2.01.2011

SAJAK daun Mapple


Kali pertama berjumpa di balik tirai musim dingin,Bibir membisik kecup-kecup cinta menyala
Barisan lilin merah terbakar oleh kesunyianLukisan seribu wajah menyerigai dalam tawa
Kau mengisi penuh ketentraman serupa wangi hiolo tengah hari
Aku tak berani melepas pandang; takut pada pencuri,
yang akan membawa pergi pemetik kecapidan kau berulang kali tersenyum,
memercik arak dalam hati
Terjuntai menyeret debu sepi; pakaian sutramu
Di atasnya kutulis sajak; tentang daun maple yang berguguran
Jemari mu menempel pelan pada ujung kuas bertinta
Petikan kecapi meresapi lagu malam yang tak pernah kunyanyikan
Menutup sejuk malam dengan dedaunan maple


mmm,melankolis banget


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

-Silahkan berkomentar,Mohon ditulis nama,jangan anonim,untuk mengetahui siapa.trims berat^^-

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.