4.20.2011

Sinopsis Giant Episode 1

Ini adalah sinopsis pertama yang saya buat,semoga saya bisa menyelesaikan sinopsis ini hingga akhir episode.
Kisah diawali dengan sepasang anak kecil bersaudara yang berjalan menyusuri disekitar sungai.
Gangnam,sebuah wilayah diselatan sungai Han.Menjadi awal sebuah perkembangan tak terduga.Dimana seluruh dunia masih mengaguminya sebagai sebuah keajaiban penuh. Dalam rentang 40 tahun saja,Nilai harga tanah digangnam membumbung tinggi beberapa ratus ribu kali lipat.Perebutan dalam mengambil peluang emas ditanah ini lebih kejam dan sengsara dibandingkan perang manapun yang pernah terjadi.

dengan tangan gemetar seorang pria mengacungkan pistol nya kekepala sendiri.sepertinya berniat bunuh diri.tetapi sesaat menaikan pistol diatas kepalanya ia melihat berita ditelevisi mengenai  penganugerahaan pertama terjadi dikorea kepada Lee Gang Mo,sebagai pemilik saham dari Kontruksi Hangang.ia mengurungkan niatnya,Pria itu Jo Pil Yeon.
~~♥♥♥~~♥♥♥~♥♥♥~~
 Sementara ditempat penghargaan CEO yang diberikan ,lee gang mo pergi keluar meninggalkan tempat tersebut.

"Ketua lee",panggil salah seorang wartawan yang mengerumuni nya.
"selamat atas penganugerahaan yang diberikan,mereka menyebutnya ini piala oscar dalam sektor bisnis,bisakah anda memberikan konfirmasi masalah ini,pakar berpendapat bahwa penghargaan ini akan meningkatkan status Hangang Kontruksi Internasional".
"Beri kami komentar ketua Lee" ucap wartawan lain,lee gang mo hanya berjalan menjauhi wartawan tersebut.
"Bisakah kamu menceritakan perasaan mu tentang ini?".

"Saya hanya memberikan yang terbaik untuk membangun bangunan yang kuat yang bisa diandalkan,dan dengan itu saya berharap kita semua akan kembali aman" jawabnya seraya pamit meninggalkan wartawan.
"beri kami komentar lagi ketua" ujar wartawan lain,sementara lee gang mo sudah pergi meninggalkan lokasi.
"ketua,kami sudah diberitahu bahwa jo pil yeon melarikan diri dari rumah sakit jiwa,ia seolah-olah bisa kuat untuk seolah-olah hidup selama itu.Dia tidak akan datang mencari anda bukan?", salah satu anggota lee gang mo melaporkan.
"kirim informasi itu kepada semua rumah karyawan",jawab lee gang mo dan berjalan pergi.
"apa??".....


Malam itu Jo pil yeon datang menemui Lee gang mo.
"sudah lama tidak berjumpa,ini minuman untuk kedatanganmu", sapa gang mo.Kelihatannya ia tidak merasa kaget akan kehadiran pil yeon.
"apa kamu yakin bahwa saya jatuh begitu mudah,Aku Jo pil yeon,aku belum mati!!,Itu tanah yang mereka sebut gangnam adalah wilayah ciptaan ku,aku Jo pil yeon,aku mengorbankan darah dan air mata ku sendiri demi pengorbanan negara kita,Dan kamu mencuri semua ini dariku" seru pil yeon seraya mengacungkan pistol kehadapan gang mo.
"Kamu mencuri semua prestasi saya seumur hidup,dan dunia yang saya buat".
"Kalau bukan karna anda,kota ini menjadi tempat yang jauh  lebih baik " jawab gang mo.
"Apa??"
"Kamu orang yang merusak semuanya,sementara terus menerus berbicara mengenai perkembangan dan pertumbuhan,keserakahan telah membutakan kalian semua"ujar gang mo lagi
"Tutup mulut anda,kamu dapat bertindak unggul pada semua yang kamu inginkan,tetapi peluru ini akan membuat kamu diam untuk itu" bentak pil yeon pada gang mo.pil yeon seperti orang gila meminta gang mo berlutut dan memohon ampun padanya.
"seharusnya aku diberi ayahmu kesempatan untuk mengemis juga,apakah ia memohon pada waktu itu? atau mungkin membiarkan dia pergi,tapi itu semua selesai dalam satu tembakan,darah muncrat keluar dari dadanya,kau....seharusnya melihat dia waktu itu.Fine,pergi kedepan dan bunuh saya "katanya.
Mendengar itu gang mo langsung marah dan langsung menerjang pil yeon.Dengan cepat gang mo berhasil menjatuhkan pil yeon.
"Bunuh saya,Biarkan Jari mu yang membalaskan kematian ayahmu,jika kamu tidak membalas dendam mu"
"silahkan!!!"
"lakukan" ujar pil yeon, tetapi gang mo tidak sanggup membunuh seseorang.

pil yeon terus berteriak seperti itu,amarah gangmo mencapai batas.Ia lalu menembakan satu peluru,peluru itu ditembakan ke arah kaca namun melesat melewati pil yeon .Kaca Jendela tersebut pecah seketika.

"kau ingin aku menodai tangan ku ini dengan darah kotor mu?" tanya gang mo
"jika kamu ingin mati segera,pergi lah kedepan dan melompat turun dari situ" ujarnya gang mo lagi
"apa??",jawab pil yeon terkejut
"jika kota ini selalu menjadi mimpimu,maka tanah inilah yang akan menjadi tempat pemakamanmu.saya yakin kamu tidak akan mengeluh.Ingatlah ini semua dosa-dosa jahat mu,akan selalu diingat oleh kota ini" jawab gang mo mengingatkan
"kau bajingan....!bajingan " teriak pil yeon marah

~♥♥♥~~♥♥♥~~♥♥♥~
Pada Episode ini dimulai kembali cerita awal,seperti nya produser memakai alur mundur-maju.Flash back cerita beberapa puluh tahun kemudian.Busan Tahun 1970.seorang gadis kecil sedang menjemur pakaiannya bernyanyi riang,dia Lee Miju
"Abaikan cinta pertama Mekar dan bersalah sembilan belas tahun,sehingga tak seorang pun didunia akan tahu" lagu yang dinyanyikan lee miju

"ayo sini,kamu mau lari kemana" teriak lee sung mo mengejarnya dengan marah
"hyung,hyung,aku tidak mencuri celengan mu,aku bersumpah"jawab gang mo kepada kakaknya lee sung mo.
"semua orang tahu kau mencurinya!" jawab miju balas berteriak 
"aku dan miju telah menyimpang uang itu untuk membeli hadiah ulang tahun ibu"kata sung mo
"berikan kembali" sung mo dan miju meminta uang tersebut pada gang mo
karena terus didesak oleh kedua nya ,gang mo mengembalikan uang yang dicurinya.gang mo pun berlari keluar rumah setelah dimarahi ibunya.
 

rupanya gang mo berlari menuju tempat pengisi muatan ke markas militer,lagi-lagi disitu gang mo mencuri beberapa coklat di truk tersebut,sepertinya gang mo sudah jadi kebiasaan mencuri.

secara kebetulan gang mo mendengar percakapan kedua orang pria didalam truk tersebut.mereka membicarakan lee,lee adalah Ayah gang mo.mereka membicarakan tentang penyelundupan emas diakhir pekan tsb.Ayah gang mo sendiri adalah supir truk yang bekerja sebagai pengantar barang ke markas angkutan.

saat mobil yang dibawah ayah lee gangmo jalan,gangmo langsung menceritakan pembicaraan  yang didengarnya pada ayah nya.Gang mo dan ayah langsung melaporkan hal tersebut pada pihak markas militer.
sebagai ucapan terima kasih pil yeon memberikan hadiah kepada gangmo,sebelumnya ditolak oleh ayahnya ,karna merasa laporan tersebut adalah murni sebagai warga negara yang baik.tetapi pil yeon memaksa,akhirnya dengan senang hati gang mo menerimanya.Dengan informasi tersebut pil yeon bisa segera menangkan penyelundup yang selama ini mereka cari-cari.

malam itu, Keluarga Lee semuanya pergi berjalan-jalan melihat pasar malam.hari itu adalah hari ulang tahun ibu.Miju menarik ibunya melihat-lihat perhiasan.Ibu sepertinya sangat menyukai perhiasan salah satu cincin yang dipajang ditoko itu,namun langsung berpura-pura tidak menyukainya setelah mengetahui harganya mahal.
Setelah ibu pergi miju memanggil sungmo dan memberitahukan pada sung mo bahwa ibu menyukai cincin tersebut.

Ayah gang mo menginvestasikan uang nya untuk membeli tanah di gangnam,orang yang mengurus investasi itu adalah Hwang tae sub.Hwang tae sub rupanya sedang mengalami masa sulit,dia hampir bangkrut dan berhutang banyak pada bank.Namun ayah gang mo sama sekali tidak mengetahui masalah ini.Perusahaan yang dipimpin nya bernama Manbo Konstruksi.

Kehidupan keluarga lee sangat lah miskin,mereka harus berhemat untuk makan.
Miju mengeluarkan hadiah yang dibelinya bersama sungmo dan memberikannya pada ibunya,mereka membelikan ibunya sebuah cincin perak yang tadi dilihat ibunya.
"ini sangat cantik" ibu nya menerima dengan senang
"Berikan cincin itu padaku" kata ayah."ini tidak pantas untukmu".
dengan berat hati ibu memberikan cincin tersebut pada ayah.Ayah segera menyimpan cincin itu disakunya.
"tidak lama lagi kita akan pindah keseoul,jadi kita harus melakukan penghematan sebesar mungkin".Mijo dan sung mo kelihatan sangat sedih.

setelah selesai makan mereka berfoto bersama.fhoto inilah yang nantinya akan dislalu disimpan sung mo.saat itu ibu sedang hamil besar.


Dimarkas militer,pil yeon mendapat kabar dari jaechon kaki tangan nya bahwa ia tidak mendapat promosi dari militer pusat dan malah mengangkat orang lain.Hal ini membuatnya sangat marah.
"jaechon,jika kamu ingin sukses dibidang ini,kamu perlu membuat koneksi dengan instansi pusat,dan untuk mencapai itu,yang kamu butuhkan uang.itulah sebabnya orang dengan uang,ataupun hubungan seperti itu ditakdirkan saling membutuhkan,untuk sisa karir kita" ucap pil yeon."Tapi dari mana kita mendapatkan uang sebanyak itu?".tanya jaechon
"emas batangan,yang akan segera diselundupkan (rupanya pil yeon berniat memboikot hasil penyelundupan emas batangan dipelabuhan yang tempo hari sedang direncanakan penyelundup,informasi yang didapat sewaktu ayah dan gang mo melaporkan masalah itu),dengan uang itu,baik itu blue House,Departemen pertahanan atau KCIA,jabatan penting dengan mudah bisa menjadi milik kita" 
"tapi kepala,bagaimana jika hal ini tidak berhasil??" ujar jaechon bingung.
"Kita tidak akan melakukan dengan tangan kita sendiri,kita memerlukan seseorang untuk rencana kotor ini"jawab pil yeon menjelaskan.rupanya pil yeon menelepon hwang tae sub untuk rencana kotor ini.sebenarnya hwang tae sub sangat tidak menyetujuinya.Apa hubungan Hwang Tae sub dengan pil yeon??,saya sendiri belum tahu.

~♥♥♥~~♥♥♥~~♥♥♥~

sesaat setelah menerima telepon dari pil yeon,keluarga Hwang tae sub datang.Hwang tae sub memiliki dua orang anak,Hwang Jeong shik laki-laki yang gendut dan Hwang Jeong Yeon.
Hwang Jeong shik adalah anak kesayangan istri Tae sub,dan Hwang Jeong yeon yang merupakan anak Tiri dari istri Tae sub adalah anak kandung Hwang Tae sub dengan seorang wanita lain.Sepertinya Istri Tae sub memperlakukan nya dengan kurang baik,jika ada Tae sub, istrinya akan bersikap manis dengan jeong yeon,tetapi sebaliknya jika tae sub tidak ada,ia akan bersikap buruk dan bahkan kejam terhadap jeong yeon.

istri tae sub datang menghampiri untuk membawakan makanan,tae sub menceritakan bahwa ia akan pergi beberapa hari untuk urusan tertentu.

Pil yeon melakukan pertemuan dengan tae sub disuatu tempat.rupanya pil yeon mengancam tae sub untuk mengembalikan uang dan banyak lagi yang diinvestasikan pil yeon kepada perusahaan tae sub.karna situasi tae sub sedang sulit,tae sub terpaksa menyetujui untuk mencuri hasil selundupan emas batangan tersebut.untuk bisa membayar seluruh hutang-hutang nya."ketika supir truk mengantarkan emas batangan ,bunuh dia dan sita emas batangan tersebut"ucap pil yeon memberitahu tae sub.
Malam itu juga,sopir truk diberi perintah untuk mengantarkan barang pada keesokan harinya,yang tak lain adalah tuan lee.tuan lee sendiri hanya sebagai pengantar barang,jadi tidak tahu isi barang yang diantarkan.(lihat kilas balik,ayah lee mengantarkan barang sebelumnya).
perasaan berkecamuk dihati Tae sub,ia berkata pada dirinya sendiri.tak lama ia menemui sahabatnya Lee disuatu kedai minum,mereka berbincang-bincang.Tae sub sendiri sedang dilema untuk melakukan perintah pil yeon,tetapi ia tidak mengatakan semua itu.ia hanya mengatakan pada lee bahwa setelah semua ini selesai ia dan tuan lee hidupnya akan berubah lebih baik.
"aku tidak benar-benar tahu apa yang terjadi,tapi aku yakin kamu akan mampu membuat semua ini baik"ucap lee."kau satu-satunya teman yang bisa kuandalkan"jawab tae sub senang.


Dipagi buta,Mijo dan gang mo masih terlelap tidur.Ayah berpamitan berangkat kerja kepada ibu untuk mengantarkan barang .Ayah Menarik tangan ibu,dan memasangkan cincin dijari manisnya."Sejak pertama kali kau bertemu denganku,kau tidak pernah mendapatkan sesuatu yang berharga,kau tidak pernah mendapatkan pakaian yang indah,dan harus memakai terus baju yang lusuh,tapi kamu tidak pernah mengeluh sedikit pun,Hanya bertahan sedikit lama,setelah harga tanah di Apejung docs naik,kita akan memiliki kamar sendiri.kita akan makan semua iga babi yang kita ingin kan,kita akan mengirimkan anak-anak keperguruan tinggi,dan kita akan hidup yang lebih baik"ujar ayah kepada ibu seraya berkaca-kaca.

Mendengar itu,ibu menjadi terharu,seakan ingin menangis,ayah mendapat uang untuk membeli cincin tersebut dari gang mo.uang tersebut adalah pemberian pil yeon tempo hari padanya.sebenarnya ayah akan berangkat sendiri,tetapi sungmo menyatakan ikut,karna gangmo yang menceritakan masalah tersebut padanya.


setelah berpamitan,ayah dan gang mo berangkat.Para penyelundup memerintahkan mereka untuk mengikuti mobil nya."Bagaimana jika penyelundup tahu,kita akan melaporkan mereka dan akan mencelakakan kita?"tanya sung mo."Jika semua orang berpikir begitu tidak akan ada orang lagi yang berani berbuat benar"jawab ayah."Jika ayah tua nanti,kau akan menjadi kepala keluarga.kau tahu apa yang terpenting??keberanian.Keberanian melindungi keluargamu.Keberanian berkorban demi mereka"pesan ayah. "harus slalu kau ingat sung mo yah!!" ucap nya lagi. "iya"jawab sungmo sambil mengangguk.

Dirumah, Ibu sedang berjuang melahirkan anaknya,gang mo terlihat membantu mengambilkan air.

Sementara itu,ditengah perjalanan.Mendadak truk yang dibawa ayah tiba-tiba dihadang oleh batang-batang pohon kayu besar yang tiba-tiba menggelinding tepat didepan mobil mereka.Nampak dari kejauhan truk yang dibawa oleh pil yeon mengintai.Seorang pengendara motor memberi isyarat pada ayah untuk membelokkan truk dan mengikuti nya.Para penyelundup menjadi kebingungan,karna truk ayah sungmo tersebut mengikuti perintah pengendara motor tersebut.

Ayah memerintahkan sungmo untuk tetap didalam truk,dan jangan keluar.Ayah turun dari mobil dan menemui si pengendara motor tersebut.rupanya dia adalah Hwang tae sub.Mereka sangat terkejut atas pertemuan itu.


"Apa?,hey lee daesoo...apa yang kamu lakukan disini?"tanya hwang taesub bingung
"jadi kamu yang dikirim oleh komando keamanan?"ditanya balik oleh lee daesoo bingung.Lee dae soo mengira hwang tae sub membantunya untuk melaporkan penyelundupan ini kemarkas militer.
"ah,benar-benar ini,dari semua orang yang berada disini kenapa harus kamu!"seru tae sub."Dengarkan baik-baik,mereka tidak menyelidiki kasus penyelundupan,mereka hanya mencoba mencuri itu" ujar tae sub sambil menunjuk truk yang dibawa daesoo."kau memahami apa yang saya katakan"ucap nya lagi,daesoo seperti kebingungan sekarang."Bawa keluarga mu dan pergi kesoul sekarang juga!"perintah tae sub. daesoo menjadi semakin terkejut. "aku akan mengurus segala masalah ini,jadi pergi sekarang".mendengar itu daesoo menjadi marah,karna beranggapan bahwa tae sub ikut andil dalam perencanaan pencurian emas batangan tersebut.
"aku butuh uang!"seru tae sub
"kita akan kehilangan semua tanah yang kau beli digangnam"serunya lagi
dae soo tetap berpegang teguh pada pendiriannya,ia akan tetap membawa emas batangan ini ke polisi."Lee dae soo!!"bentak tae sub."aku tidak ingin menjadi ayah yang tidak dihormati anak-anakku"jawab dae soo







Tidak lama kemudian,pil yeon dan anak buahnya datang.Tae sub langsung berpura-pura menancapkan pistol pada dae soo."Lari.."ujar tae sub pelan."Cepat lari,aku tidak bisa membunuhmu,kumohon padamu cepat lari!".Daesoo berbalik hendak melarikan diri,tetapi tiba-tiba terdengar cepat suara tembakan pil yeon tepat didada dae soo.melihat itu semua,sung mo bingung dan terkejut.ia mencari-cari sesuatu yang bisa membantunya sebagai senjata,ia mendapatkan linggis.




 Daee soo tertembak,bersamaan dengan itu lahir anak dae soo yang ke empat.sung mo sangat terlihat shock dan menangis.Dari kaca spion ia melihat pil yeon mengacungkan pistol tersebut.tanpa memikirkan apapun.sungmo keluar dari truk dan mencoba melarikan diri.anak buah pil yeon ikut berlari mengejar sungmo.




Disini setelah dae soo tertembak,pilyeon pun berniat untuk membunuh tae sub.Namun tae sub mengatakan bahwa tidak ada gunanya untuk membunuhnya.ia adalah pengusaha yang bisa dimanfaat kan pil yeon mencapai keinginannya.Tae sub berjanji bahwa emas batangan tersebut bisa ia jadikan keuntungan yang berkali-kali lipat."jika kau akan mengampuni aku,semua yang kulakukan untukmu"janji tae sub."aku akan setia padamu"janji tae sub.pil yeon akhirnya setuju.
Sungmo terus berlari menghindari anak buah pil yeon,anak buah pil yeon sepertinya kesulitan mendapatkannya.hingga akhirnya sungmo bisa melarikan diri dengan baik.sungmo pergi ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian tersebut,tetapi sesaat ditanya apa yang hendak dilaporkannya, Pil yeon sudah lebih dahulu berada disana dan sedang berbincang-bincang dengan petugas disana.sepertinya pil yeon tidak mengenali sung mo yang dicarinya.
"apa yang membuat mu kesini ?"tanya polisi disitu
"ayahku..."sungmo langsung terdiam karna terkejut melihat pil yeon
"ayah mu kenapa?" tanya polisi itu lagi
"Ayah ku mabuk.."jawabnya sambil berlinang air mata,
"dia mabuk dan memukuli ibumu?"tanya polisi itu lagi ."iya"jawab sungmo menahan kesedihannya.ia terpaksa berbohong tidak dapat melaporkan pembunuhan dan pencurian emas batangan tersebut.karna pil yeon juga ada disitu.
setelah selesai berbicara,pil yeon berjalan keluar .sungmo menatap seragam pil yeon,dilihatnya dengan dendam dan amarah.
Sungmo pulang kerumah dengan langkah gontai.Para penyelundup emas batangan telah lebih dahulu menunggu nya dirumah.gang mo dan mijo langsung memeluk sungmo.
penyelundup menanyakan keberadaan ayah sungmo,sungmo menyatakan dengan putus asa,bahwa ayahnya telah meninggal.Namun mereka sama sekali tidak percaya akan hal itu.ia juga mengatakan bahwa pil yeon adalah seorang pejabat tinggi yang telah membunuh ayahnya.



mendengar berita tersebut,ibu yang baru saja melahirkan tidak percaya."katakan padaku,dimana ayahmu?"tanya ibu sambil menarik tangan sungmo.sungmo hanya diam terpaku,lalu menjawab dengan sedih "ia meninggal".ibu pun langsung pingsan mendengar itu semua.

para penyelundup menemui pil yeon untuk meminta mengembalikan emas batangan tersebut.tetapi pil yeon malah memerintahkan anak buahnya menangkap mereka.penyelundup tersebut kalah strategi,karna pil yeon mengatakan bahwa barang itu disita bukan dicuri oleh mereka ,maka jika mereka masih memaksa,mereka akan dilaporkan kepada atasan pil yeon dan akhirnya penyelundup meminta pengampunan pada pil yeon.pil yeon menyetujui."delapan puluh persen semua milikku,sisanya dua puluh persen akan menjadi milik kalian,jika kalian mau berpikir itu untuk bertahan hidup"ucapnya."tetapi..siapa diantara kalian yang melihatku dari dalam truk?,bukankah itu salah satu dari kalian?"

Setelah sadar,ibu mengajak anak-anaknya membereskan barang-barang dan pergi.pil yeon dan penyelundup pasti mencari mereka.ketika penyelundup telah berada disana,mereka sudah pergi.Sungmo dan keluarganya berangkat menuju stasiun kereta,mereka akan keseoul.Para penyelundup mengikuti mereka,namun gagal karna sungmo berhasil mengagalkannya.


didalam kereta,keluarga dae soo (non-dae soo) semua murung,mereka merasakan kesedihan.Ibu berusaha memberi semangat pada mereka.
"kita akan keseoul"ujar ibu."dengan lahan yang dibeli ayah digangnam,kita tidak akan kesulitan hidup.walaupun tanpa ayah,aku akan mengirim kalian ke universitas dan menikahkan kalian semua".
"lalu bagaimana dengan jenazah ayah?"tanya gangmo."kenapa kita pergi begitu saja dan meninggalkan jenazahnya?"
ibu menahan tangis mendengar itu "suatu saat nanti kita akan kembali dan mengambilnya"
"kemudian kita akan menemukan orang-orang dan membuat mereka membayar untuk apa yang telah mereka lakukan,dan setelah itu kita bisa merawatnya"ibu meneteskan air mata saat mengatakan hal itu,gang mo,miju begitu juga sung mo tak dapat menahan air matanya.



sementara itu tae sub menguburkan jenazah dae soo."Hey,Jika aku tahu,itu kau,aku tidak akan pergi kesana,kau tahu bahwa aku sungguh-sungguh kan?".
"Dari semua orang,kenapa harus kau yang datang?,kamu meninggal karna aku.ini salahku kau meninggal,karna itu bodoh....bodoh...kamu akhirnya mati,jadi apa...?akhirnya kamu mati "teriak tae sub sedih.tae sub berjanji pada dirinya sendiri dimakan dae soo,bahwa ia akan menjadi orang yang berhasil.semua uang didunia ini akan jatuh ketangan nya.

sementara itu,sungmo menangis digerbong,sungmo menemani adiknya."jangan menangis..,aku berkata jangan menangis!"seru sungmo,gangmo tetap menangis.





Kereta berhenti distasiun daejon,sungmo melihat penyelundup telah berhasil mengejar mereka sampai stasiun tersebut.ia bergegas menarik gangmo dan membangunkan ibunya dan mijo.
"gangmo,dengarkan baik-baik,saat kereta hendak berjalan,kau dan ibu harus turun.Mengerti!" ujar sungmo."Lalu bagaimana dengan mu?"tanya ibu khawatir.
"jika kita pergi bersama,mereka akan menangkap kita,saya akan mengulur waktu,pada sisi yang berlawanan.Bawa ibu dan pergilah lebih dulu keseoul"
"lalu bagaimana kita akan bertemu?"tanya gangmo."Pada akhir bulan ini,kita akan bertemu diatas bangunan tertinggi diseoul,mengerti" seru sungmo.sungmo menyerukan gangmo dan ibu untuk segera pergi.
 Sungmo berlarian memancing penyelundup untuk mengejarnya.Disisi lain gangmo,ibu dan miju telah berhasil turun dari kereta."Ibu tunggu disini bersama miju"pinta gangmo."hyung!Hyung!hyung! "sambil berlarian gangmo memanggil kakaknya."Pergilah!"ujar sung mo dari dalam kereta.

"hyung..."teriak gangmo sambil menatap kepergian kereta."jangan lupakan janji kita,kita harus bertemu lagi".

Sungmo berada digerbong terakhir,ia terpojok."pil yeon adalah orang yang mengambil emas kalian"kata sungmo."mengapa kalian mengejar kami?".
"kau melihat kematian ayahmu"jawab penyelundup itu."karna itulah kalian ingin aku matia?"tanya sungmo,perlahan sungmo terus bergeser dan bersiap membuka pintu gerbong samping."Dimana keluargamu?"tanya penyelundup.



Sungmo membuka pintu samping."Itu,beritahu jo pilyeon,bahwa suatu hari nanti aku akan datang kembali untuk membalaskan dendan ayahku".sungmo kemudian melompat keluar dan terjatuh ditanah.Penyelundup terkejut melihat itu.
Gangmo dan ibunya telah tiba disuatu tempat.ibu gangmo sepertinya kelelahan hingga terjatuh dan demam tinggi.gangmo  masuk kesebuah penginapan dan meminta kamar .karna sewa kamar terlalu mahal,dan gangmo hanya memiliki uang sedikit.
Gangmo  hanya memesankan kamar untuk ibu dan adiknya.ia sendiri terpaksa tidur dan sangat kedinginan distasiun.
 Disana ia bertemu kembali dengan penyelundup tersebut.diam-diam ia mendengar percakapan penyelundup tersebut,ia bersembunyi dibalik koran.penyelundup itu mengatakan sungmo menjatuhkan diri dari kereta yang sedang bergerak.Gangmo kemudian mengendap-endap menuju toilet,sepertinya toilet perempuan.


ketika hendak mengintip dari pintu,mendadak jung yeon putri tae sub hendak masuk ketoilet."pergi,pergi sekarang"ucap gangmo pelan kepada jung yeon."seharusnya kau yang pergi,ini toilet perempuan"jawan jung yeon.karna para penyelundup semakin dekat,secara spontan gangmo menarik tangan jung yeon masuk dan langsung menutup pintu.
"Kau pencopet bukan?"tuduh jung yeon."kalau disini untuk mencuri,kau pasti tahu dengan baik tempat ini.aku sedang mencari seseorang,tapi belum pernah bertemu dengan nya.kelihatannya kau butuh uang dan tidak punya tempat tinggal.Aku akan memberi mu 1000 won" ujar jung yeon
"aku bukan pencuri"jawab gangmo
"kau"
"jadi 1500 tidak bisa lebih dari itu"kata jung yeun angkuh
"aku tidak butuh uang mu,pergi dari hadapanku",kata gangmo.



Jung yeon hendak berteriak dan memanggil penyelundup,gangmo menarik nya dan menutup mulutnya.jung yeon menampar wajah gangmo.
"Siapa kau,beraninya kau menyentuh ku dengan tangan kotormu,dasar pencuri"bentak jung yeon.jung yeon hendak beranjak pergi,namun gangmo menarik kembali lengan nya dengan kasar.
"aku bukan pencuri"
"lalu"
"aku lee gang mo,Nama yang ayah berikan padaku"jawabnya

Note: Huwaa.....akhirnya rampung juga sinopsis pertamaku...aku mengerjakannya secara estafet,,,selama 3hari pula aku tulis step by step.semoga aku mampu mengerjakan sinopsis drama ini hingga akhir ^_^
















2 komentar:

  1. makasih infonya
    sukses selalu ya sobat

    BalasHapus
  2. Tolong ditayangkan episode 32, thank's

    BalasHapus

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.