3.05.2011

Menikah Apakah ini suatu kebebasan yang berkurang pd wanita???

Ayo kita bercerita tentang ini,


Menikah Apakah ini suatu kebebasan yang berkurang pd wanita?

Menikah adalah impian setiap manusia, terlahir menjadi seorang wanita.dan berkeinginan keras bisa menjadi sama juga sederajat dengan laki-laki yang mampu bekerja,bertanggung jawab dengan keluarga serta ibu bagi anak-anak nya.konsekuensi menikah adalah siap untuk saling berbagi,saling mengisi,saling membantu dan saling menumbuhkan cinta kasih.

Toleransinya wanita membantu suami bekerja adalah tetap bisa memprioritaskan keluarga diatas segala-galanya.namun yang terjadi bila wanita lebih banyak diluar dan bekerja lebih giat terkadang menimbulkan celah,cemooh serta banyak asumsi negatif lainnya.

ada yang menikah karna terpaksa,terpaksa menikah karna suatu kecelakaan yang terkadang sesal slalu menjadi pemikiran dihati,apa tidak bisa dirubah???
ada juga yang menikah karna perjodohan,yang mungkin salah satu hanya menerima dengan keterpaksaan bukan suatu tangan terbuka sehingga tidak ikhlas untuk menjalani bahtera rumah tangga.sehingga sosok lahiriah wanita kerap kali menerima perasaan untuk tidak dihargai,example : suami tetap memiliki hubungan dengan wanita lain dg alasan tidak mencintai.padahal usia pernikahan kadang sudah mencakup beberapa tahun..Bisakah kita berbesar hati untuk menghadapi itu??? Apa yang bisa kita lakukan???

Ada juga dalam kehidupan pernikahan,yang kadang menikah dilandasi cinta dan berawal dari suatu hubungan baik berakhir dengan perceraian.faktor nya hampir diawali dengan perselingkuhan yang disangkut pautkan dengan faktor ekonomi,kurang komunikasi,kurang perhatian,dan seks yang hambar serta alasan yang begitu banyak.

Patutkah wanita selalu dipersalahkan ??
sedangkan untuk menjadi seorang ibu dan istri begitu besar mental lahiriah dan batiniah yang dipersiapkan dalam mengarungi bahtera rumah tangga.
terkadang faktor anak yang tdk dimiliki menjadi salah satu pemicu perselingkuhan,faktor ekonomi yang mapan dan siap sehingga lelaki berhak berpoligami dan semua kerap kali wanita yang dipersalahkan.Bisakah kalian memberi opini terbaik tentang itu??

juga kadang jauh dilubuk hati, wanita sudah berupaya sebisa mungkin menjadi seorang yang the best performa didalam rumah tangga nya,namun dengan keterbatasannya masih sering disalahkan.
padahal jika ditilik kembali....banyak kebebasan yang semakin berkurang :
harus bisa membedakan hubungan sesama jenis atau lawan jenis,hampir menyita waktu mengurus rumah tangga dan terkadang tak sempat berdandan,juga kadang lebih mementingkan keluarga diatas segalanya.

masihkah para suami berkelit,istriku msh kurang baik??
atau memang kata pepatah.... rumput tetangga memang lebih hijau dari pada rumput dirumah sendiri ???

yah benar ,artinya syukuri apa yang ada pada istrimu,dan jadilah suami itu menjadi pemimpin yang baik dalam rumah tangga.

menikah adalah ibadah,syukuri apa yang ada pada keluarga mu...syg-i keluargamu dg cinta dan kasih tak luput pada TuhanMU.keep to smile.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.