayinya.Saat kembali kerumah,Kyung Hee histeris.Anaknya menghilang.

Hanya tersisa surat dari Jin pyo."Moo Yeol telah mati,aku akan mengambil anak ini dan membesarkannya.Tanpa anak ini kau bisa temukan kebahagiaan baru mu sendiri.Mulailah dari awal lagi.Kau harus bahagia.."
Kyung Hee berlarian keluar mencari anaknya.Kyung Hee menangis histeris.
Rupanya Jin Pyo membawa bayi Kyung Hee meninggalkan korea selatan dengan ikut sebuah kapal bersama imigran gelap .Bayi tersebut menangis terus,Seorang wanita thailand membantu Jin Pyo Menenangkannya.Jin pyo yang terus siaga berjaga-jaga akan diri dan bayi itu.Jin pyo mengamati sebuah Fhoto (sepertinya Fhoto saat Moo Yeol dan Kyung Hee menikah) disitu ada mereka berempat :Moo Yeol,Kyung Hee,Choi Eung Chan dan dirinya.

Seraya dihadapan fhoto tersebut yang mewakili mereka,Jin pyo memberikan nama anak Moo Yeol dengan Nama Lee Yoon Sung bukan sebagai Park Lee.kemudian ia bersumpah.
"Aku akan membawanya pergi dan inilah salah satu pembalasan paling kejam,karna itu aku harus bertahan hidup,Moo Yeol!"
10 Tahun kemudian disebuah pedalaman Thailand,Sebelah Utara,Asia Tenggara segitiga emas.
Jin Pyo dan Yoon Sung kecil telah hidup bersama.Jin Pyo telah menjadi Seorang Mafia.

jin pyo merupakan Boss dari perkampungan kecil yang menopang hidup dengan bercocok tanam OPIUM (Opium adalah jenis narkoba yang paling berbahaya.  Memakainya dengan cara ditelan langsung, dicampurkan  ke dalam teh atau kopi, dan di hisap bersama rokok atau syisya (rokok ala Timur Tengah).  Opium diperoleh dari buah opium yang belum matang dengan cara menyayatnya hingga mengeluarkan getah putih yang lengket.

Pada mulanya, pengonsumsi opium akan merasa segar, bugar dan mampu berimajinasi dan berbicara, namun hal ini tidak bertahan lama.  Tak lama kemudian kondisi kejiwaannya akan mengalami gangguan dan berakhir dengan tidur pulas bahkan koma.
Jika seseorang ketagihan, maka opium akan menjadi bagian hidupnya.  Tubuhnya tidak akan lagi mampu menjalankan fungsi-fungsinya tanpa mengonsumsi opium dalam dosis yang biasanya.  Dia akan merasakan sakit yang luar biasa jika tidak memperolehnya.  Istilah anak sekarang sakau.  Orang yang pakau (pakai) opium, kesehatanya akan menurun drastic.  Otot-ototnya akan layu, ingatannya melemah dan  nafsu makannya menurun.  Kedua matanya mengalami sianosis dan berat badanya terus menyusut.)


Jin Pyo dengan gajahnya melihat seorang anak buahnya telah melakukan kesalahan.
"Aku sudah bilang,selain Korea...kau boleh menjual Opium kemana saja..."Segera pria tersebut dieksekusi...(Sadis juga Jin Pyo,tapi masih cinta korea ^^).

Yoon Seung kecil belajar menembak,seorang pria (anak buah Jin Pyo) terlihat sedang memberikan pengarahan padanya.Yoo seung kecil memamerkan kepandaiannya pada ayahnya,Jin Pyo telah menjadi seorang ayah bagi Yoon Seung.


"Lihat ayah,aku sudah semakin bisa menembak,iya kan!"Ujar Yoo Seung kecil.Namun tetap saja Jin Pyo marah dan mengajarnya dengan keras,karna ia tidak menembak pada sasaran yang dituju.Yoon seung dilatih dengan keras oleh Jin Pyo,ia kelak akan membalaskan dendam orang tuannya.

Malam nya,Yoon Seung menyelinap masuk kekamar ayahnya dan membuka laci.Didalam laci ia mengambil sebuah fhoto milik Jin Pyo.Jin pyo marah dan memintanya kembali.
"Apa yang kau lakukan?kembalikan sini"Ujar Jin pyo
"Apa itu ibuku?pasti sangat menyenangkan punya ibu seperti Mooangsuri.."Ujar Yoon Seun.
"Bukankah kukatakan ibu mu sudah mati,lupakan dia!"Ujar Jin Pyo marah dan merobek-robek fhoto tersebut.Yoon seung lari kehutan menangis.
Jin pyo mengambil kembali sobekan kertas tersebut.
Yoon seung berlari hingga didepan rumah pengasuhnya Mooang Suri,ia melihat pengasuhnya(wanita Thailand yang pernah menenangkannya dikapal,kini telah menjadi pengasuhnya) itu sedang menidurkan anaknya.
Mooang Suri melihat Yoon seung dan menyuruhnya mendekat,Yoon Seung kemudian mendekat dan tidur dipangkuannya...(Kasian Yoon Seung....haus kasih sayang mama^^).
Yoon Seung menghabiskan waktunya dengan bermain gajah.Kemudian setelah 7 Tahun...(apa berarti 17 Tahun umurnya Yoon Seung) Yoon Seung kecil menjelma menjadi Pria dewasa tampan yang hidup jauh dari keramaian.Yoon Seung adalah Oppa Lee Min Hoo.
Panggilan Yoon seung sejak kecil di Thailandadalah Poo Chai.

Hari itu terjadi sebuah ledakan diperkampungan.Jin Pyo mendengar dari Radio,bahwa seekor monyet telah menginjak ranjau yang telah dipasang disekitar pemukiman.Jin Pyo teriak memanggil Poo Chai!!.Jin Pyo khawatir atas keselamatan anaknya.Jin Pyo sangat kesal karna tidak menemukan anaknya.
Poo Chai rupanya sedang asyik menikmati kota Pasar terapung Damnernsaduak ,Thailand dengan menggunakan perahu. Poo Chai terlihat menggoda para gadis,mencuri apel hijau tanpa tahu pedagangnya.(Seru....aku ingat waktu di Pasar terapung Muara Kuin,Banjar Masin.disitu apa ada aja dan menggunakan Perahu kecil,tetapi kudengar akan  berangsur punah,karna oreintasi Penduduk kebanyakan hidup didarat sekarang:( ,Indonesia ku ^^).

Saat berjalan-jalan Yoon Sung mendengar suara seorang pria yang sedang diancam oleh penagih hutang,ia diancam akan dipotong jarinya dilokasi Perjudian.Dengan Keahliannya,Yoon Sung melemparkan apel tsb kearah Preman tsb.Preman tersebut marah.Kemudian Yoon Sung melakukan nya lagi,kali ini tepat buah tersebut mengenai Kepala  Preman penagih hutang.


Yoon Sung kemudian terlibat perkelahian antara preman tersebut.kemudian ia membantu paman tersebut bangun.
"Paman kau orang korea kah?"Tanya Yoon Sung
"Ya..."Jawab Paman tersebut yang sedang ketakutan
"Kalau begitu,kau orang korea pertama yang kutemui..."Ujar Yoon Sung.
Yoon Sung segera mengajak paman tersebut kabur,Preman tersebut terus mengejarnya.Yoon Sung dan paman tersebut lari dengan sekuat tenaga,melewati pasar.Tanpa sengaja paman tersebut menabrak seorang pria yang sedang membawa phiton besar,paman tersebut pun ambruk berikut Phiton yang berada tepat diatas tubuhnya.Yoon Sung membantunya melepaskan dari Ular tersebut.


Mereka pun lari dan menaiki sebuah kapal.Paman itu bertanya "kita mau kemana!
Rupanya Yoon Sung mengajaknya pergi kerumahnya.
Jin Pyo yang mencari-cari anaknya semakin murka melihat Yoon Sung membawa orang luar keperkampungan.Jin Pyo kemudian menampar Yoon Sung.
"Kau pergi meninggalkan perkampungan lagi!Apa yang ku lakukan jika kau tanpa sengaja menginjak ranjau diladang perkampungan ini!Meskipun kau membantu seseorang,sudah kubilang aku melarangmu untuk membawa orang luar kesini!"Ujar Jin pyo yang marah.
Yoon Sung beralasan ia menolongnya karna kasihan dan paman tersebut orang korea.

"aku tidak peduli,meski nyawanya terancam,kau tahu meski ia selamat disana,tapi disini ia harus mati..."Ujar Jin Pyo.
Yoon Sung kebingungan,sedangkan paman tersebut semakin ketakutan.
"Apa yang bisa kau lakukan?"Tanya Jin pyo dengan bengisnya.
"Nasi,aku bisa memasak,aku juga seorang koki...kapal..."Ujar Paman tersebut.Paman tersebut kemudian memasak untuk Jin Pyo dan Yoon Sung.Yoon Sung makan dengan lahapnya.
"Ini hebat!enak sekali!"ujar Yoon Sung,Paman tersebut memasakan jjambbong Sup korea.
Rupanya nama paman tersebut adalah Bae Shik Joong.Bukan Joong serangga tapi dari kata berat.
"Makanan dan berat..."Ujar Yoon Sung.
"Baee Shik Joong..."Ujar Jin Pyo
"Ya..."
"Jika kau melarikan diri dari sini,kau akan mati.."Ujar Jin Pyo."Kau harus tinggal disini untuk memasak."
Shik Joong berterima kasih.Jin pyo kemudian pergi.Shik Joong bertanya pada Yoon Sung siapa dia,Yoon sung mengatakan bahwa ia adalah ayahnya.Yoon Sung mengatakan namanya adalah Poo Chai sedangkan nama koreanya adalah Lee Yoon Sung.
Yoon Sung mengambil sebuah fhoto dari kantong baju Shik Joong.
"Siapa ini?Apa putrimu?"Tanya Yoon Sung
"Dia cantik,bukan?sepertinya dia tipe gadis yang cocok untukmu..Namanya Kim Na Na".
Yoon Sung heran dengan nama keluarganya,berarti itu bukan putri Shik Joong.


Yoon Sung enggan mengembalikan Fhoto tersebut,tak jauh dari situ ibu asuh Yoon Sung mengamati tingkah polanya dengan tersenyum.Yoon Sung Kemudian mengajak Shik Joong untuk melihat-lihat ruangan dirumahnya.Shik Joong sendiri merasa aneh dengan cara tidur Jin Pyo yang tidur  dengan cara duduk dan senjata siap ditangan."Bagaimana dia bisa tidur seperti itu?"Pikir Shik Joong.Tentu saja mendengar suara sedikit Jin Pyo segera bangun dan mengacungkan pistolnya ke arah Shik Joong,Shik Joong panik.
Segera Yoon Sung membawa Shik Joong Kekamarnya.Mereka tidur diruangan tersebut bersama-sama.


Pagi hari.Yoon Sung sedang melakukan latihan menembak.Shik Joong ingin mencoba,tapi Yoon Sung mengatakan ia harus meminta ijin pada ayahnya dulu untuk itu.

Tiba-tiba Anak buah Jin Pyo datang dan membawa Mooansuraene kemudian mengikatnya untuk dijadikan sasaran tembak.Jin pyo mengatakan bahwa Suaminya mencuri Opium kemudian melarikan diri.Rupanya Mooansuraene dijadikan umpan untuk Yoon Sung latihan oleh Jin Pyo
"Tapi ini bukan salah Mooansuraene "Ujar Yoon Sung.
"tembak yang benar,kalau tidak dia akan mati.."Ujar Jin pyo."Aku adalah hukum disini!Hukumku adalah memberikan apa yang pantas bagi mereka yang telah berkhianat!"

"Tapi kau bisa mencoba memaafkan nya ayah.."
Yoon Sung pun memohon pada ayahnya,ia mengatakan jika ia mampu menembak dengan baik pada semua target ,Yoon Sung meminta Pengasuhnya dibebaskan.Jin pyo pun setuju.
Yoon Sung berkonsentrasi untuk tidak meleset sasarannya.Ibu asuhnya benar-benar ketakutan.Akhirnya Yoon  Sung bisa menembak target dengan tepat.lalu melempar pistolnya dengan sedikit kesal.
Yoon Sung yang kesal kemudian masuk kamar,ia tiduran seraya menatap fhoto Kim Nana.Yoon sung bicara dengan foto Nana, mengarahkan senjata pada orang yang kau sayangi, apa itu masuk akal? Aku muak dengan hukum yang tidak beralasan.
Yoon Sung bicara pada fhoto Kim Nana, kau tinggal di Seoul, dan hidup bahagia bukan.
Beberapa orang menyusup keperkampungan tersebut,Rupanya Preman yang dipasar ikut dalam komplotan tersebut mereka berusaha berontak dan hendak membunuh Jin pyo.MooanSuraene yang sedang asyik melipat pakaian sedang duduk tak jauh dari Yoon Sung.Yoon Sung segera bangun dari tempat tidurnya mengambil senjata dan membalikkan tempat tidurnya serta menyelamatkan Shik Joong.
Yoon Sung sempat juga berakting pura-pura mati,menunggu preman itu mendekatinya,Saat mereka dekat.Yoon Sung segera meloncat dan melawan mereka.
Jin Pyo yang siaga didepan mendengar suara tembakan didalam rumahnya,segera ia dengan aba-aba memberi komando untuk balas menyerang.Suara tembakan terus menerus kearah Yoon Sung dibalik pilar,Mooansuaraene yang mencemaskan keselamatan anak asuhnya itu hendak berlari ke arah Yoon Sung.Pengasuhnya langsung tertembak oleh mereka.

Yoon Sung Syok melihat ibu asuhnya sekaligus ibu yang membesarkan nya mati didepannya.Yoong Sung mendekati Mooan ia tidak memikirkan keselamatannya,Penjahat tersebut sudah mengarahkan pistol tepat dibelakang tubuh Yoon Sung.Untung saja Jin pyo segera menembak penjahat tersebut,namun sebagian dari mereka ada yang telah kabur.
Yoong Sung duduk dihadapan Mooan memintanya bangun...tapi Moaan Sudah tewas.
Yoon Sung yang penuh kebencian segera ingin membunuh mereka.Jin Pyo teriak Mau kemana Nak...!...
(Aish liat adegan ini seru,seperti perang asli ^^)
 Yoon Sung yang terus berjalan mengejar penjahat tersebut sama sekali tidak berhati-hati,terdengar sebuah bunyi.Yoon Sung sadar Ranjau tersebut sudah sebentar lagi meledak.Yoon Sung bingung,Saat itu penjahat sudah berada didepannya.Yoon Sung kemudian hendak menembak ke arah penjahat Tersebut.Namun Yoon Sung kehabisan peluru,Penjahat tersebut balik ingin menembak.Penjahat tersebut mulai membidikan senapannya ke arah Yoon Sung yang tidak bisa pergi kemana pun.


Jin pyo pun datang dan menyelesaikan semua penjahat tersebut.
dan Jin pyo sekarang harus menyelamatkan Yoon Sung dari Ranjau darat yang sebentar lagi meledak.Dengan hati-hati Jin pyo menggunakan pisau menekan Granat tersebut.Jin pyo memberi tanda dan ia segera menerjang Yoon Sung.
Ranjau pun meledak dan mengenai kaki kanan Jin Pyo.Sangat mengerikan.
Soo Young membawa Jin pyo kembali kerumah nya seraya memohon untuknya agar tetap bertahan hidup.
"Kau tidak boleh mati ayah!Kumohon ayah!"Ujar Yoon Sung seraya menggendongnya pergi.
Yoon Sung kemudian meminta bantuan Team Dokter untuk mengobati ayahnya.
"Anakku,satu kaki ini tidak lebih berharga dari pada Nyawamu!"Ujar Jin pyeo.
Dokter mengatakan bahwa Jin pyo sudah mendapatkan anastesi namun masih ada serpihan ranjau pada tubuhnya,dan lukanya pun sudah dijahit.Tapi ia telah kehilangan banyak darah.

Jin pyo meminta pisau pada Soo Young.Yoon Sung kebingungan.
Jin pyo rupanya meminta Yoon sung untuk mengambil peluru yang ada dibahu kirinya,disitu ada bekas tembakan.Dengan setengah ngeri,Yoon Sung akhirnya bisa mengambil peluru tersebut.
Jin pyo berusaha mengatakan sesuatu seraya memegang peluru tersebut..
"17 tahun lalu ,ada 20 nyawa yang telah dikhianati oleh Negara kita. Saat itu, ayahmu terluka dalam pertempuran. Demi menyelamatkanku, melindungiku, dia membiarkan dirinya tertembak. Pelurunya..setelah menembus jantung ayahmu, pelurunya tertancap di pundakku."Ujar Jin pyo terbata-bata."Alasan itulah yang membuat kenapa aku hidup sampai sekarang, karena ayahmu menyelamatkanku dan mati demi aku. Dan juga demi membalas mereka semua. Yoon Sung, kau harus hidup demi ayahmu. Berikan peluru itu ke jantung musuhnya dan musuhku."

Yoon Sung baru mengerti itulah alasan Jin pyo selama ini yang telah melatihnya dengan kejam,untuk balas dendam.
Jin pyo mulai kehilangan kesadarannya,seperti Moo Yeol sedang mengajaknya pergi (Adegan kematian yang mengingatkan Jin pyo merelakan Mayat Moo yeol jatuh kedasar Laut).ia mengatakan telah mencoba berusaha dengan baik.
Yoon Sung meminta Dokter membantu Jin Pyo.
Yoon Sung kemudian mengamati secara seksama fhoto yang sudah kembali direkatkan menjadi satu Jin Pyo,Moo Yeol ayahnya,serta Kyung Hee ibunya bersama Eung Chan.
"Siapa yang membunuh ayahku?"Tanya Yoon Sung.
"Lima orang.."
"Maka 5 orang itu akan aku bunuh. Ayah, kau dan aku. Apa kita bisa memulai lagi dari awal di tempat yang tidak diketahui orang dan hidup bahagia? Ada satu pertanyaan terakhir, ibuku..apa dia masih hidup?"
"Ya,ia masih hidup...,Kau harus hidup untuk ayahmu.."Ujar Jin pyo.


Yoon sung menemui Shik Joong ,ia bersumpah dan mengatakan bahwa "aku akan merubah hidupku,ini adalah takdirku..!"
(Bagaimana tidak miris,adegan kematian ibu asuhnya serta ayahnya yang mencoba membantu untuk tetap selalu hidup meski ranjau yang begitu bermasalah...aish membuatku menangis haru...).


7 Tahun kemudian,Yoon Sung pergi ke korea selatan (24 tahun artinya Yoon Sung sekarang^^)
Dengan Penampilan barunya ,ia tiba di Incheon International Air Port.
Jin pyo menghubungi Yoon Sung.
"Sepertinya kau sudah sampai orang yang pertama kau cari adalah Lee Kyung Hwan.."Ujar Jin pyo menjelaskan."Lupakan dulu kehidupan di Amerikamu,tapi kau tidak boleh melupakan kematian Ayahmu!"



Yoon Sung meminta dihentikan di depan Jembatan Kwang Ha...(Aish kapan kesana cha^^).

Yoon Sung berhenti tepat didepan patung Yi Shun Shin (aku tau nya dari mbah google).Yoon Sung pertama kali merasakan Negerinya,dengan suara Jin pyo yang terus terngiang
"Jangan jatuh cinta dengan siapapun. Jika identitasmu diketahui, orang disekitarmu akan bersimbah darah/mati".

Yoon Sung memejamkan matanya disitu,Tak jauh dari situ Kim Nana berdiri membagikan tissue kepada pejalan kaki.Takdir mereka akan segera bertemu pada Episode ke 2.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.